Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 12828

Bawaslu Buka Lowongan Panwaslu

0

batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun, mulai membuka pendaftaran untuk Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan yang dimulai sejak tanggal 16 Oktober hingga 28 Oktober mendatang. Dimana setiap Panwaslu Kecamatan, beranggotakan 3 orang untuk 12 kecamatan dengan total semuanya mencapai 36 orang.

“Sesuai dengan tahapan dari Bawaslu Pusat, kami di daerah sudah mulai melakukan perekrutan anggota Panwaslu Kecamatan. Untuk lokasi tes tertulis akan dilakukan di tiga tempat yaitu Karimun, Kundur dan Moro. Sedangkan tes wawancara tetap dilaksanakan di kantor Bawaslu Kabupaten Karimun,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Karimun Tiuridah Silitonga, kemarin (18/10).

Adapun syarat pendaftaran yang ditujukan kepada Panwaslu Kabupaten Karimun, dengan melampirkan persyaratan seperti umumnya. Sedangkan pengembalian dokumen pendaftaran bisa diantar langsung maupun melalui pos atau email [email protected]. walaupun Pemilu belum di mulai secara sah namun tahapan untuk Bawaslu sudah dilaksanakan.

“Sementara yang sudah mengembalikan berkas secara langsung ada sekitar 18 pelamar. Masih ada waktu sepekan lagi, silakan yang ingin bergabung sebagai Panwaslu Kecamatan,” ujarnya.

Lanjut Tiur lagi, di dalam persyaratan tersebut sudah dicantumkan bahwa calon Panwaslu Kecamatan tidak menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya dalam jangka waktu 5 tahun terakhir yang dinyatakan secara tertulis dalam surat pernyataan yang sah.

“Ya maklum sajalah, atmosfer Pemilu 2019 nanti cukup panas. Jadi kami (Bawaslu-red), harus benar-benar teliti dalam melakukan seleksi calon Panwaslu Kecamatan, agar tidak ada timbul masalah saat tahapan Pemilu sudah berjalan nantinya,” ungkapnya.

Karena anggaran belum turun, sementara tahapan harus tetap dijalankan, maka Bawaslu Karimun menggunakan media sosial untuk pengumuman. (tri)

Truk Tanah masih Melaju, Pak Polisi

0
 F. Dalil Harahap/Batam Pos

Warga pengguna jalan di jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji resah kendaraan proyek yang mengotori jalan masih melaju Pak Polisi.

Hingga Rabu (18/10), kendaraan proyek masih bebas hilir mudik di jalan utama tanpa menutupi bak muatan mereka.

PT Timah Bantu Warni

0
Warni, (baju motif bunga) menerima bantuan dari Pengawas Kelembagaan dan PPM PT Timah, Achmadi, Selasa (17/10). F. Humas PT Timah untuk Batam Pos.

batampos.co.id – PT. Timah (Persero) Tbk menyerahkan bantuan sebesar Rp 5 juta kepada Warni, 60, janda yang menderita kangker tulang rahang, Selasa (17/10). Warni menetap di RT 002 RT 005 Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, dan sudah enam bulan terakhir ini menderita kangker tulang rahang. Dengan bantuan ini diharapkan Warni segera mendapat pengobatan.

Penyerahan bantuan diserahkan Achmadi (Made) pengawas kelembagaan dan PPM PT Timah (Persero) Tbk Selasa (17/10) kemarin diterima langsung oleh Warni. Bantuan sosial ini diharapkan dapat meringankan beban Warni untuk membantu pengobatan penyakit yang dideritanya. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi donator maupun dermawan lainnya untuk ikut membantu Warni.

“Dengan sedikit bantuan dana ini diharapkan ibu Warni bisa mendapatkan pengobatan yang lebih baik,” kata Achmadi.

