Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13117

Komisi C Dorong Pemko Terapkan Public Service Mall di Jayapura

0

batampos.co.id – Komisi C yang membidangi perekonomian dan keuangan DPRD Kota Jayapura melakukan kunjungan kerja ke sejumlah dinas dan badan di Pemerintah Kota Batam sejak Senin (5/9/2017) lalu.

Rombongan berjumlah 12 orang itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C Joni Betaubun, Wakil Ketua Jan Williem Onggie, Sekretaris Komisi Wa Ode Hanifa dan enam anggota yakni Abisai Rollo, Akhmad Sujana, Umar Padesa, Abdul Rajab, Elia Karuri dan Sarce Soreng.

Kunjungan kerja ini menurut Joni Betaubun akan berlangsung selama tiga hari dengan tujuan pihaknya ingin mengetahui secara jelas bagaimana sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil di Pemko Batam mengelolah perpajakan, perizinan dan penataan pasar.

Rombongan ini mengawali kunjungannya ke Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Pemko Batam di lantai 5 gedung Bersama. Mereka langsung diterima oleh Kepala Disperindag dan ESDM Pemko Batam, Zarefriadi.

Dalam paparannya, Zarepriadi mengungkapkan bahwasannya hingga saat ini terdapat 38 unit pasar yang tersebar di 12 kecamatan dengan rincian 33 pasar milik swasta dan pengelolaannya sepenuhnya oleh pihak swasta dan 5 lainnya pasar pemerintah yang dikelolah oleh Pemko Batam.

Jumlah pedagang kaki lima (PKL) di Batam sendiri sebanyak 3.734 orang di 38 pasar tersebut. Tentunya pengelolaan retribusi pasar menjadi perhatian utama dalam kunjungan kerja ini. Selain mendengar pemaparan, para wakil rakyat ini langsung berkunjung ke sejumlah pasar untuk melihat langsung kondisi pasar serta aktifitas pedagang.

“Kami sangat puas berkunjung ke Batam karena bisa melihat langsung bagaimana pemerintah kota mengelolah pasar yang ada,” ujar Jon Betaubun.

Kunjungan yang tak kalah menarik adalah ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam. Rombongan dijamu langsung oleh Kepala DPMPTSP, Gustian Riau dan sejumlah kepala bidang.

Komisi C ingin mengetahui sistem pengelolaan perizinan yang ada di Pemko Batam. Gustian Riau membeberkan sejumlah terobosan yang telah dan yang akan dilaksanakan untuk memudahkan investor dan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan terutama perizinan yang mudah, murah dan tentunya cepat.

DPMPTSP Batam sendiri menurut Gustian telah menjadi rule model PMPTSP secara nasional. Tentunya apa yang diterapkan di Kota Batam ini bisa diterapkan di Kota Jayapura.

Dalam paparannya, Gustian menyebutkan beberapa terobosan yang dilakukan yakni diterapkannya perizinan online dan percepatan perizinan.

“Agar lebih cepat kami juga bikin kebijakan paket perizinan. Ada juga perizinan keliling, door to door juga mall to mall. Ini bentuk jemput bola yang dilakukan untuk memudahkan masyarakat dan tentunya investor mengurus izinnya,” ujar Gustian Riau.

Khusus untuk kawasan industri, Gustian menyebutkan bahwasannya ada terobosan baru yang diterapkan yakni investor disuruh membangun terlebih dahulu kemudian pengurusan izin menyusul. “Jadi investor kami suruh bangun saja dulu. Izinnya belakangan,” katanya.

Terobosan lain yang dilakukan adalah coffe morning pihaknya dengan para stakeholder yang bergerak di bidang jasa, industri dan lainnya. Coffee morning ini sebagai forum diskusi membahas semua persoalan termasuk hambatan perizinan dan investasi yang dihadapi,” katanya.

Yang menakjubkan adalah paparan Gustian Riau terkait pengoperasian Public Service Mall dalam waktu. Public Service Mall ini berada di gedung Sumatera Expo, Batamcenter.

Konsep Public Service Mall (PSM) ini meniru apa yang dilakukan di Georgia, salah satu negara yang terkenal dengan perizinan tercepat di dunia saat ini. Menurut rencana, untuk peresmian PSM ini seluruh kepala daerah di tanah air akan diundang. Di Indonesia menurut Gustian, Bali serta Surabaya juga akan melakukan inovasi ini.

PSM ini menjadi tempat untuk seluruh hal yang berkaitan dengan perizinan akan terkoneksi dalam satu sistem. Bea Cukai, Imigrasi, Samsat, BP Batam, DPMPTSP, perbankan dan lainnya akan berada dalam satu area terpadu.

“Semua perizinan digabungkan jadi satu sebagai project nasional. Mislanya orang ingin perpanjang paspor, tak perlu antre lagi di kantor Imigrasi. Tapi langsung ke Public Service Mall,” katany.

Di PSM ini ada tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia, Inggris dan China yang diterapkan untuk mempermudah komunikasi dalam pelayanan.

Jon Betaubun mengapresiasi terobosan ini. “Ini hal baru yang kami dapat dari kunjungan ini. Terutama Public Service Mall. Kami nantinya akan panggil dinas terkait untuk menyampaikan hal ini agar kedepan Jayapura bisa mencontoh Kota Batam,” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut.

Wakil Ketua Komisi C, Jan Williem Ongge juga mengaku termotivasi dengan apa yang telah dan akan dilakukan dalam pelayanan DPMPTSP di Batam untuk memudahkan perizinan.

Anggota Komisi C lainnya, Elia Karuri juga berharap agar Pemko Jayapura dapat meniru terobosan yang dilakukan Pemko Batam. “Karena selain memudahkan masyarakat, terobosan ini juga tentunya bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di Jayapura,” ujar politikus Partai Demokrat ini.

