Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 13335

Ekonomi Lesu, Daya Beli Berkurang dan PAD Baru Rp210 Miliar

0

batampos.co.id – Penyerapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov
Kepri masih minim. Pada triwulan pertama Tahun Anggaran (TA) 2017,
Pemprov Kepri melalui Badan Pengelelola Pajak dan Retrebusi Daerah
hanya terkumpul sekitar 210 miliar. Penerimaan tersebut disumbang dari
empat sektor pendapatan.

“Untuk triwulan pertama ini, PAD yang sudah terkumpul sekitar 210
miliar. Jumlah tersebut adalah perhitungan Januari sampai Maret lalu,”
ujar Kepala Bidang Pendapatan, Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi
Daerah, Pemprov Kepri, Herman menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu
(14/5) di Tanjungpinang.

Menurut Herman, apabila dihitung dengan penerimaan bulan April dan Mei
tentu jumlah tersebut sudah bertambah. Masih kata Herman, proses
perhitungannya dilakukan setiap pertengahan bulan, yakni tanggal 15
Mei. Disebutkannya PAD dari sektor Pajak Kendraan Bermotor (PKB)
sudah terkumpul sebesar Rp91.281.408.911 atau sekitar 25,7 persen dari
target PKB Rp 354.831.803.445

Lebih lanjut katanya, PAD berikutnya adalah melalui Bea Balik Nama
Kendraan Bermotor (BBNKB). Dari sumber ini, pendapatan yang sudah
diterima adalah senilai Rp55.508.116.300 atau sekitar 20,8 persen dari
target sebesar Rp265.884.268.949. Berikutnya adalah pendapatan dari
Pajak Bahan Bakar Kendraan Bermotor (PBB KB) senilai Rp 62.491.925.001
atau 23,6 persen dari proyeksi sebesar Rp264.190.642.043.

“PBBKB objeknya pemakaian bahan bakar oleh kebedaraan bermotor. Tentu
ini juga menjadi sektor andalan bagi PAD daerah tentunya,” papar
Herman.

Dikatakan Herman, sektor pajak terakhir adalah pajak Air Permukaan
(AP). Menurutnya lagi, pada sektor ini sudah terkumpul Rp510.776.632
atau berkisar 4,2 persen dari target sebesar Rp12.288.919.500.
Dijelaskannya Herman, PAD yang diproyeksi ini diluar dari Dana Bagi
Hasil (DBH) Pajak Rokok, dan Pajak Penghasilan, dan DBH Minyak dan Gas
(Migas).

“Tentu memang membutuhkan kerja keras untuk memencapai target yang
sudah dibidik. Kita berharap melalui revisi Perda Retrebusi dan Pajak
bisa menambah pundi-pundi PAD di Kepri,” paparnya lagi.

Ditambahkan Herman, PAD Tahun 2016 lalu yang berhasil terkumpul adalah
sekitar Rp1,1 triliun. Meskipun ditengah kondisi ekonomi yang tidak
stabil sekarang ini, pihaknya tetap berupaya untuk mengejar target
yang sudah dibuat. Atas dasar itu, diharapkan bagi wajib pajak
kendraan bermotor bisa patuh dalam membayar pajak.

“Semakin besar PAD yang kita terima, maka semakin bergairah
pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Mari sama-sama kita
dukung pembangunan daerah, dengan taat membayar pajak,” tutup Herman.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua menilai rendahnya
penyerapan PAD Kepri pada triwulan pertama ini tentu sangat
dipengaruhi daya beli masyarakat. Menurut Rudy, dua tahun belakangan
BBNKB menjadi primadona bagi PAD Kepri. Akan tetapi dengan kondisi
ekonomi sekarang ini, sulit untuk mencapai target dari sektor
tersebut.

“Makanya Pemprov Kepri sangat berhasrat pembahasan revisi Perda Pajak
dan Retrebusi segera rampung. Sehingga bisa menerapkan pajak progresif
dan mengambil jasa retrebusi labuh jangkar,” ujar Rudy Chua, tadi
malam.(jpg)

Promo Cashback Rp 250 juta

0
Repro pergudangan yang ditawarkan di kawasan industri Tunas Bizpark Multiguna Batamcentre. F. Tunas Group untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Pengembang Tunas Group menawarkan promo cashback hingga Rp 250 juta setiap pembelian unit di kawasan industri Tunas 2 dan kawasan industri Tunas Bizpark Batamcentre.

