Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 12924

Kostum Nasional Dea Rizkita Bikin Kagum Desainer

0

Kostum nasional Dea Rizkita di ajang Miss Grand International 2017 mengundang decak kagum Nick Verreos.

Desainer busana dan komentator mode asal AS itu langsung melontarkan pujian. Ia bahkan tak ragu menempatkan kostum nasional bertajuk ‘Ibu Pertiwi’ dengan ekor memuat candi itu di urutan teratas dari daftar 15 kostum nasional favoritnya.

“Indonesia selalu tak pernah main-main dengan kostum nasional. Dan ini butuh penjelasan panjang, dan terbaik, Wow,” tulis Nick pada blog pribadinya

Setelah di tahap pertama kostum Nasional Indonesia menjadi yang teratas dalam Top 15 Voted National Costumes MGI dan meraup lebih dari 7 juta poin dalam voting. Maka saat ini masuk dalam voting tahap kedua. Voting tahap kedua yang berlangsung mulai Senin (16/10) hingga Jumat (20/10) bakal menentukan sepuluh finalis. Juri akan memilih best national costume dari sepuluh finalis tersebut.

Menpar Arief Yahya pun angkat bicara. “Sekarang saatnya vote di tahap TOP 25 National Costume agar Dea Rizkita bisa lolos ke TOP 10 National Costume. Caranya mudah, cari foto National Costume Indonesia Dea Rizkita di ALBUM TERBARU di official facebook fanpage Miss Grand International atau klik link vote yang ada di BioInstagram. Kemudian Like & Share sebanyak-banyaknya foto National Costume Indonesia Dea Rizkita. Vote dimulai 16 Oktober sampai Jumat 20 Oktober 2017 jam 9 malam,” kata Menpar Arief Yahya.

Putri K Wisnu Wardani, Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia juga ikut berkomentar. Dia berharap, Dea bisa meraih hasil terbaik di ajang ini. Apalagi, di tahun sebelumnya, perwakilan Indonesia berhasil membawa pulang mahkota Miss Grand Internasional 2016. “Saya berharap dia bisa meraih hasil terbaik,” kata Putri.

Selain itu, Putri menilai ajang ini merupakan tantangan tersendiri bagi Dea. Pasalnya, dalam Miss Grand Internasional 2017 Dea harus memperkenalkan budaya Indonesia.
“Dea juga punya misi memperkenalkan pariwisata dan budaya yang dimiliki Indonesia,” tandas Putri.

Sejak Selasa (17/10), para kontestan menghadapi swimsuit competition. Selanjutnya, pada 19 Oktober, Dea dan kontestan lain menjalani interview bersama juri. Preliminary competition berlangsung pada 23 Oktober dan pemenang Miss Grand International 2017 diketahui pada final show yang berlangsung Rabu (25/10) di Phu Quoc, Vietnam.

Masih belum vote juga?, Ayo kunjungi https://www.facebook.com/MISSGRANDINTERNATIONAL dan vote foto Dea Rizkita untuk memenangkan kostum nasional terbaik pada ajang tersebut, melalui voting tahap kedua 16 – 20 oktober 2017. Caranya mudah Like & Share sebanyak-banyaknya foto National Costume Indonesia Dea Rizkita di official facebook fanpage Miss Grand International.

“Yuk vote sekarang, yakin kita juara!” ucap Putri. (*)

DAK Rp 9 Miliar Terancam Jadi Silpa

0

batampos.co.id – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbedaharaan Kepri, Heru Pudyo Nugroho mengatakan penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Provinsi Kepri untuk triwulan III masih belum menggembirakan. Bahkan DAK Rp 9 miliar berpotensi menjadi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) 2017.

“Besok (hari ini,red) semua kegiatan DAK di daerah progresnya fisiknya harus pada angka 75 persen. Jika tidak tercapai, konsekuensinya adalah sisa kegiatan pendanaanya dibebankan ke Pemerintah Daerah,” ujar Heru

Pudyo Nugroho menjawab pertanyaan media disela-sela kegiatan Seminar Goverment Finace Statistik (GFS) di Hotel CK, Tanjungpinang, Kamis (19/10) Disebutkan Heru, dari evaluasi yang dilakukan pihaknya, ada potensi tidak siap salur senilai Rp 9 miliar dari lima bidang se Provinsi Kepri yang kemungkinan tidak tercapai realisasi triwulan III ini. Masih kata Heru, khusus untuk penyerapan keuangan minimalnya adalah 30 persen.

