Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13209

Magnum Mulai Pasarkan Motor Listrik di Batam

0
Seorang karyawati dealer PT Magnum Motor Listrik Indonesia Batam saat merapihkan sepeda motor listri yang siap dipasarkan kepada konsumen, Selasa (22/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – PT Magnum Molis Indonesia mulai memproduksi dan memasarkan motor listrik di Batam. Selain dibanderol dengan harga yang murah, motor listrik Magnum diklaim sangat hemat biaya.

Pemilik Magnum, Cahya, mengungkapkan bahwa motor listrik merupakan jawaban bagi masyarakat Batam yang mendambakan transportasi murah dan efisien.

“Kita tahu bahwa biaya transportasi merupakan salah satu elemen penting dalam biaya pengupahan. Motor listrik sangat hemat energi dan biaya sehingga meringankan biaya hidup kalangan pekerja,” ujarnya di dealer Magnum yang berada di lantai satu Gedung Arsikon, Batamcentre, Batam, Selasa (22/8).

Magnum merupakan pabrikan motor listrik asal Tiongkok. Di negeri Tirai Bambu sendiri, motor ini telah diproduksi sebanyak 500 juta unit. Sehingga produk Magnum sudah menjadi pemandangan umum di jalanan Tiongkok. “Cobalah ke Shanghai, Guangzhou dan kota lainnya. Sudah jarang ditemukan motor yang masih pakai bensin,” ungkapnya.

Cahya mengklaim motor listrik Magnum memiliki banyak kelebihan. Pertama, karena tidak menggunakan bahan bakar minyak (BBM), maka biaya lebih hemat dan juga hemat energi. Dia menghitung, biaya BBM untuk motor konvensional rata-rata Rp 600 ribu per bulan. Sedangkan motor listrik hanya memerlukan biaya Rp 40 ribu per bulan untuk biaya listrik.

Biaya Rp 40 ribu itu estimasi jika motor listrik tersebut dicas setiap hari. Padahal jika penggunaan motor hanya di dalam kota, sekali cas baterainya bisa bertahan hingga empat hari.

“Maka biayanya bisa lebih murah lagi,” jelasnya.

Selain itu, karena tidak menggunakan BBM, motor listrik Magnum ini tidak mengeluarkan suara dan tidak perlu ganti suku cadang seperti busi, karburator, dan lainnya. Masing-masing roda tidak digerakkan rantai lagi melainkan aki bertenaga listrik sebagai dinamo.

Untuk saat ini, komponen produksi sepeda motor listrik ini masih terdiri dari 60 persen komponen impor dan sisanya komponen lokal. “Untuk yang lokal itu adalah ban dan aki. Ban Swallow dari Medan dan aki dari Surabaya. Tapi kami akan berupaya supaya bisa alih teknologi sehingga ke depannya komponen motor bisa diproduksi pabrikan lokal,” terangnya.

Saat ini, perakitan motor ini ada di pabriknya yang berlokasi di Century Park, Batamcentre. Sedikitnya ada 10 karyawan yang dipekerjakan. “Tapi jika banyak yang pesan, pasti akan tambah lagi,” imbuhnya.

Marketing Magnum, Ella, menjelaskan motor ini selain hemat energi juga memiliki desain masa kini. Batas ketahanan energi bisa dilihat dari indikator yang mirip seperti indikator baterai smartphone di speedometer. Desainnya berbeda di setiap varian motor. Bahkan untuk beberapa varian dilengkapi alat multimedia seperti pemutar musik. Bahkan klaksonnya sudah berbunyi “telolet”.

“Untuk ketahanan energi bisa tahan hingga 80 kilometer dengan kecepatan maksimal 60 kilometer/mph dan transmisi manual sebanyak 3 kecepatan. Pengecasan hingga penuh makan waktu 6 jam untuk sumber energi berupa aki dengan kapasitas 60 V 20 AH,” jelasnya.

Ella menyatakan pihak Magnum berani menggaransi motor ini hingga dua tahun. Ia juga menjelaskan untuk harganya memang sangat terjangkau. Dengan uang muka hanya Rp 500 ribu konsumen sudah bisa membawa pulang sepeda motor tersebut.

“Kami hanya ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa kualitas motor listrik tidak kalah dengan motor biasanya,” pungkas Ella. (leo)

Presiden akan Luncurkan Mal Pelayanan Perizinan Batam

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meluncurkan Mal Pelayanan Perizinan Batam di Gedung Sumatera Promotion Center, Batamcenter, pada 30 November mendatang. Nantinya, semua perizinan di Batam bisa diurus di dalam satu gedung tersebut.

“Ini adalah terobosan dari Pemko Batam untuk membuat perizinan lebih mudah di Batam,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Batam, Gustian Riau, Selasa (22/8).

Gustian menyebutkan semua jenis perizinan, baik yang ada di lembaga vertikal dan horizontal, akan disatukan tempatnya. “Imigrasi, Beacukai, BP Batam, dan Pemko Batam nantinya akan ada di sana,” katanya.

Ini juga untuk menjawab keluhan dari masyarakat maupun pengusaha yang harus pontang panting mengurus izin karena letaknya berjauhan. Ia mencontohkan, ada perizinan yang harus diurus di Bea Cukai, tetapi ada juga yang harus diurus juga di BP Batam.

“Nah, dengan adanya mal ini, maka tidak perlu terlalu capek lagi. Bisa urus beberapa perizinan, tetapi hanya di satu tempat saja,” katanya.

