Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 13234

Honda Seriusi Mobil Listrik

0
Wartawan Jawa Pos Gunawan Sutanto (tengah) mendapatkan penjelasan mengenai produk mobil listrik Honda Clarity Fuel Cell di Honda Motor Riset and Development di Utsunomiya, Jepang, pekan lalu (6/6). (Jawa Pos Photo)

batampos.co.id – Honda Motor serius pengembangan electric vehicle (EV). Hal itu tertuang dalam visi 2030 mereka.

Honda menargetkan peningkatan penjualan kendaraan listrik hingga dua pertiga dari penjualan di seluruh dunia pada 2030.

Pernyataan itu disampaikan CEO Honda Motor Co., Ltd Takahiro Hachigo dalam Honda Journalist Meeting 2017 di Utsunomiya, Jepang, Senin (5/6).

Salah satu yang menjadi perhatian media ialah perkembangan kendaraan listrik serta automated driving technologies. Hachigo mengatakan, keseriusan Honda mengembangkan kendaraan listrik ditunjukkan dengan dibentuknya divisi khusus yang diberi nama Divisi Pengembangan Kendaraan Listrik.

’’Itu tim khusus yang akan memimpin pengembangan seluruh kendaraan listrik, termasuk powertrain dan bodi,’’ kata Hachigo. Sejumlah kendaraan listrik Honda memang sudah siap diluncurkan ke publik. Untuk mobil, mereka punya Clarity dengan tiga varian. Yakni, full cell, hybrid, dan electric.

Untuk sepeda motor, mereka punya electric scooter yang akan diperkenalkan pada 2018. Berbagai kendaraan listrik Honda itu akan diluncurkan di negara-negara yang secara infrastruktur telah memadai. ’’Juga, secara regulasi pemerintahnya mendukung,’’ kata Tetsuya Hasebe. Menurut dia, di luar Jepang, India termasuk negara yang siap menerima mobil listrik.

Selain teknologi EV, Honda berfokus pada pengembangan kendaraan automated driving alias mobil yang bisa nyetir sendiri. Dalam acara Honda Journalist Meeting 2017, teknologi automated driving diujicobakan pada dua mobil Honda, yakni Accord dan Legend.

Pengembangan teknologi automated driving sebenarnya dimulai Honda sejak 2000. Pada 2020 nanti diharapkan teknologi tersebut sudah bisa diadaptasi di jalan tol. Kemudian, dikembangkan lebih lanjut untuk jalanan umum. ’’Kami masih terus menyempurnakan teknologi ini,’’ kata Yoshiyuki Matsumoto, president and CEO Honda R&D Co., Ltd. (gun/c15/sof)

Beneran, Ada Mobil yang Berubah jadi Robot

0

batampos.co.id – Menggilai film Transformers Gennadiy Kocherga dan putranya, Sergey, membuat mobil yang bisa berubah menjadi ”robot”. Seperti halnya Optimus Prime dalam film Transformers.

Adalah mobil sedan jenis Lada yang mereka modifikasi untuk bisa menjadi Oprimus Prime. Hebatnya, mobil itu bisa tetap dinaiki meski harus bisa membuat formasi berdiri layaknya Autobots. Mereka butuh waktu enam bulan untuk membuat sedan Lada menjadi Autobots. Untuk memberikan kesan lebih, Autobots ala Rusia itu juga dilengkapi senjata.

”Ini seperti mobil terbaik kelas dunia. Bisa dikendarai, menembak, benar-benar mirip dengan yang kita lihat dalam film,” jelas Kocherga sebagaimana dilansir Mirror.

Bisa membikin Optimus Prime tidak lantas membuat Kocherga puas. Tahun depan mereka membuat Autobots jenis lain. ”Kami punya ide liar,” tandasnya. Pesen si kuning Bumblebee dong…! (*/c10/ang)

Amanda Tinggal Dua Bayi Umur 1 dan 2 Tahun di Dalam Mobil, Akhirnya….

0
Brynn Hawkins yang masih berusia 1 tahun (kanan) dan Addyson Overgard-Eddy yang berusia 2 tahun. Mereka meninggal setelah ditinggal ibunya di dalam mobil selama 15 jam. (DAILY MAIL)

batampos.co.id – Amanda Hawkins, 19, tahun asal Texas, Amerika Serikat (AS), tersebut tega meninggalkan dua putrinya, Brynn Hawkins yang masih berusia 1 tahun dan Addyson Overgard-Eddy yang berusia 2 tahun, di dalam mobil.

