Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 13222

Duh…Urus KK Dua Bulan Tak Selesai

0
Warga Batam membludak saat mengurus kartu tanda penduduk dan kartu keluarga di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Sekupang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Hampir dua bulan lamanya, Ria Safitri, warga Perumahan Permata Hijau, Sagulung tidak bisa berurusan dengan pihak BPJS. Sebab, Kartu Keluarga (KK) yang menjadi salah satu dokumen persyaratan pembuatan kartu BPJS tak kunjung ia terima. Padahal, ia telah mengajukan berkas pembuatan KK itu sejak Mei lalu di Kecamatan Batuaji. Di sisi lain, ia mengaku sangat membutuhkan pelayanan BPJS dalam waktu dekat.

“Bulan depan perkiraan saya sudah melahirkan. Jadi bulan ini KK atau surat keterangan pengganti KK harus bisa selesai,” kata Ria di Kantor Kecamatan Sagulung, Kamis (13/7/2017).

Ria pun harus kembali mendatangi kantor Kecamatan Sagulung minggu depan. Pihak kecamatan menjanjikan kartu KK-nya selesai Senin depan.

“Dari bulan Mei lalu saya dijanjikan 10 hari sudah selesai. Tapi kenyataannya saya harus datang lagi ke sini, sudah hampir dua bulan. Jangankan kartu KK, kartu penggantinya saja susah sekali prosesnya,” ucap Ria sambil mengelus perutnya yang membuncit.

Tak hanya Ria, warga lain juga ramai-ramai mendatangi Kantor Kecamatan Sagulung. Mereka datang menagih KK dan KTP yang sebelumnya sudah mereka urus. “Iya loh dari bulan Januari KK saya belum siap, belum ada kepastian juga,” kata Nurjannah.

Hinga siang pukul 14.00 WIB kemarin, warga masih terlihat mengerumuni jendela tempat pendaftaran KK dan e-KTP. “Saya disuruh datang minggu depan lagi,” kata Nurjannah sembari berlalu.

Camat Sagulung, Reza Khadafi mengatakan, terhitung sejak Januari 2017, berkas KK menumpuk di kecamatan sekitar 3.000 berkas. Dalam sehari, warga yang mengantarkan berkas KK maupun KTP hampir 30 sampai 40 berkas.

“Yang datang antar berkas banyak. Tapi proses pencetakannya sudah di Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) semua,” terang Reza.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil, Said Khaidar menampik jika keterlambatan proses pencetakan KK dikarenakan blanko KK kosong. “Blanko KK ready (siap) di Disduk. Mungkin harus menunggu dan bersabar dulu,” tukasnya. (cr19)

Lima Oknum Polisi Ditahan di Polres Tanjungpinang

0
Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian didampingi Bupati Bintan Apri Sujadi dan Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto memperlihatkan barang bukti sabu dan dua tersangka di Mapolres Bintan, Senin (20/3), F.Choky/ Batam Pos

batampos.co.id – Saat ini lima orang oknum polisi yang diduga terlibat atas dugaan penggelapan barang bukti sabu Polres Bintan di tahan di Polres Tanjungpinang. Kelimanya sedang diperiksa terkait adanya tindak pidana yang disangkakan ke mereka.

“Lagi ditahan (Polres Tanjungpinang,red),” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol, Erlangga, Kamis (13/7).

Ia mengatakan saat ini lima orang oknum polisi berinisial Ak, Iw, Ja, KT dan Ta ini masih menjalani proses pemeriksaan di Polres Tanjungpinang.

“Prosesnya di Polres Tanjungpinang,” tuturnya.

Dari informasi didapat Batam Pos, ke limanya proses hukum pidana dan sidang kode etiknya dipisah. Dimana terlebih dahulu menjalani proses pidana, baru setelah jelas bersalah atau tidak menjalani sidang kode etik.

Sebelumnya diberitakan Batam Pos, kelima orang oknum polisi dan satu orang warga sipil berinisial Ds sudah ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) oleh pihak Polres Tanjungpinang. SPDP ini sudah dikirimkan kepolisian ke kejaksaan.