“Parameter ini menjadi syarat untuk pencairan pada triwulan III. Kalau sampai ini luput, Pemda dituntut bertanggungjawab. Besok (hari ini,red) ada rapat bersama Gubernur dan Kepala Daerah Kabupaten/Kota. Saya akan jelaskan realisasi DAK dan dana desa di Kepri,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Heru Pudya Nugroho juga mengatakan, penyaluran DAK fisik di lingkup Provinsi Kepri sampai dengan bulan Juli 2017 pada triwulan pertama lalu senilai Rp 199,04 miliar atau 30 persen dari alokasi pagu sebesar Rp 664,93 miliar. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 50/PMK.07/2017 tentang pengelolaan transfer ke Daerah dan Dana Desa, untuk penyaluran DAK fisik triwulan II 2017 sebesar 25 persen dari alokasi pagu.

“Pemda menyampaikan dokumen persyaratan paling lambat tanggal 21 Juli 2017 lalu. Sampai dengan batas waktu penyampaian tersebut, terdapat beberapa bidang DAK fisik di Pemerintah Provinsi, Bintan, Natuna, Kepulauan Anambas, Karimun dan Kota Tanjungpinang yang tidak bisa melengkapi dokumen persyaratan,” ujar Heru.

Ditambahkannya, dari target penyaluran sebesar Rp 166,23 miliar pada triwulan II sebesar 26,34 persen belum disalurkan. Dan dapat disalurkan pada tanggal 31 Juli 2017 nanti. Ditunda penyaluran sampai dengan adanya ketetapan perubahan kebijakan batas penyampaian dokumen persyaratan. Sementara itu, untuk Dana Desa saat ini baru penyaluran Tahap I, yakni sebesar 60 persen dari alokasi pagu sebesarRp 228,18 miliar atau Rp 136,91 miliar bagi 75 desa yang ada di lima kabupaten di Kepri.

“Penyaluran tahap ke II akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 nanti. Kita berharap pada semester II penyerapan anggaran bisa lebih optimal hasilnya,” tutup Heru Pudyo Nugroho. (jpg)

 

Besok, Hadir Yuk pada Acara Kepri Carnival 2017 di Tanjung Pinang

0

Lingkari kalender Anda pada 21 Oktober 2017.

Inovasi dan atraksi menarik bisa disaksikan pada Kepri Carnival 2017 di Gedung Daerah, Tanjungpinang Kepulauan Riau.

“Bagi para pengunjung yang ingin berfoto bersama para peserta karnaval, tunggu di sepanjang jalan menuju Gedung Daerah, ada arak arakan karnaval dengan kostum warna-warni gemerlap yang wow, tidak kalah dari Jember Fashion Carnival, Banyuwangi Ethno Carnival, Solo Batik Carnaval, ataupun Malang Flower Carnival yang sudah mendunia,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar.

Nah, tahun ini, rangkaian acara Festival Bahari Kepri 2017 betul-betul di-set untuk memberi warna yang berbeda di Tanjungpinang, Kepri. Terutama Kepri Carnival 2016 yang kali ini dibuat sangat bertema, dan menjadi supporting Wonderful Sail to Bintan 2017.

“Pada acara Kepri Carnival ditampilkan kesenian Mendu Natuna, Gobang dari Anambas, Kesenian Mak Yong dari Batam dan Bintan, serta tarian Dangkong dari Lingga dan Karimun dan dikolaborasikan dengan Pawai Budaya dan Parade Kendaraan Hias,” lanjutnya.

Pawai Budaya sendiri akan diikuti ratusan peserta berbagai yang berasal dari berbagai elemen baik dari SKPD, Kecamatan, juga sekolah-Sekolah se-Tanjungpinang. Juga dengan parade kendaraan/mobil hias yang akan diikuti lebih dari 70 kendaraan, semuanya akan berlomba mendesain, mempercantik tampilan Mobil dan berparade di jalan kota Tanjungpinang dan digelar bersamaan dengan parade Pawai Budaya.