Amanda ingin nongkrong bersama teman-temannya.

Bukan satu atau dua jam, melainkan 15 jam sekaligus!

Kepanasan dan kelaparan, dua anak balita itu pingsan hingga akhirnya meninggal.

”Ini adalah kasus melalaikan anak yang paling mengerikan selama 37 tahun saya menjadi penegak hukum,” ujar Sheriff Kerr County Texas W. R. Rusty Hierholzer.

Kejadian memilukan tersebut bermula saat Hawkins pergi bersama temannya yang masih berusia 16 tahun untuk menuju ke rumah teman lainnya Selasa malam (6/6). Begitu sampai, hanya Hawkins dan temannya yang turun. Dua anak malang itu dibiarkan begitu saja di dalam mobil.

Beberapa teman sempat mengingatkan Hawkins untuk membawa anak-anak itu masuk karena terdengar menangis, tapi perempuan yang bekerja di Walmart tersebut cuek.

Hawkins mengabaikan anak-anaknya hingga hampir tengah hari esoknya saat pesta selesai. Rabu siang (7/6), suhu udara mencapai 33 derajat Celsius. Ketika masuk ke mobil, anak-anak itu sudah tak sadarkan diri. Lebih dari 15 jam keduanya tidak diberi makanan, minuman, atau diganti popoknya.

Alih-alih membawa mereka ke rumah sakit, Hawkins malah pulang. Dia memandikan mereka berdua dan mengganti bajunya agar tak terlihat jika keduanya telah diabaikan selama belasan jam.

Dia lantas membawa dua bocah malang tersebut ke Peterson Regional Medical Center di Kerrville. Namun, karena kondisinya dianggap parah, mereka dirujuk ke University Hospital di San Antonio. Kakak beradik itu akhirnya tewas pada Kamis (8/6) pukul 17.00 waktu setempat.

Kepada pihak rumah sakit, Hawkins menyebutkan bahwa anak-anaknya pingsan setelah mencium bunga di dekat danau. Ada kemungkinan anaknya kera­cunan.

Polisi tentu tidak percaya begitu saja.

Hasil otopsi dan investigasi menunjukkan bahwa dua anak balita tersebut telah diabaikan di dalam mobil selama belasan jam oleh ibunya. Kepada polisi, Hawkins mengaku tidak segera membawa anak-anaknya ke rumah sakit karena tidak mau terlibat masalah. Hawkins kini mendekam di penjara dan segera diadili. (CNN/TheSun/sha/c18/any)

Ryonghung iPad Gadget Besutan Korut

0
Ilustrasi (David Prasetyo/Jawa Pos)

Ryonghung iPad, kini menjadi buah bibir di jagat. Akhir Mei gadget besutan Korea Utara dirilis.

Gadget ini diklaim sebagai gadget tercanggih yang pernah ada, sangat fenomenal, dan mendapat banyak pujian dalam pameran produk sains dan teknologi. Ya. Itu adalah iPad. Generasi lawas. Yay.

Fitur-fitur iPad ala Korut itu dipaparkan di Foreign Trade, majalah milik pemerintah negara tersebut.

”Ryonghung iPad adalah produk populer yang punya beragam fungsi seperti membaca beragam sumber info digital dan dokumen. Ia juga punya lebih dari 40 aplikasi,” klaim mereka di majalah tersebut. iPad itu juga dilengkapi keyboard yang tersambung di casing.

Spesifikasinya benar-benar mirip tablet rilisan superlawas. Lebar layar 8 inci, memori internal 8 GB, dan RAM 1 GB. Plus sambungan internet (katanya) cepat. Jika ada fitur yang boleh dibilang sebagai keunggulan, mungkin aplikasi bawaannya yang keren. Aplikasi itu mengklaim mampu mendiagnosis sekitar 1.200 penyakit beserta obatnya. Sakti benar.

