Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 12825

Kreasi Indonesia Goda Wisatawan di Jantung Kota Perth

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tidak pernah lengah sedikitpun dalam memasang strategi guna menarik wisatawan mancanegara (wisman). Berbagai acara potensial dilirik untuk dapat mengenalkan dan mempromosikan pariwisata Indonesia. Kali ini, Kemenpar dengan brand Wonderful Indonesia siap menggoda wisman Australia tepat di jantung kota Perth. Tepatnya di Forres Place, Perth City, Australia Barat, Sabtu, 14 Oktober 2017.

Kegiatan yang terbingkai dalam acara Kreasi Indonesia itu, akan mengekspose serta mempromosikan seni budaya dan kuliner Indonesia pada masyarakat yang tinggal di Australia Barat. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana menyebut, Kreasi Indonesia yang sudah kali ke-3 diselenggarakan ini, tidak hanya menjadi pesta rakyat yang memperkenalkan budaya Indonesia.

Namun berkontribusi pula dalam meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan, dapat mendukung program kemenpar dalam menambah jumlah wisatawan sekaligus memperkenalkan 10 destinasi baru, ujar Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Vinsensius Jemadu di Jakarta Rabu, (11/10).

Lantas mengapa Perth yang menjadi tujuan Kemenpa menancapkan peluru Wonderful Indonesianya itu? Soal ini, Pitana punya jawabannya. Dari paparannya, Forest place merupakan Project yang disiapkan City of War sebagai ruang sosial yang dapat mengembangkan tata kota Port agar dapat merangsang banyak orang untuk hadir dan berinteraksi sepanjang hari.

“Letaknya sangat strategis. Ada di jantung kota Perth dan salah satu ruang terbuka yang menghubungkan Stasiun Perth, Myer Mall dan Wellington Street. Kondisi itu yang membuat Forest Place dilalui 24 ribu orang sepanjang hari,” ujar Pitana yang diamini Vinsensius
Jemadu.

VJ sapaan Vinsensius Jemadu manambahkan, ketika membicarakan Indonesia, maka setiap orang di Australia dengan cepat membayangkan Pulau Bali. Pulau yang menduduki peringkat utama dalam Travelers Choice award for destination dari Trip Advisor memang memiliki daya tarik yang kuat untuk membawa para turis lokal dan asing ke pulau dewata terutama masyarakat Australia.

“Oleh sebab itu momentnya sangat tepat, dalam acara Kreasi Indonesia ini juga dimeriahkan dengan peragaan busana tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia. Ada beberapa anak-anak yang tampil pada acara Kreasi ini. Mereka adalah anak anak masa depan yang akan meneruskan dalam mempromosikan seni, budaya dan kuliner Indonesia,” ujar VJ.

VJ juga menyebut, selama kegiatan berlangsung, pengunjung akan mendapat kesempatan untuk menyaksikan pertunjukan dengan ditemani berbagai warung-warung khas Indonesia, pernak-pernik Indonesia, beragam warung perwakilan daerah tujuan wisata. Dan perwakilan travel agent tujuan berbagai destinasi yang akan berada di sekitar panggung utama.

“Kreasi Indonesia juga bertujuan untuk mengenalkan 10 destinasi prioritas pariwisata. Serta memperkenalkan keragaman kuliner etnik, seni dan budaya masyarakat indonesia kepada pemerintah dan masyarakat umum di Australia Barat,” pungkas VJ.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut positif gelaran Kreasi Indonesia 2017 itu. Baginya, itu menjadi sarana promosi dan menarik lebih banyak lagi wisatawan Australia datang ke Indonesia.

“Bali masih menjadi magnet terbesar, tapi Kemenpar juga mengenalkan destinasi lain yang tak kalah menarik. Kabar baiknya, 60 persen wisman Australia merupakan repeater yang berarti sudah berwisata ke Indonesia lebih dari satu kali. Bisa disimpulkan, bahwa kunjungan pertama ke Indonesia menimbulkan kesan baik sehingga ada keinginan untuk datang kembali,” ujar Menpar Arief.

Pria asal Banyuwangi itu menjelaskan, jumlah wisman Australia yang berkunjung ke Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup bagus. Dari 2015 ke 2016 ada kenaikan 14 persen.

“Creating ‘10 Bali Naru’ menjadi program pemerintah untuk pengembangan destinasi wisata di luar Bali. Para investor dan pebisnis Australia dapat berinvestasi di sektor pariwista bekerja sama dengan Indonesian counterparts, seiring dengan semakin mudahnya untuk berinvestasi di Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

Jempol untuk Nusa Dua Fiesta 2017

0

Pesta Kembang Api heboh mewarnai Pembukaan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017. Menpar Arief Yahya yang hadir acara itu, tidak memberikan sambutan khusus, hanya memutar kembali video The Journey of a Wonderful World, yang memenangkan kompetisi video dunia, oleh UNWTO di Chengdu China 15 September, lalu.

