Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 12864

Tanjungpinang Pos Diverifikasi Faktual

0
Tim verifikasi faktual saat berdialog dengan GM Tanjungpinang Pos M Nur Hakim, Senin (6/11). F. Tanjungpinang Pos untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Tim verifikasi yang diketuai Candra Ibrahim, Saibansyah Dardani, dan Deden Rosanda mendatangi kantor Tanjungpinang Pos, Senin (6/11). Tiga verifikator yang diutus Dewan Pers dan Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) ini disambut hangat General

Manager (GM) Tanjungpinang Pos M Nur Hakim, Manager Keuangan dan SDM Ari Ristanti, dan Wapimred Zakmi Kamsir. Tujuannya untuk melakukan verifikasi faktual.

Suasana verifikasi berlangsung cair. Apalagi Candra selaku ketua rombongan verifikator juga pernah menjabat GM Tanjungpinang Pos selama 3 tahun. Candra menjelaskan, salah satu syarat untuk diverifikasi faktual adalah harus terlebih dahulu lulus verifikasi administrasi di Dewan Pers.

“Setelah lulus, harus mengajukan surat permohonan diverifikasi. Untuk wilayah Kepri, ada tim dari SPS yang ditunjuk Dewan Pers untuk melakukan verifikasi faktual,” jelas Candra.

Verifikator lain Saibansyah Dardani yang juga Sekretaris PWI Kepri dan sebagai pimpinan redaksi batamtoday.com. Verifikator terakhir, Deden Rosanda yang kini menjabat GM Koran Sindo Batam.

Selama verifikasi faktual berlangsung, tim verifikator ini kemudian melihat dokumen dan kelengkapan perusahaan media massa yang dimiliki Tanjungpinang Pos. “Lebih dari 80 persen karyawan di redaksi Tanjungpinang Pos sudah mengantongi sertifikasi wartawan yang dikeluarkan Dewan Pers. Bahkan, empat diantaranya sudah mengantongi sertifikasi utama. Luar biasa,” sanjung Candra.

Setelah memeriksa dokumen perusahaan, ketiga verifikator mengelilingi kantor Tanjungpinang Pos sampai lantai 3. “Semua fasilitas dan perlengkapan, termasuk ruangan rapat akan kami foto satu per satu sebagai bahan laporan kami bahwa kami sudah melakukan verifikasi faktual disini,” ucap Saibansyah.

GM Tanjungpinang Pos, M Nur Hakim berterima kasih atas kedatangan tim. Menurutnya, Tanjungpinang Pos sejak pertama terbit sudah melengkapi dokumen-dokumen perusahaan pers, agar media yang dipimpinnya bisa menjalankan fungsi secara profesional dan proporsional.(cca)

 

Memahami Makna Serangkaian Pernikahan Kahiyang – Bobby

0
Bobby bersama Kahiyang (instagram)

Hari ini, rangkaian pernikahan putri semata wayang Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution digelar. Ada serangkaian upacara adat yang dilakukan.

Kedua mempelai serta Presiden Jokowi dan Ibu Negara, Iriana, bakal menjalani prosesi bleketepe dan midodareni.

Hal ini sebagaimana pernah dilakukan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka.

Prosesi dalam pernikahan adat Jawa ini menjadi simbol sakral dengan sejuta makna. Berikut adalah arti dan filosofi dua prosesi itu sebagaimana JawaPos.com rangkum dari berbagai sumber:

1. Bleketepe

Bleketepe adalah pemasangan daun kelapa yang masih hijau dan dianyam. Bleketepe memiliki makna perwujudan simbol kesucian para dewa di kahyangan yang dinamakan Bale Katapi.

Sedangkan Bale mempunyai arti tempat, kemudian Katapi mempunyai makna membersihkan dan serta memilahkan kotoran-kotoran untuk kemudian di buang.

Siapapun yang diundang dan juga masuk dikelilingi Bleketepe serta mengikuti upacara yang dilaksanakan tersebut maka akan bersih lahir batin.

Sehingga harapannya semua yang terlibat di dalam upacara perkawinan memancarkan nur atau cahaya, yang disimbolkan dengan adanya pemasangan janur ataupun daun kelapa muda di area upacara pernikahan tersebut.

Pemasangan Bleketepe ini dimaksudkan untuk tolak bala dari marabahaya. Bleketepe ini dilakukan oleh orang tua pengantin pada awal pemasangan Tarub.

