Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 13473

Triwulan I, Realisasi PAD Kota Batam Baru 15,03 persen

0
ilustrasi

batampos.co.id – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam hingga Maret 2017 baru mencapai 15,03 persen atau Rp 174,3 miliar dari target yang telah ditetapkan, yakni sebesar Rp 1,16 triliun.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Batam, Raja Azmansyah mengaku, secara keseluruhan pendapatan di triwulan pertama tidak sesuai target. Dua sektor andalan PAD, yakni bea perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB) dan pajak bumi bangunan, masih berada di angka sembilan dan lima persen.

Tahun 2017 ini, BPHTB ditargetkan sebesar Rp 342,5 miliar. Sedangkan PBB sebesar Rp 106,5 miliar.

Begitu juga retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum dari target Rp 30 miliar baru tercapai Rp 971 juta, atau hanya sebesar Rp 3,4 persen. “Hanya retribusi pelayanan persampahan yang mencapai target dari Rp 25 miliar, realisasi Rp 7,05 miliar. Dan ini baru pertama kalinya,” kata Azmansyah, kemarin.

Menurut dia, secara keseluruhan, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah menargetkan 25 persen di triwulan pertama. Namun karena banyaknya kendala di organisasi perangkat daerah membuat pendapatan banyak yang tak tercapai. “Misalnya BPHTB dan PBB, dampaknya sangat besar. Termasuk retribusi parkir tepi jalan umum, yang sampai saat ini perdanya masih dibahas di DPRD Batam,” terangnya.

Lambatnya izin peralihan hak (IPH) di BP Batam menjadi salah satu kendalanya. Proses jual beli rumah tak bisa dilakukan sehingga banyak yang tertahan di BP Batam. Diakui Azmansyah, walikota sudah beberapa kali mengingatkan agar IPH yang tertahan segera dikeluarkan agar tidak terjadi perlambatan.

“Yang sebelumnya IPH bisa dilakukan notaris. Tetapi awal 2016 diambil alih BP Batam. Oktober 2016 sudah terjadi perlambatan. IPH yang ada sekarang ini merupakan barang lama semua,” lanjut dia.

Selain empat sumber PAD ini, pajak hotel juga baru realisasi 18,86 persen. Dari target Rp 117 miliar tercapai Rp 22,1 miliar. Pajak restoran hingga triwulan pertama ini tercapai 20,41 persen dari target Rp 67 miliar. Sedangkan pajak hiburan target Rp 25 miliar, realisasi Rp 5,8 miliar atau 23 persen.

Hal yang sama juga terlihat di pajak reklame, dari targetnya Rp 8,03 miliar realisasi Rp 1,58 miliar. Pajak penerangan jalan umum, realisasi Rp 33,3 miliar, atau 20,9 persen dari target Rp 162 miliar. Sedangkan pajak mineral bukan logam dan batuan baru realisasi 6 persen dari targetnya Rp 8,4 miliar.

Anggota Komisi II DPRD Batam, Uba Ingan Sigalinging meminta agar sembilan hasil pajak daerah ini bisa ditingkatkan. Mengingat APBD Batam sangat berpengaruh kepada sumber PAD tersebut.

“Kalau banyak tak tercapai, pengaruhnya pada APBDP nanti. Harus digesa apalagi ini sudah triwulan petama,” tuturnya. (rng)

Ekonomi Digital Harus Dikembangkan di Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Sektor ekonomi berbasis informasi dan teknologi (IT) atau ekonomi digital merupakan alternatif baru untuk diterapkan di Batam. Tidak seperti sektor ekonomi berbasis industri yang terpengaruh kelesuan ekonomi global, ekonomi digital hanya membutuhkan jaringan internet yang kuat.

“Kita harus bangun industri berbasis ekonomi digital di Batam. Karena banyak industri digital yang bisa ditarik ke Batam nantinya,” kata taipan bisnis asal Batam, Kris Wiluan, Kamis (11/5).

Ia mencontohkan banyak perusahaan asing yang bergerak di bidang ekonomi digital, seperti Apple, Amazon, dan lainnya. Mereka mengembangkan e-commerce, sebuah sistem jual beli melalui dunia maya. Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kantor di Singapura yang berdekatan dengan Batam. Peluang seperti ini harus dimanfaatkan.

