Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13217

TNI Gelar Latgultor Selama Dua Hari

0
Sejumlah anggota TNI sibuk mempersiapkan Latgultor TNI 2017 di Bandara Matak Base yang akan didarati oleh pesawat yang mengangkut Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. F.Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – TNI akan melaksanakan latihan penanggulangan teroris (Latgultor) 2017 di Kecamatan Jemaja selama dua hari berturut-turut mulai hari Rabu (9/8) hingga Kamis (10/8). Latihan ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Panglima TNI. Rombongan panglima TNI dijadwalkan akan tiba pada hari ini Rabu (9/8) sekitar pukul 13.00 wib menggunakan pesawat CN295 TNI-AU.

Adapun persiapan latihan tersebut sudah dilakukan sejak satu minggu sebelumnya yakni pada hari Rabu 2 Agustus 2017. “Kita sudah melakukan briefing kordinasi persiapan dalam rangka Latgultor TNI 2017 di ruang tunggu VIP bandara Matak Base dilanjutkan dengan penyambutan tim aju Kosatgas Gultor TNI,” ungkap komandan lanal Tarempa Letkol Laut Johan Wahyudi melalui pres releasenya.

Penyambutan panglima TNI melibatkan sejumlah pihak mulai dari Danlanal TRP, Letkol Laut (P) Johan Wahyudi, Danlanudal Matak, Mayor Laut (P) Simandjuntak. Pabung kodim 0318 Natuna, Mayor Kav Harioko. Danramil Tarempa, Kapten Inf Soewarno. Danramil Matak, Kapten inf Soepriyatno. Pasintel Lanal TRP. Pasops Lanal TRP. Manager Matakbase. Chief Security matakbase.

Pada pukul 10.40 tim Kosatgas tiba di bandara Matak base menggunakan pesawat udara CN295 TNI AU dengan penumpang jumlah sebanyak 40 personil. “Mereka diterima pada pukul 10.40 WIB, diterima di ruang VIP Matak dan disampaikan situasi terakhir daerah latihan oleh Danlanal Tarempa,” terang Letkol Johan.

 

Secara umum Lanal Tarempa bersama jajaran TNI lainnya di Kepulauan Anambas siap mendukung Latgultor TNI 2017 serta kedatangan Pang TNI. Selama pelaksanaan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar tidak ada kerugian personil dan material.

Dirinya berharap agar latihan ini dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Tarempa dan kepulauan Anambas karena kita berada di batas terluar NKRI. “Mari kita dukung latihan ini dengan baik dan maksimal. Inilah bentuk perhatian Panglima TNI kepada kita,” kata Letkol Johan. (sya)

 

Lima Desa akan Dibangun Sistem Air Bersih

0

batampos.co.id – Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra menjelaskan jika Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut serta membangun sistem air bersih di daerah Anambas.

Saat ini tim kementerian PUPR sedang meninjau beberapa lokasi yang akan menjadi tempat pembangunan air bersih. “Tahun ini Anambas ada lima desa yang mendapatkan bantuan pemerintah pusat dengan sistem dana sharing dengan pemerintah daerah,” ungkapnya, Selasa (8/8).

Anambas masuk dalam Rencana Aksi Daerah Air Minum Penyelamatan Lingkungan (RAD AMPL). Wan juga mengatakan, beberapa desa yang akan disurvei salahsatunya desa Pesisir Timur. Desa tersebut akan dinilai sebelum dibangun sistem air minum karena harus ada sumber mata air. Namun mereka juga akan menilai desa yang layak dijadikan sebagai contoh untuk pengadaan air minum yang masuk dalam program embung desa.

“Mereka terlebih dahulu akan menilai desa yang layak dijadikan sebagai contoh. Kalau desanya ada sumber air maka akan dibangun sistem pengadaan air bersih untuk masyarakat,” katanya.

Sementara staff Bappeda, Adiguna mengatakan, adapun program pembangunan air minum untuk desa masuk dalam dana sharing. Dimana tahun ini empat dibangun memggunakan APBN dan satu dibangun oleh pemerintah daerah.

“Program pembangunan air minum ini menggunakan dana sharing. Untuk tahun ini ada Rp 1 miliar anggaran untuk pembangunan air minum didesa. Nanti sistemnya mirip seperti PNPM karena bisa dilaksanakan dengan swakola masyarakat desa,” ujarnya.