“Kami sudah menunjuk tiga orang jaksa dari Kejari untuk langsung menangani kasus ini,” kata Kepala Seksi Bidang Intelijen (Kasintel) Kejati Tanjungpinang, Andi Arif.

Namun ia menegaskan belum mengetahui pasti berapa jumlah badang bukti milik para tersangka tersebut.

Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian menyatakan memang ada pelanggaran kode etik dilakukan oleh anggota Polres Bintan.

“Karena ada pelanggaran kode etik, kami sudah ganti Kasat Narkobanya,” ucapnya. (ska)

Lima Oknum Polisi Ditahan di Polres Tanjungpinang

0
Kapolda Kepri, Brigjend Pol Sam Budigus. F. dok Batam Pos.

batampos.co.id – Saat ini lima orang oknum polisi yang diduga terlibat atas dugaan penggelapan barang bukti sabu Polres Bintan di tahan di Polres Tanjungpinang. Kelimanya sedang diperiksa terkait adanya tindak pidana yang disangkakan ke mereka.
“Lagi ditahan (Polres Tanjungpinang, red),” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol, Erlangga, Kamis (13/7).

Ia mengatakan saat ini lima orang oknum polisi berinisial Ak, Iw, Ja, KT dan Ta ini masih menjalani proses pemeriksaan di Polres Tanjungpinang.
“Prosesnya di res Tanjungpinang,” tuturnya.

Informasi didapat Batam Pos, kelimanya diproses hukum pidana, dan sidang kode etiknya dipisah. Dimana terlebih dahulu menjalani proses pidana, baru setelah jelas bersalah atau tidak menjalani sidang kode etik.

Sebelumnya diberitakan Batam Pos, kelima orang oknum polisi dan satu orang warga sipil berinisial Ds sudah ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) oleh pihak Polres Tanjungpinang. SPDP ini sudah dikirimkan kepolisian ke kejaksaan.

“Kami sudah menunjuk tiga orang jaksa dari Kejari untuk langsung menangani kasus ini,” kata Kepala Seksi Bidang Intelijen (Kasintel) Kejati Tanjungpinang, Andi Arif.

Namun ia menegaskan belum mengetahui pasti berapa jumlah badang bukti milik para tersangka tersebut.

Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian menyatakan memang ada pelanggaran kode etik dilakukan oleh anggota Polres Bintan. “Karena ada pelanggaran kode etik, kami sudah ganti Kasat Narkobanya,” ucapnya. (ska)

Puluhan Warga Datangi PT Saipem

0
Ratusan aparat kepolisian melakukan pengamanan saat puluhan warga dari Pangke Barat melakukan aksi demo damai di depan PT SIKB. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Puluhan warga yang mengatasnamakan Pemuda dari Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat kemarin (13/7) melakukan aksi demo ke PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB).

Mereka menuntut agar bisa dipekerjakan  di PT Seipam karena lokasi PT Saipem berada di Kawasan Pangke Barat.

“Sejumlah tenaga kerja yang ada di perusahaan tersebut yang berakhir masa kontraknya tidak diperpanjang lagi. Kita menduga pemutusan kerja yang dilakukan tidak sesuai dengan proses yang berlaku. Untuk itu, apa yang dilakukan pihaknya tidak lain untuk memperjuangkan nasib Pemuda Pangke Barat,” ujar Kordinatior Aksi, Izwan.

Tuntutan yang dibawapuluhan pemuda untuk PT Saipem agar memprioritaskan tenaga kerja dari Pangke Barat dan meninjau ulang terhadap jumlah tenaga kerja Pangke Barat yang bekerja di perusahaan. Mereka juga meminta pihak perusahaan mengambil kembali tenaga kerja yang telah di rumahkan untuk kembali bekerja di Saipem.

Menanggapi aksi unjuk rasa tersebut, Kepalam Disnaker kabupaten Karimun, Azmi Yuliansyah menyatakan, sampai saat ini kesepakatan antara perusahaan dan massa belum menemui titik temu.

”Dalam pertemuan antara perwakilan perusahaan para pemuda ada solusi yang ditawarkan. Yakni, mengalihkan tenaga kerja asli tempatan yang sebelumnya bekerja di PT SIKB ke perusahaan sub kontraktor. Tapi, para pemuda menolaknya,” paparnya.