Sementara itu, Kepri Carnival merupakan sebuah karnaval pertunjukan Seni Baju Hias, Busana – busana kreatif, dengan desain berbagai macam tema khas desainer dalam negeri. Karnaval ini sama persis dengan karnaval yang ada di Jember Karnaval. Mungkin juga sama seperti tahun lalu, peserta yang ikut Jember karnaval akan juga meramaikan dan berpartisipasi dalam kepri Karnaval.

Sedikitnya lebih dari 120 talent Provinsi akan berjalan melintasi jalan Pos dan Jalan Jusuf Kahar. Kemudian kembali ke Gedung Daerah, Tanjung Pinang.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti langsung mengangkat dua jempol untuk Tanjung Pinang Kepri. Bagi dia, Kepri Carnival 2017, bisa menjadi salah satu event yang mendorong wisata baik bagi wisatawan asing maupun domestik.

“Wisatawan kini tak hanya tertarik pada wisata leisure. Sekarang arahnya mulai melirik segi experience-nya,” kata dia.

Selain itu, perhelatan ini juga untuk menjembatani modernisasi dan seni budaya lokal. “Konsepnya Grand Carnival, meliputi 4E yaitu Education, Entertainment, Exhibition, serta Econimic Benefit. Kami ingin karnaval ini menjadi potensi wisata unggulan yang dapat menggerakkan potensi wisata lainnya seperti perhotelan, restoran, transportasi, souvenir, makanan khas dan lain-lain,” ungkapnya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya juga apresiasi even ini. Even ini sangat mendukung program pariwisata nasional Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia. “Menjadi spirit baru Wonderful Indonesia di kepri dan meneguhkan posisi Kepri sebagai salah satu Provinsi Karnaval di Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Terlebih Kepri beranda terdepan Indonesia di bagian utara yang berbatasan langsung dengan negara-negara Asean. Seperti Malaysia dan Singapura. “Event seperti ini memiliki economic dan media value yang tinggi. Ini sangat dibutuhkan dalam mempromosikan destinasi Kepri yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura,” pungkasnya.(*)

Tawarkan Danau Toba ke Pebisnis di Manchester

0

Annual Hotel Conference (AHC) 2017 di Manchester, Inggris 11-12 Oktober 2017 menjadi ajang menawarkan pariwisata kepada investor asing.

Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) London – BKPM melakukan itu.

Kepala Bidang Investasi dan Plh. Asdep Industri, Kementerian Pariwisata Henky Manurung mengatakan, pemerintah saat ini sangat serius menggandeng investor untuk membangun industri pariwisata di Indonesia.

“Belum banyak yang tahu akan peluang potensi investasi pariwisata di Indonesia. Untuk itu kita harus gencar membangun networking terhadap para pelaku industri di luar sana, agar para investor percaya terhadap industri pariwisata di Tanah Air, hal ini sesuai dengan arahan Menteri Pariwisata Arief Yahya,” ujar Hengky di kantor Kementerian Pariwisata pada Kamis (19/10).

Henky sangat yakin bersama data yang ada, dengan pertumbuhan penanaman modal asing selama 5 tahun terakhir sebesar 62.86%, event ini akan mampu menggerakkan investor asing dan Internasional Brand Hotel untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi mereka.

Pada pertemuan bisnis tersebut tim dari Kemenpar dan IIPC London menawarkan peluang investasi di 10 Destinasi Pariwisata Prioritas khususnya Danau Toba. Danau Toba dinilai sebagai The Sexiest Tourism Destination menawarkan 500 Ha ketersedian lahan dengan total investasi senilai 1.6 juta USD.

“Indonesia mentargetkan 20 juta wisatawan mancanegara pada akhir tahun 2019. Dengan makin banyaknya wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia, maka harus mempersiapkan pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana yang memadai untuk memenuhi kebutuhan mereka selama berada di Indonesia,” tutur Hengky.

