Penaga Belum Berikan Laporan Dana Desa 2016
Nunggak PBB delapan Tahun, Kaget Tagihan Bengkak
batampos.co.id – Sukedi enggan membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp 940.794 bukan lantaran tak taat pajak. Warga RT 003 RW01 Dwi Sartika Kelurahan Tanjungbatu Kota ini mengaku tak memiliki lahan seluas 200 meter sebagaimana disebutkan dalam tagihan PBB. Apalagi tunggakan PBB nya sampai delapan tahun lamanya terhitung sejak 2008 hingga 2016.
Sukedi mengaku memiliki tanggungan PBB. Tapi tiap tahun PBB tersebut selalu dibayarnya. “Makanya saya yakin yang ini bukan tagihan pajak saya,” ujar Sukedi.
Setiap tahunnya, Sukedi mengaku membayar PBB sesuai dengan luas tanah dan bangunan yang ditempatinya sebesar Rp 50 ribu lebih.
“Kami akan sampaikan masalah tagihan janggal ini ke Dinas Pendapatan UPTD Kundur,” terang Sukedi.
Sukedi juga mengaku jika surat tagihan pajak daerah salah alamat selalu diterimanya tiap tahun. Lantaran merasa tak memiliki tanah dan bangunan, Sukedi tak membayarnya.
“Kami berharap Dinas Pendapatan dan pihak kelurahan mengecek kembali ke lapangan sehingga tak salah alamat,” kata Sukedi. (ims)
Color KasmaRun 2017 Sukses Gaet Peserta dari Negara Tetangga
Event Color KasmaRUN 2017 yang digelar hari ini, 22 April 2017 dipastikan lebih ramai dari tahun sebelumnya.
Group General Manager (GGM) PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Abdul Wahab mengatakan, tahun ini, yang sudah mendaftar mencapai 1.200 peserta dimana 30 persen diantaranya datang dari negara tetangga.
“Sekitar 1.200 warga dari berbagai kabupaten dan kota telah mendaftarkan diri untuk mengikuti acara ini. Kalau lihat animo, bisa menjadi 1500 peserta. Dan 30 persennya sekitar 300-400 orang datang dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” kata Wahab saat dihubungi, Jumat (21/4).
Wahab menjelaskan, acara ini sudah digelar PT BRC sejak 2015. Agenda sport tourism tahunan ini mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara. Sehingga dijadikan salah satu program andalan pariwisata di Kabupaten Bintan maupun Provinsi Kepri.
“Kita sudah berpengalaman dengan event ini dan event-event besar lainnya. Acara ini terbukti bisa menarik wisatawan mancanegara khususnya dalam bentuk keluarga. Karena acara ini temanya fun,” jelas Wahab.
Selain itu, lanjut Wahab, KasmaRUN yang dihelat di Areal Lagoi Bay, Kawasan Pariwisata Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong ini juga terbukti memberikan dampak positif bagi pelaku industri pariwisata seperti hotel dan transportasi.
“Semua kena dampak positifnya. Hotel-hotel di sekitar acara penuh, penyewaan mobil ramai, dan transportasi penyeberangan juga menjadi sibuk,” papar Wahab.
Wahab mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi penuh dengan pihak perhotelan dan transportasi. Khusus transportasi, jumlah armada kapal ferry dan kapal cepat akan diperbanyak untuk memudahkan para penyeberang baik dari Riau maupun dari Sungapura.
“Hotel-hotel sudah penuh, kita juga berkoordinasi dengan pengusaha-pengusaha homestay. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, kami minta armada kapal diperbanyak agar pengunjung yang datang tidak terlalu lama menunggu,” pungkas Wahab.
Kementerian Pariwisata yang ikut mendukung event unik ini pun ikutan happy. Selain fun dan menyehatkan, agenda ini ternyata memberi dampak ekonomi yang luar biasa bagi wilayah perbatasan.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya mengajak orang untuk hidup sehat, tetapi juga membuat mereka bahagia. Ekspektasi kami adalah bisa menciptakan senyum di wajah para peserta, karena keindahan Bintan dan uniknya acara,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang juga didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Alam Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Hendry Noviardi.
Esthy mengatakan, Menpar Arief Yahya mentargetkan 4 juta wisman di crossborder. Jika Kepri dan Riau dimasukkan. Tetapi jika tidak pun, Kepri adalah tambang potensial mendulang wisman, karena jarak dan waktu tempuhnya dekat.