Saat ini ada enam orang dari kementerian yang akan mensurvei lokasi desa. Bagi desa yang layak mendapatkan program ini langsung dibangun sistem pengadaan air bersih untuk masyarakat desa. Bahkan pemerintah pusat maupun daerah akan bekerjasama untuk pengadaan air bersih dipulau-pulau.

“Kita berharap masyarakat desa turut mendukung program ini agar berjalan dengan baik. Karena kebutuhan air ini sangat penting dan harus menjaga lingkungan agar air tetap ada,” ujarnya. (sya)

Ekonomi Lesu, Pembuatan AK-1 Menurun

0
Ruang tunggu pembuatan kartu pencaker AK-1 di Disnaker tampak sepi. Biasanya ruang tunggu tersebut selalu dipenuhi warga yang hendak membuat kartu pencaker AK-1 untuk persyaratan mencari kerja. F. Tri Haryono/Batam Pos..

batampos.co.id – Dampak lesunya pertumbuhan ekonomi di Kepri, juga berdampak di Kabupaten Karimun dengan menurunnya pembuatan kartu pencari kerja (AK-1) di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian dalam semester pertama tahun 2017. Hal ini disampaikan Kabid Penempatan dan Perluasan Kerja Ikhsan.

“Baru 427 calon pencari kerja yang membuat kartu AK-1 disini,” ungkap Ikhsan, Selasa (8/8) kemarin.

Namun demikian, katanya lagi pada bulan Juli lalu terjadi peningkatan dua kali lipat dikarenakan adanya penerimaan CPNS di kementerian hukum dan ham yang harus membuat kartu AK-1 sebagai persyaratan. Sedangkan, setiap bulannya tidak mencapai 100 orang yang membuat kartu AK-1. Dimana dalam pembuatan AK-1 tidak dipungut biaya.

“Anda tahu sendiri, tidak di Karimun saja pertumbuhan ekonomi sepi. Industri galangan kapal yang ada di kawasan FTZ saja sudah terjadi pengurangan tenaga kerja,” terangnya.

Sementara untuk penyerapan tenaga kerja terjadi paling terbanyak berada di industri galangan kapal yang mencapai ribuan tenaga kerja. Sedangkan, perusahaan yang masih beroperasi hingga sekarang didominasi oleh jasa konstruksi, granit, perhotelan dan galangan kapal.

“Kalau perusahaan masih tetap beroperasi di Karimun, namun buat tenaga kerja dikurangi. Mudah-mudahan disemester kedua ini ada penyerapan tenaga kerja dari berbagai sektor,” harapnya. (tri)

Atasi Inflasi, Permudah Kebijakan Daerah Perbatasan

0

batampos.co.id – Dalam rapat kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah TPID yang dipimpin Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Selasa (8/8), para pemasok bahan pokok juga menyampaikan harapannya untuk mempermudah akses. Melalui kebijakan dan juga transportasi.

Jika kedua kemudahan ini dapat ditawarkan, hampir dapat dipastikan pasokan kebutuhan pokok ke Tanjungpinang tak lagi terkendala. Selain itu juga mampu menekan harga penjualan.

Di lain sisi, Lis juga sependapat, Ia juga mengupayakan adanya kebijakan khusus untuk wilayah Tanjungpinang yang dekat dengan negara tetangga.

“Masyarakat belum merasakan manfaat dari wilayah perbatasan ini. Dan seharusnya, kebijakan pun memang dikhususkan,” papar Lis.

Harapannya, lanjut dia, tak lain menjaga kebutuhan pokok masyarakat. Dikarenakan berada jauh dari kota pemasok di dalam negeri, dapat mengakibatkan kelangkaan dan harga yang melambung jika pasokan terganggu pemasokannya.

“Lambat sampai saja pengaruhnya bisa besar di kita,” sambung Lis.

Lis memastikan akan kembali menyurati Presiden, guna meminta kebijakan khusus berkenaan dengan kebutuhan barang pokok di Tanjungpinang. “Jadi masyarakat bisa lebih mudah,” tutup dia. (aya)

Pak Walikota Perlu Bantuan Cari Solusi Masalah Taksi Online

0
. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Walikota Batam pusing dengan masalah taksi online.

“Jujur saya belum punya solusi yang pas untuk menyelesaikan kasus ini,” ujar Walikota Batam, Rudi SE saat diskusi di kantor Batam Pos, saat ini.

Dikusi ini mengambil tema Mencari Solusi Atas kelesuan Ekonomi Batam.

Hadir mengikuti diskusi dari berbagai kalangan. Ada Walikota Batam, Kepala Pewakilan Bank Indonesia, OJK, kalangan industri dan sebagainya.

