Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 12824

Berkas PDIP Lengkap

0
Ketua DPC PDIP Karimun Rasno ketika menyerahkan berkas di KPU Karimun yang diterima ketua KPU Karimun Ahmad Sulton dan anggota. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, kemarin (11/10) menerima penyerahan berkas salinan keanggotaan partai politik (parpol) yang ada di Kabupaten Karimun. Salah satunya DPC PDIP Karimun.

“Baru dua partai yang sudah melengkapi berkas sesuai aturan yang ada. DPC PDIP Karimun sudah kami nyatakan berkasnya lengkap, sesuai dengan persyaratan yang ada di KPU,” jelas Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton.

Sementara Ketua DPC PDIP Karimun Rasno ketika dikonfirmasi mengatakan, persyaratan yang diminta dari pihak KPU sudah sesuai aturan. Dimana e-KTP dan KTA yang diserahkan sebanyak 298 sesuai dengan sipol (Sistem Informasi Politik) yang ada di KPU. Tahap awal verifikasi parpol di daerah sudah selesai. Tinggal tahapan selanjutnya, yaitu penjaringan bakal calon legislatif yang saat ini sedang menunggu instruksi dari DPP PDIP Pusat.

Alhamdulillah, tahap awal sudah selesai, berbarengan dengan penyerahan berkas ke KPU di DPP PDIP Pusat,” ungkapnya.

Ia tidak berharap terlalu tinggi untuk target kursi tingkat Kabupaten Karimun di Pemilu 2019 nanti. Targetnya adalah 4 kursi yang diharapkan bisa diduduki unsur pimpinan. Sedangkan, untuk tingkat provinsi maupun pusat sedang dalam pembahasan di tingkat pusat. Sesuai komitmen awal, PDIP adalah partai yang merakyat.

“Hingga saat ini, PDIP masih dipercaya oleh masyarakat. Dan kami dari pengurus terus melakukan konsolidasi di internal partai maupun di 12 PAC yang ada di Kabupaten Karimun,” kata Rasno, didampingi Sekretaris Sulfanow Putra dan Bendahara Aloysius, serta pengurus DPC PDIP Karimun.

DPC PDIP Karimun menurutnya siap untuk menyukseskan Pemilu dan Pilpres 2019 nanti. Juga bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat cara berpolitik yang santun dan sehat. “Kami siap menyukseskan Pemilu 2019 mulai dari tingkat Pusat hingga daerah, terutama Kabupaten Karimun yang berbatasan langsung dengan negara tetangga,” tutupnya. (tri)

Lima Karateka Karimun Ikuti Pomnas

0
Atlet Karateka Karimun foto bersama bupati sebelum berangkat ke Makassar. F. Humas Pemkab Karimun untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Lima atlet karate asal Kabupaten Karimun akan membawa nama Provinsi Kepri diajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional(Pomnas) di Makassar. Atlet Karimun bertarung di 14 cabang yang dipertandingkan dari tanggal 13 hingga 20 Oktober mendatang.

Pomnas menjadi ajang pemanasan bagi atlet Provinsi Kepri menuju Pekan Olahraga Nasional (PON). Oleh karenanya, karateka asal Kabupaten Karimun diminta dapat tampil secara maksimal diajang Pomnas tersebut.

Keberangkatan atlet karate Karimun dilepas oleh Bupati Aunur Rafiq, Rabu (11/10) kemarin. Orang nomor satu ini, berharap atlet karate dari Karimun bisa membawa pulang prestasi sebagai kado ulang tahun kabupaten.

“Kita berharap atlet dapat menjaga sportivitas selama bertanding nanti. Terutama mampu memberi hasil terbaik bagi Kabupaten Provinsi Kepri, maupun sebagai kado HUT Kabupaten Karimun yang genap berusia 18 tahun,” harap Rafiq.

Sementara Ketua Harian Porki Ardines menyebutkan, Provinsi Kepri membawa sebanyak sembilan atlet karate di ajang Pomnas di Makassar. Lima karateka di antaranya berasal dari Kabupaten Karimun.