Selain ke dua dinas ini, rombongan Komisi C DPRD Jayapura juga berkunjung ke Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD). Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris BPRD Pemko Batam Zulkifli Aman.

Tujuan kunjungan ini untuk mengetahui trik BPRD Batam mengelolah sumber-sumber pendapatan serta terobosan untuk menambah pundi-pundi PAD yang nilainya hampir Rp 1,2 Triliun saat.

Salah satu terobosannya menurut Zulkifli Aman adalah kerjasama dengan perbankan untuk penempatan typing box (semacam ATM) di sejumlah objek pajak yang datanya terintegrasi dengan sistem perpajakan di DPRD Kota Batam. (spt)

 

Hartadinata Perluas Waralaba Emas Hingga Batam

0

batampos.co.id – PT Hartadinata Abadi Tbk (Hartadinata), produsen dan penyedia perhiasan emas terintegrasi Indonesia meresmikan penambahan empat toko perhiasan emas Hartadinata, yaitu Toko ACC di wilayah Jakarta dan Batam.

Pembukaan Toko ACC di Jakarta berlokasi di Blok M Square, Cikini Gold Center dan Gedung Asabri, sedangkan di Batam berlokasi di Ruko Mega Legenda Extension. Keempat toko ini diresmikan serentak, Selasa (5/9) kemarin.

Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk Sandra Sunanto mengatakan, pembukaan tiga toko dengan sistem waralaba di Cikini Gold Center, Blok M Square dan di Mega Legenda Extension Batam ini merupakan salah satu realisasi dari strategi bisnis perusahaan dalam memperluas cakupan pasar di Indonesia.

Sedangkan satu toko dengan bentuk counter atau point of sales yang bertempat di Gedung Asabri, Cililitan Jakarta merupakan suatu bentuk kerjasama antara Hartadinata melalui toko perhiasan emas ACC dengan Koperasi Asabri.

“Kami membuka peluang kepada siapapun yang berminat untuk berinvestasi di bisnis ini tanpa membatasi bentuk kerjasama yang telah ada. Semakin banyak investor atau mitra bisnis yang tertarik untuk bergabung membuktikan bahwa potensi pasar emas di Indonesia masih meyakinkan,” ujar Sandra.

Sistem waralaba toko emas pertama di Indonesia yang juga diperkenalkan pertama kali oleh Hartadinata ini, telah meningkatkan jaringan Toko ACC menjadi 12 toko, setelah diresmikannya tiga Toko ACC di Jakarta dan satu di Batam.

Perluasan tersebut merupakan komitmen dan bagian dari investasi berkelanjutan Hartadinata yang bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki perhiasan emas yang berkualitas dengan desain up to date dan sesuai selera masyarakat.

“Melalui Toko ACC, Hartadinata bertujuan untuk memperdalam penetrasi ke pasar menengah ke bawah,” terang Sandra.

Direktur Produksi dan operasional PT Hartadinata Abadi Tbk Cuncun Muliawan menambahkan, permintaan terhadap produk Hartadinata terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini menjadi nilai tambah bagi para investor kami untuk turut berkecimpung dalam bisnis perhiasan ini.

“Pangsa pasar Hartadinata juga terus berkembang dan bisa menyentuh ke seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjadi potensi yang bagus bagi toko,” jelasnya dalam pembukaan Toko ACC di Batam.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap konsumen, PT Hartadinata Abadi Tbk mengadakan undian berhadiah dalam rangka ulang tahun perseroan ke-14 yang jatuh pada Maret 2018. Setiap pembelian perhiasan di Toko ACC dalam periode 5 September 2017 sampai 5 Maret 2018, konsumen akan mendapatkan kupon undian setiap kelipatan pembelanjaan emas 2 gram, untuk diundi di akhir periode.

“Pemenang yang beruntung berhak mendapatkan berbagai hadiah menarik seperti sepeda motor, smartphone, dan lemari pendingin (kulkas),” papar Cuncun.

Pemilik Toko Mas ACC Batam, Edi Chang mengaku optimis terhadap usaha barunya dibidang perdagangan perhiasan emas.

“Melihat rekam jejak PT Hartadinata Abadi Tbk yang sudah berdiri sejak 28 tahun silam dalam memproduksi logam mulia dengan kadar muda dan kadar tua, meyakinkan bahwa produk yang dihasilkan sudah punya ‘nama’ bagi masyarakat Indonesia. Di Batam juga harus demikian,” ungkap Edi.

Bagi masyarakat Batam yang ingin bergabung dalam waralaba ini, dapat melalui Edi Chang selaku distributor Toko Mas ACC wilayah Batam maupun Kepri.  (nji)

 

Jangan Gunakan Behel lebih dari 3 Tahun

0
foto: kendari pos

batampos.co.id – Apa jadinya bila behel nyantol digigi mereka selama bertahun-tahun. Bahkan lebih dari 3 – 4 tahun?

Spesialis Orthodonti Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan FKG Unair Prof Dr drg Thalca Hamid SpOrt (K) PhD menegaskan, idealnya, pemakaian behel paling lama dilakukan 2,5 – 3 tahun. ’

’Pada umumnya tidak lebih dari tiga tahun. Itu bila yang melakukannya adalah dokter gigi spesialis orthodonti,’’ ujar dokter yang menyelesaikan program doktor di University of Sidney, Australia tersebut.

Sebab, proses behel yang dimulai dari membersihkan, memasang kawat, menyatukan level gigi, hingga evaluasi tersebut akan berjalan singkat dan lancar paling lama selama tiga tahun. Lagipula, sebelum dibehel, spesialis orthodonti biasanya melakukan rangkaian persiapan yang panjang. Mulai dari mencetak struktur gigi, melakukan foto roentgen gigi, dan analisa bentuk wajah.

