Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 13128

Penghargaan ASEANTA

0

The 30th ASEANTA Awards for Excellence 2017 (ASEANTA Awards 2017) digelar di Flores Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

ASEANTA Award merupakan ajang kompetisi dan penghargaan bergengsi bagi pegiat dan pelaku pariwisata di negara-negara anggota ASEAN yang dilaksanakan tiap tahun oleh induk asosiasi pariwisata ASEAN.

Penghargaan itu terdiri dari 6 kategori yakni;

  1. Best ASEAN Travel Article,
  2. Best ASEAN Tourism Photo,
  3. Best ASEAN Marketing and Promotional Campaign,
  4. Best ASEAN New Tourism Attraction,
  5. Best ASEAN Airlines Program, dan
  6. Best ASEAN Cultural Preservation Effort.

“Aseanta Award umumnya diserahterimakan kepada para pemenang bersamaan dengan ASEAN Tourism Forum (ATF) di awal tahun. Tapi kali ini diselenggarakan secara khusus,” kata Pauline Suharno, Sekjen DPP Astindo yang juga representative Astindo @ Aseanta, Senin (7/8).

Menurut Pauline, seluruh peserta ASEAN@50 Sky Caravan akan menghadiri Aseanta Excellence Award di Hotel Borobudur Jakarta, 08 Agustus dilanjutkan dengan famtrip ke berbagai destinasi di Indonesia 9-11 Agustus 2017.

“Seluruh peserta ASEAN@50 Sky Caravan akan menghadiri Aseanta Excellence Award di Hotel Borobudur Jakarta, 08 Agustus 2017 dilanjutkan dengan famtrip ke berbagai destinasi di Indonesia 9-11 Agustus,” ungkapnya.

Untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan ini, Indonesia bersaing dengan Thailand dan Phillipine. Aseanta board members yang terdiri dari perwakilan badan promosi pariwisata, maskapai penerbangan, asosiasi travel agent, asosiasi perhotelan negara-negara Asean juga akan turut menghadiri acara ini.

Acara gala dinner The 30th ASEANTA Awards for Excellence and Post Tour 2017 dihadiri sekitar 350 undangan di antaranya pimpinan ASEANTA (SAM Cheah/Deputy President, Margaret Heng/Secretary General of ASEANTA, dan Supawan Tanomkieatipume/Treasury of ASEANTA), para duta besar negara sahabat, General Secreatary of ASEAN Country, pajabat dari instansi terkait, asosiasi pariwisata, perwakilan airlines, serta para awardees.

“Untuk peserta dari luar negeri jumlahnya mencapai 140 an orang dari negara-negara Asean. Sedangkan untuk penyerahan award tamu undangan mencapai 350 orang,” jelas Pauline Suharno.

Menpar Arief Yahya memberikan apresiasi penyelenggaraan The 30th ASEANTA Awards for Excellence and Post Tour 2017 dengan memilih Indonesia sebagai tuan rumah dan dilanjutkan dengan Familiarization Trip (Fam Trip)–Post Tour Post yang diikuti 84 peserta dari kalangan travel agent atau tour operator, media (travel jourinalist), serta para awardees dengan mengunjungi destinasi unggulan di Tanah Air sebagai Wonderful Indonesia.

Menpar Arief Yahya mengatakan, kegiatan ASEANTA Awards for Excellence sangat penting dalam memicu para pegiat dan pelaku pariwisata di negara-negara anggota ASEAN untuk senantiasa melakukan pembaruan dalam kemajuan bersama sektor pariwisata ASEAN.

