Minggu, 3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12885

6.960 Ponsel Ditinggal di Hutan

0
Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo (tengah), saat ekspose tangkapan ribuan ponsel xiaomi di Dermaga Lanal Batam, Batuampar, Rabu (8/11). Ribuan ponsel ini diamnakan di hutan Belakangpadang. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Lanal Batam mengamankan satu unit speed boad yang membawa 6.960 ponsel merek Xiaomi dari Jurong, Singapura di Perairan Pulau Labun Belakangpadang, Selasa (7/11) lalu. Ribuan ponsel tersebut diduga masuk ke Batam secara ilegal.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Batam Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo mengatakan penangkapan ini bermula dari adanya informasi bahwa akan ada kapal speed boad yang membawa ribuan ponsel dari Jurong, Singapura menuju ke Indonesia.

“Dari informasi itu, kemudian tim WFQR menindak lanjuti informasi itu dan melakukan pencarian terhadao kapal yang dimaksud,” ujar Ivong, Rabu (8/11) siang.

Sekitar pukul 17.57 WIB, Tim WFQR Lanal Batam menemukan satu buah kapal cepat yang kandas di Pulau Labun, Kecamatan Belakang Padang, Batam. Namun saat itu kondisi kapal kosong. Tak satu pun muatan dan awak kapal di sekitar kapal itu.

“Ternyata dia mencari jalan lain untuk menghindari petugas. Saat ditemukan kapal itu dalam keadaan kosong dan Tim WFQR tidak menyerah dan melakukan penyisiran ke dalam hutan,” jelasnya.

Penyisiran itu pun akhirnya membuahkan hasil, Tim WFQR berhasil menemukan 348 kotak berisikan ponsel yang setiap kotaknya terdapat 20 unit ponsel. Sellanjutnya, barang hasil temuan itu dibawa ke Lanal Batam untuk selanjutnya diserahkan kepada instansi terkait.

“Siapa orang pemilik dari handphone ini belum kami temukan dan saat ini kami masih mencari tahu siapa pemilik dari 6.960 handphone ini,” tuturnya.

Ivong menambahkan, modus penyelundupan ponsel ini hampir sama dengan modus penyelundupan narkoba. Menurutnya, penyelundupan ponsel menggunakan sistem terputus, yang mana barang tersebut ditinggalkan di suatu tempat dan selanjutnya akan diambil oleh orang lain.

“Ribuan ponsel ini ditaksir senilai Rp 7 Miliar dengan kerugian negara kurang lebih Rp 2,5 Miliar. Untuk selanjutnya, ponsel ini akan kita serahkan kepada pihak yang berwenang,” imbuhnya. (cr1)

Tak Lolos Verifikasi, Mantan Kades Ngamuk

0
ilustrasi

batampos.co.id – Mantan Kepala Desa Lingai Edy Gius ngamuk di balai desa, Selasa (7/11) lalu. Dia membanting sejumlah kursi plastik hingga rusak. Dia juga menerjang kaca jendela balai pertemuan masyarakat desa hingga pecah. Pecahan kaca jendela pun berserakan di halaman balai desa.

Kemarahan Edy bermula karena dirinya dinyatakan tidak lolos verifikasi berkas dan dinyatakan tidak lolos menjadi bakal calon kepala desa pada pilkades akhir tahun ini. Menurutnya ada calon lain yang seharusnya tidak lolos justru diloloskan oleh panitia. Dalam keadaan emosi memuncak, dirinya terus mengeluarkan kata-kata kasar.

Edy Gius dinyatakan gagal karena dirinya lambat dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan. Dari informasi yang berhasil dihimpun, Edy baru menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pada 4 Oktober silam.