Ditolaknya solusi dari para pemuda yang melakukan aksi demo, kata Azmi, perusahaan sudah angkat tangan untuk memenuhi tuntutan dari para pendemo yang ingin tetap bekerja di PT SIKB. Padahal, diketahui bersama PT SIKB melakukan pengurangan tenaga kerja dikarenakan proyek yang sudah berkurang. Namun dari massa pendemo menolak dengan sejumlah alasan. Salah satunya, tidak percaya jaminan yang diberikan perusahaan. Sebab, beberapa hal yang pernah dialami mereka. (san)

Kanopi Pelabuhan Harbourbay Roboh, 1 Mobil Rusak

0
Sejumlah warga saat melihat mobil yang tertimpa kanopi terminal keberangkatan Pelabuhan Harbourbay ambruk, Jumat (14/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Hujan deras disertai angin kencang merobohkan kanopi terminal keberangkatan Pelabuhan Harbourbay ambruk, Jumat (14/7) pagi. Satu unit mobil Avanza merah maron BP 1760 FM rusak tertimpa kanopi.

“Sopir mobil itu memang ada di dalam. Tapi dia tidak apa-apa, cuma mobilnya aja yang rusak,” ujar salah seorang saksi mata, Anton Adriansyah, 40 saat dijumpai di lokasi kejadian.

Dijelaskan Anton, awalnya mobil itu datang ke Pelabuhan Harbourbay untuk mengantar suaminya yang hendak berangkat. Sekembalinya ia mengantar suaminya, wanita berkulit putih itu kembali ke mobilnya hendak pulang kerumah. Namun nahas, saat hendak kelauar, tiba-tiba atap kanopi pelabuhan langsung ambruk dan menimpa bagian depan mobilnya.

“Tidak lama dia masuk ke mobil, langsung ambruk. Atapnya tidak langsung ambruk, pelan-pelan jatuhnya dan menimpa mobil merah itu,” katanya.

Usai mendengar suara ambruk atap kanopi yang cukup keras, Anton bersama dengan beberapa orang di lokasi kejadian langsung menghampiri mobil Avanza itu, untuk memeriksa sopir yang masih berada di dalam mobil.

“Cuma mobil aja yang rusak. Sopirnya tidak apa-apa,” ucapnya.

Kanopi terminal keberangkatan Pelabuhan Harbourbay terlihat ambruk, Jumat (14/7).Ambruknya kanopi tersebut menimpa sebuah mobil yang berada doibawahnya. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Sementara itu, Direktur Operasional Kawasan Harbourbay, Muryadi telah mengetahui kejadian ambruknya atap kanopi itu. Kepada pemilik mobil, Muryadi telah bertemu dan telah menyelesaikan permasalahan ini.

“Tadi kita sudah bertemu, dan tidak ada masalah lagi dengan pemilik mobil. Semuanya sudah diselesaikan,” katanya.

Seorang wartawan sedang melihat kanopi terminal keberangkatan Pelabuhan Harbourbay ambruk, Jumat (14/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Terkait dengan ambruknya kanopi itu, Muryadi mengatakan bahwa kejadian ini murni karena faktor alam. Sementara, untuk aktifitas di Pelabuhan Harbourbay sudah berjalan normal kembali setelah Managemen Kawasan Harbourbay menurunkan alat berat untuk mengevakuasi kanopi tersebut.

“Tadi pagi (Jumat, red) seperti yang kita kerahui hujan deras disertai dengan angin. Alat berat sama pekerja sudah kita turunkan. Kedepannya, ini menjadi pertimbangan kita kedepannya agar lebih baik lagi dalam pelayanan,” imbuhnya. (cr1)

KEK Pulau Asam Tunggu Menko Ekonomi

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun mendampingi calon investor yang akan berinvestasi di Pulau Asam, Kabupaten Karimun, Rabu (12/7).

batampos.co.id – Kawasan ekonomi khusus (KEK) untuk Pulau Asam sudah melalui berbagai tahapan. Mulai dari tingkat kabupaten, provinsi dan saat ini tinggal menunggu pengesahan dari Menteri Koordinator Ekonomi Republik Indonesia.

