Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 13322

Pendaftaran Panwaslu Sepi Meminat

0

batampos.co.id – Pendaftaran terbuka untuk masyarakat sebagai Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), tak menunjukkan minat yang tinggi. Hingga kurang dari sepekan, pendaftaran masih sepi peminat.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Panwaslu, Zona B, Niko Panama menuturkan masyarakat di Tanjungpinang dan Lingga yang banyak meminta informasi terkait pendaftaran. Sementara wilayah lain yang masuk zona B, yakni Anambas dan Bintan belum menunjukkan adanya peminat yang bergabung sebagai panwaslu di wilayahnya.

“Mungkin karena Tanjungpinang akan berlangsung Pilkada, tapi belum dapat kami pastikan,” tutur Niko.

Sementara itu, terkait informasi dan pengisian berkas, dikatakan Niko dapat diakses melalui website resmi Bawaslu Kepri. Sehingga dapat diakses dari wilayah mana pun.

Untuk proses pemasukan berkas, Niko menjelaskan, berkas mulai diterima pada hari ini (17/6) sampai dengan (24/6) mendatang.

“Penerimaan berkas ini sekaligus masa verifikasi berkas,” pungkas Niko. (aya)

Tidak Ada Jejak Pelaku Aborsi

0
Petugas Identifikasi Polres Tanjungpinang Mengevakuasi Jenazah Bayi yang ditemukan di Tepi Laut, Jumat (2/5) lalu. F. Osias De/batampos.

batampos.co.id – Teka teki siapa orang tua dari bayi yang ditemukan tewas di bibir Pantai, Jalan Agus Salim, 12 hari yang lalu. Hingga kini belum diketahui. Sebab, pihak Kepolisian belum berhasil mengungkap kasus tersebut.

Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri Yanuar, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan belum mendapat petunjuk yang mengarah kepada pelaku.
“Belum berhasil kami dapatkan siapa pelaku yang tega membuang bayi malang itu,” ujar Yuhe, Jumat (16/6).
Dikatakan Yuhe, penyelidikan agak sedikit sulit. Sebab, tidak ada jejak yang mengarah kepada orang yang diduga membuang bayi itu.
“Bersih, agak sedikit sulit. Tapi, kami tidak akan menyerah dan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkapnya,” kata Yuhe.
Seperti diketahui sebelumnya, bayi malang tersebut ditemukan dengan kondisi tali pusar yang masih menempel dan ari-ari yang juga masih lengkap di bebatuan di bibir pantai Tepi Laut, depan SMA Negeri 5 Tanjungpinang.
Warga yang melihat bayi tersebut tergeletak dalam posisi telungkup tanpa mengenakan busana pun langsung menutupinya dengan kain.(ias)

