batampos.co.id – Sejumlah masyarakat muslim Batam memilih menjalankan ibadah puasa di tanah suci di Makkah atau Madinah. Hal itu dapat terlihat dari meningkatkan permintaan umrah masyarakat dibeberapa agen travel di Batam.
Staf Administrasi Travel Silver Silk, Riski Dwi mengatakan jumlah permintaan untuk umrah selama bulan ramadhan meningkat. Bahkan pihaknya sudah menutup pendaftaraan ibadah umrah untuk bulan puasa nanti.
“Untuk ramadhan tahun ini sudah full. Biasanya paling lambat pendaftaran satu bulan sebelum umrah. Yang pasti meningkat dibanding hari biasa,” katanya di Kantor Travel Silver Silk di Tiban, Jumat (6/5).
Menurut dia, untuk perjalanan umrah selama ramadhan, pihaknya memberi beberapa paket. Mulai paket 10 hari hingga umrah selama 30 hari. Biaya perpaketnya pun berkisar Rp 23.950.000 – Rp 42.950.000.
“Insyallah semua jamaah umrah yang telah mendaftar itu berangkat awal ramadhan. Travel kita juga jauh dari penipuan, karena sudah berdiri sejak 16 tahun lalu,” terang Riski memastikan lagi.
Dijelaskannya, selama di tanah suci para jamaah akan menjalankan ibadah. Pihaknya juga akan membimbing para jamaah saat manasik nanti.
“Umrah untuk ibadah, bukan untuk bekerja disana,” tegas Riski.
Sementara Kepala Kantor Imigrasi Batam, Teguh Prayitno mengatakan pihaknya akan lebih awas dalam pemeriksaan surat izin masyarakat yang ingin umrah. Termasuk surat rekomendasi dari Kementrian Agama (Kemenag).
“Kita akan lakukan pemeriksaan ketat atas surat izin tersebut. Kita pastikan apakah itu dari travel resmi atau tidaknya,” terang Teguh beberapa waktu lalu.
Menurut dia, selama ini banyak pihak yang memanfaatkan visa umrah untuk bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab. Mereka berangkat dengan jalur resmi umrah, kemudian menetap disana untuk bekerja.
“Dan pihak kita banyak menemukan hal ini. Karena itu kita lakukan pengawasan lebih, agar tak ada warga kita yang bekerja secara ilegal di luar negeri. Karena resikonya juga tinggi,” pungkas Teguh. (she)



Selamat datang di Toraja Marathon!