Warni mengaku bahagia mendapat bantuan dari PT Timah untuk pengobatan penyakit yang dideritanya. Sebelumnya dia sudah pernah berobat ke RSUD Karimun hingga ke rumah sakit Embun Fatimah di Batam. “Terima kasih PT Timah, bantuan dana ini akan saya gunakan untuk pengobatan penyakit kanker saya. Dari hasil rontgen penyakit kanker ada pada rahang bagian kanan, bahkan sebagian tulang sudah keropos,” kata Warni. (ims)

Yachter dari 30 Negara akan Merapat di Lagoi, Bintan

0

Wonderful Sail to Bintan 2017 mendatangkan 40 yacht dari 30 negara ke Bintan, 19 Oktober 2017.

Semuanya ikut joint dalam yang dibingkai dalam rangkaian Wonderful Sail to Indonesia itu.

Ya, 19 Oktober nanti, Bintan bakal ramai dikunjungi puluhan yacht. Mereka akan digiring langsung menikmati indahnya pantai berombak di Bintan.Laporan terakhir yang diterima Dinas Pariwisata Bintan, puluhan kapal pesiar ini akan menuju ke Terminal Ferry Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi Bintan dari dua negara. Pertama Australia. Satunya lagi Singapura.

“Total ada 40 yacht yang akan bergabung di Wonderful Sail To Bintan di Lagoi. Sebanyak 13 yacht akan berangkat dari perairan Australia, 27 yacht dari Singapura,” jelas Bupati Bintan Apri Sujadi yang didampingi Kadispar Bintan Luki Zaiman Prawira, Rabu (18/10).

Detailnya langsung dijabarkan Luki Zaiman Prawira. Dari paparannya, masing-masing yacht akan membawa 4 orang wisatawan mancanegara. Jika 40 yacht, diperkirakan total wisman yang akan berkumpul di acara ini mencapai 160-an yachter. “Di darat, semua tamu istimewa ini bakal disambut beragam even menarik,” tambahnya.

Dari mulai aktivitas belanja, pelepasan tukik di Pantai Banyan Tree Lagoi, pada 20 Oktober, semua bkal dilakoni. Wisata religi ke Vihara Patung Seribu diTanjungpinang serta menyaksikan lomba sampan naga di dalam Festival Bahari Kepri (FBK) di Tanjungpinang, juga bakal ikut membius peserta Wonderful Sail To Bintan.

Para yachter juga akan diajak menyaksikan meriahnya parade kapal hias dalam event Festival Sungai Carang (FSC) di Senggarang Tanjungpinang. Setelah itu, para yachter dijamu makan malam di Gedung Daerah Tanjungpinang. Malamnya, mereka langsung kembali ke Lagoi.

Luki menambahkan, pada 22 Oktober, para yachter akan melakukan pelesir ke Pulau Beralas Pasir, untuk menikmati keindahan alam dan bawah lautnya. Tak ketinggalan, Dispar juga akan mengajak para yachter mengunjungi Sekolah Kapal Jong sekaligus melihat perlombaan tradisional kapal kecil di Desa Teluk Bakau.

“Hari itu, para yatcher dijadwalkan akan ke Tanjungpinang untuk melihat kemeriahan Carnaval Kepri,” katanya. Setelahnya, yachter akan dijamu makan malam di Lagoi Bay. “Besoknya, 23 Oktober baru mereka meneruskan berlayar menuju Sail Sabang,” tukasnya.

Menpar Arief Yahya pun langsung sumringah. Apalagi, puluhan yacht mancanegara tadi disambut dengan pengurusan dokumentasi yang tidak ribet. CAIT, untuk izin masuk yacht ke perairan Indonesia, akan langsung dipraktekkan. Tinggal klik http://yachters-indonesia.id dan mengisi form yang tersedia, para yachter sudah bisa masuk ke Bintan.