Ekonomi Kepri Merosot

0
batampos.co.id – Memburuk kondisi pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri belakangan ini menjadi soroton legislator Komisi VI DPR RI daerah pemilih (Dapil ) Kepri, Nyat Kadir. Menurutnya apabila terus dibiarkan, ekonomi Kepri akan semakin terpuruk.
“Persoalan ini tidak boleh dibiarkan, dan harus segera disikapi. Karena ini menyangkut pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah,” ujar Nyat Kadir, Jumat (16/6).
Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut mengatakan, apabila terus berlanjut ekonomi Kepri bisa seperti dilanda krisis moneter. Apalagi belakangan ini juga diperparah dengan tutupnya sejumlah perusahaan di Batam. Sehingga konsekuensinya adalah terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara massal.
Mantan Walikota Batam tersebut menjelaskan, menyiasati hal itu, pihaknya berencana untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala Daerah yang ada di Provinsi Kepri. Selain itu tentunya juga akan mengundang sejumlah pengusaha yang ada di Kepri.
“Harus sama-sama disikapi, bagaimana untuk menstabilkan kondisi ekonomi di Provinsi Kepri, Batam khususnya yang merupakan kota industri,” paparnya.
Masih kata Nyat, setiap bulan ribuan masyarakat yang ada di Batam melakukan eksodus ke luar daerah. Kondisi ini menunjukan semakin sempitnya lapangan pekerjaan yang ada di Batam. Dikatakan Nyat, gonjang-ganjing PHK massal bukan hanya terjadi di Batam, tetapi juga mendera perusahaan besar seperti Saipem yang ada di Karimun.
“Lapangan pekerjaan tentu kita sangat bergantung dengan investasi. Harus kita rumuskan bersama, sehingga Kepri masih menjadi primadona untuk berinvestasi,” paparnya lagi.
Dijelaskannya, target yang diharapkan dari RDP adalah untuk menyimpulkan masukan-masukan strategis. Baik itu dari Pemerintah Daerah maupun pihak pengusaha. Sehingga ada gagasan yang bisa disampaikan kepada Presiden untuk turut turun tangan membantu membangkitkan perekonomian daerah.
“Ketika kondisi didaerah sudah tidak bisa ditangani oleh Pemda. Pemerintah Pusat harus turun tangan untuk membantu, bukan membiarkan,” tegas Nyat Kadir.
Ditambahkannya, pertumbuhan ekonomi Kepri tahun lalu hanya pada angka dua persen. Padahal biasanya statistik perkembangan ekonomi Kepri selalu diatas 5 persen. Angka tersebut jauh lebih baik dari pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, memang pertumbuhan ekonomi cendrung bergantung pada peningkatan investasi.
“Jumlah investasti setiap tahun ada, tetapi jumlah perusahaan yang tutup lebih banyak. Tentu ada yang salah, apakah itu regulasi atau kebijakan didaerah yang menghambat. Persoalan tidak akan selesai, kalau saling menyalahkan. Tetapi duduk bersama untuk mencari solusi,” tutup Nyat Kadir.(jpg)

Polisi Sediakan Lima Posko Pelayanan dan Pengamanan

0

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang mendirikan lima posko untuk pelayanan dan pengamanan bagi warga guna terciptanya Kamtibmas selama puncak lebaran dari H-7 hingga H+7 hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, melalui Kabag Ops Polres Tanjungpinang, Kompol Hari Yoyono, mengatakan lima titik pos yang dibangun tersebut berlokasi diantaranya di Bandara Raja Haji Fisabillah (RHF), Polsek Kawasan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), simpang Kacapuri dan di Pos Satlantas kilometer 10 dan depan Ramayana Mall.

”Pos Pelayanan ada dua di Bandara RHF dan Pelabuhan SBP. Sedangkan tiga lainnya pos Pengamanan,’ujar Hari, kepada Batam Pos, Jumat (16/6).

Dikatakan Hari, dalam pengamanan hari Raya Idul Fitri tersebut pihaknya menurunkan 330 personel atau dua pertiga kekuatan Polres Tanjungpinang yang disiagakan di Posko yang ada. Sehingga kehadiran Polisi ditengah masyarakat bisa semakin dirasakan khususnya selama mudik sehingga warga merasa aman.

”Iya dari unsur Polres dan Polsek jajaran semua kami libatkan secara bergantian untuk memberikan pelayanan dan pengamanan,” kata Hari.

Pada kesempatan tersebut, Hari, meminta semua elemen sama-sama bekerja dan patuh terhadap aturan serta mengikuti petunjuk oleh petugas Kepolisian sebagai pengamanan dan petugas lainnya.

“Hal ini semuanya untuk memberikan keamanan, kelancaran untuk masyarakat yang akan merayakan hari raya Idul Fitri,”pungkas Hari.(ias)

848 Ketua RT dan RW Dapat Dana Insentif

0

batampos.co.id – Sebanyak 848 Ketua RT dan RW mendapatkan dana insentif dari Pemko Tanjungpinang. Dana insentif triwulan kedua itu diberikan langsung oleh Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dan Wakilnya, Syahrul di Aula Asrama Haji, Kamis (15/6).