“Seluruh atlet akan mengikuti 14 cabang yang diperlombakan. Harapan kita, atlet-atlet Kepri, khususnya dari Karimun mampu mengharumkan nama daerah,” harap Ardines. (enl)

M Nasihan Praperadilankan Kejati Kepri

0

batampos.co.id – Pengacara PT BAJ, M Nasihan, yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi dana asuransi PNS, Honorer Pemko Batam, yang merugikan negara Rp 55 miliar, mempraperadilankan Kejati Kepri.

Praperadilan diajukan Nasihan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang, melalui pengacaranya M Philipus Tarigan bersama pengacara lainnya. Gugatan praperadilan tersebut terdaftar di Panitera Pidana Umum (Panmud) PN Tanjungpinang dengan nomor perkara 2/Pid.Pra/2017/PN.Tpg yang didaftarkan tertanggal 4 Oktober 2017 lalu.

Humas PN Tanjungpinang, Santonius Tambunan, membenarkan adanya praperadilan yang diajukan termohon kepada Pemerintah RI cq Jaksa Agung RI dan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri itu.

”Berkasnya sudah masuk dan tergister di Pengadilan. Ketua PN Tanjungpinang sudah menunjuk majelis hakim yang akan memeriksa perkara tersebut,”kata Santonius.

Sementara saat ditanya, materi gugatan yang diajukan termohon, kata Santonius, terkait mengenai sah tidaknya penyidikan dan penetapan status tersangka terhadap termohon.

”Secara umum sama gugatan praperadilannya sebagaimana gugatan praperadilan umum lainnya,” kata Santonius.

Terpisah, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Ferytas mengatakan pihaknya menghargai langkah tersangka menempuh jalur praperadilan. Sebab hal itu merupakan hal yang biasa dalam penegakan hukum.

”Kami menghargai langkah yang diambil tersangka itu,” ujarnya.

Dikatakan Ferytas, pihaknya pun telah mempersiapkan sejumlah materi dan bukti atas penetapan status tersangka terhadap yang bersangkutan dalam sidang Praperadilan tersebut.

”Tim yang akan sidang pun telah kami tunjuk. Dalam penegakan hukum Praperadilan merupakan hal yang biasa dan kami sudah siap,” ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Kejati Kepri menetapkan mantan Kasi Datun Kejari Batam, M Syafei dan pengacara PT BAJ, M Nasihan, sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi dan money loundry (pencucian uang) dari kerjasama asuransi kesehatan, tunjangan hari tua PNS, Honorer Pemko Batam di PT Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ).

Penetapan tersangka dilakukan tim penyidik pidana khusus berdasarkan dua alat bukti yang ditemukan atas penyalahgunaan uang dana kewajiban PT BAJ ke Pemko Batam Rp 55 miliar yang ditempatkan dalam rekening bersama ‘escrow account’ yang dipindahkan kedua tersangka ke rekening lain.

“Kedua tersangka ini kembali membuka rekening giro atas nama mereka tanpa diketahui Pemko Batam. Padahal pembuatan rekening bersama dalam menampung kewajiban PT BAJ ke Pemko Batam sambil menunggu putusan Pengadilan atas perkara quo yang memiliki kekuatan hukum tetap,” ujar Kepala Kejati Yunan Harjaka, belum lama ini.

Dikatakan Yunan, kedua tersangka pun melakukan penarikan sebanyak 31 kali dana kewajiban PT BAJ dari putusan pengadilan yang pertama kali berdasarkan surat kuasa masing-masing pihak.

“31 kali menarik uang senilai Rp 51 miliar ke rekening pribadi sejak tahun 2013 hingga 2015,” kata Yunan.