Bukan hanya promo cashback pengembang juga memberikan gratis pengurusan surat-surat seperti Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Sedangkan untuk untuk konsumen yang berminat bisa melakukan Uang Tanda Jadi (UTJ) Rp 50 juta untuk gudang multiguna Bizpark dan Rp 100 juta untuk Tunas Bizpark industri.

“Promo ini hanya berlaku selama bulan ini saja,” Admin Marketing Tunas Group, Irene Novela, kemarin.

Irene mengatakan kawasan industri Tunas 2 dan kawasan industri Tunas Bizpark Batamcentre hadir di atas tanah seluas 64 hektare. Adapun keunggulan yang ditawarkan Tunas Bizpark Industri dan gedung multiguna Bizpark ini lokasi strategis berada di pinggir jalan besar dengan row jalan seluas 15 meter.

“Khusus Tunas Bizpark Multiguna tersisa delapan unit bangunan, dengan progres masih dalam tahap pembangunan yang dijadwalkan akan serah terima Juni 2018 mendatang,” ujar Irene.

Mengenai harga yang ditawarkan untuk Tunas Bizpark multiguna mulai dari Rp 1,95 miliar dengan dua pilihan ukuran yaitu 8×18 meter persegi dan 10×18 meter persegi dimana luas bangunan hingga 280 meter persegi. Sedangkan Tunas Bizpark Industri mulai dari Rp 5,6 miliar, yang hadir dengan pilihan bangunan ukuran 18×30 meter persegi dan 18×34 meter persegi, serta luas bangunan hingga 756 meter persegi. Dan untuk kawasan Industri Tunas 2 memiliki luas bangunan dengan lebar 12 meter dengan panjangnya bervariasi dari ukuran 24 meter sampai 28 meter. Harga ditawarkan mulai dari Rp 3,85 miliar.

“Saat ini kawasan Industri Tunas 2, tersisa lima unit bangunan yang ready stok. Sebagian masih dalam proses dimana serah terima bangunan (STB) direncanakan pada Juni 2017 dan Desember 2018,” ujar Irene.

Lebih lanjut, Irene mengatakan kawasan Tunas Bizpark Multiguna dan Tunas Bizpark Industri ini memiliki kelebihan berdekatan dengan pusat pemerintahan menjadikan kemudahan tersendiri bagi investor maupun perusahaan dalam mengurus segala bentuk perizinan dengan pemerintah, selain itu juga terdapat Pelabuhan Internasional dan juga Bandara Internasional yang kurang lebih 10 menit dari kawasan Industri Tunas dan 30 menit dari Nagoya.

“Disini juga pengamanan sangat terjaga yaitu adanya security 24 jam dan memiliki pembangkit listrik sendiri sehingga memberikan kondisi lingkungan yang lebih nyaman kepada tenant,” jelas Irene.

Selain itu, Tunas Industri merupakan gudang multiguna yang bisa memberikan suatu kelebihan untuk bisnis mulai dari perkantor, gudang, pabrik dan komersial. Hadir dengan lahan yang luas, fasilitas lengkap, infrastruktur bagus.

“Banyaknya varian pilihan bangunan ini agar dapat memenuhi berbagai macam bentuk kebutuhan bisnis yang ada sehingga pelanggan bisa dengan tepat dalam memilih tempat sesuai dengan ukuran yang dibutuhkannya,” katanya.

Informasi pemasaran lebih lanjut kunjungi Marketing Office Tunas Industrial Estate & Business Park di Jalan Raja Isa, Kawasan Industri Tunas Ruko Blok A1 Nomor 8 Batamcenter. (cr12)

Padang Melang Diharapkan jadi Wisata Internasional

0
Pantai Padang Melang, Kepulauan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas ini diharapkan bisa menjadi objek wisata bertaraf internasional. F. Fardilla/batampos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun berharap Pantai Padang Melang, Kepulauan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas bisa menjadi objek wisata bertaraf internasional. Untuk itu perlu koordinasi dan kerjasama seluruh pihak, baik masyarakat maupun pemerintah.