”Laporan terakhir yang saya terima untuk KEK Pulau Asam, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun sudah tidak ada masalah. Baik dari segi administrasi dan juga kelayakan. Termasuk juga siapa yang akan mengelola pulau tersebut apakah pemerintah daerah atau pihak swasta sudah clear atau jelas semuanya,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Kamis (13/7).

Saat ini, kata Bupati, draf tentang aturannya sudah di Menko Ekonomi. Dengan kata lain tinggal tunggu pengesahan saja. Jika sudah disahkan atau ditandatangani oleh pusat, maka perusahaan yang sudah menanamklan modalnya di pulau tersebut diharapkan bisa segera melaksanakan kegiatan. Karena, jika kegiatan sudah dimulai, maka dapat menyerap tenaga kerja.

”Seperti kita ketahui saat ini sudah ada tiga perusahaan yang sudah siap untuk menggarap pulau tersebut. Yakni, PT Karimun Storage Terminat (KST) yang bergerak dibidang penampungan minyak. Untuk diketahui PT KST merupakan perusahaan yang pertama menggarap untuk berinvestasi di pulau tersebut. Bahkan, sudah puluhan hektar lahan di pulau tersebut dibebaskan oleh pihak perusahaan,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Bupati, ada juga PT Batam Properta dan PT Elim Samanta. Diperkirakan dari ketiga perusahaan itu mampu menyerap sekitar 6 ribu pekerja. Artinya, masing-masing bisa menampung 2 ribu tenaga kerja. Dan, untuk PT KST saat ini izinnya sudah selesai semua dan mulai melakukan land clearing. Pemerintah daerah berharap proses pengesahan KEK Pulau Asam bisa segera selesai dan juga jumlah perusahaan yang akan investasi ke pulau tersebut akan bertambah. (san)

Pelabuhan Tanjungbalai Terpadat ke-2 di Indonesia

0
Kondisi calon penumpang di Pelabuhan TBK kembali normal. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Kantor Syahbandar dan Otorita Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungbalai Karimun, kemarin (13/7) melakukan evaluasi pengamanan arus mudik dan arus balik selama hari Raya Idul Fitri 1438 H bersama stakeholder terkait mulai dari pihak keamanan, SAR, kepolisian, Pelindo, BUP, pelaku pelayaran.

”Dari hasil evaluasi kita. Alhamdulillah, arus mudik dan balik kali ini berjalan lancar dan tidak terjadi insiden terhadap calon penumpang yang mau berangkat maupun baru tiba di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun. Baik dari pelabuhan International maupun domestik,” jelas Kepala KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun, Eko Priyo Handoyo.

Sedangkan, jumlah keseluruhan penumpang yang turun di pelabuhan International maupun Domestik Tanjungbalai Karimun terjadi penurunan sebesar 0,01 persen dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 149.798 penumpang dan tahun 2017 hanya 148.780 penumpang. Sementara itu untuk penumpang yang berangkat atau naik pada tahun 2017 ini, terjadi kenaikan sebesar 8,9 persen yaitu 146.329 penumpang tujuan Riau Daratan yaitu Selatpanjang, Dumai dan Pekanbaru. Dibandingkan tahun 2016 hanya 134.365 penumpang.

”Untuk International yang tiba di pelabuhan Tanjungbalai dari Malaysia. Dan yang naik dari pelabuhan Tanjungbalai Karimun rata-rata tujuan Provinsi Riau, ” tuturnya.

Dan perlu diketahui, kata Eko bahwa pelabuhan Tanjungbalai Karimun untuk tahun 2017 ini selama arus mudik dan balik masuk dalam peringkat kedua setelah pulau Batam di Indonesia. Artinya, pelabuhan Tanjungbalai Karimun dalam melayani penumpang baik turun maupun naik melalui jalur laut terpadat.

”Kalau di Kepri, kita masuk nomor dua jalur tersibuk arus penumpang,” ungkapnya.
Sementara Ketua DPC INSA Karimun Bustami Datuk Raja Marah mengatakan, bahwa selama arus mudik dan arus balik pihaknya menyiapkan dua kapal cadangan. Namun, hanya beroperasi satu kapal saja untuk mengangkut penumpang tujuan Selat Panjang. Dengan dioperasikan satu kapal tujuan Selat Panjang dalam satu hari, bisa mengangkut calon penumpang dua trip.