Thalca mengaku, sampai saat ini dia masih mendapatkan pasien yang sudah lama dibehel namun tidak merasakan perubahan. Akhirnya pasien tersebut datang ke spesialis orthodonti dengan struktur gigi yang membutuhkan perbaikan dari awal.

’’Jadi harus mulai dari awal lagi. Ini kan buang-buang uang, waktu,’’ tegasnya. (ina/JPC)

Sihir Erotis demi Kepuasan Syahwat

0
ilustrasi: wahyu kokkang / jawa pos

batampos.co.id – Seorang mantan penari erotis bernama Shaney Marie membuka praktik sihir khusus seks di Melbourne, Australia. ’’Ketika masih jadi penari telanjang, aku menemukan fakta bahwa pria-pria yang datang kepadaku membutuhkan koneksi lebih dalam saat berhubungan dengan pasangannya. Mereka tidak mendapatkan kepuasan jiwa saat melakukan seks dengan membayar,’’ papar Marie kepada Mirror.

’’Sihir erotis ini menggunakan cara-cara pagan untuk menemukan kenikmatan yang hakiki,’’ lanjutnya.

Di kliniknya, klien akan diajari berbagai cara kuno untuk membangkitkan gairah. Bisa dengan berdoa di altar cinta (entah seperti apa itu), mengikuti workshop tari eksotis, atau menggunakan bola kristal dan sex toys untuk mencapai klimaks. Plus, tentu saja mantra.

’’Mantra bisa jadi booster kenikmatan. Rasanya bisa intens banget hingga klimaks,’’ jelas perempuan 31 tahun tersebut.

Kebanyakan klien Marie adalah pria berusia 20–70 tahun. Jumlahnya ratusan orang dan terus meningkat. Kalau klien tidak bisa datang, dia menyediakan konseling lewat Skype. Ya, mungkin itulah solusi paling jitu buat pria-pria yang sudah hampir menyerah. Kalau pasangan rewel, dimantrai saja. . (fam/c14/na)

Pesona Pesantren Ciamis Jadi Model Pengembangan Wisata Halal

0

Malam puncak acara Pekan Pesona Pesantren 2017 yang disemarakkan dengan berbagai penampilan pentas seni sukses digelar, Sabtu (2/9) malam. Event yang di dukung Kementrian Pariwisata (Kemenpar) ini bisa menjadi role model pengembangan wisata halal di Tanah Air.

“Apa yang telah dirintis Pesantren Sirnarasa ini, bisa menjadi salah satu model, acuan atau standar dalam pengembangan wisata halal di Indonesia,” ujar Deputi Bidang Pengebangan Kelembagaan Kemenpar Ahman Sya saat membuka puncak acara Pekan Pesona Pesantren 2017 di Pesantren Sirnarasa, Dusun Ciceuri, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada Sabtu (2/9).

Menurut Ahman Sya yang hadir mewakili Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, dalam pengembangan wisata halal harus mampu merubah paradigma pariwisata yang pernah dicap negatif menjadi media/sektor yang justru mampu mensejahterakan masyarakat.

“Saya mengantarkan tiga pesan dari Menteri Pariwisata yang pertama Memberikan salam hormat yang setinggi tingginya terhadap Pondok Pesantren Sirnarasa, dan yang kedua sangat mengapresiasi acara ini yang begitu meriah, dan yang ketiga, Pariwisata itu kini sudah menjadi target utama untuk mensejahterakan masyarakat seluruh Indonesia,”katanya.

Lebih lanjut, pria berkacamata itu menuturkan, kegiatan seperti ini bukan yang pertama di Indonesia, terutama dalam penyebaran agama Islam di tanah jawa ini, karena sejak dulu para wali menyebarkan agama Islam yaitu menggunakan media budaya.

“Dalam pengembangannya, wisata halal harus dapat membentuk perubahan prilaku manusia yang bermartabat, religius, dan memiliki nilai-nilai positif keagamaan,” ujarnya.

Lewat pengembangan pariwisata, khususnya wisata halal, diharapkan dapat menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang mandiri.

“Bukan menjadi budak bangsa lain, dan mengangkat perekonomian masyarakat,” tegas Ahman Sya.

Malam puncak acara Pekan Pesona Pesantren 2017 disemarakkan dengan berbagai penampilan pentasseni. Sebelum acara pembukaan, ada suguhan Grup Seni Gebyung Al-Muropaqoh dari Kampung Unu Nun, Desa Banjar Angsana, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Dilanjutkan dengan penampilan Tim Hadroh dari UIN Bandung yang terdiri atas 5 mahasiswa pemain rebana dan 7 mahasiswi, 4 di antaranya sebagai vokal utama yang melantunkan shalawatan yang meneduhkan hati. Selepas pembukaan yang disaksikan pendiri dan sesepuh Pesantren Sirnarasa Abah Aos dan sejumlah tamu, santri, dan pengunjung dari berbagai daerah, ada bermacam penampilan menarik dari para santri Sirnarasa berupa tari dan lagu.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi gelaran Pekan Pesona Pesantren yang sukses diselengarakan. Pria asal Banyuwangi itu sangat optimistis, Indonesia bisa menduduki peringkat pertama sebagai destinasi wisata halal. Pertumbuhan wisatawan untuk destinasi halal terus mengalami peningkatan.

“Pada tahun 2017, tercatat wisatawan destinasi halal mencapai 2,7 juta di tahun 2016 dan pertumbuhannya mencapai 20%. Sementara tahun ini, Arief pun menargetkan kunjungan wisatawan muslim mencapai 3,7 juta atau naik 30%. Tumbuh 25% saja jadi 3,1—3,2 juta juga sudah baik,” kata Menpar Arief.(*)

 

 

Peserta Wonderful Sail 2 Indonesia 2017 Enjoy di Pantai Riung

0

Menjelang matahari tenggelam di Pantai Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) kapal-kapal pesiar mini (yacht) mulai berdatangan. Para yachter dari belahan dunia ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat dan Kementerian Pariwisata.