“Presiden Jokowi berharap e-commerce bisa dikembangkan. Dan wujud dari pengembangan itu akan melahirkan digital entrepreneur,” tambahnya.

Ekonomi digital sangat berpusat pada kreativitas para pelakunya. Makanya Kris memulai langkah awal dengan bekerjasama dengan Politeknik Batam menggelar perlombaan coding yang diikuti ratusan anak muda khususnya dari Batam.

Tujuannya adalah menciptakan sumber daya manusia yang kreatif dan andal menggunakan teknologi menjadi laba keuntungan.”SDM digital itu sangat diunggulkan. Apalagi kita dekat dengan hub konektivitas jaringan internet dunia. Kita harus bisa manfaatkan,” katanya lagi.

Ia kemudian mengatakan saat ini Batam tidak bisa bergantung lagi pada industri berat seperti manufaktur atau galangan kapal. Industri-industri tersebut sangat bergantung dengan keadaan ekonomi dunia. Dan saat ini keadaan masih tetap sana, sehingga memerlukan sektor industri baru.

Negara-negara maju seperti Jepang sangat mengandalkan sektor ekonomi digital, karena negaranya tidak diberkahi oleh sumber daya alam yang melimpah. Sehingga mendayagunakan masyarakatnya untuk memajukan ekonomi dan terbukti berhasil.

Lagipula persaingan antara negara dalam menarik minat investor asing sangat solid saat ini.”Industri yang mengandalkan tenaga kerja yang melimpat seperti manufaktur, ketika negara sebelah memberikan tarif lebih murah, maka kemungkinan mereka akan pindah,” tambahnya.

Sedangkan ekonomi digital tidak mengenal hal tersebut. Banyak sektor yang bisa digarap lewat kecanggihan dunia maya. Kris saat ini punya Studio Kinema di Nongsa yang kerap memproduksi film-film kelas dunia. Dan bahkan dalam waktu dekat, taipan ini akan membuka lagi industri digital di Batam. Sehingga ia pun mempersiapkan SDM digital yang andal mulai sekarang.

“Makanya ketika suatu saat industri digital datang ke Batam. Kita sudah siap,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putera juga mendukung langkah pengembangan ekonomi digital ini. Menurutnya pertumbuhan ekonomi digital saat ini sangatlah pesat.

“Contohnya usaha Go-Jek. Sangat efisien. Karena mendorong perputaran uang lebih cepat,” jelasnya.

Untuk mendukung pengembangan ekonomi digital, BI telah membentuk divisi finansial teknologi.

“Kita tidak bisa menahan perkembangannya. Meskipun begitu, kita harus tetap mengawal dan memantaunya,” tambahnya.

Penerapan teknologi untuk memudahkan transaksi pembayaran sebenarnya sudah dimulai BI dengan meluncurkan gerakan non tunai.”Peran ekonomi digital akan semakin kuat karena sudah ditopang oleh gerakan non tunai,” jelasnya.

Badan Pengusahaan (BP) Batam juga mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Batam. Lembaga yang mengelola investasi ini memasukkan industri berbasis IT sebagai salah satu industri baru yang harus dikembangkan di Batam.

“Kami terus melakukan strategi promosi yang terarah dengan pemberdayaan industri yang sudah ada dan mengembangkan industri yang berpotensi,” jelas Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono.

Salah satu investor asing yang memanfaatkan teknologi informasi yang sudah masuk ke Batam adalah Blackmagic Design Manufacturing asal Australia. Perusahaan ini memproduksi perlengkapan video dan broadcast. Nilai investasinya capai 4 juta Dolar Amerika dan masuk menggunakan fasilitas Izin Investasi 3 Jam (i23J).

“Industri berbasis IT merupakan industri high technology, BP Batam sangat mendukung pertumbuhannya di Batam,” katanya.