Namun, ada satu pe-er besar buat Myohyang IT Co., pabrikan tablet tersebut. Yakni, perkara nama. Nama dagang iPad sudah jadi milik Apple. Bisa jadi, Korut tersandung perkara hak cipta. Sebelumnya, mereka punya produk yang Apple banget. Seperti laptop buatan Blue Sky, yang sangat mirip iMac. Mungkin sebentar lagi mereka menemukan Macintosh. (News Week/fam/c10/na)

Pekerja Temukan Bom Sepanjang 136 Centimeter

0
Mortir ditemukan di areal proyek perluasan kilang Pertamina, Jalan Yos Sudarso, Gunung 10. Sampai kemarin sore, evakuasi belum dilakukan karena ukuran dan beratnya yang tak mampu diangkat manusia. (Polda Kaltim for Kaltim Post)

batampos.co.id – Sebuah benda mirip bom pesawat yang diduga sisa dari zaman perang ditemukan pekerja. Benda tersebut memiliki panjang 136 cm. Dengan lingkar keseluruhan 157 cm dan berdiameter 46 cm.

benda mirip bom Ini ditemukan saat pekerja Pertamina melakukan pengerukan di kawasan Land Reparation RDMP Pertamina, di Jalan Yos Sudarso, Gunung 10, Balikpapan, Minggu (11/6) sekira pukul 14.20 Wita.

Khawatir memicu reaksi, bom dijaga aparat keamanan TNI-Polri beserta pihak keamanan Pertamina. Bom tidak berhasil dievakuasi lantaran bobotnya yang cukup berat. Diperlukan crane untuk mengangkatnya.

“Bukan bom yang baru ditaruh ya. Ini cuma peninggalan perang dulu. Istilahnya mungkin dikonfirmasi lagi ke polisi, kalau di laporan ditulis mortir. Saat ini sudah diperiksa Sat Obvitnas Polres,” ujar Area Manager Communication & Relation Pertamina Alicia Irzanova.

Berdasarkan pantauan di lokasi, anggota Gegana berseragam lengkap melakukan identifikasi terhadap benda yang diduga bom zaman perang. Berseragam lengkap dengan rompi pelindung berwarna hitam, sambil menenteng senjata mereka berada di sekitar lokasi penemuan alat peledak tersebut.

Gerbang masuk areal kilang side B kemudian ditutup aparat keamanan. Tim Gegana yang masuk kemudian langsung mensterilkan lokasi penemuan. Bom yang tergeletak di tanah itu sudah berkarat. Namun, kemungkinan besar masih aktif. Untuk menjaga keamanan, truk yang biasa mondar-mandir di areal pengupasan tidak terlihat melintas.

“Besar sekali (bom). Enggak bisa diangkut tenaga manusia. Harus pakai crane,” kata seorang petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Hingga sore kemarin, petugas menyebut sedang menunggu tim perbantuan dari Jihandak Yonzipur 17/AD. Dikabarkan tim tersebut akan membawa alat pengangkut atau crane untuk memudahkan evakuasi. (*/rdh/rsh/k15/fab/JPG)

BUMN Tiongkok Lirik Jembatan Babin

0

batampos.co.id – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tiongkok, Powerchina menyatakan minat berinvestasi terhadap pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin).

“Kepri memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Apalagi jika Batam dan Pulau Bintan terhubung,” ujar Business Manager Chinapower, Chen Long saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun di Gedung Daerah, Tanjungpinang belum lama ini.

Dijelaskannya, Powerchina merupakan perusahaan internasional terbesar ke enam di dunia. Bahkan saat ini sudah memiliki 116 anak perusahaan yang tersebar di dunia, termasuk di Indonesia. Disebutkannya, pihaknya sudah membangun beberapa mega proyek di Indonesia, salah satunya adalah Waduk Jati Gede. Selain itu ada juga pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asahan dan pembangunan LRT Jakarta-Bandung.

“Berbicara investasi, tentu dengan menghitung seberapa cepat memperoleh break even point. Tentu harus ada konpensasi untuk mengejar itu,” papar Chen Long.

Lebih lanjut katanya, dalam satu tahun ke depan, pihaknya akan melakukan kajian dan analisis lapangan. Sehingga bisa disimpulkan, apakah masuk dalam perhitungan atau tidak. Apalagi saat ini, Powerchina juga terlibat dalam pembangunan water villa di Kabupaten Bintan yang akan menjadi ikonik baru Pulau Bintan.

“Berbicara kemampuan tentu kota akan menggandeng anak-anak perusahaan. Sehingga bisa membantu percepatan pembangunan di Kepri,” tututpnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan yang berminat untuk berinvestasi pembangunan Jembatan Babin banyak. Tetapi yang menyatakan keseriusan belum nampak. Menurut Nurdin, siapa yang cepat dan serius itu yang akan diakomodir. Bahkan Pemprov Kepri juga siap memberikan konpensasi yang dibutuhkan investor.

