Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 13233

Kota Tua Jakarta Jadi Tuan Rumah ASEAN Literary Festival 2017

0

ASEAN Literary Festival (ALF) akan berlangsung pada 3-6 Agustus 2017. Lokasinya di Jakarta, tepatnya kompleks Kota Tua.

Selain diikuti oleh penulis, intelektual, seniman, dan akademikus dari 10 negara anggota ASEAN, festival akan diikuti peserta dari lebih dari 20 negara di Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Australia.

Perhelatan tahun ini akan menjadi keempat kalinya dan sangat istimewa karena sekaligus diadakan untuk merayakan 50 tahun berdirinya asosiasi bangsa-bangsa Asia Tenggara atau yang lebih dikenal dengan nama ASEAN.

Salah satu pendiri sekaligus Direktur Program ASEAN Literary Festival, Okky Madasari, mengatakan, ALF, yang tahun ini mengambil tema “Beyond Imagination”, telah berperan selama tiga tahun ini menjadikan budaya dan sastra sebagai unsur penting keberlangsungan ASEAN.

“Apalagi telah mendeklarasikan diri menjadi komunitas,” ujar Okky, Minggu (11/6).

Okky juga menekankan peran penting festival memperkenalkan pencapaian dan produk sastra penulis-penulis ASEAN ke tingkat global. Menurut Okky, menjadi komunitas berarti mengenal budaya masing-masing, termasuk keakraban terhadap produk-produk sastra dan buku dari tiap negara anggota.

“Inilah peran penting ALF. Hanya budaya dan sastra yang dapat secara genuine mengikat kita. Bersandar hanya pada ekonomi dan politik cuma menjadikan slogan komunitas ASEAN sekadar retorika dan ilusi,” kata Okky.

Perayaan ALF 2017 kali ini didukung penuh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Luar Negeri. Tiap tahun, sebelum festival sebagai puncak perayaan digelar, ALF selalu mengadakan acara prafestival, antara lain Sastra Masuk Kampung, residensi, dan satu tambahan program baru: Jambore Nasional Sastra.

ALF tahun ini menghadirkan belasan sesi diskusi sebagai bagian utama festival. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ALF selalu konsisten mengusung tema yang menjadi permasalahan penting masyarakat meskipun mendapatkan tantangan besar.

Tahun ini, kebebasan berekspresi menjadi isu utama selain meningkatnya radikalisme dan terorisme serta peran media sosial yang semakin sentral dalam kehidupan pribadi dan bermasyarakat.

Selain acara-acara tersebut, ALF akan diramaikan oleh pertunjukan seni, demo kuliner, dan pameran buku.

Perayaan 50 tahun ASEAN ini, bagi Okky, merupakan refleksi pencapaian pembentukan komunitas budaya dan sastra kawasan. Sekaligus, kata dia, akan menjadi tantangan 50 tahun ke depan.

“Budaya dan sastra menjadi konten penting dalam era digital dan media sosial sekarang ini,” tuturnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengapresiasi ASEAN Literary Festival menjadi event menarik yang turut menghidupkan destinasi Kota Tua Jakarta yang sudah ditetapkan sebagai destinasi prioritas oleh Presiden Joko Widodo.

Menpar Arief Yahya menyebut ada 10 destinasi prioritas, yang salah satunya Kota Tua Jakarta. Selain itu ada Danau Toba Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Borobudur Joglosemar, Bromo Tengger Semeru Jatim, Mandalika Lombok, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara.

“Pelaksanaan ALF yang berlangsung setiap tahun ini menunjukan semangat dan daya hidup serta kontinuitas dalam kegiatan sastra yang patut diperhitungkan dalam memberi warna sastra di Indonesia,” tambah Esthy yang didampingi Kabid Promosi Budaya Wawan Gunawan, Jumat (2/6).

Esthy menambahkan, karya sastra dapat menjadi jalan perjumpaan berbagai peristiwa dan mengurai berbagai kesalahpahaman dalam perbedaan budaya, sehingga dapat lebih menghargai berbagai perbedaan sebagai sesuatu keniscayaan dari kehidupan multikultural.