Dari 70 kapal layar tak bermesin ini, sebanyak 34 kapal yang memutuskan menyandarkan kapalnya di Pantai Riung. Sisanya, langsung meneruskan perjalanan menuju Labuan Bajo. Kunjungan ke Pantai Riung ini menjadi bagian reli bahari berskala internasional bertajuk Wonderful Sail 2 Indonesia 2017.

Saat menginjakkan kaki di daratan pantai, wisatawan mancanegara (wisman) yang kebanyakan berasal dari Swiss, Australia dan Kanada ini langsung disambut dengan tarian tradisional Jai Laba Go, tarian yang paling sering dipentaskan pada saat pembuatan Ngadhu, Bhaga, Peo, Ture dan upacara-upacara penting lainnya, atau pada penjemputan tamu-tamu penting.

Setelah itu, mereka juga dipertunjukan tari Caci sambil menikmati welcome drink kelapa muda. Dalam kesempatan ini, beberapa wisman sempat mencoba serunya pertempuran dalam Tari Caci.

Mereka mendapatkan sambutan hangat dari penduduk lokal berupa jamuan gala dinner dengan menu khas Ngada. Di sela makan malam ini, wisman juga asik dansa bersma pasangan dan menari bersama dengan masyarakat diiringi musik khas NTT serta suasana pantai yang menawan.

“Mereka sudah menikmati keindahan Wakatobi, Maumere, Pulau Buru dan Ende. Sekarang mereka akan menjelajahi pulau-pulau indah di Riung yang jumlahnya ada 17 pulau,” kata Raymond Lesmana, organizer event Wonderful Sail 2 Indonesia, di Pantai Riung, Sabtu (2/9).

Raymond menambahkan, kapal-kapal tanpa mesin tersebut berasal dari berbagai negara seperti Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Inggris, Belanda, Belgia, Italia, Spanyol dan Perancis.

“Totalnya akan mencapai 70 kapal layar, tapi sebagian hanya berhenti sejenak dan langsung menuju Labuan Bajo. Yacht-yacht ini membawa sedikitnya 150-an turis mencanegara yang berasal dari beberapa negara,” ungkap Raymond.

Staff Menteri Pariwisata Bidang Percepatan Borobudur Hari Untoro Drajat menjelaskan, sambutan terhadap para yachter ini bentuk atensi luas masyarakat Riung terhadap kegiatan pariwisata di Ngada. Kegiatan ini untuk menyambut para pelayar sejak berlayar sejak Juli dan mereka kini berada di Riung.

“Sambutan ini bagian dari karakter masyarakat setempat menyambut turis asing dan kegiatan pariwisata di Ngada,” ujar Hari Untoro.

Dalam kesempatan ini, Hari Untoro sekaligus mempromosikan wisata-wisata di Bajawa, Ngada. Yachter bisa menjelajahi destinasi wisata di Ngada yang indah, natural dan tradisional dalam waktu singkat.

“Dari Riung, Anda bisa menjelajahi banyak tempat selama perjalanan satu hari. Sekitar Riung banyak sekali atraksi budaya, serta wisata alam. Silakan expore,” ujar Hari Untoro.

Dia melanjutkan, di tengah perkembangan zaman, Ngada telah mempertahankan kearifan lokal dan budaya nenenk moyang melalui kehidupan di Kampung Bena. Kampung megalitikum ini terletak di Desa Tiwuriwu, Kecamatan Aimere, sekitar 19 km selatan Bajawa. Kampung yang terletak di puncak bukit dengan view gunung Inerie. Keberadaannya di bawah gunung merupakan ciri khas masyarakat lama pemuja gunung sebagai tempat para dewa.

“Saya kemarin datang ke kampung Bena, kampung ini sama sekali belum tersentuh kemajuan teknologi. Arsitektur bangunannya masih sangat sederhana yang hanya memiliki satu pintu gerbang untuk masuk dan keluar. Hingga kini pola kehidupan serta budaya masyarakatnya tidak banyak berubah. Dimana masyarakatnya masih memegang teguh adat istiadat yang diwariskan oleh nenek moyang mereka,” jelas Hari Untoro.

Selain itu, wisata tracking di bukit Wolobolo juga patut dicoba. Dengan suasana yang sangat damai, pengunjung sekaligus menikmati dua pemandangan yaitu gunung dan kaldera di dua sisinya.

Di kesempatan sama, Wakil Bupati Ngada Paulus Soliwoa menambahkan, Ngada memiliki segudang potensi daya tarik wisata di mana arus dan pergerakan para pelaku wisata dunia di perairan ini mesti dianggap sebagai peluang mengangkat dan mendayagunakan berbagai potensi sumber daya alam dan budaya Indonesia.

“Karena itu, saya mengajak para sailors mengunjungi berbagai obyek wisata di wilayah ini selain Pantai Riung dari berbagai sisi berbeda,” ujarnya dalam kata sambutan.

Paulus menjelaskan, ada 17 pulau kecil bisa diakses dari Pantai Riung seperti pulau Kelelawar, Pasir, Kolong, Bangko, Pata, Wawi, Batu, Meja, Wire, Laingjawa, Wingkureo, Rutong, Bampa, Telu, Sua, Mborong, Ontoloe, Sui, Taor.

Pulau yang ramai dikunjungi wisatawan yakni, Pulau Kelelawar dan Pulau Pasir. Di Pulau Kelelawar, mata para pelancong akan dimanjakan dengan puluhan ribu ekor kelelawar yang terbang mengelilingi pulau tersebut.

