Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13261

Masyarakat Keluhkan Listrik Sering Mati

0

batampos.co.id – Warga keluhkan kondisi lampu yang sering mati selama dua pekan belakangan ini. Hal ini tentunya mengakibatkan banyak barang elektronik milik warga yang rusak.

Seperti yang dialami Fendi,56, warga Jalan Kuantan, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari.

Ia mengaku terpaksa harus mengganti sejumlah barang elektronik miliknya, akibat korslet karena lampu dirumahnya sering mati tiba-tiba.

“Ngeri kali lampu ini, hampir setiap hari mati. Kadang mau sekali hingga dua kali sehari matinya. Gak nentu kadang pagi, siang, dan sore. Kipas sama kulkas dirumah jadi rusak dibuatnya,” ujar Fendi dengan ekspresi kesal.

Ia menuturkan meskipun lampu di rumahnya tidak mati begitu lama namun hal tersebut sudah rutin terjadi.

“Matinya nggak lama, paling setengah jam lebih gitu. Tapi mau dua kali sehari, apalah tak rusak barang itu (elektronik, red). Pasti terkejut tiba-tiba mati dan hidup lagi,” terangnya.

Seharusnya lanjut Fendi lampu itu bisa hidup 24 jam penuh untuk bisa melengkapi kebutuhan sehari-sehari.

“Maunya kalau mati lampu ya ada pemberitahuan dulu, jadi kita tahu penyebabnya apa. Ini kita gak tahu sama sekali apa masalahnya, eh tiba-tiba suka-suka hatinya matikan lampu,” jelasnya.

Ia berharap kondisi lampu yang sering mati ini bisa secepatnya diperbaiki oleh PLN Tanjungpinang.

“Maunya cepat diperbaiki, jangan di lama-lama kan. Kita ingin listrik itu bisa dinikmati sepenuhnya,” imbuhnya.

Hal Serupa juga dirasakan Andi, warga Kilometer 8 atas jalan Raja Haji Filshabillah. Dirinya terpaksa harus mengganti kipas angin miliknya akibat lampu sering mati selama dua minggu belakangan ini.

“Kipas sudah rusak, bentar lagi TV yang rusak karena mati lampu ini,” ungkapnya.

Ia mengharapkan ke depannya lampu bisa kembali hidup normal lagi seperti biasa.

“Mudah-mudahan bisa secepatnya diperbaiki PLN kalau ada kerusakan. Tapi maunya dikasih tahu dulu kalau mau dimatikan. Ntah itu karena rusak atau apa lah itu,” imbuhnya

Sementara itu, saat dikonfirmasi Manager PLN Area Tanjungpinang, Armunanto mengatakan matinya listrik yang terjadi ini diakibatkan adanya gangguan jaringan pada saluran kabel tanah 20 KV express feeder 2, yang titik gangguannya terletak dibelakang Kantor Pos batu 3.

“Kami minta maaf atas terjadinya gangguan ini. Kerusakan yang terjadi juga sudah selesai kami perbaiki. Dan mulai besok (hari ini, red) semuanya sudah normal kembali,” tutupnya. (cr20)

Cuaca Ekstrem, JCH Bintan Diimbau Kurangi Kegiatan

0
Jamaah asal Bintan menunggu salat Isya. F. Iwan Mutaqim untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Suhu di Arab Saudi sangat ekstrim yakni mencapai 48 derajat celcius di malam hari. Karena itu, Jemaah Calon Haji asal Bintan mengurangi kegiatan di luar.
Ketua Rombongan Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Bintan, Mutaqim kepada Batam Pos melalui pesan whatsapp menyampaikan, jemaah asal Bintan dalam keadaan sehat. Hingga kemarin, katanya belum ada keluhan mengenai pelayanan pemondokan atau menu makanan.

Ditanya kondisi kamar dan toilet di sana, ia mengatakan, jemaah tinggal di Royal Al Saada Hotel atau sekitar 200 meter dari Masjid Nabawi. Karena dekatnya, ke Masjid Nabawi, jemaah biasanya berjalan kaki. “Kondisi hotel dan kamar mandi menurut saya, lumayan baik,” katanya.

Hanya diakuinya, perubahan cuaca yang ekstrim untuk ukuran jemaah Indonesia membuat kegiatan seperti pelaksanaan arbain atau salat 40 waktu dimulai setelah Zuhur. “Pagi ini suhunya mencapai 36 derajat celcius sedangkan di malam harinya sampai 48 derajat celcius,” katanya.