Di lain tempat, Deputy Director, IIPC London, Theopita Tampubolon mengatakan, acara Annual Hotel Conference 2017 ini merupakan kegiatan tahunan yang di hadiri oleh lebih dari 800 orang delegasi yang bergerak di bidang bisnis pariwisata dan perhotelan yang berasal dari Inggris dan sekitar.

“Dan kebetulan Kementerian Pariwisata dan IIPC London berkesempatan untuk mengajak para investor untuk melirik Indonesia pada sesi santai cooktail party. Dengan sesi ini diharapkan akan lebih mudah diingat di benak mereka tentang peluang investasi pariwisata Indonesia, karena didukung suasana yang santai. Apalagi kita putarkan video promosi pariwisata yang dapat penghargaan UNWTO tempo lalu,” ungkapnya.

Selama acara berlangsung, Tim bertemu dengan beberapa investor seperti dari Scottish Development International, EP&T Global LTD, Casual Dining Group Ltd, Accor Hotel Group, dan lain-lain.

Pihak penyelenggara AHC 2017 menawakan Indonesia untuk dapat bergabung kembali pada acara International Hotel Investment Forum 2018 di Berlin, yang merupakan pertemuan investasi perhotelan tersebesar di dunia.

“Mereka berjanji akan menyiapkan Check List tentang hal yang harus disiapkan Indonesia pada pertemuan tersebut dan juga akan memberikan daftar dan profil investor potensial,” pungkasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya terus memonitor perkembangan Danau Toba. Untuk itu Kemenpar menerapkan aplikasi transformer dengan Project Management System untuk melihat persentase pekerjaan yang sudah dilakukan, termasuk Taman Bunga dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Menurut Arief Yahya, akses menuju Danau Toba melalui bandara international Silangit juga semakin kuat. Tidak lala lagi direct flight sudah bisa dinikmati. “Atraksi terus dilengkapi, disempurnakan, dibangun. Akses dan amenitas juga diperkuaf,” tutur Arief Yahya.

Sebelumnya, Menpar Arief Yahya menyatakan beberapa investor asal Singapura dan Tiongkok juga telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Danau Toba. Namun, investor dari kedua negara tersebut meminta agar perbaikan infrastruktur dapat diselesaikan, terlebih dahulu.

“Banyak yang dari Singapura, sudah berkali-kali datang ke sana. Lalu, dari Tiongkok juga kemungkinan akan investasi di sana. Memang untuk pariwisata, investor nomor satu itu dari Singapura dan Tiongkok. Tapi kami tidak akan menutup pintu bila ada negara lain seperti Inggris masuk berinvestasi,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

Pengusaha Ikan Asal Kijang Dipolisikan

0
Bangunan milik Rudi yang dirusak, dan dicuri oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab di daerah Toapaya Asri. Sekelompok itu mengklaim lahan itu milik Ahok dengan memasang plang papan di sana. F. Rudi untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Seorang dosen Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Bintan, Rudi melaporkan pengusaha ikan asal Kijang ke Polres Bintan, Senin (16/10) lalu. Pasalnya, bangunan rumahnya dirusak di Jalan Kawal Desa Toapaya Selatan. Diduga, pelaku ingin menyerobot lahan seluas 10,5 hektare di daerah tersebut.

Rudi menuturkan, dirinya menerima laporan bangunan semi permanen miliknya telah dirusak. Saat itu, sejumlah orang tidak bertanggungjawab masuk ke lahannya dan mencuri papan dan atap asbes. Mereka juga memasang plang papan yang
bertuliskan lahan tersebut merupakan milik pengusaha bernama Ahok.

“Mereka mengklaim lahan itu dengan memasang plang papan atas nama Ahok,” sebutnya.

Masalah ini, katanya telah dikonsultasikan ke perangkat desa. Setelah konsultasi itu, pihaknya melaporkan ke kantor polisi.

Sementara itu, Kades Toapaya Selatan Suhenda menjelaskan, ini merupakan murni kriminal, karena sudah mencuri dan merusak bangunan milik korban. Ia juga menegaskan, pihaknya telah menurunkan perangat RT dan RW untuk melihat status kepemilihan lahan yang diklaim milik Ahok itu.