Diskusi ini bersempena dengan ulangtahun ke 19 Batam Pos.

“Bapak-ibu, saya mohon masukan mengatasi hal ini. Sebab jujur masalah ini sangat menganggu,” ucap Rudi , serius.(ptt)

Sudah Ada 40 Ton Garam di Pinang

0

batampos.co.id – Menghindari kosongnya pasokan bahan makanan pokok di Tanjungpinang, pemerintah kota mengundang distributor garam dan bawang dalam rapat kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah TPID, Selasa (8/8) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan koordinasi mengenai pasokan kedua bahan pokok tersebut. Berhubung ketersediaan barang sempat mengalami kelangkaan yang menyebabkan melambungnya harga garam. Sementara bawang, dapat dipastikan aman pasokannya hanya sampai dua minggu ke depan.

“Untuk garam, saat ini sudah tersedia 40 ton di gudang. Sementara dalam waktu dekat beberapa ton garam juga akan tiba dari Surabaya,” tutur Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmasyah.

Sementara itu, Darno memastikan, pasokan garam untuk wilayah Tanjungpinang saat ini melebihi kecukupan yang ada. Untuk sebulannya, pasokan garam yang terjual di pasaran Tanjungpinang mencapai 23 sampai dengan 25 ton.

“Kalau pasokannya melebihi kecukupan, kami pun berharap harga bisa ikut turun,” tutur Darno pada kesempatan yang sama. (aya)

 

Walikota Batam: Tiada Masalah dengan Kewenangan, Masalahnya Wilayah Kerja

0

batampos.co.id – Pembaca, saat ini Batam Pos mengadakan dikusi dengan tema Mencari Solusi Atas kelesuan Ekonomi Batam.

Hadir mengikuti diskusi dari berbagai kalangan. Ada Walikota Batam, Kepala Pewakilan Bank Indonesia, OJK, kalangan industri dan sebagainya.

Diskusi ini bersempena dengan ulangtahun ke 19 Batam Pos.

Sebagai pembuka Walikota Batam, Rudi SE mengemukakan pandangannya terhadap perkembangan ekonomi Batam.

“Yang terpenting ialah kita harus ikhlas, apa yang harus kita lakukan untuk Batam,” ujar Walikota.

Walikota menambahkan saat ini tiada masalah dengan BP Batam, yang jadi masalah ialah wilayah kerja. “Bukan kewenangan,” tegasnya.

Walikota mengatakan, dirinya sudak berkoordinasi dengan dengan Menko Perekonomian untuk menggerakkan ekonomi Batam.

“Saya bilang pada Pak Menteri, sati juta tiga ratus ribu warga batam menanti keputusan Bapak,” ujar Walikota.

Hasil diskusi ini akan kami sajikan pada harian Batam Pos esok hari. (ptt)

Antisipasi Sebaran Virus Jembrana, 300 Ekor Sapi Bali Diperiksa

0
Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Bintan memeriksa kesehatan sapi di
kandang yang ada di Bintan, baru-baru ini. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Peternakan Bintan mengambil sampel darah sekitar 100 ekor sapi dari 300 ekor sapi dan dibawa ke laboratorium peternakan di Bukit Tinggi. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus jembrana yang banyak menjangkiti sapi bali.

“Di peternak kita banyak sapi bali yang didatangkan dari Riau dan Jambi. Virus jembrana di sana beberapa bulan yang lalu sudah outbreak,” kata Kasi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Bintan, Iwan Berri Prima, Selasa (8/8).

Sebenarnya ada beberapa virus yang harus diantisipasi yakni virus antraks dan virus gibram yang menyerang usus sapi. Disebutkanya, untuk sapi yang terjangkit virus antrak belum ditemukan di Bintan.

Begitu juga virus gibram yang gejala awal sapi akan mengeluarkan keringat berdarah hingga mengakibatkan kematian. “Kalau yang jembrana memasuki titik kritis di daerah lain, makanya harus diperiksa. Tapi sejauh ini belum ditemukan kasus sapi mati akibat terjangkit virus jembrana di Bintan,” tuturnya.

Maka itu Iwan mengingatkan agar pengusaha yang mendatangkan hewan kurban tidak melalui jalur ilegal. Sapi yang didatangkan dari luar daerah harus dikarantina dan masuk melalui pelabuhan yang dijaga petugas karantina.

“Pelabuhan Sripayung Tanjungpinang, Pelabuhan ASDP Tanjunguban dan Lagoi, itu ada petugasnya,” sebutnya.