”Cukup satu kapal saja kemarin yang kita operasikan. Karena, penumpang sudah terangkut semuanya. Sedangkan, untuk antar pulau paling padat tujuan Selat Belia dengan penambahan jam keberangkatan,” katanya. (tri)

Enam Belas Kandidat Panwaslu Ikut Tes Tertulis

0
Enam belas kandidat calon Panwaslu yang lolos administrasi sedang mengikuti tes tertulis, Kamis (13/7). F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Tim Seleksi (Timsel) calon anggota Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karimun, Kamis (13/7) menggelar tes tertulis selama 120 menit dengan jumlah soal 100 soal secara pilihan ganda dan 5 soal dijawab langsung oleh 16 calon panwaslu.

Koordinator Timsel Zona A untuk wilayah Kabupaten Karimun Muhammad Sarih mengatakan, dari 16 peserta calon panwaslu yang lulus administrasi telah mengikuti tahapan kedua yaitu tes secara tertulis. Dan kemudian, nantinya akan dilanjutkan dengan tes wawancara yang akan diberitahukan kemudian hari.

”Seleksinya menggunakan sistem gugur untuk mengikuti tahapan berikutinya, dalam memperebutkan tiga kursi anggota Panwaslu. Siapa yang menetapkan calon yang lolos nantinya pihak Bawaslu Kepri finalnya,” terangnya.

 

Sementara itu salah seorang calon peserta Panwaslu Karimun Mardanus ketika dikonfirmasi mengatakan, soal yang diberikan oleh timsel Panwaslu berkisar pelaksanaan Pemilu mulai dari tahapan hingga perhitungan suara dan terpilihnya perwakilan rakyat. Sesuai dengan tugas dan fungsi Panwaslu yang ada di kabupaten.

Dari 16 peserta yang ikut tes tertulis ada tiga kaum hawa yang siap bersaing untuk memperebutkan 3 kursi anggota Panwaslu Karimun. Selanjutnya, timsel Panwaslu Karimun didampingi timsel Bawaslu Provinsi Kepri dan Bawaslu Pusat. Soal yang sudah dipakai langsung dimusnakan dengan cara dibakar. Nantinya anggota Panwaslu terpilih akan mulai efektif bekerja pada Oktober mendatang.(tri)

Spa Nusantara Festival 2017 di Mega Mall, Batam, Tanggal …

0
ilustrasi

Spa Nusantara Festival 2017 segera diselenggarakan di Mega Mall Batam Center, 16 Juli 2017. Ada

Wisata spa di Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Tengok saja pengakuan dunia pada 2009 dan 2012 silam. Saat itu, International Wellness Awards memberikan gelar The Best Spa Destination in The World kepada Indonesia.

Majalah Senses di Eropa juga pernah menobatkan Bali sebagai The Best Spa Destination in The World pada 2009. Hasil ini diperoleh dari hasil voting 60.000 pembaca majalah tersebut.

Di 2015 ceritanya lain lagi. Pada World Luxury Spa Awards 2015 di Harbour Grand  Hong Kong, Indonesia berhasil meraih 11 penghargaan terbaik dunia. Dari destinasi spa terbaik se-Asia hingga destinasi spa mewah terbaik sedunia, semuanya diborong Indonesia.

“Mengapa Indonesia? Sebab Indonesia dinilai mampu mempertahankan warisan budaya leluhur dikombinasikan dengan hasil riset terbaru,” kata Esthy Reko Astuty, Deputi Bidang Pengenbangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya, Wawan Gunawan, Kamis (13/7).

Itu sebabnya, Kemenpar coba meng-create Spa Nusantara Festival 2017. Skala evennya sudah internasional.  “Festival ini merupakan sebuah kegiatan yang mempunyai misi mengembangkan, melestarikan dan memperkenalkan Spa Indonesia yang menggunakan rempah – rempah khas dari Indonesia yang dikenal juga sebagai ETNO WELLNESS SPA INDONESIA kepada masyarakat luas, dan juga para wisatawan,” kata Esthy.