“Lahan itu milik Rudi, bukan milik Penghok atau Ahok,” tuturnya menambahkan, karena ada pengerusakan makanya dia menyarankan agar melaporkan ke polisi. Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan belum berhasil dimintai penjelasan hingga berita ini diturunkan. (cr21)

Jaksa Limpahkan BAP Stikom ke PN Tipikor

0

batampos.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang melimpahkan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus dugaan korupsi dana hibah program pembinaan yang diterima Kampus Stikom IGA Tanjungpinang dengan tersangka Mecca Rahmadani, ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, kemarin.

Pelimpahan sendiri dilakukan guna proses hukum selanjutnya yakni penuntutan di meja persidangan atas penyalahgunaan anggaran yang diterimanya selaku ketua yayasan kampus itu.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Santonius Tambunan, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan berkas kasus tersebut. Kasus tersebut pun dalam waktu dekat akan disidangkan.

“Iya sudah dilimpahkan ke kami beberapa hari yang lalu. Secepatnya akan disidangkan,” ujarnya. Dikatakan Santonius, Ketua PN Tanjungpinang telah menunjuk majelis hakim yang akan menyidangkan perkara tersebut.

“Ketua majelis hakimnya yakni Marolop Simamora didampingi hakim anggota Jhoni Gultom selaku Ad-Hoc dan Purwaningsih,” katanya.

Sedangkan jadwal sidang perkara tersebut, terang antonius, nantinya akan ditentutkan oleh majelis hakim yang akan menyidangkan perkara itu. “Hakim nanti yang menentukan jadwal sidangnya,” ucap Santonius.

Seperti diketahui, terungkapnya dugaan korupsi yang dilakukan tersangka selaku ketua Yayasan kampus tersebut yakni tidak melaksanakan pengadaan barang sebagaimana telah dituangkan di dalam berita acara pembahasan proposal dan surat perjanjian pelaksanaan pekerjaan PHP-PTS TA 2013.

Tersangka sendiri tidak juga membuat dan mengirimkan laporan pertanggungjawaban tersebut, kemudian untuk item-item barang barang tidak ada ditemukan sebagaimana dalam proposal.

Atas perbuatannya yang merugikan negara. Tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasantindak pidana korupsi.(ias)

75 Purna Praja IPDN akan Disebar di Pulau Terdepan

0

batampos.co.id – Sebanyak 75 purna praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) akan disebar di kabupaten kota di Provinsi Kepulauan Riau. Pemerintah akan menugaskan alumni angkatan XXIII ini ke sejumlah pulau terdepan untuk mendukung program pembangunan nawacita oleh Presiden Joko Widodo.

“Mereka masih di kampus Jatinangor. Rencananya Senin akan dilakukan serah terima di Dompak,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKD-SDM) Pemprov Kepri, Firdaus melalui sekretarisnya, Isra Gigantara kepada Batam Pos, Kamis
(19/10).

Menurut mantan Kabag Tata Usaha RSUD Provinsi Kepulauan Riau di Tanjunguban ini, para purna praja akan ditempatkan di berbagai daerah terdepan di Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini dilakukan untuk mendukung program nawacita Presiden Joko Widodo bahwa pembangunan di Indonesia dimulai dari daerah pinggiran.

Ia menambahkan belum tahu penugasan 75 purna praja ini di kabupaten kota sebab pihaknya masih menunggu SK dari Kemendagri. Hanya disebutkannya, lima kabupaten kota di Provinsi Kepulauan Riau yakni Batam, Karimun, natuna, Anambas, dan Bintan akan menerima purna praja lebih banyak dari daerah lain mengingat lima kota kabupaten ini
masuk dalam daerah yang berbatasan dengan negara lain.

“Jumlahnya pada masing-masing kabupaten kota belum bisa saya sampaikan, takutnya
berubah. Tunggu Sk dari Kemendagri saja,” tuturnya.