Managing Director Panbil Group, Johanes Kennedy, mengapresiasi terobosan dari Pemko Batam ini. Menurutnya, pengusaha jelas akan terbantu dengan layanan mal perizinan ini.

“Mal perizinan ini menjadi suatu gebrakan nyata dari Pemko Batam untuk merespon keinginan masyarakat akan perlunya peningkatan mutu pelayanan masyarakat dari waktu ke waktu,” katanya.

Menurutnya, semua pihak harus mendukung dan mengapresiasi langkah ini. “Tinggal sekarang proses perizinan itu harus dipercepat,” katanya.

Sementara anggota Komisi I DPRD Kota Batam Tumbur M Sihaloho mengatakan, mal perizinan ini dinanti masyarakat. Ia hanya berharap ada komitmen dari semua pihak.

“Jujur saja, ini sangat bagus. Ini terobosan luar biasa. Bagi pengusaha, waktu itu sangat berharga. Nah, masalah waktu, dengan adanya mall perizinan ini, maka waktu akan lebih singkat,” katanya.

Menurut Tumbur, ini juga penting agar semua lembaga dan instansi bisa lebih harmonis. Ia mengaku program mal pelayanan perizinan ini sudah pernah dibicarakan di Komisi I DPRD Kota Batam.

“Yang paling penting adalah komitmen bersama. Bagaimana ini bisa cepat terealisasi. Pengusaha dimudahkan dengan perizinan yang mudah. Tetapi yang terpenting adalah birokrasi harus dipersingkat, jangan ada yang bertele-tele lagi,” katanya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam Jadi Rajagukguk juga mengapresiasi program mall pelayanan perizinan ini. Tetapi senada dengan Tumbur, ia mengatakan bahwa harus ada komitmen bersama dari semua pihak.

“Harapan kita jangan hanya sekedar disatukan saja. Harus dipastikan singkronisasi dan harmonisasi, karena paket kebijakan ekonomi yang sudah jelas pun, belum berjalan dengan baik,” katanya. (ian)

 

 

Bagai Truk Sampah Tabrak Mobil F1

0
Bagian lambung kapal USS John S McCain yang rusak akibat kecelakaan. (Reuters)

batampos.co.id – Insiden tabrakan kapal USS John S. McCain dengan kapal Alnic MC di Selat Malaka pada Senin (21/8) lalu mendapat respon beragam dari banyak pihak. Bagi Kirk Patterson, kapal destroyer bisa tertabrak oleh tanker merupakan kejadian yang sangat sulit dinalar. Ia menganalogikannya sebagai peristiwa ’’tertabraknya mobil Formula 1 (F1) oleh truk sampah’’.

’’Siapa yang paling mungkin menghindari tabrakan? Tentu saja mobil F1 yang dilengkapi peralatan canggih,’’ kata mantan dekan di Temple University Cabang Jepang itu seperti dikutip New York Times, Selasa (22/8).

Analogi tersebut digunakan Patterson untuk menggambarkan betapa sulit dipahaminya tabrakan antara USS John S. McCain dengan Alnic MC di Selat Malaka itu. Tabrakan tersebut mengakibatkan 10 personel AL AS hilang dan lima lainnya terluka. Lima korban yang mengalami luka sudah dirawat di Singapura dan berkondisi baik. Salah seorang di antaranya bahkan tak perlu mendapat perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, pencarian para korban hilang melibatkan empat negara, AS, Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang mengerahkan dua kapal perang untuk tugas tersebut.

Selain itu, Polda Kepri menurunkan lima kapal untuk mencari korban. “Dua kapal milik Mabes Polri, tiga kapal milik Ditpolair Polda Kepri,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Selasa (22/8).

Sam mengatakan unsur yang bergerak dalam operasi kemanusiaan ini dari Polres Bintan dan Direktorat Polisi Perairan Polda Kepri. “Kami akan berkoordinasi dengan unsur-unsur lainnya seperti Angkatan Laut, Basarnas, dan nelayan,” tuturnya.

Insiden itu juga mengakibatkan kerusakan di lambung kanan USS John S. McCain. Tonase Alnic MC memang tiga kali lebih besar dari kapal perang AS yang tugas rutinnya berpatroli di Laut Cina Selatan tersebut.

’’Kerusakan signifikan mengakibatkan air laut masuk ke beberapa bagian terdekat, termasuk ruang istirahat kru, ruang mesin, dan ruang komunikasi. Upaya perbaikan yang dilakukan kru kapal berhasil mencegah masuknya lebih banyak air laut.’’ Demikian pernyataan resmi AL AS sebagaimana dikutip USA Today.

Belum ada pernyataan resmi soal penyebab insiden itu. Tapi, petaka di Selat Malaka tersebut memicu banyak pertanyaan terkait dengan prosedur pelatihan dan pengamanan di lingkungan Armada Ke-7 AL AS yang berbasis di Yokosuka, Jepang. Sebab, kejadian itu hanya berselang dua bulan dari tabrakan antara USS Fitzgerald dan kapal kontainer Filipina di lepas pantai Jepang yang menewaskan tujuh pelaut AS. Januari lalu kapal lain yang masuk Armada Ke-7, USS Antietam, juga kandas sebelum berlabuh di Pelabuhan Tokyo.

Selat Malaka yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut China Selatan memang dikenal sebagai jalur paling berbahaya di dunia. Selain sangat padat, wilayah perairannya tergolong sempit. Belum lagi ancaman bajak laut.

Tapi, tetap saja mengherankan, seperti disampaikan Patterson, sebuah kapal penghancur canggih yang dilengkapi misil bisa tertabrak.