2. Midodareni

Adalah salah satu rangkaian prosesi adat Jawa di malam hari. Pada malam itu pengantin pria datang ke rumah pengantin putri atau disebut dengan ‘Njonggol’ atau menampakkan diri.

Menurut pernikahan adat jawa, Midodareni adalah sebuah prosesi menjelang acara panggih dan akad nikah.

Midodareni sendiri berasal dari kata widodari yang dalam bahasa Jawa bermakna bidadari.
Sehingga dipercaya pada malam nanti para bidadari dari khayangan turun ke bumi dan mempercantik Kahiyang Ayu sebagai calon mempelai.

Berbagai tahapan midodareni juga terdiri dari banyak prosesi. Berikut penjelasannya:

– Jonggolan

Jonggolan adalah sowannya calon mempelai pria ke rumah calon mempelai wanita untuk bertemu dengan orang tua dari calon mempelai perempuan yang kelak akan menjadi mertuanya.

Prosesi ini akan dilakukam Bobby Nasution sebagai simbol kemantapan hati untuk menikahi Kahiyang Ayu.

– Tantingan

Setelah calon pengantin pria datang menunjukkan kemantapan hatinya dan diterima niatnya oleh keluarga calon pengantin perempuan, maka pada malam midodareni calon pengantin perempuan hanya diperbolehkan berada di dalam kamar pengantin.

– Pembacaan dan Penyerahan Catur Wedha

Pembacaan catur wedha adalah pembacaan empat wejangan untuk mengarungi rumah tangga yang dibacakan oleh ayah dan ibu mempelai wanita, kepada calon mempelai pria.

– Wilujengan Majemukan

Acara midodareni ditutup dengan acara Wilujengan Majemukan yaitu acara bertemunya kedua orang tua calon pengantin, yang bermakna kerelaan keduanya untuk saling berbesanan.

Sebagai simbol dengan menyerahkan angsul-angsul atau oleh-oleh berupa makanan untuk dibawa pulang kepada keluarga calon mempelai pria. (ika/JPC)

International Musi Triboatton Digelar

0

International Musi Triboatton (IMT) 2017 digelar pada tanggal 7-11 November 2017.

Sungai Musi di Sumatera Selatan kembali menjadi tuan rumah perhelatan sport tourism bertema petualangan aquatik ini.

Sebanyak 268 peserta dari 19 tim siap menjajal arus kuat sungai Musi sejauh 500 KM. Sejumlah negara dari China, Kanada, Perancis, Jordania, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam serta Filipina ambil bagian dalam sport tourism ini.

Peserta dalam negeri juga meramaikan event tahunan ini . Sepuluh tim lokal beradu cepat di ajang ini . Mereka berasal dari Sumatera Barat, Jawa Timur, Bangka Belitung, Jambi, Riau, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Selatan I dan Sumatera Selatan II .

IMT 2017 ini berlangsung sebanyak lima etape dan akan melewati empat kabupaten dan satu kota menjadi tuan rumah. Bukan cuma mengarungi Sungai Musi, gelaran kuliner dan budaya meramaikan ajang tahunan di Sumsel.

IMT 2017 merupakan perpadua wisata petualangan penyusuran sungai dengan lomba dayung variatif menggunakan tiga jenis perahu (boat); river boat, kayak dan traditional boat racing (TBR), dan Perahu Induk dari hulu ke hilir sepanjang 500 kilometer dengan lintasan berarus deras (white water) dan berarus tenang (flat water).

Ajang ini mengambil rute melebar dari Lubuk Linggau sampai Kota Palembang. Lokasi start etape pertama di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang, kemudian ke Desa Ulak Mengkudu di Lapangan SDN 14 Empat Lawang sebagai lokasi estafet peserta dengan finish di Jembatan Kuning, Tebing Tinggi untuk etape pertama.

Lomba berlanjut ke etape kedua di Desa Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas, kemudian. Etape ketiga di Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, etape ke-4 di Dermaga Pangumbuk Kabupaten Banyuasin serta etape kelima, di mana finsih peserta di Benteng Kuto Besak. Kota Pempek, Pelembang menjadi lokasi penutupan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Buatan Ni Putu Gayatri di Jakarta, Senin, (6/11) ini sekaligus menjual budaya dan pariwisata di masing-masing etape .

