Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 12927

100 Golfer Berebut Poin di Serie 3 SPGA 2017 Nongsa Batam

0
ilustrasi

Kejuaraan golf profesional kembali dihelat di Batam, Kepri. Mulai 11-13 September 2017, ada Singapore Professional Golf Association (SPGA) yang siap digelar di Palm Springs Golf & Resort, Nongsa Batam.

Ajang ini merupakan kolaborasi antara Byran Yeo, Champion Golf, Batam View Beach Resort, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Batam dan Kementerian Pariwisata.

“Ini seri ketiga. Sport tourism yang dikemas dengan konten olahraga rekreasi, khususnya olahraga Golf. Pilihan destinasinya adalah Palm Spring Golf and Resort sebagai salah satu destinasi wisata Golf di Kota Batam,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Pebrialin, Kamis (7/9).

Dua seri sebelumnya juga sukses digelar di tempat yang sama . Seri I 27 Februari-1 Maret 2017 pesertanya menambus ratusan golfer. Begitu juga dengan seri kedua 22-24 Mei 2017. Selain tiga seri di Batam, ada 7 seri lainnya yang digelar di Singapura. Nantinya peringkat terbaik akan bertarung dalam babak grand final bulan Desember mendatang.

“Saat ini ada 100 pegolfer yang sudah mendaftar untuk berebut poin di Serie 3 SPGA 2017 ini. Dan mereka akan datang ke Batam saat weekdays, Senin sampai Rabu,” tambahnya.

General Manager Palm Springs Golf Steven Japari juga ikut menimpali. Sambutan hangat siap diberikan. Begitu juga dengan pelayanan dan panorama keren di golf course terluas di Batam dengan area lapangan 228 hektar.

“Palm Springs siap memberikan layanan terbaik. Dijamin bakal happy karena golf course kami memadukan lereng, hutan, pantai dan dipercantik dengan pohon palem dan bakau. Golfer Singapura pasti excited,” papar Steven.

Ayu Anom Budiarti, General Affair and PR Manager Batam View Beach Resort, juga tak mau kalah. Setelah menikmati kejuaraan golf, peserta bersama keluarganya yang datang akan dijamu dengan makan malam mewah dengan diiringi pertunjukan musik di Batam View Beach Resort.

“Ini juga sebagai daya tarik wisata di Batam. Saat di Batam, Singaporean juga bisa menikmati paket wisata yang ada, seperti kuliner, spa, belanja. Dan sambil bermain golf, kita juga menawarkan paket-paket wisata ke mereka,” ungkapnya.

Menpar Arief Yahya pun mengaku senang dengan antusiasme yang diperlihatkan pengelola Palm Spring dan Batam View Beach Resort. Arief yang juga mantan petinggi BUMN telekomunikasi ini melihat promosi wisata golf akan membawa banyak dampak positif bagi Indonesia.

“Ini akan membawa dampak tidaka langsung terhadap peningkatan ekonomi dalam kegiatan pariwisata di wilayah crossborder seperti Batam,” tuturnya.

Ucapannya sangat beralasan. Kalau sudah melihat dan merasakan sensasi bermain golf di Batam, umumnya tamu pasti akan ketagihan. “Dalam ilmu PR-ing, ketika promise atau janji product kepada customers terpenuhi, bahkan di atas ekspektasi, maka akan terbangun reputation. Kebetulan lapangan golf di Batam itu keren-keren. Reputasinya sudah diakui para golfer. Singapore Professional Golf Association aja sampai mau main di sana. Kalau nggak bagus, nggak akan mereka mau karena SPGA adalah asosiasi golf pro Singapura. Standar mereka sudah kelas dunia,” pungkas menteri asal Banyuwangi. (*)

Tembus 100.000 Suara, Menpar Arief Tetap Ajak #VoteVideoIndonesia

0

Ajakan Menpar Arief Yahya untuk nge-vote video pariwisata Indonesia terus memviral. Baik online di media sosial, maupun offline di berbagai event dengan massa yang besar. “Jumat, 8 September 2017 siang sudah tembus 100 ribu votes lebih, yuk pertahankan kemenangan sampai 11 September,” kata Arief Yahya, Menpar RI.

