Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 13464

Pencak Silat Sijori, Target Kepri Juara Umum

0
Dua atlet pencak silat Imam Pratama (Biru) dan Muhammad Naashirudin bertarung dalam Pencak Silat Sijori ke X di TCC, Kamis (6/4). f.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Provinsi Kepri menargetkan keluar sebagai juara umum pada perhelatan akbar Pencak Silat Sijori ke X yang digelar di Tanjungpinang City Centre (TCC) Tanjungpinang.

Annual iven tersebut diikuti ratusan peserta dari Singapura, Malaysia, Riau, dan Kepri.

“Kepri sebagai tuan rumah tentu sangat berhasrat untuk keluar sebagai juara umum pada turnamen ini. Karena istilah Sijori sudah melekat dengan Singapura, Malaysia, Riau dan Kepri,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, Meifrizon disela-sela pembukaan, Rabu (5/4) malam di Tanjungpinang City Centre (TCC).

Menurut Meifrizon, Pencak Silat Sijori adalah salah satu ajang bergengsi. Dijelaskan Meifrizon, maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai media pembinaan bagi atlet-atlet silat. Selain itu untuk melekatkan silaturahmi yang sudah terbangun.

Mantan Kepala Satpol PP Provinsi Kepri itu juga mengatakan, ada tiga kategori yang dipertandingkan. Yakni laga dan seni yang terdiri dari tunggal, ganda dan beregu. Adapun kegiatan ini akan diselenggarakan mulai 4 April dan berakhir pada 9 April mendatang.

“Dari Kepri sendiri, selain mengutus atlet Ikatan Pencak Silat Kepri (IPSI) ada juga perwakilan dari Tanjungpinang dan Karimun. Sedangkan dari Riau ada Pekanbaru dan Siak,” papar Meifrizon.

Pendiri Pencak Silat Sijori, Huzrin hood dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dimulai sejak tahun 2002. Menurutnya ini adalah upaya untuk melestarikan kebudayaan melayu. Ia mengharapkan, setiap atlet yang bertanding dapat memberikan yang terbaik.

“Kalah menang dalam pertandingan adalah hal yang lumrah. Yang terpenting junjung tinggi sportivitas, dan berikan atraksi terbaik,” ujar Huzrin Hood.

Sementara itu Asisten I Pemprov Kepri, Raja Ariza yang mewakili Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam sambutannya, ivent ini harus melahirkan atlet-atlet silat yang berprestasi. Sijori adalah negara serumpun yang punya kesamaan budaya melayu, yakni pencak silat.

“Sportivitas harus menjadi yang terdepan. Kita harapkan kepada para atlet bertanding dengan sungguh-sungguh, untuk meraih prestasi terbaik,” ujar Raja Ariza.(jpg)

Apri Minta KONI Mendata Atlet Berprestasi

0

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi meminta kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bintan untuk mendata seluruh atlet berprestasi di Kabupaten Bintan. Sebab masih banyak pemuda yang memiliki keahlian diberbagai cabang olahraga (cabor) tersebar di 10 kecamatan belum tercatat.

“KONI harus inventarisir para atlet yang tersebar di 10 kecamatan. Karena banyak atlet berprestasi yang belum tercatat. Padahal mereka dapat menyumbang prestasi gemilang di dunia olahraga Kabupaten Bintan,” ujar Apri dihadapan 17 pengurus cabor di Kantor Camat Gunung Kijang, Kamis (6/4).

Bedasarkan catatan KONI Bintan, kata Apri perolehan prestasi atau mendali setiap tahunnya tidak mengalami pergerakan yang gemilang. Melainkan dunia olahraga di Kabupaten Bintan paling merosot diseluruh Kepri. Kejadian ini mencerminkan lemahnya pembinaan maupun pelatihan yang diberikan kepada atlet.

Agar prestasi disetiap cabor bisa meningkat, lanjut Apri diminta seluruh pengurus cabor dibawah naungan Koni Bintan serta Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Bintan dapat bekerjasama dan bekerjakeras untuk mengharumkan dunia olahraga didaerah ini. Datalah atlet berprestasi di Bintan maupun yang berada di luar daerah untuk memperkuat cabang-cabang olahraga yang ada.

