Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 13346

Jamaah Umrah Meningkat, Imigrasi Perketat Pengawasan

0

batampos.co.id – Sejumlah masyarakat muslim Batam memilih menjalankan ibadah puasa di tanah suci di Makkah atau Madinah. Hal itu dapat terlihat dari meningkatkan permintaan umrah masyarakat dibeberapa agen travel di Batam.

Staf Administrasi Travel Silver Silk, Riski Dwi mengatakan jumlah permintaan untuk umrah selama bulan ramadhan meningkat. Bahkan pihaknya sudah menutup pendaftaraan ibadah umrah untuk bulan puasa nanti.

“Untuk ramadhan tahun ini sudah full. Biasanya paling lambat pendaftaran satu bulan sebelum umrah. Yang pasti meningkat dibanding hari biasa,” katanya di Kantor Travel Silver Silk di Tiban, Jumat (6/5).

Menurut dia, untuk perjalanan umrah selama ramadhan, pihaknya memberi beberapa paket. Mulai paket 10 hari hingga umrah selama 30 hari. Biaya perpaketnya pun berkisar Rp 23.950.000 – Rp 42.950.000.

“Insyallah semua jamaah umrah yang telah mendaftar itu berangkat awal ramadhan. Travel kita juga jauh dari penipuan, karena sudah berdiri sejak 16 tahun lalu,” terang Riski memastikan lagi.

Dijelaskannya, selama di tanah suci para jamaah akan menjalankan ibadah. Pihaknya juga akan membimbing para jamaah saat manasik nanti.

“Umrah untuk ibadah, bukan untuk bekerja disana,” tegas Riski.

Sementara Kepala Kantor Imigrasi Batam, Teguh Prayitno mengatakan pihaknya akan lebih awas dalam pemeriksaan surat izin masyarakat yang ingin umrah. Termasuk surat rekomendasi dari Kementrian Agama (Kemenag).

“Kita akan lakukan pemeriksaan ketat atas surat izin tersebut. Kita pastikan apakah itu dari travel resmi atau tidaknya,” terang Teguh beberapa waktu lalu.

Menurut dia, selama ini banyak pihak yang memanfaatkan visa umrah untuk bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab. Mereka berangkat dengan jalur resmi umrah, kemudian menetap disana untuk bekerja.

“Dan pihak kita banyak menemukan hal ini. Karena itu kita lakukan pengawasan lebih, agar tak ada warga kita yang bekerja secara ilegal di luar negeri. Karena resikonya juga tinggi,” pungkas Teguh. (she)

GIPI Gelar Indonesia E-Tourism Summit 2017

0
foto:
e-tourismfrontiers.com

Dengan jurus Go Digital, Menteri Pariwisata Arief Yahya bertekad membawa gerbong kementerian yang dipimpinnya, melompat jauh menuju target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 275 juta wisatawan nusantara (wisnus) hingga tahun 2019.

Seluruh industri pariwisata tanah air saat ini mulai sadar akan pentingnya pemasaran melalui digital. Memang diperlukan pemahaman yang mendalam untuk mengetahui strategi yang efektif dalam menerapkan digital marketing di era yanh semakin tanpa batas dan borderless ini.

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) adalah asosiasi yang memfokuskan kegiatannya untuk pengembangan dan pertumbuhan sektor-sektor penting industri pariwisata di Indonesia. GIPI berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan RajaMICE,  event organizer profesional di kawasan Jakarta untuk menggelar “GIPI Indonesia E-Tourism Summit (GETS) 2017” yang akan diadakan pada 21 Juli 2017 di Hotel JS Luwansa Jakarta mendatang.

GIPI Indonesia E-Tourism Summit 2017 merupakan Konferensi satu hari penuh yang mengusung tema “Transforming Digital Marketing to Bring Indonesia Tourism Businesses into the Next Level”. Kegiatan ini  berfokus pada penguatan dan penerapan konsep penerapan bisnis pariwisata yang terintegrasi dengan digital marketing dan mengupas berbagai keuntungan yang akan didapat.