Iwan juga mengatakan seminggu sebelum Hari Raya, pihaknya akan memeriksa sapi kurban untuk diberi label sehat dan layak. Sehingga masyarakat yang berkurban tidak tertipu membeli sapi kurban. Karena di tahun lalu ditemukan kasus sapi betina dan ada kasus sapi yang belum cukup umur disembelih. Padahal di undang-undang nomor 41 tahun 2014 tentang peternakan mengatur larangan menyembelih hewan sapi betani dan belum cukup umur.

“Alasannya, sapi betina itu produktif, sedangkan sapi yang bisa disembelih jika usianya sudah di atas 2 tahun. Kalau dilanggar, ada sanksi pidananya,” jelasnya.

Kepada petugas penyembelih hewan kurban, Iwan juga mengingatkan agar tidak menggunakan kantong plastik warna hitam. Karena mengandung racun dan bisa mengakibatkan kanker. “Ini terus kami imbau, tapi banyak petugas yang tidak tahu akhirnya masih saja ditemukan kasus ini,” tukasnya.

Untuk diketahui, hingga Juli lalu ketersediaan hewan kurban di Bintan sekitar 347 ekor. “Data kebutuhan hewan kurban biasanya di Kemenag,” tukasnya.

Kakanmenag Bintan, Erizal Abdullah mengatakan, tahun lalu realitas sapi yang disembelih sekitar 194, sedangkan kambing 90 ekor. Tahun ini jumlah hewan yang dikurbankan tidak jauh berbeda, atau diprediksi sekitar 200 ekor.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk sering berkurban karena bisa menghapuskan sifat-sifat yang tidak baik pada diri manusia. “Jangan sekali saja, harus berkali kali,” imbuhnya. Disinggung soal larangan menyembelih hewan betina, ia mengatakan di Islam tak mengatur demikian. ” Tidak apa-apa,” katanya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Bintan Supriyono mengatakan, sapi yang didatangkan ke Bintan sudah diperiksa petugas karantina di pelabuhan Tanjungpinang. Karena itu, pihaknya menjamin sapi yang masuk Bintan sehat. “Kalau di masing-masing kecamatan biasanya sapi yang diternak dan dikembangkan sendiri oleh peternak,” tukasnya. (cr21)

Pembaca batampos.co.id, di Batam Ada 1.808 Angkot yang Tak Lakukan Uji KIR

0

batampos.co.id – Sebanyak 1.808 angkutan kota (angkot) di Batam tidak melakukan uji (KIR). Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Batam, dari 2.308 angkot yang beroperasi saat ini, hanya 500 saja yang melakukan uji kelayakan kendaraan tersebut.

“Saat ini baru 500 kendaraan. Terdiri dari 260 trayek cabang dan 240 trayek utama” kata Kepala Sesi Pengujian Dishub Batam, Andri Kurniawan, Selasa (8/8).

Menurut dia, banyaknya kendaraan yang melebihi masa trayek (operasional) menyebabkan pemilik kendaraan enggan melakukan uji KIR.

“Karena walaupun mereka uji KIR, pasti tak akan lolos karena kondisi kendaraan tidak memenuhi standar,” tutur Andri.

Uji KIR ialah serangkaian kegiatan menguji dan/atau memeriksa bagian-bagian kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan dan kendaraan khusus dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan laik jalan.

Karena sebagaimana diatur, lanjut dia, masa operasional angkot trayek utama seperti Bimbar, Dapur 12 dan sejenisnya, paling lama 18 tahun atau usia kendaraan 18 tahun. Sedangkan untuk trayek cabang seperti carry paling lama 15 tahun usia kendaraan.

“Dan kalau sudah lewat masa berlaku kami tak berikan uji KIR,” tegasnya.

Untuk rekapitulasi angkot trayek utama di Batam, Andri menyebutkan sebanyak 371 angkot masih tergolong layak usia operasi. Sementara 243 lainnya sudah melewati masa usia operasi. Angkot trayek utama dihitung mulai keluaran tahun 1998 sampai 2015.

“Total trayek utam 614 unit. Yang layak hanya 317 saja,” terangnya.

ilustrasi

Sedangkan angkot trayek cabang yang layak operasi hanya 479 mobil saja. Sementara sisanya 1.215 angkot sudah tidak layak jalan. “Untuk angkot trayek cabang kita hitung sejak mobil keluaran 2002 sampai 2015. Maksimalnmya usia 15 tahun,” tuturnya.