Kemasan acaranya pun dibuat sangat variatif. Dari mulai Exhibition, Great Sales, Kompetisi Best Spa, Komletisi Spa Manager dan Kompetisi Spa Terapis, semua ada di sini.

“Banyak pemilik spa yang akan datang dari seluruh dunia. Apalagi event ini untuk pertama kalinya digelar. Industri spa saat ini sedang maju, apalagi trennya orang semakin sadar akan kesehatan,” tambahnya

Acara bertaraf internasional ini akan diikuti sekitar 100 exhibitor dan lebih dari 1.000 peserta. Selain itu, rencananya akan ada beberapa  pembicara dari dalam dan luar negeri yang akan berbicara soal spa dan wellness.

“Spa ini kan bagian dari kebudayaan kita, culture kita, jadi kita memperkenalkan budaya selain juga pariwisata kita. Untuk pasar wisatawan mancanegara, mereka itu senang dengan masalah-masalah culture seperti ini,” timpal Wawan Gunawan

Lebih jauh dirinya mengatakan, spa dan pariwisata memiliki hubungan yang kuat dan saling membutuhkan. Wisatawan butuh relaksasi setelah berwisata, dan spa membutuhkan wisatawan untuk terus berkembang menjadi industri baru yang mampu menunjang perekonomian masyarakat.

“Soal pijat memijat untuk perawatan dan kebugaran tubuh, mulai dari tradisional hingga modern, Indonesia juga gudangnya. Spa merupakan terapi air untuk kebugaran dan keindahan tubuh, sangat cocok bagi turis-turis asal Singapura yang umumnya penghobi kemewahan,” lanjutnya.

Bicara soal spa, Menpar Arief Yahya juga seirama dengan deputinya. Menpar Arief Yahya menyebut ini gagasan baru yang cerdas dan sensasional. Spa itu adalah cara untuk menyeimbangkan tubuh, untuk rileks dan kesehatan.

“Indonesia itu surganya spa. Ada yang disetting, di tepi sawah, pinggiran pantai, bantaran sungai, di atas gunung atau ditemani sensasi gemercikan air sungai, semuanya ada di Indonesia. Silakan datang dan buktikan di Spa Nusantara Festival 2017,” tutur Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*)

Bidik Turis Asia Tenggara, Kemenpar Gelar ITTT di Kamboja, Laos, dan Myanmar

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) makin agresif menjaring wisman di negara Asia Tenggara (Asteng).

Untuk pertama kalinya, Kemenpar menggelar International Tourism Table Top (ITTT) di Kamboja, Laos, dan Myanmar pada 10-14 Juli 2017.

“Asia Tenggara pertumbuhan ekonominya semakin meningkat, banyak negara di Asia Tenggara yang bisa digarap. Selkitar 40 persen wisatawan Indonesia berasal dari wilayah Asia Tenggara,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kemenpar I Gde Pitana, didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar, Rizki Handayani.

ITTT yang dibuka di Kamboja, diharapkan mampu memberikan informasi mengenai Indonesia kepada 39 agen perjalanan Kamboja yang ikut berpartisipasi. Meski Kamboja dan Indonesia menghadapi kendala tidak adanya akses langsung, tetapi pariwisata Indonesia tetap harus diperkenalkan sebagai langkah awal.

“Kita mulai dari Table Top dulu sebelum promosi ke pelanggan langsung. Karena mereka (agen perjalanan), bisa mempengaruhi klien mereka. Dengan biaya yang lebih murah, kita bertemu antara bisnis to bisnis,” jelasnya.

Dalam ITTT ini, sebanyak sembilan seller agen perjalanan dari Jakarta, Yogyakarta, Bali, dan Lombok akan dipertemukan dengan 39 buyers agen berjalanan di negara setempat. Pertemuan bisnis ini dilaksanakan secara round robin (sellers meet buyers), sehingga semua sellers dapat bertemu dengan semua buyers yang hadir.

Menurutnya, program ini juga merupakan salah satu upaya menangkap peluang Kamboja sebagai salah satu pasar potensial, selain pasar-pasar utama yang selama ini telah digarap oleh Kemenpar, yaitu Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Jika di Singapura dan Malaysia, ITTT sudah dilakukan dua tahun sekali, di Kamboja, Laos, dan Myanmar masih relatif baru.