Dilanjutkannya, dana yang bisa diklaim adalah jaminan hari tua dan tunjangan honorer. Jaminan kesehatan dapat diklaim setelah pemohon mengalami sakit dan butuh perawatan medis. Pemko Batam mengadakan perjanian kerja sama dengan BAJ dengan nomor 03/kontrak/lelang-Sekda/KPA/VII/2007. Namun karena keterbatasan anggaran, pihak Pemko menghentikan kerjasama dengan mengeluarkan surat penetapan pemutusan kerjasama pada tahun 2012.

“Berhentinya kerjasama lantaran kondisi BAJ tidak sehatnya pengelolaan keuangan dan sempat dinyatakan oleh pihak OJK untuk tidak mengeluarkan prodak asuransi. Saat itu BAJ juga sempat digugat oleh OJK dan 2015 resmi dinyatakan Pailit,” sebut Yunan.

Atas perbuatannya, terang Yunan, tersangka dijerat dengan pasal 3 Jo pasal 8 UU Nomor 21 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dan UU nomor 8 tahun 2010 pasal 3 tengan tindak pidana pencucian uang.(ias)

Tersangka Asuransi JHT Diperiksa sebagai Saksi

0
M Syafei, mantan Kasi Datun, Kejari Batam yang juga tersangka kasus dugaan korupsi dana asuransi Jaminan Hari Tua, PNS, Honorer Pemko Batam di PT Bumi Asih Jaya (BAJ) berusaha mengindar saat diambil gambarnya usai diperiksa di Kantor Kejati Kepri, Rabu (11/10). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Mantan Kasi Datun Kejari Batam, M Sayafei salah satu tersangka kasus dugaan korupsi dana asuransi Jaminan Hari Tua, PNS, Honorer Pemko Batam di PT Bumi Asih Jaya (BAJ) yang merugikan negara Rp 55 miliar. Ia akhirnya memenuhi panggilan penyidik pidana Khusus Kejati Kepri, Rabu (11/10).

Syafei yang saat ini bertugas di Kejaksaan Lampung, diperiksa sebagai saksi untuk tersangka M Nasihan, yang kembali mangkir pada panggilan ketiga ini.

Wakil Kepala Kejati Kepri, Asri Agung Putra membenarkan tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Kepri melakukan pemeriksaan terhadap Syafei.

”Iya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka M Nasihan. Sedangkan pemeriksaan sebagai tersangka belum,” ujar Asri.

Dikatakan Asri, dalam kasus ini. Pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi diantaranya mantan Walikota Batam Ahmad Dahlan. Direktur PT BAJ, Agus Hartadi dan juga belasan orang saksi lainnya.

”Pemeriksaan saksi ini dalam rangka penyidikan dan juga pemberkasan sebelum dilimpahkan ke PN Tipikor,” kata Asri.

Hingga pukul 17.00 WIB, yang bersangkutan masih menjalani serangkaian pemeriksaan di ruang penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejati Kepri. (ias)

 

609 Perusahaan Tunggak Iuran BPJS

0

batampos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Tanjungpinang menyebutkan, ada 609 perusahaan di Tanjungpinang dan Bintan yang menunggak iuran rutin bulanan BPJS karyawannya.

“Itu data per 30 September 2017. Ada 609 perusahaan dengan skala mikro dengan umur tunggakan lebih dari 6 bulan menunggak iuran dengan total piutang lebih dari Rp 373 miliar,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Jefri Iswanto, kemarin.

Dikatakan dia, nyaris setiap bulanya selalu ada perusahaan yang tidak membayarakan iuran tepat waktu. Oleh karena itu, pihaknya tak bosan-bosan menggelar sosialisasi dengan harapan pemberi kerja dapat sadar dan mengerti pentingnya program jaminan sosial bagi tenaga kerja.

Lantas, bagaimana jika terus menunggak? Jefri menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang telah bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tanjungpinang. Dalam hal ini, jikalau masih ada perusahaan yang membandel, bisa dipanggil secara resmi oleh Kejari.

Kasidatun Kejari Tanjungpinang Noly Wijaya menjelaskan, dukungan pihaknya kepada BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka memberikan pendampingan secara hukum.

Dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS tentang kewajiban pemberi kerja dimana dalam pasal 19 (1) pemberi kerja wajib memungut iuran yang menjadi beban peserta dan pekerjanya dan menyetorkanya kepada BPJS.

Adapun sanksi atas pelanggaran kewajiban tersebut termuat dalam pasal 55 dimana pemberi kerja yang melanggar ketentuan diatas dapat dipidana.

“Hukumannya tidak main-main. Bisa kena penjara paling lama delapan tahun atau pidana dengan paling banyak Rp 1 miliar,” terangnya. (aya)

Drainase Dilebarkan, Warga Tak Khawatir Banjir

0
Kondisi drainase di Perumahan Mangsang Permai Seibeduk yang sedang dikerjakan Dinas Bina Marga Kota Batam.
Foto: Yulianti/ batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam terus menggesa perbaikan drainase di sejumlah wilayah di Kota Batam. Salah satunya drainase yang ada di Mangsang Permai Seibeduk.

Drainase yang sebelumnya mengalami penyempitan sudah terlihat lebih luas. Di tepi drainase dipasang semen beton penahan longsor. Warga yang bermukim disekitar drainase tersebut mengaku merasakan dampak perbaikan tersebut. Mereka mengaku tak cemas dengan ancaman banjir yang kerap menghantui mereka pasca hujan lebat.

“Setelah pelebaran dan perbaikan rumah kami tak pernah tergenang lagi,” ujar Rofiqah, warga Kavling Mangsang, Rabu (11/10).

Selama ini, menurut Rofiqah pemukiman mereka merupakan salah satu lokasi langganan banjir. Di sepanjang jalan mulai dari Simpang Perumahan Puriagung hingga ke Kaveling Mangsang selalu di genangi air.

“Biasa selutut orang dewasa. Tapi sekarang biarpun hujan lebat sekali, airnya gak pernah meluap ke jalan apalagi ke rumah kami,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Yumasnur mengatakan pihaknya terus menggesa pembangunan drainase guna menuntaskan permasalahan banjir yang terjadi di kota Batam.

Ia berharap pelebaran ini bisa segera rampung pengerjaanya, sehingga tidak ada rumah warga yang terendam banjir saat debit air meningkat.

“Kita maunya besarlah pasti dan sanggup menampung debit air, luasan drainse bisa 5-7 meterlah,” katanya kemarin.

Ke depan pihaknya akan melebarkan drainase hingga menuju laut. Ia menyebut saat ini masih banyak drainase induk yang belum ideal dan memerlukan pelebaran.

“Drainase hilir jadi harus besar, karena seluruh aliran air bermuara di sana sebelum ke laut. Asal ada lahan kita akan perluas,” terangnya. (cr19)

Jantung Borneo 2017, Gowes Membelah Crossborder Indonesia-Malaysia

0
ilustrasi

Sudah pernah mengikuti balap sepeda di tengah suasana eksotis Bukit Kedungkang dan keindahan pemandangan Danau Sentarum dari ketinggian? Menjelajah rute eksotis dengan panorama Rumah Betang Panjang Kedungkang di border area Kapuas Hulu? Yang penasaran, silakan ke border area di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Ada sport tourism sepeda bertajuk Jantung Borneo 2017 yang bisa dinikmati di sana. Dan semua, dipastikan siap digelar 27-29 Oktober 2017.

“Gelaran Jantung Borneo sudah tiga kali digelar. Ini merupakan rangkaian acara Festival Danau Sentarum Betung Kerihun 2017. Dan rutenya, bakal membelah wilayah crossborder Indonesia Malaysia,” kata Sekretaris West Borneo Tourism Association Roni Wang, Rabu (11/10).

Rangkaian kegiatannya dipastikan tidak membosankan. Sejak landing, peserta akan langsung dijemput di Bandara Pangsuma Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu pada tanggal 27 Oktober 2017. Setelah istirahat sejenak di Putussibau, peserta akan langsung dibawa menggunakan bus menuju perbatasan Indonesia-Malaysia di Badau. Dan semuanya akan menginap di sana.