Perhelatan yang dilaksanakan untuk yang ke-21 kalinya itu pun berlangsung meriah. “Sambutan saya diwakili pemutaran kembali video yang sukses merebut dua awards di forum paling terhormat dunia itu,” sebut Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Pulau Peninsula Nusa Dua, Bali, Rabu (11/10) malam.

”Kini pembukaan Nusa Dua Fiesta ini lebih Indonesia. Walaupun temanya Colors of Nusa, namun lebih nusantara. Event ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, selamat kepada ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation,Red) sebagai pelaksana event ini,” ujar Menpar Arief Yahya usai pembukaan Pesona Nusa Dua Fiesta 2017.

Event tersebut rencananya akan digelar dari tanggal 11 hingga 15 Oktober 2017.

Pria asli Banyuwangi itu juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri yang ikut menjadi pendukung mayoritas di perhelatan tersebut.

”Yang spesial lagi adalah ini untuk untuk pertama kalinya mayoritas dari sponsor, jadi ini merupakan perkembangan yang sangat positif,” ujar Menpar Arief, yang didampingi Wagub Bali I Ketut Sudikerta dan CEO ITDC Abdulbar M Mansoer itu.

Mantan Direktur Utama Telkom itu juga mengatakan, dirinya selalu memberikan saran kepada direksi ITDC, bahwa event di Nusa Dua jangan hanya dibalut dengan event MICE namun ada event yang Non MICE.

”Saya selalu men-challange direksi di sini, untuk event MICE nusa dua tidak terkalahkan, tapi saya challange bagaimana membuat out door seperti ini, misalkan saja bagusnya juga musik setiap tahun, setiap waktu-waktu tertentu. Jadi bukan hanya event formal seperti MICE, namun juga event informal seperti Nusa Dua Fiesta ini,” tambah Menpar.

Event seperti ini, imbuh Menpar, juga akan membuat para wisatawan MICE yang datang ke Nusa Dua menjadi lebih lama lagi tinggal di Nusa Dua, karena mempertahankan wisatawan di Nusa Dua sampai akhir pekan merupakan tantangan tersendiri bagi Nusa Dua.

”Jadi jika ada event yang dilaksanakan pada akhir pekan, maka akan membuat long stay lebih lama di Nusa Dua, jadi wisatawan MICE akan menyaksikan dulu acara informal setelah formalnya rampung,” ujar Menpar.

Audience nya juga beragam, lebih dari 30% wisman, yang merasa nyaman di Bali. Mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh status awas Gunung Agung, Bali. Karena jarak Nusa Dua ke pusat erupsi itu memang masih lebih dari 80 km, jarak yang masih aman.

Jarak yang tidak boleh didekati adalah radius 9-12 km, yang oleh BNPB dimasukkan dalam kawasan zona Merah.

Dalam pembukaan tadi malam, panggung acara menampilkan warna warni keragaman potensi industri kreatif dan pariwisata Indonesia. Pembukaan diisi semarak dengan berbagai rangkaian acara, di antaranya penampilan color nusantara carnaval yang menampilkan beranekaragam tarian daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, dan kolaborasi seni teknologi berupa tarian laser oleh lasermen.

Selain itu, dengan kemasan digital, seluruh acara juga dibingkai dengan pemutaran video Wonderful Indonesia: A journey to the wonderful world kepada pengunjung yang hadir. Nusa Dua Fiesta akan berlangsung pada tanggal 11-15 Oktober 2017.dengan isi acara berupa Beach Movie, Nusa Dua Coffee Week, Cooking Attraction, Ice Cream Parlour, dan Pertunjukan musik, Mandiri Fashion Carnaval, dan pertunjukan kesenian tradisional.

” Pembukaan kali ini lebih digital, berbeda dengan tahun yang lalu,” ujar Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer mengatakan, agenda NDF sudah rutin digelar sejak 1996. Hingga 2017, frekwensi even yang ikut didukung Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar itu sudah menembus angka 21 penyelenggaraan.

Ajang ini merupakan wujud apresiasi hotel dan tenant kepada pengunjung The Nusa Dua. Dengan mengangkat tajuk The Colours of Nusa Dua, even ini juga merupakan sarana promosi bagi kawasan pariwisata terintegrasi tersebut. “Untuk target kami tetapkan sebanyak 30 ribu pengunjung,” katanya.