“Mari kita jaga bersama lokasi kita ini. Ada potensi yang besar dan jangan disia-siakan, peran pemerintah terkait berbagai regulasi diharapkan mampu meningkatkan potensinya. Dan tentu peran dari masyarakat untuk menjaga keindahan kebersihan pantai. Mari mulai tanamkan kesadaran dari diri sendiri untuk tidak membuang sampah di pantai dan dilaut agar tetap terjaga,” kata Nurdin saat menutup Festival Padang Melang 2017, Sabtu (13/5) di pantai Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Nurdin juga meminta kepada Pemkab Anambas, agar jika terjadi kendala atau kesulitan terkait perizinan dalam pengembangan pantai Padang Melang maka agar segera menyampaikan ke Pemprov Kepri. Hal ini agar kendala tersebut dapat segera terselesaikan dan tidak menjadi hambatan kedepan.

Pada kesempatan ini Gubernur menyerahlan 1000 lifejacket secara simbolis untuk seluruh Kabupaten dan Kota. Hal ini sebagai upaya Pemprov Kepri meningkatkan keamanan dan lenyamanan dalam berlayar. Mengingat Kepri dikelilingi laut dan transportasi utamanya adalah kendaraan laut.

Festival Padang Melang ini berlangsung sejak, Kamis (11/5) dengan berbagai agenda didalamnya, diantaranya perlombaan olahraga pantai seperti lomba kano, jongkong dan lopek, renang, volly pantai serta permainan rakyat lainnya.

Selain itu disajikan pula Pameran Rumah Budaya, Parade Panggung Budaya, Bazar Kuliner, Oleh-oleh serta kerajinan dari UKM tempatan.

Di samping itu ada juga Pagelaran Kemilau Batik Cual serta Tour de Jemaja Island dimana pengunjung akan dimanjakan dengan kesejukan air terjun Neraja dan Air Biru, ketenangan area persawahan Bukit Padi, keindahan pantai Kusik dan Padang Melang, pesona terumbu karang pulau Ayam, pulau Blusan, pulau Merbak, serta wisata sejarah peninggalan perkampungan Vietnam di pulau Kuku dan pulau Nguan.

Khusus untuk perlombaan panjat pinang, Gubernur langsung spontan akan memberikan bantuan 5 buah sepeda dewasa untuk hadiahnya. Gubernur berharap dengan diberikannya hadiah sepeda dapat bermanfaat untuk kegiatan sehari-hari masyarakat juga meningkatkan kesadaran untuk berolahraga dengan bersepeda.

Festival Padang Melang sendiri ditutup dengan Pementasan Tari Gubang, yang merupakan khazanah budaya asli penduduk pulau Jemaja dengan melibatkan pemakaian 1000 Topeng Gubang, dimeriahkan dengan pesta Lampion Terbang dan ditutup dengan malam hiburan Artis Ibukota. (bni)

Penanganan HIV/AIDS di Kepri Tak Penuhi Target

0

batampos.co.id – Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kepri mesti dilakukan. Terutama target-target pemenuhan pelayanan yang jadi indikator kesuksesan. Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Kepri, Onward Siahaan mengharapkan perbaikan kualitas pelayanan kesehatan ini juga menyentuh kepada para penderita HIV/AIDS.

“Apalagi permasalahn HIV/AIDS ini sudah berlangsung dari tahun ke tahun. Bahkan masuk dalam lima skala prioritas yang akan diperhatikan Pemprov Kepri,” kata Onward, kemarin.

Informasi yang diterima Onward, hingga kini, pemenuhan pelayanan kesehatan bagi para penderita HIV/AIDS di Kepri belum memenuhi target. Indikator persentase angka kasus HIV yang ditangani atau diobati se-Kepri hanya mencapai 57 perseb dibanding targetnya sebesar 67 persen.

“Atau jumlah lebih kurang sebanyak 333 orang yang tidak mendapatkan pengobatan,” sebut Onward.