“Kami berusaha kemas paket dengan event menarik sehingga wisatawan dari seberang bisa kita tarik. Sejauh ini dengan atraksi senjatanya. Dan untuk meningkatkan kekuatan destinasi wisatanya, kita coba kemas dalam suatu event sport tourism, budaya, dan pagelaran musik, pungkas Esthy. (*)
SDM Pariwisata Sumut Harus Disiapkan
Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), data kunjungan wisman ke Sumut terjadi penurunan dari 2014 (270.837) ke tahun 2015 (229.288) menurut tiga pintu masuk di daerah itu. Kemudian mulai ada kenaikan lagi pada 2016 menjadi 230 ribu lebih.
Untuk itu Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mendukung upaya pemerintah mengembalikan kejayaan pariwisata di Sumatra Utara. Utamanya wisatawan mancanegara yang datang ke Danau Toba, Brastagi dan destinasi lainnya.
“Mungkin karena itu pemerintah ingin mengembalikan lagi kejayaan parawisata di Sumut,” ujar Saleh saat dikonfirmasi pada Jumat (21/4).
Pada prinsipnya, politikus asal Sumut ini mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia. Naiknya kunjungan wisatawan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Juga, dapat menciptakan lapangan pekerjaan.
Persis dengan apa yang selalu disampaikan Menpar Arief Yahya, dan data World Bank. Pariwisata adalah cara yang paling cepat dan mudah untuk mendapatkan devisa, menaikkan PDB dan tenaga kerja.
Namun demikian, Saleh Partaonan Daulay menilai perbaikan infrastruktur di daerah tujuan wisata harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelolanya. Termasuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait pengembangan wisata.

“Kalau masyarakatnya tidak welcome, tidak ramah, tidak menjaga kebersihan, orang akan malas berkunjung. Wisatawan itu datang itu biasanya mau mencari ketenangan dan kenyamanan,” ulas Saleh, mengingatkan masyarakat Sumut agar bisa menjadi tuan rumah yang baik.
Dalam konteks itu, dia mendukung program pendidikan vokasional yang digalakkan pemerintah. Sasaran program itu bisa diprioritaskan di daerah-daerah tujuan wisata.
“Diharapkan, pendidikan vokasional itu dapat menaikkan SDM di tempat-tempat itu. Kalau menunggu mereka sekolah formal, butuh waktu lama,” pungkasnya. (*)
Krui Pro 2017 di Lampung Panggung untuk Nishi Keijiro

Nishi Keijiro Juara Surfing Internasional Krui Pro 2017 yang diselenggarakan di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Barat.
Surfer asal Jepang ini menjadi juara dalam ajang Krui Pro 2017 WSL QS 1000 Surfing Competition kategori pria. Sedangkan di kategori wanita, Lucy Callister asal Australia keluar sebagai pemenang.
Berkat ajang ini Kabupaten Pesisir Barat, Lampung Barat makin mendunia. Hamparan keindahan pantai di pesisir barat ini kini bukan lagi lokasi wisata, tetapi telah menjelma menjadi surga para surfer atau peselancar internasional.
Pesisir Barat itu terpilih menghelat Kejuaraan Surfing berskala internasional, Krui Pro 2017 WSL QS 1000 Surfing Competition.
Kompetisi ini terselenggara berkat sinergi apik antara Pemda Lampung, Barat, Kementrian Pariwisata dan World Surf League serta Asian Surfing Championship serta Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI).
Kementrian Pariwisata Indonesia (Kemenpar) antusias dengan gelaran selancar bertaraf internasional ini. Terlebih, untuk pertama kali Kab. Pesisir Barat menggelar hajatan olahraga menantang ombak ini. Bahkan, Kab. Pesisir Barat menjadi salah satu seri kejuaraan selancar dunia ini.
Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kemenpar, Ratna Suranti menjelaskan, kejuaraan surfing ini menjadi pintu gerbang pariwisata di Provinsi Lampung. Bukan cuma di Lampung, kejuaraan selancar dunia ini membuka akses pariwisata di Indonesia, mengingat 5 dari 40 seri WSL berlokasi di Indonesia.
Nama Kab. Pesisir Barat semakin mendunia, karena akan rutin menjadi salah satu seri kejuaraan selancar dunia WSL.