Benji Ohara, peneliti di Sasakawa Peace Foundation, mengatakan, salah satu faktor yang kerap menjadi pemicu tabrakan, saat kapal perang terus diawasi langsung petugas, kapal komersial biasanya mengandalkan autopilot. Itu dilakukan untuk menekan biaya.

Seorang perwira senior AL AS mengatakan kepada New York Times, saat malam yang mengendalikan kapal perang biasanya para pelaut muda yang berusia 22–24 tahun. Mereka dibantu para senior yang mengawasi dari pusat komando.

”Kalau kemudian bisa terjadi tabrakan, berarti ada fungsi pengamanan di kapal yang tidak bekerja sebagaimana mestinya,” kata perwira yang tak disebutkan namanya itu.

Di sisi lain, tambah sang perwira, kapal komersial biasanya enggan berpindah jalur meski radarnya menangkap adanya kapal perang di jalur yang sama. Sebab, mengubah haluan berarti harus mematikan autopilot. Juga, itu berarti pemborosan uang dan waktu. Artinya, mereka berharap kapal peranglah yang berpindah jalur. (ska/jpgroup)

Dana Desa Rp 215 Juta Ludes Diembat Dukun

0
Dukun Roni (kiri) dan Saifudin saat reka ulang melakukan ritual. F Polres Lingga untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Kepala Desa Bakong, Saifudin, menggunakan dana desa sebesar Rp 215 juta untuk membayar dukun bernama Roni, 35, yang juga warga Desa Bakong. Saifudin memberikan uang dari dana desa yang semestinya untuk pembangunan jembatan secara bertahap.

Awal mula kejadian, Kades Bakong Saifudin mendatangi dukun bernama Roni untuk memperbaiki nasib agar lebih baik lagi dan terhindar dari kata sial. Roni yang mengetahui ada kesempatan ini, langsung pasang aksi meyakinkan dengan memakan jarum.
Dengan aksi kesurupan datok, Roni mengatakan, Saifudin akan mengalami kesialan yang berkepanjangan jika tidak melakukan ritual pemotongan tujuh ekor ayam hitam. Satu ekor ayam hitam yang akan dikorbankan berharga Rp 5 juta, sehingga Saifudin mesti membayar Rp 35 juta kepada Roni.

Uang yang diminta Roni syaratnya, harus diserahkan sendiri oleh Saifudin. Mereka akhirnya bertemu di Pasir Bulan, Desa Bakong. Saat Saifudin menyerahkan uang tersebut, Roni kembali mengatakan kalau kondisi rumah tangga Saifudin tidak berjalan harmonis dan bakal berantakan, berujung pada perceraian.

Jika hal itu tidak ingin menimpa keluarga Saifudin, Roni yang merubah suaranya menjadi suara datok, langsung meminta Saifudin melakukan doa selamatan yang ke dua dengan dana yang jumlahnya sama sebesar Rp 35 juta untuk membeli tujuh ekor ayam hitam kedua.

Saifudin yang merasa ketakutan dengan apa yang diceritakan dukun tersebut, memenuhi persyaratan yang diajukan Roni dan menyerahkan Rp 35 juta kedua kalinya. Tanpa berselang lama, ke esokan harinya, Roni kembali meramalkan, nasib naas yang akan menimpa keluarga Saifudin, salah satu keluarga Kades tersebut akan tewas.

“Karena ini sangat berbahaya, jadi Roni meminta uang lebih banyak lagi sebesar Rp 49 juta untuk melakukan selamatan dengan memotong kambing,” ujar Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko menceritakan kronologis kejadian, Selasa (22/8) siang.

Saifudin juga memenuhi permintaan Roni tersebut. Lebih parah lagi, Saifudin juga menyerahkan dana desa sebesar Rp 66 juta karena Roni mengatakan kalau pembangunan jembatan untuk desa yang sedang dibangun akan membawa kesialan pada Saifudin.
Terakhir, Saifudin juga menyerahkan uang Rp 15 juta sebanyak dua kali total Rp 30 juta. Total uang dari dana desa yang digunakan buat membayar duku sebesar Rp 215 juta.

Saifudin sadar telah mengalami penipuan setelah dukun tidak dapat mengembalikan uang tersebut. Dan akhirnya, Saifudin melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lingga, Sabtu (19/8) siang. Malam pada tanggal yang sama, Roni dibekuk saat berada di Sungai Lumpur, Dabo Singkep.

Dengan kejadian ini, Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengimbau kepada seluruh Kepala Desa di wilayah hukum Polres Lingga untuk menjaga dana desa yang dipercayakan Negara dan supaya digunakan sesuai peruntukannya.
“Kami saat ini terus melakukan pemantauan terhadap penggunaan dana desa. Jika dibutuhkan pembimbingan kami juga akan membantu hal tersebut supaya tidak terjadi pelanggaran,” kata Ucok. (wsa)

151 Paket Wisata Disiapkan Sambut Asian Games 2018

0

Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan pesta olah raga Asian Games tahun 2018 mendatang. Berbagai hal telah dipersiapkan guna menyambut kehadiran puluhan ribu atlet dan offisial yang akan bertanding di dua kota penyelenggaraan, Jakarta dan Palembang.

Tidak ketinggalan Kementerian Pariwisata yang turut mengantisipasi kehadiran puluhan ribu atlet, offisial, juga suporter dari 45 negara yang hadir.

“Bicara khusus Asian Games, dari sisi Kementerian Pariwisata kami ditugaskan untuk mengantisipasi apa yang bisa kita sumbang dan lakukan. Melihat akan ada puluhan ribu orang yang datang,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar, Vinsensius Jemadu.