Padahal sebagai mantan kepala desa, untuk kembali mendaftar sebagai calon kepala desa dia harus menyampaikan LPJ masa akhir jabatan selambat-lambatnya 6 bulan setelah masa jabatannya berakhir. Masa jabatan Edy telah berakhir pada Februari 2017, berdasarkan Perbup nomor 32 tahun 2017 tentang pemilihan kepala desa. Seharusnya dia menyampaikan LPJ paling lambat Agustus 2017. Edy mengitari balai pertemuan dimana pleno yang dipimpin oleh ketua panitia, Sudarti tengah berjalan.

“Mana keadilan. Seharusnya semua bisa diloloskan sedangkan saya terhambat hanya karena bukan syarat yang mutlak yang tidak bisa dilengkapi. Sedangkan calon lain itu syarat mutlak tidak dapat dilengkapi, tapi kenapa justru lolos,” teriaknya.

Amukan Edy ini langsung memberhentikan pleno karena situasi semakin memanas dan tidak kondusif. “Ini sudah tidak adil, ada yang tak lengkap administrasi tapi tetap dilaksanakan pleno,” kata Edy Gius dengan nada marah.

Terpisah Sekretaris Kecamatan Siantan Selatan Azhar saat dikonfirmasi mengatakan, usai pulang dari Desa Lingai Selasa (7/11) malam, dia langsung menghadap Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas. “Dari hasil konsultasi, Bupati menyarankan untuk ditunda,” ungkapnya.

Terkait perusakan balai pertemuan masyarakat, Bupati memerintahkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) membuat surat tertulis kepada Edy Gius untuk memperbaki kursi dan jendela yang dirusaknya. “Apabila tidak diperbaiki, akan dilaporkan ke Polsek Siantan,” paparnya.

Mengenai calon Kades Lingai, Azhar mengatakan, dari tiga calon kades yang mengajukan, yang berkasnya lengkap hanya Sahtiar. Dua calon lainnya dinyatakan tidak lengkap. Bakal calon atas nama Afrizal dinyatakan tidak lengkap administrasi, karena tidak ada surat keterangan tempat atau domisili yang dikeluarkan kepala desa. Bakal calon lainnya Edi Gius tidak dapat menyampaikan LPJ tepat waktu. “Pilkades kemungkinan akan dilaksanakan pada pemilihan Pillkades serentak periode berikutnya,” ungkapnya lagi.

Azhar juga menyayangkan tindakan tak bijaksana seorang pemimpin, yang mengorbankan kepentingan masyarakat Desa Lingai. “Sayang sekali hanya Desa Lingai yang tidak bisa menggelar Pilkades, jadi tetap akan dipimpin oleh Pjs sampai Pilkades dilaksanakan,” jelasnya.

Sepeti diketahui KKecamatan Siantan Selatan menggelar 4 Pilkades serentak antara lain Desa Kiabu, Desa Telaga, Telaga Kecil dan Desa Lingai. Dari empat desa tersebut, akhirnya Desa Lingai urung melaksanakan Pilkades tahun ini. (sya)

Lingga dapat Kado Istimewa

0

batampos.co.id – Kabupaten Lingga mendapatkan banyak kado istimewa diusinya yang menginjak 14 tahun.. Selain menjadi tuan rumah perhelatan akbar yang diikuti seluruh masyarakat Melayu di penjuru negeri dalam acara Perhelatan Memuliakan Tamadun Melayu Antarbangsa (PMTMA), Sultan Mahmud Riayat Syah dinobatkan sebagai pahlawan Nasional.

“Sultan Mahmud Riayat Syah disetujui sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden RI Joko Widodo,” ujar Wakil Bupati M Nizar, kepada Batam Pos, Rabu (8/11) pagi.

Pengajuan Sultan Mahmud Riayat Syah, sebagai Pahlawan Nasional ini cukup berliku-liku, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hal ini di karenakan dokumennya tidak berada di satu tempat di Kabupaten Lingga atau di daerah lain di Kepri. Akan tetapi ada di luar negeri.

Selain itu, Kepala Dinas Kebudayaan M Ishak mengatakan, penganugerahan gelar pahlawan nasional Sultan Mahmud Riayat Syah akan dilakukan esok hari, Kamis (9/11). Pemprov juga telah melakukan beberapa persiapan seperti rapat sejak Senin sore pekan ini.