“Para yachters langsung diproses bea cukai, imigrasi dan karantina. Hanya membutuhkan waktu 1-2 jam. Apabila dirancang elegan, Bintan bisa menjadi water front city di Kepri. Dan ini menjadi penanda bangkitnya bahari Indonesia dari Kepri,” ungkap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*)

Ini Bukan Festival Bahari Biasa

0
Pulau-pulau di Kawasan Wisata Raja Ampat, Papua. Foto: istimewa

Festival Bahari Raja Ampat bergulir mulai 18-21 Oktober 2017. Festival ini diresmikan di pantai WTC (Waisai Torang Cinta), Rabu, (18/10). Bukan sekadar Festival Bahari biasa, tahun ini Festival Bahari Raja Ampat bakal menjadi pintu masuk event sport tourism, aquathlon di Kabupaten Papua Barat ini

Aquathlon menjadi kegiatan baru dalam event Festival Bahari sejak 2010. Event ini berlangsung di hari terakhir pada (21/10). Festival ini Mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata, event ini padat dengan beragam agenda wisata 4 hari ke depan.

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati menjelaskan, Festival Raja Ampat ini rangkaian kegiatan event selama 2017. “Misi kami lebih mengenalkan keindahan alam bahari dan pesona budaya masyarakat sekitar Raja Ampat,” ujar Abdul Faris.

Menurut Yusdhi Lamatenggo, Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, menjelaskan, sengaja mencantumkan aquathlon sebagai batu loncatan Raja Ampat untuk menggelar sport tourism tahun depan. “Kami sudah memasang target, tahun depan bisa menggelar sport tourism, melalui Festival Raja Ampat ini kami ingin melihat animo peserta aquathlon lebih dulu ,” ujar Yusdhi.

Aquathlon, sambung Yusdhi, olahraga bahari untuk memupuk kepedulian masyarakat mencintai Raja Ampat. Bukan cuma aquathlon, dia merancang event olahraga-olahraga bahari lain seperti kano, dayung, dan loncat tebing di Raja Ampat.

“Kami sudah menunjuk konsultan dari Jakarta agar Raja Ampat bisa menggelar olahraga bahari,” papar Yusdhi di lokasi pembukaan Festival Bahari Raja Ampat di Pantai WTC. “Sambil menyelam minum air, promosi wisata sekaligus mengembangkan olahraga bahari.”

Selain aquathlon, Festival Bahari Raja Ampat ini sangat padat dengan beraneka ragam seperti lomba foto underwater gagasan Polda Papua Barat, kompetisi volley pantai, workshop lingkungan hidup, lomba memasak antar remaja dan terakhir, aquathlon.

Festival Bahari ini berdampingan dengan Festival Gemar Makan Ikan. Ikan bakar menjadi salah satu kuliner andalan Raja Ampat, salah satu destinasi wisata kelas dunia. Lebih dari 50 kg ikan laut segar seperi bandeng putih dan ikan lemak bakar menjadi daya tarik dalam opening caremonial Festival Bahari Raja Ampat 2017.

Selain Festival Gemar Makan Ikan, para peserta masyarakat Raja Ampat siap mempertontonkan perahu tradisional nenek moyang untuk mengarungi lautan. Masyarakat Raja Ampat juga akan mempertontonkan kebiasaan mengonsumsi buah .Pengunjung bisa menikmati makanan khas Papua secara gratis.

Festival Bahari ini praktis memutar roda perekonomian di Raja Ampat. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebutkan, pariwisata cara paling cepat, mudah dan murah, untuk menghasilkan devisa, PDB serta tenaga kerja.

“Sudah betul, Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati menjadikan sektor pariwisata sebagai backbone (tulang punggung) ekonomi daerah ke depan,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar menambahkan, bila ingin sukses 50% kunci berada di CEO comitmen, atau komitmen kepala daerah. Keseriusan dari bupati, wali kota, atau gubernur untuk membangun pariwisata.(*)

Kepala Puskemas Moro Ditahan

0
Diduga korupsi, Kepala Puskesmas Moror dr Ridwan (kiri) beserta bendahara kapitasi Ade Agus Suwarman (AMK (kanan) ditahan, Rabu (18/10). F. Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Kejaksaan Negeri Cabang Moro menahan mantan Kepala Puskesmas Moro dr Ridwan dan bendaharanya Ade Aguswarman, Rabu (18/10) pukul 14.45 WIB. Keduanya dititipkan di Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun. Kedua tersangka digelandang ke Rutan Karimun dengan pengawalan cukup ketat oleh Kacabjari Kundur Filpan F.D Laia bersama jaksa lainya dengan menggunakan jetski dari Moro ke Karimun.