“Para yacther bisa mengelilingi kepulauan ini dalam waktu satu hari. Sambil mengelilingi pulau, mereka juga bisa melihat keindahan alam bawah laut dari atas perairan yang tenang. Namun jika tak puas dengan hanya melihat pemandangan dan kehidupan kelelawar, wisatawan bisa snorkeling dan diving di perairan ini. Saksikan sendiri keanekaragaman hayati bawah lautnya dan nikmati berenang di perairan yang jernih ini,” papar Paulus.

Salah satu dari 17 pulau itu, lanjut Paulus, juga terdapat hewan Komodo yang jenisnya berbeda dengan yang ada di Pulau Komodo di Labuan Bajo. Keberadaan komodo di Pulau Mboa ini masih sangat liar dan alami sehingga masih agak susah ditemui.

“Nanti akan kami kembangkan bagaimana caranya komodo-komodo ini terbiasa di satu titik, sehinhga bisa disaksikan para wisatawan dari atas kapal di pinggiran laut. Kami juga terus melakukan riset terhadap hewan langka ini,” ungkap Paulus.

Sejak berangkat dari Opua di New Zealand pada awal Juli, puluhan yachter ini masuk ke Indonesia via Papua Nugini. Dari Royal Papua Yacht Club di Port Moresby di Papua Nugini, kapal berlayar dan memasuki perairan Indonesia dan telah mengeksplore beberapa persinggahan seperti Debut (23-27 Juli), Banda (30 Juli-2 Agustus), Buru Selatan (5-8 Agustus), Buton Utara (11-14 Agustus) dan Wakatobi (16-19 Agustus).

Rute selanjutnya, para peserta reli menyisir dan singgah di Maurole Pulau Buru (27-30 Agustus) dan Riung (1-4 September) dan singgah di Labuan Bajo (4-7 September). Peserta kemudian akan berlayar menuju Lombok Utara (10-13 September) dan Lovina Bali (16-19 September). Kemudian kapal-kapal tersebut juga akan menambatkan jangkarnya di daratan Kalimantan yaitu Kumai, Kotawaringin Barat (22-25 September).

Usai Kutai berlanjut ke Belitung (27-30 September), Parai Beach (02-05 Oktober), Penuba (7-10 Oktober), Benan (11-14 Oktober) dan Petualangan rally akbar akan berakhir di Tanjung Pinang pada tanggal 16-20 oktober.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat datang untuk para wisatawan yachter. “Selamat menikmati bahari negara kami, dan keramahan masyarakat Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menyadari betul, peningkatan pelayanan menjadi mesin penggerak untuk menarik yachter dari seluruh dunia datang ke Indonesia. Sekarang sudah jauh lebih baik, tinggal klik http://yachters-indonesia.id dan mengisi form tersedia, yachter sudah bisa masuk ke Indonesia.

“Mulai dari clearance in and out, custom, Immigration Stamp Passport, karantina, dan Syahbandar harus all out membantu ini bila ingin wisata yacht Indonesia berkompetisi dengan global player lain,” pungkas Menpar Arief Yahya.(*)

 

Indonesia Sustainable Tourism Awards Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA).

0

batampos.co.id – Kementerian Pariwisata untuk pertama kalinya menggelar ajang penghargaan Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA).

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman mengatakan, ajang ini merupakan wujud komitmen kementerian pariwisata untuk mengembangkan sektor pariwisata dengan pendekatan pariwisata berkelanjutan.

“ISTA adalah ajang pemberian penghargaan kepada destinasi-destinasi di Indonesia yang sudah berproses dan menunjukkan adanya hasil dari penerapan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan,” ujar Dadang Rizki didampingi Asdep Pengembangan Infrastruktur, Frans Teguh.

ISTA sendiri merupakan ajang penghargaan bagi destinasi serta entitas pemangku kepentingan (stakeholder) pariwisata yang telah berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) dalam pengelolaan pariwisata di daerahnya. ISTA 2017 pun mengusung tema “People and Nature Based Tourism”.

Entitas tersebut adalah para pemangku kepentingan dalam suatu destinasi pariwisata yang berkolaborasi dan memenuhi kriteria pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan. Hal ini khususnya bagi pengelola desa wisata, pengelola kawasan, Organisasi Tata Kelola Destinasi (Destination Management Organization/DMO), Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Badan Otorita Pariwisata (BOP), yayasan dan Perseroan Terbatas (PT).

“Pemberian penghargaan ini sejalan dengan rencana strategis pembangunan pariwisata nasional, regional, dan global yang menjadikan pariwisata berkelanjutan sebagai dasar dan arahan pengembangan,” ujar Dadang.

ISTA 2017 nantinya akan memberi penghargaan dalam empat kategori. Yakni kategori Pengelola Destinasi Pariwisata, Pemanfaatan Ekonomi untuk Masyarakat Lokal, Pelestarian Budaya bagi Masyarakat dan Pengunjung dan kategori Pelestarian Lingkungan. Selain itu juga akan dipilih satu destinasi sebagai juara umum, yaitu destinasi yang memperoleh nilai tertinggi di seluruh kategori.

Sementara Frans Teguh mengatakan, kriteria penilaian dalam ajang penghargaan ini menggunakan standar dari Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan untuk Indonesia, sebagai komitmen dan keseriusan pelaksanaan Sustainable Tourism Destination (STD) di Indonesia.

“ISTA adalah tindaklanjut atau langkah nyata untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri 14 tahun 2016,” jelas Frans.

Standar Destinasi Pariwisata Berkelanjutan yang digunakan sudah direkognisi oleh UNWTO dan diadopsi dari standar GSTC yang terdiri dari empat standar. Yakni pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan, pemanfaatan ekonomi untuk masyarakat lokal, pelestarian budaya bagi masyarakat dan pengunjung.

“Serta pelestarian lingkungan,” ujar Frans.