“Sastra dapat mendorong dan memberi semangat dalam pertukaran ide dan pemikiran, yang dapat muncul dalam kreativitas performa dan penampilan yang apik dan sederhana,” kata Esthy. (*)

Pemprov Harus Gencar Tingkatkan Wisatawan Kepri

0

batampos.co.id – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Panusunan Siregar menuturkan, bulan Mei dan Juni merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan pemerintah Provinsi Kepri untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kepri.

“Mei kemarin, seharusnya ada program pemerintah daerah yang dibuat untuk gencarkan penambahan kunjungan. Termasuk juga bulan Juni ini,” tutur Panusunan belum lama ini.

Dua bulan ini, sambung dia, cenderung menunjukkan grafik yang terus menaik. Bilamana tren tersebut dapat ditangkap oleh Pemda, diyakini Panusunan, angka kunjungan ke Kepri pun dapat ikut meningkat di penghujung tahun.

“Harus ada gebrakan benar-benar luar biasa. Apalagi program oleh dinas pariwisatanya. Karena dilihat dari grafik yang ada, sedikit sulit untuk mencapai 200.000 kunjungan ke Kepri,” paparnya lagi.

Kendati demikian, adanya angin segar jika melihat grafik kunjungan ke Kepri sepanjang April lalu. Dengan adanya peningkatan pada semua pintu masuk ke Kepri, meski belum mendekati target.

Pintu masuk utama, yakni Batam mengalami peningkatan sebanyak 5,43 persen dibandingkan bulan Maret. Sehingga kunjungan melalui Batam sebanyak 134.218 kunjungan. Sementara Bintan yang merupakan pintu masuk terbanyak kedua pada April kemarin, menerima 28.158 kunjungan. Selanjutnya, Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang, menerima 9.143 kunjungan. Kemudian Karimun, menerima 7.751 kunjungan. “Sehingga total kunjungan ke Kepri sepanjang April tahun ini sebanyak 179.279 kunjungan. Meningkat 8,76 persen dibandingkan April tahun lalu. Juga meningkat 6,91 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yakni Maret 2017,” pungkas Panusunan. (aya)

Uang Darah Rp 1,2 M Diduga Digelapkan Oknum PNS Pemko Batam

0
Warga mendonorkan darahnya untuk PMI Batam di Mega Mall, Sabtu (30/4) lalu. Foto: Eusebius Sara/ batampos.co.id

batampos.co.id – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Batam Sri Soedarsono sepertinya belum puas dengan penanganan kasus penggelapan uang transfusi darah senilai Rp 1,2 miliar yang menyeret PNS Batam dr Efriadi.

Hari ini, Senin (11/6) adik kandung presiden ke tiga RI, BJ Habibi itu bermaksud kembali melaporkan PNS Batam, Feriadi ke polisi. “Senin ini kami laporkan lagi,” katanya, Minggu (11/6/2017) siang.

Langkah ini diambil karena pada laporan pertama kasus tersebut belum menemui titik terang. Menurutnya Pemko Batam memberikan tawaran agar uang tersebut diganti dengan gaji PNS yang bertugas di RSUD Embung Fatimah itu sebesar Rp 5,4 juta perbulan. Sri Soedarsono menolak karena butuh waktu lama agar uang tersebut kembali

“Saya tidak mau lah, berapa tahun baru selesai itu,” ujarnya.

Tak hanya lapor polisi, bahkan dirinya sempat menemui langsung Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Tanpa menyebut Rudi yang berjanji, dia menyebutkan Pemko Batam akan mengembalikan uang tersebut pekan depan atau sebelum lebaran.

“Ini masih janji, kami sekarang (untuk operasional) masih pakai uang yang lain,” katanya.

Karena kasus ini sudah sampai ke polisi, dia berharap proses lebih lanjut tetap dilakukan. Kami minta prosesnya cepat,” harapnya. (cr13)

GubKepri Gelar Ratas di Anambas

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun komunikasi dan koordinasi antar lembaga pemerintahan, sangat diperlukan dalam menyukseskan pembangunan. Koordinasi antar pemerintah di daerah membuahkan kebijakan-kebijakan yang baik untuk masyarakat. Dari komunikasi dengan masyarakatlah bisa merumuskan seperti apa kebijakan yang diinginkan untuk menjawab tuntutan kesejahteraan bagi mereka.