Di kesempatan terpisah, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Eshty Reko Astuti mengatakan, NDF sudah mengalami perubahan dalam berbagai hal. Jumlah, variasi dan skala kegiatannya makin banyak. Makin beragam. Yang dulunya sempat hilang, kini muncul lagi dengan warna berbeda. Dan semuanya, bakal ditampilkan dengan packaging yang
menarik.

“Tantangan ke depan adalah bagaimana peran setiap hotel dan tenant di kawasan Nusa Dua untuk menciptakan kegiatan-kegiatan di luar MICE agar Nusa Dua terus hidup didatangi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara,” kata Esthy yang diwakili Asdep Markom Nusantara Putu Ngurah.

Kepala Bidang Promosi Budaya Kemenpar Wawan Gunawan menambahkan, malam ini, 11 Oktober 2017, Kemenpar juga mendukung kegiatan festival Legian Beach di Legian.

“Suasananya juga ramai dan aman di Bali,” kata Wawan Ajen itu. (*)

#EnjoyBali, Ada Diskon Khusus Akomodasi

0
foto: jawapos.com

Begitu merilis Bali aman dari erupsi, Menpar Arief Yahya pun tidak mau kehilangan reputasi. Kali ini, pria asal Banyuwangi itu mengumpulkan industri pariwisata Bali di Kantor BPPD Bali.

“Status Gunung Agung masih siaga, meskipun hari ini frekuensi gempa menurun hingga 400 kali sehari,” jelas Arief Yahya.

Menpar Arief harus berkomitmen kepada wisatawan, yang selalu dia sebutbsebagai customers. “Kita tidak minta bencana, wisatawan juga tidak ada yang mau ada bencana. Tetapi fenomena alam itu bisa terjadi dimana saja, kapan saja!” kata Arief.

Yang terpenting, kata dia, adalah mempersiapkan mitigasi, terutama dalam menangani wisatawan.

“Khusus akomodasi, saya menghimbau kepada industri, PHRI maupun GIPI, untuk bersiap-siap memberikan diskon maksimal kepada wisman yang extend, karena bandara tutup, seandainya erupsi benar-benar terjadi,” kata Arief Yahya.

Berapa diskonnya? “Silakan diatur sendiri bersama asosiasi, harus kompak! Idealnya hari pertama free 100%, hari berikutnya bayar 10-20%, lalu dinaikan lagi hingga maksimal 25-50%. Ini akan memberi dampak luar biasa kepada wisman, mereka tidak merasa dipermainkan oleh industri, mereka akan menjadi loyal customers,” jelas Arief Yahya, yang menyebut seumur hidup Bali akan harum namanya.

Sebaliknya, lanjut Arief, jika tidak mengikuti skema itu, nama Bali akan tercoreng. Dan semua bisa ikut terimbas lama. Erupsi memang belum terjadi, tetapi harus dipersiapkan kejadian terburuknya. “Lagi-lagi, suasana force majeure seperti ini tidak ada yang menginginkan,” paparnya.

Selain itu, lanjut Menpar Arief, tidak ada yang bisa menjamin dan memprediksikan, kapan erupsi itu benar-benar terjadi. Dia menyebut penanganan dilakukan dalam 3 tahap, pre, on dan post erupsi. Tahap pre ini, sudah diperkirakan akan turun 10-20%, tetapi kalau Menpar Arief tidak berstatemen di media, bahwa Bali Aman, turunnya bisa lebih 70%.

“Karena itu, di pre erupsi ini kita masih menginvite wisatawa ke Bali. Nah, ada delta 50%, dengan asumsi 3 bulan saja, sudah 150%. Risikonya, kalau erupsi, maka hotel punya empati dengan memberikan fasilitas diskon selama minimal 12 hari, sebagai kompensasi kita mengundang mereka ke Bali. Diskon itu berlaku sampai check out dari Pulau Bali,” katanya.

Dalam kunjungannya, Menpar memimpin pertemuan dengan Bali Tourism Hospitality (BTH) Task Force di kantor Bali Tourism Board Denpasar, Bali. Dia didampingi Deputi BPDIP, Dadang R. Ratman, Staf Khusus Bidang Komunikasi, Don Kardono, Staf Khusus bidang Aksesibilitas Udara, Judi Rifajantoro, dan Staf Khusus bidang IT, Samsriyono memimpin rapat Bali Tourism Hospitality Task Force di kantor Bali Tourism Board Denpasar.

Bali Tourism Hospitality Task Force adalah organisasi yang dikepalai oleh Kepala Dinas Pariwisata Bali, dengan susunan pengurus perwakilan GIPI, PHRI, ASITA, dan perwakilan Kemenpar. Topik rapat BTH adalah untuk pelayanan wisatawan terkait berbagai kemungkinan kondisi Gunung Agung atau mitigasi plan.