Kepala Dishub Batam Yusfa Hendri mengaku sudah beberapa kali merazia angkutan tak memiliki KIR. Hasilnya benar, kebanyakan angkutan tersebut sudah tidak layak jalan. Pihaknya pun memberikan saran, agar kendaraan tersebut dialihkan fungsi dari sebelumnya plat kuning, mengakut penumpang berubah menjadi plat hitam atau pribadi.

“Mobilnya kita tahan dan baru bisa dilepaskan kalau mereka sudah alihfungsikan,” kata Yusfa.

Menurutnya, Dishub Batam juga telah melakukan verifikasi terkait badan usaha yang menaungi angkot. Termasuk juga memberikan kesempatan kepada pemilik kendaraan agar segera memutasi kendaraannya. “Dan jika masih ada bandel kita tangkap,” tegasnya.

Permasalahan angkot tak layak jalan ini, kata Yusfa, sejatinya menjadi tanggung jawab dan komitmen bersama badan usaha angkot. “Ke depan ini yang mau saya sampaikan badan usaha transportasi harus komit, penuhi standar kendaraan angkutan,” kata Yusfa.

Ditambahkan dia, uji KIR sebenarnya untuk menjaga keselamatan penumpang. Pemerintah melalui dishub memverifikasi kelayakan kendaraan angkot. Mulai dari pra uji kasat mata, pengujian emisi, rem, lampu penerangan kendaraan hingga uji suspensi dan sasis.

“Kalau mereka lulus per tahapan baru lulus. Tapi sebelum uji KIR, kita pastikan juga kendaraannya masih layak jalan,” bebernya.

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Batam Nyanyang Haris Pratamura meminta dishub tegas menertibkan angkot tak layak jalan yang masih beroperasi. “Ini demi keselamatan jiwa pengguna jalan. Dishub harus tegas. Tertibkan angkot tak layak jalan,” katanya

Ia mengaku, banyak keluhan masyarakat Batam terhadap kondisi besi tua itu. Bahkan tak sedikit, masyarakat menjadi korban akibat masih beroperasinya angkot tersebut.

“Kami meminta Dishub jangan pandang bulu. Solusinya tertibkan,” tegas Nyanyang. (rng)

Penghargaan ASEANTA

0

The 30th ASEANTA Awards for Excellence 2017 (ASEANTA Awards 2017) digelar di Flores Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

ASEANTA Award merupakan ajang kompetisi dan penghargaan bergengsi bagi pegiat dan pelaku pariwisata di negara-negara anggota ASEAN yang dilaksanakan tiap tahun oleh induk asosiasi pariwisata ASEAN.

Penghargaan itu terdiri dari 6 kategori yakni;

  1. Best ASEAN Travel Article,
  2. Best ASEAN Tourism Photo,
  3. Best ASEAN Marketing and Promotional Campaign,
  4. Best ASEAN New Tourism Attraction,
  5. Best ASEAN Airlines Program, dan
  6. Best ASEAN Cultural Preservation Effort.

“Aseanta Award umumnya diserahterimakan kepada para pemenang bersamaan dengan ASEAN Tourism Forum (ATF) di awal tahun. Tapi kali ini diselenggarakan secara khusus,” kata Pauline Suharno, Sekjen DPP Astindo yang juga representative Astindo @ Aseanta, Senin (7/8).

Menurut Pauline, seluruh peserta ASEAN@50 Sky Caravan akan menghadiri Aseanta Excellence Award di Hotel Borobudur Jakarta, 08 Agustus dilanjutkan dengan famtrip ke berbagai destinasi di Indonesia 9-11 Agustus 2017.

“Seluruh peserta ASEAN@50 Sky Caravan akan menghadiri Aseanta Excellence Award di Hotel Borobudur Jakarta, 08 Agustus 2017 dilanjutkan dengan famtrip ke berbagai destinasi di Indonesia 9-11 Agustus,” ungkapnya.

Untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan ini, Indonesia bersaing dengan Thailand dan Phillipine. Aseanta board members yang terdiri dari perwakilan badan promosi pariwisata, maskapai penerbangan, asosiasi travel agent, asosiasi perhotelan negara-negara Asean juga akan turut menghadiri acara ini.