“Kejuaraan ini pantas mendapatkan dukungan penuh karena dari sekitar 40 series diselenggarakan oleh WSL, 5 lokasi berada di Indonesia. Respons kejuaraan Selancar ini sangat bagus, maka dengan mengkembangkan konsep 3A-nya Menpar Arief Yahya–Akses, Atraksi, dan Amenitas—, secara otomatis pebisnis akan mengembangkan destinasi Lampung Selatan,” papar Ratna.
Liga selancar dunia, WSL Q 1000 ini sudah memiliki nama di dunia. Ajang ini menurut Ratna sebagai promosi ‘gratis’ destinasi periwisata di seluruh dunia. Terutama pantai-pantai dengan potensi ombak tinggi.
“Secara otomatis daya tarik pantai di destinasi tersembunyi di seluruh Indonesia membuat peselancar dunia mengetahui sehingga pantai pantai yang berombak besar dan tinggi ini akan ramai oleh peselancar seluruh dunia,” dia mengungkapkan.
Agar terus mendapat kepercayaan menggelar event ini, Presiden ASC, Tipi Jabrix meminta masyarakat setempat untuk menjaga kondisi pantai.
“Sehingga wisatawan dan para surfer akan berdatangan lebih banyak lagi,” ujar Tipi.
Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal menegaskan komitmen membangun sektor pariwisata di lokasi tersebut. “Kami percaya, Pesisir Barat memiliki masa depan cerah dengan semua potensi wisata,” kata dia.
Melalui kejuaraan selancar dunia ini, Agus berharap Kab. Pesisir Barat bisa menghelat cabang selancar pada Asian Games XVIII 2018. Krui dan Cimaja menjadi dua kandidat utama venue surfing Asian Games.
Perhelatan Krui Pro 2017 WSL QS1000 Surfing Competition berlangsung 15-19 April 2017. Sebanyak 17 peselancar asing dari Australia, Amerika Serikat, Brazil, Selandia Baru, Yunani, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Filipina dan dan tuar rumah Indonesia ambil bagian di ajang ini. (*)
Kepala BKD Belum Terima Surat Perintah
Buruan, PKP Fiesta 2017 Berakhir Besok

batampos.co.id – Tinggal satu hari lagi kesempatan, bagi warga Batam yang ingin mendapatkan produk properti terbaik PKP, seperti membeli rumah, ruko dan town house selama pameran PKP Fiesta. Pasalnya setelah menggelar pameran sejak Selasa (28/3) lalu, PKP Fiesta, pameran properti milik developer PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP) akan berakhir, Minggu (23/4).
Berlokasi di atrium BCS, penutupan pameran tersebut sekaligus bersamaan dengan dilakukan penarikan kupon undian dengan hadiah grand prize yang ditunggu yakni sepeda motor Harley Davidson serta 14 hadiah menarik lainnya.
“Jangan sampai Anda terlambat. Tetapi juga perlu kejelian ketika memutuskan membeli sebuah produk properti, baik untuk hunian maupun bisnis. Keputusan yang tepat akan memberi Anda hunian terbaik demi kenyamanan jangka panjang serta lokasi yang tepat bagi keberhasilan bisnis Anda. Di samping itu, produk properti dapat Anda jadikan alat investasi,” ujar Kadiv Marketing Promosi PT PKP, Gentur Herat, Jumat (21/4).
Gentur mengatakan waktu terbaik dan dimana lokasi bagus untuk membeli produk properti, perlu mempertimbangkan kondisi makro-ekonomi, waktu pembelian yang tepat yakni ketika sebuah perusahaan pengembang sedang menggelar pameran. Sebab, ketika pameran, perusahaan pengembang pasti memberikan banyak nilai lebih bagi konsumennya. Sedangkan lokasi yang tepat sangat bergantung kepada visi dan kemampuan perusahaan pengembang dalam mengkreasi dan menstimulisasi lokasi pengembangannya agar tidak hanya nyaman bagi para penghuni tetapi juga mendukung pertumbuhan dan keberhasilan para pebisnis di lokasi tersebut.
Di samping dua hal tersebut, kualitas pengembang properti patut mendapat perhatian. Jangan abaikan reputasi atau rekam jejak pengembang yang menawarkan aneka produknya. Pengembang yang baik yakni yang telah terbukti menghasilkan produk properti berkualitas, menjamin kepastian hukum atas produk properti yang ditawarkan, serta memberi kemudahan-kemudahan transaksi bagi para konsumennya.