“KONI dan Disbudpora segera bekerja. Data semua atlet Bintan yang berada di dalam maupun luar daerah. Kita akan siapkan anggarannya untuk membina dan melatih mereka agar lebih profesional lagi. Karena merekalah kunci kesuksesaan dunia olahraga kita,” bebernya.

Dukungan Pemkab Bintan terhadap kemajuan dunia olahraga, sambung Apri tidak hanya sekedar menganggarkan dana untuk pembinaan dan pelatihan atlet saja. Tetapi mulai tahun ini, Bintan akan membangun berbagai sarana olahraga yang lengkap beserta fasilitas penunjang lainnya.

Apri berharap Bintan memiliki atlet-atlet yang andal dalam 17 cabor. Diantaranya sepak bola, atletik, renang, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, pencak silat, bola basket, bola voli, bola takraw, binaraga, karate, biliard, dayung, catur, bolling, dan sky air.

Sementara itu Ketua KONI Bintan, Cangku alias Kepyono mengatakan Koni dan Disbudpora akan bekerjasama untuk menginvetarisir seluruh atlet berprestasi. Kedua lembaga ini akan memulai pendataannya di seluruh wilayah Bintan kemudian akan merambat keluar daerah.

“Kami akan mencari anak Bintan yang berbakat dibidang olahraga maupun yang telah berprestasi. Bahkan kami akan boyong atlet Bintan yang berada di luar daerah kembali kesini,” katanya.

Atlet yang akan didata, lanjut Cangku akan disesuaikan dengan pengurus cabor yang ada. Kemudian juga disesuaikan dengan fasilitas yang disediakan. Sehingga pembinaan dan pelatihannya dapat berjalan lancar dan maksimal.

“Untuk saat ini atlet yang kita miliki ada 168 orang. Kemudian untuk pelatihnya ada 30 orang, official ada 10 orang dan panitia 22 orang. Jumlah itu akan berubah setelah kita lakukan pendataannya,” ungkapnya. (ary)

SMPN 5 Bintan Wakili Provinsi Kepri

0

batampos.co.id – SMPN 5 Bintan menjadi satu-satunya sekolah yang berkesempatan mewakili Provinsi Kepri di ajang lomba sekolah sehat tingkat nasional yang digelar, Selasa (18/4) mendatang.

Keberhasilan ini tak lepas dari proses panjang yang telah dilewati dalam mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan sehat. Salah satunya berhasil meraih juara pertama lomba sekolah sehat tingkat Provinsi Kepri tahun 2016.

Pelaksana tugas (Plt) Sekda Kabupaten Bintan, Adi Prihantara mengatakan untuk bisa mengukir kembali prestasi yang pernah didapat kejenjang lebih tinggi, perlu ada kesiapan dan persiapan yang matang, agar dalam perlombaan tersebut dapat memberikan hasil maksimal. Sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan ditingkat nasional.

“Kami minta semua OPD (organisasi perangkat daerah) terkait bisa lebih fokus berbagai persiapan yang diperlukan menjelang penilaian oleh tim penilai dari pusat,” kata Adi di kantor Bupati Bintan, Kamis (6/4).

Selain persiapan lanjut Adi, segala kendala dan kekurangan di SMPN 5 Bintan, harus segera diatasi. Namun tidak merubah keaslian suasana sekolah tersebut.

“Kita tidak ingin hanya karena mencari juara atau penghargaan saja, terus melakukan pembenahan. Tapi yang terpenting adalah kegiatan sekolah sehat ini dapat dilakukan terus-menerus. Kalau bisa diterapkan juga diseluruh sekolah yang ada di KabupatenBintan,” pintanya.

Adi menjelaskan, untuk mendukung kegiatan sekolah sehat, perlu didukung dengan kerjasama antara sekolah dan puskesmas yang ada di sekitar wilayah tersebut.

