Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12809

Riang di Kebun Binatang, KCW Bikin Anak Senang

0
Anak-anak didampingi orang tuanya menikmati wahana bermain di pelataran Kijang City Walk, Kecamatan Bintan Timur. F: Fara/Batam Pos.

batampos.co.idMinim dana bukan kendala untuk menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga tercinta.

Kenyataannya, tidak semua tempat berlibur itu menguras dana. Bagi keluarga yang hendak menciptakan waktu kualitas boleh mencoba melancong ke Bintan Timur.

Menyusurlah ke kawasan Kota Kijang. Dengan jarak tempuh kurang 30 menit dari Tanjungpinang, Kijang bisa jadi wahana berlibur bila sudah bosan menjelajah sepanjang kawasan pesisir pantai Trikora di sisi lain Pulau Bintan.

Kijang memang tidak punya pantai seindah Pantai Trikora. Tapi, memang bukan itu tujuannya. Berlibur ke Kijang adalah cara lain merayakan akhir pekan yang menggembirakan. Di sini, ada Masjid Nurul Iman, masjid terbesar se-Kabupaten Bintan.

Ada juga kawasan pujasera yang menjajakan penganan khas Bintan. Sehadapannya ada kolam bekas tambang yang menyejukkan mata dipadu kerindangan pohon yang berbaris sepanjang tepi.

Bergeser sekitar dua puluh meter, ada kebun binatang mini. Jangan dibayangkan kebun binatang di timur Bintan ini punya banyak koleksi binatang yang bisa dipamerkan, sebagaimana kebun binatang Ragunan, Jakarta. Karena ditilik dari namanya; Mini Zoo, sudah bisa dibayangkan bahwa kebun binatang yang buka setiap hari dari pukul 09.00-17.00 WIB ini hanya menyajikan sebagain kecil fauna yang ada di dunia margasatwa. Namanya juga mini.

Ada kalkun, rusa, iguana, beruang madu, buaya, orang utan, monyet, owa jawa, musang, kelinci, kelelawar, ular sanca. Ada juga pelbagai jenis burung yang dikandangkan. Mulai dari kakak tua, parkit, perkutut, burung unta, nuri, elang, merak, dan enggang.

Seluruh koleksi binatang itu bisa dinikmati secara gratis oleh para pengunjung. Karena tak ada biaya masuk yang dikenakan. Tak pelak, karena digratiskan, pengunjung dari kawasan Kijang, Tanjunguban, dan Tanjungpinang membludak dan memenuhi kebun binatang ini. Biasanya, di akhir pekan, Sabtu dan Minggu.

Pengunjung yang datang ke Mini Zoo juga beragam. Mulai dari anak-anak, sekeluarga, hingga sepasang kekasih yang melangut akhir pekan di sana. Kesannya bermacam-macam. Bagi kebanyakan anak-anak, mengunjungi kebun binatang adalah melihat hewan-hewan yang sebelumnya tak akrab di mata mereka. “Wow, ada beruang hitam besar,” kata bocah usia lima tahunan yang berdiri sedepa di hadapan kandang beruang madu.

Sementara bagi keluarga-keluarga yang menghabiskan akhir pekan di sana, mempunyai kesan bahwa Mini Zoo di Kijang ini tempat yang nyaman untuk berakhir pekan. “Di sini, punya gazebo dan pondok-pondok yang bersih,” kata Aini, pengunjung dari Tanjungpinang yang memboyong suami dan tiga anaknya ke Mini Zoo.

Setelah puas berkeliling di kebun binatang, jangan keburu pulang. Tepat di seberang jalan, kini telah berdiri pelataran Kijang City Walk (KCW). Dibangun melalui gelontoran dana dari pemerintah pusat, kawasan ruang terbuka hijau ini dilengkapi dengan wahana bermain anak-anak. Sementara di sisi lain ada sebidang pelataran luas yang bisa jadi tempat anak-anak bersepeda.

