Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 12963

Ladies, Sila Cek Harga Eceran Tertinggi Beras, Barus Ditetapkan Nih….

0
Murni, 42, menimbang beras di Toko Acen, Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ada tiga jenis beras yang disepakati antara pemerintah dan pengusaha, yakni beras premium, medium, dan khusus.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita hari ini (24/8) mengumumkan penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru beras.

Pengumuman HET beras tersebut dilakukan bersama perwakilan Kementerian Pertanian, Satgas Pangan, Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Keputusan tersebut nantinya akan segera dikeluarkan dalam bentuk Peraturan Menteri Perdagangan.

Sementara itu untuk spesifikasinya, akan dikeluarkan dalam bentuk Peraturan Menteri Pertanian.

“Akhirnya berdasarkan masukan, segera kita menetapkan dan mengeluarkan peraturan menteri perdagangan yang diikuti dengan menteri pertanian mengenai kualitas beras-beras yang ada, termasuk didalamnya jenis beras khusus. Ada tiga kategori jenis beras, yaitu beras medium, premium dan khusus,” ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (24/8).

Enggar menjelaskan, HET ditentukan berdasarkan zonasi dan juga mempertimbangkan konektivitas serta logistiknya.

Udah zona Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi HET yang berlaku adalah sebesar Rp 9.450 per kg. Harga patokan ini naik tipis dibanding penetapan sebelumnya sebesar Rp 9.000 per kg.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Hana Adi Perdana/JawaPos.com)

“Pada dasarnya daerah produsen beras di masing-masing provinsi saling terhubung saat melakukan distribusi. Jadi kita lihat range perjalanan beras itu sendiri,” kata Enggar.

Untuk Sumatera di luar lampung dan Sumatera Selatan, kemudian NTT dan Kalimantan pemerintah memutuskan penambahan Rp 500 karena faktor dari nilai transportasinya.

“Kita berhitung suplai beras darimana dan berapa biaya transportasinya, maka transportasinya diperhitungkan Rp 500, jadi beras medium itu sebesar Rp 9,950 kecuali Maluku dan Papua berbeda Rp 800. Jadi Rp 10.250,” terangnya.

Untuk premium, di zona yang sama seperti sebelumnya berlaku sebesar Rp 12.800 per kg. Perbedaan harga akan menyesuaikan seperti HET beras medium

“Nah dengan premium harga eceran tertinggi itu Rp 12.800, ini berlaku baik di pasar tradisional maupun ritel modern. selain di daerah yang kami sebutkan bedanya Rp 500 dan Rp 800,” pungkasnya.

Berikut daftar harganya :

1. Jawa, Lampung, Sumatera Selatan: medium Rp 9.450/kg, premium Rp 12.800/kg

2. Sumatera lainnya: medium Rp 9.950/kg, premium Rp 13.800/kg

3. Bali dan NTB: medium Rp 9.450/kg, Rp premium Rp 12.800/kg

4. NTT: medium Rp 9.500/kg, premium Rp 13.300/kg Sulawesi: medium Rp 9.450/kg, premium Rp 12.800/kg

5. Kalimantan: medium Rp 9.950/kg, premium Rp 13.300/kg

6. Maluku dan Papua: medium Rp 10.250/kg, premium Rp 13.600/kg (cr4/JPC)

Ajak Masyarakat Kawal Proyek

0
Joko Nugroho. F. Dok Joko untuk Batam Pos

batampos.co.id – Anggota DPRD Provinsi Kepri Komisi III Daerah Pemilihan (Dapil) Karimun Joko Nugroho, ST, mengajak masyarakat berperan aktif mengawal pelaksanaan berbagai proyek infrastruktur di Kabupaten Karimun. Peran aktif masyarakat sangat diharapkan agar pengerjaan proyek tepat waktu dan berkualitas.

“Masyarakat memiliki hak dan kewenangan untuk turut mengawasi penggunaan APBD, sebab uang tersebut sebagian terhimpun dari pajak yang dibayar oleh masyarakat. Untuk itu masyarakat juga bisa memberikan masukan jika pembangunan tidak tepat waktu ataupun dikerjakan asal-asalan,” terang Joko Nugroho.

Disebutkannya, pada tahun 2017 Provinsi Kepri menganggarkan sejumlah paket pembangunan di wilayah Kabupaten Karimun. Salah satunya peningkatan jalan Coastal Area di Karimun, pembangunan jalan lingkar Pauh Karimun, pembangunan jalan Pulau Parit, peningkatan jalan Dabit Batu 9, peningkatan jalan Parit Tegak, dan pembangunan jalan Batu Putih Kelurahan Gadingsari, Kecamatan Kundur.

Politisi Partai Demokrat ini juga mengatakan, pembangunan infrastruktur sangat penting dan mendesak dibutuhkan masyarakat. Sehingga sudah sepantasnya masyarakat juga harus mendukung, termasuk melakukan pengawasan serta berperan aktif dalam pembangunan di daerahnya. Yang tidak kalah pentingnya adalah ikut menjaga dan merawat setelah pembangunan tersebut selesai dikerjakan. Masyarakat harus ikut merasa memiliki terhadap fasilitas yang sudah dibangun pemerintah. (ims)

Festival Sriwijaya Hebohkan Palembang

0

Selasa (22/8) malam, Festival Sriwijaya yang menyita perhatian publik.