Penilaian ISTA terdiri dari tiga tahapan. Yaitu tahapan seleksi administrasi, desk evaluation dan visitasi lapangan. Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat antuasias dengan penyelenggaraan ISTA 2017.

Penyelenggaraan ISTA yang diinisiasi Kemenpar, ujar Arief Yahya, dimaksudkan untuk memberikan rekognisi kepada pihak-pihak yang telah berupaya menerapkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan, mendorong lahirnya berbagai inovasi atas produk produk pariwisata berkelanjutan dan partisipasi serta kerjasama sektor publik maupun swasta dalam pembangunan pariwisata di tingkat destinasi.

“Tidak ketinggalan, menstimulasi agar semakin banyak destinasi yang menerapkan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan sekaligus menjadi ajang promosi maupun branding di tingkat nasional maupun internasional dalam rangka mengakselerasi kunjungan wisata ke Indonesia,” ujar Menpar Arief.

Menurutnya ajang penghargaan ini guna memastikan dan mengukur penerapan indikator pariwisata berkelanjutan yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata melalui Peraturan Menteri Pariwisata No. 14 tahun 2016 dengan GSTC recognition tahun 2016.

“Pariwisata memiliki keunggulan dalam menjaga lingkungan dengan menerapkan environment sustainability atau tourism sustainability dengan prinsip yakni ‘Semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan’,” kata Menpar Arief Yahya.

Arief Yahya berulang kali mengatakan, dengan nature and culture resources yang tinggi, menjadikan Indonesia memiliki peluang yang besar untuk bersaing di level dunia. Bukan di bidang teknologi, atau manufacturing.

“Saya tidak mampu membayangkan bangsa ini mampu memenangkan persaingan di manufacturing. Tapi kita bisa menang di pariwisata, atau paling tidak bisa membayangkannya untuk menang. Kalau kamu bisa membayangkan, maka kamu bisa mencapainya,” ujar Menpar.

Karena itu ia berharap pendekatan pengelolaan pariwisata berkelanjutan dapat berjalan dengan baik di Indonesia. Dan Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) menjadi salah satu tonggak penguat keberlangsungan pengelolaan pariwisata berkelanjutan.

“Para pemenang di Indonesia Sustainable Award (ISTA) ini akan diajukan ke penghargaan serupa di tingkat ASEAN, yaitu ASEAN Sustainable Tourism Award (ASTA),” kata Arief Yahya.

Pengumuman pemenang ISTA 2017 akan dilakukan pada 29 September 2017 dalam ajang Apresiasi Destinasi Pariwisata 2017 (ADPI) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Dunia. Selain ISTA, di ajang ADPI 2017 juga akan diserahkan penghargaan untuk lima ajang penghargaan lain.(*)

 

800 Pesepeda dari 32 Negara Ikut Grand Fondo New York Indonesia 2017 di Lombok

0

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat atas sukses Ajang Grand Fondo New York Indonesia 2017 di Lombok, Minggu (3/9). Ajang gowes lintas alam internasional ini diikuti 800 peserta dari 32 negara.

“Selamat atas penyelenggaraan di Lombok, sebagai sport tourism! Juga selamat pada para juara! Salam Wonderful Indonesia,” kata Arief Yahya Menpar RI dari Jakarta.

Dalam lomba ini, Pemenang GFNY Malaysia 2017 Raziff Jafaar dari Malaysia menjadi yang tercepat di Top 3 Overall dengan waktu bersih atau net time 4 jam 17 menit 49 detik.

Sementara untuk Top 3 Overall Female, podium pertama dinaiki oleh Shirley Teo dari Singapore dengan waktu 5 jam 53 menit 18 detik.

Untuk podium pertama Overall Category Male dan Female mendapat privilege untuk berada di first coral dengan start di depan pada GFNY yang berlangsung di New York. Pemenang GFNY Indonesia 2017 juga sekaligus menyabet gelar GFNY Asia Championship.

Ada dua rute yang dilombakan pada GFNY Indonesia 2017 ini. Yakni rute Grand Fondo sejauh 165 kilometer dan rute Medio Fondo dengan jarak 80 kilometer. Titik start dimulai di Mangsit, depan Holiday Resort dan finish di tempat yang sama.

Rute Grand Fondo, jalur pertama yang dilalui adalah jalur datar Gunung Sari sejauh 27 kilometer yang merupakan jalur pemanasan bagi peserta lomba. Setelah itu masuk jalur menanjak sampai daerah Pusuk Pass dengan ketinggian 332 meter. Jalur tersebut melewati Hutan Monyet, sehingga banyak ditemukan monyet di sepanjang jalan.

100 kilometer berikutnya melewati pinggiran pantai utara dengan titik balik di Anyar pada km 94. 24 kilometer terakhir adalah kilometer yang terindah dengan tanjakan curam di pinggiran tebing dengan pemandangan laut menakjubkan.

Sementara rute Medio Fondo sejauh 80 kilometer memiliki jalur yang sama dengan Grand Fondo. Melewati Pusuk Pass. Namun titik balik hanya sampai Tanjung kemudian kembali melintasi sepanjang pesisir pantai utara yakni di kilometer 52. Pada 24 kilometer terakhir adalah bagian trek terindah dengan pemandangan laut menakjubkan (lebih lengkap lihat grafis).

“GFNY Indonesia 2017 merupakan tuan rumah GFNY Championship Asia. 20 persen pertama finisher mendapat penghargaan berupa start di First Corral di GFNY Championship di New York City,” ujar Ketua Panitia GFNY, Tene Permata Sari.

Kesuksesan Grand Fondo New York (GFNY) menjadikan Lombok untuk kesekian kalinya berhasil menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang internasional. Tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, Lombok juga sukses memberikan pengalaman serta kesan yang menyenangkan bagi para peserta yang hadir berkat pesona dan keindahannya. Hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik GFNY di Lombok.