“Event sport tourism ini sudah kali ke-6 diselenggarakan ini akan memperkenalkan keanekaragaman seni dan budaya dari masing-masing Kabupaten/Kota. Serta memberikan sarana hiburan dan rekreasi kepada masyarakat Sumsel, maupun wisatawan domestik dan mancanegara, terutama pecinta olahraga,” ujar Esthy.

IMT 2017 sekaligus sebagai pemanasan Kota Palembang menyambut penyelenggaran Asian Games 2018. Karena itu, menurut Gayatri, promosi di Sumsel harus gencar, bauk media ruang, baik cetak elektronik sampai ke luar negeri. “Kegiatan International Musi Triboatton 2017 masuk dalam pemutaran TVC H-7 di TV nasional dan internasional,” ujar Gayatri.

Seirama dengan jajaran Deputi, Menpar Arief Yahya mengapesiasi gelaran IMT di tahun ke-6 ini agar dan semakin populer . Melalui kegiatan ini, Menpar berharap, Sungai Musi bisa menjadi destinasi wisata minat khusus untuk mendukung program dan branding Wonderful Indonesia.

“Melalui event sport tourism merupakan cara efektif untuk mempromosikan potensi pariwisata Sumsel ke mancanegara sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan karena event seperti ini memberikan direct impact dan media value tinggi,” kata Menpar Arief Yahya.(*)

Bintan Moon Run 2017 Didominasi Pelari Kenya

0
Para peserta berlari di event Bintan Moon Run 2017 yang
digelar di Lagoi Bay, kawasan pariwisata terpadu Lagoi, Sabtu (4/11)
malam lalu.

Pelari Marathon dari Negara Kenya mendominasi Bintan Moon Run 2017.

Bertempat di Lagoi Bay, Bintan, Kepulauan Riau, Indonesia, mereka menyapu bersih gelar juara lomba lari 10 Km yang digelar 4 November 2017.

Di bagian putra, Belet Joshua Kiplagat menjadi yang tercepat dengan waktu 30 menit, 33 detik. Disusul dua rekan negaranya, Maritm Thomas Kipkorir (30:36:770) dan Stephen Mugambi (31:22:750)

Sedangkan atlet wanita tercepat adalah Cynthia Chelangat Towett dengan waktu 37 menit dan 22 detik. Pelari Putri dari Belgia, Vanja Cnops mencuri satu tempat di posisi kedua (38:50:400) dan posisi ketiga direbut pelari putri Kenya lainnya, Serem Valentine Jepkemoi (40:45:270)

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nuantara Esthy Reko Astuti yang juga didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Alam Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar Hendry Noviardi mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia maupun para peserta yang ikut dan menikmati keindahan Lagoi tersebut.

“Selamat bagi para pemenang. Terima kasih dan selamat menikmati keindahan di Lagoi Bintan, perlombaan ini membuktikan bahwa Lagoi Bintan berhasil menggelar ajang sport tourism berskala internasional yang mendatangkan banyak turis mancanegara,” kata Esthy yang juga diamini Hendri Noviardi.

Untuk Bintan, ini merupakan sukses besar yang patut diacungi jempol. Pasalnya, destinasi yang juga masuk ke dalam wilayah destinasi Crossborder tanah air ini sukses menjadi tuan rumah yang baik. Kemasan acara pertandingan pun menarik dan unik.

Lomba digelar di malam hari dalam suasana terang bulan. Pesertanya menembus angka 100 orang. Dari angka itu, 300 peserta di antaranya adalah wisman. Mereka berasal dari 34 negera yang didominasi peserta dari Singapura dan Kenya.

Kesemuanya berlomba dalam tiga kategori, yaitu 10 Km Competitive, 2.5 Km Sarong Run dan 1.2 Km Parent dan Child Run. Competitive Run jarak 10 km diperuntukkan bagi atlet dari semua tingkatan baik untuk pemula maupun yang sudah berpengalaman.

Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaki Prawira mengatakan, suksesnya sport tourism level internasional ini menunjukkan bahwa popularitas Bintan Moon Run yang digelar keduakalinya ini sudah dikenal luas.

“Bintan Moon Run ini potensinya dahsyat. Bisa menciptakan image bahwa Bintan destinasi yang lengkap dan cocok untuk didatangi bersama keluarga besar baik bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara,” ujar Luki Zaki Prawira yang juga diamini oleh General Manager Bintan Resorts Cakrawala, Abdul Wahab.