Netizen yang bergabung dalam GenPI – Generasi Pesona Indonesia menaikan hastag #PesonaSF2017. Trending topik dalam dua hari ini, membuat featival itu makin dikenal publik luas.

Sejak sore hari ribuan masyarakat hadir dalam acara yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan didukung Kementerian Pariwisata.

Diawali pembukaan “Kreatifood 2017”, sebuah ajang yang digelar guna mendukung industri kuliner Indonesia yang kini telah bertransformasi menjadi salah satu industri kreatif Indonesia. Kreatifood 2017 yang merupakan bagian dari Festival Sriwijaya, mengusung tema “Kopi Kita Kopi Giling Lokal (Koling Lokal).

“Kreatifood 2017” diikuti Asosiasi Kopi Nasional dan Lokal, para pengusaha di bidang kopi dan pengusaha kuliner lokal di kota Palembang. Selain itu juga turut berpartisipasi para start up di bidang kuliner yang menjadi program binaan Bekraf. Kopi merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki Indonesia yang sudah dikenal hingga ke mancanegara.

“Kopi giling lokal saat ini telah menjadi tren sendiri di masyarakat Indonesia. Hal ini menjadikan industri kopi olahan di Indonesia meningkat. Acara ini berupaya mendorong dan meningkatkan potensi kopi lokal bukan hanya sekadar komoditi, tetapi juga menjadi gaya hidup bagi pecinta kopi di Indonesia,” ujar Kepala Bekraf Triawan Munaf saat membuka “Kreatifood 2017” bersama Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.

Saat matahari mulai kembali ke peraduannya, masyarakat yang kian banyak hadir mulai memenuhi area panggung Festival Sriwijaya. Jika di Kreatifood masyarakat disuguhi ragam potensi kopi dan kuliner Sumatera Selatan, di Festival Sriwijaya giliran ragam budaya yang menjadi daya tarik. Mulai dari Tari Gending Sriwijaya, Tari Tradisi, hingga penampilan fashion kolosal oleh PPS Sriwijaya.

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan, Festival Sriwijaya yang tahun ini memasuki tahun ke-26 penyelenggaraan merupakan sebuah festival yang menghadirkan ragam budaya dan potensi wisata dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Selatan.

“Setiap kabupaten dan kota menampilkan kebudayaan khas daerah masing-masing agar semakin dikenal masyarakat,” ujar Alex Noerdin.

Festival Sriwijaya 2017 yang akan berlangsung hingga 27 Agustus mendatang akan diisi berbagai kegiatan. Antara lain pagelaran Orkestra Sriwijaya, Atraksi Silat, Syarofal Anam, Festival Kuliner, Lomba lari, Lomba Paduan Suara, Lomba Fashion Show Anak-Anak, Lomba Instagram, Lomba Blog juga Fashion Show Kolosal.

Ada juga panggung hiburan yang menampilkan musik etnik, parade musik jalanan, dan parade teater tradisional Dul Muluk serta penampilan gelar budaya dari kabupaten atau kota se-Sumsel.

Tak ketingalan pementasan teater mini, Festival Batanghari Sembilan dengan menampilkan 60 peserta gitar tunggal, pementasan musik jalanan dan malamnya pementasan wayang kulit Palembang.

Guna menjaring pengunjung ke Festival Sriwijaya 2017 ada paket city tour Palembang selama tiga hari untuk menikmati kuliner palembang, songket tour, dan mengunjungi tempat bersejarah serta shopping.

Lebih lanjut Alex Noerdin menjelaskan, Festival Sriwijaya pada tahun ini juga punya misi istimewa. Bukan sekadar penyelenggaraan festival tahunan bernuansa budaya masyarakat Sumatera Selatan, namun juga sebagai bagian dari ajang mempromosikan Asian Games 2018. Seperti diketahui, Palembang menjadi salah satu tuan rumah bersama DKI Jakarta.

“Dengan adanya festival ini, kebudayaan dan wisata di Sumatera Selatan akan semakin dikenal masyarakat, termasuk luar negeri. Sehingga diharapkan kunjungan wisatawan ke provinsi ini semakin meningkat,” ujar Alex Noerdin.

Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata, I Gede Pitana memuji kembali terselenggaranya Festival Sriwijya ke-26 tahun 2017. Dilihat dari waktu penyelenggaraan yang sudah berlangsung sejak lama, maka Festival Sriwijaya adalah festival tertua kedua di Indonesia.

“Sejak tahun 1991 masyarakat dan pemerintah Sumatera Selatan secara berkelanjutan melaksanakan Festival Sriwijaya ini. Menjadikan festival tertua kedua di Indonesia setelah Pesta Kesenian Bali,” ujar I Gde Pitana.

Menurutnya pelaksanaan festival ini akan dapat memajukan pariwisata di Sumatera Selatan. Terlebih dalam menyambut Asian Games 2018, sehingga lebih banyak lagi publik yang mengenal kebudayaan dan ragam pariwisata di Bumi Sriwijaya ini.