Tentunya hal ini perlu penyelesaian, sehingga penderita HIV secara keseluruhan dapat diobati dan ditangani dengan semestinya.

“Bukan hanya pengobatan tentunya, yang lebih penting lagi terkait pencegahan, dimana harusnya Dinkes proaktif bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota dalam pencegahan HIV-AIDS ini dengan lebih sering melakukan penyuluhan dan sosialisasi bahaya penyakit ini,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana menyebutkan, selama ini telah dilakukan koordinasi dengan kabupaten/kota dalam upaya sosialisasi pencegahan HIV. Utamanya, kata Tjetjep, di kantong-kantong yang diduga menjadi lokasi penyebaran virus tersebut dan juga ke beberapa perguruan tinggi.

“Tentu kalau namanya sosialisasi pencegahan terus kami lakukan. Itu wajib,” tegasnya.

Ditegaskan Tjetjep bahwasanya menekan angka pertumbuhan penderita HIV/AIDS di Kepri memang masuk dalam agenda prioritas gubernur di bidang kesehatan. Termasuk pula, kata dia, memberikan pelayanan yang maksimal kepada para ODHA. (aya)

SMP Islam Integral Luqman Al Hakim Lepas 137 Dai dan Daiah

0
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Batam Ustaz H Jamaludin Nur didampingi Kepala Sekolah SMP Islam Integral Luqman Al Hakim Ustaz Darmansyah memberikan piala dan piagam penghargaan kepada Aqli Nur Rabbani yang mampu menghapal Alquran 3 juz. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 137 pelajar SMP Islam Integral Luqman Al Hakim Batuaji, Batam mengikuti tasyakuran dan pelepasan siswa tahun ajaran 2016/2017 yang dilaksanakan di Hotel Nagoya Plasa, Sabtu (13/5).

Pelajar berprestasi juga mendapat piala dan piagam penghargaan bentuk kategori Tahfidzul Quran yang diraih oleh Aqli Nur Rabbani yang mampu menghapal Alquran 3 juz, yaitu dari juz 30,29 dan 28, dan Nurul Hasanah yang berhasil menghapal Alquran 5 juz, yaitu dari juz 30, 29, 28, 27 dan juz 1.

Untuk kategori Akademik piala dan piagam penghargaan diserahkan kepada Muhammad Hussein Haekal yang memperoleh nilai 90,08 dan Ririn 90,62.

Piala dan piagam penghargaan itu diserahkan oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Batam Ustaz H Jamaludin Nur didampingi Kepala Sekolah SMP Islam Integral Luqman Al Hakim Ustaz Darmansyah.

Jamaludin Nur dalam sambutannya berharap, seluruh pelajar yang dilepas harus bisa menjadi dai dan daiah, menjadi mujahid dengan menuntut ilmu sebanyak-banyaknya dan berbakti kepada orangtua.

Sedangkan bagi siswa yang berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikannya ke SMA Integral Hidayatullah Batam, Jamal mengatakan, akan menggratiskan uang pembangunan, biaya asrama dan uang SPP selama 6 bulan bagi siapa saja yang juara di sekolah.

Jamaludin menambahkan bahwa siswa-siswi SMP Islam Integral Luqman Al Hakim yang dilepas mampu menghapal Alquran, menghapal hadis dan menghapal doa-doa, lebih disiplin, akhlaknya baik, berani tampil dan percaya diri.

Karena sekolah tersebut, katanya, menggunakan kurikulum yang memadukan antara pelajaran dari Dinas Pendidikan dan pelajaran agama. Namun, pelajaran agama lebih dominan guna memberikan pengetahuan tambahan kepada para siswa.

Perpaduan pembelajaran agama dan umum dilakukan agar seluruh siswa yang belajar di SMP Islam Integral Luqman Al Hakim bisa mengikuti semua perkembangan zaman saat ini.

“Pelajaran agama seperti pelajaran tauhid lebih kita tekankan namun tidak melupakan pelajaran umum. Agar tercipta generasi Qurani. Mereka ini adalah penerus kita semua, sudah menjadi tugas kita bersama untuk menjadikan anak-anak pintar dan berakhlak mulia, juga cakap dalam beragama,” ujar Jamal.