“Tujuan kedatangan kami rombongan selain untuk menjemput keberkahan di bulan ramadhan ini tentu juga ingin berkoordinasi lebih lanjut terkait kebutuhan masyarakat,” ujar Nurdin tentang kunjungan kerjanya ke Kabupaten Anambas, Ahad (11/6).

Kebutuhan masyarakat yang dimaksud Nurdin tersebut adalah apa-apa saja kebutuhan yang sudah terpenuhi, yang akan di penuhi dan yang belum terpenuhi. Maka hal itu perlu dirangkum dan ditindaklanjuti agar menghasilkan kerja nyata untuk masyarakat.

Untuk memperlancar koordinasi, Nurdin langsung memimpin rapat terbatas (Ratas) antar OPD Provinsi Kepri dengan Kabupaten Anambas di ruang rapat Tolam Resort, Tarempa, Anambas. Bupati Anambas Abdul Haris dan Anggota DPRD Provinsi Kepri Tawarich ikut serta dalam pertemuan itu.

Menurut Nurdin, pertemuan itu adalah bukti baik dan dekatnya koordinasi dan komunikasi secara langsung antar pemerintah baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

“Kami memaksimalkan waktu selama berada di sini, istilahnya menampung aspirasi masyarakat, melalui OPD terkait lah kita tau apa yang dibutuhkan daerah yang menjadi keinginan masyarakat tersebut,” ujar Nurdin.

Nurdin menambahkan bahwa Anamabas memiliki potensi yang tidak boleh dibiarkan begitu saja. Potensi yang tidak digunakan maka tidak akan menghasilkan apa-apa. Namun, jika dikelola dengan baik perlahan tapi pasti tentu akan memberikan manfaat yang besar.

Bupati Anambas Abdul Haris dalam paparannya mengatakan bahwa tujuan dipertemukannya OPD antara Provinsi dan Kabupaten adalah untuk menyatukan persepsi agar tujuan dari OPD tersebut dapat terarah dan sejalan baik dari Kabupaten dan Provinsi.

“Pertemuan ini betujuan untuk melakukan interaksi antar OPD, maka kedatangan Bapak Gubernur beserta rombongannya diartikan sebagai pintu yang terbuka untuk kita saling berkomunikasi secara intern agar berbagai persoalan dapat diminimalisir dan diselesaikan,” ujar Abdul Haris.

Pada kunjungan tiga hari di Anambas, Gubernur meninjau beberapa proyek yang ada di Kecamatan Jemaja, antara lain renovasi tempat peletakan gardu listrik di Jemaja.
Nurdin berpesan kepada Bupati Anambas untuk terus memantau renovasi bangunan gardu listrik, agar semua masyarakat di Jemaja dapat merasakan juga listrik secara konsisten.

Gubernur juga meninjau lahan persawahan yang belum jadi irigasinya. Melihat itu Gubernur langsung memerintahkan Kepala Dinas PU Abu Bakar untuk segera menindaklanjuti pembangunan irigasi agar persawahan yang ada dapat memberikan hasil yang maksimal.

Kemudian meninjau pembangunan Bandara Letung. Dari laporan Bupati Anambas Abdul Haris saat ini bandara ini sedang tahap membangun secara total panjang landasan pacu adalah 2.500 meter. Namun, itu akan dibangun secara bertahap. Nurdin dengan menginstruksikan Kepala Dinas PU Abu Bakar untuk membantu pembangunan jalan.

“Sepanjang jalan menuju bandara tadi kita lihat jalanan belum beraspal, segera tindaklanjuti untuk prioritas program pembangunan jalan di tahun depan,” ujar Nurdin kepada Kepala Dinas PU.

Usai dari bandara, Nurdin meninjau Bendungan Desa Bukit Padi. Gubernur tampak senang melihat bendungan air yang dimiliki Kecamatan Jemaja dengan kedalaman 4 hingga 5 Meter ini.

“Ini harus dikelola dengan baik, tingkatkan lagi sarana untuk mendukung bendungan ini dapat bekerja dengan maksimal,” pesan Nurdin kepada Bupati Anambas.