“Kelihatan semua destinasi di Indonesia mereka berminat untuk mengunjungi. karena mereka belum tahu. Sebenarnya ini keuntungan juga untuk kita,” katanya.

Lebih lanjut pria asal Bali ini menjelaskan untuk memberikan gambaran kekayaan alam dan budaya Indonesia, dalam kegiatan ini Indonesia menampilkan tarian dan makanan tradisional. Sajian tersebut akan semakin mendorong tagline Wonderful Indonesia yaitu explore further, yaitu ajakan untuk mengeksplor keindahan alam, kesenian dan kerajinan yang unik, musik yang khas, kekayaan gastronomi, keramahan wisata termasuk destinasi 10 destinasi prioritas unggulan yang disebut “Bali Baru”.

Rizki menambahkan, walaupun pasar Kamboja belum sebesar pasar-pasar negara lainnya di Asia Tenggara, namun secara kualitas, wisatawan Kamboja memiliki daya beli yang cukup tinggi. Jumlah wisatawan Kamboja sendiri terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Pada 2016, jumlah wisatawan Kamboja ke luar negeri mencapai 1,4 juta orang atau meningkat sebesar 20 persen dibandingkan dengan 2015. Selama periode Januari-Maret 2017, jumlah wisatawan Kamboja yang ke luar negeri tercatat telah mencapai 386.345 orang atau meningkat sebesar 12 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016.

Tidak hanya itu, dalam ITTT ini, Kemenpar juga mempunyai misi lainnya, yaitu mendukung maskapai penerbangan untuk melakukan promosi wisata Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menjawab keraguan maskapai yang hendak membuka rute penerbangan internasional baru di suatu daerah.

“Misalnya, kita mau mengembangkan Belitung dan akan dibuka penerbangan internasional dari Belitung. Tapi maskapai bingung siapa yang akan naik? Kemenpar lalu akan membantu mempromosikan Belitung misalnya di Singapura,” ujar wanita jebolan ITB Bandung itu.

Menurutnya, Kemenpar akan mendorong Belitung untuk membuat paket wisata menarik, yang berbeda dengan destinasi-destinasi wisata lainnya di Asean seperti Phuket di Thailand atau Langkawi di Malaysia. Paket wisata saat ini lebih diminati mayoritas pelancong di negara seperti Singapura dan Malaysia.

“Jadi nanti airline terbang dan kita promosi. Kami ambil alih anggaran mereka untuk promosi. Saya harap kepala daerah juga bisa mendukung,” ungkap wanita yang biasa disapa Kiki.

Menteri Pariwisata Arief Yahya telah menetapkan target bulanan untuk memonitor progress pencapaian target pasar. Target tersebut terus dimonitor, ditelaah dan dianalisa secara konsisten guna mendukung Kementerian Pariwisata menyesuaikan strategi pencapaian dalam menghadapi perubahan kondisi pasar yang bergerak sangat cepat.

Menpar Arief Yahya sebelumnya mengatakan, dalam waktu dekat akan melobi mitra  penerbangan langsung dari Kamboja dan Myanmar ke Indonesia. Rencananya, untuk mendatangkan wisman yang berasal dari Kamboja dan Myanmar akan diarahkan ke bandara-bandara yang ada di Jawa Tengah seperti Solo dan menunggu Bandara Kulonprogo.

“Kenapa Jawa Tengah? Kamboja dan Indonesia itu memiliki kesamaan culture dalam peninggalan sejarah agama Budha. Bila di Kamboja ada Angkor Wat, kita memiliki Candi Borobudur yang merupakan candi umat Budha terbesar di dunia,” kata Menpar Arief Yahya.

Sementara, lanjut pria asal Banyuwangi ini, sampai saat ini pihaknya telah mengusulkan penerbangan dari rute Phnom Penh ke Solo. Ia mengungkapkan dengan adanya rute tersebut, wisatawan dari Kamboja akan lebih mudah melakukan perjalanan ke Borobudur dan obyek-obyek wisata lain di sekitarnya.(*)