“Mungkin bisa dilakukan dengan penandatangan MoU yang diketahui Kepala Dinas Pendidikan, serta Kadis Kesehatan, agar dalam uraian tugas pembinaan dapat dilakukan secara profesional,” sambungnya.

Adi juga mengajak seluruh OPD terkait untuk ikut melakukan pembinaan, serta membantu pihak sekolah dalam persiapan penilaian sekolah sehat.

“Sebisa mungkin lakukan peninjauan ke lokasi sekolah, agar apa yang menjadi kebutuhan harus dilengkapi, sehingga pelaksanaan penilaian dapat berjalan baik dan lancar,” imbuhnya. (cr20)

Polisi Bekuk Tiga Pelaku Curanmor

0

batampos.co.id – Polsek Bintan Utara berhasil membekuk tiga kawanan pelaku pencurian bermotor (curanmor), yakni Indra Sujadmoko, 48, Yudi Krisnawan, 49, dan Suhelman, 49. Ketiga pelaku ini diketahui mencuri motor Yamaha Mio warna biru putih BP 4670 QB, milik Samsurizal, 39, yang sedang terparkir rapi di depan warung makan Nusantara Tanjunguban.

“Ketiga pelaku sudah kami amankan di waktu dan tempat yang berbeda. Yang satu di Tanjungpinang, Senin (3/4), dan duanya lagi di daerah Tanjunguban, Selasa (4/4) lalu,” jelas Kapolsek Bintan Utara, Kompol Jaswir, Kamis (6/4).

Jaswir mengatakan penangkapan pelaku ini berdasarkan dari laporan kehilangan sepeda motor milik korban yang diparkirnya tepat didepan warung makan Nusantara Tanjunguban.

“Pertengahan Januari 2017 lalu, pelapor berangkat ke Subang Jawa Barat. Sebelum berangkat, ia (Samsurizal, red) memarkirkan kendaraannya di depan rumah makan Nusantara Tanjunguban. Namun pada akhir Januari saat pulang, kendaraannya sudah hilang dari tempat parkir,” ungkap Jaswir.

Perwira bunga satu ini menjelaskan dari hasil pengembangan tim, ternyata ketiga pelaku ini sudah mengenal korban sebelumnya.

“Sebelum berangkat ke kampungnya. Mereka (Pelaku, red) masih sempat minum kopi bersama di warung itu. Jadi pelaku tahu kalau motor itu ditinggalkan pemiliknya jauh. Tapi tanpa sepengetahuan korban, ternyata kunci motornya terjatuh dan kunci itu yang digunakan oleh pelaku untuk membawa lari motornya,” terangnya.

Dari hasil pengakuan pelaku, lanjutnya 1 unit motor tersebut sudah dijual kepada penada dengan harga Rp 10 juta.

“Pengakuan mereka (pelaku, red) baru satu kali itu saja mencuri motor. Dan hasilnya sudah dibagi-bagi untuk senang-senang,” sebutnya.

Ia menambahkan atas kejadian tersebut ketiga tersangka ini akan dijerat dengan pasal 362, jo Pasal 55 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun. (cr20)

Disdukcapil Jemput Balanko E-KTP ke Pusat

0

 

batampos.co.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang, Irianto mengatakan akibat ketiadaan blanko membuat 4.451 Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) terhenti proses cetaknya. Sehingga banyak warga Tanjungpinang yang mengeluh dan kecewa karena belum memperoleh E-KTP tersebut.

“Kami minta warga yang belum mendapatkan E-KTP tidak berkecil hati. Karena pekan depan tepatnya 11 April mendatang saya langsung mengambil blankonya ke pusat. Sehingga proses cetaknya dapat segera dilaksanakan,” ujar Irianto ketika dikonfirmasi, Kamis (6/4).

Selain mandeknya cetak E-KTP, lanjut Irianto masih ada 4000an warga Tanjungpinang belum melakukan perekaman data kependudukan. Maka langkah selanjutnya, akan dilaksanakan sistem jemput bola agar warga Tanjungpinang segera mengurus dan mengantongi E-KTP tersebut.