Sesmenpar Ukus Kuswara dalam Forum Sesmen-Sekjen Nasional juga nge-vote bareng di Palembang, 7 September 2017. Mereka sepakat menggerakkan seluruh pegawainya untuk menyumbangkan suaranya. “Keren!” komentar Menpar Arief.

Gerakan #VoteVideoIndonesia memang semakin masif. Dalam sepekan terakhir, Facebook, Twitter, Instagram, Line, Path atau media sosial lain, heboh dengan postingan online dan offline dari berbagai daerah untuk memastikan Indonesia merebut juara UNWTO Award 2017 kategori Tourism Video Competition.

Terakhir, ada Budi Doremi yang ikutan aktif menyebarkan ‘virus’ vote ke ribuan pengunjung Makassar International Eight Forum Festival (F8) 2017.

Ya, Makassar International Eight Forum Festival di Pelataran City of Makassar Anjungan Losari, memang terlihat beda. Ribuan pengunjung yang silih berganti datang sejak sore hingga tengah malam diajak untuk ikutan memilih. Semua diajak meluangkan waktu lima menit untuk ikut serta menjadikan Indonesia juara. Semua diajak bahu membahu mengibarkan Wonderful Indonesia ke level dunia.

Tengok saja aksi penyanyi Budi Doremi. Saat tampil di panggung Makassar Culinary Night, Kamis (7/9) malam, dari atas panggung, pria kelahiran 19 September 1984 ini mengajak para pengunjung untuk ikutan vote video Wonderful Indonesia di UNWTO Award. “Nah, mumpung kita lagi kumpul, yuk kita bareng-bareng vote Indonesia di ajang UNWTO Award 2017,” ujar Budi.

Dengan gayanya yang khas serta kocak, Budi mengajak penonton mengeluarkan ponselnya masing-masing dan mengetik alamat situs indonesia.travel/vote4id.

“Kalian masukin nama, e-mail dan pilih video Wonderful Indonesia dan submit. Nanti kalau yang udah ikutan, tunjukin buktinya nanti kita kasih hadiah,” ujar Budi.

Semangat pengunjung makin terpompa. Mereka dengan semangat memainkan jempolnya ke layar ponsel masing-masing. Rahma (22 tahun), misalnya. Warga Makassar itu mengaku baru tahu jika Indonesia tengah bersaing di ajang UNWTO Award. Dia pun langsung nimbrung vote bersama ribuan pengunjung lainnya.

Kesan yang dirasakannya, video tersebut sangat menggambarkan keindahan Indonesia. Durasi 1 sampai 2 menit itu sampai dirasa tidak cukup untuk menggambarkan kekayaan dan keindahan yang dimiliki Indonesia seluruhnya.

“Tapi aku baru tahu kalau Indonesia sedang bersaing. Makanya aku langsung ikutan vote,” kata dia.

Yang ikutan voting, langsung mendapatkan apresiasi dari Budi Doremi. Rahma yang menjadi salah seorang voters akhirnya diberi hadiah dan kesempatan untuk selfie bersama Budi Doremi.

Semangat voting yang dikomandoi Budi Doremi itu mendapatkan dua jempol dari Menpar Arief Yahya. Dia pun makin bersemangat mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk ikutan #VoteVideoIndonesia. “Satu suara anda sangat bermakna,” kata Menpar Arief Yahya.

Bagi yang belum vote, masih ada waktu. Caranya dijamin mudah dan nggak bikin ribet.

“Stepnya hanya empat. Pertama, klik indonesia.travel/vote4id.. Setelah itu masukkan nama dan email. Kemudian pilih video favorit Indonesia, lalu submit! Saya sudah coba. Sangat mudah dan nggak butuh waktu lama,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Karimun Bertekad Jadi Tujuan Wisata dan Investasi Utama di Kepri

0

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun bertekad menjadikan Karimun sebagai salah satu tujuan wisata dan investasi utama di Kepri. Untuk mendukung misi tersebut, sejumlah fasilitas dan layanan yang memudahkan investor diperbaiki, termasuk bandar udara.