Mengenai penempatan di daerah perbatasan ia mengatakan, penempatan akan diserahkan ke kepala daerah masing-masing. Di tempat tugasnya nanti, para purna praja juga akan menjalankan tugas sebagai staf. Sementara itu, Kepala Badan Pendidikan, Pelatihan dan Kepegawaian Daerah (BPPKD) Bintan Irma Annisa menyebutkan, saat ini para purna
praja sedang mendapatkan pembekalan di kampus Jatinangor, selama tiga hari. Setelah pembekalan, para purna praja akan ditugaskan di provinsi, kabupaten dan kota di Kepri.

“Provinsi Kepri dapat 75 orang tamatan IPDN,” sebutnya. Bintan sendiri, disebutkannya akan mendapatkan 12 orang purna praja.

Ditanya soal penempatan para praja ini, Irma menyebutkan, penempatan para tamatan IPDN ini diserahkan ke kepala daerah. “Kita lihat sesuai arahan pimpinan,” ucapnya.

Informasi yang diterima Batam Pos, lima kabupaten kota di Provinsi Kepulauan Riau yakni
Batam, Karimun, Natuna, Anambas dan Bintan akan mendapatkan 12 orang lulusan IPDN, sedangkan Provinsi kepulauan Riau mendapat 11 orang lulusan IPDN. Tanjungpinang serta
Lingga masing-masing mendapatkan 2 orang lulusan IPDN. (cr21)

Pemko tak Sanggup Beli Cold Storage

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang belum bisa memenuhi ekspektasi warga agar ada sarana penyimpanan kebutuhan pokok berupa cold storage maupun chiller. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebut, harga pengadaan fasilitas itu terlampau mahal.

“Harganya itu sangat fantastis. Minimal Rp 2,5 miliar,” sebut Lis, kemarin.

Kendati demikian, Lis tidak menutup mata bahwasanya keberadaan sarana penyimpanan semacam itu akan turut membantu ketahanan pangan di Tanjungpinang. Mengingat kota ini bukan kota produsen yang menggantungkan segala kebutuhan pokoknya dipasok dari luar daerah.

Jika distribusi sedang lancar dan baik-baik saja, memang tidak terjadi masalah kelangkaan. Namun, seringkali ketika musim angin buruk, bisa mengganggu proses pengiriman komoditas kebutuhan pokok dari luar daerah.

Hal ini lantas dapat menyebabkan kenaikan harga kebutuhan pokok lantaran stok yang terbatas. Dari keadaan ini, Lis berharap pada 2018 mendatang, akan ada bantuan sarana penyimpanan ini dari pemerintah provinsi, yang memang sejatinya harusnya bisa dimasukkan dalam skala prioritas kebutuhan daerah.

“Tentunya penting. Karena mampu menjaga stabilitas harga pada kondisi-kondisi sulit, jadi tetap bisa memenuhi kebutuhan,” pungkasnya. (aya)

Penderita Kanker Kesulitan Berobat

0
Puluhan penderita kanker di Tanjungpinang, mendatangi RSUD Provinsi Kepulauan Riau Ahmad Thabib di Batu 8 Tanjungpinang untuk meminta solusi, agar dokter spesialis Onkologi bisa didatangkan kembali. F. Humas RSUD untuk Batam Pos

batampos.co.id – Puluhan pasien penderita kanker di Tanjungpinang, berharap Pemprov Kepri, bisa segera mendatangkan Dokter Spesialis Onkologi ke RSUD Provinsi Kepulauan Riau, Ahmad Thabib, di Tanjungpinang.

Harapan ini disampaikan para penderita kanker, setelah sebelumnya Dokter satu-satunya spesialis Onkologi yang bertugas di RSUD Provinsi, dipindahtugaskan ke Batam.

“Kami minta tolong kepada pak Gubernur, agar bisa memperhatikan kondisi kami para penderita kanker disini, dengan mendatangkan tenaga medis spesialis kanker, agar kami bisa berobat tanpa harus jauh-jauh menyeberang pulau,” ungkap Muslimah, salah satu penderita kanker payudara yang rutin memeriksakan diri di RSUD Provinsi, Kamis (19/10).