Pada rangkaian safari ramadhan, beberapa masjid yang dikunjungi Nurdin antara lain Masjid Al-Kautsar, Masjid Al Ikhsan Letung, sholat subuh di Masjid Nurul Huda Antam Tarempa. Ahad malam, Gubernur memperingati Nuzulul Quran di Masjid Jami’ Tarempa. (sya/bni)

Batam Sulit Terapkan Belajar Lima Hari

0
Proses belajar di SDN 008 Batuaji yang menumpang di sekolah SDN 002 Batuaji.Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sistem belajar lima hari (Senin-Jumat) dan Sabtu libur akan diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai tahun ajaran baru 2017/2018 ini. Sayangnya, belum semua daerah bisa menerapkan kebijakan tersebut, termasuk Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengaku Batam belum siap menerapkan sistem belajar lima hari itu. Alasannya, sampai saat ini hampir 90 persen sekolah di Batam masih menerapkan sistem belajar dalam dua hingga tiga shift. “Nah kita terbentur di sini,” sebut pria kelahiran Rempangcate, Jumat (9/6/2017).

Menurutnya, sebagai daerah yang berkembang dengan angka pertumbuhan anak usia sekolah yang tinggi, tidak sebanding dengan jumlah infrastruktur serta sarana dan prasarana yang ada. Hal inilah yang menjadi persoalan bagi Batam.

“Kompleks, untuk itu  saya belum bisa berkomentar banyak mengenai kebijakan terbaru Pak Menteri ini, saya minta waktu dulu untuk membahas hal ini,” ujarnya.

Muslim mengaku, belum membaca secara detail kebijakan terbaru dari Kemendikbud tersebut. Namun dia mendengar bahwa kebijakan tersebut merupakan implementasi dari wacana Full Day School beberapa waktu lalu itu.

“Ini hampir sama dengan pendidikan berkarakter yang memadatkan jadwal belajar dalam lima hari,” kata Muslim.

Muhammad, salah seorang guru mengatakan jika penerapan lima hari belajar ini merupakan bentuk nyata dari Full Day School , tentunya di Batam tidak bisa diterapkan. Dia mengakui pemerintah harusnya menyiapkan sumber daya manusia yang memadai, dan sarana-prasarana terutama di sekolah dasar.

“Sekarang masih banyak guru yang memegang dua kelas, karena kekurangan guru. Dampaknya guru kewalahan sehingga belajar jadi kurang efektif. Untuk itu Full Day School tidak bisa diterapkan di semua sekolah,” kata dia.

Namun jika di Batam seluruh sekolah belajar satu shift, tentunya kebijakan ini sangat mudah diterapkan. “Sebagai pelaksana kami tetap menunggu arahan dari Dinas Pendidikan, mau seperti apa sistem belajar Juli mendatang,” ungkapnya.

Neli, salah seorang orangtua murid menuturkan setuju saja jika Sabtu menjadi hari libur, asalkan anak tidak menghabiskan waktu yang panjang di sekolah selama lima hari tersebut. “Pagi ke sore itu cukup lama, pulang mereka sudah capek, nanti tidak ada waku lagi buat ngaji dan bermain. Tapi jika belajar seperti biasa, saya mendukung kebijakan ini,” kata pegawai salah satu dinas di Sekupang ini. (cr17)

Warga Tertarik dengan Besi Tua Kapal Pagai

0
Bangkai Kapal Pagai. F.Slamet/Batam Pos

batampos.co.id – Sekelompok warga telah menyurati pertamina terkait kapal tongkang Pagai yang sudah lama tidak beroperasi dan berlabuh tambat di perairan rakyat Tanjunguban. Warga berharap bangkai kapal itu dapat dihibahkan ke masyarakat.

Seorang sumber membenarkan, sekelompok masyarakat telah mengirim surat ke Pertamina Pusat di Jakarta agar bangkai kapal Pagai dihibahkan ke masyarakat. Karena menurutnya untuk memindahkan kapal itu, Pertamina setidaknya harus mengeluarkan biaya Rp 300 juta.

“Kalau dilelang, siapa yang mau kapal dengan kondisi sudah hancur itu, tetapi kalau diserahkan ke masyarakat. Mungkin akan membuka lapangan pekerjaan baru, masyarakat bisa memotong besi tuanya dan menjualnya,” kata sumber itu.

Sementara itu, Pia warga di sana mengatakan, jika tidak juga diambil ada kemungkinan warga memotong-motong bangkai kapal tongkang itu. “Setidaknya ada yang bisa dijual dan dijadikan uang,” katanya.