“Saya benar-benar bangga terhadap eksistensi pelaksanaaan Festval Sriwijaya karena akan dapat memajukan pariwisata,” kata Pitana.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut penyelenggaraan festival merupakan salah satu cara yang paling efektif dalam mempromosikan satu daerah atau destinasi pariwisata yang ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebuah event, ujar Menpar, memiliki manfaat ganda. Yaitu manfaat langsung dan tidak langsung. Manfaat yang pertama adalah memperkenalkan destinasi, dan kedua bisa menjadi ikon untuk mendatangkan wisatawan langsung pada saat event berjalan.

Selanjutnya memacu masyarakat lokal dalam mengembangkan kreatifitas dan secara langsung terlibat dalam kepariwisataan.

“Tidak kalah pentingnya sebuah event atau festival akan menggairahkan dan membangkitkan kesenian dan kebudayaan lokal yang merupakan modal dasar pembangunan kepariwisataan,” kata Arief Yahya.

Kalau kita melakukan perbandingan dengan negara luar, maka kita bisa melihat begitu banyak kota-kota, negara-negara yang sebenarnya tidak mempunyai apa-apa tetapi terkenal secara konsisten menyelenggarakan festival-festival setiap tahun secara tidak pernah putus.

Bahkan kalau membandingkan dalam negeri, ada contoh riil. Seperti kabupaten Jember yang sebelumnya tidak dikenal dalam peta kepariwisataan. Namun kemudian Jember langsung ada dalam Top Of Mind karena adanya Jember Fashion Carnaval yang secara konsisten dilaksanakan.

“Begitu juga Banyuwangi yang langsung dikenal dalam dunia pariwisata internasional karena dalam lima tahun terakhir konsisten melaksanakan berbagai festival dan event setiap tahunnya,” ujar Menpar Arief Yahya.

Karena itu Menpar yakin event-event tersebut termasuk Festival Sriwijaya akan menjadi salah satu ikon yang bisa mencitrakan Palembang dan Sumatera Selatan sebagai destinasi pariwiasta berkualitas sehingga makin menarik kedatangan wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.

“Tahun ini konsentrasi kita adalah meningkatan jumlah kunjungan Wisman (wisatawan mancanegara) ke Indonesia. Meski targetnya masih melingkupi wilayah Bali, Kepulauan Riau dan Jakarta sebagai tujuan utama wisman, namun perlu juga ada daerah-daerah baru sebagai tujuan wisata baru. Sebagai daerah yang kental dengan sejarah peradaban kerajaan Sriwijaya di masa lampau, Sumatera Selatan telah siap dan telah mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan peningkatan pariwisata sehingga menjadi tontonan menarik bagi wisnus dan wisman yang berkunjung ke Sumsel,” jelas Menpar Arief Yahya.(*)

 

 

Wonderful Indonesia Bidik Wisman Malaysia di MATTA Fair

0

Kementerian Pariwisata kembali “tancap gas” dengan mempersiapkan keikutsertaan Wonderful Indonesia (WI) di ajang MATTA Fair yang akan berlangsung di Kuala Lumpur. Selama tiga hari mulai 8 – 10 September 2017 di Putra World Trade Centre (PWTC) Kuala Lumpur, Wonderful Indonesia dipastikan bakal mencuri perhatian.

Di edisi 2017 ini, semua persiapan kembali digarap serius. Booth WI diletakkan di tempat strategis. Aktivitas boothnya juga dirancang dengan beragan agenda seru. Bahkan beragam destinasi dan jenis wisata seperti bahari, budaya, belanja hingga golf, ikut dibawa ke Kuala Lumpur.

Mulai dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, dari matahari terbit hingga tenggelam, keindahan di darat serta bawah laut, semua dibawa ke Malaysia. Semuanya ditawarkan lengkap dengan informasi detail serta tidak ketinggalan promo-promo menarik.

Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Rizki Handayani mengatakan, setiap kali ikut serta di ajang MATTA Fair, Indonesia selalu menyajikan suguhan yang berbeda. Hal ini sebagai representasi dari kekayaan wisata Indonesia yang begitu tinggi.

Nah, untuk edisi 2017 kali ini, Wonderful Indonesia memilih arsitektur “Rumah Betawi” sebagAI tema kegiatan. “Kementerian Pariwisata telah menyewa lahan sebanyak 36 booth dengan luas total 324 meter persegi. Tema utamanya DKI Jakarta yang mengangkat arsitektur Rumah Betawi, lengkap dengan berbagai ornamen khas Betawi serta pemasangan image berbagai objek dan atraksi wisata di DKI Jakarta,” ujar I Gde Pitana, Rabu (23/8).

Pemilihan DKI Jakarta sebagai tema utama untuk menghias Paviliun Indonesa di Matta Fair Kuala Lumpur kali ini bukan tanpa alasan. Pitana mengatakan, DKI Jakarta sebagai ibu kota negara menjadi pintu gerbang utama wisatawan dari berbagai negara.

Selain itu, Jakarta yang kerap disebut “Indonesia Kecil” menjadi tempat bagi masyarakat dari berbagai latar budaya yang melebur dalam satu kehidupan. Sehingga banyak hal yang dapat dieksplorasi di Jakarta.