Karena itu, ia mengatakan, banyak jemaah yang mengurangi kegiatan di luar pemondokan. Mengenai rangkaian kegiatan, ia mengatakan, setelah arbain agenda di hari selanjutnya jemaah asal Bintan akan diajak ziarah ke Masjid Quba, Masjid Qiblatain dan kebun kurma.

Sementara itu, Ketua Pembekalan JCH asal Bintan, Arusman Yusuf mengatakan, jemaah sebaiknya menjaga kesehatan dan sesering mungkin minum air putih, karena kondisi di Arab Saudi suhunya sangat tinggi. (cr21)

Tim Kajian Bagikan Bibit Pala ke Kelompok Petani

0

batampos.co.id – Tim Kajian Strategis Pengelolaan Wilayah Perbatasan terus gencar melakukan sosialisasi terhadap masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya di Kecamatan Jemaja dalam rangka menjaga kestabilan ketahanan pangan di wilayah perbatasan.

Ketua Tim Kajian Strategis pengelolaan wilayah perbatasan Serka Kom Eko Purnomo, mengatakan bahwa Kecamatan Jemaja dinilai sebagai wilayah perbatasan dengan sejumlah negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, oleh sebab itu perlu dilakukan penguatan terkait ketahanan pangan yang mandiri.

Untuk itu pihaknya menggandeng kelompok tani setempat yakni Kontak Tani Nelayan Andalan Indonesia (KTNA), agar ikut serta dalam mengembangkan kawasan pertanian yang dinilai sangat tepat dan memiliki letak geografis bagi pertumbuhan pertanian kedepannya.

“Anambas saling berdekatan dengan negara-tetangga yang memiliki potensi pertanian,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (1/8).

Langkah awal yang dilakukan pihaknya saat ini adalah memberikan sejumlah bibit tanaman pala kepada kelompok tani di Jemaja untuk dapat ditanam dan pihaknya juga memasang spanduk himbauan kepada masyarakat agar menumbuhkembangkan pertanian untuk ketahanan pangan.

“Kita juga sudah membagikan sejumlah bibit tanaman pala kepada kelompok tani di Jemaja dalam rangka perwujudan peningkatan ketahanan pangan,” jelasnya.

Sementara itu, Irawadi selaku ketua KTNA mengatakan, bahwa dalam kegiatan seperti ini sering ia temukan. Namun jika tidak didukung dari pemerintah tidak akan berjalan.

Ia berharap kepada Tim Kajian agar bisa menyampaikan aspirasi para petani di Kecamatan Jemaja kepada pemerintah agar dapat memperhatikan secara serius dan tidak hanya kegiatan seremonial saja. Jika dikelola dengan baik ia pastikan lahan di Jemaja sangat potensial untuk peningkatan pertanian terutama untuk tanaman padi dan sayur-sayuran.

“Jika masih digelar kegiatan seremonial sangat sulit diwujudkan. Pemerintah harus memberi bantuan. Mudah-mudahan dengan ada tim kajian ini bisa membawa perubahan bagi nasib para petani di Jemaja,” tutupnya. (sya)

DPRD Batam Minta Keamanan Bandara Ditingkatkan

0

batampos.co.id – Anggota DPRD Kota Batam Komisi I, Tumbur Sihaloho menilai keamanan di Bandara Internasional Hang Nadim perlu ditingkatkan. Hal tersebut disampaikannya menyikapi terbakarnya empat ruangan kantor FTO (Freight Terminal Operation) di Bandara Hang Nadim, Selasa (1/8) lalu.

“Peristiwa ini karena kurangnya safety dari pihak pengelola dan ini harus segera diperbaiki,” kata Tumbur, Jumat (4/8).

Menurut dia, peristiwa itu merupakan yang kedua kali terjadi pada tahun 2017, dimana sebelumnya baterai ponsel meledak dalam kargo pada 17 Maret 2017. Kejadian ini tentu mengancam keselamatan penumpang.Selain keamanan, ia menilai, penempatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di Bandara Hang Nadim perlu ditingkatkan. Sehingga kedepan kejadian yang merusak citra Batam tersebut tidak terulang.