Dalam rapat tersebut, tim Bali Tourism Hospitality Group memaparkan 3 skenario antisipasi pemenuhan kebutuhan wisatawan, yaitu aksesibilitas (pengantaran), akomodasi (penginapan), dan atraksi (hiburan) sekaligus pemantauan sekaligus penanganan isu yang berkembang di media massa terkait perkembangan gunung Agung

“Bali relatif aman, area yang terdampak jika erupsi, hanya mencakup 2% dari keseluruhan pulau Bali. Yang terpentin, kita siapin mitigasinya, Customer akan loyal bila product melebihi ekspektasinya, maka BTH harus bisa memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan bila terjadi erupsi,” sebut Arief Yahya.

Netizen pun menghebohkan dengan hastag #EnjoyBali. Kemenpar pun sudah menyiapkan Rp 5M untuk PR-ing, menghimpun informasi, membantu pelayanan hospitality dan recovery.

“Kami juga sudah mengumpulkan media untuk menyatukan visi dan misi bahwa wisatawan di Bali akan Enjoy menikmati Bali. Kami pastikan bahwa 98 persen objek wisata di Pulau Dewata Bali masih aman untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Bali Ida Bagus Agung Parta disela-sela pertemuan tersebut.

Juru Bicara Badan Promosi Pariwisata Daerah Bali Gilda Lim Sagrado mengatakan, BTH ini akan fokus pada aspek kepariwisataan dengan menggunakan official website www.BaliTourismBoard.or.id menjadi website utama untuk mendesiminasikan data dan informasi BTH.

Kata Gilda, website Kementerian Pariwisata juga akan terkoneksi dengan website BTH. Demikian juga dengan website Dinas Pariwisata Propinsi Bali akan link dengan BaliTourismBoard.or.id

”Semua official statements terkait Gunung Agung khususnya sektor pariwisata akan dikeluarkan bersama Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Pemerintah Bali dan Dewan Pariwisata Bali, semuanya berada di bawah satu gugus tugas gabungan, yakni BTH, ini untuk menghindari berita-berita yang tidak benar, karena memang kondisinya, Bali saat ini memang Enjoy untuk dinikmati wisatawan, silahkan Enjoy Bali,”bebernya.(*)

 

Video Wonderful Indonesia Sukses Hipnotis SMART Airports 2017 di Munich

0

Video pariwisata Wonderful Indonesia: The Journey of a Wonderful World kembali berkibar lagi. Setelah merebut dua gelar juara dunia di pada kompetisi video pariwisata dunia yang digelar UNWTO atau lembaga PBB yang bergerak di bidang pariwisata, video Wonderful Indonesia kembali tayang di Munich, Jerman.

Video Wonderful Indonesia: The Journey of a Wonderful World ditayangkan Angkasa Pura II di sela gelaran SMART Airport Conference, yang digelar 9-12 Oktober di Munich, Jerman. Skala evennya sangat besar. Maklum, SMART Airports adalah rangkaian konferensi empat hari antara bandara Eropa. Ini juga pameran utama industri bandara untuk peralatan, teknologi, desain dan layanan tingkat dunia.

“Saat di SMART Airports kita support video Wonderful Indonesia yang menang awards UNWTO. Kami juga paparkan materi KSPN/Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional,” terang Dirut Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Rabu (11/10).

Hasilnya? Selama 3 menit seluruh audience yang terdiri dari para opinion leader penerbangan dunia dibuat terpana. Semua dibuat takjub saat menyaksikan tayangan beragam keindahan destinasi pariwisata Nusantara seperti Yogyakarta, Bali, Lombok, Jakarta, Toraja, Raja Ampat, serta Wakatobi.

Konsep natural, cultural, modern, sensory atau makanan, dan adventure yang diangkat di video itu sukses membuat seluruh audience merinding.

“Karya luar biasa itu ditonton oleh seluruh perwakilan komunitas bandara dari berbagai penjuru dunia. Saya sendiri sampai berkaca-kaca saat seluruh audience memberikan applaus meriah terhadap tayangan video Wonderful Indonesia tadi,” tambahnya.

Baginya, itu sangat membanggakan. Apalagi, video tadi juara dunia dalam dua kategori. Winner UNWTO Video Competition 2017 Region East Asia and Pacific dan kategori People’s Choice Award 2017. Ditambah lagi, hanya Indonesia, satu-satunya negara yang mencatat sejarah. Wonderful Indonesia sukses mendapatkan juara kedua-duanya.