“Jakarta juga memiliki Kepulauan Seribu yang menjadi satu dari 10 destinasi prioritas,” kata Pitana.

Sementara Rizki Handayani menjelaskan, dalam MATTA Fair kali ini, WI akan berpartisipasi secara aktif dengan memboyong 50 industri pariwisata Indonesia. Rombongan WI terdiri dari 30 travel agent/tour operator beserta local agent partner masing-masing.

Kemudian juga turut hadir 20 hoteliers/pengelola obyek wisata/DMO yang berasal dari 15 destinasi. Yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepri, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan industri yang mewakili seluruh Indonesia.

“Selain itu terdapat sebelas Dinas Pariwisata Daerah yang turut berpartisipasi. Di antaranya Dispar Privinsi DKI, Dispar Provinsi Sumatera Utara, Dispar Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jambi, Kalimantan Barat dan lainnya,” kata dia.

Tidak hanya fokus dalam hard selling dan promosi, program acara di Paviliun Indonesia nantinya juga akan ada aktivitas menarik yang dapat dinikmati. Di antaranya minuman khas dan refreshment,gimmick, gift redemption, demo dan workshop, quiz, games dan juga spa.

“Terdapat juga counter pelayanan informasi yang dapat membantu anda memperoleh berbagai informasi Pariwisata Indonesia yang dilengkapi dengan brosur tentang destinasi-destinasi wisata Indonesia,” ujar Rizki menambahkan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, MATTA Fair 2017 merupakan momentum potensial untuk dapat menjaring wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia. Utamanya dari Malaysia. Pada tahun ini Kemenpar menargetkan mampu menjaring wisman Malaysia sebesar 1.772.000 orang, dimana tahun 2016 sebanyak 1.225.458.

Menpar memastikan akan memaksimalkan keikutsertaan dalam MATTA Fair 2017 di Kuala Lumpur dengan menawarkan obyek wisata di sejumlah daerah sebagai destinasi liburan yang menarik untuk dikunjungi.

“Malaysia adalah pasar potensial bagi pariwisata Indonesia. Selain dekat secara geografis, Malaysia juga dekat secara budaya. Sama-sama rumpun Melayu,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

 

Saat Hari Kerja, 600 Turis China Berwisata ke Bintan

0
Turis masuk melalui pelabuhan BBT Lagoi, Bintan F.Slamet/Batam Pos.

You get more, you pay less! Membayar lebih murah, mendapat fasilitas yang lebih banyak,” kata Menpar Arief Yahya, yang pernah dinobatkan sebagai Marketeer of The Year 2013 oleh Markplus Inc itu.

Sebanyak 600 wisman asal China sukses di drive ke Bintan saat weekdays via Tanah Merah, Singapura. Industri ferry yang menyeberangkan ratusan wisman dari Tanah Merah-Bintan langsung happy. Bintan Lagoon Resort yang dijadikan lokasi menginap juga ikutan kebagian rezeki.

“Sekarang semua industri sudah mulai berlomba-lomba memasarkan Batam dan Bintan saat weekdays. Ini perkembangan yang sangat bagus,” tutur Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi, Eddy Susilo, Rabu (23/8).

Salah satunya, dengan mengambil tema Bintan Best Tours Luxury Group, 600 pax akhirnya dipasarkan travel agent asal Singapura. Target marketnya jemaah gereja Negeri Tirai Bambu yang sedang di Singapore.

Selama empat hari tiga malam, jemaah gereja ini dirayu untuk berwisata MICE di Bintan. Semuanya dirayu untuk berwisata religi dari 22-25 Agustus 2017. Hasilnya? Happy ending untuk Bintan.

“Tanggal 22 Agustus sore seluruh rombongan Bintan Best Tours Luxury Group sudah masuk Bintan. Mereka langsung menginap di Bintan Lagoon Resort,” tambah Esthy.

Bintan Lagoon Resort langsung panen raya. Seluruh kamarnya langsung fully bookeed. Sebanyak 437 kamar di sana habis disewa rombongan Bintan Best Tours Luxury Group. Bahkan sebagian sampai ada yang harus menyewa villa lantaran kamar di Bintan Lagoon Resort tak bisa menampung seluruh rombongan.

“Terimakasih Kementerian Pariwisata atas dukungannya. Ini berkah bagi Bintan. Plafon harga di sana lumayan mahal loh, tapi ternyata tetap laku dijual,” timpal Kadispar Bintan Luki Zaiman Prawira.

Luki memang tak asal bicara. Harga sewa kamar Bintan Lagoon Resort dipatok Rp 2,7 juta per malam. Sementara untuk villa, harganya dipatok mulai Rp 6.144.000 per malam. Harga sewa tinggi ini sepadan dengan fasilitas dan panorama yang ditawarkan.

Di Bintan Lagoon Resort, rombongan Bintan Best Tours Luxury Group bisa menikmati kamar yang menghadap ke Laut Cina Selatan. Bahkan Johor Bahru Malaysia bisa dilihat dari Bintan Lagoon Resort.