“Masukan tersebut hendaknya dijadikan bahan pertimbangan Bandara. Karena dengan kejadian-kejadian seperti ini juga menyangkut nama baik Batam ditingkat internasional,” imbuhnya.

Anggota komisi I lainnya, Yudi Kurnain mendesak agar BP Batam memberikan sanksi tegas kepada pengelola Bandara IHang Nadim, karena dengan kejadian ini bisa berpotensi membahayakan keselamatan para penumpang.

“Harus ada sanksi tegas. Agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ucapnya.

Sebelumnya, gudang perkantoran tempat penyimpanan dokumen-dokumen kiriman Bandara Internasional Hang Nadim terbakar, Selasa (1/8) sekira pukul 14.35 WIB.

Bandara Internasional Hang Nadim terus berbenah meningkatkan fasilitas dan pelayanannya.. F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

Kebakaran di gudang perkantoran itu melalap flapon salah satu ruangan perkantoran FTO (freight terminal operation) yang berada sekira 25 meter dari gudang cargo Bandara. Diduga api berasal dari salah satu ruangan tengan perkantoran bagian flapon.

“Dari hasil penyelidikan tim INAFIS api berasal dari hubungan arus pendek listrik,” kata Suwarso.

Dari 20 ruang kantor tersebut, terindentifikasi 4 ruangan yg terkena penyebaran api sedangkan 5 ruangan kanan kiri terpaksa ikut terkena siraman air dari 2 unit mobil pkp-pk bandara dibantu 2 mobil pbk bp batam. Dari data di lokasi 10 ruangan lokasi depan tidak terkena musibah kebakaran.

“Malam itu juga kami langsung melakukan pembenahan khususnya mengutamakan jalur kabel instalasi listrik agar ruangan yg tidak terkena musibah dapat segera berfungsi kembali,” ujarnya. (rng)

IPM Anambas Rendah

0

batampos.co.id – Index Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten kepulauan Anambas tahun 2016 lalu masih tergolong rendah yakni sekitar 65,8 persen. Angka ini juga masih dibawah rata-rata IPM se-Provinsi Kepri yang mencapai 70,86 persen. Namun untuk tahun 2016 belum bisa dipublikasikan karena saat ini perekapannya belum selesai.

Kepala Bidang Ekonomi Sosial Budaya Badan Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Daerah (Balitbangpeda) Kabupaten kepulauan Anambas Kustiorini, menjelaskan sejatinya untuk menentukan IPM itu sendiri ada tiga komponen di dalamnya diantaranya yakni dari bidang Kesehatan, pendidikan dan bidang ekonomi.

Untuk bidang kesehatan sendiri jelas Kustiorini, Kabupaten kepulauan Anambas terus mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Dari tahun 2012 hingga 2015 menunjukkan adanya peningkatan terus-menerus meski tidak terlalu signifikan.

“Di bidang kesehatan, ditunjukkan dengan angka harapan hidup masyarakat Anambas yang mencapai 65,93 pada tahun 2012. Kemudian naik menjadi 66,13,66,33 pada tahun 2013 bahkan pada tahun 2015 angka harapat hidup di Anambas mencapati 66,44,” ungkapnya Kustiorini yang akrab disapa Yeyen, Selasa (1/8).

Untuk bidang pendidikan diwakili dengan angka melek huruf dan angka lama sekolah penduduk kabupaten kepulauan Anambas. Prosentasenya juga sudah cukup bagus terutama pada tahun 2015 yang mencapai 93-94 persen. Artinya dari 100 warga Anambas ada sekitar 93-94 orang yang bisa membaca dan menulis sementara itu sisanya 6-7 orang tidak bisa baca tulis. “Sementara itu untuk tahun 2016 ini belum selesai direkap,” ungkapnya lagi.

Sementara itu untuk bidang ekonomi ditunjukkan dengan peningkatan daya beli masyarakat. Faktor daya beli masyarakat ini juga dipengaruhi oleh faktor pendapatan daerah dan peredaran uang didaerah itu sendiri. (sya)

15 Pelajar SLTA Dapat Bantuan dari Baznas Pusat

0
Atan AS. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karimun Atan AS mengatakan, bahwa Baznas Pusat Peduli telah memberikan bantuan pendidikan kepada para pelajar yang ada di kabupaten Karimun. Bantuan pendidikan dari Baznas Pusat tersebut, diberikan kepada 15 pelajar tingkat SLTA dari keluarga kurang mampu.