Hal itu disampaikan Kabag Humas Pemkab Karimun, Eko Riswanto, saat berkunjung ke kantor Batam Pos di Graha Pena Batam, Jumat (8/9) bersama Kasubag Aplikasi Data, Informasi dan Publikasi, Tyo Gunawan.

Eko memaparkan potensi yang dimiliki Kabupaten Karimun cukup banyak sejak ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus. “Kabupaten Karimun sekarang sudah jauh berkembang, kami memiliki tujuan wisata seperti Coastal Area yang berada di Pulau Karimun,” ujarnya.

Selain itu, kata Eko, juga terdapat wisata pantai seperti daerah Pongkar dan Pelawan. Yang tak kalah menariknya, Karimun juga memiliki obyek wisata bersejarah Makam Si Badang di Pulau Buru dan pemandian air panas di Pulau Parit. Lokasi wisata ini, masih sangat alami dan tentunya akan menarik wisatawan untuk datang berkunjung. “Potensi tersebut akan terus kita kembangkan sehingga akan semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” katanya.

Eko juga menjelaskan tentang upaya pembangunan yang tengah digesa Pemkab Karimun saat ini. Di mana Bupati Karimun Aunur Rafiq tengah berupaya memperpanjang landasan pacu Bandara Seibati. Di mana panjang lintasan (runway) yang ada saat ini baru 1. 400 meter. Penambahan yang tengah diupayakan sejauh 600 meter. Jika ini terwujud maka panjang landasan pacu menjadi 2.000 meter dan bisa didarati pesawat komersil.

“Saat ini bandara Seibati hanya bisa didarati pesawat jenis ATR yakni Susi Air. Maskapai ini melayani rute Karimun-Pekanbaru dengan jadwal penerbangan 5 kali seminggu,” jelasnya.

Perpanjangan landasan pacu ini sangat penting dilakukan, dengan tujuan untuk mempermudah transportasi dari Karimun ke berbagai daerah di Indonesia. “Pak Bupati berencana jika penambahan landasan pacu terwujud maka bisa dibuka rute penerbangan Karimun-Jakarta,” ujarnya.

Ini dikarenakan cukup banyak warga Karimun yang berangkat ke Jakarta untuk urusan bisnis dan lainnya. Tak hanya menyasar penumpang dari Karimun, nantinya juga bisa menarik penumpang dari Kabupaten Meranti. Saat ini, warga Meranti jika ke Jakarta mereka hanya memiliki dua alternatif yakni lewat Batam atau Pekanbaru, Riau. Di mana waktu yang dibutuhkan ke daerah tersebut cukup lama yakni sekitar 4 jam. “Kalau di Karimun mereka hanya membutuhkan waktu sekitar 1, 5 jam. Ini sangat efisien, dan Bupati yakni akan banyak masyarakat Meranti yang memanfaatkan penerbangan tersebut,” katanya.

Selain itu, kata Eko saat ini Panbil Group juga melakukan pembangunan pelabuhan feri terpadu di kawasan yang tak jauh dari Coastal Area. Nilai investasi yang ditanam mencapai Rp 1, 5 triliun. Jika selesai dibangun akan memberikan wajah baru bagi Kabupaten Karimun.

Sementara itu, GM Batam Pos Guntur Marchista Sunan mengatakan, potensi-potensi yang ada di Kabupaten Karimun harus dipromosikan kepada masyarakat luar, sehingga akan lebih dikenal masyarakat luar, terutama luar Kepri. “Setiap daerah tentu memiliki potensi dan itu harus dikembangkan sehingga memberikan nilai lebih untuk kemajuan daerah. Batam Pos siap mendukung dan bersinergi dengan Pemkab untuk memajukan Karimun,” jelasnya. (bni)

 

Keel Laying Kapal BCM TNI AL Dilakukan di PT Batamec Shipyard

0
KRI Tarakan 905, salah satu kapal BCM (Bantu Cair Minyak) yang dimiliki TNI AL
foto: twitter

batampos.co.id – TNI Angkatan Laut (TNI) kembali membuat kapal perang (KRI) modern . Kapal ini berfungsi sebagai kapal bantu cair minyak (BCM) di Batam . Mereka mempercayakan proyek pembuatan kapal tanker khusus ini di PT Batamec Shipyard yang sukses melaksanakan peletakan lunas pertamanya (keel laying) di Tanjung Uncang, Jumat (8/9) kemarin.