“Penahanan yang kami lakukan sesuai dengan pertimbangan hukum. Yakni khawatir tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Moro Edi Sutomo.

Audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menurut Edi sudah disampaikan secara resmi ke Kejari Moro, dan dinyatakan ada kerugian negara sebesar Rp 466 juta. “Kerugian ini bersumber dari dana kapitasi yang berasal dari BPJS yang ditransfer ke rekening Puskesmas Moro sejak 2015 sampai 2016 yang totalnya Rp 1.234.000.000,” kata Edi.

Dana kapitasi tersebut, katanya, ditransfer oleh BPJS untuk pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setiap bulan selama 2015 dan 2016 sebesar Rp 50 juta sampai Rp 56 juta per bulan.

Modus yang dijalankan oleh kedua tersangka untuk mengambil dana kapitasi ini dengan cara membuat invoice palsu dari Apotek 24 di Batam. Setelah dilakukan pengecekan langsung ke apotek, invoice tersebut ternyata palsu.

“Kami sudah tanya langsung apotek yang ada di SPJ Puskesmas Moro dan pihak apotek menyatakan bahwa dokumen tersebut tidak pernah dikeluarkan dan palsu. Kemudian, kedua tersangka juga membuat nota palsu dan menggunakan cap palsu. Saat ini, dokumen yang berhubungan dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan kedua tersangka sudah kami sita,” jelasnya.

Edi menambahkan, dari hasil pemeriksaan diduga yang paling banyak menikmati uang hasil tidak pidana korupsi ini adalah dr Ridwan. “Dari hasil pemeriksaan kami yang diakui oleh tersangka dr Ridwan memang dia yang paling banyak menikmati. Saat ini uang hasil korupsi tersebut sudah habis,” ungkapnya.

Terkait tempat penahanan kedua tersangka, Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Eri Erawan menyatakan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku setiap tahanan baru akan ditempatkan di kamar adminis dan orientasi.

“Kamarnya Blok C yang di dalamnya ada 20 orang lebih. Untuk berapa lama kedua tersangka korupsi ditempatkan tergantung dari hasil tim asesmen. Termasuk kita juga akan cek medis terhadap keduanya. Yang jelas, kita tidak akan memberikan fasilitas apa-apa. Semua tahanan itu sama,” paparnya. (san)

Bandara Raja Ampat Siap Go International

0

Upaya Kabupaten Raja Ampat untuk memoles bandara Marinda mulai menunjukkan perkembangan positif. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mendapat restu dari Kementerian Perhubungan untuk memperbaiki infrastruktur bandara dan Go International.

Gagasan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk membangun Bandara Marinda telah muncul sejak 2015 lalu. Namun sampai sekarang masih belum terealisasi.

Belakangan, niat mengembangkan Bandara Marinda mulai mendapat lampu hijau setelah Dominggus bertemu dengan Menhub Budi Karya Sumadi untuk menambah panjang lintasan bandara, dua pekan lalu.

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati memang berniat memperpanjang lintasan bandara dari 1.200 meter menjadi 2.500 meter agar pesawat berbadan lebar bisa terbang dan mendarat di Marinda. Bila terealisasi, Bandara Marinda semakin memanjakan turis asing dan domestik untuk mengakses Raja Ampat .

Bandara Marinda diresmikan oleh Menteri Perhubungan E. E. Mangindaan pada 9 Mei 2012. Bandara ini memiliki landasan pacu dengan panjang 1.200 meter dengan lebar 30 meter. Memiliki 1 apron dengan luas 80 meter kali 60 meter dan satu terminal dengan luas 120 meter.

“Perpanjangan lintasan Bandara Marinda sudah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur atas komunikasi intensif dengan Menhub. Bandara Marina bakal menjadi pintu masuk utama turis, terutama turis mancanegara ke Raja Ampat,” papar Abdul Faris.

Selama ini, pembangunan Bandara Marinda masih terkendala teknis, pembebasan lahan. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan meminta Bupati Raja Ampat untuk bergerak cepat, agar pekerjaan konstruksi bisa berjalan.