Salah satu yang tengah dipersiapkan dengan baik adalah menggandeng industri, asosiasi, untuk dapat membuat paket-paket wisata yang dapat dipilih para atlet, offisial, maupun suporter dari berbagai negara nantinya.

Bahkan persiapan sudah dilakukan sejak bulan April kemarin. Secara khusus, Kementerian Pariwisata, ujar Vinsen, telah melakukan road show ke berbagai daerah seperti Bali, Palembang, Banten dan Bandung untuk melakukan sosialisasi kepada diinas-dinas terkait, industri dan juga asosiasi bahwa akan ada kerja besar Asian Games 2018.

“Bagaimana menyikapi momentum itu. Apakah akan ada paket-paket yang ditawarkan,” kata pria yang akrab disapa VJ ini.

Hasilnya, jelas Vinsen, respons yang besar langsung ditunjukkan industri. Ibarat bensin tersulut api, mereka langsung menyambar dorongan Kementerian Pariwisata dengan membuat paket wisata.

“Total ada 151 paket wisata, dimana 70 persennya terkonsentrasi di tiga lokasi venue Asian Games 2018. Yakni Palembang, Jakarta dan Jawa Barat serta Banten,” ujar Vinsen.

151 paket tersebut terbagi dalam dua kategori. Pertama adalah one day tour yang menawarkan paket melancong ke berbagai destinasi dalam satu hari atau yang juga biasa disebut city tour.

Kemudian kategori kedua adalah paket overstay yang akan menawarkan para atlet, offisial maupun suporter paket perjalanan ke berbagai destinasi pilihan.

“Tapi dari 150 paket tersebut kita sortir lagi. Yang paketnya ada kemiripan kita satukan. Jadi terakhir ada sekitar 71 paket wisata. Yang akan kita promosikan ke negara-negara peserta Asian Games,” ujar Vinsen.

Deputi Bidang Pengembangan Pasar Mancanegara I Gde Pitana mengatakan, Asian Games merupakan satu dari tiga kegiatan yang akan difokuskan Kemenpar pada 2018 mendatang. Karena itu, sejak bulan April kemarin pula pihaknya selalu menempatkan logo “Asian Games 2018 – Indonesia” di setiap kegiatan-kegiatan pemasaran dan promosi pariwisata Indonesia di berbagai negara.

“Itu yang sudah kita lakukan sementara sebelum jual paket-paket ini. Logo Asian Games selalu kita tempatkan di backdrop kegiatan-kegiatan di pasar utama kita. Hal ini bertujuan untuk membangun awareness masyarakat dunia terhadap penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia,” kata Pitana.

Kemenpar, ujar Pitana, selanjutnya akan memfasilitasi pencetakan promosi paket-paket tersebut dengan versi yang “Lux” untuk dipromosikan di pasar luar negeri.
“Dan juga tentunya Asean,” ujar Pitana.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi persiapan yang dilakukan dalam menyambut gelaran pesta olah raga se-Asean ini. Menurutnya sebagai tuan rumah tentunya Indonesia harus dapat memberikan kesan yang baik.

“Salah satunya bisa diwujudkan dengan menyajikan suguhan keindahan dan eksotisme pariwisata Indonesia,” kata Arief Yahya. Selain Asian Games, Kemenpar juga akan akan memfokuskan dua acara besar lainnya. Yakni Sail Sabang di akhir tahun serta Annual Meetings of the International Monetary Fund (IMF) and the World Bank Group di Bali tahun 2018 mendatang.(*)

Air SWRO Bisa Langsung Diminum

0
Sukatno, memperlihatkan air laut olahan di Gedung Operasional SWRO Tanjungpinang, Selasa (25/7). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengungkapkan saat ini tengah dilakukan penghitungan tarif Sea Water Reverse Osmosis (SWRO). Namun diperkirakan kisaran tarif yang akan dipatok tiap meter kubik di angka Rp 15.000 sampai Rp16.000 ribu.

Menurutnya, angka tersebut cukup terjangkau. “Hitungan ekonomisnya jadi lebih murah karena air SWRO ini bisa langsung diminum. Jadi masyarakat gak perlu beli air galon lagi,” ujar Lis, Selasa (22/8).

Karena masih dalam tahap penghitungan, Lis melanjutkan, belum ada kepastian soal harga. Namun ia mengharapkan kelak angka yang disepakati tetap mempertimbangkan keterjangkauan bagi masyarakat Tanjungpinang.

“Buat apa kan kalau dibuat di Tanjungpinang tapi tak bisa dimanfaatkan masyarakat luas,” katanya.

Menurutnya, wewenang pengelolaan SWRO yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini berada di Pemko Tanjungpinang. Hal ini dipastikan setelah dilakukan proses serah terima wewenang dari yang sebelumnya milik Pemprov Kepri.
Sementara untuk aset, Lis mengaku Pemko Tanjungpinang masih keberatan lantaran akan terbebani biaya perawatan.

“Tapi kalau biaya operasional bisa diambil dari tarif yang dibayarkan pelanggan tiap bulannya,” pungkas Lis. (aya)

Festival Oang Oang Pakpak Bharat Meriahkan DanauToba

0
ilsutrasi

Satu per satu keseruan atraksi di salah satu destinasi prioritas Kementerian Pariwisata (kemenpar), Danau Toba unjuk gigi. Itu setelah, danau terbesar di Indonesia itu akan menggelar Festival Oang Oang Pakpak Bharat yang rencananya akan digelar tanggal 6-7 September 2017, mendatang.