“Saya optimis seluruh warga Tanjungpinang mengantongi E-KTP sebelum akhir April ini,” katanya.

Ditanya progres ke depan dalam meningkatkan pelayanan publik, Irianto mengatakan memang dirinya baru sehari menjabat sebagai Kadisdukcapil. Namun dia sudah memiliki progres panjang. Untuk tahap pertama, kata Irianto akan mengevaluasi besar-besaran kinerja staf-stafnya karena demi mencapai pelayanan maskimal dibutuhkan orang yang berkualitas dan berloyalitas.

Langkah selanjutnya, sambung Irianto akan meningkatkan sarana dan prasarana penunjangnya. Sebab untuk melayani masyarakat tak sekedar memiliki SDM yang berkualitas saja tapi harus didukung fasilitas yang bagus juga.

“Kita akan evaluasi kinerja staf dulu. Sedangkan untuk sarana dan prasarananya belum dapat dilakukan sebab anggaran tak ada. Mungkin tahun depan kita usulkan pengadaanya di APBD 2018,” ungkapnya. (ary)

Jelang UN, Siswa SMA 2 Kundur Doa Bersama

0

batampos.co.id – Berbagai persiapan sudah dilakukan siswa SMAN 02 Kundur untuk menghadapi Ujian Nasional (UN). Mulai dari penambahan jam belajar, melaksanakan tryout hingga doa bersama.

“Kami melaksanakan doa bersama di musala sekolah dengan harapan peserta UN diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan,” ungkap Kepala SMA 02 Kundur Drs Zurkani, Kamis (6/4) kemarin.

Zurkani mengaku seluruh siswanya menyatakan sudah siap mengikuti Ujian Nasional Senin mendatang. Seluruh peserta sebanyak 88 siswa terdiri dari 45 laki-laki, dan 43 perempuan.

Memang, untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), SMAN 02 Kundur, belum siap. Mengingat masih banyaknya kekurangan seperti ketersediaan perangkat komputer, belum adanya jaringan internet, dan sarana pendukung lainya.
“Jadi, tahun ini SMA 02 Kundur masih melaksanakan Ujian Nasional secara manual. Kendatipun belum dapat melaksanakan UNBK namun siswa sudah siap untuk mengikuti UN Senin depan,” tegasnya.

Secara terpisah, Pengawas SMA Pulau Kundur Syaril membenarkan belum ada satupun SMA negeri di Kundur yang melaksanakan UNBK. Disebutkan di Pulau Kundur terdiri lima kecamatan terdiri dari enam SMAN, satu SMA Darul Furqon dan satu Madrasah Aliyah (MA). Masing-masing SMA dan MA akan melaksanakan ujian sepekan setelah pelaksanaan ujian SMK.

Dari data masing-masing sekolah SMAN 01 Kundur terdapat 208 siswa laki-laki 89 perempuan 119, SMAN 02 laki-laki 45 perempuan 43 jumlah 88 siswa, SMAN 03 jumlah 135 siswa laki-laki 59 siswa perempuan 76 jumlah 135, SMAN 04 jumlah 139, siswa laki-laki 58 perempuan 81, SMAN 05 jumlah peserta 45, siswa laki-laki 17 perempuan 28, SMAN 06 jumlah peserta 47, siswa laki-laki 30 siswa perempuan 17, SMA Darul Furqon 31, siswa laki-laki 7 siswa perempuan 24 dan madrasah Aliyah (MA) Al-Huda 15 siswa. (ims)

Pedagang Gorengan Dirampok

0

batampos.co.id – Pedagang gorengan yang biasa berjualan di simpang empat Jalan Bhkati, Kecamatan Karimun pada Rabu (5/4) pukul 16.30 WIB jadi korban perampokan. Akibatnya, uang hasil jualan pada hari tersebut hilang semuanya diambil pria yang tidak dikenal.