Lebih lanjut Luki mengatakan Bintan memiliki berbagai syarat yang harus dimiliki satu destinasi. Mulai dari aksesibilitas, amenitas juga atraksi. Bahkan semua unsur tersebut di Bintan telah berstandar dunia dengan keragaman yang dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan.

“Destinasi kita sangat lengkap, bahkan di Bintan punya kolam renang yang ada hanya di Bintan. Kita juga punya lapangan golf, kita punya resort yang lengkap. Jika Anda membawa keluarga, sudah pasti akan tertampung di sini dan semua happy dengan alam yang asli dan tidak dimilliki negara lain,” ujar Luki yang diamini Wahab.

Bagi Menpar Arief Yahya, menjaring wisman di border area via sport tourism, dianggapnya sudah sangat tepat. Apalagi, promosinya langsung mengarah ke Singapura dan Malaysia, dua negara yang ditinggali banyak ekspatriat dan permanent resident.

“Bintan ini adalah pintu masuk yang sangat ‘seksi’ untuk wisatawan Singapura maupun Malaysia. Kita harus menjaganya dengan berbagai macam atraksi agar wisatawan nyaman ke Bintan,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya. (*)

288 Golfer Mancanegara Main Golf di Bintan

0
ilustrasi

Turnamen Golf President Cup 2017 diikuti 288 golfer dari Singapura.

Semuanya mengaku happy saat berkompetisi di Bintan Lagoon Resort (BLR), 4-5 November 2017.

“Tidak salah kalau Bintan sudah dianggap sebagai surga bagi golfer. Variasi landscape golf coursenya sangat oke. Pemandangannya mulai dari pegunungan, sawah, hutan, pantai, sampai di dalam kota, semua ada,” ungkap Dusep Mulya, Kepala Bidang Pameran Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin (6/11).

Bintan Lagoon Resort memang memiliki lapangan golf yang terkenal di dunia. Dua desainer golf ternama di dunia, Jack Nicklaus Sea View dan Ian Baker-Finch Woodlands Golf, masing masing merancang satu lapangan golf di BLR.

Kedua lapangan golf tersebut sangat istimewa. The Jack Nicklaus Sea View Course menawarkan keindahan bentang laut yang luas. Sedangkan The Ian Baker-Finch Woodlands Course merupakan lapangan golf dengan pemandangan hutan yang dipenuhi dengan pepohonan rindang.

Di Bintan sendiri, selain Bintan Lagoon Golf Club, juga ada Bintan Golf Cup dan Laguna Bintan Golf Club yang juga banyak diburu penggemar golf Negeri Singa Putih. ” Wisata golf bukanlah wisata dengan segmen pasar yang besar. Namun daya beli mereka cukup tinggi. Inilah yang kita kejar sekarang apalagi Kepri memiliki lapangan-lapangan golf terbaik,” ungkap Dusep.

Potensi sumbangan devisa dari wisata golf pun diharapkan ikut terkatrol naik. Maklum, wisman golf terkenal sangat royal membelanjakan uangnya. Per harinya, golfer-golfer mancanegara umumnya menghabiskan 5.000–6.000 dollar AS dalam satu kunjungan ke Indonesia. Spent money-nya enam kali lipat dari wisman biasa.

“Kalau yang datang 288 orang ditambah dengan membawa 2-3 orang keluarga masing-masing, ya tinggal dikali saja. Betapa besar potensi pendapatan wisata golf ini,” tambahnya.

Luki Zairman Prawira Kepala Dinas Pariwisata Bintan juga ikut mengamini. Bagi Luki, para golfers memang menjadi target pasar BLR, selain segmen keluarga dan MICE (meetings, incentives, conference & exhibition). “Turnamen Golf President Cup ini menjadi salah satu strategi menangkap pasar tersebut. Dan sekarang, angkanya ini meningkat dari penyelenggaraan tahun lalu dengan 145 peserta,” ungkap Luki.

Luki juga optimis even sportoursm khususnya golf ini akan menyumbang 25% dari total okupansi hotel. “Saat akhir pekan, tingkat okupansi mencapai 80% hingga 100%, di mana lebih banyak leisure activity. Sementara di weekday lebih banyak corporate activity,” ungkapnya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan turnamen golf ini bila digarap serius maka pertumbuhan wisman di Batam-Bintan bisa meningkat. Ia pun terus mengajak industri untuk memaksimalkan peluang ini.