“Pesta Oang-oang merupakan Pesta Rakyat dengan nuansa adat dan budaya Pakpak yang kental, kali ini akan di-upgrade lebih menarik lagi sehingga event ini tidak hanya berkelas nasional tetapi bahkan internasional,”kata Remigo Yolando, Bupati Pakpak Barat.

Pakpak Bharat memang letaknya terpencil dari Kota Medan dengan kondisi geografis berkontur perbukitan di kelilingi hutan, berjarak sekitar 200 km dari kota Medan.

“Kami berusaha konsisten, karena ini adalah bagian dari usaha kami menjadi daya tarik daya tarik bagi wisatawan yang masuk dalam 17 Kalender Even Pesona Danau Toba,” katanya.

Seperti diketahui, secara geografis Kabupaten Pakpak Bharat memang tidak bersentuhan langsung dengan Danau Toba, tetapi pihak BODT dan Kementerian Pariwisata mengakui keberadaan wilayah Pakpak Bharat sebagai sumber penyedia air di Danau Toba serta bagian koridor ekosistem danau tersebut.

Remigo menambahkan, letaknya yang terpencil bukan berarti tidak bisa memeberikan kontribusi untuk pengembangan pariwisata Danau Toba, tapi justru keunikan Festival Oang Oang ini bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk meluncur ke Pakpak Bharat.

“Walaupun nantinya berkelas internasional, konteks utamanya adalah cultural event menjadi ciri yang tidak bisa diganggu karena itulah value sebenarnya di dalam industri pariwisata, silahkan datang dan kunjungi keindahan wilatyah kami,” katanya.

Bupati Remigo berharap dukungan terhadap aksesibilitas dan amenitas dapat dilakukan percepatan karena para wisatawan sebagai target pasar jelas-jelas mendambakan layanan terbaik.

Apa saja acaranya ? akan banyak yang disajikan oleh panitia. Kata Bupati, Pesta Oang Oang akan dimulai dari karnaval berikut kendaran hias yang mencapai 5 kilometer dari Gedung Serbaguna sampai Lapangan Napasengkut, hiburan tari dan nyanyian, moccak (pencak silat Pakpak) sampai beragam luah (cenderamata) dari berbagai Kecamatan serta SKPD yang mengikuti acara karnaval.

“Pada hari pertama dikonsentrasikan pada perlombaan yang mempertandingkan masing-masing kecamatan se-Kabupaten Pakpak Bharat, ini akan meriah dan asik untuk ditonton,” ujarnya.

Lomba yang dipertandingkan sangat menarik seperti Lomba Orkestra, Lomba Vokal Grup Lagu Daerah dan Lagu Nasional, Lomba Cerdas Cermat (Nahu) Pengetahuna Pakpak dan ada juga Lomba Persinabul.

“Lomba Persinabul ini tradisi yang sangat sakral dan unik, dimana kita bisa mengetahui dan memaknai kata, maksud dan perlengkapan apa dan bagaimana prosesi adat dapat dilakukan didalam adat suku Pakpak,” urainya.

Persinabul dalam arti Pembicara Adat atau utusan pihak keluarga pengantin pria maupun dari pengantin perempuan dalam adat suku Pakpak, dimana secara singkat dapat dijelaskan, Persinabul berperan untuk menananyakan kepada orang tua calon pengantin laki-laki yang akan diberikan sebagai mas kawin, mencari tahu mengenai keberadaan keluarga si gadis di dalam masyarakat namun yang tidak kalah pentingnya adalah untuk memperkirakan siapa kira-kira persinabul dari pihak perempuan, hal ini penting untuk mencari strategi dalam melakukan pendekatan secara kekeluargaan dan untuk menghindari ketidaksesuaian dalam proses mengkata (mengutarakan, red) utang. Untuk hari kedua pelaksanaan pesta Oang-Oang berisi karnaval dan pawai yang juga diperlombakan, tari persembahan dan tari kolosal, presentasi simulasi persinabul, lucky draw dan makan bersama.

Dalam sejarahnya, asal-usul Suku Pakpak adalah dari India Selatan yaitu dari India Tondal yang kemudian menetap di Muara Tapus dekat Kota Barus lalu berkembang di tanah Pakpak dan kemudian menjadi suku Pakpak.

Pada dasarnya nenek moyang suku Pakpak ini sudah mempunyai marga sejak dari negeri asal mereka, namun kemudian membentuk marga baru yang tidak jauh berbeda dari marga aslinya. Suku Pakpak terbagi dalam lima suak yaitu, Suak Simsim, Kelasen, Keppas, Pegagan dan Boang. Suak Simsim mendiami wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, Suak Keppas dan Suak Pegagan di Kabupaten Dairi, Suak Kelasen di Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Tapanuli Tengah khususnya Kecamatan Barus, dan Suak Boang di wilayah Kabupaten Singkil dan Kota Subulussalam, Aceh.Penduduk awal daerah Pakpak adalah orang-orang yang bernama Simargaru, Simorgarorgar, Sirumumpur, Silimbiu, Similang-ilang dan Purbaji. Bupati Remigo berharap dukungan terhadap aksesibilitas dan amenitas dapat dilakukan percepatan karena para wisatawan sebagai target pasar jelas-jelas mendambakan layanan terbaik.

“Sebagaimana dipesankan oleh Pak Menteri, koordinasi antar stake holder, termasuk pihak yang akan berinvestasi untuk capaian Integrated Tourism Master Plan serta KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Pariwisata dapat segera terimplementasi”, tambahnya.