Jamaludin Nur menegaskan bahwa SMP Islam Integral Luqman Al Hakim selalu fokus mendidik siswa-siswinya dengan teladan dan kasih sayang, dan menerapkan kedisiplinan dengan ilmu agama. (iwa)

Razia Sajam dan Narkoba Dapatnya Kondom

0

batampos.co.id – Jajaran Polres Tanjungpinang, menggelar razia multi sasaran di depan Komplek Pinlang Mas, Bintan Centre, Sabtu (13/5), sekitar pukul 22.00 WIB. Targetnya yakni pengendara yang membawa senjata tajam dan narkoba. Namun, dalam razia yang dilaksanakan kurang lebih satu jam. Petugas hanya menemukan kondom yang dibawa salah satu pasangan muda mudi.

Pantauan di lapangan, seluruh pengendara baik roda dua dan empat yang berjalan dari arah kilometer 10 menuju ke kilometer Delapan diperiksa petugas. Tak hanya mengecek kelengkapan surat kendaraan, petugas juga memeriksa barang bawaan para pengendara. Polisi juga mengingatkan kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas untuk mematuhinya.

Masih pantauan di lapangan, saat sedang melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan salah seorang pengendara motor Suzuki Satria Fu, petugas malah menemukan alat kontrasepsi (Kondom) yang disimpan di dalam dompet pengendara motor itu. Namun, pengendara yang diketahui bernama Arya, mengaku bahwa kondom yang berada di dalam tas tersebut bukan miliknya melainkan milik temannya.

”Ini tas temanku yang dititipkan ke aku, kondom itu bukan milik aku. Saya hanya mau mengantar teman wanita saya ini pulang ke rumahnya, kami dari Jalan-jalan ke Kijang,” ujar pengendara itu kepada polisi yang memeriksa tas bawaannya.

Sementara itu, Kapolres Tanjungpinag, AKBP Joko Bintoro, melalui Kabag Ops, Kompol Hari yoyono, mengatakan operasi multisasaran yang dilaksanakan pihaknya ini untuk meminimalisir tindakan kriminal dan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi akan di jalani umat muslim.

”Sasarannya (cipkon) bagi pengendara yang membawa senjata tajam, narkoba, dan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat-suratnya,” ujar Hari, disela-sela kegiatannya.

Dikatakan Hari, dalam kegiatan yang dilaksanakan tersebut, pihaknya tidak menemukan adanya pengendara yang kedapatan membawa narkoba dan juga sajam.

” Kami hanya menahan satu kendaraan karena surat-suratnya tidak lengkap. Tadi ada juga anggota yang memeriksa barang bawaan pengendara menemukan kondom,”kata Hari.

Diterangkan Hari, operasi seperti yang dilakukajn pihaknya malam kemarin ini akan rutin dilakukan pihaknya dengan sasaran tempat hiburan malam, kos-kosan, balap liar, pedagang mrcon dan juga praktek perjudian.

”Sebelum puasa kami akan laksanakan di tempat hiburan. Kegiatan akan terus dilakukan untuk menciptakan suasana kota Tanjungpinang tetap kondusif,”ucapnya.(ias)

Bunga Dicabuli dan Dirampok

0

batampos.co.id – Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur, kembali terjadi di Tanjungpinang. Kali ini, Bunga, 16, warga Seijang, dicabuli saat sedang menjaga toko, Sabtu (13/5) sekitar pukul 10.15 WIB. Selain itu, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu juga menggasak uang Rp 150 ribu dari meja kasir.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban sedang menyeterika pakaian di dalam toko. Tiba-tiba pelaku mendatangi korban dan berpura-pura menawarkan pakaian. Melihat korban sedang sendiri di dalam toko, pelaku pun kemudian mengancam korban dengan gunting dan meminta sejumlah uang. Saat mengancam, pelaku juga meraba-raba bagian tubuh korban.