“Kita sangat selektif dalam segala hal. Termasuk soal investasi. Jembatan Babin satu kebutuhan untuk percepatan pembangunan Kepri,” ujar Nurdin.(jpg)

Ngakunya Curi Motor untuk Jajan

0

Ilustrasi
batampos.co.id – Jajaran Polsek Batamkota meringkus dua orang pelaku kasus pencurian sepeda motor, Jumat (9/6/2017). Ironisnya, salah satu pelaku berstatus anak di bawah umur. Keduanya adalah Ah, 16 dan Reza Alfanal, 18, yang beralamatkan di Ruli Baloi Kolam, Batamkota.

Kapolsek Batamkota Kompol Arwin mengatakan, penangkapan terhadap dua anak di bawah umur ini bermula dari adanya laporan korban, Abdul Muin, 36, warga Perumahan Botania Blok C12 nomor 2b, Batamkota yang kehilangan sepeda motor di teras rumahnya.

“Berdasarkan informasi masyarakat, diketahui bahwa salah satu pelaku sedang berada di Ruli Baloi Kolam,” ujarnya.

Dari informasi tersebut, kemudian Unit Opsnal Polsek Batamkota melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap salah satu pelaku berinisial Ah. Ah kemudian digelandang ke Mapolsek Batamkota untuk dilakukan pengembangan.

“Dari keterangan Ah, diketahui bahwa dia mencuri tidak sendiri. Dia mencuri bersama temannya yang berinisial Ra,” katanya.

Dari keterangan Ah, Unit Opsnal Polsek Batamkota kembali melakukan pengembangan untuk mencari Reza. Dari hasil pengembangan itu, akhirnya Reza berhasil diamankan di kawasan Bengkong Nusantara bersama sepeda motor yamaha vega tanpa dilengkapi dengan nomor polisi.

“Dari penangkapan kedua pelaku, kita amankan barang bukti tiga unit sepeda motor. Mereka kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun,” katanya.

Sementara itu, dari pengakuan keduanya, mereka telah mencuri sepeda motor sebanyak lima kali di wilayah hukum Polsek Batamkota. Uang hasil penjualan sepeda motor itu mereka gunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Uangnya untuk jajan. Selama ini tidak bekerja,” ujar Reza.

Dijelaskan Reza, saat mencuri sepeda motor milik Abdul Muin itu, mereka pergi dengan menggunakan satu sepeda motor ke arah Batamcenter dengan tujuan untuk mencuri. Kemudian mereka masuk ke Perumahan Botania dan melihat sepeda motor korban yang sedang terparkir.

“Kunci kontaknya dirusak pakai gunting. Setelah hidup langsung bawa pulang,” katanya. (cr1)

Pak Gubernur, Jangan Tambahi Beban Pengusaha….

0

batampos.co.id – Asosisasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri keberatan dengan Upah Minimum Sektoral (UMS) Sektor Galangan Kapal dan Lepas Pantai Kota Batam Tahun 2017 sebesar Rp 3.468.004 per bulan. Upah yang diatur dalam SK Gubernur Kepri Nomor 657 Tahun 2017 itu dinilai sangat memberatkan pengusaha.

“Terbitnya SK ini menambah beban para pengusaha dan menjauhkan para investor dari Batam,” ujar Ketua Apindo Kepri, Cahya, Minggu (11/6).

Menurut Cahya, langkah Gubernur ini dinilai tak tepat mengingat saat ini industri galangan kapal tengah lesu. Dia menyebut, saat ini pengusaha galangan kapal yang bertahan di Batam hanya tinggal 20 hingga 30 persen.

“Yang lain sudah tutup dan lagi mengurangi pekerja,” paparnya.

Disamping itu, sambung dia, Apindo juga menilai tidak ada urgensi bagi Gubernur menerapkan UMS saat ini. Selain karena sektor galangan kapal adalah sektor yang paling terpukul akibat krisis ekonomi global, juga karena saat ini banyak pengangguran yang masih menunggu lapangan kerja.

“Kami berharap, para serikat pekerja harus arif dalam menyikapi situasi ekonomi sekarang ini. Kasihan, masih banyak teman-temannya lagi menganggur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cahya juga menjelaskan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Ketenagakerjaan, untuk menerapkan UMS hanya dipertimbangkan untuk sektor-sektor unggulan.