“Memang harus diakui, video Indonesia sangat bagus. Destinasi yang diekspose Jakarta, Wakatobi, Raja Ampat, Sumatra Utara, Lombok, Makasar, dan Banyuwangi, juga kelas dunia. Soundtrack lagu yang ditampilkan juga kelas dunia, What A Wonderful World oleh Louis Armstrong. Jadi sangat layak untuk diputar di even sekelas SMART Airports Munich,” ujarnya.

Menpar Arief Yahya langsung melayangkan ucapan terimakasih kepada Angkasa Pura II. Impactnya diyakini bakal sangat besar mengingat yang hadir di acara itu adalah opinion leader. “Terima kasih pada Pak Awaluddin yang telah berkenan memutar video Wonderful Indonesia di forum sekelas SMART Airports di Munich. Ini akan menggiring orang untuk berwisata ke Indonesia,” terang Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Hal yang sangat masuk nalar mengingat cerita film berdurasi tiga menit itu sangat bagus. Menyentuh sisi kebudayaan, keindahan alam, dan buatan manusia sekaligus. Tiga portofolio pariwisata Indonesia disentuh sekaligus. Dan pesan promosinya tersampaikan dengan baik.

“Kualitas media gambarnya sangat istimewa, detail, high resolution, keren. Impact bawah sadar orang yang menyaksikan melihat video ini, ada dua reaksi. Pertama, tanpa sadar menyebut suara ‘waaaw’. Kedua, mengikuti alunan lagu What a Wonderful World, lagu yang sudah mendunia,” ujarnya.

Bagi Menpar Arief, video itu memiliki makna strategis dalam marketing. di arena TTG Awards di Bangkok, video ini juga diputar di 5 layar lebar dengan 500 audience pelaku induatri pariwisata dunia. Tadi malam, 11 Oktober 2017, video itu diputar lagi di opening Pesona Nusa Dua Fiesta 2017. (*)

 

Dukung Kevin Lilliana pada Miss International 2017

0
foto: instagram

Setelah mengorbitkan Ariska Putri di Miss Grand
International dan Sheryltha Pratyscha di Miss Cosmopolitan World, sekarang giliran Kevin Lilliana yang didorong naik di pentas dunia.

Dan Wonderful Indonesia, ikut memback up kiprah Kevin saat tampil di Miss International 2017, yang akan berlangsung 22 Oktober – 14 November di Tokyo, Jepang.

Kevin Lilliana sendiri merupakan runner up Puteri Indonesia 2017. Dia sekaligus pemegang gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2017.

“Keikutsertaan Kevin Lilliana di ajang Miss International 2017 akan menjadi ajang promosi yang efektif dalam memperkenalkan Indonesia. Terlebih, pada kepesertaan tahun lalu, Indonesia meraih catatan positif dengan menempati urutan ketiga,” tutur Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana saat didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik, Vinsensius Jemadu, Rabu (11/10).

Dengan dasar tadi, Wonderful Indonesia pun tak segan mendukung Kevin. Divisi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar langsung ditugaskan mengawalnya. Targetnya, meningkatkan kunjungan wisatawan asal Jepang ke Indonesia.

Pitana mengatakan, dukungan ini merupakan bentuk kerja sama Kementerian Pariwisata dengan Yayasan Puteri Indonesia dalam
bersama-sama mempromosikan Indonesia sebagai destinasi pariwisata unggulan. Itu sekaligus memperkenalkan budaya lewat ajang kecantikan di tingkat internasional.

“Miss International adalah kontes kecantikan terbesar ketiga setelah Miss World dan Miss Universe. Jadi impactnya sangat besar,” ujar Pitana.

Hal itu ikut diamini Vinsensius Jemadu. VJ – sapaan akrabnya, tak ragu memberikan dukungan bagi Kevin. Apalagi, saat ini Jepang adalah pasar potensial bagi pariwisata Indonesia. Kunjungan wisatawan asal Jepang ke Indonesia selalu meningkat. Dan Bali selalu menjadi tujuan utamanya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali menyebutkan, pada semester I tahun 2017 wisatawan Jepang ke Bali meningkat 2,41 persen dibanding periode yang sama pada 2016. Wisatawan Jepang ke Bali bertambah 2.241 orang dari 109.424 orang pad semester I tahun 2016 menjadi 112.065 orang pada semester I tahun 2017.

“Harapannya ini akan membangun kesadaran wisatawan Jepang dan peserta lainnya untuk leisure ke Indonesia. Ini sekaligus pengenalan kebudayaan dan awareness untuk memandu masyarakat dunia ke Indonesia,” ujar VJ.

Kevin Lilliana sendiri mengaku sudah siap untuk berkompetisi dan akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Menurutnya, keikutsertaanya di ajang ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan Indonesia. Memperkenalkan keindahan dan kekayaan yang dimiliki Indonesia.