Rina, pengunjung dari Tanjunguban, terlihat sibuk menemani kedua anaknya bermain. Pekerja di swasta ini mengaku, baru mengetahui keberadaan KCW dari koleganya. “Dia kirim fotonya. Saya baru tahu dan baru sempat ke sini sekarang. Padahal sudah dibuka sejak lama,” katanya lantas tertawa.

Menurut Rina, keberadaan KCW adalah tempat alternatif menghabiskan waktu berkualitas bareng keluarga. Bersama suami dan kedua anaknya, ia mengaku sudah menyiapkan kegiatan berlibur ke Kijang jauh-jauh hari. Rina kebagian jatah menyiapkan bekal makanan.

“Kan liburan memang tidak harus makan di restoran. Kadang masakan di rumah tapi disantap di luar ruang semacam ini juga sangat berkesan,” kata perempuan 35 tahun ini. Rina juga sepakat bahwasanya minim dana bukan alasan untuk tidak menghabiskan waktu berkualitas bareng keluarga. “Kalau nunggu punya duit banyak, ya nggak liburan-liburan malahan,” katanya. (aya)

Senin Depan Mall Pelayanan Publik Rampung 100 Persen

0
Walikota Batam Muhammad Rudi (dua kanan) bersama Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Sekdako Jefridin dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Batam Gustian Riau meninjau persiapan Mall Pelayanan Publik, Selasa (28/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Usai rapat koordinasi dengan instansi vertikal terkait persiapan peresmian Mall Pelayanan Publik (MPP), Wali Kota Batam Muhammad Rudi bergegas memantau perkembangan MPP tersebut di Sumatera Promotion Center, Batamcenter.

Untuk diketahui, peresmian diprediksikan anatara 5 Desember hingga 14 Desember mendatang.

“Hari Senin (5/12) sudah 100 persen, Minggu (sehari sebelumnya) barang sudah masuk dan terpasang semua,” kata Rudi, usai memantau, kemarin.

Ia mengatakan, sejauh ini persiapan tempat yang bakal jadi pusat perizinan itu tak menemui kendala yang berarti. Untuk itu persemian kelak, tinggal disesuaikan dengan jadwal Presiden Joko Widodo yang bakal hadir meresmikan tempat tersebut.

“Persiapan sudah bagus, jaringan-jaringan tak ada masalah. Dua tiga hari ini selesailah,”imbuhnya.

Ia mengaku hingga kini masih ada instansi yang mau bergabung, namun untuk sementara waktu disetop terlebih dahulu hingga persemian usai. “Habis persemian, yang mau masuk boleh,” ujarnya.

Terkait penyambutan presiden, pihaknya telah bersurat ke Gubernur Kepri. Karena, kata dia, penyambutan seyogyanya jadi gawean Pemerintah Provinsi (Pemprov). Namun jika balasan surat yang ia kirim berisi pelimpahan ke Pemko Batam, pihaknya mengaku siap mempersiapkan hal ini.

“Kami siap kerjakan,”ucapnya.

Ia mengatakan, bisa saja peresmian mall pelayanan publik juga beriring dengan peresmian flyover laluan madani. Terkait hal ini, ia menunggu informasi dari pusat. “Mau terpisah bisa, gabung juga bisa,”pungkasnya. (cr13)

Pionir Penggunaan BBG di Batam

0

Seli seorang operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas Batamcenter sedang melakukan pengisian bahan bakar gas ke salah satu mobil Dinas Humas dan Protokol Pemko Batam, Selasa (28/11).

Pemko Batam menggunakan BBG untuk kendaraan dinas mereka.

Dengan pemakaian gas bumi, masyarakat telah berperan serta dalam menggunakan energi baik yang lebih ramah lingkungan, aman, dan efisien.

Apalagi penggunaan BBG dapat menghemat pengeluaran sebesar 20 hingga 40 persen dibandingkan BBM.

 

Foto/teks: Cecep Mulyana/Batam Pos

Gunakan BBG, Hemat 40 Persen

0

Seli seorang operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas Batamcenter sedang melakukan pengisian bahan bakar gas ke salah satu mobil Dinas Humas dan Protokol Pemko Batam, Selasa (28/11).