Perusahaan ini sendiri, merupakan salah satu perusahaan galangan kapal terbesar di Batam yang bergerak di bidang pembangunan kapal baru, perbaikan dan konversi kapal yang telah menerima penghargaan ISO 9001:2008 tentang sistem manajemen berkualitas, serta sistem keamanan dan kesehatan dari BS OHSAS 18001:2007, serta sistem manajemen lingkungan ISO 14001:2004.

Asisten Logistik Kasal Laksda TNI Mulyadi menyebutkan, secara umum, dipilihnya PT Batamec sebagai perusahaan pembuat kapal ini karena PT Batamec sudah memiliki berbagai fasilitas lengkap untuk pembuatan dan perbaikan kapal. Yakni berdiri di atas lahan sekitar 64 hektare dengan fasilitas seperti graving dock yang sudah dilengkapi 2 grantry crane berkapasitas 160 ton dan tinggi 32 meter.

Selain itu, sudah dilengkapi 3 buah slipway dengan masing-masing gantry crane berkapasitas 100 ton, ada juga Syncrolift berukuran 100 meterx20 meterx8 meter dengan kapasitas 3000 ton dan sudah dilengkapi gantry crane berkapasitas 140 ton, serta tiga buah dermaga, lima workshop pabrikasi, 3 mesin CNC Plasma yang mampu memproduksi 30 ton per hari, serta dilengkapi berbagai mesin seperti mesin bending, rolling, mesin bubut yang menunjang produktivitas perusahaan tersebut.

“Selain itu, ini juga merupakan dukungan dan pengabdian TNI AL dalam mendukung industri lokal dan menggunakan produk Alutsista buatan negeri sendiri, serta menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ujar Mulyadi usai peletakan lunas pertama (Keel Laying) kapal BCM milik TNI AL di Tanjunguncang, Jumat (8/9) kemarin.

Baca Juga: TNI AL Pesan Kapal BCM di Batam

 

Menurutnya, kapal tanker ini merupakan kapal ketiga milik TNI AL yang dibangun di Indonesia dan sudah menggunakan biro klasifikasi Bureau Veritas (BV). Tanker baru ini hadir dengan ukuran panjang 123,50 meter dan lebar 16,50 meter dengan kapasitas muat minyak 5500 meter kubik. Ke depan, kapal ini berfungsi sama seperti KRI Tarakan, yakni sebagai Auxiliary Support Vessel, yang mengisi bahan bakar kapal perang Angkatan Laut Indonesia saat beroperasi di laut.

“Rencananya kapal ini akan dioperasikan di gugus tugas wilayah armada bagian barat (Armabar,red), mengingat saat ini, kita kekurangan alat untuk wilayah ini,” ujar Mulyadi.

Tanker ini juga akan dilengkapi sistem Replenishment at Sea (RAS) yang memungkinkan kapal untuk mentransfer bahan bakar ke kapal-kapal lain saat dalam kondisi beroperasi dan pelayaran jauh. Kemampuan ini sangat bermanfaat dalam strategi kemiliteran, dimana waktu dan kecepatan merupakan hal yang sangat menentukan dalam situasi genting.

“Itu artinya, kapal tak perlu berhenti atau kembali ke pangkalan untuk sekedar melakukan pengisian bahan bakar. Misalkan, kita tak butuh kembali ke pangkalan di Natuna saat beropasi di perairan terluar. Kapal ini kita butuhkan saat beroperasi dalam menjaga batas-batas laut Indonesia di kawasan perbatasan,” jelasnya.

Yang jelas, tambah Mulyadi, kapal ini akan dioperasikan satuan tugas kapal bantu (Satban) dalam pengawalan dan penjagaan di laut Natuna Utara. “Kapal ini akan mengawal kapal-kapal perang kita yang beroperasi di perairan perbatasan seperti di Laut China Selatan yang butuh pengawalan khusus,” jelasnya.