“Untuk itu, saat ini kami sedang menggelar pameran bertajuk “PKP Fiesta” di atrium BCS Mall. Dalam rentang waktu yang cukup panjang tersebut, calon konsumen diberi kesempatan untuk lebih matang mengambil keputusan membeli produk properti yang dikembangkan oleh PKP,” terangnya.
Gentur menjelaskan dalam pameran kali ini, pihaknya menawarkan berbagai produk hunian, town house, dan rumah toko (ruko) melalui 13 proyek yang tersebar di berbagai lokasi antara lain di kawasan Batamcentre, Baloi, South Link, hingga Marina dan Tanjung Uncang.
“Harus diakui bahwa Kota Batam mulai mengalami kemacetan lalu lintas. Hal ini cukup menyulitkan mobilitas masyarakat untuk bergerak ke pusat-pusat bisnis yang selama ini terkonsentrasi di kawasan Jodoh, Nagoya dan Batam Centre. Karena itu, PKP membangun kantong-kantong bisnis baru dalam kawasan terpadu dan mandiri, sehingga masyarakat tak perlu keluar jauh dari lingkungannya untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya di dalam kawasan yang kami kembangkan selalu mementingkan roda bisnis dan ekonomi, ada pasar basah, Plaza,area komersial, taman bermain hingga waterboom,” jelas Gentur.
Sebanyak 13 proyek yang dipamerkan di BCS masing-masing Puri Selebriti 1, 2, dan3, Putra Jaya, Ruko Mega Legenda Extention, Ruko Mega Legenda 2, yakni Dream Land 1 dan Marina Dream Land 2 , Dream Land City, Dream Land Square dan Dream Land Park di kawasan Marina, serta proyek baru yang baru masih soft launching yakni ruko Orchid Park Busines Center (OPBC) serta rumah di Wonderland.
Banyak kemudahan dan keuntungan yang dapat diperoleh calon konsumen ketika membeli produk properti, baik rumah, town house, maupun ruko selama pameran berlangsung. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 130 juta seperti Perumahan Putra Jaya.
“Serta harga Fiesta Sale adalah kesempatan menang yang lebih besar karena pembelian sekarang bisa ikut undian berkali- kali,” terangnya.
Lebih rinci, Gentur menjelaskan keunggulan lain bagi calon konsumen, bila membeli pada saat pameran, yakni cara bayar lebih fleksibel, bisa melalui KPR bank maupun mencicil langsung ke pengembang. Tak hanya itu tersedia juga rumah siap huni, serta banyak promo menarik seperti hadiah langsung, subsidi sertifikat, dan gratis uang lingkungan.
“Soal pembiayaan, konsumen tidak perlu khawatir, karena PKP selama ini telah menjalin kerjasama dengan bank-bank pemerintah maupun bank swasta nasional, dan bank syariah. Selain itu pembelian tidak hanya melalui kredit perbankan, tetapi bisa juga tunai bertahap langsung ke developer atau nyicil tanpa bunga,” jelasnya.
Informasi lebih detail mengenai, penawaran ini kunjungi pameran PKP Fiesta di atrium BCS Mall tinggal besok saja. (cr12)
ASN Tak Boleh Jadi Sekdes
batampos.co.id – Kabupaten Karimun salah satu kabupaten di Provinsi Kepri yang belum mendapatkan rekomendasi rekomendasi dari Dirjen Perimbangan Keuangan untuk pencairan dana desa (DD). Hal ini disebabkan belum adanya laporan penggunaan dana desa pada tahun lalu dan juga belum siapnya APBDes.
”Dalam rapat beberapa hari lalu dengan OPD terkait salah satu hal yang adalah masalah DD. Dan, dalam rapat tersebut memang ada kendalanya. Yakni, tim teknis yang ada di desa untuk melakukan penyusunan APBDes sangat minim. Sebab, sebelum UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa diberlakukan, pejabat yang menjabat sebagai sekretaris desa (Sekdes) adalah ASN atau PNS. Tapi, sekarang sudah tidak diperbolehkan lagi,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq kepada batam Pos, Jumat (21/4).