“Kemenangan dalam ASEANTA Awards ini akan mendongkrak level 3 C; confidence atau rasa percaya diri internal, credible atau semakin dipercaya orang eksternal, dan calibration dalam mendekatkan pada standar global di antaranya ditetapkan dalam standar pariwisata ASEAN,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mejelaskan, kegiatan mem-branding Wonderful Indonesia secara masif ke seluruh belahan dunia, terutama negara-negara sebagai pasar utama Indonesia, mendapat sambutan masyarakat internasional dan terbukti selama tahun 2016 Wonderful Indonesia mendapat 46 penghargaan internasional dari 22 negara di antaranya 3 penghargaan dari ASEANTA Awards 2016 (Best ASEAN Tourism Photo, Best ASEAN Travel Article, dan Best ASEAN Cultural Preservation Effort).

“Kampanye branding Wonderful Indonesia telah meningkatkan performance Indonesia. Hal ini terlihat dari popolaritas Wonderful Indonesia melonjak dari status tidak tercatat menjadi ranking 47 dunia, sedangkan Truly Asia (Malaysia) dan Amazing (Thailand) masing-masing berada di posisi 83 dan 97 dunia,” papar pria asal Banyuwangi ini.

Menpar Arief Yahya sendiri menargetkan Branding Wonderful Indonesia sapu bersih 5 kategori dalam ASEANTA Award 2017. Untuk merebut 5 kategori itu, Indonesia mengikutkan 28 karya yang siap bersaing dengan negara lain.

“Sebanyak 28 karya terbaik, semuanya world class telah kita daftarkan, kita ikut 5 dari 6 kategori yang diperlombakan. Do the Best, saatnya sapu bersih,” kata Menpar Arief Yahya.

Kegiatan ASEANTA Awards didahului dengan ASEANTA Meeting yang diikuti para asosiasi pelaku bisnis pariwisata negara ASEAN di antaranya AHRA, airlines, FATA, dan ASEANTA Board Members yang berlangsung di Hotel Hermitege, Jakarta pada 6-7 Agustus 2017. Kemudian dilanjutkan jamuan makan malam dari Pemprov DKI Jakarta dengan top agent airlines, media, dan ASEANTA Board di Balaikota Jakarta.

Diketahui, Pariwisata Indonesia tahun ini mentargetkan 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019. Untuk mencapai target tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (Deputi BP3M) Kemenpar memanfaatkan momentum event ASEANTA Awards 2017 dengan menyelenggarakan fam trip untuk mempromosikan Wonderful Indonesia.

Fam trip atau post tour diikuti 84 peserta dari travel agent atau tour operator, dan media/travel jourinalist dari ASEAN, Tiongkok, Hongkong, Malaysia, Jepang, Kuwait, UEA, Bangladesh, dan India mengikuti undangan dari 6 perusahaan airlines yakni; Garuda Indonesia, Thai Airways, Singapore Airlines, Philippine Airlines, Royal Brunei, dan Air Asia. Kegiatan fam trip yang berlangsung 9-11 Agustus 2017 dimulai dengan Jakarta city tour kemudian dilanjutkan ke destinasi Belitung, Bandung, Solo, Yogyakarta, Bali, dan Malang.(*)

 

Menguatkan Pariwisata Aceh melalui Media Digital

0

batampops.co.id – Strengthening the Role of Tourism Ambassador in Promoting Aceh Tourism through Digital Media. Itulah tema yang diusung Syarikat Agam Inong (SAIN) Aceh pada acara Agam Inong Conference.

Acara yang akan diikuti oleh 80 Duta Wisata se-Aceh tersebut akan berlangsung 12-13 Agustus 2017 di Banda Aceh.

Ketua Umum SAIN Aceh Reyhan Gufriyansyah, menyebutkan kegiatan ini akan dikemas dalam agenda utama Duta Wisata Gathering 2017 yang kali menjadi tahun kedua yang nantinya akan diisi dengan berbagai kegiatan untuk meningkatkan peran duta wisata dalam kemajuan pariwisata di Aceh.

“Untuk hari pertama akan dilakukan seminar yang akan diisi pemateri dari dua orang Kementerian Pariwisata RI terkait topik branding dan digital, kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) dan presentasi program kerja Duta Wisata Aceh akan datang,” sebut Reyhan disela persiapan acara.