Sedangkan Pemkab Lingga sudah jauh hari merencanakan kegiatan yang istimewa yakni PMTMA bersamaan dengan peringatan HUT ke 14 Kabupaten Lingga. Sebagai rasa terimakasih, yang tak terhingga dan ucapan syukur, Bupati Lingga mengundang seluruh penulis dan penyusun naskah perjuangan SMRS dan orang yang bejasa atas pengusulan SMRS sbg pahlawan nasional, termasuk Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan para Zuriat SMRS.

SMRS selain sebagai pahlawan besar gerilya laut juga sebagai tokoh utama Bunda Tanah Melayu sehingga memang pantas menyandang pahlawan nasional. Nantinya, kemashuran SMRS akan ditampilkan melalui suatu tarian kolosal yang sudah digarap oleh salah seorang penata tari tebaik tingkat nasional. (wsa)

Kejati Limpahkan Berkas Mukhtaruddin

0
Tengku Mukhtaruddin. F. Dokumen Batam Pos

batampos.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, akhirnya melimpahkan berkas perkara Mantan Bupati Anambas, Tengku Mukhtaruddin ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (7/11).

Pelimpahan berkas tersangka dugaan korupsi uang gratifikasi deposito jangka pendek Pemkab Anambas sebesar Rp1,2 Miliar, di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Tanjungpinang, tahun 2011 sampai 2012 tersebut, tertuang dalam perkara nomor 23/Pid.Sus-Tpk/2017/PN Tpg.

“Kita sudah terima pelimpahan berkasnya Selasa (kemarin, red). Sementara untuk sidang perdananya akan dilaksanakan, Senin (13/11), mendatang,” jelas Humas PN Tanjungpinang, Santonius Tambunan, Rabu (8/11).

Ia menuturkan, terkait kehadiran terdakwa Mukhtaruddin dalam persidangan nanti, pihaknya belum bisa memastikan. Hal tersebut dikarenakan harus melakukan pertimbangan kembali oleh majelis hakim melalui musyawarah bersama.

“Kami belum tahu apakah kondisi terdakwa saat ini sudah sehat atau belum, sehingga memungkinkan untuk dapat dilakukannya penahanan terhadap yang bersangkutan. Tentunya nanti majelis hakim yang akan mempertimbangkan, agar apapun hasil yang dilakukan terhadap mukhtaruddin ini betul-betul bisa efektif untuk melancarkan persidangan nanti,” terangnya.

Menurutnya, seandainya dalam pertimbangan tersebut ternyata tidak ada keterangan yang bisa memastikan bahwa terdakwa dalam keadaan sakit atau sehat, tentu pihaknya akan melakukan komunikasi dengan kejaksaan tinggi untuk mempertimbangkan kembali status penahanan terhadap terdakwa.

Santonius juga menegaskan kehadiran terdakwa merupakan kewajiban dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Konsekuansinya ketika jaksa melimpahkan perkara ke pengadilan, tentunya dia berkewajiban untuk menghadirkan terdakwanya.

“Melimpahkan berkas itu kan harusnya dengan melimpahkan terdakwanya juga. Apabila nanti jaksa tidak bisa menghadirkan terdakwa, tentunya majelis hakim juga akan melihat. Mulai dari berapa kali terdakwa tidak bisa dihadirkan, kemudian alasan apa yang bisa kami pertimbangkan. Jika ternyata terdakwa tidak bisa hadir dalam jangka waktu tertentu, majelis bisa saja nanti mengembalikan lagi berkasnya ke Kejati, sehingga tidakmenjadi beban pengadilan,” pungkasnya. (cr20)

Wujudkan Kota Layak Huni

0
Lis Darmansyah. F.Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menjunjung tinggi komitmen mewujudkan Tanjungpinang sebagai kota layak huni. Senin (6/11) kemarin, di Jakarta, ia menandatangani komitmen bersama dengan 26 kepala daerah lain se-Indonesia. Visinya sama, agar dapat mewujudkan seluruh kota di Indonesia menjadi tempat hunian yang layak bagi para penduduknya.

Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri, kata Lis, harus terus berbenah dan mengedepankan sinergi bersama. “Tidak hanya layak huni, tapi juga kota yang cerdas, kota yang nyaman, kota yang dirindukan wisatawan, kota yang kondusif, dan tentunya kota yang berdaya guna,” ujar Lis.

Sejumlah program ke depan juga sudah memperhatikan visi menjadikan Tanjungpinang sebagai kota layak huni. Mulai dari program motor toko di wilayah Kota Lama, penataan kampung kumuh, pulau Penyengat, mempercantik Gedung Gonggong dan Jembatan Engku Puteri yang dilengkapi dengan teknologi lampu hias paling canggih.

“Ini semakin menunjukkan kita sebenarnya sedang menuju kota inovatif, kreatif, produktif dan berkelanjutan,” ungkap Lis.

Untuk itu, Lis berharap ada keterlibatan generasi-generasi dan masyarakat kreatif, pemangku kebijakan, serta peran pemerintah pusat maupun provinsi untuk mewujudkan pembangunan Tanjungpinang yang berkelanjutan.

“Tidak mungkin menyelesaikan kerja besar ini seorang diri. Dengan bantuan dari banyak pihak, termasuk juga generasi muda kreatif, bukan tidak mungkin Tanjungpinang menjadi kota yang lebih baik ke depannya,” ujarnya. (aya)

Orchard Park’s Fun Walk 2017, Ikut Yuk

0
ilustrasi

batampos.co.id – Menggiatkan pola hidup sehat, Batam Pos dan Orchard Park Batam kembali bekerjasama mengadakan kegiatan jalan santai yang akan digelar Minggu (26/11) mendatang. Event bernama Orchard Park’s Fun Walk 2017 ini, terbuka umum untuk semua kalangan dari anak-anak hingga orang tua.

“Kita mengutamakan kebersamaan, agar peserta beramai-ramai ikut membiasakan hidup sehat dengan berjalan kaki,” ujar penanggung jawab event organizer (EO) Batam Pos, Herman Mangundap, Rabu (8/11).

Untuk itu, penyelenggara kegiatan membuka biaya pendaftaran hanya Rp 20 ribu untuk kategori dewasa, dan Rp 10 ribu kategori anak-anak. “Dari biaya ini peserta sudah mendapatkan kaos dan kupon lucky draw yang diundi di akhir acara,” sebutnya.

Herman menjelaskan, rute perjalanan yang ditempuh mulai dari Orchard Park Batamcenter, terus menuju alun-alun dan kembali putar ke arah Orchard Park sebagai titik finish.

Di dalam kegiatan ini juga, diselingi dengan Zumba party, danceathon, bazar, live music, serta pembagian belasan item hadiah lucky draw. “Hadiah utama tersedia 2 motor yang siap dibawa pulang peserta yang beruntung,” jelas Herman.

Memudahkan peserta, penyelenggara sudah bekerjasama dengan pihak Alfamart untuk menerima pendaftaran peserta Orchard Park’s Fun Walk 2017. Selain itu, dapat juga mendatangi bagian informasi Batam Pos di Graha Pena lantai 2, atau menghubungi panitia di nomor 081266001683 (Monic) dan 0778-460000. (nji)

 

Xpress Air Buka Rute Tanjungpinang-Malaka

0
Penumpang dari Malaka, Mlaaysia saat tiba di Bandara RHF, Tanjungpinang, belum lama ini. F. Xpress air untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Maskapai Xpress Air resmi membuka jalur penerbangan Tanjungpinang-Malaka, Malaysia  mulai 1 November kemarin.