Direktur PT Batamec Shipyard, Mulyono Adi menyebutkan ini menjadi kerjasama pertama mereka dalam mendukung TNI untuk pengadaan Alutsista dengan membuat kapal baru. “Ini yang pertama, tapi kalau maintenance atau perbaikan kapal sudah sering,” ujarnya.

Mulyono menyebutkan, karena kapal digunakan untuk kepentingan operasi, meski pun statusnya sebagai kapal tanker, namun mampu juga mengangkut logistik basah maupun kering untuk kebutuhan militer “Kapal ini telah mengalami penyempurnaan sehingga lebih aerodinamis dan modern,” jelasnya.

Sementara itu, rangkaian keel laying kapal ini sendiri menggunakan metode koin ceremonu. Metode ini merupakan sebuah tradisi yang biasa dipakai pada tahap awal pembangunan kapal. Caranya denga meletakkan koin pada bagian bawah lunas kapal yang dipercaya sebagai simbol keberuntungan. Peletakan itu sendiri diserahkan oleh Mulyono Adi untuk diletakkan secara simbolis oleh Laksda Mulyadi sebagai mitra penerima dari TNI AL.

Proses keel laying ini dilaksanakan sekarang setelah enam bulan proyek berjalan karena PT Batamec, sesuai regulasi Marpol/Solas, mengikuti aturan pembangunan kapal mencapai satu persen dari total berat LWT. “Saat ini sudah menyelesaikan delapan blok setara berat 360 ton. Itu artinya pembangunan kapal sudah mencapai 1 persen, dan sudah bisa keel laying,” ujar Mulyono Adi.

Pembangunan kapal BCM ini diawasi oleh satgas dari TNI AL secara langsung yang dipimpin oleh kolonel laut (T) Hindarto sebagai Dansatgas.

Meskipun venue acara sempat banjir akibat hujan deras, namun acara tetap berlangsung sukses. Rencananya, pembuatan kapal ini akan selesai pada akhir 2018 mendatang.

Acara ini sendiri dihadiri juga Vice President PT Batamec Shipyard Heronimus Setiawan, Project Manager kapal BCM Harsya Damar Hadityo, beserta para karyawan Batamec, dan juga mitra perbakan dan rekanan. Sedangkan dari pihak TNI dihadiri Danlantamal 4 Tanjungpinang, Laksmana Pertama (P) Ribut Eko Suyatno, Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo, Kasubdis Adalut Kolonel Laut (T) Andi Djaswandi, serta para pejabat lingkungan dari Mabes TNI AL. (cha)

Garuda Indonesia kembali Gelar GATF Kedua di Batam, Tahun ini

0

batampos.co.id – Setelah sukses menggelar Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) pada bulan Maret 2017 lalu. Garuda Indonesia cabang Batam kembali menggelar GATF dengan menggandeng beberapa mitra seperti Hotel Radisson dan CIMB Niaga sebagai bank partner.

Pada GATF pertama yang diselenggarakan selama tiga hari pada enam bulan lalu di Mega Mall berjalan sukses, kali ini di GATF kedua tahun ini yang digelar pada tanggal 15 sampai 17 September, Garuda Indonesia menargetkan total transaksi pembelian tiket maskapai Garuda Indonesia ke berbagai tujuan domestik maupun internasional sebesar Rp 3 miliar serta dua ribu pengunjung GATF selama tiga hari pelaksaannya.

Menurut General Manajer Garuda Indonesia Branch Office Batam, Setya Budi, penyelenggaraan GATF untuk kedua kalinya di Batam nanti, disamping turut mendukung program pemerintah pusat untuk mendorong pertumbuhan pariwisata nasional, termasuk 10 destinasi prioritas di sampaing Bali, GATF ini merupakan salah satu upaya Garuda Indonesia dalam mengoptimalkan pasar potensial di wilayah Indonesia Barat, khususnya Batam dan sekitarnya.