Jika dirunut kembali ke belakang saat tarif UWTO berdasarkan Peraturan Kepala (Perka) Nomor 19 Tahun 2016 masih berlaku, tarif industri berteknologi tinggi memang lebih murah dibanding industri berat. (leo)

Jelang Ramadan, Karimun Diserbu Pengemis

0

batampos.co.id – Jumlah pengemis di Karimun, meningkat terus meningkat. Diperkirakan jumlahnya bertambah banyak menjelang Ramadan. Tingginya angka pengemis di Bumi Berazam diakui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun Panji Sasmita.

“Seperti tahun sebelumnya, menjelang Ramadan akan banyak pengemis dan peminta sumbangan keliling yang masuk ke Karimun. Kebanyakan mereka datang dari luar pulau Karimun melakukan aktivitas minta sumbangan ke rumah-rumah,” ungkap Panji Sasmita, Rabu (10/5) lalu.

Panji meminta kepada masyarkat untuk peran aktif memberikan informasi terkait keberadaan pengemis maupun peminta sumbangan keliling. Sehingga masalah yang tidak diinginkan dapat diantisipasi sejak awal.

“Kita mengupayakan agar jumlah pengemis dan peminta sumbangan keliling tidak sampai menjamur, terutama menjelang Ramadan. Karena sudah banyak kegiatan dari Dinas Sosial untuk melakukan pembinaan dan pembekalan terhadap mereka. Harapannya, mereka tidak lagi turun ke jalan meminta sumbangan keliling apalagi sampai mengemis,” tutur Panji.

Terkait banyaknya orang gila yang berkeliaran di Tanjungbatu, Panji Sasmita mengaku akan berkoordinasi dengan camat setempat. Upaya pembinaan dan penyembuhan sejumlah orang gila dan kurang waras pun sudah pernah dilakukan. Kendalanya setelah masa pembinaan selesai justeru mereka akan kembali berkeliaran.

“Yang pasti, kita akan lalukan pembinaan lebih baik lagi,” janji Panji Sasmita.

Pantauan di lapangan, di Tanjungbatu terdapat sejumlah warga kurang waras berkeliaran di tengah masyarakat. Biasanya mereka berada di jalan dan tempat keramaian, meskipun tidak mengganggu namun sejumlah warga merasa kasihan. Diharapkan nasib orang gila dan warga kurang waras mendapat perhatian penuh dari pemerintah maupun dinas terkait. (ims)

Bupati Minta Jalan Diperbaiki Secepatnya

0
Bupati Aunur Rafiq berbincang bersama Kadis PUPR Muhammad Zulfan (kanan) saat meninjau lokasi jalan raya Seibati yang amblas, Rabu (10/5) lalu. F. Humas Pemkab Karimun untuk Batampos.

batampos.co.id – Jalan raya Seibati, Kecamatan Tebing yang amblas sedalam 120 meter, mendapat perhatian serius Bupati Aunur Rafiq. Ditemani Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU) Muhammad Zulfan, Bupati langsung menuju lokasi, Rabu (10/5) lalu.

Kepada Zufan, Bupati langsung memerintahkan untuk segera diperbaiki. Mengingat, lubang yang menganga hampi mencapai seluruh badan jalan. Akibatnya, akses jalan ditutup, dan arus lalulintas dialihkan melewati GOR Badang Perkasa.

“Untuk perbaikan jalan yang amblas dibutuhkan anggaran paling sedikit sebesar Rp300 juta. Alokasi dana bersumber dari anggaran darurat bencana,” ungkap Bupati Aunur Rafiq.

Bupati sangat berharap, perbaikan jalan tersebut segera dilakukan. Karena jalan raya Seibati merupakan jalan pintas terdekat dari kantor bupati (Poros, red) menuju kantor DPRD Karimun.

“Secepatnya kita harapkan perbaikan segera dilaksanakan,” tutur Rafiq.
Sementara Kepala Dinas PU Zulfan melalui Kabid Bina Marga Cahyo menyebutkan, perbaikan jalan yang amblas sudah mulai dilaksanakan.

“Penanganan sementara jalan yang amblas sudah kita lakukan. Termasuk konsultasi dengan konsultan,” bebernya.

Mengenai perbaikan jalan tersebut, diperkirakan Cahyo, memakan waktu maksimal tiga bulan ke depan. Namun diharapkan, perbaikan secepatnya seelsai. Mengingat, jalan raya Seibati termasuk jalan utama.