“Apakah menurut Gubernur galangan kapal masih merupakan sektor unggulan? Saya yakin Gubernur keliru jika galangan kapal masih dimasukkan dalam sektor unggulan,” kata dia.

Tak hanya itu, Cahya juga menyebut usulan UMS dari tingkat Kota Batam yang dikirim ke Gubernur tak disepakati oleh perwakilan pengusaha, dalam hal ini diwakili Batam Shipyard and Offshore Association (BSOA). Menurut dia, berita acara kehadiran perwakilan BSOA saat rapat dengan kalangan pekerja yang difasilitasi Disnaker Batam dijadikan tanda kesepakatan sehingga hal itu ditolak oleh pengusaha.

“Kami mendapat alasan dari Kepala Disnaker bahwa ketua BSOA sudah menandatangani kesepakatan dengan pekerja tentang UMS ini, tapi setelah saya cross check, rupanya BSOA membantah dan menolak, mereka menyatakan seolah dijebak,” terang Cahya.

Pekerja sedang mengobrol saat jam istirahat di galangan kapal di Seilekop, Sagulung, Rabu (24/5). foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Padahal, sesuai PP 78/2015, UMS harus ditentukan dan disepakati bipartit, antara pengusaha dan pekerja. Karena itu, Cahya menilai usulan yang dikirim dari Disnaker Batam juga dinilai tak sesuai.

“Ini tidak benar,” ujarnya.

Kepada Gubernur, Cahya berharap agar tidak menambah beban pengusaha agar bisa membayar gaji pekerja dan meneruskan usahanya. Sehingga, investasi yang ditanamkan tidak pindah ke Malaysia atau Vietnam dan akan berimbas terhadap pengangguran yang makin tinggi.

“Kami juga minta agar Pak Gubernur bijak dalam mengeluarkan kebijakan. Pak Gubernur punya banyak teman-teman di sektor galangan kapal, apa tidak kasihan mereka,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal (FSPMI) Kota Batam Suprapto mengatakan besaran UMS yang diteken Gubernur masih di bawah ekspektasi kalangan pekerja. “Kita inginnya lebih dari itu,” kata dia.

Karena itu, Suprapto mengatakan pihaknya masih akan berkonsolidasi dengan serikat pekerja lain untuk menentukan langkah selanjutnya. “Kami harus bicarakan dulu sebelum mengambil sikap,” ujarnya. (rna)

KSOP Gandeng BPKP Audit Pelabuhan Dompak

0
Kendaraan melintasi Jembatan Dompak Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Rajuman Sibarani mengatakan pihaknya akan menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit terhadap hasil pekerjaan pembangunan Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang. Langkah tersebut dilakukan sebelum dilanjutkan pembangunan pada 2018 mendatang.

“Kami juga tidak mahu serahterima pekerjaan yang bermasalah. Sehingga perlu dilakukan audit fiaik maupun keuangannya,” ujar Rajuman Sibarani menjawab pertanyaan media, akhir pekan lalu di Kantor KSOP Tanjungpinang.

Menurut Rajuman, sebelum dilakukan audit oleh BPKP, pihaknya juga terlebih dahulu meminta penjelasan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang lama. Karena sampai saat ini belum ada serahterim dokumen. Persoalan ini juga menjadi kendala bagi pihaknya untuk melanjutkan pekerjaan penyelesaian Pelabuhan Dompak.

“Kami sudah menyurati PPK yang lama. Rencananya hari Selasa (besok,red) PPK tersebut akan datang ke Tanjungpinang,” jelasnya.

Masih kata Rajuman, saat ini sudah diminta penjelasan oleh pihak Kementerian Perhubungan terkait persoalan Pelabuhan Dompak. Diungkapkannya, dilakukannya audit juga merupakan petunjuk Kementerian Perhubungan. Karena sudah dua tahun tidak dilanjutkan. Pihaknya berharap Pemerintah Provinsi Kepri juga segera menyelesaikan proses hibah lahan. Karena apabila persoalan tersebut tidak selesai, maka konsekuensinya adalah Pelabuhan Dompak tidak bisa dirampungkan.

“Persoalan sebenarnya sederhana. Karena kuncinya adalah soal hibah lahan saja. Seharusnya masalah ini sudah rampung, sebelum dilakukan pekerjaan,” papar Rajuman.