“Ini menjadi urusan Bupati, saya sudah membuka komunikasi dengan Bapak Menteri,” kata Dominggus di sela-sela peresmian Festival Bahari Raja Ampat, Rabu, (18/10).

Bandara Marinda beroperasi mulai pukul 08.00 WIT hingga 14.00 WIT dengan maskapai Susi Air dan WINGS Air .Sebagai maskapai perintis ke Raja Ampat, Susi Air menggunakan pesawat Cessna Grand Caravan dan terbang sekali dalam sepakan . Namun frekuensi penerbangan Susi Air ke Raja Ampat semakin bertambah seiring permintaan wisatawan lokal dan asing .

Selain Susi Air, WINGS Air meramaikan penerbangan ke Raja Ampat. WINGS Air mulai beroperasi sejak Januari 2017. WINGS Air melayani penerbangan dari Manado-Raja Ampat-Sorong-Manokwari satu kali penerbangan per hari menggunakan pesawat ATR 72-600.

Setelah Susi Air dan WINGS Air melayani rute ke Raja Ampat, penerbangan ke Bandara Marinda semakin ramai. Mulai 21 Oktober pekan depan, Sriwijaya Air Group, Sriwijaya Air dan NAM Air bakal membuka rute penerbangan baru ke Raja Ampat dari kota -kota besar Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang dan Makassar.

Lalu lalang turis asing dan domestik ke dan keberanian maskapai besar membuka rute baru ke Raja Ampat menjadi bukti, Bandara Marinda menjadi infrastruktur vital untuk menunjang kunjungan turis . Wisatawan membutuhkan waktu cukup lama, sekitar 2 jam untuk ke Raja Ampat dari Sorong via jalur laut dengan kapal cepat.

Bagi Menteri Pariwisata, Arief Yahya, bandara memegang peranan penting untuk menggenjot kunjungan wisatawan ke Indonesia.

“Hampir 80% wisman masuk ke Indonesia melalui transportasi udara. Sisanya melalui laut ke Kepri, dan cross-border land, sehingga aksesibilitas udara menjadi key success factor (KSF) bagi pencapaian target kunjungan wisman.(*)

 

Festival Lipuku di Togean, 21 Oktober-11 November

0

Festival Lipuku di Kabupaten Tojo Una-una Kepulauan Togean Sulawesi Tengah siap menyapa wisatawan, 21 Oktober-11 November 2017.

“Silakan datang dan nikmati Togean. Semua sudah siap 100 persen. Festival Lipuku nanti akan menjadi sesuatu yang luar biasa, karena wisatawan akan diperkenalkan keindahan enam pulau dari 40 pulau besar yang sudah bernama di Togean. Dari Pulau Kadidiri, Pangempa Bolilanga, Pulau Taupan, Jellyfish Lake, Kulingkinari, semua bisa diexplore,” ujar Kadispar Kabupaten Tojo Una Una Mario Dg Pawadjoi, Selasa (17/10).

Item kegiatannya banyak yang seru. Dari mulai 11 perlombaan yang mengexplore keindahan budaya dan alam Togean, hingga puncak acara Tour De Central Celebes/TDCC, semua dalam status ready to explore.

Skalanya pun global. “Alam Togean itu sangat indah. Turis-turis asing biasa menyebutnya dengan Raja Ampat mini. Jadi silakan buktikan sendiri dan datang ke Togean 21 Oktober hingga 11 November 2017,” ajak Mario.

Faktanya, Togean memang sangat menarik. Kejernihan airnya tak kalah dari tetangganya Wakatobi. Visibilitynya disebut-sebut mencapai 30 meter. Bawah lautnya? Juga tak kalah dari Raja Ampat yang sudah dinobatkan sebagai the bedt snorkking site 2015 oleh CNN.

“Nama kepulauan Togean di Sulawesi Tengah mungkin tak setenar Wakatobi yang sudah ditetapkan menjadi ’10 Bali Baru’. Tapi keindahannya sangat menakjubkan. Destinasi yang satu ini sangat cocok untuk wisatawan yang ingin berelaksasi,” terang Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata yang didampingi Florida Pardosi, Kabid Promosi Wisata Bahari Kemenpar.