Selanjutnya pada hari kedua akan dilakukan kegiatan sosial di Gampong Nusa Lhoknga, Aceh Besar. Di sini rencananya Agam Inong Aceh akan membagikan buku bacaan untuk anak-anak sekaligus silaturahmi dengan masyarakat dalam menyerap aspirasi warga tentang pariwisata.

Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan gathering yang akan dilaksanakan di salah satu tempat objek wisata yaitu Pantai Lampuuk.

Ia menyebutkan, tahun lalu acara serupa dengan nama “The Annual Meeting of Agam Inong” sukses dihadiri puluhan peserta dari berbagai duta wisata tingkat kabupaten/kota di Aceh.

“Tahun ini acara pertemuan duta wisata seluruh ini akan digelar lebih besar dengan konsep yang berbeda. Sesuai tema, Duta Wisata Aceh tahun ini akan lebih memfokuskan promosi pariwisata Aceh di media digital,” ujar Duta Wisata Aceh Barat 2012 ini lagi.

Reyhan menambahkan, hingga hari ini sudah 80 peserta yang telah bersedia ikut mendaftar. Ia meminta dukungan semua pihak untuk kesuksesan ajang konsolidasi Agam Inong se-Aceh ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi menyambut positif dan mendukung atas akan dihelatnya kegiatan konferensi dan gathering Duta Wisata Aceh ini, dimana menjadi bagian penting bagi Pemerintah Aceh sebagai wadah dalam menampung aspirasi dan ide dari anak-anak muda yang peduli dengan pariwisata di daerahnya masing-masing.

“Disbudpar Aceh tentunya mendukung penuh dengan adanya agenda kegiatan dari SAIN Aceh ini dan khususnya hasil dari konferensi menjadi catatan penting untuk membangun industri pariwisata Aceh yang solid dengan melibatkan berbagai unsur komunitas dalam mewujudkan Aceh sebagai destinasi wisata halal unggulan dunia,” sebutnya. (rilis)

Satu-satunya di Pemping

0

Dua teknisi Telkomsel Batam Johardi, 27 (kiri), dan Rendy Agus Prasenjani, 25, sedang cek jaringan 3G di menara Telkomsel site BTM 1093 Pulau Pemping, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Sabtu (5/8) lalu.

Telkomsel merupakan satu-satunya jaringan seluler di pulau ini, dan sangat membantu aktivitas penduduknya mengakses informasi dan teknologi.

Foto: Yusuf Hidayat/Batam Pos

Penumpang Bandara Hang Nadim Naik 7,76 Persen selama Semester Awal 2017

0
General Manager Operasional Bandar Hang Nadim Batam suwarso mengawasi penumpang memadati konter check in Bandara Hang Nadim Batam, Senin (24/4), lalu. Melonjaknya arus balik penumpang tersebut karena mereka akan melakukan perjalan pulang usai menikmati liburan di Batam.

batampos.co.id – Penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim naik sebanyak 7,76 persen di semester awal 2017, bila dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun semester awal 2016, tercatat jumlah penumpang sebanyak 2.933.168 orang, sedangkan di tahun 2017 sebanyak 3.160.552.

Kenaikan jumlah ini disebabkan oleh beberapa faktor.

“Salah satunya yakni adanya variasi tarif dan pilihan,” kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam Suwarso, Selasa (8/8).

Soal tarif ini, kata Suwarso masyarakat menilai harga tiket pesawat lebih terjangkau dan perjalanan yang ditempuh dalam waktu singkat bila dibandingkan moda transportasi lainnya. Selain itu perbaikan fasilitas, juga meningkatkan kenyamanan para penumpang untuk berpergian melalui Hang Nadim.

“Hang Nadim juga menyediakan berbagai pilihan maskapai seperti Garuda, Citilink, Lion Group, Sriwijaya,” ucapnya.