Ditambahkannya, pihaknya sekarang ini sedang berada di Jakarta untuk memberikan penjelasan. Keinginannya proses pembangunan segera selesai. Apalagi dirinya merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek tersebut. Karena sudah hampir delapan tahun lebih pekerjaannya belum rampung.

“Pekerjaan penyelesaian nanti adalah tahap ke VII. Untuk saat ini sudah menelan APBN sebesar Rp121 miliar,” tutup Rajuman Sibarani.(jpg)

Nantikan Tobatak Music Festival 2017 Agustus Mendatang

0

Tobatak Music Festival akan menjadi ajang promosi destinasi wisata Danau Toba.

Event musik ini bakal digelar di Open Air Stage Tuk Tuk Siadong Pulau Samosir, 12 Agustus 2017 mendatang. Sejumlah musisi dalam dan luar negeri akan meramaikan Festival Musik Tobatak ke-3 ini.

Nama-nama beken seperti Hermann Delago, The JB’s Band, Viky Sianipar and band, serta Tongam Sirait, ikut mengisi acara.

Beberapa musisi lokal juga ikut ambil bagian, yakni Jajabi Band, Supra Purba Tambak, Punxgoaran, dan Samisara Band. Sementara dari mancanegara ada Nadine Beiler (Austria), finalis Eurovisiesongfestival 2011, dan penyanyi soprano Bernadeta Astari (Belanda). Keduanya akan menyanyikan lagu-lagu Batak, di mana Nadine nantinya berkolaborasi dengan penyanyi Tongam Sirait.

“Kami bangga bisa mendapat dukungan dari semua artis yang dilibatkan dengan mengedepankan nilai-nilai persahabatan dan keinginan untuk lebih memasyarakatkan musik/lagu Batak secara nasional maupun internasional,” kata Project Manager Tobatak Fest, Henry Manik, Minggu (11/6).

Selain itu, ia juga berharap festival ini bisa menjadi salah satu pagelaran musik berkualitas di Indonesia dan menambah wisatawan lokal maupun mancanegara ke Samosir – Danau Toba. “Kami harap event ini bisa terus mendapat dukungan dan perhatian yang lebih besar lagi, terutama dari pemerintahan pusat, provinsi, juga pihak swasta. Maka dengan makin besarnya dukungan yang bisa didapat, pelaksanaan festival ini bisa digelar beberapa hari dimasa depan,” kata Henry.

Henry mengaku bangga bisa mendapat dukungan dari semua artis yang dilibatkan dengan mengedepankan nilai-nilai persahabatan dan juga tujuan memasyarakatkan musik dan lagu Batak secara nasional maupun internasional.

“Pada ahirnya Samosir akan bisa memiliki sebuah music festival yang melibatkan musisi/artis dalam dan luar negeri, sebagaimana festival musik lainnya yang dikenal secara internasional, seperti Javajazz Fest di Jakarta, Lowland Fest di Belanda, dan Rainforest World Music Fest di Malaysia,” tambahnya.

Henry mengatakan, pihaknya mendapat dukungan dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir, khususnya Dinas Pariwisata serta masyarakat etnis Batak.

“Dilihat dari nilai promosinya akan daerah Samosir, Danau Toba, sebagai daerah tujuan wisata dan juga musik Batak, hal ini sungguh besar dan tidak ternilai,” kata Henry.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi event berbasis musik ini. Pertama, semakin banyak dan sering konser internasional digelar di kawasan Danau Toba ini yang akan membuat nama kawasan ini semakin beken dan mendunia.

“Sumatera Utara itu gudangnya seni musik dan tarik suara, baik yang musik tradisi maupun modern berbagai genre,” kata Arief Yahya.

Menurut Menpar, musik dan seni tarik suara itu secara generik sudah menjadi culture Batak. Sejarahnya mereka memang sudah bermusik, dan bernyanyi. “Cultural value-nya sudah sangat kuat, tinggal commercial valuenya yang dibesarkan, untuk mempromosikan destinasi prioritas Danau Toba,” kata Arief Yahya.
Brand Danau Toba sebagai satu dari 10 top destinasi itu akan semakin dikenal banyak orang, baik di tanah air, maupun mancanegara. “Sambil secara paralel dikebut 3A-nya, atraksi, akses, amenitas-nya di Danau Toba. Pesta Danau Toba tahun lalu juga menjadi bukti bahwa kawasan itu memang punya passion yang kuat dalam seni musik dan tarik suara,” ungkap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*)