“Karena saat ini bukan yang besar makan yang kecil, tapi yang cepat makan yang lambat. Industri harus mau berinovasi, memodifikasi dalam melihat peluang pasar. Turnamen golf ini merupakan jurus ampuh dalam menjaring wisatawan,” jelas Menpar Arief. (*)

 

Andalan Indonesia Dipasarkan di WTM London 2017

0

Wonderful Indonesia kembali memamerkan wisata kelas dunianya di WTM London, 6-8 November 2017. Dari mulai Borobudur, Bali, Komodo, Danau Toba, serta Raja Ampat, ikut dipasarkan di bursa pariwisata terbesar kedua di dunia tersebut.

Di WTM London, Wonderful Indonesia memang tak ingin tampil seadanya. Semua kekuatan dikerahkan. Semua seller raksasa ikut diboyong. Semuanya fokus menjual destinasi kelas dunia di jantung London Royal Docks, gedung Excel London yang berada di tepian Sungai Thames.

“Hampir semua industri besar pariwisata di semua negara yang concern di tourism selalu tampil WTM London. Itu sebabnya kita all out di sana,” kata Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana, Minggu (5/11).

Homebase paviliun Wonderful Indonesia langsung disulap dengan desain elegan. Dan Kapal Phinisi kembali dijadikan ikon. “Semua sudah dipersiapkan dengan optimal,” tambahnya.

Dari waktu ke waktu, desain booth Wonderful Indonesia di berbagai pameran berskala global memang selalu menggunakan replika kapal phinisi. Pilihannya dirasa sangat pas lantaran design kapalnya sangat eye cathing. Runcing di depan dan tumpul di belakang dengan dihiasi beberapa tiang yang tinggi menjulang. Tampilannya pun gampang diingat.

“Phinisi itu sudah mendunia. Pelaut-pelaut Bugis sudah menjelajah dunia dengan Phinisi. Dari Asia, Afrika, Australia, Amerika, Eropa pernah dijelajahi pelaut kita dengan phinisi. Ini sangat mewakili identitas Indonesia. Karena itu kami konsisten menggunakan desain ini di semua travel market besar dunia,” jelas Pitana yang ikut diamini Asdep Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Kemenpar Nia Niscaya.

Identitas sebagai bangsa maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia juga terwakilkan dengan tampilan Kapal Phinisi. Sangat pas dengan visi Presiden Jokowi yang menampatkan maritim sebagai satu dari lima prioritas pembangunan.

Bila ditarik ke pariwisata, kapal phinisi juga sangat nyambung. Tengok saja sepuluh destinasi prioritas yang bakal disulap menjadi 10 Bali Baru. Tujuh di antaranya adalah wisata bahari. Daya pikatnya adalah maritim.

“Pesannya jelas. Kami ingin menyampaikan bahwa Indonesia adalah destinasi wisata kelas dunia. Tentunya destinasi yang benar-benar Wonderful Indonesia,” timpal Nia Niscaya.

Nah, di London nanti, Wonderful Indonesia ikut menggandeng 50 pelaku industri pariwisata ternama. Semua bakal berjejer rapi di Paviliun Indonesia yang terletak di Hall AS900. “Dalam Paviliun, juga akan dipasang big screen LED yang memutar TVC Wonderful Indonesia. Salah satunya Video promosi pariwisata Indonesia yang juara dalam kompetisi UNWTO Video Competition 2017,” ujarnya

Selain itu, tambah Nia, Paviliun juga menampilkan Rumah Adat Sumba Uma Mbatangu. Uma Mbatangu berarti rumah menara. “Ini presentasi dan bagian promosi mempopulerkan Nihiwatu Resort di Pulau Sumba kepada turis Inggris. Inilah hotel terbaik di dunia dua tahun berturut-turut versi majalah Travel+Leisure,” tambahnya.

Yang perlu dicatat, turis Inggris memang sampai saat ini masih yang penyumbang terbesar turis Eropa ke Indonesia. Menurut data Kemenpar, jumlah wisatawan asal Uni Eropa yang berkunjung ke Indonesia sepanjang tahun lalu mencapai 1 juta orang. Inggris menyumbang 328.882 wisman ke Indonesia. Angka tersebut meningkat 21,9 persen dari tahun 2015 yang berjumlah 269.798 wisman.