Selain itu, Suwarso menilai bahwa perekonomian masyarakat Batam mulai membaik, menjadi salah satu faktor peningkatan jumlah penumpang.

“Daya beli masyarakat juga mulai meningkat,” tuturnya.

Ke depannya, agar pertumbuhan penumpang di Hang Nadim, Suwarso mengatakan akan lebih meningkatkan pelayanan. Tak hanya itu saja, tapi juga segi sarana dan prasarana penunjang lainnya seperti toilet.

“Akan terus kami tingkat, agar membuat penumpang merasa nyaman,” ucapnya. (ska)

Jepang Belajar Penanganan Terorisme Ke Polda Kepri

0

batampos.co.id – Counter Terrorism Unit Japan (CTU-J) atau satuan tugas khusus bentukan pemerintah Jepang menangani permasalahan terorisme, menyambangi Polda Kepri dalam rangka belajar mengenai penanganan gerombolan para pengentar tersebut.

“Mereka datangnya kemarin (7/8), ini kunjungan pertama CTU J semenjak dibentuk ke Indonesia,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Selasa (8/8).

Sam mengatakan beberapa agen dari CTU J, mempelajari terorisme agar dapat mengantisipasi terjadi tindakan tersebut di Jepang. Sehingga saat itu terjadi, CTU J tak lagi kagok menghadapinya. “CTU J ini terdiri dari personel polisi Jepang, yang baru dibentuk baru sekitar satu atau dua tahun ini,” ucap Sam.

Dalam pertemuan yang diadakan tersebut, Sam mengatakan banyak hal yang dibahas mengenai terorisme. Pembahasan ini mulai dari hal yang teknis seperti penindakan dan penanggulangan terhadap aksi para terorisme. Hingga juga pencegahan terorisme yang dilakukan pihak kepolisian.

“Kami jelaskan secara rinci dengan mereka, untuk pencegahan kami sebutkan bahwa perlu sosialisasi terus menerus dari satuan bimbingan masyarakat (Binmas) Polri,” ucapnya.

keinginan Jepang belajar kontra terorisme ini, tak hanya akibat makin gencar serangan gerombolan pengentar ini diseluruh dunia. Tapi juga dalam waktu dekat, Jepang akan menjadi tuan rumah penyelenggaran olimpiade. Tak ingin terjadi hal-hal yang diinginkan, oleh sebab itu mereka belajar dari negara yang ahli dalam penanganan terorisme seperti Indonesia.

“Setelah dari sini (Batam,red), rombongan CTU J ini nantinya akan menyambangi Polda lainnya. Tapi pertama ke sini (Polda Kepri),” ucap Sam. (ska)

 

Polda Kepri Sita 607 Jenis Aksesori Ponsel Ilegal

0
ilustrasi

batampos.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri menggerebek toko dan gudang distributor dari berbagai aksesoris ponsel, Kamis (3/8). Dari toko yang beralamat di Plaza Top 100, Jodoh itu polisi menyita barang bukti berupa 607 item aksesoris ponsel.

“Item yang kami temukan itu masuk dalam kategori perangkat telekomunikasi berbasis bluetooth,” kata Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto, Selasa (8/8).

Ia mengatakan pemilik dari toko tersebut yakni Ya,35 telah dimintai keterangan. Begitu juga 7 orang karyawan toko. “Hingga kini belum ada penetapan tersangka atas kasus ini,” ucapnya.

Hasil pemeriksaan pihak kepolisian, barang-barang itu didatangkan dari Jakarta dan China. Budi menduga barang-barang itu tak sesuai dengan klafikasi perangkat telekomuikasi di sesuai Undang-Undang no 36 tentang Perlindungan Konsumen tahun 1999.

“Mereka ini melanggara pasal 52 jo 32 UU perlindungan konsumen,” ucap Budi.