GATF sendiri, lanjut Setya Budi, merupakan even tahunan yang selalu ditunggu pelanggan Garuda Indonesia. Tak hanya di Batam, namun di seluruh Indonesia. Hal tersebut terlihat dari peningkatan jumlah pengunjung GATF dari tahun ke tahun sejak digelar GATF tahun 2008.

Menyikapi tingginya minat pelanggan dan masyarakat dalam melakukan perjalanan wisata, maka GATF yang semula hanya digelar di Jakarta, kemudian digelar serentak di kota-kota besar di Indonesia termasuk di Batam.

Melalui GATF, Garuda Indonesia memberikan penawaran terbaik untuk berbagai pilihan tiket dan paket perjalanan wisata, baik domestik maupun internasional yang menarik dengan harga spesial. Di samping itu, pelanggan juga dapat menikmati tawaran-tawaran spesial yang diberikan pada periode happy hour setiap harinya, maupun fasilitas dan benefit yang diberikan oleh CIMB Niaga sebagai bank partner Garuda Indonesia.

Sementara itu Direktur Consumer Banking CIMB Niaga, Lani Darmawan mengataka, keikutsertaan CIMB Niaga sebagai bank partner Garuda Indonesia, merupakan wujud nyata komitmen perseroan untuk terus mendorong majunya industri pariwisata di tanah air.

GATF ini digelar serentak di 23 kota yakni di Jakarta, Medan, Batam, Tanjungkarang hingga Jayapura. Melalui travel fair ini, pelanggan akan mendapatkan harga-harga terbaik waktu liburan yang tepat dan paket yang lebih menarik. (gas)

Otopsi Korban Ledakan Ditunda, Tunggu Dokter dari Jakarta

0

batampos.co.id – Sampai saat ini kelima korban tewas akibat ledakan di kapal milik Pertamina, belum bisa diotopsi. Penyebabnya, polisi kesulitan mencari dokter otopsi di Batam yang sudah tak ada lagi karena pindah ke daerah lainnya.

“Sebenarnya hari ini rencana diotopsi. Karena di Batam tak punya dokter otopsi, sudah pada pindah, ya terpaksa kami datangkan dokter otopsi dari Jakarta sekaligus tim labfor dari Mabes Polri besok (hari ini) mereka akan sampai di Batam dan langsung bekerja,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Hengki, Jumat (8/9).

Nantinya otopsi akan menjadi kunci jawaban untuk mengetahui penyebab kematian kelima korban. Sementara apa penyebab hingga kapal bisa meledak, nantinya menunggu tim labfor bekerja mencari penyebab ledakan dan kebakaran tersebut.

“Untuk para keluarga korban, harap bersabar menunggu. Kami sedang berusaha keras mendatangkan dokter otopsi secepatnya. Untuk sementara jenazah para korban akan diinapkan di RS Bhayangkara disimpan di lemari pendingin penyimpan jenazah,” terang Kombes Hengki.

Penyidik Polresta Barelang sendiri sampai saat ini sudah memeriksa atau meminta keterangan dari beberapa pihak seperti dari perwakilan PT ASL, termasuk kapten kapal yang mewakili Pertamina, para subkon, semuanya diperiksa.

Dugaan awal penyebab ledakan kapal sendiri diperkirakan berasal dari tabung alat pengelasan untuk memperbaiki ruang saluran air di kapal. (gas)

 

 

Sembilan Ribu Berkas Belum Dicetak

0
Seorang wanita melakukan perekaman E-KTP. Foto: istimewa

batampos.co.id – Jumlah berkas Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kecamatan Batuaji terus menumpuk. Selama blanko e-KTP kosong, pihak kecamatan mencatat ada 9.000 berkas yang belum dicetak yakni, terhitung sejak Januari hingga Agustus 2017.

Camat Batuaji Fridkalter mengatakan penumpukan berkas akan terus berlanjut mengingat belum ada kejelasan terkait ketersediaan blanko. Meski demikian, ia berharap kepada warga agar tetap mengajukan berkas, karena untuk mengatasi kekosongan blanko pemerintah menyiapkan surat keterangan pengganti e-KTP.