“Dan hingga Agustus 2017, tercatat 244.638 turis Inggris berkunjung ke Indonesia. Ini menunjukkan 63,71 persen dari target kunjungan wisman Inggris. Kita harapkan hingga akhir tahun ini, target 384.000 turis Inggris bisa tercapai,” urainya.

Menpar Arief Yahya pun terlihat sangat setuju untuk menggeber pasar Inggris. Strateginya bahkan dipastikan tidak berhenti di WTM London.

“Kita juga memiliki program promosi lainnya, seperti promosi media ruang dengan branding logo Wonderful Indonesia pada London Cab,” kata Menpar Arief Yahya.

Yang pasti, kata Arief Yahya, Wonderful Indonesia akan semakin berkibar menjadi top of mind di jagat pariwisata dunia. “Apa yang tidak mungkin? Kita punya potensi, kita punya kemauan, dan kita harus punya kemampuan untuk menuju ke sana!” tegas Arief Yahya. (*)

 

Jogja International Heritage Festival 2017 Diramaikan oleh 1000 Dalang Cilik

0

Macam mana 1000 dalang cilik memainkan wayang?!

Segera langkahkan kaki ke Jogjakarta.

Ada Jogja International Heritage Festival (JIHF) 2017 yang bisa dinikmati di sana. Dan rangkaian acaranya, bisa disaksikan,5-11 November 2017.

“Ajang ini digelar untuk memperingati Hari Wayang Internasional yang jatuh pada 7 November 2017. Di sini kami ingin mengangkat Wayang sebagai salah satu warisan budaya dunia. Ini sekaligus implementasi Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage 2002,” ujar Umar Priyono, Kepala Dinas Kebudayaan Jogjakarta, Minggu (5/11).

Rangkaian kegiatan JIHF ini di antaranya bakal menghadirkan acara mendalang bersama. Setidaknya ada 1000 dalang bocah yang melibatkan siswa SD dan SMP se-DIY. Dan even tak biasa ini akan dipusatkan di sepanjang Jalan Margautama.

” Temanya Gelar Sanding Dalang 1000 Bocah. Rangkaian acara dilanjutkan dengan perayaan ulang tahun penetapan wayang sebagai warisan budaya dunia. Ini sekaligus mempresentasikan wayang sebagai produk tradisi, kontemporer dan populer,” terang Umar.

Lanjut Umar, selain mendalang bersama, selama rangkaian JIHF juga akan dipentaskan juga mencakup pelestarian nilai-nilai luhur wayang ini akan berupa beberapa bentuk kegiatan, seperti malam perayaan ulang tahun penetapan wayang sebagai warisan budaya dunia

“Juga ada workshop nilai wayang yang akan memperkenalkan nilai kemahiran tradisional melalui tatah sungging dan pembuatan wayang sodo untuk pelajar DIY,” terang Umar.

Umar menambahkan, dua kegiatan lain juga digelar. Yang pertama, seminar internasional yang mengusung tema “menghidupi wayang di abad 21.” “Satunya lagi pameran keberagaman wayang yang menyajikan beragam wayang kulit dari klasik hingga kontemporer. Saya yakin ini akan menambah keseruan festival,” ungkapnya.

Bagi Menpar Arief Yahya, pertunjukan yang unik seperti wayang yang dimainkan 1000 Dalang Bocah dapat dibarengi dengan koneksitas pada industri kreatif dan pariwisata. Apalagi, wayang sudah dikenal dunia.

“Even ini dapat menginspirasi para seniman bereksplorasi dalam karyanya. Ini juga bisa menunjang industri ekonomi kreatif. Dan jangan lupa, wayang juga bisa dibeli wisatawan untuk koleksi,” kata Menpar Arief Yahya.

Arief Yahya menambahkan. kreativitas wayang yang dimainkan 1000 dalang bocah itu cukup menarik buat siapa saja, termasuk wisatawan asing. “Saya yakin JIHF pasti akan sangat ramai didatangi turis, yang akan memberikan dampak yang sangat positif untuk dunia luar. Setelah acara ini, pasti mereka akan mengenang Jogjakarta dengan wayangnya dan kembali ke sana,” ujarnya. (*)

Da’wah Tayang di TV Kabel Eropa

0

Distributor film dari Italia, Merlino Distribuzinone berniat memasarkan Film Da’wah ke sejumlah bioskop dan jaringan TV kabel di negara-negara Eropa.