“Saya berangkat ke Jepang 23 Oktober 2017. Nanti akan ada karantina dulu. Finalnya baru di 14 November,” ujar Kevin Lilliana.

Wanita kelahiran Bandung, 5 Januari 1996 ini optimistis bisa bersaing dengan puluhan wanita cantik dari berbagai belahan dunia lainnya. Segala persiapan sudah dilakukan. Mulai dari persiapan fisik, perawan kecantikan, kebugaran serta tidak ketinggalan persiapan pengetahuan dan wawasan yang lebih tentang seni, budaya dan dunia pariwisata di Indonesia.

“Menjadi Puteri Indonesia Lingkungan adalah satu hal yang sangat saya banggakan. Terima kasih telah mempercayai saya menyandang gelar runner up Puteri Indonesia 2017 yang akan mewakili Indonesia di ajang kecantikan dunia Miss International,” ujar Kevin.

Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung tancap gas untuk memberikan dukungan kepada Kevin. Melalui proses pemilihan Miss International 2017, Menteri asal Banyuwangi itu berharap Kevin nantinya mendapat kesempatan untuk mempromosikan Wonderful Indonesia, khususnya sektor pariwisata ke dunia yang lebih luas lagi.

“Kemajuan industri Pariwisata Indonesia salah satunya dari peran para endorser. Putri kecantikan seperti Kevin, nantinya harus memiliki misi sama dengan Kementerian Pariwisata, mempromosikan Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia,” ujar Arief Yahya Menteri Pariwisata RI. (*)

Kembalikan Fungsi Rehabilitasi Sintai

0
Pekerja bar 99 lokalisasi Telukpandan (Sintai) duduk diatas kasur menunggu giliran diperiksa polisi identitasnya oleh Direktorat Kriminal Umum Polda Kepri yang merazia anak dibawa umur yang dipekerjakan ada di lokalisai Telukpandan, Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (10/10). Dalam razia ini polisi menemukan tiga anak diabwah umur yang dipekerjakan.F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pusat Rehabilitasi Sosial non Panti (PRSNP) Tanjungpandan atau yang lazim kini disebut Sintai tak berjalan sesuai dengan semangat awal. Harusnya kehadiran PRNP jadi solusi menangani prostitusi di Batam.

Era kepemimpinan Nyat Kadir sebagai Wali Kota, sejatinya lokasi ini adalah pusat rehabilitasi bagi Wanita Tuna Susila (WTS) dari lokasi prostitusi liar, sebelum dikembalikan ke masyarakat. Justru lokasi ini tak ubah seperti lokalisasi.

“Sekarang prakteknya berlawanan dengan Perda Nomor 6 tahun 2002 tentang Ketertiban Sosial,” kata anggota Komisi IV DPRD Batam, Riki Indrakary.

Yang terjadi kini kehadiran PRSNP tak membuat persoalan WTS selesai, padahal dalam dalam pasal 8 ayat 2 poin a disebutkan ada pengawasan ketat dari Pemko Batam agar jumlah pelacur tak bertambah. Sementara pada poin c diatur, setelah berangsur-angsur dibina, RSNP akan ditutup dalam waktu tiga tahun setelah erda tersebut terbit.

“Tapi kini sudah masuk belasan tahun,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Ia mempertanyakan evaluasi dari Pemko Batam, dengan cara mengembalikan fungsi PRSNP Tanjungpadan sebagai pusat rehabilitasi. “Maaf saya katakan sama saja kita membiarkan praktek itu terjadi. Ini tanggung jawab utamanya di eksekutif,” ucap dia.

Menurutnya, DPRD Batam sering menyampaikan hal ini ke Pemko Batam, namun kini belum ada evaluasi sama sekali. “Kami legislatif beberapa kali mengingatkan praktek yang sekarang itu bertentangan dengan perda,” ujarnya.

Wakil Wali Kota, Amsakar Achmad enggan mengomentari hal ini. Ia menyampaikan pihaknya fokus kini fokus pada tiga permasalahan sosial, yakni pengentasan kemiskinan, program Rehabilitasi Rumah Layak Huni (RTLH) dan penanganan Gelandang Pengemis (Gepeng). “Ini yang kami fokus tangani tiga bulan terakhir ini,” kata Amsakar.

Sementara itu, Menteri sosial RI Khofifah Indar Parawansa, akhir tahun 2016 lalu terdengar kaget saat ditanyakan ada praktek prostitusi di PRSNP) Telukpandan Tanjunguncang. Ini berawal saat dia ditanya bagaimana penanganan prostitusi di tempat yang lazim disebut Sintai itu.