“Perkiraan maksimal sampai tiga bulan untuk perbaikan. Karena perbaikannya termasuk pembuatan box culvert. Kita harapkan, secepatnya selesai,” tutup Cahyo. (enl)

Pemko Batam Gesa Pemanfaatan SWRO Belakangpadang

0

batampos.co.id – Walikota Batam Muhammad Rudi mengatakan saat ini Pemerintah Kota Batam tengah berusaha memenuhi kebutuhan air bersih di hinterland (pesisir, red). Salah satunya melalui program Sea Water Reverse Osmosys (SWRO) di Belakangpadang yang sudah masuk tahap finalisasi pengerjaannya.

“Air sudah bisa dialirkan, namun belum bisa dikonsumsi masyarakat banyak, itu masalah teknis lah,” kata Rudi, Kamis (11/5)

Menurut Rudi, keberdaan SWRO tentunya sangat membantu masyarakat di Belakangpadang. Selama ini mereka selalu membeli air bersih dari Batam.

“Kedepan tidak lagi mereka bisa menggunakan air yang bersumber dari SWRO ini,” sebut Rudi.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar mengungkap untuk instalasi pengaliran dan pemasangan pipa sudah selesai dilakukan.

“Tahap awal 250 rumah akan dialiri dari SWRO ini,” kata Suhar.

Total terdapat 2.700 rumah yang perlu pelayanan air bersih. Sebanyak 1.100 rumah sudah terlayani dengan sistem air bersih sebelumnya. Kemudian ditambah 250 rumah dari SWRO. Sehingga sudah 1.350 rumah yang menikmati air bersih di Belakangpadang.

Pihaknya bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum juga telah melakukan uji coba SWRO, dan hasilnya sangat bagus. Air sudah langsung diminum langsung.

“Kemarin sudah kami coba, hanya saja belum dialirkan ke rumah masyarakat, karena ada pengujian lingkungan dari DLH terlebih dahulu sebelum difungsikan,” ungkapnya.

Mengenai tarif yang akan dikenakan ke masyarakat, Suhar menjelaskan untuk tahap awal akan ada subsidi dari pemerintah.

“Sudah kami hitung, dan sudah diajukan kepada pimpinan untuk besaran biaya dan subsidinya,” terang Suhar.

Dia berharap pengerjaan bisa selesai, sehingga tahun ini masyarakat Belakangpadang bisa menikmati air bersih.

“Targetnya tahun ini selesai tentunya,” tutup Suhar.

SWRO merupakan pengolahan air laut menjadi air minum. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menganggarkan Rp 13,5 miliar untuk pembangunan instalasi hingga ke pipa utama. (cr17)

Pusat Kajian Quran Internasional Kepri Diresmikan

0
MENPAN-RB Asman Abnur menandatangani peresmian pusat tahfiz Alquran di Desa Niur Permai, Kecamatan Moro, Kabupaten karimun didampingi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, dan Bupati karimun Aunur Rafiq, Kamis (11/5).

batampos.co.id – Menteri Pemberdayaan Aparatus Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI Asman Abnur meresmikan Pusat Tahfiz Al-quran di Desa Niur Permai, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Kamis (11/5/2017)

Asman Abnur mengatakan bahwa segala sesuatu tidak muncul tiba-tiba. Diawali dengan adanya angan-angan kemudian perencanaan, dilanjutkan dengan sebuah aksi, maka lahirlah sebuah karya.

“Saya sangat bangga dengan hadirnya rumah tahfiz quran ini. Hal ini tentu terwujud karena adanya sebuah angan-angan, sebuah mimpi. Dan yang lebih membanggakan, mimpi ini lahir dari seorang anak pulau Moro,” kata Asman.

Melihat kondisi ini, Asman pun berjanji akan menghadirkan seorang arsitek yang bisa mewujudkan mimpi anak pulau ini menjadi sangat besar. Pertama-tama, jika saat ini lahan rumah tahfiz hanya ada 2 hektar dari hasil wakaf warga setempat, maka Asman meminta agar Pemkab Karimun memikirkan lagi 3 hektar, sehingga genap 5 hektar.