Masih informasi yang dihimpun, pelaku juga memaksa korban untuk menuju ke toilet lalu membenturkan kepala korban ke tembok. Korban juga disuruh pelaku untuk membuka celana yang mana kemudian pelaku mengajak korban untuk berhubungan intim. Namun, saat hendak disetubuhi, korban berteriak minta tolong, teriakan tersebut didengar oleh orang tuanya yang berada di lantai dua rumahnya itu langsung turun. Sementara karena teriakan korban, pelaku langsung melarikan diri.

Kapolsek Bukit Bestari Kompol Arbaridi Jumhur, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya pun saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya. ”Laporan dari korban sudah kami terima dan masih kami lakukan penyelidikan,”ujarnya, Minggu (14/5).

Dari pengakuan korban, kata Jumhur, saat melakukan aksinya pelaku menggunakan helm dengan ciri-ciri berbadan kurus dan berkulit putih.

”Pelaku belum sempat memperkosa korban, hanya sebatas raba-raba saja, Hasil visum juga menunjukkan tidak ada luka di alat vital korban,” kata Jumhur.

Jumhur pun berjanji, akan mengusut kasus ini sampai tuntas. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan fdengan memintai keterangan saksi. ”Masih kami lakukan pengejaran. Mudah-mudahan cepat ditangkap,” pungkasnya.(ias)

3 Atlet Kenya Raih Kemenangan

0
Bupati Bintan Apri Sujadi, melepas pembukaan perhelatan Ecorun Mapur Island 2017, yang diikuti 47 peserta yang berasal dari dalam dan luar negeri, di Pulau Mapur, Sabtu (13/5). F Choky Nainggolan/Batam Pos

batampos.co.id – Tiga atlet dari asal negara Kenya berhasil meraih kemenangan dalam perhelatan Ecorun Mapur Island di Pulau Mapur Kecamatan Bintan Pesisir, Sabtu (13/5).

Ketiga pria berkulit hitam ini berhasil mencapai garis finish dengan melewati rute jalan terjal yang menempuh jarak 5 Kilometer dengan waktu 30 menit.

Diantaranya, juara pertama dimenangkan Steven Cho, 32, disusul juara 2 diraih Gilbert Mugin 29, serta posisi ketiga direbut Samson Karega Kamau, 28.

Sedangkan untuk kategori putri, seluruhnya berhasil dimenangkan pelari wanita dari komunitas Batam Free Atlet diantaranya, juara satu diraih Ratna Dewi Susanti 31, dilanjutkan dengan raihan posisi dua direbut Rebonis 28, serta posisi ketiga diraih Tita Amin, 26.

Para pemenang ini mendapatkan tropi penghargaan, serta uang pembinaan jutaan rupiah yang diberikan langsung oleh Bupati Bintan Apri Sujadi, yang turut hadir membuka perlombaan yang berlangsung selama dua hari tersebut.

Steven Cho mengaku senang dengan digelarnya perhelatan lomba lari perdana yang mengangkat nuansa pariwisata tersebut.

Steven mengaku baru pertama kali mengikuti kompetisi lomba lari yang menghadirkan tantangan dengan melewati medan berbukit ditambah jalanan berpasir di tepi pantai.

“Saya baru pertama kalinya mengikuti lomba lari yang menantang seperti ini. Betul-betul melelahkan. Medannya juga lumayan berat, ditambah lagi cuacanya juga cukup ekstrim,” ungkapnya, Minggu (14/5).

Hal yang sama juga diungkapkan Ratna Dewi Susanti. Ia mengaku sangat tertantang untuk menyelesaikan perlombaan Ecorun Mapur Island.

Meskipun banyak menghabiskan tenaga untuk menyelesaikan rute sejauh lima Kilometer, namun semua rasa lelah yang dirasakan sedikit terobati karena, pemandangan di Mapur betul-betul menghadirkan keindahan alam yang mempesona.

“Ini baru pertama kalinya ikut kompetisi lari di Bintan. Tantangan rutenya sangat ekstrim. Tapi bagus, sebab nuansa alam yang disuguhkan sangat indah, karena melalui jalan pasir di tepi pantai,”

Dewi berharap acara seperti ini bisa terus berlanjut, hingga seterusnya, dengan menghadirkan lebih banyak lagi peserta, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Mudah-mudahan tahun ke tahun acara ini bisa dilaksanakan lagi. Kegiatannya sangat positif dan sangat mengacu adrenalin,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Ecorun Mapur Island, Andrinal mengatakan penyelenggaraan lomba lari yang perdana digelar ini bertujuan untuk mengenalkan potensi pariwisata di Pulau Mapur kepada masyarakat luas.