Selain panorama laut yang menawan, rombongan wisman asal China tadi juga ikut dimanjakan dengan dua kolam renang terbuka, lapangan tenis, dan dua lapangan golf kelas dunia. Selain itu, ada juga layanan spa sepanjang hari, dan 12 restoran berstandar global. “Masakan Asia, India, dan Barat, semua ada. Jadi silakan ke Bintan saat weekdays, dijamin Anda tidak akan rugi,” tambah Luki.

Bintan memang tak ingin kalah dari Bali. Kebetulan, modalnya sudah sangat kuat. Punya fasilitas penunjang MICE yang sudah oke, hotel, resort dan lapangan golf kelas dunia serta pelabuhan penyeberangan yang mumpuni. Kekuatan inilah yang sekarang dimanfaatkan industri di Kepri, Singapura dan Johor Bahru untuk menjual Batam dan Bintan saat weekdays. Paket-paket menarik di-create dan dipasarkan dengan harga supermurah.

“Kalau sudah ada 600 pax yang laku terjual saat weekdays, itu pertanda program PWI Terpadu Crossborder punya prospek besar. Commercial dan social value sukses, industri hotel panen raya, begitu juga dengan industri ferry. Saat destinasi Batam dan Bintan makin populer, makin ramai, makin terjangkau, ini akan menjadi basic need wisman Singapura dan Malaysia untuk jalan-jalan ke Kepri. Kuliner, golf, spa, tiket ferry, hotel dan resort, hingga wisata belanja, semua bisa dinikmati dengan harga yang super murah,” ucap Menpar Arief Yahya. (*)

Mandiri-Traveloka Tawarkan Diskon ke 10 Bali Baru

0

Bank Mandiri bersinergi dengan merchant travel online Traveloka menggelar program “Jelajahi Keindahan Indonesia” mempromosikan 10 destinasi wisata prioritas (10 Bali Baru) dan meningkatkan angka kunjungan wisata.

Dalam program ini, Bank Mandiri dan Traveloka memberikan penawaran harga terbaik untuk paket Pesawat plus Hotel dan Atraksi & Rekreasi ke 10 destinasi
prioritas dan Bali. Ke-10 destinasi tersebut adalah Candi Borobudur, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Pantai Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, Wakatobi dan Morotai.

“Bentuk dukungan ini tentu saja akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan dapat mendorong perekonomian melalui sektor Pariwisata. Dengan program ini, masyarakat dalam hal ini nasabah Bank Mandiri dapat menjelajahi keindahan Indonesia dengan biaya yang murah dan kemudahan bertransaksi,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty, di Restoran Three Wise Monkeys, Jakarta Selatan, Rabu (23/8).

Di samping harga spesial tersebut, bagi pemegang Mandiri Kartu Kredit akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa diskon sejumlah Rp 720.000 untuk pemesanan paket Pesawat plus Hotel dan diskon sejumlah Rp 200.000 untuk berbagai Atraksi & Rekreasi di 10 destinasi tersebut.

Senior Vice President Credit Cards Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Vira Widiyasari menjelaskan, bagi pemegang Mandiri Kartu Kredit dapat memanfaatkan fitur cicilan 3 dan 6 bulan, serta mendapatkan fiestapoin hingga empat kali untuk setiap transaksi. Untuk mendapatkan promo tersebut, pemegang Mandiri Kartu Kredit dapat langsung mengunjungi website Traveloka di https://www.traveloka.com/promotion/indonesia atau melakukan pemesanan lewat aplikasi Traveloka.

“Seperti ke Danau Toba, itu mulai dari Rp 1,4 juta, ke Labuan Bajo mulai dari Rp 1,8 juta, ke Wakatobi mulai dari Rp 3,4 juta dan ke Bromo mulai dari Rp 760 ribu. Harga tersebut untuk berdua dan termasuk diskon, untuk hotel dan pesawat 3 hari 2 malam. Program berlaku mulai tanggal 17 Agustus 2017 hingga 31 Agustus 2017, dengan periode perjalanan hingga 30 November 2017,” jelas Vira.

Vira menambahkan, inisiasi program ini merupakan bentuk upaya Bank Mandiri memberikan layanan terbaik kepada para nasabahnya dan komitmen perseroan dalam merealisasikan program pemerintah untuk mengembangkan 10 destinasi prioritas.

“Program ini merupakan persembahan kami kepada para nasabah setia. Dukungan Traveloka pada program ini tentunya akan memberikan nilai lebih dalam perjalanan nasabah Bank Mandiri untuk menjelajahi keindahan Indonesia,” tambahnya.

Transaksi Mandiri kartu kredit pada akhir Juli 2017 tercatat mengalami kenaikan sebesar 9,6%. Dari total transaksi Mandiri Kartu Kredit, sekitar 17% merupakan transaksi yang terkait dengan perjalanan, baik untuk hotel ataupun travel.

Head of Marketing Traveloka Dannis Muhammad, menyambut baik pelaksanaan program Jelajahi Keindahan Indonesia ini. Dia menjelaskan, minat masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan penerbangan domestik mencapai 56% dari tahun 2011 hingga 2016. Sedangkan pertumbuhan pemesanan kamar hotel meningkat hingga 64% pada periode yang sama.