Konferensi ini akan diikuti oleh 10+ speakers yang memiliki kapasitas unggul terhadap isu-isu seputar pariwisata dan digital marketing dengan high profile participants dari kalangan Senior Managers, Business Development Director, Director of Sales and Marketing Manager, dan lain-lain.

Didien Djunaedy, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) mengungkapkan media digital memiliki andil besar bagi penyebaran informasi suatu destinasi wisata maupun akomodasi wisata kepada wisatawan. Namun, tidak semua perusahaan yang berkecimpung dalam industri pariwisata menyadari pentingnya platform ini.

“Untuk itu dibutuhkan suatu konferensi yang mampu menghadirkan pakar digital marketing yang mampu memberikan insight mengenai pengaplikasian strategi digital yang berkesinambungan bagi destinasi pariwisata,” ungkap Didien di Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Panca Sarungu selaku CEO RajaMICE dan juga menjabat Wakil Ketua Umum GIPI Bidang MICE menambahkan “Kami berharap informasi mengenai GIPI Indonesia E-Tourism Summit 2017 ini dapat tersalurkan dengan baik kepada para pelaku industri hospitality sehingga mereka tidak melewatkan kesempatan untuk meraih manfaat optimal diantaranya bertemu langsung dengan jaringan dengan perusahaan pariwisata berbasis e-commerce terkemuka dan juga pemahaman mendalam tentang tren yang akan mempengaruhi bisnis selama lima tahun ke depan,” tandasnya. (*)

Global Muslim Travel Index Indonesia pada Posisi 3

0
International Halal Lifestyle Expo and Conference (IIHLEC) 2016. Foto: istimewa/aura.co.id

Yes, Menpar Arief Yahya sanggup mengatrol Indonesia naik satu peringkat menempati posisi ketiga sebagai tujuan wisata utama untuk pasar wisata muslim versi Global Muslim Travel Index (GMTI) Mastercard-Crescent Rating 2017.

Memang, masih dua strip di bawah rival emosional Malaysia. Tetapi itu sudah melompati Turki, salah satu legenda wisata Family Friendly. Malaysia terbilang sukses menggaet wisman asal Timur Tengah dengan destinasi utama di Bukit Bintang Kuala Lumpur.

Indeks tersebut, yang mencakup 130 destinasi wisata, menunjukkan bahwa sejumlah destinasi non-Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Asia berhasil menaikkan peringkat mereka. Kenaikan peringkat Indonesia ini terjadi dua tahun berturut-turut.

“Kenaikan peringkat ini tak terlepas dari upaya Indonesia yang senantiasa menyesuaikan layanan dengan kebutuhan para wisatawan muslim,” ujar CEO CrescentRating & HalalTrip, Fazal Bahardeen saat peresmian hasil riset di Jakart, Rabu (3/4).

Tercatat, Malaysia dan Uni Emirat Arab berhasil mempertahankan peringkat satu dan dua. Di bawah Indonesia, ada Turki dan Arab Saudi yang berada dalam lima besar.

Sementara, untuk destinasi utama non-OKI, Singapura berhasil mempertahankan posisi disusul Thailand, Inggris, Afrika Selatan dan Hong Kong berada di peringkat lima besar. Sedangkan Jepang berhasil naik dua peringkat menjadi peringkat keenam. Kemudian ada juga Spanyol yang untuk pertama kalinya memasuki peringkat sepuluh besar.

Fazal menjelaskan, basil penelitian GMTI ini menunjukkan pasar wisata dengan konsep Family Friendly akan terus tumbuh pesat dan nilai dari sektor tersebut diperkirakan akan tumbuh hingga mencapai USD 220 miliar pada tahun 2020 nanti.

“Pasar ini juga diproyeksikan akan tumbuh lebih besar lagi mencapai USD 80 miliar hingga menjadi USD 300 miliar pada tahun 2026,” jelas Fazal.

Dalam riset GMTI, pada tahun 2016, diperkirakan jumlah total kedatangan wisatawan muslim secara global mencapai 121 juta, naik dari 117 juta pada tahun 2015, mewakili 10 persen dari keseluruhan sektor perjalanan.