”Korban belum membuat laporan. Tapi, pada sore itu kita mendapatkan informasi dari masyarakat, maka kita langsung menuju ke lokasi kejadian. Dan, ternyata memang benar telah terjadi pencurian yang dialami Desi, pedagang gorengan yang biasa berjualan di sekitar tanah lapang simpang empat,” ujar Kapolsek Kota Balai Karimun, AKP Lulik Febryantara kepada Batam Pos, Kamis (6/4).

Dari pengakuan korban, kata Kapolsek, peristiwa ini terjadi pada saat korban selesai berjualan. Dan, sebelum meninggalkan tempat jualan, korban seperti biasa membersihkan dulu tempat berjualannya. Tiba-tiba ada seorang pria dengan sepeda motor dengan ciri-ciri mengenakan jaket warna hitam dan membawa tas ransel berhenti di depan tempat korban berjualan. Karena, tidak merasa curiga, korban membiarkan saja.

”Karena tidak merasa curiga, korban meneruskan menyapu tempat jualannya. Tapi, tidak lama kemudian pria tadi langsung mengabil tas milik korban yang terletak di atas meja dan langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Korban sempat berteriak pencuri dan mengejar, tapi, karena pelaku pakai sepeda motor, korban tidak berhasil mengambil tas miliknya. Kerugian belum diketahui berapa, hanya saja pengakuan korban bahwa di dalam tas itu adalah uang hasil berjualan seharian,” jelasnya.

Dikatakan Lulik, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Khususnya, mencari keterangan dari masyarakat yang ada di sekitar lokasi kejadian. Dari korban sendiri tidak sempat melihat bara plat nomot polisi sepeda motor yang digunakan pelaku. Korban hanya melihat kalau pelakunya lari menuju ke arah Kata Tanjungbalai. (san)

Warga Gotong Royong Buka Akses Jalan Baru

0
Lurah Tanjungbatu Kota Budihartono kaos biru bersama warga Fajar Baru saat membuka jalan secara swadaya masyarakat kamis kemarin (ft Iwan utk Batam Pos)

batampos.co.id – Untu memudahkan warga maupun pelajar menuju sekolah, warga RT 04 RW 04 dan RT 05 RW 13 Fajar Baru Kelurahan Tanjungbatu Kota Kecamatan Kundur, bergotong royong membuka akses jalan baru, Kamis (6/4) kemarin. Pembukaan akses jalan baru sepanjang 100 meter ini dilakukan secara swadya.

Lurah Tanjungbatu Kota Budihartono membenarkan adanya warga membuka akses jalan baru secara swadaya tersebut. Selama ini warga mengaku terisolasi karena minimnya akses jalan menuju masjid, maupun anak-anak saat berangkat sekolah. Sehingga warga sepakat untuk membuka jalan baru dengan biaya syadawa masyarakat.

“Alhamdulillah warga dua RT melakukan gotong royong membuka jalan lebar tiga meter panjang 100 meter. Untuk tahap awal jalan dibersihkan dari semak selanjutnya akan ditimbun dengan tanah merah. Warga cukup antusias dibantu sejumlah pegawai dan staf kantor lurah Tanjungbatu kota,” kata Budihartono.

Lebih lanjut dikatakan selama ini warga ketika hendak pergi ke tempat kerja maupun anak-anak pergi sekolah harus menjcari jalan alternatif dan memakan waktu karena jalanya lumayan jauh. Dengan dibukanya jalan baru ini warga akan terbantu karena tidak perlu harus memutar mencari jalan alternatif. (ims)

Baznas Salurkan Dana Zakat Rp 351 Juta Lebih

0
Bupati Karimun, Aunur Rafiq bersama pengurus Baznas Karimun, pelajar penerima bantuan beasiswa pendidikan, dan warga kurang mampu menerima dana zakat di masjid Agung Karimun, Kamis (6/4)

batampos.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karimun kembali mendistribusikan dana zakat. Kali ini, dana zakat yang disalurkan untuk lima kecamatan (Karimun, Meral, Meral Barat, Tebing, dan Moro) mencapai Rp 351 juta.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Aunur Rafiq di aula Masjid Agung, Kamis (6/4) kemarin. Untuk Moro yang berhak menerima sebanyak 712 fakir miskin, dan 168 fisabilillah, dan bantuan beasiswa pendidikan, bantuan insentif dan usaha akan diserahkan hari ini, Jumat (7/4).