“Bukan tidak mungkin untuk kita jadikan ini sebagai pusat kajian quran internasional. Makanya, beri waktu saya tiga bulan maka saya akan hadir lagi membawa gambar pengembangan rumah tahfiz ini. Kemudian kita berbagi tugas, mana yang ditangani Pemkab, mana yang Pemprov dan mana yang pusat,” ujar Asman.

Melihat dukungan penuh dari Bupati dan Gubernur, Asman juga berjanji akan mendukung penuh pengembangan rumah tahfiz quran ini.

Sementara itu Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun berharap dengan diiresmikannya rumah tahfiz quran di Moro ini, dan telah ada sebelumnya quran center di Batam, maka diharapkan ada kemajuan atau peningkatan prestasi dalam pengembangan alquran di Kepri.

“Ini adalah langkah awal yang baik dan harus dibina dan dikembangkan. Harus ada prestasi lebih yang di raih setelah rumah tahfis ini ada tentunya. Pemerintah sangat mendorong dan mengapresiasi ini,” kata Gubernur.

Gubernur mengajak mengarah pada pembangunan yg terfokus. Maka Gubernur berharap Dusun Niur nantinya bisa mnjenjadi pusat pengembangan quran di Kepri. Atau bahkan tidak hanya untuk anak Kepri, tapi siapapun dan darimanapun bisa belajar ke Moro.

“Pada intinya tidak ada yang mustahil.
Yang terpenting kita jaga silaturahmi, dan selalu mengawali hari dengan shalat subuh berjamaah,”kata Gubernur.

Direktur Quran Center H. Mahadi Rahman selaku pihak yang menghibahkan lahan 2 hektar untuk pembangunan rumah tahfiz Kepri ini mengatakan bahwa hal ini tentunya akan menjadi sebuah kebanggaan bagi warga setempat dan Kepri secara umum. Karena hal ini bagian dari upayanya bersama-sama tim untuk mewujudkan generasi Kepri yang berakhlak mulia.

“Alhamdulillah dukungan mengalir begirutu baik untuk pembangunan rumah tahfiz ini. Dari bapak Gubernur, sekda, bupati dan semuanya. Kita ingin akan lahir kader-kader penghafal alquran dari sini nantinya. Anak-anak Kepri juga menjadi mudah untuk belajar mendalami alquran tentunya,” kata Mahadi.

Sedangkan Said Agil Husein Almunawar, mantan Menteri Agama RI yang sekarang menjabat ketua LPTQ pusat dan sebagai pembina quran centre dan rumah tahfiz, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras Mahadi dan timnya. Ditambah lagi dukungan penuh dari pimpinan daerah yang tidak hanya sekedar di bibir, tapi dibuktikan dengan aksi nyata.

“Terus terang dari seluruh Provinsi yang saya kunjungi tidak ada Gubernur yang seperti Pak Sani dan Pak Nurdin. Yang lain ngomong aja di panggung, tapi tidak jalan. Tapi pak Sani dan Pak Nurdin langsung beraksi. MTQ 2014 di Batam adalah buktinya, dimana Kepri juara umum, dan rata-rata qari dan qariah serta hafiz dan hafizahnya anak-anak pulau,” ujar Said Agil. (bni)

Bintan Tuan Rumah STQ ke VIII Tingkat Kepri

0

batampos.co.id – Kabupaten Bintan terpilih sebagai tuan rumah dalam perhelatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke VIII Tingkat Provinsi Kepri, tahun 2019 mendatang. Penunjukan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau TS Arif Fadillah, saat melaksanakan kegiatan pemaparan laporan penyelenggaraan STQ ke VII Tk Provinsi Kepulauan Riau, di Batam, Selasa (9/5).

Arif mengatakan terpilihnya Kabupaten Bintan, menjadi tuan rumah untuk perhelatan STQ ke VIII ini berdasarkan dari hasil musyawarah daerah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kepri.

Sementara itu, lanjut Arif untuk penyelenggaraan MTQ ke VII Tahun 2018, mendatang untuk tingkat Provinsi Kepri, akan dilaksanakan di Kabupaten Lingga.