Informasi di lapangan, penerima dana insentif dari April sampai Juni itu terdiri dari 680 Ketua RT dan 168 Ketua RW. Mereka semua mendapatkan dana insentif rapelan itu sebesar Rp 1.057.500. Selain itu, Pemko Tanjungpinang juga memberikan sembako gratis kepada 792 Ketua RT dan RW yang beragama islam.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan Ketua RT dan RW merupakan ujung tombak penyelenggara pemerintah daerah. Tanpa keduanya seluruh program yang direncanakan pemerintah tidak akan berjalan lancar.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Ketua RT dan RW atas pengabdiannya selama ini,” ujar Lis.

Dikatakan Lis, selama kepemimpinannya segala upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari bantuan sembako gratis, pendidikan dan kesehatan gratis serta menggratiskan segala urusan administrasi.

Memang, kata Lis semua yang telah diberikan masih jauh dari kesempurnaan. Namun dia tetap berusaha sekerasnya agar segala program yang dilakukan bisa berjalan meskipun terkendala dengan minimnya anggaran.

“Memang dana yang diberikan tak sebanding dengan jerih payah yang dilakukan. Harapan kami seluruh pihak bisa terus bersolidaritas serta saling bersinergi,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Walikota, Syahrul mengaku kesuksesaan program itu bergantung dari peran Ketua RT dan RW. Sebab keduanya merupakan perangkat terkecil dibawah tatanan pemerintahan.

“Kami sangat berterimakasih atas dedikasinya selama ini. Semoga kebersamaan ini bisa terus terjalin sampai kapanpun,” katanya.

Syahrul menambahkan dana insentif merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada Ketua RT dan RW. Memang nominal yang diberikan saat ini tidak seberapa namun bisa meringankan beban Ketua RT dan RW dalam menjalani lebaran yang tinggal beberapa hari lagi.

Selain dana insentif, sambung Syahrul juga diberikan sembako gratis kepada Ketua RT dan RW. Diantaranya tepun terigu 2 Kilogram (Kg), gula pasir 2 Kg, kacang tanah 2 Kg, mentega 1 Kg, minyak goreng 1 liter, sirup 2 botol, dan 2 kaleng susu kental manis.

“Memang semua yang kami berikan tak ada apa-apanya dibandingkan kerja keras RT dan RW. Tapi pahala itu akan dibalas Allah SWT. Diharapkan lebaran kali ini kondisinya tetap berjalan kondusif,” ungkapnya. (ary)

214 Penderita HIV/AIDS Kepri Meninggal

0
batampos.co.id – Sebanyak 214 penderita HIV/AIDS di Provinsi Kepri meninggal pada tahun 2016 lalu. Sementara untuk tahun ini masih belum tercatat di Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAID) Provinsi Kepri. Pemerintah Provinsi Kepri terus gencar melakukan sosialiasi pencegahan untuk menekan penyebaran virus mematikan tersebut.
“Untuk tahun 2016 lalu tercatat ada 1.031 warga Kepri yang terserang HIV. Sementara yang terkena AIDS sebanyak 402 jiwa. Dari jumlah tersebut 214 jiwa yang meninggal,” ujar Koordinator Pencegahan KPAID Kepri, Harmoni menjawab pertanyaan media di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (16/6).
Menurut Harmoni, apbila dibandingkan dengan 2015 lalu jumlah penderita HIV ada 2038 kasus yang dinyatakan HIV Positif. Kemudian untuk AIDS sebanyak 406 kasus. Adapun jumlah penderota HIV/AIDS yang meninggal adalah sebanyak 211 jiwa. Masih kata Harmoni, belakangan ini penderita bertambah dari kalangan Lesbi Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).
“Khusua untuk golongan LGBT ini sulit untuk kita jangkau. Karena mereka adalah kelompok tertutup. Apalagi tidak bisa diterima masyarakat,” papar Harmoni.
Menyikapi hal ini, pihaknya juga melakukan upaya pencegahan melalui media sosial. Dengan harapan sosialiasi ini dilihat oleh kalangan LGBT yang ada di Provinsi Kepri. Dijelaskannya, karena LGBT adalah jaringan tersembunyi. Harmoni yakin golongan ini punya jaringan media sosial untuk berkomunikasi.
“Kita terus berupaya untuk menekan penyebaran HIV/AIDS. Salah satu langkahnya adalah dengan menyebarkan obat Antiretroviral (Arv) bagi penderita HIV/AIDS,” jelas Harmoni.
Sementara itu, Kepala Dinas Badan Pemeberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catata Sipil (DPMD-Dukcapil) Pemprov Kepri, Sardison mengatakan program pencegahan HIV/AIDS harus terua digalakan. Menurunya upaya untuk mencegah lebih baik dari mengobati. Apalagi sudah banyak masyarakat Kepri yang terserang virus ini.
“Apa yang tidak patut dilakukan jangan dilakukan. Belakangan ini kita dengar banyak kalangan gay yang terserang HIV/AIDS. Bahkan di Kepri juga sudah terdeteksi,” ujarnya Sardison.
Mantan Kepala Biro Pembangunan, Pemprov Kepri tersebut mengharapkan semua elemen masyarakat mengkampanyekan tentang bahayanya HIV/AIDS. Sehingga ada kesadaran semua pihaknya untuk sama-sama mencegah. Karena melalui cara tersebut bisa menekan angka penyebaran HIV/AIDS.
“Kita berharap angka penderita HIV/AIDS di Kepri menurun setiap tahunnya,” harap Sardison.(jpg)