Dengan pemakaian gas bumi, masyarakat telah berperan serta dalam menggunakan energi baik yang lebih ramah lingkungan, aman, dan efisien. Apalagi penggunaan BBG dapat menghemat pengeluaran bahan bakar sebesar 20 hingga 40 persen.

 

 

Foto/teks: Cecep Mulyana/Batam Pos

Energi Batam Berawal

0

Danan Wahyu Sumirat, staf PT Transgasindo (anak perusahaan PGN), sedang memotret suasana kawasan Stasiun metering Panaran, di kawasan hutan Tembesi, Barelang, Sabtu (11/11/2017).

Stasiun metering Panaran ini merupakan titik awal masuknya gas alam dari Sumatera ke Pulau Batam. Karena itu, kawasan ini harus bebas dari aktifitas galian dan pembakaran.

Foto : Immanuel Sebayang/ Batam Pos

Agen Travel Ilegal dan Online Ganggu Bisnis Travel Kepri

0
Seorang turis asal Tiongkok saat swafoto dengan landmark Welcome To Batam F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pelaku pariwisata, terkhusus agen travel Kepri meminta pemerintah mengatur tata niaga tentang travel yang fair dan adil. Sehingga, agen travel mendapat jaminan mempertahankan usahanya.

Sekjen Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Kepri Febriansyah, mengungkapkan, agen travel yang tergabung di Asita kini dihadapkan dua permasalahan. Yang pertama yakni kehadiran agen travel online juga agen travel tak berizin.

“Kami berharap keberpihakan pemerintah, kami ini rata-rata pelaku UKM. Hal ini menggerus pendapatan kami,”katanya, kemarin.

Terkhusus kehadiran agen travel online, Febriansyah mengakui kini tak mungkin membendung perkembangan tekonologi. Ia sampaikan, seyogyanya pemerintah membuktikan keberpihakannya dengan cara memebrikan pelatihan digital bagi agen travel konvensional.

“SDM-nya bisa diberi pelatihan untuk itu,”harapnya.

Ia melanjutkan, kehadiran agen travel tak berizin juga masalah tersendiri di dunia tour and travel, jenis travel ‘gelap’ ini ia sebut banyak beroperasi. Mereka disebut sembarangan berniaga tanpa melihat aturan niaga yang berlaku. Menurutnya, yang bisa menghentikan ini adalah pemerintah.

“Kami hanya bisa himbau, tindaklanjutnya di pemerintah,”ucapnya.

Ia mengaskan, ASITA Kepri konsisten mengawal dan memberikan sumbangsih untuk dunia pariwisata Batam. Namun sayang, kehadiran dua tantangan ini kerap mempengaruhi niat tersebut. Persaingan tidak sehat memunculkan skema win-lose, artinya ada yang menang dan ada yang kalah.

“Bagaimaina kita berpikir serius satu sisi kami terganggu juga dengan persaingan. Banyak yang banting harga, kalau sudah seperti ini kami bakal menderita,”paparnya. (cr13)

Penyebab Air ATB Berbuih Putih

0

Tim produksi ATB saat memeriksa area aerator IPA Mukakuning beberapa waktu lalu. Apabila terdapat air berbuih putih dan tidak berbau ditempat pelanggan cukup didiamkan sesaat, foto hanya ilustrasi.

Sebagian besar pelanggan PT Adhya Tirta Batam (ATB) mungkin masih bertanya-tanya kenapa suplai air bersih yang ada di tempat pelanggan terkadang berbuih dan berwarna putih. Hal ini biasanya dapat dilihat secara fisik saat kran air di buka dan saat air di dalam penampungan.

“Kondisi air berbuih tersebut biasanya lebih di sebabkan oleh tingginya tekanan air di dalam pipa, umumnya terjadi saat minim pemakaian air terutama pada siang dan malam hari,” ujar Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB, Selasa (28/11).