Dalam undang-undang itu pasal 52 menyebutkan barang siapa memperdagangkan, membuat, merakit, memasukkan atau menggunakan perangkat telekomunikasi di wilayah Negara Republik Indonesia yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat satu, dipidana dengan pidana penjara , paling lama satu tahun dan atau denda paling banyak Rp 100 juta.

“Untuk tindak lanjut kasus ini kami koordinasi dengan ahli dari kementrian komunikasi dan informatika,’ tuturnya.

Kasubdit I Ditreskrimsus AKBP Febby DP merinci barang-barang yang mereka sita itu yakni LG tone headphone, multifuctional wireless speaker, smart hifi wireless speaker, waterproof shower speaker, speaker mini, winjon wireless, selfie stick bluetooth, speaker bluetooth, headset bluetooth dan smart bluetooth headset.

“Jumlahnya tiap item berbeda-beda,” ucapnya.

Feby menuturkan setelah pemeriksaan selesai dan rampung, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka atas kepemilikan dan penjualan barang ilegal ini. (ska)

 

Merata untuk Negeri

0

Dua teknisi Telkomsel Batam Johardi, 27 (dua dari kanan), dan Rendy Agus Prasenjani, 25, mengedukasi, dari kiri: Aidil Fahreza, Mohammad Fikri, dan Putri Balqis Septi Ananta, siswa kelas 6 SDN 09 Pulau Pemping, Kelurahan Belakangpadang, Kota Batam, tentang manfaat menara dan jaringan internet di bawah menara Telkomsel site BTM 1093 tak jauh dari SDN 09, Sabtu (5/8) lalu.

Telkomsel merupakan satu-satunya jaringan seluler di pulau ini, dan sangat membantu aktivitas penduduknya mengakses informasi dan teknologi.

Foto: Yusuf Hidayat/Batam Pos

Batam menuju Standarisasi Wisata Kuliner

0
DI sini aneka kudapat bisa didapat.

batampos.co.id – Wisata kuliner menjadi destinasi yang cukup diminati oleh wisatawan, untuk itu Pemerintah Kota Batam telah membentuk tim dan turun langsung untuk memastikan seluruh penyedia makanan bersih, dan memenuhi standar keamanan saat dikonsumsi.

“Kemarin kami sudah turun ada 21 restauran dan tempat penyedia makanan yang kami datangi, enam bersama tim dan 15 dari Dinas Kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (8/8).

Hasilnya, masih banyak restauran yang memerlukan peningkatan kualitas yang sesuai dengan standar kesehatan. Dia menjelaskan saat ini pembahasan peraturan daerah produk halal dan higinis sudah memasuki tahap finalisasi.

“Semuanya telah dituangkan dalam Perda ini, jadi pelaku usaha kuliner harus memenuhi standar jika ingin membuka usaha kuliner,” terangnya.

Selain kehiginisan makanan, tim juga menilai dapur, kebersihan air, pengelolaan limbah, penyimpanan bahan makan, toilet, hingga pencahayaan restauran.

Dia menambahkan untuk saat ini, belum ada restauran yang diberikan grade karena masih dalam tahap sosialisasi dan pembinaan. Untuk grade, lanjut Didi paling rendah adalah C berdasarkan peraturan tersebut.

Pembenahan di bidang kuliner ini dilakukan untuk memberikan keamanan bagi wisatawan, seperti yang diketahui kuliner Batam merupakan salah satu destinasi unggulan dalam menunjang sektor pariwisata.

“Dari kegiatan kemarin, kita harapkan pelaku kuliner bersiap-siap dan membenahi pelayanan mereka, ke depan grade restauran tersebut akan segera diberlakukan, tentunya itu menjadi nilai jual bagi mereka, dan bagi konsumen itu jaminan,” tutupnya. (cr17)

 

Guru Diimbau Tidak Merokok

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun foto bersama pelajar di Pulau Kundur saat melakukan kerja ke Pulau Kundur, Jumat (4/8). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengingatkan para guru untuk memberi contoh yang baik kepada anak-anak sekolah. Salah satunya dengan tidak merokok di depan pelajar.