Jika Sekdes masih dijabat oleh ASN, kata Bupati, kemungkinan besar dalam menyusun APBDes akan lebih mudah. Termasuk juga untuk membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran DD tahun lalu. Meski demikian, hari ini (kemarin) dia sudah menerima laporan bahwa jumlah APBDes yang selesai disusun sudah 38 desa. Artinya, hanya 4 desa yang masih melakukan penyusunan. Termasuk penyusunan laporan realisasi dan penggunaan DD tahun sebelumnya. Setelah itu dilaporkan ke Kementerian Keuangan.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Karimun, Suwedi secara terpisah menyebutkan, dengan terbatasnya tenaga teknis yang membantu desa dalam menyusun APBDes, sesuai dengan araghan dari Bupati Karimun pihaknya telah menurunkan empat tim ke lapangan untuk membantu percepatan dalam menyusun APBDes.
”Dengan sistim penyusunan ABPBDes tahun ini yang disesuaikan dengan ketentuan dari Kementerian Desa, memang tidak gampang. Sebab, apa pun jenis pembangunan yang akan dilaksanakan menggunakan DD harus tergambar dengan jelas di dalam APBDes,” paparnya.
Sebagai contoh, lanjut Suwedi, di suatu desa ingin membangun jalan semenisasi. Proyek tersebut menggunakan DD yang membutuhkan dana Rp100 juta dengan ukuran panjang 50 meter dan lebar 4 meter. Tapi, di dalam APBDes tidak bisa disebutkan begitu saja. Melainkan, di dalam APBdes tersbeut harius dijabarkan secere detil. Mulai dari harga semen, harga pasir, upah tukang dan juga biaya lainnya. Itu yang menyebabkan membutuhkan waktu dalam menyusunnya. (san)
Meral Barat Juara MTQ IX Karimun

batampos.co.id – MTQ IX Kabupaten Karimun resmi berakhir Kamis (20/4) malam lalu. Penutupan sekaligus penyerahan piala bergilir kepada pemenang diserahkan oleh Bupati Aunur Rafiq.
Pelaksanaan MTQ IX yang dipusatkan di Stadion Badang Perkasa, Kecamatan Meral Barat ini, diikuti 318 qori dan qoriah dari 12 kecamatan. Setelah melewati penyisihan, akhirnya kafilah tuan rumah (Meral Barat, red) berhasil keluar sebagai juara umum.
Untuk pelaksanaan MTQ ke X tahun 2018 mendatang, terpilih Kecamatan Ungar sebagai tuan rumah. Hal itu ditetapkan sesuai keputusan Rakerda IV LPTQ Kabupaten Karimun, sehingga masih ada waktu dua tahun untuk mempersiapkan agenda MTQ berikutnya.
“Saya ucapkan kepada seluruh lapisan masyarakat Karimun, yang telah mensukseskan pelaksanaan MTQ ke IX di kecamatan Meral Barat. Walaupun banyak kekurangan, tapi tetap meriah dan memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitarnya dalam menggerakan ekonomi kerakyatan,” tuturnya.
Sementara Camat Meral Barat Monalisa ketika dimintai tanggapannya mengatakan, bahwa dirinya tidak bisa apa-apa apabila tidak didukung semua elemen masyarakat Kecamatan Meral Barat. Artinya, para qori dan qoriah yang ikut bertanding mereka didukung oleh orang tua kita secara moril. Sehingga, membuahkan hasil menjadi juara umum MTQ ke IX.
“Alhamdulillah, saya sebagai ketua panitia tidak memikirkan juara. Tapi bagaimana sukses MTQ di wilayah saya ini. Terimakasih kepada orangtua dan masyarakat kecamatan Meral Barat yang telah berhasil meraih juara umum dan sukses pelaksanaan MTQ, dengan nilai tertinggo 64 poin,” ungkapnya sambil menitikan air mata terharu.
Sedangkan, di posisi kedua diraih oleh Kecamatan Meral dengan nilai 50 poin. Disusul Kecamatan Kundur yang mendapatkan nilai 43 poin. Untuk Kecamatan Karimun dan Moro sama-sama meraih 29 poin. Selanjutnya Kecamatan Buru 21 poin, Belat 15 poin, Kundur Utara 10 poin, Ungar dan Kundur Barat sama-sama 8 poin, Tebing dan Durai sama-sama 3 poin. (tri)
56 Peserta Berhasil Selesaikan Seluruh Cabang

batampos.co.id– Perhelatan MTQ Ke XI Tingkat Kota Tanjungpinang yang dilaksankan Pemko Tanjungpinang dari 17 sampai 21 April di Terminal Sungai Carang, Bintan Centre, Batu 9, berjalan sukses dan lancar. Sebab 56 peserta yang dikirim empat kecamatan berhasil menyelesaikan seluruh cabang yang diperlombakan.