Selain itu juga, panitia berharap dengan penyelenggaraan Ecorun ini bisa menumbuh kembangkan kecintaan masyarakat terhadap ekosistem alam yang sudah semestinya dijaga dan dirawat sebagai suatu anugrah yang dikarunia sang pencipta.

“Memang untuk penyelenggaraan Ecorun Mapur Island ini, masih banyak kekurangan. Karena penyelenggaraan ini kami laksanakan atas swadaya dari masyarakat dengan dinas terkait di Pemerintah Daerah Bintan,” terangnya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan dampak positif untuk kemajuan wisata Bintan,” imbuhnya. (cr20)

 

Pulau Mapur Krisis Air Bersih

0

batampos.co.id – Kurangnya ketersediaan air bersih menjadi masalah utama yang masih dirasakan warga Pulau Mapur.

Pasalnya hingga saat ini, warga hanya bisa mengandalkan dua sumur yang berasal dari mata air untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari, seperti untuk minum, mandi, dan lainnya.

“Hampir semua warga disini (Pulau Mapur, red) ngambil air bersih ya di sumur yang ada di sekolah SD, dan SMP di Kampung Deniang, yang berjarak satu Kilometer dari pusat kantor Desa,” ujar Zulkifli, Ketua RT 02, Kampung Deniang, Desa Mapur, Minggu (14/5).

Pria yang akrab disapa Amad ini menjelaskan di Desa Deniang tersebut, sebenarnya sudah sempat dibangun tiga SPAM, yang dialirkan melalui tiga danau buatan, dimana airnya berasal dari mata air.

Namun hingga saat ini ketiga SPAM tersebut belum juga bisa difungsikan.

“Padahal sudah ada SPAM yang dibangun dari pembangunan yang pertama tahun 90 hingga yang ketiga dibangun tahun 2016. Namun belum berfungsi, sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sampai sekarang,” terangnya.

Pria berumur 48 tahun ini mengakui untuk pembangunan SPAM yang ketiga, sempat airnya mengalir ke kran rumah warga selama satu bulan lebih, namun air yang dikeluarkan hasilnya kotor dan berlumpur, sehingga tidak bisa digunakan oleh warga.

“Pernah setahun lalu, hampir dua bulan airnya jalan, namun tidak maksimal karena airnya kotor. Gak tahu kenapa bisa gitu?” sebutnya.

Padahal lanjutnya semua kelengkapan pipa untuk pengaliran air sudah terpasang rapi di rumah warga.

“Kami betul-betul tak tahu apa yang menjadi kendala, sehingga SPAM yang sudah terbangun tidak berfungsi.” imbuhnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Warga Desa Deniang One, 41. Ia mengakui air bersih merupakan kebutuhan utama yang saat ini sangat diperlukan warga di desa tersebut.

“Sulit kami dapat air bersih. Itu pun kalau mau air bersih mau tak mau harus ngambil jauh dari sini,” terangnya.

Ia berharap Pemkab Bintan, bisa segera mencarikan solusi atas permasalahan air bersih tersebut, sehingga segala kebutuhan untuk aktifitas sehari-sehari warga di Desa Mapur, bisa segera terpenuhi.

“Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa mendorong untuk segera mengupayakan agar SPAM yang sudah terbangun bisa berfungsi. Sehingga warga tidak kesulitan lagi untuk mencari air bersih,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi, mengakui keterbatasan untuk ketersediaan air bersih memang menjadi kendala yang dirasakan warga Pulau Mapur saat ini.

“Saya sudah dengar langsung keluhan dari masyakat disini (Mapur, red). Benar mereka sulit mendapat air bersih,” ujar Apri, dalam kunjungan kerjanya di Pulau Mapur, Minggu (14/5).