Kadishub Kepri Zamhur Ismail kepada Batam Pos kemarin mengatakan, pihaknya tetap akan mengirim surat ke Pertamina. Namun, jika Pertamina tidak juga mengeser kapal tersebut dari lokasi yang akan dibangun pelabuhan maka pihaknya tidak bertanggungjawab jika masyarakat yang mengambil bangkai kapal tersebut. (cr21)

Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Investasi Dihentikan

0

batampos.co.id – Penyelidikan kasus dugaan korupsi dana investasi Pemko Tanjugpinang ke BUMD PT Tanjungpinang Makmur Bersama, tahun anggaran 2012 – 2014 dihentikan sementara oleh Kejari Tanjungpinang.

Kepala Kejari Tanjungpinang, Heri Ahmad Pribadi, melalui Kasi Pidsus, Beny Siswanto, mengatakan penghentian tersebut lantaran pihaknya menunggu bukti baru yang memperkuat adanya perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara.

“Perlu kajian mendalam untuk membuktikan kasus tersebut ada kerugian negara,” ujar Beny, Kemarin.

Dikatakan Beny, dalam kasus yang ditangani pihaknya tersebut. Kerugian yang ditemukan mengarah terhadap bisnis suatu usaha dalam mekanisme perusahaan.

“Yang kami temukan itu kerugian di dalam perusahaan itu sendiri. Kerugian itu pun telah diganti oleh pihak yang bersangkutan. Baik itu dari perusahaan yang memiliki kerjasama dengan BUMD dan Direktur perusahaan plat merah itu,” kata Beny.

Maka dari itu, sambung Beny, jika ditemukannya alat bukti baru (novum) yang diberikan kepada pihaknya. Kejari Tanjungpinang akan membuka kembali kasus tersebut.

“Perkara yang ditangani Kejari Tanjungpinang cukup banyak. Dari pada hanya itu yang dikerjakan tidak selesai. Maka kami mengambil tindakan untuk menghentikan sementara demi kepastian hukum,” ucapnya.

Sementara saat ditanya terkait kerugian negara dari kasus tersebut. Beny menerangkan bahwa terdapat perbedaan pendapat apakah itu masuk kerugian negara atau perusahaan. Tapi, setelah pihaknya melakukan pengumpulan alat bukti. Bahwa itu adalah kerugian perusahaan dalam menjalankan bisnis sesuai undang-undang perusahaan.

“Itu sementara bisa dikatakan kerugian dalam perusahaan. Langkah yang dilakukan dalam kasus itu yakni memberikan sanksi pemberhentian Direktur BUMD oleh Pemerintah Daerah,” pungkas Beny.(ias)

Kelurahan Toapaya Asri Andalkan Program Melek IT

0

batampos.co.id – Kelurahan Toapaya Asri dan Desa Toapaya Selatan yang mewakili Kabupaten Bintan telah melakukan persiapan yang matang dalam lomba Kelurahan dan Desa tingkat Provinsi Kepri. “Persiapan sudah sangat siap,” tegas Kepala Dinas PMD Bintan, Ronny Kartika, Minggu (11/6).

Mantan Kabag Humas ini sangat yakin keunggulan dari Toapaya Asri dan Desa Toapaya Selatan menjadi nilai plus dari penilaian yang akan dilakukan tim juri. “Tim juri dari Provinsi Kepri akan turun dalam waktu dekat, dan kami siap memberikan yang terbaik,” katanya.

Kelurahan Toapaya Selatan, dijelaskan memiliki inovasi dalam hal pelayanan masyarakat. Seperti, program website kelurahan yang menampilkan konten data masyarakat, perpustakaan online, program whatsapp kelurahan dan pelayanan administrasi pemerintahan secara online. Sedangkan Desa Toapaya Selatan berhasil memanfaatkan
limbah untuk dioleh kembali sebagai produksi pupuk organik.

Lurah Toapaya Asri Arief Sumarsono menambahkan, program yang digagasnya bertujuan agar masyarakat di kelurahannya melek IT (informasi dan teknologi).
Hanya klik www.tuapayaasri.com, masyarakat dapat membuka konten yang berhubungan dengan pelayanan kelurahan, data masyarakat, pelayanan wifi gratis, program whatsapp kelurahan. Bahkan, ada konten data bank darah dan perpustakaan online. “Perpustakaannya terkoneksi langsung dengan Perpustakaan Nasional RI,” ujarnya.