Gubernur NTB yang diwakili Sekda NTB Rosyadi H. Sayuti saat membuka gelaran GFNY menyambut gembira kehadiran para peserta. Tercatat dari 800 peserta, 40 persen berasal dari mancanegara.

“Saya bahagia menyambut anda semua di Pulau Lombok yang eksotik ini,” ujar Rosyadi.

Lombok dikatakan Rosyadi memiliki keindahan alam yang sangat indah. Karena itu ia mempersilakan para atlet membuktikannya langsung saat melintasi jalur perlombaan maupun setelah lomba dengan mengunjungi berbagai destinasi menarik di Lombok.

“Rutenya cenderung datar sehingga akan lebih mudah bagi anda untuk menikmati keindahan Lombok,” ujar Rosyadi.

Ia mengatakan bahwa GFNY merupakan salah satu event bergengsi kelas dunia. Sehingga bisa mendatangkan peserta dari banyak negara.

“Bagi kami sebagai daerah wisata, ini merupakan salah satu yang diharapkan dan diperlukan. Semakin banyak peserta dari luar negeri tentu akan mendapatkan dampak positif untuk pariwisata NTB,” ujar Rosyadi.

“Target wisatawan di NTB tahun ini adalah 3,5 juta wisatawan. Sampai bulan ini pencapaian sudah lebih dari 50 persen. Kemungkinan besar akan tercapai,” lanjut Rosyadi.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kapolda NTB Brigjen Pol Firli, Kadispar NTB Lalu Moh Faizal, serta Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti. Grand Fondo New York 2017 mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti Kementerian Pariwisata mengatakan, ajang GFNY Indonesia 2017 akan semakin meningkatkan citra Lombok sebagai salah satu tujuan destinasi sport-tourism. Karena itu ia berharap ajang ini terus berkembang dan menjadi bagian dari kalender tetap pariwisata di Lombok.

Ia mengatakan, para peserta tentunya hadir tidak seorang diri. Mereka turut membawa serta keluarga, kerabat atau tim yang akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Mereka juga akan berkunjung ke destinasi wisata. Juga belanja berbagai keperluan atau juga souvenir. Inilah efek lanjutan dari sebuah event terhadap pariwisata,” kata Esthy.

Belum lagi saat mereka mengunggah foto atau video di media sosial yang akan menjadi promosi gratis bagi Lombok.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Lombok NTB yang menjadi tuan rumah yang baik pada penyelenggaraan event berskala internasional. Ajang internasional sekelas GFNY akan memberikan dampak ekonomi, komersial dan sosial.

“Setelah kembali ke negara-negaranya mereka akan menjadi duta pariwisata NTB,” ujar Arief Yahya.

Dampak lainnya adalah datang dari media value yang tinggi. Lombok jelas Arief punya nilai strategis dalam pengembangan destinasi wisata. Brand Lombok sudah dikenal, mulai dari Halal Destination, Halal Honeymoon Destination dan juga Mandalika yang merupakan satu dari 10 Bali baru.

“Dan kini sebagai lokasi sport-tourism kelas dunia,” ujar Arief Yahya.(*)

Berikut daftar lengkap untuk Top 3 Overall Category:

Male

1. Raziff Jafaar (Malaysia) dengan catatan waktu 4 Jam 17 Menit 49 Detik
2. Michael Naert (Singapura) dengan catatan waktu 4 Jam 16 Menit 50 Detik
3. Alexander Ivakov (Rusia) dengan waktu 4 Jam 17 Menit 12 Detik.

Female

1. Shirley Teo (Singapura) dengan catatan waktu 5 Jam 53 Menit 18 Detik
2. Fransisca Harlijanto (Indonesia) dengan catatan waktu 6 jam 45 menit 21 detik
3. Jcy Ho (Hongkong) dengan catatan waktu 6 Jam 57 Menit 39 Detik

 

100 SDM Pariwisata di Kepri Ikut Uji Kompetensi dari Kemenpar

0
ilustrasi

Kemenpar melaksanakan Uji Kompetensi kepada 100 Sumber Daya Manusia (SDM) Kepatiwisataan di Hotel Aston Karimun, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, 2 September 2017.

Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Ahman Sya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan oleh LSP Pariwisata Bali. Uji kompetensi ini perlu pemantauan terhadap SDM yang sudah tersertifikasi dan beberapa informasi terkait Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang saat ini terjadi di Indonesia.

“Uji kompetensi ini diperuntukan untuk membangun kesiapan masyarakat di sekitar destinasi pariwisata untuk menyambut peningkatan jumlah wisman dan wisnus. Industri, Akademisi, siswa SD dan SMP juga dipersiapkan untuk membangun kesadaran pentingnya sektor Pariwisata Indonesia,” ujar Ahman Sya yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan SDM Kepariwisataan Wisnu Bawa Tarunajaya, Sabtu (2/9).

Pria berkacamata itu menjelaskan, peserta yang ikut program sertifikasi diharapkan akan mendapatkan perubahan, yaitu perubahan pola pikir dan perubahan pola perilaku. Seluruh peserta sertifikasi secara tidak langsung akan menjadi seorang Kader Wisata dan harus memiliki beberapa kriteria.

“Pertama, memiliki kualitas individu yang baik, kedua memiliki minat di bidang pariwisata, ketiga memiliki bakat yang dapat dikembangkan di bidang pariwisata, yang keempat memiliki potensi di bidang pariwisata serta memiliki hasrat dan motivasi yang kuat di bidang pariwisata,” ujarnya.

Wisnu Bawa Tarunajaya menambahkan, program sertifikasi sangat penting agar SDM pariwisata dapat mengukur sejauh mana kemampuan mereka dalam melaksanakan kerja sehari-hari. Berdasarkan hasil analisis mengenai keuanggulan tenaga kerja yang bekerja di sektor pariwisata.