“Berkasnya pasti bertambah. Kemarin saja ada 14 ribu berkas. Baru 5 ribu yang dicetak,” ujar Fridkalter, Kamis (7/9).

Sementara itu, meski sedang kekosongan blanko, warga Batuaji yang belum memiliki e-KTP terus mengajukan berkas ke Kantor Kecamatan.

“Blanko memang kosong. Tapi saya tetap ajukan,” kata Rita, warga MKGR, Batuaji.

Rita pun diberi surat keterangan pengganti e-KTP. Surat itupun ia pergunakan untuk keperluan administrasi lainnya.

“Mau buat SKCK untuk ngelamar kerja,” katanya perempuan 17 tahun ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Said mengatakan warga yang belum mendapatkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) harap bersabar.

Pasalnya hingga saat ini ketersediaan blanko masih menunggu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang rencananya Agustus ini kembali tersedia.

“Yang mangajukan dari awal tahun ini atau Januari hingga sekarang harap bersabar dulu,” kata dia kemarin.

Dia menjelaskan jumlah e-KTP yang telah dicetak berjumlah 42 ribu dari periode September hingga Desember 2016 lalu.

“Jadi kalau sudah merekam periode tersebut, e-KTPnya sudah bisa dicek di masing-masing kecamatan,” ujarnya. (cr19)

Kesehatan Keluarga dan Perbaikan Gizi Rp 11 Miliar

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pemko Batam mengusulkan anggaran Rp 11 miliar untuk program kesehatan keluarga dan perbaikan gizi masyarakat di 2018. Anggaran tersebut untuk beberapa program dalam menyehatkan keluarga.

“Ya memang anggaran itu untuk program kesehatan keluarga. Tetapi bukan hanya satu program saja,” kata Kasubag Program Dinas Kesehatan Kota Batam, Kamis (7/9).

Ia mengatakan program ini nantinya akan digelar merata di semua kecamatan di Kota Batam. Harapannya setiap keluarga bisa lebih sehat.

“Harapan kita semua setiap anggota keluarga bisa hidup sehat. Harapan kita juga tidak ada lagi yang kekurangan gizi di Batam,” katanya.

Anggota komisi IV DPRD Kota Batam Marlon Brando Siahaan mengatakan kesehatan keluarga ini menjadi hal yang sangat fundamental. Kebutuhan pokok yang harus dimiliki setiap orang.

“Anggaran yang sudah lebih dari Rp 10 miliar ini harus dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Ia berharap semua puskesmas di Batam bisa merasakan program itu, Terutama yang ada di hinterland. Menurut Marlon pelayanan di semua puskesmas juga harus ditingkatkan.

“Seperti yang sudah disampaikan kepala dinas, bahwa pelayanan di puskesmas itu harusnya 24 jam. Intinya harus terus ditingkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. (ian)

Connecting Your Future

0

Langkah mulia dilakukan insan pariwisata dari dunia akademisi. Itu setelah, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali menggelar kembali acara tahunannya yaitu The 10th of STP Nusa Dua Bali Job Fair 2017. Perhelatan yang mengusung tema “Connecting Your Future” ini akan digelar pada tanggal 14-15 September 2017 bertempat di Aula Joop Ave Kampus STP Nusa Dua Bali.

Ketua STP Bali Dewa Gede Ngurah Byomantara mengatakan, acara ini bukan hanya sebuah agenda tahunan yang rutin dilaksanakan anak didiknya, namun acara yang sudah digelar untuk ke-10 kalinya ini punya tujuan mulia yakni menjembatani para pencari kerja dengan pekerjaan impian yang mampu membawa masa depan yang cerah bagi siapa saja yang belum bekerja. Rencananya, Job Fair ini akan dibuka dari pukul 08.00 WITA hingga 15.00 WITA.

”Ini untuk semua, pengunjung bisa saja datang dari mahasiswa-mahasiswi STP Nusa Dua Bali sendiri yang telah lulus maupun akan lulus, siswa-siswi jurusan vokasi jurusan pariwisata hingga masyarakat umum yang ingin mencari pekerjaan. Lowongan ini juga berkisar di dunia pariwisata, karena kami konsisten mendukung pariwisata tanah air,” ujar pria yang biasa disapa Byo itu.

