Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 12820

Pembangunan Rumah Layak Huni Capai 80 Persen

0
Kepala Staf Ahli KASAD, Mayjen Felix didampingi Dandim 0316 Batam, Letkol Dwi Sasongko meninjau TMMD di Belakangpadang beberapa hari lalu.

batampos.co.id – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 Kodim 0316 Batam seperti renovasi rumah tak layak huni (RTLH) serta kegiatan non fisik seperti penyluhan dan bakos kesehatan, saat ini sudah hampir rampung dan mencapai 80 persen.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Staf Ahli (Kasahli) Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Mayor Jenderal Felix Hutabarat saat kunjungan kerjanya meninjau pelaksanaan TMMD di Belakangpadang, Selasa (17/10).

“Sebelum 26 Oktober, kegiatan pengerjaan di TMMD akan selesai tuntas 100 persen,” ujar Mayjen Felix.

Mayjen Felix sangat berterima kasih karena Pemko Batam berserta instansi lainnya di Batam seperti kepolisian dan seluruh unsur TNI baik darat, laut dan udara mendukung terlaksananya kegiatan TMMD Kodim Batam yang ke-100 .

Sasaran kegiatan TMMD untuk setiap daerah, lanjut Mayjen Felix, berbeda. Hal tersebut dilihat dari kebutuhan masyarakat serta kondisi daerah masing-masing. Untuk di Kepri, diutamakan dan difokuskan kegiatan TMMD ke daerah pesisir atau hinterland. Sebab, kondisi perekonomian masyarakatnya masih minim.

“Meski tak semua kegiatan TMMD dirasakan oleh masyarakat Batam, tetapi kita fokuskan ke warga yang benar-benar membutuhkan bantuan dan pertolongan,” terang Mayjen Felix.

Saat meninjau TMMD di Belakangpadang, Mayjen Felix Hutabarat didampingi Danrem 033/WP Brigjen TNI Fachri, Dandim 0316/Batam Letkol Inf Dwi Sasongko dan Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad yang meninjau langsung sasaran kegiatan fisik renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan kegiatan non fisik dengan pengobatan gratis serta pembagian bantuan sembako kepada masyarakat.

Sementara, kegiatan TMMD pengobatan gratis ini, dirasakan warga Belakangpadang, Rosnawati sangat membantunya untuk mendapatkan pengobatan oleh dokter.

Pengobatan gratis yang digelar dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 100 Kodim 0316/Batam, benar-benar membantu masyarakat Belakangpadang.

“Selama ini berobat ke puskesmas, tak pernah ditangani dokter. Paling hanya dikasih obat. Biasa penyakit bawaan umur sudah mulai menua,” ujar Rosnawati.

Rosnawati juga bersyukur, sebab ia merupakan salah satu warga yang mendapatkan program renovasi rumah tak layak huni (RTLH) dari program TMMD Kodim Batam.

“Ini mungkin namanya rejeki datang dari mana saja. Sekarang saya dapat rejeki melalui tangan-tangan bapak tentara yang membangun rumah saya jadi lebih baik. Kalau untuk saya membangun, tak akan mungkin saya sanggup. Untuk cukup makan sehari-hari saja sudah bersyukur. Ini seperti mimpi. Semoga bapak-bapak tentara ini diberikan kelancaran dan kerja yang sukses, cepat naik pangkat,” ujar Rosnawati.

Melihat antusiasnya warga, Dandim 0316/Batam, Letkol Inf Dwi Sasongko, merasa bangga karena apa yang menjadi target, memang tepat sasaran.

“Sasaran kita yakni membantu masyarakat yang tinggal di daerah pesisir. Antusias warga sangat tinggi dan ini menjadi kepuasan tersendiri untuk kami, karena bisa menjalankan tugas,” sebut Dwi. (gas)

Terjebak Macet saat Kabur, Jambret Digebuki Warga

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Yuliandra Joba Putri, warga Batumerah, kehilangan ponsel i-Phone 6 yang ia letakkan di dasbor sebelah kiri motornya.

Saat itu ia pulang kuliah. Ia dijambret oleh Ricky Ibnu Hasri yang mengendarai motor Susuki Satria di depan Perumahan Sakura Garden Batuampar, Selasa (16/10).