Alhamdulillah, Baznas Pusat memberikan bantuan pendidikan secara tetap kepada 15 pelajar di kabupaten Karimun. Masing-masing pelajar mendapatkan Rp 300 ribu per bulan selama tiga tahun,” jelasnya, kemarin (1/8).

Artinya kata Atan lagi, bantuan pendidikan Baznas Pusat ini untuk membantu para pelajar yang dalam proses menimba ilmu di sekolah. Dana tersebut, dapat dipergunakan untuk keperluan sekolah seperti, beli buku, perlengkapan sekolah dan sebagainya. Sehingga, selama tiga tahun kedepan mereka dapat melanjutkan sekolah hingga selesai dan mendapatkan ijazah.

” Disini (Baznas Karimun-red) hanya mengusulkan dari sekolah-sekolah yang ada pelajar kurang mampu untuk diberikan bantuan dari Baznas Pusat. Nanti, kita yang berikan langsung bantuan Baznas Pusat kepada pelajar tersebut,” ujarnya.

Selain bantuan dari Baznas Pusat juga, ada juga Baznas Provinsi Kepri yang akan membantu bantuan pendidikan bagi para pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan di perkuliahan. Dimana, Baznas Karimun hanya memberikan rekomendasi kepada pelajar yang akan dibantu oleh Baznas Provinsi. Sedangkan Baznas Karimun, hanya bisa membantu dana pendidikan dimulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

”Sesuai jenjangnya Baznas dalam penyaluran bantuan pendidikan. Inilah, sebagai kepedulian Baznas terhadap dunia pendidikan, baik Baznas Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota,” ungkatnya.

Sedangkan Baznas Karimun, sudah menyalurkan bantuan pendidikan sebanyak Rp 112.400 Juta di periode kedua tahun 2017. Untuk 554 pelajar dari 38 sekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP) / Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA) / Madrasah Aliyah (MA).

”Masing-masing pelajar mendapatkan bantuan pendidikan mulai Rp 150 ribu, Rp 200 ribu dan Rp 250 ribu sesuai tingkatkan sekolah,” kata Atan AS. (tri)

Seratusan Anak Ikut Sunatan Massal

0
Kepala Unit PT. Timah Edy Setyawarman didampingi Dirut RSBT menyerahkan bingkisan peserta khitan masal. F. Dok Humas PT Timah untuk Batam POs.

batampos.co.id – Sebanyak 129 anak masing-masing 72 anak dari Karimun dan 57 anak dari Kundur mengikuti sunatan masal dalam rangka bakti sosial HUT PT.Timah (persero) Tbk ke 41 Sabtu lalu. Kegiatan sunatan masal dilaksanakan di rumah sakit bakti timah (RSBT) Tanjungbalai Karimun dan di klinik Prayun Kundur Barat. Usai disunat, seratusan anak mendapat bingkisan perlengkapan sekolah seperti buku tulis, tas, alat tulis juga uang saku.

General Manager (GM) wilayah Kepri dan Riau, I Gede Adi Putra melalui Kepala Bidang Administrasi dan Keuangan, Eko Yorifaruza menyebutkan kegiatan sunatan masal setiap tahun dilaksanakan. Untuk tahun ini disejalankan dengan perayaan HUT PT. Timah (persero) Tbk ke 41 diharapkan kegiatan ini memberikan manfaat kepada anak-anak dan sedikit meringankan beban orang tua mereka.

“Alhamdulillah kegiatan ini mendapat sambutan luar bisa dari masyarakat baik di Karimun maumpun di Kundur sendiri. Sunatan masal kita prioritaskan bagi masyarakat yang bermukim di daerah pesisir terlebih pada bagi anak-anak yatim dan kaum duafa,” terang Eko

Selain sunatan masal, juga digelar donor darah yang diikuti karyawan PT.Timah, masyarakat dan anggota TNI angkatan laut Tanjungbalai Karimun. Saat itu tedapat 43 kantong darah dari pendonor yang berhasil dikumpulkan. Kegiatan bakti sosial sunatan masal maupun donor darah sebagai kepedulian PT.Timah terhadap masyarakat. Kita harapkan dukungan serta peran aktif masyarakat agar keberadaan PT.Timah bisa terus maju dan berkembang.