“Masih dalam semangat hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72, kami senang dapat berpartisipasi memajukan perekonomian Indonesia di sektor pariwisata lewat program kerja sama dengan Kemenpar dan Bank Mandiri. Kami percaya dengan adanya kemudahan akses pemesanan dan promosi yang tepat, dapat meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk mengunjungi beragam destinasi di Indonesia,” ungkap Dannis.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi terjalinnya kerja sama ini. Dirinya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan segala peluang yang menawarkan kemudahan berwisata dengan harga murah.

“Ini mendukung program Kementerian Pariwista dan memudahkan wisatawan dalam negeri untuk jalan-jalan. Ini promo yang sangat menarik, manfaatkan jangan dilewatkan,” ujar Menpar Arief Yahya.

Bali begitu istimewa di mata Menpar Arief Yahya. Pertama, 40% wisman masuk ke Indonesia via Bali, sisanya Jakarta 30%, Kepri 20%, dan 10% tersebar luar di daerah lain. Kedua, Bali istimewa karena segudang reputasi dunia dialamatkan ke Pulau Dewata itu. Apalagi, pilihan travellers di TripAdvisor menempatkan Bali sebagai destinasi terbaik dunia. Ketiga, Bali juga contoh destinasi yang paling lengkap 3A-nya (Atraksi, Akses, Amenitas).

“Sebagai destinasi, Bali paling maju dan dijadikan ikon pariwisata Indonesia. Karena itulah 10 destinasi prioritas pun disebut dengan istilan 10 Bali Baru,” terang Menpar Arief Yahya. (*)

12 Ribu Pedayung Hipnotis Wisatawan di Festival Pacu Jalur 2017

0

Festival Pacu Jalur yang hanya bisa disaksikan di Riau.

Ini benar benar dahsyat dan fenomenal. 193 Jalur (istilah untuk tim yang ikut berlomba) sudah dipastikan akan melewati perjuangan babak penyisihan hari pertama yang dimulai 23 hingga 26 Agustus 2017 di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Kepulauan Riau.

Sebanyak 193 jalur (perahu) akan diisi pendayung sekitar 50-60 setiap perahu, jadi akan terdapat total sekitar 12 ribu pedayung yang akan berjibaku, dalam even terbesar di Riau ini yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp 65 juta. Hadiah belum termasuk dari sponsor yang biasanya menyediakan ternak untuk para pemenang.

“Alhamdulillah, total 193 jalur (tim) yang berasal dari 15 Desa/Kecamatan, 1 Kabupaten dan 1 tim dari Pempov Riau, mereka akan bertemu berdasarkan hasil undian. Ada 97 heat dengan sistem gugur. Sehingga peserta yang kalah tidak boleh turut bermain kembali.

Sedangkan para pemenangnya akan diadu kembali untuk mendapatkan pemenang utama,” kata Marwan,Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kuantan Singingi.

Jumlah pengunjung pacu jalur tahun ini diperkirakan 500 ribu orang.

“Tahun lalu sekitar 350 ribu penonton terhipnotis dengan adu cepat para pendayung, tahun ini diperkirakan bisa mencapai 500 ribu penonton, baik dari seluruh Kabupaten Kuantan Singingi dan wisatawan di kabupaten tetangga seperti Inhu dan yang lainnya yang ingin menyaksikan ajang seru ini,” ujarnya.

Tercatat 15 kecamatan yang ikut mengirimkan tim terbaiknya berasal dari Seluruh kecamatan di kuantan Singingi sepeti Kecamatan Inuman, Cerenti,K Hilir, K Hilir Seberang, Pangean, LTD. Sentra, Bekai, K Tengah, Guntor, Hulu Kuantan, P Rantau, Singingi dan Singingi Hilir.

Kemudian ada Kabupaten Inhu yang mengirimkan 33 jalur dan tim Pemprov Riau juga mengirimkan wakilnya.

Marwan menjelaskan, setiap Jalur beranggotakan laki-laki dengan usia 15 sampai 40 tahun. Jumlah pendayung perahu tidak sama setiap perahu, semua tergantung masing masing tim sekitar 50 sampai 60 orang.

Jadi beda jumlah pendayung tidak membedakan kelas dan istimewanya, pendayung banyak belum tentu menang, karena menurut mitos yang ada di sana, kemenangan itu ditentukan dari kekuatan magis yang terdapat pada kayu perahu serta kesaktian sang pawang dalam mengendalikan perahu.

Dari 50 atau 60 pendayung, ada anggota tim disebut ‘anak pacu’ dengan beberapa tugas masing-masing dan sebutannya, seperti ‘tukang kayu’, ‘tukang concang’ yang menjadi komandan atau pemberi aba-aba, dan ‘tukang pinggang’ yang menjadi juru mudi. Ada juga ‘tukang onjai’ yang bertugas memberi irama di bagian kemudi dengan cara menggoyang-goyangkan badannya, dan ‘tukang tari’ yang membantu ‘tukang onjai’ dalam memberi tekanan agar seimbang, agar perahu dapat berjungkat-jungkit secara teratur dan berirama.

Juara bertahan tahun lalu, Jalur Siposan Rimbo RAPP dari Pangean Kuantan Singingi juga siap kembali mempertahankan mahkota juara, berada di jalur 13, akan ditantang Tapak 3 Tumpuan Nagori Aston Motor di penyisihan babak pertama yang akan menempuh jarak panjang lintasan sepanjang 1 km mengikuti aliran Batang Kuantan.