Ucapan Esthy memang tidak berlebihan. Selain hamparan pantai berpasir putih dan lautan biru jernih, travellers juga bisa melihat hutan mangrove yang keren di Togean. Ada sekitar 33 jenis mangrove yang ada di sana. Dari 19 jenis bakau sejati (true mangrove) dan 14 jenis bakau ikutan (associate mangrove), bisa dijumpai di Togean.

Sepanjang mata memandang, travellers bisa melihat rumput pantai yang luas dan menjadi sumber makanan mamalia laut, dugong. Selain itu, masih ada juga gua-gua, sungai hingga air terjun.
Namun, tentunya pemandangan bawah laut yang spektakuler lah yang membuat Kepulauan Togean menjadi incaran para travellers.Maklum, Kepulauan Togean termasuk bagian penting dari segitiga terumbu karang dunia, yaitu Sulawesi, Filipina dan Papua Nugini.

Terumbu karangnya masih sangat sehat dan alami sehingga wisatawan yang datang ke sini tidak akan melewatkan kesempatan untuk menyelam dan menikmati pemandangan tersebut. Keanekaragaman hayati inilah yang membuat Kepulauan Togean ditetapkan sebagai taman nasional sejak 2004 lalu.

“Di Festival Lipuku nanti, wisatawan bisa menikmati 11 kegiatan yang keren. Di antaranya mancing mania, lomba perahu layar, lomba foto dan video drone, lomba kuliner, tour sepeda, jet sky, rally foto, lomba renang, lari maraton, band competition, trail adventure, workshop dan berbagai penampilan kesenian budaya daerah Tojo Una Una,” tambah Esthy.

Dan bagi penikmat kuliner, hidangan sea meals yang lezat, seperti ikan, kepiting, udang dan tiram yang masih segar siap memanjakan lidah para wisatawan.

Menpar Arief Yahya langsung melayangkan emoji tiga jempol. Apalagi, pesona bahari Togean di combine dengan balutan culture dan kuliner yang sangat oke. “Kalau soal wisata bahari, Togean tidak perlu diragukan, silakan hadir di sana jelajahi keindahannya” kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*)

Nama-nama Calon Pejabat Mulai Dibahas

0
Riono. F. Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Kepegawaian, Pendidikan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang dan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sudah mulai membahas nama-nama calon pejabat yang akan menduduki delapan jabatan eselon yang kosong. Nama-nama yang dibahas ini bahkan sudah sekaligus dilekatkan pula dengan jabatan yang bakal diembannya.

Kepala BKPSDM Tanjungpinang, Tengku Dahlan menyebutkan, penyusunan nama-nama beserta jabatannya itu bagian dari permintaan Kemendagri. “Mereka kan maunya by name by job. Jadi akan kami penuhi untuk kemudian diajukan lagi ke Kemendagri agar bisa mendapatkan rekomendas pelantikan tahun ini,” ujar Dahlan, kemarin.

Karena merasa sudah melakukan langkah-langkah yang diminta Kemendagri, Dahlan optimistis rekomendasi pelantikan itu bisa keluar akhir tahun ini. “Makanya kami sudah membahas nama-nama itu dengan Baperjakat. Optimistis bisa dilakukan pelantikan tahun ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemko Tanjungpinang sudah pernah mengajukan izin pelantikan pejabat-pejabat tersebut. Akan tetapi, pihak kementerian meminta bukan secara universal melainkan nama dan jabatan yang pejabat yang akan dimutasi. Akhirnya, pemohon tersebut dikembalikan dan diminta mengirimkan ulang dengan format yang telah diminta oleh Kemendagri.

Sementara itu, Ketua Baperjakat yang juga Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan memang nama-nama tersebut saat ini tengah disusun dan akan segera dibahas dengan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Riono beralasan, beberapa waktu memang pembahasan tersebut molor dikarenakan dirinya sakit.