“Acara puncak digelar 28 Oktober. Dan seremonialnya akan dimulai pukul 06.30 yang ditandai pelepasan peserta di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau. Dari PLBN Badau peserta akan menuju Bukit Kedungkang untuk menikmati keindahan pemandangan Danau Sentarum dari ketinggian,” ujarnya.

Usai menikmati pemandangan dan beristirahat, peserta kemudian akan melanjutkan perjalanan mengunjungi Rumah Betang Panjang Kedungkang.

“Setibanya di rumah panjang yang dihuni masyarakat Dayak Iban, peserta akan disambut dengan tradisi adat setempat. Peserta juga akan mengeksplorasi apa saja yang ada di rumah Betang.Sore harinya, peserta akan menuju area kemping dilanjutkan dengan barbeque dinner pada malam harinya. Setelah itu peserta akan bermalam di sini,” tuturnya.

Keseruannya tidak berakhir sampai di situ. Di hari ketiga, usai sarapan pagi peserta akan diajak menyusuri Danau Sentarum. Dan jelajahnya akan menggunakan boat menuju Lanjak.

“Pasti seru karena Danau Sentarum menyimpan sejuta pesona alam, hutan dan habitat, burung-burung, termasuk burung Enggang yang terancam punah, beruang madu dan keanekaragaman hayati dan flora,” tambahnya.

Setelah semuanya tuntas, siang harinya peserta akan dibawa kembali menuju Putussibau dan melanjutkan penerbangan di Bandara Pangsuma.

Bagi Menpar Arief Yahya, membuat atraksi di wilayah crossborber dengan kegiatan sport tourism ini adalah solusi cerdas.”Atraksi mendatangkan warga Malaysia yang berdekatan dengan wilayah perbatasan untuk bergerak ekonominya, dengan pariwisata, adalah upaya cerdas dan patut diacungi jempol. Kegiatan seperti ini tidak hanya mengajak orang untuk hidup sehat, tetapi juga membuat mereka bahagia. Ekspektasi kami adalah bisa menciptakan senyum di wajah para peserta karena keindahan Kapuas Hulu dan keunikan acaranya,” kata Menpar Arief Yahya.

Festival Danau Sentarum Betung Kerihun (DSBK) 2017 merupakan upaya dari Bupati Kapuas Hulu A.M. Nasir untuk mempromosikan Kabupaten Kapuas Hulu yang merupakan destinasi utama di Provinsi Kalimantan Barat.

Selain Jantung Borneo 2017, berbagai agenda Festival DSBK 2017 yang akan dihelat sepanjang tahun 2017 adalah; Expo usaha produktif, makan dan kerajinan masyarakat, Gawai Nasrani, Gawai Dayak, serangkaian workshop/seminar/symposium Festival Tembawang, Pekan Olahraga Kabupaten, Kemah Bakti Pemuda, The Autentic Heart of Borneo Music Festival, Trip Danau Sentarum By Kapal Bandung, Media Trip, Perahu Hias di Danau Sentarum dan Touring The HoB Bikers Community. (*)

 

BNI Peduli dan Mengabdi

0
Pemimpin Cabang BNI Tanjungbalai Karimun, Irwansyah Kasuma Putera bersama warga desa Kecamatan Moro

batampos.co.id – Keberadaan BNI Cabang Tanjungbalai Karimun tidak sekadar menjalankan binis perbankan. BNI juga ikut mendukung program pemerintah Kabupaten Karimun. Salah satunya bersama-sama menciptakan Karimun bersih dan sekaligus mengabdi untuk masyarakat.