Motor yang Yuliandra kendarai, mendadak dipepet oleh Ricky malam itu. Ponsel yang tergeletak di dasbor depan kiri langsung diembat tersangka. Setelah mendapatkan ponsel korban, tersangka kabur ke arah Batuampar.

Tahu ponselnya dijambret, Yuliandra mencoba mengejar tersangka sembari meneriakinya jambreet. Sampai di persimpangan trafick light Baloi Centre, tersangka Ricky terjebak kemacetan.

Tak lama, Yuliandra yang mendapati korban lagi bersembunyi di sela-sela kemacetan. Tahu penjambretnya berada di dekatnya, Yuliandra mencoba meneriakinya jambret dan tangannya menunjuk ke arah tersangka.

“Tahu korbannya meminta tolong pengendara yang kebetulan lagi ramai dan padat malam itu, pelaku ketakutan dan panik berusaha kabur. Apes motor yang dikendarainya terjatuh. Ricky sempat menjadi bulan-bulanan warga yang sudah geram atas aksi penjambretannya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batuampar, Iptu Fery Supriadi.

Beruntung sebelum aksi kekesalan warga berlanjut ke pelaku, langsung diketahui oleh polisi yang langsung membawa pelaku ke Mapolsek Lubukbaja. Karena kejadiannya (locus delicti) di Batuampar, pelaku diserahkan ke Mapolsek Batuampar untuk diproses lebih lanjut.

Atas perbuatannya, Ricky dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan kekerasan yang ancaman hukuman penjaranya maksimal tujuh tahun. (gas)

SMK Kolese Tiara Bangsa Berkunjung ke Perpus BP Batam

0

batampos.co.id – 71 siswa SMK Kolese Tiara Bangsa didampingi oleh guru pendamping, Tia, berkunjung ke Perpustakaan BP Batam, Selasa (17/10/2017).

Mereka diterima oleh Kabag Sekretariat, Arsip dan Perpustakaan BP Batam Desiana Repelita, bertempat di lantai 2 Gedung B, Pusat Teknologi dan Informasi (IT Centre) BP Batam.

Siswa yang berkunjung itu merupakan siswa kelas 1, 2 dan 3 jurusan Administrasi Perkantoran, kunjungan ke perpustakaan BP Batam dalam rangka menumbuhkembangkan minat baca para siswanya. Selain itu sebagai pengenalan perpustakaan kepada para siswa bahwa di Batam sudah memiliki perpustakaan yang dapat dimanfaatkan oleh siswanya.

 

Saat ini Perpustakaan BP Batam memiliki koleksi sebanyak 11 kategori bahan pustaka dengan 9839 judul bahan pustaka. Perpustakaan BP Batam dalam pengolahannya sudah menggunakan system yang terintegrasi. Untuk sistem pencarian menggunakan system OPAC ( Online Public Accses Catalogue) sedangkan untuk panduan pengolahan menggunakan system DDC (Dewey Decimal Classification) jelas Aan Andiriana dalam pemaparannya.

Kabag Sekretariat, Arsip dan Perpustakaan BP Batam, mengatakan, perpustakaan BP Batam sangat menyambut baik kunjungan para siswa SMK Kolese Tiara Bangsa. Ia menjelaskan Perpustakaan BP Batam, juga melayani masyarakat umum yang memerlukan informasi, baik dalam bentuk cetakan maupun elektronik (digital), khususnya tentang pembangunan Barelang (Batam Rempang dan Galang), serta informasi umum lainnya.

Kami berharap Perpustakaan BP Batam dapat memberikan kontribusi dan manfaat yang besar bagi masyarakat, terutama bagi para pelajar di Batam dan mereka yang ingin melakukan kajian dan penelitian atau sekedar mencari informasi, kata Desiana Repelita.