“Saya tidak sehat kemarin, jadi pembahasan tertunda. Namun akan segera kita lakukan pembahasan bersama Wali Kota,” tutur Riono.

Untuk diketahui, jabatan yang kosong tersebut antara lain, Kepala Bidang Pemerintah, Kepala Bidang Pembangunan, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Kota, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Usaha Mikro, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Sekretaris Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil. (aya)

Sisihkan Waktu, Besok, International Dragon Boat Race 2017 Dihelat di Sei Carang, Tanjungpinang

0
Dragon Boat Race. foto:disparbud tanjungpinang

20 – 22 Oktober 2017 Sei Carang, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) akan dipenuhi dragon boat dari berbagai negara.

Mereka meramaikan Festival Internasional Dragon Boat Race (DBR) 2017 yang juga masuk dalam rangkaian Festival Bahari Kepri (FBK) 2017.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Buralimar mengatakan, lomba Perahu Naga yang juga didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini berkolaborasi dengan pemerintah provinsi Kepri.

Kata Buralimar, tercatat peserta yang mengikuti Dragon Boat Race 2017 nanti sudah mendaftar sebanyak 48 team dengan rincian, 5 tim dari luar negeri, Malaysia dan Singapore.

“Dari luar Provinsi Kepri yaitu Provinsi Riau, Sumatera Barat, Jambi Sumatera Selatan sebanyak 11 dan selebihnya tim dari Se – Provinsi Kepri. Event ini termasuk salah satu kegiatan pariwisata andalan Kota Tanjungpinang ini,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar

International DBR ini, imbuh Buralimar, akan memperebutkan piala bergilir dari Gubernur Kepri. Dan kehadiran peserta dari negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia, dipastikan akan menambah kemeriahan perlombaan bergengsi ini. ”Ini usaha kami untuk juga mensasar Border Tourism di perbatasan ini,” kata Buralimar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Reni Yusnely, menuturkan lomba perahu naga tak menjadi satu-satunya agenda dalam rangkaian FBK 2017 ini.

“Nantinya pun ada lomba kayak, pawai budaya dan mobil hias dan direncanakan total hadiah sebesar Rp 150 juta,” pungkas Reni.

Sementara Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, mengatakan bahwa DBR lahir dari kegiatan tradisi salah satu etnis yang ada di Tanjungpinang, kemudian kegiatan tradisi ini dipoles dan dijadikan sebagai agenda wisata tahunan di Kota Tanjungpinang,” Kini event DBR telah mengikuti standar Internasiona,” kata Lis.

Sudah empat tahun ini, DBR di laksanakan di perairan Sei Carang, pemilihan tempat penyelenggaraan dari pantai Tanjungpinang ke perairan Sei Carang.

“Bukan tidak beralasan, Sei Carang memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan pantai Tanjungpinang, alasan lainnya kita juga bisa memperkenalkan wisata di Sei Carang, dimana Sei Carang ada peninggalan historis dari Kerajaan Melayu masa lalu, yaitu situs Istana Kota Rebah,” ungkapnya.

Lis berharap, dengan diadakannya DBR ini, semoga mampu mempromosikan pariwisata, “Mudah-mudahan melalui event wisata di Sei Carang ini, tidak saja sebagai ajang perlombaan dibidang keolahragaan, tetapi mampu mempromosikan pariwisata kemaritiman yang ada di Kota Tanjungpinang Kepri,” ujar Lis.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan apresiasi terkait pelaksanaan ini. Kata dia, kegiatan ini harus diambil sisi positifnya.

”Kita ambil dari sisi tourism nya, karena event ini merupakan kegiatan pariwisata yang menarik,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, sejumlah event sport tourism yang berlangsung tahun ini antara lain Tour de Singkarak, Tour de Banyuwangi Ijen, Tour de Bintan, Jakarta Marathon, serta Bintan Thriatlon kemudian disusul dengan Thriatlon Ironman 70.3 Bintan akan mendongkrak pariwisata nasional.“Ini langkah yang baik untuk pencapaian target kunjungan 15 ribu wisatawan mancanegara tahun 2017 ini,” pungkasnya. (*)