“Memang BNI tidak hanya menjalankan roda bisnis. Kami juga punya berbagai program yang ada di dalam corparate social responsibility (CSR). Salah satu porgram yang ada di dalam CSR adalah meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Kami telah melakukan survei, salah satunya membantu pengadaan air bersih melalui pembuatan sumur lengkap dengan pemasangan pipa serta mesin,” ujar Penyelia Pemasaran Cabang BNI Tanjungbalai Bonafidas Aditya mewakili Pemimpin Cabang BNI Tanjungbalai Karimun Irwansyah Kasuma Putera, Rabu (11/10).

Sebenarnya, kata Bonafidas, pembuatan MCK dan sumur bor untuk mendapatkan air bersih agar dapat digunakan orang banyak, tidak hanya dilakukan di Desa Teluk Kiambang, Kecamatan Moro.

Tapi juga di beberapa tempat lainnya. Seperti Masjid Al Muttaqin Kecamatan Karimun, Balai Desa RW 003 Sidorejo, Pondok Pesantren Daarul Taufiq, Balai Pemuda Tanjungbatu, Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, SDN 003 Tanjungberlian, MTs At Taufiq, Kelurahan Urung, Desa Sungai Sebesi, Kecamatan Kundru Barat dan termasuk Pulau Moro yang merupakan kampung halaman dari Gubernur Kepri.

“Dengan menyalurkan CSR pembuatan MCK dan sumur bor, apa yang kami lakukan ini dapat membantu masyarakat dan sebagai bentuk dukungan kami untuk pembangunan di Kabupaten Karimun,” jelasnya.

“Kami tahu bahwa kabupaten ini memiliki pulau cukup banyak, dan sebagian besar sudah ada masyarakat yang bermukim. Untuk itu, pulau-pulau yang sulit mendapatkan air bersih kami bantu dengan sumur bor. Tidak saja bisa digunakan untuk mandi, tapi juga bisa dimasak untuk dikonsumsi,” jelasnya. (san)

Kreasi Indonesia Goda Wisatawan di Jantung Kota Perth

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tidak pernah lengah sedikitpun dalam memasang strategi guna menarik wisatawan mancanegara (wisman). Berbagai acara potensial dilirik untuk dapat mengenalkan dan mempromosikan pariwisata Indonesia. Kali ini, Kemenpar dengan brand Wonderful Indonesia siap menggoda wisman Australia tepat di jantung kota Perth. Tepatnya di Forres Place, Perth City, Australia Barat, Sabtu, 14 Oktober 2017.

Kegiatan yang terbingkai dalam acara Kreasi Indonesia itu, akan mengekspose serta mempromosikan seni budaya dan kuliner Indonesia pada masyarakat yang tinggal di Australia Barat. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana menyebut, Kreasi Indonesia yang sudah kali ke-3 diselenggarakan ini, tidak hanya menjadi pesta rakyat yang memperkenalkan budaya Indonesia.

Namun berkontribusi pula dalam meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan, dapat mendukung program kemenpar dalam menambah jumlah wisatawan sekaligus memperkenalkan 10 destinasi baru, ujar Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu di Jakarta Rabu, (11/10).

Lantas mengapa Perth yang menjadi tujuan Kemenpa menancapkan peluru Wonderful Indonesianya itu? Soal ini, Pitana punya jawabannya. Dari paparannya, Forest place merupakan Project yang disiapkan City of War sebagai ruang sosial yang dapat mengembangkan tata kota Port agar dapat merangsang banyak orang untuk hadir dan berinteraksi sepanjang hari.

“Letaknya sangat strategis. Ada di jantung kota Perth dan salah satu ruang terbuka yang menghubungkan Stasiun Perth, Myer Mall dan Wellington Street. Kondisi itu yang membuat Forest Place dilalui 24 ribu orang sepanjang hari,” ujar Pitana yang diamini Vinsensius
Jemadu.

VJ sapaan Vinsensius Jemadu manambahkan, ketika membicarakan Indonesia, maka setiap orang di Australia dengan cepat membayangkan Pulau Bali. Pulau yang menduduki peringkat utama dalam Travelers Choice award for destination dari Trip Advisor memang memiliki daya tarik yang kuat untuk membawa para turis lokal dan asing ke pulau dewata terutama masyarakat Australia.