Menpar Arief Yahya mengatakan semua atraksi event yang digelar di Danau Toba memiliki kualitas yang tinggi.

“Event-nya keren-keren. Semua menghibur dan layak dikunjungi,” kata Menpar Arief Yahya.

Bagi Menpar, Toba memang punya banyak keistimewaan, ditambah dengan event-event keren, impact-nya pasti akan luar biasa,” ulasnya. Aksesnya? Sudah sangat mudah. Saat ini sudah ada direct flight Jakarta-Silangit Toba oleh maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya. Lalu Kuala Namu-Silangit dan Batam-Silangit oleh maskapai Wing Air, group Lion.

“Danau Toba ini sudah dikenal ke seluruh dunia. Karenanya seluruh event didesain kreatif dengan nuansa pariwisata yang kuat. Kami ingin seluruh event-event tadi mampu mendrive wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba,termasuk Pesta Oang Oang ini, yang suka seni dan budaya, wajib kesini,” ajaknya.(*)

Badan Otorita Siap Kembangkan Sayap

0

Bertempat di Kantor Kemenko Maritim, Senin (22/8) pagi, digelar rapat koordinasi ke-II Badan Otorita Pariwisata Borobudur (BOB).

Dalam rapat yang dipimpin Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, hadir Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro serta Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur itu menghasilkan kesepakatan penting bagi kelangsungan pengembangan Borobudur, salah satu destinasi prioritas pariwisata.

Mulai hari ini, Senin (22/8) Badan Otorita Pariwisata (BOP) Borobudur mulai bertugas menyusul rampungnya berbagai proses administrasi Kepala BOP.

Sebelumnya, pembentukan Badan Otorita Pariwisata Borobudur berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2017 tentang Pembentukan Badan Otorita Pariwisata (BOP) Borobudur yang sudah disahkan presiden 11 April lalu dan diundangkan pada 12 April 2017.

“Pak Menpar, sampai di kantor tadi pagi (Senin 22/8) langsung saya tanda tangan Surat Persetujuan tentang Pembentukan Struktur Organisasi Tata Kelola) Badan Otorita Borobudur yang akan dipimpin oleh Direktur Utama,” ujar Asman Abnur dalam rakor.

Dalam rakor yang diawali dengan paparan Menpar Arief Yahya tersebut, semua peserta rakor sepakat dan sejalan dengan apa yang menjadi konsep besar Menpar untuk Borobudur.

“Bappenas siap mendukung dan secara khusus untuk Toba, Mandalika dan Borobudur sudah dilakukan mapping untuk 2018 dan siap harmonisasi anggaran di Bappenas,” ujar Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Namun ia menitikberatkan pada Peraturan Presiden (Perpres) Honorarium terkait Badan Layanan Umum (BLU) yang prosesnya melalui KemenPan dan KemenKeu.

Ia mengusulkan cukup satu Perpres Honorarium BLU Kepariwisataan, sehingga tidak perlu banyak Perpres. Tinggal merevisi Toba sehingga menjadi generik.

“Bappenas mendorong KemenPan dan KemenKeu agar bentuk Perpres dapat diusulkan lebih generik, agar BLU misalnya pariwisata tidak lama untuk memperoleh PerPres Honorarium,” ujar Bambang.

Untuk itu Bambang mengapresiasi Menpar yang mampu menginisiasi dana untuk menanggulangi honorarium Badan Pelaksana Badan Otoritas Pariwisata Danau Toba (BOPDT) hingga saat ini.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) sendiri menyatakan tidak ada kendala dan sudah memberi persetujuannya.

Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan dalam pernyataanya menyambut baik paparan ringkgas Menteri Pariwisata Arief Yahya. Secara substansi diutarakan Luhut, Menpar sangat menguasai zona “Single Management, Single Destination” Borobudur.

“Dan akan merangkumnya dalam Visioning Masterplan Borobudur,” ujar Luhut.

Menko Maritim selanjutnya juga mengapresiasi langkah-langkah Kementerian Pariwisata dan telah menunjukkan arah sebagai penyumbang devisa Indonesia terbesar tahun 2019 nanti.

“Silakan Badan Otorita (Borobudur) mengembangkan sayapnya. Saya percaya dengan Pak Menpar Arief, BOB ini akan segera running,” ujar Luhut.

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersyukur dengan cepatnya proses pembentukan struktur kepengurusan Badan Otoritas Pariwisata Borobudur. Ia mengatakan, BOP akan mmenjadikan Borobudur sebagai salah satu destinasi pariwisata nasional dan internasional yang memiliki kekayaan potensi wisata budaya berkelanjutan yang mampu menarik 2.000.000 wisatawan mancanegara pada tahun 2019.

“Borobudur dikembangkan sebagai destinasi yang memiliki kekuatan daya tarik yang berbasis pada potensi heritage dan sudah diakui sebagai UNESCO World Cultural Heritage. Pengembangannya nanti akan difokuskan pada elemen 3A yaitu atraksi, aksesibilitas dan amenitas,” ujar Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, tugas dari BOP Borobudur ini nantinya meliputi melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan fasilitasi perencanaan, pengembangan, pembangunan, dan pengendalian di Kawasan Pariwisata Borobudur.

“Critical success factornya ada di akses! Dan itu sudah ada jawabannya, Bandara New Jogjakarta International Airport di Kulonprogo akan menjawab masalah aksesibilitas udara menuju Joglosemar,” jelas Arief Yahya.