“Secara global, Asia tetap memimpin sebagai wilayah yang memiliki daya tarik paling besar bagi para wisatawan muslim dengan skor rata-rata GMTI mencapai 57,6. Mawasan Afrika menempati posisi kedua dengan skor 47. Lalu Oceania dengan skor 43,8, Eropa dengan skor 39,9 dan Amerika 33,7,” papar Fazal.

Fazal menambahkan, GMTI senantiasa mengungkap wawasan dan informasi yang detail dimana hal tersebut akan membantu negara-negara destinasi untuk lebih memahami pergeseran kebutuhan dari sektor ini.

“Indonesia telah menanamkan investasi yang besar terhadap sektor ini dan hal tersebut tercermin pada peningkatan yang dicapai Indonesia dalam peringkat secara keseluruhan selama dua tahun berturut-turut,” pungkas Fazal.

Daftar peringkat 10 destinasi teratas (OKI) tahun 2017:

1. Malaysia (82,5)

2. Uni Emirat Arab (76,9)

3. Indonesia (72,6)

4. Turki (72,4)

5. Arab Saudi (71,4)

6. Qatar (70,5)

7. Maroko (68,1)

8. Oman (67,9)

9. Bahrain (67,9)

10. Iran (66,8). (*)

Buruan Daftar Toraja Marathon 2017, Nikmati Sensasi Lari diatas Awan

0

Selamat datang di Toraja Marathon!

Berlari 42,195 kilometer dengan target peserta 1.500 pelari jarak jauh itu melewati track yang kiri kanannya hijau dan indah. Pastikan daftar di event yang diselenggarakan PT Laga Toraja Mendunia itu.

Dia bekerjasama dengan Running Explorer sebagai Race Managament serta didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Kegiatan sport tourism ini juga disupport Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, dan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara akan berlangsung di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulsel pada 29 Juli 2017 mendatang.

Kegiatan marathon internasional ini akan melombakan empat kategori; 5K, 10K, 21K, dan full marathon (42K) dengan kombinasi jenis road running maupun semi trail  melewati desa-desa dan pemukiman masyarakat asli Toraja.

Sesuai dengan tema yang diangkat pada perlombaan kali ini “Run Above the Clouds” para peserta lari yang sebagian adalah wisatawan (wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara) akan berlari sambil menikmati obyek wisata berupa daya tarik alam (nature), budaya (culture), dan wisata buatan (manmade).

Para pelari akan mengikuti trek yang ditentukan melintasi pemukiman kampung adat (berusia ratusan tahun), persawahan, maupun  pemakaman kuno sebagai obyek wisata eksotis seperti Suaya, Tampang Allo, Bebo dan Kete’ Kesu.

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti mengatakan, Kemenpar memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Toraja Marathon 2017 dalam upaya mempromosikan destinasi Toraja yang dikenal dunia dengan keunikan budayanya.

“Penyelenggaraan sport tourism  berupa lari marathon internasional merupakan salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan destinasi pariwisata sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan. Tahun ini target Toraja Marathon 2017 sebanyak 1.500 peserta diharapkan akan membawa dampak langsung pada perekonomian masyarakat setempat,” kata Esthy Reko Astuti dalam jumpa pers persiapan Toraja Marathon 2017 di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Rabu (3/5).

Esthy Reko Astuti  mengatakan, Kemenpar gencar mendorong kegiatan sport tourism internasional di Tanah Air seperti; TdS, Tour de Banyuwangi Ijen, Tour de Bintan (TdB), Tour de Flores (TdF), Musi Tributon, Jakarta Marathon, maupun sebagi tuan rumah penyelenggaraan Asia Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 2018 mendatang  karena memberikan dampak direct impact dan media value yang tinggi serta mempercepat kemajuan kepariwisataan nasional.

Menurut panitian penyelenggara, untuk menjadi peserta Toraja Marathon 2017 cukup dengan menyisihkan Rp 150.000 untuk kategori 5KM, Rp 250.000 kategori 10KM, Rp 350.000 kategori 21KM, dan Rp 550.000 kategori 42KM dengan hadiah  total mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu setiap peserta akan mendapatkan kaos jersey standard lomba lari internasional serta medali finisher (jika selesai tepat waktu), dan beberapa cindera mata dari beberapa sponsor.