“Oleh sebab itu momentnya sangat tepat, dalam acara Kreasi Indonesia ini juga dimeriahkan dengan peragaan busana tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia. Ada beberapa anak-anak yang tampil pada acara Kreasi ini. Mereka adalah anak anak masa depan yang akan meneruskan dalam mempromosikan seni, budaya dan kuliner Indonesia,” ujar VJ.

VJ juga menyebut, selama kegiatan berlangsung, pengunjung akan mendapat kesempatan untuk menyaksikan pertunjukan dengan ditemani berbagai warung-warung khas Indonesia, pernak-pernik Indonesia, beragam warung perwakilan daerah tujuan wisata. Dan perwakilan travel agent tujuan berbagai destinasi yang akan berada di sekitar panggung utama.

“Kreasi Indonesia juga bertujuan untuk mengenalkan 10 destinasi prioritas pariwisata. Serta memperkenalkan keragaman kuliner etnik, seni dan budaya masyarakat indonesia kepada pemerintah dan masyarakat umum di Australia Barat,” pungkas VJ.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut positif gelaran Kreasi Indonesia 2017 itu. Baginya, itu menjadi sarana promosi dan menarik lebih banyak lagi wisatawan Australia datang ke Indonesia.

“Bali masih menjadi magnet terbesar, tapi Kemenpar juga mengenalkan destinasi lain yang tak kalah menarik. Kabar baiknya, 60 persen wisman Australia merupakan repeater yang berarti sudah berwisata ke Indonesia lebih dari satu kali. Bisa disimpulkan, bahwa kunjungan pertama ke Indonesia menimbulkan kesan baik sehingga ada keinginan untuk datang kembali,” ujar Menpar Arief.

Pria asal Banyuwangi itu menjelaskan, jumlah wisman Australia yang berkunjung ke Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup bagus. Dari 2015 ke 2016 ada kenaikan 14 persen.

“Creating ‘10 Bali Naru’ menjadi program pemerintah untuk pengembangan destinasi wisata di luar Bali. Para investor dan pebisnis Australia dapat berinvestasi di sektor pariwista bekerja sama dengan Indonesian counterparts, seiring dengan semakin mudahnya untuk berinvestasi di Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

Jempol untuk Nusa Dua Fiesta 2017

0

Pesta Kembang Api heboh mewarnai Pembukaan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017. Menpar Arief Yahya yang hadir acara itu, tidak memberikan sambutan khusus, hanya memutar kembali video The Journey of a Wonderful World, yang memenangkan kompetisi video dunia, oleh UNWTO di Chengdu China 15 September, lalu.

Perhelatan yang dilaksanakan untuk yang ke-21 kalinya itu pun berlangsung meriah. “Sambutan saya diwakili pemutaran kembali video yang sukses merebut dua awards di forum paling terhormat dunia itu,” sebut Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Pulau Peninsula Nusa Dua, Bali, Rabu (11/10) malam.

”Kini pembukaan Nusa Dua Fiesta ini lebih Indonesia. Walaupun temanya Colors of Nusa, namun lebih nusantara. Event ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, selamat kepada ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation,Red) sebagai pelaksana event ini,” ujar Menpar Arief Yahya usai pembukaan Pesona Nusa Dua Fiesta 2017.

Event tersebut rencananya akan digelar dari tanggal 11 hingga 15 Oktober 2017.

Pria asli Banyuwangi itu juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri yang ikut menjadi pendukung mayoritas di perhelatan tersebut.

”Yang spesial lagi adalah ini untuk untuk pertama kalinya mayoritas dari sponsor, jadi ini merupakan perkembangan yang sangat positif,” ujar Menpar Arief, yang didampingi Wagub Bali I Ketut Sudikerta dan CEO ITDC Abdulbar M Mansoer itu.

Mantan Direktur Utama Telkom itu juga mengatakan, dirinya selalu memberikan saran kepada direksi ITDC, bahwa event di Nusa Dua jangan hanya dibalut dengan event MICE namun ada event yang Non MICE.