Di akhir pertemuan, Perpustakaan BP Batam menyerahkan cindera mata kepada sekolah SMK Kolese Tiara Bangsa berupa 3 buah buku tentang Sejarah Pembangunan Batam, serta 1 buku foto Jepret Batam. untuk menambah koleksi bahan pustaka di perpustakaan sekolah tersebut, yang diserahkan oleh Kabag. Sekretariat, Arsip dan Perpustakaan BP Bata. (*)

5 Program Pejabat Baru BP Batam

0

batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Batam (PBPB), hari ini, Kamis (19/10/2017), melantik pengurus Badan Pengusahaan (BP) Kawasan PBPB Batam.

Mereka yang dilantik ialah

  1. Lukita Dinarsyah Tuwo, sebagai Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam;
  2. Purwiyanto, sebagai Anggota Deputi Bidang Keuangan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam;
  3. Yusmar Anggadinata, sebagai Anggota Deputi Bidang Perencanaan dan Pengembangan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam;
  4.  Dwianto Eko Winaryo, sebagai Anggota Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam;
  5. Drs. Bambang Purwanto, sebagai Anggota Deputi Bidang Umum dan Sumber Daya Manusia Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Mereka dilantik berdasar Surat Keputusan Menko Perekonomian Nomor 146 Tahun 2017 yang ditandatangani hari ini, tentang pemberhentian dan penetapan dan pengangkatan ketua, wakil ketua, dan anggota Badan Pengusahaan kawasan PBPB Batam.

Pelantikan dilakukan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Adapun kepada pengurus BP Batam yang lama, Darmin menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian mereka.

Dan kepada pengurus yang baru, Darmin berharap dapat segera bekerja agar proses pembangunan Batam dapat segera berjalan.

Setelah pengurusan yang baru dilantik, akan dilakukan beberapa program, yaitu:

  1. Menyelesaikan Dualisme dan Membangun Sinergi dengan semua pemangku kepentingan;
  2. Mempercepat Tranformasi FTZ ke KEK Batam;
  3. Meningkatkan pelayanan dan investasi;
  4. Meningkatkan Kinerja Organisasi BP Batam;
  5. Mendukung Pembangunan Kota Batam yang Nyaman, Aman, Asri dan Lestari.

“Kami semua berharap dengan pelaksanaan program tersebut, upaya untuk mengembalikan pertumbuhan kawasan Batam sebesar 7% optimis dapat dicapai,” harap Menko Darmin.

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh Dewan Kawasan Batam pada tanggal 16 Oktober 2017 lalu, telah disepakati beberapa kebijakan pokok dalam rangka percepatan revitalisasi FTZ Batam, yaitu:

  1. Perlu segera mengembalikan kawasan Batam sebagai tujuan investasi yang menarik dan menjadi salah satu lokomotof pertumbuhan regional dan nasional dengan tetap mempertahakan dan invetasi yang telah ada. Untuk itu komunikasi dengan pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha menjadi salah satu faktor kunci untuk mewujudkan hal tersebut.
  2. Perlu segera dilakukan tarnsformasi FTZ Batam menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagaimana arahan Presiden.

Hadir dalam acara pelantikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil serta perwakilan dan kementerian dan lembaga terkait. (ekon)

Hanya 60 Koperasi yang Aktif

0
Suasana kampung Desa Rawa Jaya Kecamatan Moro, akan memanfaatkan BUMDes untuk budidaya ikan kerapu. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Koperasi Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun mencatat hingga saat ini sudah ada 339 koperasi yang terdaftar dan mempunyai badan hukum. Namun, hanya 60 koperasi saja yang masih eksis menjalankan roda koperasi dari berbagai unit usaha mulai dari simpan pinjam, home industri dan sebagainya.

”Benar, mereka banyak kurang aktif. Salah satunya, harus mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di koperasi yang berdasarkan UU no 25 tahun 1992 tentang perkoperasian wajib dilaksanakan,” jelas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan ESDM Karimun M Yosli, kemarin (18/10).

Kenapa wajib dilaksanakan RAT setiap mendirikan koperasi, sebagai bukti bahwa koperasi tersebut aktif dalam menjalankan roda perkoperasian serta melakukan evaluasi pertanggungjawaban pengurus maupun evaluasi program kerja serta membuat rencana anggara pendapatan belanja koperasi di tahun berikutnya.