“Masa sih? itu panti rehabkan?” kata Khofifah waktu itu.

Menurutnya, pemerintah melalui Kementrian Sosial menargetkan tahun 2019, Indonesia bakal bebas lokalisasi. Di Batam sendiri kementrian mengaku akan berkoordinasi dengan Walikota Batam, Rudi. (cr13)

Pemko Batam Soroti UPT Parkir dan Sampah yang Dinilai Tidak Cakap

0
Seorang juru parkir sedang mengatur kendaraan motor yang akan parkir di Ruko Raflesia Batamcenter. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, mengatakan posisi Unit Pelaksana Teknis (UPT) parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Batam yang kini dijabat Tongam Regianto jadi fokus yang akan di evaluasi.

“Yang pasti kami melihat parkir ini berpotensi untuk dilakukan penataan,” kata Amsakar, kemarin.

Bahkan, menurutnya Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam rapat internal kemarin menyampaikan keinginannya mencari pengganti Tongam.

“Beliau (Walikota, red) katakan, carikan eselon IV yang hadir disini yang dapat bangun sistem yang benar, saya langsung angkat eselon 3, kalau pangaktnya belum cukup saya akan Plt kan dulu,” paparnya.

Ia mengaku pihaknya terus memantau dan melihat perkembangan pegawai yanga siap kerja keras untuk menempati posisi yang jadi sumber pendapatan daerah itu.

“Kami cari yang berani pasang badan menyelesaikan dan meningkatkan potensi parkir ini,” ungkapnya.

Ia mengungkapakan, tak hanya yang akan mengelola parkir, seiring pencarian tersebut, pihaknya juga mencari pegawai yang kompeten mengelola retribusi secara online.

“Kalau ada yang cocok, angkat sudah.” katanya.

Secara umum, tak hanya dua posisi tersebut, posisi lain yang dimungkin akan diganti akan dievaluasi. “KAmi akana restrukturisasi, ada beberapa posisi yang perlu penataan di tempat yang tepat, kami akan lakukan dalam waktu yang tak lama,” imbuhnya.

Selain itu, ia bersama Rudi berharap pada dinas dan badan penghasil dapat kreatif mencari pendapatan guna mendukung pembangunan Batam. “Kami tantang mereka,” pungkasnya. (cr13)

Pemko Batam Mulai Pengerjaan RTLH

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam bersama TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) mulai pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tiga kecamatan hinterland (pesisir, red).

Danrem 033/WP Brigjen TNI Fachri mengatakan untuk penyelesaian rehabilitasi RTLH ini pihaknya menurunkan sedikitnya 110 anggota TNI. Pengerjaan RTLH ini ditargetkan selesai (26/11) mendatang.

“Kami target satu bulan selesai tugas membangun rumah warga ini,” kata Fachri usai meninjau pengerjaan RTLH di Kecamatan Belakangpadang, Rabu (11/10).

Ia menyebutkan anggota TNI akan bekerja maksimal untuk penyelesaian RTLH ini, selain rumah jika ada bahan yang masih bagus akan dimanfaatkan untuk memperbaiki jerambah atau jalan menuju ke rumah. ” Pengerjaan akan kami pantau terus, dan ada nilainya. Kita harapkan hasil kerja kami bisa mendapat nilai A plus,” ujarnya.

Program TMMD sebenarnya merupakan kegiatan rutin TNI, namun untuk RTLH baru pertama kali apalagi jumlahnya cukup banyak yakni 100 rumah dalam satu bulan,” terang Fachri.

Sementara itu, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menyebutkan proses lelang berjalan cukup panjang, beberapa waktu lalu bahkan ada keraguan yang muncul terkait pelaksanaan RTLH. “Alhamdulillah semua berjalan sesuai waktu yang kami janjikan, pengerjaan tengah berlangsung dan dibantu TMMD,” ujarnya.

Pengerjaan ini mendapatkan perhatian yang serius dari petinggi-petinggi TNI, bahkan tanggal 17 Oktober nanti pengerjaan akan ditinjau langsung pejabat dari TNI. “Kita sangat bersyukur mendapatkan bantuan dari mereka, sehingga rehabilitasi bisa berjalan sesuai target Pemko,” sebut Amsakar.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Batam, Leo Putra mengatakan tahun ini ada 100 RTLH dengan biaya mencapai Rp 2,2 miliar. Ke depan program ini akan dilanjutkan namun ada perubahan. “Kesulitan mendapatkan bahan membuat peserta lelang kesulitan, karena itu sesuai dengan arahan pimpinan ada perubahan bahan dari kayu menjadi besi,” jelasnya.