Dia menjelaskan 75 persen Wisman masuk ke Indonesia melalui udara. 24 persen melalui penyeberangan dan itu terbesar di Kepri ke Singapore. “Jadi kalau minus Kepri, maka hampir 100 persen wisman masuk melalui udara, karena itu airport menjadi critical success,” ungkap Arief.

“Meliputi DPN Borobudur Yogya, KSPN Borobudur, KSPN Dieng, DPN Semarang Karimunjawa, KSPN Karimunjawa, DPN Solo Sangiran, KSPN Sangiran dan 300 Hektar lahan Perhutani Kedu Purworejo,” sebut Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief mengingatkan bahwa kelemahan pengelolaan Borobudur selama ini adalah, single destination, multimanagement. Ada zona 1 yang dikelola Kebudayaan (Kemendikbud), zona 2 dikelola BUMN, zona 3 Pemda dengan ribuan pedagang, dan zona 4 Kemenpar.

BOB hadir dengan kawasan otoritatif dan kawasan koordinatif. Badan otorita inilah yang akan mengintegrasikan semua kekuatan atraksi Joglosemar, dan tidak akan menyentuh zona 1-2-3. Ke-4 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Borobudur, Dieng, Karimunjawa dan Sangiran akan disentuh dalam single destination.

“Kita benchmark saja, Angkorwat Kamboja itu candinya lebih kecil, lebih muda, sebagai heritage, tapi menghasilkan 2,5 juta wisman setahun. Borobudur yang menjadi mahakarya budaya dan jauh lebih kuat, hanya 275 ribu wisman setahun? Penang yang punya Georgetown juga sudah 720 ribu wisman! Maka kita harus menjadi single management,” ungkap Arief Yahya.

BOB akan mengelola kawasan pariwisata di tiga destinasi pariwisata nasional meliputi Solo-Sangiran dan sekitarnya, Semarang-Karimun Jawa dan sekitarnya, serta Borobudur-Yogyakarta dan sekitarnya.

Borobudur menjadi satu dari 10 destinasi pariwisata yang jadi prioritas dikembangkan hingga 2019. Destinasi pariwisata lainnya adalah Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Morotai di Maluku Utara, Tanjung Lesung di Banten, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Kepulauan Seribu di DKI Jakarta, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur dan Kawasan Bromo Tengger di Jawa Timur.(*)

 

Presiden Jokowi Jadi Endorser Utama Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017

0

Karnaval Kemerdekaan HUT ke-72 Republik Indonesia akan dilaksanakan di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/8/2017).

Acara pesta rakyat bertajuk “Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017” ini mengangkat tema “Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama”.

“Saya gak bisa membayangkan tiga orang hebat bertemu membuat karnaval yang dihadiri oleh endorser terhebat di Indonesia yaitu Jokowi,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara jumpa pers Karnaval Kemerdekaan HUT ke-72 Republik Indonesia di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Adapun kurator-kurator yang berpartisipasi untuk Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017 yaitu Aat Suratin, Dynan Fariz, dan Heru Mataya. Mereka berkolaborasi untuk menampilkan beragam ekspresi budaya dari seluruh Nusantara.

Ketua Tim Kurator Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017, Aat Suratin mengatakan bahwa karnaval ini menunjukkan aspek gotong royong. Penyelenggara melibatkan karnaval-karnaval terkenal lainnya di Indonesia, seperti Jember Fashion Carnaval, Solo Batik Carnival, dan Tomohon International Flower Festival.

“Kami juga akan menampilkan beberapa komunitas adat yang ada di Jawa Barat. Yang kita data itu ada 20 adat. Nanti ketua adat akan rembukan tampilkan satu penampilan,” ujarnya.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan karnaval ini membawa pesan kebhinekaan. Menurutnya, pemerintah Kota Bandung akan mulai bersiap untuk menyambut acara Karnaval Kemerdekaan.

“Saya meyakini hari Sabtu akan sangat viral dan heboh. Kami pemerintah kota mendukung. Kami akan bersolek mulai besok di rute yang terpilih. Nanti tidak hanya manusia yg arak-arakan, tapi hewan juga. Jangan heran nanti kalau ada rombongan bukan manusia lewat,” ujar Ridwan Kamil.

Adapun rangkaian kegiatan karnaval di Bandung akan dimulai pukul 08.00 WIB dengan panjang lintasan karnaval 2,2 km. Rute karnaval sendiri mengambil start dari Simpang Lima menuju Hotel Savoy Homann, Gedung Merdeka, dan finish di Alun-Alun Kota Bandung.

Karnaval kemerdekaan kali ini juga akan diramaikan Rombongan Rebana dari Pondok Pesantren Nurul Iman, Karaton Kapangeranan Gebang Kinatar Cigugur Kuningan, Kuda Renggong Sumedang, Kesenian Gotong Garuda, Reog Ponorogo, kesenian Sisingaan asal Subang, serta perwakilan budaya dari 12 provinsi di Indonesia.

Karnaval ini juga akan melibatkan berbagai komunitas anak muda dan komunitas budaya di Bandung, seperti Paguyuban Sepeda Baheula Bandung, Komunitas Historia Van Bandung, Pemain Engrang Jack Obin, Mojang Lenjang dan Jajaka Gandang Parahyangan, Atlet Sepatu Roda KONI Bandung, dan Komunitas Cosplay Bandung.