Pendapaftaran dibuka secara online via website: www.torajamarathon.com

Pendaftaran ditutup pada akhir 14 Juli 2017, sedangkan untuk  pendaftaran offline dibuka mulai 8 Mei 2017 di Gedung Mulo Jl. Jenderal Sudirman No. 23 Makassar; Toko Bina Karya Jl. Ampera No. 19. Makale, Tana Toraja;  The House Cafe Jalan Pongtiku No, 5C Karassik, Rantepao, Toraja Utaram, dan  Cimsky Cafe Jl. Ahmad Yani. Rantepao. (*)

50 Miliar untuk 10 Ribu Komputer

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Arifin Nasir mengatakan Komputer penunjang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA sederajat kini masih minim. Untuk itu, bertahap hingga 2019 mendatang pemprov Kepri akan menambah 10 ribu unit komputer. Jumlah pengadaan ini akan menyerap anggaran hingga Rp 50 miliar.

“Ini sifatnya stimulus sembari kita usahakan bantuan dari pusat juga,” ucap dia, Rabu (3/5) malam.

Dia merinci, 10 ribu unit tersebut pengadaanya mulai tahun 2017 ini sebanyak 1000 unit (fokus penyebarannya di Natuna Anambas dan Lingga), selanjutnya pada tahun 2018 sebanyak 4000 unit sementara tahun 2019 akan ditambah 5000 unit komputer.

“Tahun 2017 ini anggarannya Rp 5,4 miliar, tahun depan sekitar Rp 20 miliar. Pada tahun 2019 yang 5000 unit sekitar 25 miliar,” papar dia.

Dia meyakini seiring penambahan komputer tersebut, sekitar 60 hingga 70 persen SMA sederajat se Kepri sudah berbasis komputer. Pada awalnya, bantuan ini diprioritaskan dulu untuk sekolah negeri.

“Saya berani katakan, paling SMK kita sekitar 40 persen baru memiliki komputer, kalau SMA 30 persen,” ucapnya.

Dia mengklaim, rencana ini juga turut diamini oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Tidak hanya itu, DPRD Kepri pada prinsipnya sepakat karena ini merupakan program pengembangan mutu dan kemudahan akses siswa. Apalagi, bebrapa waktu lalu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy meminta daerah mengadakan komputer penunjang UNBK sebanyak-banyaknya.

“Gubernur setuju, beliau merasa risau banyak sekolah berbasis kertas. Anggota dewan bahkan mereka senang meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Namun dia mensyaratkan, bantuan pemerintah tersebut harus dijemput dengan usaha bupati maupun walikota. Dengan cara, kepala daerah atau dinas terkait di kota kabupaten melakukan pendekatan dengan Telkom maupun PLN agar komputer juga didukung jaringan yang mumpuni. “Jangan ada komputer tapi jaringan tak memadai,”ucapnya.

Selain pengadaan komputer, dia mengaku Pemprov juga menyiapkan terobosan pengadaan satu sekolah satu tower untuk menjamin jaringan saat UNBK di sekolah. “Misalnya 100 juta satu tower, itu tidak besar. Tidak salahnya kita anggarkan 2 atau tiga miliar untuk tower, kecil ini untuk dana pendidikan. Kita harus berani majukan pendidikan dengan anggaran 20 persen itu, asalkan jelas untuk meningkatkan mutu,”paparnya.

Dia mengklaim, rencana ini tengah dibicarakan dengan pihak Kemendikbud RI. “Kita tidak boleh terlena tunggu jaringan, kalau kita begitu anak kita nanti akan tertinggal terus,”pungkasnya. (cr13)

Kominfo Mulai Lelang CCTv dan Pemasangan Tiang Listrik

0
Salah satu CCTv yang dipasang di parkiran perkantoran daerah Batamcenter. Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 35 Closed Circuit Television (CCTv) di Badan Komunikasi dan Informatika Batam sudah mulai dilelang. Lelang sendiri dilakukan terpisah, dimana, pemasangan tiang listrik dan CCTv sudah mulai tahap pemasukan penawaran.