“Saya berharap dalam penyelenggaran STQ ke VIII di Kabupaten Bintan nanti, hendaknya dapat berjalan lebih meriah, agar dapat meningkatkan generasi Qur’ani dan juga menjadi wadah perekat silaturahmi umat”, jelas Arif. belum lama ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, menyambut baik atas keputusan terpilihnya Kabupaten Bintan, sebagai tuan rumah untuk perhelatan STQ ke VIII Tingkat Provinsi Kepri, tahun 2019 mendatang.

Politisi partai Golkar ini juga menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan perhelatan yang digelar sekali setahun tersebut.

“Bintan siap untuk menyelenggarakan event ini (STQ, red). Insyaallah kami akan persiapkan segala sesuatunya dari sekarang, sehingga acaranya bisa lebih meriah seperti yang diharapkan bersama,”, tutup Dalmasri. (cr20)

Kafilah Bintan Raih 12 Prestasi

0
Suhartini, kafilah Bintan, yang berhasil meraih juara 1 cabang Tahfidz Quran golongan 10 juz putri pada perhelatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke VII Tingkat Provinsi Kepri, di Kota Batam. F. Kominfo Bintan Untuk Batam Pos

batampos.co.id – Kafilah Kabupaten Bintan berhasil meraih juara di 12 cabang lomba dan golongan pada perhelatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke VII Tingkat Provinsi Kepri, yang berlangsung selama lima hari sejak, Jumat (5/5), hingga Selasa (9/5) di Kota Batam.

Prestasi yang diraih diantaranya, berhasil memenangkan juara 1 cabang Tahfidz Quran golongan 10 juz putri yang dimenangkan Suhartini, juara 2 cabang Tilawah putra golongan Anak-Anak, Arilia Wira Nanda, juara 2 cabang Tahfidz Quran golongan 1 Juz putri, Hilda Ursula Safitri, juara 2 cabang Tafsir Quran Golongan Bahasa Arab putri Salisa Izhati Saparudin, juara 3 Cabang Tilawah putri golongan dewasa Nirma Nuruliza, juara 3 cabang Tahfidz Quran Golongan 1Juz putra M Rozaq, juara 3 cabang Tahfidz Quran Golongan 5 Juz Putri Adelia Johana Iswayani, juara 3 cabang Tahfidz Quran Golongan 10 Juz Putra atas nama Ihsan Al Bakri, juara 3 cabang Tahfidz Quran Golongan 20 Juz putra Ikma Pradesta Putra, juara 3 Cabang Tahfidz Quran Golongan 30 Juz Putra Abdulah Wafi, serta juara 2 Pawai Taruf, dan juara 2 Stand Bazar.

Ketua Dewan Hakim STQ Provinsi Kepri, Prof Said Agil Al Munawar, mengatakan kafilah yang berhasil meraih juara ini berhak mendapatkan piala, uang Pembinaan, serta otomatis akan diikutkan dalam training centre LPTQ Provinsi Kepri guna mengikuti seleksi untuk mewakili Provinsi Kepulauan Riau di tingkat Nasional.

Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, mengapresiasi capaian yang telah didapat oleh Kafilah Kabupaten Bintan dalam perhelatan STQ kali ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kafilah Kabupaten Bintan yang telah berjuang untuk mengharumkan nama Kabupaten Bintan. Semoga kedepan prestasi yang telah diraih dapat ditingkatkan lebih baik lagi”, ujar Dalmasri.

Dalmasri juga menjelaskan saat ini dirinya bersama Bupati Bintan, Apri Sujadi, telah mencanangkan program rumah hafidz untuk mencetak 1000 Hafidz Quran di Kabupaten Bintan.

“Diharapkan para peserta yang telah mengikuti STQ maupun MTQ dapat meningkatkan lagi potensinya dan bisa menjadi inspirator bagi generasi muda Qur’ani lainnya,” imbuhnya. (cr20)

 

Penginapan dan Hotel Penuh

0
Kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara meningkat saat pembukaan Festival Padang Melang. Tamu yang tidak dapat hotel diarahkan menginap di rumah warga. F. Fara/batampos.

batampos.co.id – Camat Jemaja Abdullah Sani mengimbau kepada pedagang dan pemilik tempat usaha agar tidak menaikkan harga barang jelang Festival Padang Melang. Ia cukup khawatir, bila hal itu dilakukan, malah menimbulkan citra negatif bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Supaya orang yang datang tidak kapok, kita imbau kepada pedagang agar tidak menaikkan harga barang sembarangan. Sudah bisa dilihat, harganya masih stabil kan? Kalau ada, cepat kasih tahu saya,” ujarnya Kamis (11/5).