Muslimah menuturkan semenjak satu-satunya dokter Onkologi dipindah tugaskan ke Batam, ia terpaksa harus memeriksakan penyakit ganas yang menimpa dirinya itu ke Batam.

“Sudah lebih dari dua kali saya check-up ke rumah sakit Embung Fatimah. Tentunya, dengan biaya yang dikeluarkan lebih besar. Untuk itu, kasihanilah kami pak Gubernur.

Kondisi kami pun tidak seperti orang sehat yang bisa selalu kuat menyeberang pulau untuk berobat,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan DW, 35, salah satu penderita kanker payudara yang rutin melakukan perawatan di RSUD Provinsi Kepri.

Menurutnya, kehadiran Dokter Onkologi di Tanjungpinang, memang sangat dibutuhkan baginya dan juga bagi para penderita kanker lainnya.

“Kami sangat membutuhkan adanya tenaga dokter yang khusus menangani kanker disini. Kalau harus ke Batam, tentunya perlu biaya besar. Untuk itu, kita mohon betul untuk pemerintah bisa mendatangkan dokter Onkologi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medik, RSUD Provinsi Kepri, dr Asep Guntur membenarkan adanya kekosongan dokter Onkologi saat ini. Hal itu dikarenakan adanya penarikan tugas terhadap dokter spesialis Onkologi ke rumah sakit Embung Fatimah di Batam.

“Pemindahan tugas ini karena adanya kebijakan dari Pemko Batam. Jadi mau tak mau dokter khusus Onkologi yang sempat bertugas disini, terpaksa kosong untuk sementara.

Dan pasien kanker yang sebelumnya berobat rutin disini juga terpaksa harus berobat ke Batam,” terangnya.

Ia mengaku tak tahu pasti apa yang menjadi penyebab atas penarikan dokter tersebut. Namun, saat ini pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan peminjaman tenaga medis tambahan khusus spesialis Onkologi ke rumah sakit Otorita Batam, melalui kerjasama MOU.

“Kerjasama sudah kita buat, namun sayangnya dokter yang diharapkan untuk bisa segera membantu menangani pasien penderita kanker di Tanjungpinang, kini belum bisa turun dalam waktu dekat. Ini dikarenakan dokter itu masih memiliki jam kerja yang masih padat, sehingga tak bisa membagi waktu untuk bertugas di Batam dan di Tanjungpinang,” terangnya.

“Kami pihak rumah sakit, tentunya akan terus berupaya memaksimalkan segala pelayanan demi memberikan yang terbaik untuk pasien yang dirawat disini,” imbuhnya. (cr20)

Katakanlah pada Promotormu Jika Itu Terbaik

0

Hati sejatinya pusat manusia bergerak dalam keadaan apapun baik kebahagiaan ataupun ketidaksenangan. Namun dari hatilah menjadi jalan kita kemana menjadi pilihan dan arahan yang ditujuh. Sebab, nama hati ini menjadi promotor semua kepribadian manusia, jelas tidak langsung kita tidak memunafikan sosok ini. Meskipun kecil bentuknya hati namun cara menjalankan diri kita lebih kuat.

Manusia sering kali melakukan sesuatu atas dasar hawa nafsunya yang mengakibatkan perbuatan tersebut berdampak negative ditengah-tengah masyarakat. Untuk menghindari penyesalan di akhir perbuatan yang akan dilakukan, maka seyogyanya bertanyalah pada hati kecil, baik dan buruknya perbuatan tersebut. Oleh karena itu setiap manusia dituntut untuk memahami hatinya atau bahasa lain adalah “Qolbu”. Pengertian “Qolbu”: Menurut Syekh Abu al-Hasan Ali bin Muhammad bin Ali al-Husaini al-Jurjaniy didalam kitabnya “at-Ta’rifat” : Qolbu adalah sifat lembutnya Ketuhanan yang terdapat dalam jiwa manusia.

Dalam hadis Rasulullah SAW: Dari Nu’man bin Basyir berkata: saya mendengar Rasululloh bersabda yang artinya: ” Ketahuilah, sesungguhnya dalam jasad terdapat segumpal daging, apabila dia baik maka jasad tersebut akan menjadi baik, dan sebaliknya apabila dia buruk maka jasad tersebut akan menjadi buruk, Ketahuilah segumpal daging tersebut adalah “Qolbu” yaitu hati “. (Hadis Riwayat Bukhori).