Da’wah, sebuah film yang menggambarkan kehidupan Islam sebenarnya di Indonesia yang penuh kedamaian dan toleransi menarik perhatian distributor yang berpusat di Roma ini. Merlino yang diwakili Demonico Gentili, Senin (7/11) langsung mengajukan kontrak dengan Kaia Film yang diwakili Sapta Nirwandar.

Film dokumenter berdurasi 60 menit ini akan membuka mata publik di Eropa tentang gambaran Islam yang sebenarnya, termasuk nilai-nilai Islam yang inspirasional.

Ide film ini berasal dari Sutradara asal Italia yang beragama Katholik, Italo Spinelli. Spinellii menemukan Islam tidak seperti yang digambarkan dalam stereotipe oleh sejumlah kalangan. Islam digambarkan sebagai agama yang penuh kebencian, kekerasan dan teror. Di Indonesia, Spinellii menemukan dan mengalami Islam sebagai gambaran nyata rahmatan lil alamin, kebaikan bagi alam semesta dari sebuah pesantren yang berlokasi di Pesantren Dalwa, di Bangil, Pasuruan Jawa Timur Pesantren dengan 2.700 santri berusia 6-18 tahun.

Spinelli merekam gambaran-gambaran nyata dari keseharian para santri yang diwakili tokoh bernama Rafli remaja keturunan Jerman, M Hasan Masduqi, Muhammad Shofi dan Ahmad Yazid, santri dari Pasuruan.

Dalam kesederhaan dan ketulusan para santri mendapat didikan dari seorang ustaz tentang dakwah seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Spinelli merekam detail keseharian sekolah, belajar Al Quran dan bahasa Arab dan mata pelajaran lain, bangun pagi, antre untuk shalat Subuh mengikuti ceramah dan senam pagi ala pesantren hingga apa yang mereka lakukan sebelum pulang ke rumah untuk liburan di bulan Ramadhan.

Sapta mensyukuri respons positif publik Eropa. Baginya masyarakat Internasional perlu keseimbangan informasi tentang Islam yang damai, sejuk dan menyenangkan.

“Film Dakwah memberikan keseimbangan informasi kepada masyarakat Internasional tentang Islam yang damai, sejuk dan menyenangkan,” ujar Sapta Nirwandar, Produser Film Dakwah yang juga Chairman Halal Lifestyle Center dan mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia ini. (*)

Sultan Mahmud Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

0
F. Dok Dinsos Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Meskipun pernah kandas untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional tahun 2014 lalu. Nama Sultan Mahmud Riayat Syah III sudah diputuskan oleh Dewan Gelar dan Tanda Jasa Nasional sebagai Pahlawan Nasional tahun 2017 ini. Predikat tersebut tidak akan pernah terwujud tanpa adanya sinergi yang baik antara Pemprov Kepri dengan Tim Pengkaji Peneliti Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Kepri dan zuriat Sultan Mahmud.

“Alhamdulillah usaha yang kita lakukan di kabulkan oleh Allah SWT. Tentu, terwujud atas doa dan dukungan masyarakat Kepri,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kepri, Doli Boniara, Senin (6/11) di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.

Diakui Doli, tanpa ada kerja keras bersama, gelar yang sangat prestise bagi Kepri ini, tidak akan pernah bisa diraih. Menurut Doli, kegagalan yang lalu menjadi motivasi untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Ia berharap dengan adanya gelar ini, bisa menjadi spirit bagi daerah ini untuk memberikan yang terbaik dalam membangun Kepri. Apalagi Sultan Mahmud Riayat Syah III adalah Pahlawan Perang Grilya Laut.

“Secara resmi gelar tersebut akan diterima zuriat Sultan Mahmud bersama dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun pada 9 November nanti,” papar Doli.

Pada tanggal 8 November akan dilakukan gladi bersih untuk persiapan upacara penerimaan gelar tersebut. Kemudian pada 11 November akan dilakukan penyambutan secara adat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri di Bandara Raja Haji Fisabilliah (RHF) Tanjungpinang. Setelah itu akan dilakukan arak-arakan dari bandara sampai ke Gedung Daerah.