Politisi partai Demokrat ini menuturkan keluhan warga terkait keterbasan air bersih ini, tentunya akan ditampung oleh Pemkab Bintan, untuk segera dicarikan solusinya.

“Kami akan segera rundingkan permasalah ini dengan Pemerintah Pusat. Sebab melihat letak geografis wilayahnya, Mapur ini termasuk pulau terluar, jadi untuk penyediaan air bersih, kami akan mencoba memanfaatkannya melalui dana APBN, yang termasuk dalam anggaran daerah perbatasan,” terangnya.

“Mudah-mudahan setelah nanti kami sampaikan, Pemerintah Pusat bisa cepat menanggapi ini, sehingga penyaluran air bersih untuk masyarakat Pulau Mapur bisa segera terpenuhi,” harapannya. (cr20)

Tips Cegah Lonjakan Tagihan Air

0
Seorang petugas ATB tengah memberikan penjelasan terkait keluhan yang disampaikan oleh konsumen saat berkunjung ke kantor ATb di Sukajadi, Batam.
foto: DOK/ATB

Masa sekarang nih, apa – apa harga cenderung naik. Untunglah tarif air ATB Batam tidak naik.

Yang perlu dilakukan pelanggan air ialah mencegah terjadinya lonjakan pemakaian air.

Ada tipsnya. Perhatikan keterangan dibawah ini;

1. Cek Kebocoran

Setiap air yang mengalir, baik yang digunakan dengan sepengetahuan Anda maupun tidak diketahui, akan tercatat pada meteran air yang telah dipasang di rumah.

Anda pun harus tetap membayar air yang yang bocor tersebut, walau tak digunakan sama sekali. Oleh karena itu, lakukanlah pemeriksaan keran, pipa, dan saluran air lainnya di rumah secara rutin.

2. Hemat Air

Langkah penghematan air di rumah bisa dilakukan dengan cara berbagai cara, dimulai dari cara yang mudah. Misalnya, tidak membiarkan keran tetap mengalir ketika tengah menggosok gigi atau mencuci piring dengan sabun.

Dengan melakukan hal tersebut, tiap orang di rumah Anda dapat mengurangi pemaikaian air hingga 4 liter per menitnya.

Membatasi waktu mandi dan menggunakan shower atau pancuran juga sangat membantu mengurangi pemakaian secara signifikan.

Lalu, jangan membuang benda-benda seperti kertas, tisu, bekas pembalut ke dalam kloset karena membutuhkan air yang cukup banyak untuk mendorong sampah tersebut masuk ke dalam saluran.

3. Gunakan Penampungan Air

Cara ini bisa Anda lakukan terutama di tengah musim hujan seperti ini. Taruh ember atau wadah-wadah lainnya di luar rumah.

Anda bisa menyimpannya dan menggunakannya untuk menyiram tanaman ketika hari tengah kering. Jangan lupa tutup ember atau wadah tersebut agar tidak menjadi sarang nyamuk untuk bertelur.

Air tersebut juga bisa Anda manfaatkan untuk mencuci motor atau mobil Anda. Namun, jangan langsung pakai air tersebut melainkan endapkan dulu agar pasir-pasirnya tidak ikut terbawa dan menggores bagian bodi kendaraan Anda. Sebagai informasi, mencuci mobil kira-kira akan menghabiskan 150 liter air.

4. Efisien

Salah satu cara mengefisiensikan pemakaian air adalah mengetahui waktu-waktu yang tepat untuk menyiram tanaman.

Jangan menyiram tanaman di siang hari karena panas dari matahari akan membuat air cepat menguap. Jangan pula menyiram halaman secara berlebihan serta menyirami lebih cepat dari kemampuan tanah untuk menyerap air.

5. Kalibrasi

Ketika Anda telah mencatat penggunaan air dengan seksama namun tagihan Anda tetap membengkak, ada baiknya Anda dapat meminta pengecekan ke ATB untuk melakukan penyesuaian jumlah air yang keluar dengan laju pergerakan angka pada meteran (kalibrasi).

Dengan begitu, Anda akan mengetahui jika ada kesalahan yang terjadi atau terjadi kebocoran pada rumah Anda. (rilis)