Jika kita pahami secara mendalam hadis tersebut, maka hati sangat berperan dalam kehidupan jiwa manusia, karena hati yang bersih akan melahirkan jiwa yang bersih dan selalu taat serta tunduk terhadap titah dari Sang Ilahi Rabbi. Sebaliknya jiwa yang kotor disebabkan karena jiwa tersebut memiliki hati yang tidak baik dan selalu melanggar aturan yang telah digariskan oleh Allah SWT.

Namun pada kenyataanya dibalik penjelasan tersebut berbicara hati kekinian, sebut saja seorang manusia yang menjalani hatinya yang tidak sesuai dengan kata hati, maka tidak dipungkiri hati tersebut akan tidak selaras yang diinginkan, sebab hatilah kekuatan setiap manusia untuk bisa hidup apa yang digapainya. Sehingga kenyaman pada diri seseorang akan tenggelam ibaratkan lautan menenggelamkan hatinya untuk tidak bergerak sesuai namanya sebagai ujung tombak dalam kehidupan manusia.

Oleh karena itu, jika hatinya memilih terbaik lakukanlah adapun jika tidak menikmati maka katakanlah sesuai kata hati ini. Bilamana akan diteruskan akan menjadi penyakit hati yang saling tidak memiliki kenyaman bila dalam kehidupan kedua pihak. Rasa syukur kita terhapap adanya hati seharusnya kita jaga sebaik mungkin sebagaimana hati ini menjaga kita dalam setiap yang kita inginkan maupun ketidakinginan kita. Jalanilah jika itu jalan terbaik untuk menyamankan hati kita kedepan jangan takut karena setiap hati pasti bisa menerima keadaan apapun.

Melihat berbagai fenomena pada modernisasi ini telah banyak mengenai kata hati menjadi kering yang dialami setiap manusia dalam hal yang tidak seharusnya di pertahakankan. Maka untuk antisipasi akan ketidakvakuman hati, dianjurkanlah untuk menjaga hati yang seharusnya dijaga baik sesuai dia berjalan bukan menjadi penutup kebahagiaan seseorang dalam memanjakan diri lewat hati dan perasaan. Dan semua ini pekerjaan yang tidak mudah bagi setiap yang akan melakukannya.

Sebaliknya juga jika hati merasakan kenyamanan pada apa yang disekelilingnya, maka itulah yang harus dipertahankan untuk menuju kebagiaan yang sempurna dan menentramkan perjalanan kehidpuan setiap manusia dalam era modernisasi ini. Berbahagialah pada hati yang nyaman ini semua tak lain karena persetujuan sang pencipta memberikan kesempatan ini untuk dijalankan dengan tujuan tak lain mengapai manfaat dalam berbuat kebaikan bersama.sama.

Maka marilah kita mulai selamatkan hati dari sifat-sifat yang dapat menjerumuskan diri manusia kedalam jurang kehinaan didunia maupun diakherat kelak. Karena semua yang kita miliki baik harta benda maupun keturunan kita tidak dapat menolong diri kita selamat dihari hisab nanti kecuali jiwa tersebut diiringi dengan hati yang bersih (Qolbu as-Salim), sebagaimana diisyaratkan oleh Allah Swt, dalam surat as-Syu’ara: 88-89 :

Artinya : ” Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah SWT. dengan hati yang bersih”. (QS.as-Syu’ara: 88-89 )

Maka ketika hati setiap jiwa manusia bersih, prilaku dia akan baik pula. Ketika prilaku baik akan menghasilkan ketaatan kepada Allah SWT. dimanapun dia berada, dan itulah cita-cita terbesar dalam kehidupan ummat manusia. Mudah-mudahan Allah SWT. selalu membersihkan hati dari sifat-sifat kotor yang dapat menjerumuskan jiwa dan raga kita jauh dari Allah Swt. (*)

 

Oleh : Andre Rahmat, Founder & Ketua Umum TAKTIK Community