Tradisi Pacu jalur ini telah ada sejak ratusan tahun yang memiliki sejarah panjang. Sungai Batang Kuantan yang terletak antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu dan Kecamatan Cerenti di bagian hilir telah digunakan sebagai jalur pelayaran sejak awal abad ke-17 dan digunakan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72 #Pesona72 #Pesona17an. Acara Festival Pacu Jalur ini dibuka langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dalam acara pembukaan yang digelar di Lapangan Limuna yang berjarak sekitar 50 meter dari arena Pacu Jalur.

Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya sendiri takjub dengan ebent pacu jalur. “Pacu jalur ini unik, tidak ada di dunia selain di Kuansing. Event ini berkelas dunia, tinggal bagaimana Riau bisa mengemasnya menjadi paket wisata yang menarik,” ujar Menpar Arief Yahya.

“Mudah-mudahan dengan acara ‘Riau Menyapa Dunia’, pacu jalur dan pariwisata Riau tumbuh lebih baik,”pungkasnya.(*)

Tiga Wilayah Titik Reklame di Batam

0
Sejumlah papan reklame terpasang di Simpang Gelael Batamcenter, Rabu (23/8). Pemko Batam berencana akan mengurangi reklame konvensional. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono mengatakan pemasangan titik baliho berada dibawah kewenangan Sub Direktorat Pertamanan BP Batam.

“BP Batam menentukan titik reklame berdasarkan Keppres Nomor 41 Tahun 1973 tentang daerah industri pulau Batam, kemudian Kep. Mendagri Nomor 43 Tahun 1977 tentang pemberian hak pengelolaan lahan kepada BP Batam,” jelasnya.

Selain itu kerjasama dengan Pemko Batam ditentukan oleh Keputusan Bersama Kepala Badan Pelaksana BP Batam dan Walikotamadya Batam No. 01/SKEP/KABALAK-OB/IV/1990, No.KPTS.63/IV/1990 tentang ketentuan penyelenggaraan di pulau Batam.

Untuk bisa memasang baliho, maka harus melengkapi persyaratan administrasi seperti surat permohonan dilengkapi dengan identitas perusahaan, keterangan reklame, dan surat reklame lama jika melakukan perpanjangan.

Kemudian harus menyertakan persyaratan teknis yakni gambar orientasi lahan, gambar konstruksi perhitungan, dan visualisasi rencana reklame.

Seperti diketahui BP Batam melakukan pembagian titik reklame menjadi tiga wilayah. Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 153 tahun 2012, tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum BP Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Wilayah pertama meliputi Jodoh, Nagoya, Jalan Jenderal Sudirman (ROW 200), Batuampar, Seipanas, Baloi dan sekitarnya. Serta seluruh daerah dengan radius 150 meter dari simpang empat dan simpang tiga di wilayah kerja BP Batam, kecuali kawasan Bandara, dan kawasan Pelabuhan.

Wilayah dua meliputi kawasan Sekupang, Tiban, Mukakuning, Tembesi, Batuaji, Sagulung, Tanjunguncang, Bengkong, Batubesar dan sekitarnya.

Wilayah tiga meliputi Nongsa, Kabil, Marina, Tanjungriau, Tanjungpiayu dan sekitarnya. Serta seluruh wilayah kerja BP Batam selain atau kecuali wilayah pertama dan wilayah dua.(leo)

 

Kembangkan Wisata, Batam Perlu Benchmarking terhadap Thailand

0
Pengunjung memilih pakaian bekas di toko Hani Pasar Aviari Seken Batuaji, Selasa (20/6).  F Dalil Harahap/Batam Pos

Salah satu pasar yang terkenal di Batam adalah Pasar Aviari, yang merupakan kawasan perbelanjaan barang second/seken.

Untuk mengembalikan kejayaan Pasar Aviari, Pemerintah Kota Batam dalam waktu dekat akan menata ulang pasar seken Aviari dan kembali menjadikannya Ikon Pariwisata Kota Batam.

“Ini kita lakukan untuk mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Batam yang terus mencari peluang untuk mendatangkan wisman sebanyak mungkin ke Batam, termasuk dengan daya tarik pasar ini,” kata Camat Batuaji Fridkalter Pasar seken Aviari, lanjut Fridtalker akan ditata ulang dan fokus pada rencana pembangunan taman di sekeliling pasar. Sehingga bangunan liar yang saat ini menjamur di sekeliling pasar itu akan ditertibkan.

“Pedagang hanya boleh berdagang di dalam kawasan pasar. Di luar pasar akan ditertibkan. Kawasan itu akan dipercantik dengan taman nantinya,” lanjutnya.

“Program ini untuk menghidupkan sektor pariwisata. Jadi Batuaji pasar seken itulah yang mau ditata agar jadi ikonnya Pariwisata Kota Batam . Kalau itu terwujud tentu akan baik bagi kita semua,” imbau Fridkalter. Rencana Pemkot Batam ini disambut baik Kementerian Pariwisata.