“SDM pariwisata memiliki 3 keunggulan, yaitu sikap persahabatan yang tinggi, sikap persahabatan kepada rekan kerja, dan mampu memiliki hubungan kerja yang baik antar sesama manusia dan lingkungan kerja,” kata Wisnu.

Lebih lanjut, Wisnu memaparkan, kegiatan ini dilaksanakan atas amanat UU ketenagakerjaan no 13 tahun 2013, PP no 52 th 2012, Pasal 55 UU no 10 th 2009, Permen Pariwisata no 19 tahun 2016.

“Pemerintah terus mendorong usaha percepatan program fasilitasi pelaksanaan uji kompetensi kompetensi, khususnya bidang Hotel dan Restoran di seluruh wilayah Indonesia. Khusus wilayah Dumai, Kemenpar memberikan fasilitasi uji kompetensi kepada 200 tenaga kerja di bidang hotel dan restoran,” ujar Wisnu.

Hal itu telah berimbas dan warga Indonesia mengalami arus bebas barang, arus bebas jasa, arus bebas investasi, arus modal yang bebas, dan juga arus tenaga kerja terampil yang bebas di antara negara ASEAN. Termasuk sektor pariwisata yang merupakan salah satu Priority Integration Sector (PIS) bidang jasa.

“Dalam kesepakatan ASEAN MRA on Tourism Professionals terdapat 6 divisi (Front Office, Housekeeping, Food Production, Food and Beverage Services, Tour Operator dan Tour Agencies) dengan 32 job title yang akan diberlakukan standar kompetensi dan pengakuan sertifikasinya di 10 negara ASEAN,” ujarnya

Menteri Pariwisata Arief Yahya selalu berpesan, SDM pariwisata nanti harus menggunakan standar global, mengacu pada standar regional disebut ASEAN MRA (Mutual Recognition Arrangement) atau kompetensi selevel ASEAN.

“Kalau ingin bersaing di level global, gunakan global standard juga,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya paham betul bahwa SDM adalah kunci dari semua persoalan mendasar bidang pariwisata. Karenanya, membangun SDM pariwisata tidak bisa ditunda.

“Untuk mencapai target kunjungan wisatawan yang ditetapkan pemerintah, perlu didukung sumber daya manusia yang profesional. Istilahnya menentukan ‘who’ dulu, baru menjelaskan ‘what’. Memastikan siapa driver-nya dulu, baru menentukan arah hendak kemana,” tutur Menpar Arief Yahya.(*)

Pengusaha Optimis Batam akan Kembali Berjaya

0

batampos.co.id – Pernyataan keluarga presiden ketiga BJ Habibie yang menyebut masa depan Batam akan cerah diamini oleh pengusaha di Batam. Kini pengusaha lebih optimis Batam akan kembali berjaya seperti beberapa tahun lalu setelah adanya komitmen dari pemerintah pusat untuk memudahkan perizinan.

“Kita makin optimis dengan Batam. Tetapi intinya permudah semua proses perizinan yang menyangkut operasional perusahaan, sesuai dengan yang disampaikan presiden melalui Perpres Percepatan Pelaksanaan Berusaha yang dalam waktu dekat akan diluncurkan,” kata Wakil Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing, Senin (4/9).

Ia juga mengapresiasi langkah pusat yang akan mengeluarkan kebijakan FTA di kawasan FTZ Batam, Bintan dan Karimun (BBK). Dengan keluarnya kebijakan tersebut, existing tenant yang ada bisa melakukan perluasan.

“Jika yang dulu hanya sewa atau beli satu pabrik, nantinya bisa beli dua. Atau melakukan perluasan lagi,” katanya.

Arus masuk-keluar barang dan orang juga harus disesuaikan dengan kondisi sekarang. Meski diakui Tjaw, dari tahun ke tahun pelayanan arus masuk keluar juga mengalami peningkatan.
Koordinasi dari semua pemegang kepentingan juga harus terus ditingkatkan.

“Jangan ada lagi ego sektoral antara instansi yang mengeluarkan perizinan. Semuanya harus sinergi. Saatnya bekerja sama sesuai tema HUT kemerdekaan RI ke 72 lalu, Indonesia kerja bersama,” katanya.

Menurutnya, saingan Batam saat ini bukan sesama provinsi di Indonesia. Beberapa calon investor yang datang ke Batam selalu membandingkan Batam dengan negara-negara ASEAN lainnya. Yang saat ini memanjakan mereka (investor).

“Jadi perlakuan di Batam juga harus terus ditingkatkan. Bagaimana mengambil hati investor. Intinya di perizinan,” katanya.

Ilustrasi ekspor. Foto: istimewa

Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk juga yakin masa depan Batam akan cerah. Tetapi dengan syarat di Batam ada kepastian hukum dalam berinvestasi. Pemerintah pusat juga harus cepat menyelesaikan persoalan dualisme kewenangan antara Pemko Batam dan BP Batam.

Kemudian menurutnya, sistem pelayanan perizinan harus benar-benar dipermudah di Batam.

“Paket kebijakan ekonomi sudah ada 16. Sekalipun belum berdampak signifikan utk Batam,” katanya.

Ia berharap mudah-mudahan di paket ekonomi 16 ini yg memuat tentang single submission dengan penerapan sistem perizinan usaha terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah dapatpt direalisasikan. Termasuk pembentukan satuan tugas (satgas) pengawal investasi dapat menjadi tempat pengaduan dan pengawalan proses integrasi tersebut

“Dan kita berharap promosi Batam gencar dilakukan. Bisa dilakukan promosi bersama peluang investasi mulai dari Pemko Batam, BP Batam dan Kadin Batam ke luar negeri,” katanya.(ian)