Acara gala dinner The 30th ASEANTA Awards for Excellence and Post Tour 2017 dihadiri sekitar 350 undangan di antaranya pimpinan ASEANTA (SAM Cheah/Deputy President, Margaret Heng/Secretary General of ASEANTA, dan Supawan Tanomkieatipume/Treasury of ASEANTA), para duta besar negara sahabat, General Secreatary of ASEAN Country, pajabat dari instansi terkait, asosiasi pariwisata, perwakilan airlines, serta para awardees.

“Untuk peserta dari luar negeri jumlahnya mencapai 140 an orang dari negara-negara Asean. Sedangkan untuk penyerahan award tamu undangan mencapai 350 orang,” jelas Pauline Suharno.

Menpar Arief Yahya memberikan apresiasi penyelenggaraan The 30th ASEANTA Awards for Excellence and Post Tour 2017 dengan memilih Indonesia sebagai tuan rumah dan dilanjutkan dengan Familiarization Trip (Fam Trip)–Post Tour Post yang diikuti 84 peserta dari kalangan travel agent atau tour operator, media (travel jourinalist), serta para awardees dengan mengunjungi destinasi unggulan di Tanah Air sebagai Wonderful Indonesia.

Menpar Arief Yahya mengatakan, kegiatan ASEANTA Awards for Excellence sangat penting dalam memicu para pegiat dan pelaku pariwisata di negara-negara anggota ASEAN untuk senantiasa melakukan pembaruan dalam kemajuan bersama sektor pariwisata ASEAN.

“Kemenangan dalam ASEANTA Awards ini akan mendongkrak level 3 C; confidence atau rasa percaya diri internal, credible atau semakin dipercaya orang eksternal, dan calibration dalam mendekatkan pada standar global di antaranya ditetapkan dalam standar pariwisata ASEAN,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mejelaskan, kegiatan mem-branding Wonderful Indonesia secara masif ke seluruh belahan dunia, terutama negara-negara sebagai pasar utama Indonesia, mendapat sambutan masyarakat internasional dan terbukti selama tahun 2016 Wonderful Indonesia mendapat 46 penghargaan internasional dari 22 negara di antaranya 3 penghargaan dari ASEANTA Awards 2016 (Best ASEAN Tourism Photo, Best ASEAN Travel Article, dan Best ASEAN Cultural Preservation Effort).

“Kampanye branding Wonderful Indonesia telah meningkatkan performance Indonesia. Hal ini terlihat dari popolaritas Wonderful Indonesia melonjak dari status tidak tercatat menjadi ranking 47 dunia, sedangkan Truly Asia (Malaysia) dan Amazing (Thailand) masing-masing berada di posisi 83 dan 97 dunia,” papar pria asal Banyuwangi ini.

Menpar Arief Yahya sendiri menargetkan Branding Wonderful Indonesia sapu bersih 5 kategori dalam ASEANTA Award 2017. Untuk merebut 5 kategori itu, Indonesia mengikutkan 28 karya yang siap bersaing dengan negara lain.

“Sebanyak 28 karya terbaik, semuanya world class telah kita daftarkan, kita ikut 5 dari 6 kategori yang diperlombakan. Do the Best, saatnya sapu bersih,” kata Menpar Arief Yahya.

Kegiatan ASEANTA Awards didahului dengan ASEANTA Meeting yang diikuti para asosiasi pelaku bisnis pariwisata negara ASEAN di antaranya AHRA, airlines, FATA, dan ASEANTA Board Members yang berlangsung di Hotel Hermitege, Jakarta pada 6-7 Agustus 2017. Kemudian dilanjutkan jamuan makan malam dari Pemprov DKI Jakarta dengan top agent airlines, media, dan ASEANTA Board di Balaikota Jakarta.

Diketahui, Pariwisata Indonesia tahun ini mentargetkan 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019. Untuk mencapai target tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (Deputi BP3M) Kemenpar memanfaatkan momentum event ASEANTA Awards 2017 dengan menyelenggarakan fam trip untuk mempromosikan Wonderful Indonesia.

Fam trip atau post tour diikuti 84 peserta dari travel agent atau tour operator, dan media/travel jourinalist dari ASEAN, Tiongkok, Hongkong, Malaysia, Jepang, Kuwait, UEA, Bangladesh, dan India mengikuti undangan dari 6 perusahaan airlines yakni; Garuda Indonesia, Thai Airways, Singapore Airlines, Philippine Airlines, Royal Brunei, dan Air Asia. Kegiatan fam trip yang berlangsung 9-11 Agustus 2017 dimulai dengan Jakarta city tour kemudian dilanjutkan ke destinasi Belitung, Bandung, Solo, Yogyakarta, Bali, dan Malang.(*)