Untuk kualitas RTLh akan ditingkatkan, namun untuk kualitas mungkin ada pengurangan. “Jadi kualitas lebih diutamakan dengan menggunakan bahan yang mudah didapatkan. Keterbatasan anggaran, jadi kami mengurangi jumlah sesuai dana yang ada,” terang mantan camat Batuampar ini.(cr17)

Catat, Desember, Dana Insentif Guru TPQ Dicairkan

0
ilustrasi.

batampos.co.id – Ribuan guru Taman Pendidikan Quran (TPQ) di Kota Batam bisa bernafas lega. Dana insentif yang dijanjikan akan segera dicairkan, hal itu diungkapkan oleh Sekertaris Umum Badan Musyawarah Guru (BMG) TPQ Kota Batam, Kamaluddin.

“Saat ini kami sedang melakukan validasi,” katanya saat ditemui Batam Pos, Rabu (11/10).

Selama sepuluh bulan terakhir ini yakni Januari hingga Oktober 2017, ribuan guru TPQ tersebut belum menerina dana insentif. “Memang ada keterlambatan,” katanya.

Menurut Kamaluddin keterlambatan tersebut disebabkan proses validasi yang lambat dan memakan waktu lama, sehingga dana belum bisa dicairkan. Besaran insentif yang diberikan tersebut Rp 400 ribu per bulan.

“Makanya dana itu dicairkan secara kolektif selama satu tahun,” ucapnya.

Kamaluddin mengatakan rencananya pencairan akan dilakukan pada Desember mendatang, setelah data seluruh guru TPQ se-Kota Batam selesai diverifikasi. “Validasi ini mulai dengan memverifikasi keberadaanTPQ, apakah terdaftar di lembaga BMBQ dan lainnya,” katanya.

Saat ini, BMG TPQ Batam bersama Pemko Batam baru mendata di tujuh kecamatan antaranya Batamkota , Sagulung, Bengkong, Batuampar, Sekupang, Nongsa, dan Batuaji. Selanjutnya proses validasi akan dilanjutkan ke Kecamatan Sungaibeduk, Bulang, Galang dan Belakangpadang.

“Ada 4.300 data guru yang diupdate. Proses validasi ini akan dicek betul. Jika ada guru yang sudah meninggal atau pindah, kami akan hapus dari database,” katanya.

Sementara itu, Lina salah satu guru TPQ di Batuaji mengaku sangat bersyukur jika dana insentif tersebut segera dicairkan. Sebab, selama ini gajinya ia dapatkan dari infak sejumlah murid santrinya.

“Tahun ini memang terlambat sampai sepuluh bulan. Kami berherap ke depannya tidak ada lagi keterlambatan pencairan seperti ini,” pungkas Lina. (cr19)

Minggu Depan, Berkas Kasus Penyebar Video Porno Dikirimkan

0

batampos.co.id – Subdit II Ditreskrimsus Polda Kepri akan mengirimkan berkas kasus penyebar konten video porno dan pemerasan di Kabupaten Anambas, Minggu depan.

“Minggu ini, meminta keterangan saksi ahli. Dan minggu depan diperkirakan rampung, dan segar kami kirimkan (ke Kejaksaan,red),” kata Kasubdit II Ditreskrimsus AKBP Suherman Zein, Rabu (11/10).

Ia mengatakan saksi ahli yang akan diminta keterangan itu dari pihak kominfo dan digital forensik.

“Keterangan dari mereka perlu, untuk melengkapi berkas yang akan dikirimkan ke Kejaksaan,” tuturnya.

Sudah berapa kali, tersangka Mss melakukan perbuatan ini? Suherman menuturkan dari pengakuannya ke pihak kepolisian, baru satu kali saja.

“Tapi tak percaya begitu saja, kami sedang dalami itu juga,” ungkapnya.

Video porno yang direkam oleh Mss bersama korbannya, kata Suherman murni untuk memeras.

“Buat video, lalu minta uang,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Mss dengan Rs (korban,red) berlibur ke luar negeri. Lalu tersangka merekam video hubungan layaknya suami istri, dirinya dengan Rs. Sepulang dari liburan ke luar negeri itu, Mss meminta sejumlah uang ke Rs. Apabila uang yang diminta tersangka tak diberikan, video porno yang dibuatnya di luar negeri akan disebarkan.

Akibat ancaman itu, Rs memberikan uang sebesar Rp 10 juta. Tapi Mss meminta lagi sejumlah uang. Akibat itu Rs melaporkan kejadian ini ke Polsek Anambas. Dan kasus ini dilimpahkan ke Polda Kepri. Mss berhasil diamankan pihak kepolisian 22 September lalu, di Bandung. (ska)