Ahmad, 54 salah satu orang tua yang mendampingi anaknya mengaku jika kegiatan sunatan masal dirasa sangat membantu masyarakat. Diakuinya dengan sunatan masal dapat menghemat biaya yang harus ia keluarkan. Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan bakti sosial khitan masal ini. (ims)

Waspadai Komplotan Tiongkok di Batam

0
58 orang warga negara asing asal Taiwan dan Tiongkok yang diamankan karena melakukan penindakan penipuan modus online dengan barang bukti alat elektronik di Batam. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Penangkapan komplotan penjahat siber asal Tiongkok di sejumlah daerah membuat Polda Kepri waspada. Sebab tidak menutup kemungkinan komplotan serupa juga beroperasi di Batam.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga, mengatakan jika melihat modusnya kuat dugaan jaringan tersebut ada kaitannya dengan kasus yang ditangani Polda Kepri pada 2015 silam.

“Saya sudah konfirmasi dengan Polda Metro Jaya, ada kemungkinan keterkaitan,” kata Erlangga, Selasa (1/8).

Namun saat ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan adanya jaringan tersebut di Batam, Erlangga mengaku masih akan melakukan pengawasan. “Masih sedang diselidiki,” tuturnya.

Dari catatan Batam Pos, jajaran Ditreskrimum Polda Kepri berhasil membongkar jaringan kejahatan siber asal Tiongkok dan Taiwan pada Juli 2015. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda.

Pertama, polisi menangamankan 38 orang yang terdiri dari 29 pria dan 9 wanita di Perumahan Palm Spring, Batam. Lalu di Perumahan Crown Hill Batamcenter, polisi menangkap 20 orang terdiri dari 14 pria dan 6 wanita.

Komplotan ini sengaja menyewa rumah di kawasan elit untuk menjaga privasi. Dari penyelidikan polisi saat itu mengincar orang-orang yang bermasalah dengan hukum dan perbankan sebagai target penipuan dan pemerasan. Namun umumnya target mereka adalah warga Taiwan dan Tiongkok.

Para pelaku menghubungi orang yang bermasalah di negaranya dengan menggunakan voice over internet protocol (VoIP). VoIP adalah teknologi yang memanfaatkan internet protocol untuk menyediakan komunikasi suara secara elektronis dan real-time. Jaringan data digital dengan gateway untuk VoIP memungkinkan berhubungan dengan PABX atau jaringan analog telepon biasa.

Menelepon dengan menggunakan VoIP banyak keuntungannya, diantaranya lebih murah dari tarif telepon biasa, karena jaringan IP bersifat global.

Komplotan ini sudah memiliki target, dan tercatat di sebuah papan dan buku. Nama-nama calon korban diperoleh para pelaku dari seseorang di negara asal mereka. Datanya disimpan dalam flashdisk dan dikirim kepada mereka melalui perantara orang Indonesia, berinisial Rb.

Selain itu, para pelaku melakukan penipuan dengan menawarkan produk kosmetik dan obat-obatan secara online. Calon korban yang berada di negara mereka diperdaya untuk membeli produk yang ditawarkan. Setelah uang ditransfer, produk yang ditawarkan tidak dikirim.

Modus kejahatan ini sangat mirip dengan yang dilakukan komplotan di Jakarta, Surabaya, dan Bali. Sehingga hal inilah yang mendasari pihak kepolisian, komplotan Batam satu jaringan dengan Jakarta ,Surabaya dan Bali.

Diberitakan sebelumnya Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiharto mengatakan regulasi yang lemah, membuat komplotan ini memilih Indonesia sebagai sarang kejahatannya.

“Data pengguna internet dipalsukan. Misalnya nama yang didaftarkan A. Cuma, nama aslinya bukan A. Termasuk alamat yang sudah didaftarkan,” tutur Didik. (ska)

Sumur Warga Mulai Nyusut, SPAM Masih Mangkrak

0
Salah satu instalasi SPAM yang mangkrak karena kedua mesinya tidak berfungsi alias rusak. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Musim kemarau mulai menghantui masyarakat di Kecamatan Seri Kuala Lobam. Pasalnya, beberapa sumur warga mulai menyusut. Sementara itu, dua mesin sistem penyediaan air minum (SPAM) di kecamatan belum beroperasi karena setahun mangkrak.

Warga Perumahan Taman Surya Indah Desa Teluk Sasah, Ratna mengeluhkan, air di sumurnya mulai menyusut karena memasuki musim kemarau. Diakuinya, untuk kebutuhan harian, dirinya memanfaatkan air sumur meski sebenarnya di perumahannya dilalui jaringan instalasi SPAM. “SPAM tak jelas,” keluh ibu tiga anak tersebut.