Lebih lanjut Byo menambahkan, di acara nanti nantinya para pengunjung atau pencari kerja diharapkan untuk membawa Curriculum Vitae (CV), karena untuk beberapa perusahaan akan mengadakan walk in interview langsung di tempat.

”Jadi peluangnya sangat besar dan berpotensi, kami juga berharap acara ini bisa bermanfaat untuk pariwisata Indonesia terutama menyediakan sumber daya manusia yang siap untuk merealisasikan targat-target yang telah dicanangkan Menteri Pariwisata bapak Arief Yahya,” ujar pria berkacamata itu.

Selain pameran bursa kerja, imbuh Byo, juga akan ada acara lain seperti talkshow dari Ni Made Ita Rossyani Dewi, SST.Par, M.Si (Yayasan Cahaya Dedari Bali), seminar, entertainment , dan Food Bazzar.

”Job Fair tahun ini menyediakan hampir 10.000 lowongan pekerjaan dengan 28 exhibitor mulai dari hotel, travel, cruise line hingga industri MICE. 28 Peserta Pameran atau Eksibitor Nasional maupun Internasional akan menawarkan 10.000 Lowongan pekerjaan terdiri dari Staff Permanen , Kontrak , Daily Worker, Aprentice dan Program Internship dan Training. Silahkan datang ke STP Bali, bekerja di dunia pariwisata, masa depan juga akan cerah dan bangsa Indonesia akan makmur,” kata Byo.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sependapat dengan pimpinan STP Bali. Untuk merealisasikan target 20 juta Wisman di tahun 2019, pariwisata Indonesia harus mempersiapkan sumber daya manusia yang andal dan menjadi garda terdepan dalam melayani dan menyambut wisatawan.

Kata Menpar, pariwisata sangat banyak membutuhkan profesi yang profesional. Dari industri yang mumpuni sampai pemandu wisata yang cerdas sebagai garda terdepan penyambutan wisatawan.

”Destinasi kita semakin indah, kalau dilayani dan dikelola oleh orang-orang yang profesional dan punya wawasan luas. Dan yang tidak kalah penting, saatnya kita siap bersaing dengan dunia internasional dalam persaingan dunia pendidikan,”kata Menpar Arief Yahya.(*)

 

Imigran Donor Darah

0
Petugas PMI Batam saat melakukan tes darah kepada imigran sebelum melakukan donor darah di Hotel Kolekta Nagoya, (7/9). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak puluhan imigran yang ditampung di Hotel Kolekta ,ikut mendonorkan darahnya pada kegiatan sosial kemanusiaan yang digelar oleh International Organization Migrant (IOM) bersama dengan PMI Batam dan Imigrasi Batam, Kamis (7/9) siang.

Donor darah yang kesemua pendonornya adalah imigran ini digelar sebagai rasa terima kasihnya dalam wujud mendonorkan darahnya ke masyarakat Batam.

“Inilah wujud rasa terima kasih para imigran kepada masyarakat Batam. Kegiatan sosial ini adalah konsep dari IOM wilayah utara yakni Pontianak, Batam dan Tanjungpinang,” ujar koordinator IOM wilayah utara, Pierre King.

Satu per satu imigran pendonor darah sebelum diambil darahnya, terlebih dahulu oleh dokter PMI Batam dicek golongan darahnya apakah layak atau tidak untuk didonorkan.

Sementara kedatangan Imigrasi Batam di bidang seksi pengawasan sendiri pada saat kegiatan donor darah, sifatnya adalah mengawasi kegiatan donor darah.

“Kami di sini hanya pengawasan saja, mengawasi kegiatan yang berhubungan dengan imigran di Batam,” ujar petugas Imigrasi Batam, Versius.

Jumlah imigran di Batam sendiri totalnya saat ini ada sebanyak 360 lebih. Sebanyak 150 imigran berada di detensi Sekupang, sisanya di Hotel Kolekta.

Bulan depan IOM juga akan menggelar kegiatan sosial yang melibatkan imigran di Sekupang yakni menanam seribu bibit pohon. (gas)