”Kalau dilihat dari 60 koperasi aktif rata-rata berbentuk Koperasi Serba Usaha (KSU). Namun, walaupun koperasi yang terdaftar kurang aktif kita terus melakukan pembinaan terhadap koperasi tersebut. Agar bisa berubah dalam artian aktif menjalankan koperasinya,” ungkapnya.

Dikatakan Yosli, ada salah satu koperasi yang ada di pulau Kundur yaitu koperasi guru-guru rayon 2 dalam bentuk usaha simpan pinjam. Sejak berdiri tahun 1984, hingga saat ini anggotanya sudah mencapai kurang lebih 700 orang. Dan sudah berhasil mengelola usaha koperasinya, hingga bisa mendirikan kantor sendiri dari hasil pengelolaan simpan pinjam.

”Koperasi guru-guru sekarang sudah beromset kurang lebih Rp 7 Miliar. Dan mereka sudah mendapatkan Nomor Induk Koperasi (NIK) dari kementerian Koperasi RI yang telah memenuhi persyaratan,” tuturnya.

Sedangkan, koperasi lainnya tetap aktif namun omzetnya belum mencapai diatasi Rp1 Miliar. Untuk itu dari Pemkab Karimun, tidak bosan-bosan untuk memberikan pembinaan terhadap koperasi. Artinya, semua terpulang kepada pengelola koperasi tersebut apakah mau berubah atau tidak. Apabila dalam jangka waktu yang telah ditetapkan sesuai Undang-undang, secara otomatis dapat di bekukan koperasi yang tidak aktif nantinya.

”Sekali lagi saya himbau kepada koperasi yang tidak aktif, segeralah melaksanakan RAT dan menjalankan koperasi yang dulunya tidak aktif,” harapnya.(tri)

 

Kebutuhan Makanan Meningkat

0
Warga membeli kebutuhan pokok di Pasar Ikan Tanjungpinang, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Bulan Oktober menjadi bulan penuh tantangan dalam memenuhi kebutuhan makanan di Tanjungpinang. Bukan hanya karena musim angin yang beralih menjadi angin utara hingga membuat pasokan stok makanan tak terpenuhi. Kondisi ini diperparah dengan berlangsungnya agenda pariwisata di Tanjungpinang, selama bulan Oktober tersebut.

Sulit memenuhi kebutuhan stok, sementara jumlah konsumen meningkat, seiring bertambahnya pendatang yang merupakan wisatawan di Kota Gurindam ini.
Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tanjungpinang, Riono mengaku telah menyadari akan adanya kondisi musiman ini. Setiap setahun sekali, lanjut dia, Pemko dihadapkan dengan persoalan yang sama. Tantangan ini menjadi kian berat. “Karena persoalannya, daya dukung kita juga belum lengkap,” tutur Riono, kemarin.

Daya dukung yang dimaksudkan, yakni kebutuhan akan perangkat penyimpan bahan makanan agar dapat segar lebih lama. “Untuk ikan dan sayuran terutama. Pasti membutuhkan cold storage dan chiller,” sambung dia.

Sementara kondisi musiman telah berlangsung saat ini. Sehingga, pada pertemuan rapat TPID di awal Oktober lalu, Riono mengaku telah berkoordinasi kepada seluruh pemasok kebutuhan pangan di Tanjungpinang. Agar persediaan stok yang mencukupi, tetap harus terpenuhi.

“Namun, untuk menyimpan stok pun para pedagang khawatir, adanya tuduhan penimbunan,” beber Riono.

Oleh karena itu, sambung dia, Pemko dalam kondisi ini akan membantu dengan mengeluarkan pemberitahuan tertulis. Kepada seluruh pedagang yang telah berkoordinasi.
Sehingga tuduhan penimbunan pun tak diarahkan kepada pedagang yang melakukan penyimpanan stok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kota Tanjungpinang.