“Kami baru saja masukan penawaran. Dan sekaligus tahap pelelangan,” kata Kepala Badan Komunikasi dan Informatika Batam Salim, Rabu (4/5).

Dikatakan Salim, untuk sewa link sendiri segera menyusul. Pasalnya sesuai tahapan Komimfo, setelah tiang tegak dan listrik tersambung, perangkat CCTv dipasang. Disusul dengan pemasangan link karena pengerjaan CCTv memakan waktu tiga bulan.

Jadi lanjut dia, sembari lelang link, perangkat CCTv dan penyambungan link selesai terpasang. “Untuk penyambungan link memakan waktu sekitar 1,5 bulan. Kita mulai dari sekarang berarti CCTv sudah bisa dipakai 4,5 bulan ke depan,” tutur Salim.

Pengadaan CCTv senilai Rp 3,2 miliar ini rencananya bakal dipasang di 20 titik sentral. Diantaranya, Batamcentre, Nagoya, Nongsa, Batuaji, Sagulung, Sekupang dan Batamkota. Fokusnya daerah-daerah yang dianggap rawan kejahatan dan kamtibmas.

Salah satunya di jalan Gajah Mada tepatnya Southlink, Jalan dekat Mata Kucing dan Bukit Harimau. CCTv bisa mengawasi serta memantau kondisi Batam lebih detailnya. Kita akan pasang di lokasi yang dinilai rawan,” tuturnya.

Sementara di kawasan Batamcenter dipasang mulai dari Kantor Walikota Batam, DPRD Batam, simpang Bank Indonesia, Pelabuhan Internasional, serta Lapangan Engku Putri.

Diakui Salim, jenis kamera pengintai dipilih memiliki spesifikasi terbaik. Seperti kualitas gambar yang ditampilkan masuk kategori high definition.

“CCTv ini tak hanya menangkap gambar, juga suara dan mendeteksi gerak-gerik orang,” terangnya. (rng)

Pungli Pelabuhan, Polisi Periksa Agen Kapal

0

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang, memanggil seluruh agen kapal untuk dimintai keterangannya terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan ketiga tersangka oknum pegawai Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro melalui Kasat Reskrim, AKP Andri Kurniawan, mengatakan pihaknya sudah menjadwalkan pemanggilan terhadap seluruh agen kapal yang terdata didalam rekap para tersangka.

“Sesuai rekap mereka (tersangka) ada banyak agen kapal yang menyetorkan uang. Nah, untuk itu akan kami panggil agen kapal tersebut,” ujar Andri, Kamis (4/5).

Dikatakan Andri, selain melakukan pemanggilan terhadap agen kapal. Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap Kepala KSOP Tanjungpinang. “Pemeriksaan terhadap Kepala KSOP, tunggu beliau selesai mengikuti Rapat Kerja Teknis (Rakernis) di Jakarta,” kata Andri.

Sementara saat ditanya, apakah akan ada penambahan tersangka dari kasus dugaan pungli tersebut. Andri menyebutkan tidak tertutup kemungkinan hal itu bisa terjadi. Sebab dari hasil pemeriksaan tersangka ditemukan adanya fakta kemana saja aliran dana hasil pungli tersebut.

“Ada fakta baru yang ditemukan. Jadi kemungkinan ada tersangka lainnya lagi dari kasus itu,”ucap Andri.

Seperti diketahui sebelumnya, Herbet Simamora, (34), pegawai KSOP Tanjungpinang, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Satreskrim Polres Tanjungpinang, usai menerima uang dari agen kapal Sabuk Nusantara 59, Senin (1/5). Dari hasil pemeriksaan, Polisi pun akhirnya menetapkan tiga orang tersangka yakni Sutoyo, 42, Eri Priawan, 27, dan Herbet Simamora.

Ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu mempunyai peran masing-masing. Sutoyo, berperan merekap uang yang diterima dari agen kapal atas penerbitan Surat Izin Berlayar (SIB). Sedangkan Herbet dan Eri bertugas mengecek kapal dan penumpang.