Karnaval ini melanjutkan tradisi penutup puncak perayaan bulan kemerdekaan dengan dengan karnaval rakyat yang rutin diadakan sejak tahun 2015. Pada 2015, perayaan kemerdekaan bertajuk “Karnaval Khatulistiwa” diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat. Pada tahun 2016 dilanjutkan dengan “Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Parapat dan Balige, Sumatera Utara.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Teten Masduki sudah mengonfirmasi Presiden Jokowi dijadwalkan hadir dalam karnaval tersebut. Dalam acara bertemakan “Pesona Parahyangan” ini, Jokowi akan tampil dengan pakaian adat Sunda. “Pak Presiden akan hadir dan beliau akan menggunakan pakaian Sunda atau Jawa Barat. Pakaiannya sedang dirancang oleh para ahli di Jawa Barat,” kata Teten.

Karnaval ini diramaikan berbagai elemen masyarakat dan komunitas kreatif. Pelajar dan mahasiswa juga akan diikutsertakan menyambut kedatangan Presiden. Puncak perayaan kemerdekaan dengan parade karnaval ini telah diadakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya karnaval diadakan di Pontianak dan Danau Toba.

Jokowi juga direncanakan ikut karnaval dengan menggunakan kendaraan khusus yang didesain meriah, kreatif, dan menunjukkan kekhasan Indonesia. Menurut Tetetn, Jawa Barat khususnya Kota Bandung, terpilih menjadi lokasi penyelenggaraan karena memiliki banyak seni dan komunitas kreatif. Sesuai dengan perayaan karnaval kemerdekaan setiap tahunnya yang ingin mengedepankan keunggulan suatu daerah.

Tahun ini pemerintah ingin menonjolkan kekayaan kreativitas yang dimiliki Kota Bandung. Kreativitas ini diharapkan dapat menggelorakan semangat keberagamaan dan kerja bersama yang ingin disampaikan lewat perayaan ini.

“Festival kemerdekaan kita lihat keunggulan di masing-masing daerah. Waktu di Pontianak itu budaya air. Daerah yang memiliki budaya air mengirimkan peserta ke Pontianak. Di Danau Toba Festival danau. Sekarang kreativitas yang ingin ditampilkan,” jelasnya.(*)

Kemenpar Dorong Kabupaten Nganjuk dengan Sosialisasi Festival

0

Kepedulian tinggi diperlihatkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terhadap daerah-daerah potensi wisata di Indonesia. Tidak terkecuali dengan Kabupaten Nganjuk. Daerah yang berada di wilayah Provinsi Jawa Timur itu digelar acara Sosialisasi Panduan Penyelenggaraan Festival 2017 yang dilaksanakan di Hotel Nirwana Nganjuk, Jawa Timur, 22 Agustus 2017.

Acara tersebut dilaksanakan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar. Dalam acara tersebut, menghadirkan nara sumber yang sangat kompeten, yakni Plt Asdep Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Hariyanto, Anggota DPR RI Mohammad Suryo Alam, Konseptor dan Konduktor Festival, Jay Wijayanto.

Dalam acara tersebut juga hadir Kabid Pemasaran Disbudparprov Jatim Susariningsih. Hariyanto memaparkan materi dengan sesi pemaparan kebijakan: Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara. Sedangkan Jay Wijayanto memberikan materi membangun konsep festival yang berkelanjutan.

Dalam acara tersebut hadir para pelaku pariwisata atau biasa disebut dengan penthahelix yakni akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Hariyanto mengatakan, bahwa acara ini merupakan program kerja Kemenpar untuk membangkitkan pariwisata Indonesia di daerah.

”Karena dengan festival pariwisata, roda perekonomian masyarakat akan semakin baik dan meningkat. Seperti yang sering diutarakan pak menteri Pariwisata Arief Yahya, bahwa Pariwisata itu merupakan sektor yang paling cepat, paling murah dan paling efektif meningkatkan perekonomian daerah. Pariwisata itu semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan,” ujar Hariyanto dalam paparannya.
Lebih lanjut Hariyanto menambahkan, seperti juga yang telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi bahwa Pariwisata dijadikan Core Bisnis bangsa untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia.

“Dan kini, pariwisata sudah menjadi nomer dua penyumbang devisa negara, oleh karena itu, Kabupaten Nganjuk juga harus segera bangkit dan mampu menjadikan pariwisata menjadi sektor unggulan,” kata pria yang kerap disapa Pak Har itu.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Anggota DPR RI Mohammad Suryo Alam. Kata dia, Nganjuk bisa mengikuti daerah-daerah lain di Jawa Timur yang kehidupan rakyatnya dan perekonomiannya meningkat berkat Pariwisata.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Kemenpar yang mengadakan acara ini di Nganjuk, di sini adalah momentum para pelaku pariwisata untuk bertanya, apa saja kebutuhannya, bagaimana tekniknya membuat festival, apa yang perlu dingkat dari daerah ini. Banyuwangi dan Jember saja bisa mengandalkan pariwisata dan saya yakin, dengan sosialisasi dari Kemenpar, Pariwisata nganjuk akan bangkit,” beber Suryo.

Dalam paparannya, Jay juga sangat atraktif dan informatif. Jay membeberkan beberapa tips dalam menggelar festival, menciptakan event, mempersiapkan agenda, dipadu dengan diskusi dan pertanyaan yang sangat hangat dan atratkif.

“Seperti bapak Menteri Pariwisata Arief Yahya utarakan bahwa, ketertarikan wisatawan terhadap Indonesia itu presentasenya adalah 65 persen karena budayanya, 35 persen karena alamnya dan sisanya karena wisata buatan di Indonesia. Nganjuk punya budaya dan kebiasaan di masyarakat yang unik dan menarik. Ini yang harus dijaga dan diperkuat di seluruh pelaku pariwisata di Nganjuk,” ujar Jay.(*)

Play sound