“Dengan terpenuhinya stok inilah, dipastikan mampu menekan harga di pasaran karena komoditi tidak dalam kondisi langka selama musim utara berlangsung,” pungkas dia. (aya)

22 Calon Prajurit TNI Diseleksi

0
Selesi calon prajurit TNI AD gelombang II melalui Koren 033 Wira Pratama. F. Osias/Batam Pos.

batampos.co.id – Sebanyak 22 calon Tamtama prajurit karier gelombang II tahun 2017 yang mendaftar melalui panitia daerah Korem 033 Wira Pratama (WP) melaksanakan Parade Catam di ruang Awuning, Markas Korem 033 WP Tanjungpinang, Rabu (18/10) pagi.

Komandan Korem 033 WP, Brigjen TNI Fachri, melalui Kapenrem Mayor Inf AR Sipahutar, mengatakan dalam parade tersebut 22 calon prajurit Tamtama itu akan diseleksi secara transparan dan selektif untuk dipilih yang terbaik dari yang baik.

“Dari 22 orang itu. Nanti diambil 12 orang yang masih akan diseleksi lagi di panitia pusat di Secata B Rindam I Bukit Barisan,” ujar Sipahutar.

Dikatakan Sipahutar, dalam parade tersebut, Komandan Korem selaku ketua didampingi staf Khusus Pangdam I Bukit Barisan, Kolonel Kav Halilintar, melakukan seleksi secara berhati-hati dan berpedoman kepada persyaratan yang telah ditentukan oleh Perkasad.
“Tadi dalam seleksi tersebut Danrem menyebutkan bahwa seleksi kali ini prioritaskan putra daerah Melayu dari Provinsi Kepri,” ucapnya.(ias)

Gubernur Tinjau KEK Galang Batang

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun meninjau Kawasan Galang Batang yang baru ditetapkan sebagai KEK, Rabu (18/10). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun memastikan kegiatan investasi di Kepulauan Riau berjalan baik. Selain berupaya terus meningkatkan investasi yang masuk, usaha yang ada harus terus berkembang.

“Semuanya harus berlangsung dengan baik. Terutama untuk yang baru investasi maupun yang ingin mengembangkan usahanya,” kata Gubernur Nurdin usai melakukan peninjauan ke Bintan Alumunia, di Galang Batang, Bintan, Rabu (18/10).

Kawasan ini baru ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus sesuai PP 42 tahun 2017. Pada kawasan seluas 2.300 hektare ini, investasi awal yang masuk sepanjang enam tahun ke depan mencapai Rp36,6. Selain pabrik-pabrik, juga dibangun smelter dan PLTU. Tahap pertama, akan terserap 1.000 tenaga kerja.

Sepanjang Rabu (18/10) ini, aktivitas Nurdin terfokus pada kegiatan investasi. Nurdin memulai pagi bertemu dengan CCCTDC sebuah perusahaan yang berasal dari Tianjin – Republik Rakyat Tiongkok yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur, di Best Western Premier Panbil Batam.

Pada pertemuan itu, Nurdin Basirun menegaskan, pemerintah akan membantu dan mempermudah izin untuk setiap investasi yang masuk. Apalagi Presiden Joko Widodo selalu mempertegas dan mengingatkan daerah untuk mendukung masuknya investasi jangan gagal hanya karena izin yang bertele-tele.

“Untuk perizinan, tidak akan dipersulit dengan membawa berkas berkoper-koper. Banyak kemudahan tanpa melanggar peraturan,” kata Nurdin.

Kepada investor China, Nurdin menawarkan untuk melihat banyaknya peluang investasi di Kepri. Apalagi, Kepri menjadi penyokong utama Indonesia menjadi pusat maritim dunia. Pembangunan infrastruktur untuk itu semua terus digesa.

“Banyak peluang dan sangat menguntungjan berinvestasi di Kepri. Segala sektor bisa diinvestasikan,” kata Nurdin.

Tak hanya itu, Nurdin juga menjamin pasokan tenaga kerja yang berkualitas sudah tersedia di Kepri. Sumber daya pekerja malah bisa bersaing dengan pekerja asing.

Bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Nurdin menghadiri Ground Breaking Paragon Hill Commercial & Residence, Batam, Rabu (18/10). Pada kesempatan itu, Nurdin mengajak semua pihak untuk bersama-sama bergandengan tangan kembali untuk mengembangan perekonomian dan membangkitkan perindustrian di Batam dan Kepulauan Riau, umumnya. Para pengusaha harus terus berinovasi dan mengembangkan peluang usaha yang ada di Provinsi Kepri karena pemerintah akan memberikan dukungan dengan kemudahan perizinan serta TNI/ POLRI mendukung keamanan dan kenyamanan.