“Dengan penataan ulang itu, pasar Seken Aviari menjadi bersih dan indah akan menjadi salah satu tambahan atraksi menarik buat daya tarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Batam,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti.

Esthy mencontohkan Batam perlu benchmarking terhadap Thailand, yang mampu menghidupkan Pasar Chatuchak, pasar tradisional nya menjadi destinasi wisata yang untuk belanja murah “Chatuchak atau ‘Jatujak’, adalah pasar terbesar di dunia. Pasar ini diperkirakan dikunjungi sekitar 400 ribu orang setiap weekend-nya, yang memang hanya buka pada sabtu dan minggu yang dimulai sekitar pukul 8 pagi-6 sore.

Pasar yang dikenal sebagai JJ Market, memiliki lebih dari 8000 kios yang terbagi di 27 area. Paling tidak ada 9 jenis barang yang dijual di Chatuchak Market, yaitu : makanan minuman, makanan kering, keramik, buku, pakaian, barang antik, home decoration, tanaman, dan binatang dan saat ini menjadi tempat tujuan yang mesti dikunjungi (must-visit-place) oleh para turis yang datang ke Bangkok.

“Ini yang perlu kita contoh dan coba kita implementasikan untuk Pasar Seken Aviari yang ada di Kota Batam,” lanjutnya.

Pasar seken Aviari memang sudah dikenal masyarakat sebagai tempat menjual barang seken (bekas) seperti, tas, sepatu, baju, celana, jaket dan lainnya. Sepatu seken salah satu yang paling banyak diminati masyarakat. Kualitas sepatu ini tidak kalah dengan kualitas sepatu baru.

Dulunya Pasar seken Aviari hanya berupa kompleks ruko-ruko kosong Pertokoan Cipta Prima yang sepi pengunjung. Bahkan di beberapa blok dijadikan sarang burung walet. Namun secara perlahan terlebih dalam 8 tahun terakhir kompleks rumah toko ini mulai ramai dan dibanjiri pembeli dari berbagai wilayah di Batam bahkan luar pulau.

Apa yang menarik warga Batam dari berburu barang-barang seken ini ditempat ini? Yang pertama tentu saja harga. Kedua adalah kualitas barang. Bagi yang benar-benar menginginkan suatu barang dan tidak mempunyai uang yang cukup untuk membeli baru, maka pasar Aviari adalah solusinya.

Pun yang menginginkan barang-barang branded berkualitas seperti pakaian dan perlengkapan rumah tangga second, juga gadget dan beberapa barang elektronik lainnya yang disupply dari negara Malaysia dan Singapura ini.

“Ini yang harus kita pertahankan dan kita kembangkan.Pasar bersih dan indah, tentu akan membuat wisatawan juga betah berlama lama mencari barang yang diinginkannya,” urainya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, shopping dan kuliner adalah 45 persen dan 60 persen portofolio pariwisata.

“Pariwisata itu 60 persen culture, 35 persen nature, 5 persen manmade. Dari 60 persen yang culture itu, 45 persen-nya diborong oleh Shopping and Culinary. Karena itu Penataan Pasar seken Aviari ini menjadi sangat strategis bagi pengembangan pariwisata di kota Batam, sehingga benar benar menjadi surga wisata berbelanja,” kata Menteri Arief.(*)

Harrier Facelift, Mesin Turbo dan Fitur Canggih

0
Salah seorang model tengah menunjukkan Toyota Harrier Facelift. F.Andi untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Mobil terbaru Toyota Harrier Facelift kini hadir di Batam, yakni di showroom Hans Automotive. Mobil mewah garapan Toyota Jepang ini hadir dengan mesin besar, yakni 8AR-FTS berkubikasi 2.000 cc empat silinder yang dilengkapi dengan turbo.

“Ini produk terbaru, dan baru dipasarkan di Jepang. Besok akan hadir di sini,” ujar Marketing Hans Automotive, Andi Lim, Rabu (23/8).

Selain mesin yang berbeda, Toyota Harrier Facelift Turbo akan mendapatkan lampu LED baru, lalu velg berdiameter 18 inci. Pada lampu ini teknologi LED Triple Bulb yang siap memberikan pencahayaan maksimal kepada pengendara khususnya pada malam hari.

“Ditambah interior berwarna hitam dan merah yang berbahan dasar kulit,” terang Andi.

Andi menambahkan pada mobil ini dilengkapi fitur baru dan canggih. Diantaranya fitur keselamatan yang berupa Toyota Safety Sense P, yang terdiri dari pedestrian pre-collision function – vehicle dan pedestrian detection, airbags, dynamic radar cruise control, serta lane departure alert dengan steering assist function.

“Untuk kenyamanan pengendara dan penumpang terdapat audio system, layar sentuh canggih dan fungsional, kursi pemanas serta kamera 360 derajat,” tutur Andi.

Selain mobil terbaru ini, showroom Hans Automotive juga menghadirkan beberapa mobil lainnya, seperti Lamborgini, Harrier, Toyota CHR, Lexus dan Alphard. Untuk mendapatkan produk ini konsumen bisa mengunjung Hans Automotive di Komp Bumi Riau Makmur, Jalan Laksamana Bintan Blok B No.1-3, Seipanas. (opi)