“Awalnya, karena ada kerja sama dengan salah satu rumah sakit di Malaka. Dari sanalah akhirnya kami melihat peluang ini,” tutur PR Xpress Air Tanjungpinang, Wiwit, Rabu (8/11).

Maskapai yang banyak membuka rute baru sepanjang 2017 ini, menangkap peluang dari ramainya warga Tanjungpinang dan sekitarnya yang memilih untuk berobat ke negeri jiran.

Mengunggulkan kemudahan dan kenyamanan, Xpress Air lantas membuka rute baru ini melalui Pekanbaru sebelum mendarat di Malaka. “Ini kesempatan yang menurut kami juga dapat ditangkap bagi warga yang memiliki mobilitas tinggi ke Malaka ataupun bagi yang ingin berlibur,” ujar Wiwit.

Xpress Air menjebatani dua negara seumpun ini, dengan terbang tiga kali dalam seminggu. Yakni terbang setiap Senin, Rabu dan Jumat pada pukul 07.00 WIB.

Sementara penerbangan dengan satu kali transit ini terbilang singkat. Dari Tanjungpinang menuju Pekanbaru memakan waktu 50 menit. Kemudian cek paspor paling lama 20 menit. Lalu penerbangan menuju Malaka dilanjutkan selama kurang lebih 30 menit.

“Transit ke Pekanbaru ini untuk cek paspor lalu langsung terbang lagi,” tutup Wiwit.(aya)

Dendi Purnomo Diperiksa, Lagi

0
Kasubnit III Jatanras Polda Kepri AKBP Aris (kanan) bersama anggota Polda Kepri mengawal tersangka Dendi Purnomo yang diamankan pada operasi tangkap tangan saat ekpos di Mapolda Kepri, Selasa (24/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dendi Purnomo kembali diperiksa oleh penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri. Pemeriksaan ini disebut oleh Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Ponco Indriyo untuk melengkapi berkas yang sudah ada.

“Tak bisa saya sebut, tapi pastinya untuk menggesa penyidikan,” katanya, Rabu (8/11/2017).

Ia mengatakan masih ada berkas-berkas yang belum lengkap. Sehingga pihak penyidik berusaha melengkapi, sebelum dikirimkan ke kejaksaan. “Minggu inilah, makanya kami lengkapi semuanya dulu,” ucapnya.

Tak hanya Dendi saja. Ponco menuturkan pihaknya juga memeriksa Direktur Telaga Biru Semesta Amiruddin. Terkait gambaran pemeriksaan Amiruddin, Ponco juga enggan menyebutkannya.

Terkait dengan pengembangan kasus OTT ini, Ponco menyebutkan pihaknya hanya melengkapi berkas saja. Agar berkas kasus ini segera dikirimkan ke kejaksaan. “Nanti dikabari (perkembangan lebih lanjut,red),” ungkapnya.

Selama Dendi dan Amiruddin berada di penjara Mapolda Kepri, terlihat ada perbedaan mencolok yakni jumlah orang yang berkunjung. Sumber Batam Pos menyebukan tak banyak orang yang mengunjungi Amiruddin. Kalaupun ada, hanyalah keluarga, pengecara dan beberapa koleganya.

Sedangkan yang mengunjungi Dendi, setiap harinya selalu banyak. Mulai dari keluarga, kenalannya di paguyuban, mantan staffnya di Bapedalda dan Dinas Lingkungan Hidup. “Banyak banget, setiap harinya hampir selalu ada. Dan ramai,” ungkapnya.

Ramainya pengunjung ke ruang tahanan Mapolda Kepri, untuk melihat Dendi. Diamini oleh Ponco.

“Diakan dulu pejabat, banyak kenalan. Makanya ramai,” ujarnya singkat. (ska)

Pemko Batam Jamin Pembagian Sembako Tepat Sasaran

0
Sejumlah warga Kabil sedang membeli sembako murah yang digelar Disperindag Kota Batam di pasar Kabil Center, Nongsa, Jumat (3/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kabag Humas Pemko Batam Yudi Admaji meyakinkan pembagian sembako tepat sasaran.