Coba Masak Menu Nasi Briyani Yuk….

0

batampos.co.id – Ladies, sudah pernah mencoba memasak nasi Briyani?! Chef Hotel Aston Marina, I Gusti Agung Made Kartika Arya Wiguna, ladies di rumah diajarkan memasak menu briyani untuk berbuka puasa dengan lebih mudah.

Aslinya, nasi briyani menggunakan beras khusus yaitu beras basmati. Namun Chef Arya menyarankan agar bisa diganti dengan nasi putih biasa dengan cita rasa bumbu tetap sama. Selain itu, nasi briyani juga tidak melulu harus kambing, tetapi dapat dimodifikasi dengan ayam.

“Seperti menu ini, namanya Chicken Briyani. Tak harus kambing. Dan pakai nasi putih biasa juga bisa. Mirip seperti nasi liwet atau nasi tutuk oncom kok kalau di Indonesia,” jelas Chef Arya kepada JawaPos.com.

Beda yang paling khas pada nasi briyani tentu pada bumbu. Racikan tradisional Timur Tengah biasanya menggunakan kapulaga dan bubuk jintan.

“Dimasak menggunakan rice cooker juga bisa. Tinggal diaduk saja dan agar lebih wangi tambahkan minyak samin,” jelasnya.

Bahan-bahan :

  • 200 gram ayam bagian paha
  • 3 lembar daun salam
  • 1 buah tomat merah
  • 1/4 buah bawang bombai
  • 2 buah cabe rawit
  • 5 buah kapulaga
  • 3 gelas air
  • 4 siung bawang putih
  • 2 bunga lawang
  • Jahe
  • Minyak untuk menumis secukupnya
  • Yoghurt secukupnya
  • Kacang mede
Nasi Briyani ala Hotel Aston Marina (DERY RIDWANSYAH/JAWA POS)

Bumbu halus :

  • Ketumbar bubuk
  • Merica bubuk
  • Kayu manis bubuk
  • Kunyit bubuk
  • Kapulaga bubuk
  • Jintan bubuk
  • Cengkeh bubuk
  • Pala bubuk
  • Garam secukupnya

Cara memasak :

Pertama, buatlah ayam goreng terlebih dahulu. Ungkep ayam dengan bumbu dapur seperti salam, sereh, kunyit, jahe, dan air. Tambahkan garam secukupnya. Setelah air habis, lalu goreng ayam.

Kemudian barulah memasak nasi briyani. Pertama, tumis dahulu bawang bombay, bunga lawang, kapulaga, cengkeh. Kemudian ditumis hingga wangi. Kemudian masukan daun salam, kapulaga, cabe rawit, bawang putih, dan juga bumbu halus, setelah itu aduk hingga rata.