Kabid Pengembangan Masyarakat Desa Dinas PMD Kabupaten Bintan Zamir Ambiya A Razak mengatakan, bahwa syarat mutlak untuk mengikuti lomba desa dan kelurahan adalah harus memiliki profil desa dan kelurahan sesuai dengan Permendagri Nomor 12 tahun 2007 tentang penyusunan dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan. Untuk Kelurahan Toapaya Asri bahkan sudah memiliki profil kelurahan berbasis online sesuai dengan website www.tuapayaasri.com.

“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi desa/kelurahan di Kabupaten Bintan untuk memperbaiki profil desa serta pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik,” tutupnya. (cr21)

KPLP Amankan Mudik Jalur Laut

0

 

KPLP mengerahkan untuk mengamankan arus mudik melalui jalur laut. F. Dok Batam Pos

batampos.co.id – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban mengerahkan seluruh kapalnya yang berjumlah 4 unit untuk membantu mengamankan arus mudik melalui jalur laut.

Diantaranya kapal KMP Suwarna bengawan, Kundur, Barau, dan jembatan kapuas.

Komandan PLP Tanjunguban Mayor Laut Soehardi mengatakan, pengamanan laut tersebut dikerahkan untuk membantu kapal-kapal pengangkut pemudik, mulai dari Palembang, Aceh dan wilayah Perbatasan Anambas serta Kalimantan.

“Kapal-kapal besar akan kami tempatkan di wilayah yang strategis, ini dilalukan apabila terjadi laka laut dan sebagainya, pihak PLP bisa cepat melakukan evakuasi,” ujar Soehardi, saat berbuka bersama di Kantor PLP belum lama ini.

Ia menuturkan potensi kecelakaan laut dan musibah lainnya memang sudah dicegah oleh pihak terkait lainnya.

Namun dengan adanya kesiapan untuk pengaman dan evakuasi di jalur mudik laut, maka hal-hal yang tidak diinginkan juga akan dapat diminimalisir.

“Pada acara buka bersama ini juga kami lakukan koordinasi kepada seluruh personil yang ada. Ini juga momentum silaturahmi sebelum kami melakukan pengamanan jalur mudik laut mulai dari H-15 hingga H+15 mendatang,” imbuhnya. (cr20)

Ustadz Cepot Meriahkan Malam Nuzulul Qur’an

0
Ustad Cepot. F Dok Pemkab Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Pemkab Bintan melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Bintan akan menggelar Tabligh Akbar, sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an 1438 Hijriah di Masjid Nurul Mubin Kampung Kolong Enam, Kecamatan Bintan Timur, Senin (12/6) malam.

Peringatan peristiwa penting bagi seluruh umat islam itu akan menghadirkan penampilan dari Ustadz kondang yang biasa tampil di televisi nasional, yakni Ustadz Muhammad Ihsan atau yang akrab disapa Ustadz Cepot.

“Insyaallah, malam Nuzulul Qur’an 1438 H, Ustadz Cepot akan memberikan tausyiah bagi masyarakat Bintan,” ujar Kasubag Keagamaan Bagian Kesra Setda Kabupaten Bintan, Yasir Arafat, Minggu (11/6).

Ia menuturkan peringatan Nuzulul Qur’an 1438 H, kali ini hadir dengan mengangkat tema ‘Dengan peringatan Nuzulul Qur’an, kita wujudkan generasi yang Qurani menuju Bintan Gemilang’.

“Mudah-mudahan kegiatan akbar ini dapat berjalan sukses dan berlangsung meriah,” ucapnya.

Tak hanya itu, lanjut Yasir dalam acara Tabligh akbar ini juga akan disejalankan dengan acara peresmian program rumah Tahfiz Kabupaten Bintan, oleh Bupati Bintan Apri Sujadi.

“Selain dimeriahkan Tausyiah Ustadz Cepot, rencananya Bupati Bintan akan meluncurkan Program Rumah Tahfiz guna menciptakan generasi yang Qur’ani,” imbuhnya. (cr20)