“Jadilah suri teladan yang baik buat anak-anak didik kita. Jadi kita dijadikan alasan untuk mereka melakukan hal yang kurang bermanfaat, seperti merokok,” kata Nurdin di Ruang Kerjanya, Istana Kota Piring, Dompak Tanjungpinang, Senin (7/8).

Menurut Nurdin, anak-anak Kepri harus tumbuh sehat. Baik sehat lingkungan maupun sehat fisiknya. Sebagai teladan, pada guru harus memberi contoh yang baik.

Nurdin menyampaikan hal itu setelah melakukan pertemuan dengan sejumlah OPD. Termasuk pembahasan anggaran pendidikan yang porsinya sesuai aturan selalu dalam jumlah besar.

Dengan anggaran yang besar, Nurdin ingin kualitas sumber daya manusia Kepri tak hanya unggul taoi juga sehat. Apalagi jenjang pendidikan setelah SLTA banyak yang mengutamakan kesehatan. Seperti Sekolah Polisi Negara yang kini ada di Pulau Kundur, kesehatan menjadi salah satu syarat masuk.

Dalam kunjungannya ke sejumlah sekolah di berbagai wilayah Kepri, Nurdin selalu memberi pesan supaya anak-anak menjaga kesehatan dan tetap sehat. Salah satunya jangan merokok atau pernah bersentuhan alkohol.

“Apalagi dengan narkoba, harus dijauhi. Jangan pernah bersentuhan,” kata Nurdin.

Soal guru, Nurdin menyarankan untuk terus meningkatkan kualitas. Di Pemprov Kepri, walaupun belum maksimal, ada dorongan agar para guru melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Akhir pekan lalu, Nurdin sempat berkunjung ke SMA N 1 Kundur. Di sini setelah memberi sambutan, tampak anak-anak dan para guru antusias mengabadikan diri bersama. Nurdin pun terlihat menghampiri tuap para pelajar yang ingin berfoto bersama.

Pada kesempatan tersebut, Nurdin juga berpesan tentang bahaya narkoba. Jangan sampai para pelajar bersentuhan dengan perusak masa depan itu.

“Narkoba, No. Prestasi, Yes. Kepri, Jaya,” ajak Nurdin kepada anak-anak untuk mengumandangkan semangat tersebut. (bni)

 

PLTU Tanjungsebatak Kembali Beroperasi Normal

0
Tampak gerbang pos jaga pintu depan PLTU Tanjungsebatak. Saat ini PLTU Tanjungsebatak kembali beroperasi normal pasca kebocoran pipa di mesin unit 2. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjungsebatak, kembali normal dan beroperasi pasca terjadinya kebocoran di mesin unit 2 dan penghentian operasional selama empat hari karena terjadi defisit daya 3 Mega Watt (MW), Sabtu (5/8) lalu.

”Kini PLTU kembali beroperasi normal. Kita sudah berusaha maksimal dalam memperbaiki pipa yang bocor dibeberapa tempat. Saat ini sudah selesai,” ujar manager PLTU Tanjungsebatak, Lukman, Senin (7/8).

Sementara itu Manajer PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun Fauzar Zain mengatakan, setelah beroperasinya PLTU Tanjungsebatak. Maka daya listrik yang dihasilkan dari pembangkit PLTU Tanjungsebatak mencapai 7 Megawatt ditambah dari PLTD, sehingga menjadi surplus sebanyak 4 Megawatt.

Sebelumnya saat pipa di mesin PLTU bocor, daya listrik yang disalurkan ke pelanggan terjadi kekuarangan sebesar 3 MW saat beban puncak sore hari. Untuk daya listrik yang dihasilkan dari PLTD Bukit Carok sebesar 22,5 Megawatt dan dari PLTU Tanjungsebatak 7 Megawatt dengan total 29,5 Megawatt. (tri)