Tahun depan, pembagian ini dijamin untuk orang-orang yang membutuhkan. Pemko Batam melibatkan dari RT, RW, Lurah hingga Camat.

“Agar yang mendapatkan sembako murah ini, orang-orang yang tepat,” kata Yudi, Rabu (8/11).

Ia mengatakan saat ini pihak Pemko Batam sudah mulai melakukan pendataan. Ketua RT, RW mengajukan dan mendata warga-warga yang kurang mampu. Dan berhak mendapatkan sembako murah.

“Dari sekarang ini sudah bekerja dan didata,” tuturnya.

Yud i meyakini bahwa pendataan ini, para penerima sembako murah adalah orang yang tepat.

“Waktunya masih banyak, untuk tahun depan. Kan sudah mulai kami data dari sekarang,” ungkapnya.

Ia mengaku tak mengatahui bahwa yang disetujui hanya 40 ribu paket. Tapi yang pasti, kata Yudi dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS), Pemko Batam mengajukan sebanyak 128 paket sembako murah. Anggaran untuk pengadaan ini sebanyak Rp 7,6 miliar.

“Sudah dianggarakan,” tuturnya.

Pihak Pemko Batam berusaha untuk meloloskan anggaran 128 paket sembako ini. Karena tahun ini, kata Yudi masih banyak masyarakat yang berhak atas sembako itu. Tapi tak mendapatkannya, karena keterbatasan jumlah paket sembako yang dibagikan.

Karena alasan inilah, membuat Pemko Batam perlu mengakomodir masyarakat yang kurang mampu tersebut. “Oleh sebab itu, kami meminta 2000 paket perkelurahan. Kelurahan di Batam ada 64, ” ungkapnya.

Program sembako murah ini, diklaim oleh Yudi mendapatkan respon yang baik di masyarakat. Banyak masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya program ini. Oleh sebab itu, Walikota Batam M Rudi melanjutkan kembali program ini di tahun 2018.

“Antusisas masyarakat dengan program ini cukup luar biasa,” tuturnya.

Program sembako murah ini, kata Yudi merupakan respon dari Pemko Batam atas adanya penurunan pertumbuhan ekonomi. Sehingga berdampak turunnya daya beli masyarakat. (ska)

Selami Siladen, Lokasi Diving Terbaik di Dunia

0

Siladen Resort and Spa, terpilih sebagai jawara Best Dive Centre or Resort 2017 pilihan Dive Magazine. Inilah majalah diving kelas dunia yang berbasis di London, Inggris.

Siladen Resort and Spa yang ada di Bunaken ini terpilih berdasarkan voting terhadap 10 resort yang telah ditentukan. Hasilnya? Siladen Resort and Spa meraih nilai terbanyak dengan memperoleh 820 vote dari total suara 3.117 vote.

Nah, kenapa Siladen Resort and Spa dan tentunya wisata bawah laut Sulawesi Utara begitu memukau hingga banyak mendapat pengakuan dunia internasional?

Yang pertama, Siladen Sport and Spa ini terletak di lingkungan tropis yang subur. Lokasinya ada di Taman Laut Bunaken di Manado, Sulawesi Utara, yang menjadi salah satu tujuan menyelam dunia. Lokasinya bisa dicapai sekitar 15 menit menggunakan mobil dari Bandara Internasional Sam Ratulangi menuju dermaga Barracuda, di luar kota Manado.

Alasan berikutnya, Siladen menyuguhkan view yang indah. Villa dengan pemandangan taman dipastikan siap menyapa setiap tamu yang datang. Kamarnya pun sangat nyaman dengan balutan gaya Bali dan kamar mandi terbuka. Belum lagi view pantai yang menghadap ke arah Taman Laut Bunaken dan Gunung Manadotua. Pemandangan matahari terbenam dapat dinikmati dari teras. Juga bisa makan malam romantis di pantai atau beristirahat sepanjang hari di dipan pribadi.