Modus pungli yang dilakukan para tersangka yakni mengecek kapal yang hendak berangkat. Jika ditemukan adanya kelebihan penumpang dan barang muatan, mereka meminta uang pelicin. Jika operator kapal tidak memberikan, maka kedepannya kapal yang hendak berangkat melalui Pelabuhan Domestik SBP akan dipersulit.

Dari OTT tersebut, pihak Kepolisian berhasil menyita barang bukti cukup banyak. Diantaranya buku rekening atas nama Sutoyo, rekapan data uang yang diterima dari agen kapal, lima lembar amplop kosong berwarna coklat yang bertuliskan jumlah uang yang diduga setoran bulanan dan satu buku merk bintang obor.

Sedangkan uang yang disita yakni setoran dari agen kapal Sabuk Nusantara Rp 500 ribu, dari agen kapal VOC Batavia Rp 400 ribu, dari Superjet Rp 450 ribu, Seven Star Rp 300 ribu, dari agen tiket MV Marina Rp 200 ribu dan hasil ceking kapal Rp 400 ribu. Dengan total uang yang disita Rp 2,6 juta.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf (e) undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dirubah dalam undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman maksimal 20 tahun.(ias)

Konsultasi Cawagub, Seluruh Unsur Pimpinan ke Kemendagri

0

batampos.co.id – Sekretaris DPRD Kepri, Hamidi mengatakan untuk menuntaskan pemilihan calon wakil gubernur (Cawagub) Kepri, unsur pimpinan DPRD Kepri dan unsur pimpinan fraksi berangkat ke Kemendagri Jakarta.

”Enam ketua fraksi juga berangkat,” kata Hamidi, Kamis (4/5).

Rombongan nantinya akan diterima langsung oleh Direktur Pejabat Negara. Soal agenda dan rencana pembahasan dalam pertemuan tersebut, Hamidi enggan menjawabnya.

“Biar Ketua DPRD saja nanti yang menjelaskan,” ujarnya.

Proses konsultasi ini sempat molor dari rencana awal. Sebelumnya konsultasi ke Kemendagri dijadwalkan Selasa (2/5) kemarin. Pasalnya, pengajuan agenda konsultasi tersebut di hari kemarin tidak mendapat konfirmasi persetujuan dari pihak Kemendagri, sehingga mesti diagendakan ulang.

“Kami baru hari ini, Jumat (5/5) ke Kemendagri,” kata Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.

Menurut Jumaga hal tersebut bukan suatu masalah. Karena yang terpenting, kata dia, agenda konsultasi tersebut sudah masuk ke Kemendagri dan bisa lekas didapat hasil konsultasi di sana.

 

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri, Sukri Fakhrial menegaskan tanpa adanya petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) DPRD Kepri sulit untuk melaksanakan proses pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) Kepri. Karena apabila dipaksakan, khawatir bertentangan dengan hukum.

“Sore ini (kemarin,red) sejumlah anggota Komisi I DPRD Kepri sudah bertolak ke Jakarta. Rencana besok (hari ini,red) langsung ke Kemendagri untuk berkonsultasi,” ujar Sukri Fahrial menjawab pertanyaan Batam Pos, Kamis (4/5) di Tanjungpinang.

Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu mengatakan, pihaknya memang sudah melakukan studi banding ke beberapa daerah. Seperti di Sulawesi, Sumatera Utara, dan Riau. Tetapi belum ada yurisprudensi yang bisa digunakan pada proses pemilihan Wagub Kepri.(aya/jpg)

Kesadaran Tertib Parkir Warga Batam masih Rendah

0
 F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tingkat kesadaran tertib parkir masyarakat Kota Batam masih kurang. Ini dibuktikan dengan banyaknya kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir di sejumlah titik yang seyogyanya bukan lokasi parkir.

Di sepanjang Jalan Daeng Kamboja Batamcenter misalnya, belasa kendaraan roda empat parkir di U-Turn, tempat memutar balik kendaraan. Akibat kendaraan yang berbaris di jalan tersebut, akses jalan Daeng pun ikut terganggu.