“Dukungan keamanan dan situasi yang kondusif menjadi perhatian pemerintah karena akan memberi rasa nyaman bagi setiap investor,” kata Nurdin saat

Salah satu dukungan yang diberikan pemerintan dalam berinvestasi yakni infrastruktur selalu dibenahi sehingga kelancaran arus barang dan orang menjadi lancar. Provinsi Kepri merupakan suatu daerah yang masih menjanjikan untuk berinvestasi dimana banyak peluang diantaranya pariwisata, industri dan properti. (bni)

Bea Cukai Lelang 59 Mobil Mewah Total Seharga Rp 8,2 miliar, Mau?!

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dua unit Lambhorgini dengan type Gallardo dan Murcielago, Jeep type wrangler, Mini Cooper S, dan berbagai jenis mobil mewah lainnya dilelang.

Ya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Wilayah Aceh melelang 59 unit mobil mewah.

Pelelangan dilakukan satu paket.

Kepala DJBC Aceh Agus Yulianto menuturkan, 59 unit mobil mewah bekas itu merupakan hasil sitaan dari importir yang tidak bisa melengkapi dokumen. Mobil itu dijual dalam satu paket, tidak dilelang per unit.

“Tidak ditawarkan per unit, ini satu paket (59 mobil). Karena ada pertimbangan tertentu yang mengharuskan dilelang satu paket,” kata Agus Yulianto seperti dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Kamis (19/10).

Adapun paket lelang itu terdiri dari dua unit Lambhorgini dengan type Gallardo dan Murcielago, Jeep type wrangler, Mini Cooper S, tiga unit Land Rover, puluhan mobil merk Mercedes Benz, Toyota, Lexus, Nissan, Audi dan lainnya.

Rangkaian kegiatan lelang ini selanjutnya akan digelar open house selama tiga hari, yakni pada 19, 20 dan 23 Oktober 2017 di Tempat Penimbunan Pabean (TPP) Pelabuhan Malahayati Kreung Raya, Aceh Besar. Pelaksanaan lelangnya di KPPBC TMPC Banda Aceh pada 24 Oktober.

Kemudian penawaran lelang dilaksanakan dengan jenis penawaran melalui internet secara open bidding tanpa kehadiran peserta lelang. Calon peserta lelang harus mendaftarkan diri dan wajib memiliki akun pada www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id dengan merekam dan mengunggah softcopy KTP, NPWP dan nomer rekening atas nama sendiri. Penawaran lelang dapat diakses pada alamat domain tersebut.

Sementara nilai limit lelang dari satu paket lelang mobil tersebut senilai Rp 8,2 miliar dengan jaminan lelang Rp 1,7 miliar. Untuk kelipatan bidding menaikkan penawaran sebesar Rp 50 juta.

“Harga limit itu telah ditentukan oleh kantor pelayanan kekayaan Negara dan lelang. Ditentukan nilai limitnya dan ini di publish lalu dilakukan lelang,” ujarnya.

Agus Yulianto mengatakan, barang tersebut disita pada 6 Januari 2015 lalu di Pelabuhan Malahayati barang berasal dari Singapura, saat itu importir tidak mampu menunjukkan dokumen kepabeannya dan izin impor lainnya.  (iil/jpg/JPC)

Pemilihan Wagub Tergantung Gubernur

0

batampos.co.id – Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIPOL) Raja Haji, Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengatakan proses pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) Kepri sampai sekarang sudah menguras banyak energi. Menurutnya, cepat atau lambatnya tergantung Gubernur Kepri, Nurdin Basirun sebagai usernya.

“Jika melihat progres sekarang ini, yang memegang peran penting adalah Gubernur. Jika ia menginginkan Wagub, sudah pasti ia berupaya mendudukan persoalan ini. Sebaliknya, jika Gubernur tidak memberikan respon, arahnya sudah jelas (tidak ingin punya wagub,red),” ujar Endri Sanopaka menjawab pertanyaan Batam Pos, Rabu (18/10) di Tanjungpinang.