“Gubernur ada keinginan, gelar perdana ini harus disemarakan dengan pesta rakyat,” jelas Doli.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga tersebut mengatakan, sebenarnya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bidang Pemberdayaan Sosial, Kemensos yang membidani masalah gelar dan tanda jasa. Hanya saja ada kekhwatiran, takut pergeseran, makanya masih menunggu kepastian dari Istina Negara.

“Gubernur juga akan mengundang Bupati dan Walikota se Kepri untuk acara penyambutan nanti. Karena gelar pahlawan nasional ini adalah milik masyarakat Kepri,” tutup Doli.

Seperti diketahui, Sultan MahmudShah III merupakan sultan Johor-Riau-Lingga ke-16 pada 1761-1812 Masihi. Menurut sejarah, Raja Mahmud masih berusia setahun ketika dinobatkan sebagai Sultanmenggantikan Sultan Ahmad Riayat Shah (Marhum Tengah) yang mangkat pada tahun 1761, dengan gelaran Sultan Mahmud Syah III.(jpg)

RSAL Raih Akreditasi Bintang Lima

0
Trauma Centre, salah satu fasilitas Rumah Sakit Angkatan Laut dr. Midiyato Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Midiyato Tanjungpinang telah meraih hasil Lulus Tingkat Paripurna atau Bintang Lima dalam Survey Akreditasi yang dilaksanakan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada September tahun 2017 lalu.

Kepala RSAL Dr. Midiyato Tanjungpinang Kolonel Laut (K) dr. Ahmad Samsulhadi mengatakan bahwa Terakreditasinya Rumah Sakit adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh KARS terhadap Tata Kelola Rumah Sakit, dinyatakan telah memenuhi standar yang ditetapkan Versi 2012.

Untuk mencapai tingkat Paripurna, rumah sakit harus lulus penilaian pada 15 kelompok kerja (Pokja) dengan nilai tiap-tiap Pokja minimal 80 poin. Penilaian terhadap Tata Kelola Rumah Sakit tersebut meliputi tiga bidang, yaitu Manajemen terdiri dari lima Pokja, Medis lima Pokja dan Keperawatan lima Pokja.

Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit dengan pelayanan yang mengadopsi pada standar nasional yang memberikan jaminan keselamatan pada pasien dalam semua bentuk pelayanan kesehatan baik untuk TNI dan keluarga maupun pada masyarakat umum.

“Ini berarti RSAL telah memberikan pelayanan sesuai standar yang ditentukan sehingga dapat memberikan pelayanan medik prima yang berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan pasien demi menciptakan kepuasan bagi masyarakat,” jelas Samsul, Senin (6/10).

Samsul mengatakan, kedepannya mutu pelayanan RSAL tidak boleh berkurang dan harus meningkat serta terus berkomitmen memberikan pelayanan yang baik kepada pasien. “Paripurna harus disejalankan dengan peningkatan budaya kerja yang baik sehingga masyarakat puas dengan pelayanan RSAL,” pungkasnya.

Selain telah meraih tingkat paripurna, RSAL terus melengkapi dan memperbaharui fasilitas terbaik untuk pelayanan kepada pasien seperti fasilitas pelayanan penunjang, Trauma Centre dan fasilitas unggulan seperti Unit Bedah Lengkap, CT SCAN 64 Slices, ICU, C-ARM, X-Ray, NICU dan fasilitas terbaru seperti Chamber Hyper Baric.

Chamber Hyper Baric menjadi bagian pengobatan yang menggabungkan oksigen murni untuk memperbanyak dan meningkatkan asupan oksigen ke dalam jaringan tubuh manusia dan untuk menangani beberapa penyakit.

“Alat tersebut berfungsi dan diperlukan untuk menangani stroke, luka bakar, luka pada kencing manis, patah tulang dan penyakit akibat penyelaman atau dekompresi,” jelas Kadep KIA Letkol Laut (K) dr. Danandjaja.

Seiring perkembangannya, alat tersebut juga berfungsi untuk meningkatkan kebugaran pada tubuh, mengencangkan kulit, dan menjadikan tubuh menjadi lebih sehat. “Dengan alat ini (Chamber Hyper Baric, red) keadaan tubuh menjadi bugar karena telah diasupi oksigen murni 100 persen,” pungkasnya. (odi)