Warga di LDII Perumahan Lobam Mas Asri, Irza juga mengeluhkan air sumurnya berkurang. Karena itu, dirinya memanfaatkan air sumur milik bersama meski harus antre. Disinggung soal SPAM, ia mengaku sudah setahun lebih airnya tidak mengalir.

“Pipa (SPAM) di rumah rencananya mau saya ganti untuk gas saja. Karena tidak ada airnya,” katanya bercanda.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bintan, Umar Ali Rangkut juga mengakui, beberapa warga di Kecamatan Seri Kuala Lobam sudah mengeluh kurangnya air. Sebenarnya persoalan air bersih di Seri Kuala Lobam mampu ditangani apabila pengelola SPAM serius. “Mereka terus obral janji, dan tidak pernah terbuka ke kami. Setiap ditanya, katanya akan segera beroperasi, tapi kenyataannya belum,” katanya.

Komisi yang membidangi pembangunan ini, kata politisi PDI Perjuangan ini akan menjadwalkan pemanggilan terhadap pengelola dan Pemerintah Kecamatan Seri Kuala Lobam untuk mencari solusi terbaik.

Pengelola SPAM, Regar membenarkan, dua mesin masih rusak. Onderdil yang dipesan ke Tiongkok, juga belum datang. “Kita tidak punya solusi, tunggu dari PU seperti apa (solusinya). Bantuan yang kita minta untuk perbaikan juga belum diberikan,” kata Regar.

Di sisi lain, Waduk Sei Jago Tanjunguban mengalami penyusutan debit air sekitar 5 centimeter. Penyusutan dinilai masih wajar karena produksi air per hari masih berkisar 2.500 liter kubik. “Kalau kemarau berkepanjangan sampai 3 bulan, mungkin air baku kita hanya cukup sampai 6 bulan. Tapi mudah-mudahan kemarau yang baru mulai ini, tidak lama,” harap Kepala PDAM Cabang Tanjunguban, Mamat. (cr21)

PT BAI Rekrut 1.000 Tenaga Kerja, Prioritaskan Pekerja Lokal

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bintan, Hasfarizal mengatakan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, akan dikelola PT Bintan Alumina Indonesia (BAI). Keberadaan investasi ini tentu menjadi peluang baik bagi penyerapan tenaga kerja di Bintan.

Saat ini telah dijalin kerjasama serta komitmen antara PT BAI dengan Dinas (DPMPTSP) Bintan. Tahap pertama akan dilukan pembangunan Smelter serta Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Jika ini terwujud akan merekrut 1.000 pekerja. Mereka nantinya diprioritaskan sebagai tenaga teknis untuk konstruksi bangunan.

“Perekrutan akan dilakukan bertahap, mungkin direkrut 600 pekerja dulu, terus dilanjutkan 400 pekerja yang akan dibina, serta di sekolahkan di Tiongkok oleh PT BAI. Ini akan dimulai bertepatan dengan disetujuinya Rencana Peraturan Pemerintah (RPP) oleh Presiden,” jelas Hasfarizal belum lama ini.

Menurutnya kerjasama yang sudah terjalin dengan PT BAI, terkait segala sesuatu yang sifatnya untuk penerimaan tenaga kerja, tentunya harus disampaikan dulu ke dinas tenaga kerja, beserta dengan kriterianya seperti apa. Namun tetap dengan memprioritaskan pekerja lokal, terutama penduduk di sekitar kawasan.

“Kalau masyarakat sekitar tidak memenuhi kriteria, baru direkrut untuk Kabupaten Bintan secara keseluruhan,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan pembangunan Smelter di lokasi lahan KEK Galang Batang, seluas 2.590 hektare ini tentunya akan menambah penghasilan daerah, melalui pengelolahan bijih bauksit yang selanjutnya akan diekspor ke luar negeri.

“Ini merupakan awal kemajuan untuk perkembangan industri di Bintan, karena didukung dengan difokuskannya Smelter tersebut. Sehingga memungkinkan untuk mengirim hasil olahan bauksit setengah jadi dengan harga yang cukup besar dan keuntungannya berdampak baik bagi kemajuan perekonomian Bintan,” terangnya. (cr20)