Bupati Aunur Rafiq mengucapkan terimakasih kepada pengurus Baznas yang telah berhasil mengumpulkan dana umat sebesar Rp351 juta lebih di triwulan pertama tahun 2017. Diminta penerima dana zakat dari Baznas Karimun benar-benar tepat sasaran.

”Saya harap kepada pengurus Baznas Karimun, agar terus melakukan pemutakhiran data bagi penerima zakat nantinya. Lebih baik, diberikan kepada dunia pendidikan bagi generasi penerus yang benar-benar ingin meneruskan pendidikan,” pesannya.

Rafiq mengaku keberadaan Baznas sangat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Apabila ditambah dengan dana infaq Rp1000 yang sudah digalakkan, tentu nantinya akan lebih besar lagi untuk diberikan kepada masyarakat kurang mampu.

”Kalau digabung dengan dana infaq, tentu akan besar. Buktinya, bulan lalu sudah tercapai Rp28 juta dana infaq yang terkumpul. Insyaallah dalam satu tahun akan terkumpul lebih,” tuturnya.

Sementara Wakil Ketua Baznas Karimun H Nasrial mengatakan, target tahun 2017 dari Baznas Provinsi Kepri yaitu Rp2,6 miliar. Sedangkan di tahun 2016 lalu, Baznas Karimun Rp2.180.864 miliar yang melebih target dari Baznas Provinsi Kepri Rp2 miliar. Untuk triwulan pertama hanya RpRp351.100 juta, dan nanti di triwulan kedua biasanya meningkat drastis berbarengan dengan masyarakat melakukan zakat di bulan suci Ramadan.

”Kita tetap terus mengimbau kepada instansi-instansi pemerintah maupun swasta untuk menyisihkan pendapatannya, berzakat ke Baznas Karimun. Yang langganan dari Polres Karimun, rutin mereka berzakat ke Baznas Karimun,” bebernya. (tri)

Lahan Industri Shipyard di Karimun Habis

0
Salah satu perusahaan galangan kapal yang berada di Karimun. F. Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Lahan untuk usaha bidang industri shipyard atau galangan kapal di Karimun sudah tidak ada lagi atau sudah habis. Hal tersebut diungkapkan Sebab, untuk industri galangan kapal membutuhkan lahan yang dekat dengan pantai. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perisizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Sularno kepada Batam Pos, Kamis (6/4).

”Data yang kita miliki, memang jika ada pemodal yang ingin investasi untuk industri galangan kapal di Pulau Karimun ini memang sudah tidak ada. Tapi, bukan berarti tidak ada pantai. Hanya saja, lokasi pantai yang masih ada saat ini sudah lama jadi objek wisata. Seperti Pantai Pelawan dan Pongkar. Sehingga, tidak mungkin objek wisata tersebut diberikan izin untuk industri shipyard,” ujar Sularno

Memang, katanya, ada puluhan hektar lahan yang dekat dengan pantai, namun itu sudah dibeli atau dikuasai oleh perusahaan. Hanya saja, sudah lebih dari lima tahun lahan tersebut belum digunakan. Dengan kata lain, jika ada investor yang membutuhkan lahan dekat pantai pihaknya tidak lagi bisa menunjuk atau mengalokasikan lahan milik masyarakat. Karena, sudah habis. yang terakhir perusahaan shipyard mendapatkan lahan dekat pantai adalah PT Grace Rich Marine yang terletak di Sungai Raya.

”Tapi, jika membutuhkan lahan selain untuk shipyard di Pulau Karimun, seperti untuk industri manufaktur atau yang lainnya, masih cukup banyak tersedia. Baik, yang berlokasi di kawasan FTZ maupun yang bukan,” jelasnya. (san)