Aktivitasnya? Dijamin nggak bikin boring. Yang suka diving, dijamin bisa menikmati Siladen, pulau yang terkenal dengan keindahan pasir putihnya. Letaknya di sebelah timur laut Pulau Bunaken yakni sekitar 8 mil dari pusat kota Manado.

Yang perlu dicatat, Pulau Siladen beda dengan pulau Bunaken. Jika Pulau Bunaken terkenal dengan keindahan bawah lautnya, maka Pulau Siladen lebih menonjolkan keindahan hamparan pantainya. Pulau Siladen memang memiliki suasana pantai yang tenang dengan pemandangan alam cantik. Bayangkan saja pulau ini seluruhnya dikelilingi pantai berpasir putih, dengan aneka tumbuhan tropis seperti palem, sagu, serta kelapa.

Di pulau seluas 31,25 hektare ini, wisatawan bisa menikmati taman laut dengan menggunakan perahu berkaca (katamaran), snorkeling, diving, photography underwater (foto bawah laut) serta berjemur di pantai.

Ombak di Siladen tidak terlalu besar. Dijamin sangat aman bagi wisatawan untuk berenang. Alam bawah laut Pulau Siladen sangat menakjubkan. Lengkap dengan aneka terumbu karang dan beragam biota laut. Ada dua lokasi menyelam paling potensial yaitu Siladen dan Siladen Utara, dengan kedalaman sekitar 20-50 meter.

Bosan di air? Ada aktivitas mengelilingi pulau yang tak kalah kerennya. Wisatawan bisa menyaksikan beberapa jenis satwa seperti kera hitam, rusa, dan kuskus. Ada juga burung camar yang kicauannya tak pernah putus. Dengan segala eksotis petualangan di air dan di darat itu, tak salah bila wisatawan menyebut Pulau Siladen sebagai ‘Surga yang Tak Terlupakan”.

Dan hal ini langsung diamini Menpar Arief Yahya. Menurutnya, juara dunia di underwater ini akan memperkuat posisi Indonesia di level global. Oleh Arief Yahya, wisata bahari itu dikategorikan menjadi 3 segmen, yakni coastal zone (pantai), underwater zone (bawah laut), dan sea zone (antar pulau).

“Siladen Resort and Spa adalah produk yang hebat. Jika dipromosikan dengan baik, melalui saluran dan cara yang tepat akan mendapatkan hasil sempurna. Atraksi nature dengan underwater Bunaken sudah diakui dunia. Nah, jika disentuh dengan baik, kita bisa langganan juara dunia,” ucap Arief Yahya.

Sebagai destinasi terbaik dunia versi Dive Magazine, sebenarnya Indonesia memang tidak akan terkalahkan. Dua per tiga coral dunia, berada di perairan Indonesia. “Jadi dari sisi marine tourism, khususnya underwater, kita selalu pede juara dunia!” kata Arief Yahya.

Bukan hanya Dive Magazine, CNN Travel juga pernah menobatkan Raja Ampat sebagai destinasi bawah laut terbaik dunia. Runner up nya Labuan Bajo Komodo NTT. Baru disusul oleh Kepulauan Galapagos Equador, Amerika Latin.

“Jadi secara alamiah, kita tidak ada yang mengalahkan,” ungkap Arief Yahya.

“Kemenangan itu direncanakan. Caranya, kenali dirimu, kenali musuhmu, kenali medan perangmu, maka kau akan memenangkan pertempuran!” ucap Menpar Arief Yahya.

Di e-vote ini, Menpar Arief Yahya disupport komunitas netizen yang tergabung dalam GenPI (Generasi Pesona Indonesia), dan GenWI (Generasi Wonderful Indonesia). Anak-anak muda yang tertarik untuk memposting destinasi wisata, events pariwisata dan kebijakan terkait kepariwisataan.(*)