Meski kondisi air yang diterima pelanggan berbuih putih, air tersebut tetap aman di gunakan untuk menunjang aktifitas. Air berbuih sifatnya hanya sementara, pelanggan cukup mendiamkan atau membiarkan sesaat maka buih putih tersebut akan hilang dengan sendirinya.

“Air berbuih putih di tempat pelanggan cukup di diamkan sesaat, setelah didiamkan air akan kembali jernih. Air tersebut tetap aman di gunakan untuk aktifitas sehari-hari dan tidak berbahaya,” jelas Enriqo.

Kondisi suplai air berbuih yang di terima pelanggan tersebut biasanya juga dialami oleh pelanggan dengan lokasi yang berada dekat dengan suplai dari Instalasi Pengolahan Air (IPA). Hal tersebut di pengaruhi oleh tekanan air yang cukup kuat yang di terima pelanggan.

Sementara itu, pelanggan yang berada jauh di ujung pipa lebih jarang mendapatkan suplai air berbuih. Namun saat kondisi-kondisi tertentu seperti saat malam hari dimana pelanggan lebih sedikit menggunakan air, tekanan air ke pelanggan akan tetap kuat.

Air berbuih putih juga sering di asumsikan pelanggan akibat bercampurnya klorin di dalam air. Banyak juga pelanggan air bersih ATB menyampaikan keluhan terkait air berbuih putih kepada bagian pelayanan ATB. Padahal klorin tidak berwarna, klorin tidak merubah warna air dan tidak memberi warna pada air. Klorin hanya berbau yang akan segera hilang dengan cepat.

“Kami terus memberikan himbauan dan edukasi ke pelanggan terkait suplai air berbuih ini dalam banyak kesempatan, baik saat ada kunjungan warga ke IPA, melalui layanan call centre di (0778) 467111 hingga layanan media sosial seperti facebook, twitter dan lainnya, setelah mendapat penjelasan baru banyak pelanggan mengetahui hal tersebut,” tegas Enriqo. (*)

Ombak Setinggi 2,5 Meter, Nelayan Diimbau Tak Melaut

0

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Bakesbangpol PBD) edarkan surat edaran kepada masyarakat khususnya para nelayan agar tidak melaut. Pasalnya, sejak seminggu terakhir Kabupaten Kepulauan Anambas dilanda angin kencang dan gelombang tinggi.

Imbauan ini bukan hanya berbentuk pengumuman yang ditempel di sejumlah tempat keramaian saja tapi imbauan ini juga disampaikan melalui pengeras suara Masjid Jami’k Baiturrahim Tarempa. Sehingga hampir semua warga mendengar pengumuman tersebut.

Kepala Bakesbangpol PBD Anambas, Khairul Syahadat, mengatakan, saat ini sudah masuk musim angin utara. Dimana pada musim ini cuaca menjadi lebih buruk dari biasanya. Oleh karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya nelayan harus siaga terhadap cuaca ekstrim. “Ini demi menjaga keselamatan masyarakat dan nelayan,” ujar Selasa (28/11).

Khairul, mengakui telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa gelombang mencapai ketinggian 2,5 meter dengan kecepatan angin 5 hingga 40 km/jam bertiup dari barat ke utara.

“Kondisi cuaca juga sulit diprediksi, tiba-tiba hujan turun, tiba-tiba angin kencang. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu keselamatan para nelayan. Jadi kami menghimbau agar tidak melaut dulu sampai kondisi cuaca kondusif, kami juga sudah mengedarkan surat himbauan kepada seluruh masyarakat Anambas,” jelasnya.

Samuel, salah seorang prakirawan station meteorologi Tarempa membenarkan jika mulai hari ini dan dua hari kedepan cuaca di Anambas kurang baik. Ketinggian ombak diperkirakan mencapai 2,5 meter. “Ketinggian ombak antara 1 sampai 2,5 meter,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Pantauan di lapangan, sejumlah nelayan juga telah mendengar informasi ini sehingga sebagian dari mereka ada yang tidak melaut tapi ada juga yang tetap melaut tapi tetap hati-hati dan hanya mencari ikan ditepi.