”Saya selalu men-challange direksi di sini, untuk event MICE nusa dua tidak terkalahkan, tapi saya challange bagaimana membuat out door seperti ini, misalkan saja bagusnya juga musik setiap tahun, setiap waktu-waktu tertentu. Jadi bukan hanya event formal seperti MICE, namun juga event informal seperti Nusa Dua Fiesta ini,” tambah Menpar.

Event seperti ini, imbuh Menpar, juga akan membuat para wisatawan MICE yang datang ke Nusa Dua menjadi lebih lama lagi tinggal di Nusa Dua, karena mempertahankan wisatawan di Nusa Dua sampai akhir pekan merupakan tantangan tersendiri bagi Nusa Dua.

”Jadi jika ada event yang dilaksanakan pada akhir pekan, maka akan membuat long stay lebih lama di Nusa Dua, jadi wisatawan MICE akan menyaksikan dulu acara informal setelah formalnya rampung,” ujar Menpar.

Audience nya juga beragam, lebih dari 30% wisman, yang merasa nyaman di Bali. Mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh status awas Gunung Agung, Bali. Karena jarak Nusa Dua ke pusat erupsi itu memang masih lebih dari 80 km, jarak yang masih aman.

Jarak yang tidak boleh didekati adalah radius 9-12 km, yang oleh BNPB dimasukkan dalam kawasan zona Merah.

Dalam pembukaan tadi malam, panggung acara menampilkan warna warni keragaman potensi industri kreatif dan pariwisata Indonesia. Pembukaan diisi semarak dengan berbagai rangkaian acara, di antaranya penampilan color nusantara carnaval yang menampilkan beranekaragam tarian daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, dan kolaborasi seni teknologi berupa tarian laser oleh lasermen.

Selain itu, dengan kemasan digital, seluruh acara juga dibingkai dengan pemutaran video Wonderful Indonesia: A journey to the wonderful world kepada pengunjung yang hadir. Nusa Dua Fiesta akan berlangsung pada tanggal 11-15 Oktober 2017.dengan isi acara berupa Beach Movie, Nusa Dua Coffee Week, Cooking Attraction, Ice Cream Parlour, dan Pertunjukan musik, Mandiri Fashion Carnaval, dan pertunjukan kesenian tradisional.

” Pembukaan kali ini lebih digital, berbeda dengan tahun yang lalu,” ujar Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer mengatakan, agenda NDF sudah rutin digelar sejak 1996. Hingga 2017, frekwensi even yang ikut didukung Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar itu sudah menembus angka 21 penyelenggaraan.

Ajang ini merupakan wujud apresiasi hotel dan tenant kepada pengunjung The Nusa Dua. Dengan mengangkat tajuk The Colours of Nusa Dua, even ini juga merupakan sarana promosi bagi kawasan pariwisata terintegrasi tersebut. “Untuk target kami tetapkan sebanyak 30 ribu pengunjung,” katanya.

Di kesempatan terpisah, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Eshty Reko Astuti mengatakan, NDF sudah mengalami perubahan dalam berbagai hal. Jumlah, variasi dan skala kegiatannya makin banyak. Makin beragam. Yang dulunya sempat hilang, kini muncul lagi dengan warna berbeda. Dan semuanya, bakal ditampilkan dengan packaging yang
menarik.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana peran setiap hotel dan tenant di kawasan Nusa Dua untuk menciptakan kegiatan-kegiatan di luar MICE agar Nusa Dua terus hidup didatangi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara,” kata Esthy yang diwakili Asdep Markom Nusantara Putu Ngurah.

Kepala Bidang Promosi Budaya Kemenpar Wawan Gunawan menambahkan, malam ini, 11 Oktober 2017, Kemenpar juga mendukung kegiatan festival Legian Beach di Legian.

“Suasananya juga ramai dan aman di Bali,” kata Wawan Ajen itu. (*)