Masukan tomat, beras, yoghurt dan sedikit air, kemudian aduk hingga rata.

Setelah itu, pindahkan campuran beras ke dalam reskuker, aduk rata, dan masak hingga matang. Nasi briyani siap disantap bersama ayam goreng dan kacang mede. (cr1/JPG)

5 Rumah Terkecil di Dunia !

0

Anda menempati rumah ukuran berapa? Jangan sedih sebab rumah Anda masih lebih besar daripada rumah berikut ini. Ukurannya…. tak terbayang oleh kita secaraumum.

 

Berikut 5 rumah termungil di dunia

Rumah 11,52 meter persegi di Colorado

Di Colorado seorang pria bernama Christopher Smith telah berhasil membangun sebuah rumah dengan ukuran hanya 11,52 meter persegi.

Menariknya, kendati kecil, rumah tersebut memiliki sebuah dapur kecil, tempat tidur rak buku dan tempat penyimpanan.

Karena uniknya rumah tersebut, tak heran sang pemilik rumah membuat sebuah film yang mendokumentasikan kehidupan mereka dengan judul “A Story About Living Small.”

Rumah 7,3 meter persegi di Jerman

Seorang arsitek asal Italia bernama Renzo Piano mendesain sebuah rumah kecil yang diberinama “Diogene”, rumah ini memiliki luas hanya 7,3 meter persegi didalamnya terdapat sebuah ruang keluarga minimalis, ruang keluarga, shower dan tempat tidur. menariknya rumah ini memiliki tenologi tenaga surya yang dapat memasok energy dari cahaya matahari.

 

Rumah Sebesar 6,9 meter persegi di Roma

Marco Pierazzi adalah seorang arsitek dari Italia, ia berhasil membangun rumah dengan ukuran 6.9 meter di gang sempit di Roma, Italia. Rumah ini disebut-sebut sebagai hunian terkecil di Italia, kendari demikian rumah ini ternyata memiliki desain interior yang sangat menarik, penataannya dibuat sangat minimalis dan fungsional.

Rumah Terkecil di Cina di atas Sebuah Sepeda Beroda Tiga

Di Cina ada sebuah kelompok desain interior bernama Beijing People’s Architecture yang berhasil membangun sebuah rumah minimalis di atas sepeda roda tiga. Rumah tersebut memiliki luas 3 meter persegi saja, sebenarnya rumah ini sama seperti rumah pada mobil caravan. Di dalamnya terdapat kamar mandi, kamar tidur dan dapur, perabotan rumah ini pun dibuat dengan multi fungsi.

 

Rumah dengan ukuran 1,02 meter di Jerman

Di Berlin, Jerman ada seorang arsitek bernama Van Bo Le-Mentzal dia membangun sebuah rumah sangat kecil dengan ukuran hanya 1,02 meter, di dalam rumah ini hanya terdapat sebuah kursi, jendela dan pintu. Kendati demikian rumah ini bisa digunakan untuk tidur pada malam hari, cukup dengan mengganti posisi rumah, sturkturnya dapat berubah menjad kasur built-in.

Ratusan Paket Sembako untuk Warga Batam Persembahan ATB Batam

0

PT Adhya Tirta Batam (ATB) menyerahkan 470 paket sembako untuk warga yang ada di 6 lokasi berbeda di Kota Batam.

Kegiatan tersebut, secara langsung diikuti oleh Manajemen ATB yang terdiri dari Vice President Director ATB Zulkhairi Pasuni, Engineering Director ATB Paul Bennett hingga Jajaran Manager dan perwakilan karyawan dengan mengunjungi warga Batam yang ada di Sagulung Baru Tahap 2, Batu Merah Sengkuang, Kavling Bengkong Palapa, Kavling Abadi Jaya Sagulung, Kampung Belimbing Sei Panas dan Kavling Melchem Batuampar pada Kamis (15/6/2017).