Masih kata Endri, meskipun setiap partai pengusung punya kepentingan politik yang berbeda. Tetapi untuk masalah sekarang ini, ego tersebut bisa dikesampingkan. Apalagi menyangkut kepentingan publik. Kepri adalah Provinsi yang teritorial daerahnya dibatasi oleh laut.

“Untuk lebih maksimal dalam bekerja, perlu patner. Sehingga berbagi tugas dalam melayani masyarakat Kepri,” paparnya.

Menurut Endri, kapasitas gubernur yang juga merupakan Ketua partai tentu sudah memahami kondisi dan situasi politik yang terjadi di internal partai pengusung. Pada posisi inilah, Gubernur harus menjadi penengah.

“Masyarakat Kepri sangat menginginkan adanya seorang Wakil Gubernur. Tetapi prosesnya tidak kunjung tuntas. Bahkan ada pihaknya menggugat karena Kepri tak kunjung memiliki Wagub,” jelas Endri.

Secara Politik, Fauzi Menjanjikan Sementara itu, terkait tiga kandidat yang tersisa dan punya peluang yang sama untuk mengisi slot yang ditinggalkan Agus Wibowo mendapatkan penilaian tersendiri dari Akademisi STISIPOL Tanjungpinang, Endri Sanopka.

“Secara politik, Fauzi Bahar memang sudah teruji. Karena dua priode menjabat sebagai Walikota Padang. Tetapi tidak menjadi jaminan, karena terpulang kepada Gubernur sebagai user,” ujar Endri Sanopaka kemarin.

Menurutnya, baik Fauzi Bahar, Rini Fitrianti maupun Mustafa Widjaya punya kompetensi yang berbeda-beda. Rini misalnya, meskipun kedudukannya merupakan Staf Khusus Gubernur, tetapi selama ini sering mendampingi Mantan Gubernur Kepri, Alm. HM. Sani.

“Artinya sedikit banyak juga memahami tentang birokasi dan politik. Apalagi ia juga didukung dengan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa internasional,” paparnya.

Lebih lanjut, sosok Mustafa Widjaya adalah seorang birokrat yang cukup sukses dalam memimpin BP Batam selama beberapa tahun. Dari sisi birokrasi, tentunya ia juga sangat menguasai. Maka dari itu, ia melihat ketiga kandidat yang tersisa punya kompetensi yang berbeda-beda.

“Gubernur tentu akan mencari sosok yang nyaman dan bisa bekerjasama dengan dirinya. Intinya adalah mereka yang mengajukan diri, semuanya layak untuk menjadi Wagub Kepri,” tutup Endri.

Terpisah, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Kepri, Hotman Hutapea mengatakan, Pansus Wagub sudah menyerahkan hasil verifikasi ke pimpinan DPRD Kepri. Setelah ini adalah menunggu Pimpinan DPRD menyerahkan surat ke Partai pengusung melalui Gubernur.

“Kita ingin proses ini cepat selesai, maka surat permintaan calon pengganti akan diserahkan langsung Pimpinan DPRD bersama Panlih Wagub kepada Gubernur,” ujar Hotman, kemarin.

Ditanya kapan akan diserahkan surat tersebut. Politisi Partai Demokrat itu mengatakan belum ada kepastian, karena menunggu pimpinan DPRD Kepri berkomunikasi dengan Gubernur. Dijelaskannya, deadline waktu berlaku, apabila surat tersebut sudah diterima Gubernur.

“Surat itu nanti akan ditembuskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Partai Pengusung, dan Fraksi-Fraksi di DPRD Kepri,” jelas Hotman.

Sembari menunggu penyerahan surat tersebut, Hotman berharap partai pengusung bisa bermusyawarah untuk menentukan kandidat terpilih yang akan menggantikan posisi Agus Wibowo. Karena akan lebih baik, jika tujuh hari pertama sudah ada kandidatnya.

“Kita juga sangat menginginkan proses ini cepat selesai. Tentu perlu dukungan dan kerjasama partai pengusung,” tutup Hotman.(jpg)