Dikabarkan juga bahwa transportasi laut, feri cepat Tanjungpinang-Anambas tidak beroperasi karena sudah memasuki musim utara dan tidak memungkinkan untuk berlayar.

Bahkan, belum lama ini rombongan bupati dan asisten II Pemkab Anambas terpaksa balik kanan karena kena gelombang mencapai 2 meter saat berlayar di Laut Kuala Maras dan Laut Jemaja. (sya)

Beli Rumah Disini Tanpa DP Langsung Huni

0
Hunian tipe 39/78 di Perumahan Tunas Regency. F. Harry untuk Batam Pos.

batampos.co.id– Pengembang Tunas Regency menawarkan promo untuk akhir tahun khusus pembelian hunian tipe 39/78. Konsumen bisa langsung menempati rumah tanpa mengeluarkan biaya.

“Hanya dengan DP0 persen, langsung bisa huni rumah. Promo ini tidak hanya berlaku di Jakarta, tapi sekarang di Batam kami adakan,” ujar Divisi Marketing & Promo Proyek Perumahan Tunas Regency, Harry kemarin.

Perumahan Tunas Regency dibangun di atas lahan seluas 52 hektare. Pembelian hunian ini, konsumen dibebaskan biaya untuk pengurusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya notatis, serta TV kabel dengan 60 channel.

“Tinggal datang, check unit dan verifikasi. Dalam sehari bisa langsung serah terima kunci,” tutur Harry.

Keunggulan huniannya berlokasi strategis, yakni berdekatan dengan plaza, pasar basah, bank, sekolah, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dan Hypermart. Termasuk fasilitas tempat ibadah, arena olah raga, clubhouse, dan kolam renang,

“Ini Kesempatan yang sangat bagus bagi warga Batam yang berminat memiliki rumah siap huni dengan fasilitas yang komplit. Harganya terjangkau dengan persyaratan yang tidak berbelit,” terang Harry.

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan hunian ini bisa langsung mengunjungi kantor Pemasaran Tunas Regency di jalan Brigjen Katamso, Sagulung. (opi)

Yuk Ikut Lomba Foto Pesona Alam dan Budaya Karimun

0
Aunur Rafiq. F: Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun menggandeng Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepri untuk menyelenggarakan lomba foto dengan tema Pesona Alam dan Budaya Karimun. Kesempatan ini terbuka bagi warga Kepri, mulai dari pelajar, remaja hingga dewasa maupun orang tua yang hobi foto. Namun, objek fotonya khusus objek wisata, budaya, sosial, ekonomi di Kabupaten Karimun. Ada hadiah dengan total mencapai Rp 17 juta.

“Kesempatan masih ada hingga 2 Desember. Silakan kirim hasil karya foto anda mulai dari pembangunan dan perkembangan Kabupaten Karimun dari berbagai sudut pandang,” kata Ketua PFI Kepri Tommy Purniawan, kemarin (28/11).

Persyaratan untuk lomba, foto yang disertakan hasil jepretan antara 1 Januari hingga 30 November 2017, berformat JPEG. Hasil karya foto yang juara akan dipamerkan pada peringatan hari jadi Kabupaten Karimun. “Hasil karya foto peserta akan dipamerkan pada pameran foto di Coastal Area, 6 sampai 9 Desember mendatang,” jelas Tommy.

Panitia lomba foto Pesona Karimun Riadi mengatakan, hingga saat ini animo warga Karimun yang mengirimkan foto ke pihaknya cukup lumayan. Namun untuk seleksi foto yang terbaik, ada tim dari PFI Kepri. “Direncanakan, selama pameran akan diselenggarakan foto on the spot,” kata Riadi.

Ditemui, beberapa waktu lalu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mendukung kegiatan ini. Bupati berharap, kegiatan ini menjadi prmosi wisata bagi Kabupaten Karimun. “Karimun memiliki beragam objek wisata yang masih asli. Saya pikir, ini saatnya kita memperkenalkannya lewat mata lensa para fotografer,”ujarnya.(tri)