“Dishub kayaknya tak berdaya. Padahal tiap hari kendaraan parkir disini,” keluh Nova, salah seorang pengendara mobil yang ingin memutar kendaraannya di depan First City Komplek Batamcenter, Kamis (4/5).

Sementara itu, pelebaran ROW jalan di sejumlah titik di Nagoya malah dimanfaatkan segelintir orang untuk memakirkan kendaraannya. padahal disana jelas terpampang larangan parkir. Bahkan untuk berhenti juga dilarang.

Anggota Komisi III DPRD Batam Sumali mengatakan, harus ada tindakan tegas dari dinas Perhubungan (Dishub) Batam. Sehingga ada efek jera dan dishub pun diminta harus komitmen dengan rambu-rambu jalan yang sudah dipasangnya.

“Jika ada yang melanggar harus ditindak,” tuturnya.

Menurut dia, jangan nanti larangan ini sebatas himbauan. Sehingga para pelanggar pun semakin banyak.

“Kalau tak ada aksinya mending dicopot saja (plang larangan). Komitmen pemerintah harus nyata,” tegasnya.

Ia juga meminta, kesadaran masyarakat untuk memarkirkan kendaraannya.

“Ya harus dimulai dari masyarakat juga. Selain penindakan, kesadaran ini yang paling dibutuhkan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Yusfa Hendri mengaku akan segera menindak kendaraan parkir sembarangan. “Kita sudah jadwalkan razia. Mana kendaraan yang masih melanggar rambu akan ditertibkan,” janjinya.

Ia menghimbau, seluruh masyarakat harus sadar memakirkan kendaraannya di lokasi yang sudah disediakan.

“Tidak di bahu jalan, u-turn atau ruang milik jalan yang bisa menimbulkan kemacetan,” ucapnya. (rng)

Yacht Ditemukan di Perairan Bintan

0
Kolonel Ribut. F.Yusnadi/batampos.

batampos.co.id – Kapal Yacht Sunrise berbendera Singapura, yang dilaporkan hilang kontak, sejak (2/5), ditemukan di perairan Mapur, Bintan, Kamis (4/5), siang, oleh KRI Siwar-646 dari unsur Gugus Tempur Laut Armabar Republik Indonesia.

Informasi dihimpun, sebelum dikabarkan los kontak. Kapal Yacht Sunrise, bersama tiga kapal Yacht lainnya yakni Nirvana 8, Katrianne, dan Ximula, berlayar dari Batam menuju Pulau Tambelan, Bintan, sejak (29/4). Namun, ditengah perjalanan kapal Yacht Sunrise yang terdapat lima orang warga negara Singapura, yakni James Body Chuen Yong, 41, Tan Awan Ang Kenneth, 42, Lee Shao Yo, 37, Lee Yeow Kuan Eddy, 54, dan Goh Ee Kiat, 52, menghilang. Sedangkan tiga kapal lainnya telah sampai di Tambelan.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Kolonel Laut (P) Ribut Eko Suyatno, mengatakan Kapal tersebut ditemukan di posisi titik koordinat 01 18 157 U-104 58 554 T bersama lima orang ABK dalam keadaan aman. Saat ini kapal sedang towing menuju Batam.

“Kapal Yacht Sunrise ini terpisah dengan kapal lainnya saat berlayar menuju Tambelan,” ujar Ribut.

Dikatakan Ribut, pencarian terhadap kapal tersebut dilakukan pihaknya setelah mendapat informasi yang kemudian ditindak lanjuti dengan menyebarkan ke seluruh unsur patroli udara dari Wing Udara-2, unsur patroli TNI AL dan Pos TNI AL.

“Alhamdulillah, sudah ketemu. Kami juga koordinasi dengan Komandan Guspurlabar,”kata Ribut.

Diterangkan Ribut, ia pun telah memerintahkan Kapal Angkatan Laut (KAL) Mapoor untuk membantu pengawalan dan pengamanan terhadap kapal Yacht tersebut.

“Lanal Batam juga membantu pengawalan. Kapal tersebut akan langsung dibawa menuju ke Nongsa Batam,” pungkasnya.(ias)