Zulkhairi Pasuni Vice President Director ATB mengatakan, kegiatan pembagian sembako oleh ATB tidak hanya sebatas seremonial belaka saja, namun lebih kepada silahturahim manajemen ATB dengan perwakilan warga.

“Kegiatan ini menjadi kegiatan penting bagi kami. Selain bentuk silahturahim kepada warga di bulan Ramadan, kita bisa mendapatkan gambaran dan masukan tentang kondisi suplai air yang dirasakan oleh warga setempat. Termasuk kawasan Batu Merah yang berada di daerah perbukitan. Dan tentunya kami juga terus melakukan usaha untuk memperbaiki kualitas suplai air di kawasan pelanggan yang berada di daerah tinggi,” ucap Zulkhairi.

Hal senada juga diungkapkan Engineering Director ATB Paul Bennett yang mengatakan meski suplai di wilayah tertentu di Batam belum sampai 24 jam dalam kondisi baik, namun demikian ATB tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk pelanggan.

“Pastinya pertemuan kita kali ini sebagai wujud silahturahim kami dari ATB kepada warga Batam. Dan kedepannya kami akan berusaha memberikan yang terbaik lagi untuk masyarakat Batam,” jelasnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Donni Syarbaini Lurah Batu Merah sangat mendukung kegiatan yang digelar oleh manajemen ATB. Dengan adanya bantuan paket sembako tersebut, kiranya bisa membantu warga akan kebutuhan sembako menjelang Hari Raya.

“Tentunya saya sebagai perwakilan warga mengucapkan terima kasih kepada manajemen ATB yang telah memberikan bantuan ini. Dengan adanya bantuan dari ATB kiranya sangat bermanfaat bagi warga kami. Terlebih saat ini kondisi ekonomi yang cukup sulit, sehingga dengan program ini sangat membantu warga di kawasan Batu Merah,” ujar Donni yang juga sangat berharap kegiatan tersebut bisa berjalan setiap tahunnya untuk di wilayah Batu Merah.

Sementara itu, Jumadi, warga Sagulung Baru Tahap 2 menyambut baik adanya pembagian sembako tersebut. Baginya apa yang sudah dilakukan oleh ATB sangat bermanfaat bagi masayarakat.

“Kami berharap kedepannya, ATB bisa semakin peduli lagi terhadap warga di Sagulung. Khususnya dalam program-program kepedulian lainnya,” jelasnya.(rilis)

Pelindo Larang Parkir Inap

0
Pengendara membayar uang parkir di pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Tanjungpinang meminta pengguna jasa Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) tidak menginapkan kendarannya ketika hendak berangkat ataupun mudik lebaran. Sebab dengan menumpuknya motor dan mobil di parkiran dapat menimbulkan arus lalu lintas menjadi macet.

“Untuk antisipasi arus mudik lebaran kami minta motor dan mobil tak diinapkan di parkiran SBP. Karena arus lalulintas kendaraan yang masuk dan keluar bisa macet,” ujar General Manager (GM) PT Pelindo I Cabang Tanjungpinang, I Wayan Wirawan, kemarin.

Demi menciptakan mudik lebaran di Pelabuhan SBP berjalan aman, nyaman dan lancar, kata I Wayan PT Pelindo juga mendapatkan bantuan pengamanan dari instansi terkait. Mulai dari Polisi, TNI, KSOP, Tim Kesehatan, sampai Dinas Perhubuingan (Dishub).

Selain bantuan pengamanan, lanjut I Wayan PT Pelindo juga mendapatkan bantuan penambahan petugas parkir serta mobil derek. Dengan begitu mobilitas transportasi di Pelabuhan SBP terus berjalan tanpa ada kendala sedikitpun.

“Bagi pengendara yang masih membandel atau inapkan kendaraannya. Akan ditangani dengan mobil derek milik Dishub Kota Tanjungpinang,” bebernya.

I Wayan berharap dengan semua persiapan tersebut mampu membuat arus mudik berjalan sesuai keinginan semua pihak. Bahkan pemudik yang berangkat dan pulang di pelabuhan ini juga merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan PT Pelindo I Cabang Tanjungpinang. (ary)