Imbauan ini juga disampaikan Abdullah saat berada di masjid. “Pada prinsipnya kami mengupayakan agar harga jual tetap normal, sehingga konsumen bisa tetap nyaman demi suksesnya acara festival padang melang,” ungkapnya.

 

Meski demikian, pihaknya tidak mengelak pelayanan yang diberikan sebagai tuan rumah masih belum maksimal. Antusias masyarakat yang ingin menyaksikan festival yang dibuka pada Kamis (11/5) ini, diakuinya berdampak pada membludaknya permintaan pesanan tempat penginapan dan sewa kendaraan bermotor. Pasalnya semua perwakilan dari enam kecamatan lainnya datang ke Jemaja untuk meramaikan acara tersebut.

Bukan hanya perwakilan dari enam kecamatan lainnya tapi warga biasa juga banyak yang berdatangan Jemaja ditambah dengan hadirnya sejumlah turis mancanegara yang ikut menyaksikan pembukaan festival padang melang. Karena banyak yang datang, maka penginapan sangat diperlukan. Bahkan dikabarkan penginakan sudah tidak bisa menampung pendatang sehingga banyak pendatang yang menginap di rumah warga.

“Kalau soal penginapan memang minta ampun saya, angkat tangan saya. Kita juga sudah minta kepada warga agar rumah mereka bisa disewakan sebagai penginapan untuk sementara waktu,” kata Abdullah. (sya)

Bupati Datangkan Ahli Pipa Bawah Laut dan Air Bakau

0
Alias Wello. F. Wijaya Satria/batampos.

batampos.co.id – Bupati Lingga Alias Wello serius mengembangkan potensi sumber air bersih yang dimiliki Bunda Tanah Melayu untuk membantu daerah lain di Provinsi Kepri ini yang membutuhkan suplay air bersih. Keseriusan Bupati yang akrab disapa Awe ini terbukti dengan mengundang sejumlah pakar pipa bawah laut dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) di Hotel Harmoni Batam, Sabtu (13/5) pagi.

Sejumlah pakar yang akan hadir yakni, Kasubdit Air Tanah dan Air Baku Wilayah Barat Ditjen SDA Kementerian PUPR, Alexander Leda, ST, MT, Ahli Perencanaan Wilayah dan Daerah Berbasis SDA UGM, Dr. Ir. Arif Kusumawanto, MT, IAI, Pakar Pemanfaatan dan Pengelolaan SDA UGM, Dr. Ir. Alva Edy Tontowi, M.Sc, Pakar Air Pusat Teknologi Lingkungan BPPT, Dr. Ir. Arie Herlambang, MS dan Ahli Perpipaan Bawah Laut, Ing. Alex Agung Mardwiyanto.

“Sejumlah pakar yang kami sebutkan telah menyatakan kesediaan mereka hadir pada FGD nanti,” ujar Alias Wello.

Lebih lanjut Alias Wello mengatakan, FGD ini diharapkan mampu menjawab kerisauan Gubernur soal kekurangan air di Kepri, khususnya Kota Batam, Tanjungpinang, Kabupaten Bintan dan sekitarnya. Alias Wello menambahkan semua tahu jika Kabuapten Lingga memiliki belasan air terjun dari pegunungan yang mengalir tak henti–henti sepanjang tahun. Bahkan, hingga terbuang sia–sia ke laut.

Seharusnya potensi yang dimiliki salah satu daerah di Provinsi Kepri yakni Kabupaten Lingga dapat digarap dengan baik dan profesional yang akan berujung sebagai jawaban keresahan kekurangan air dan dapat memenuhi kebutuhan air di Kepri itu sendiri.

“Memang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah membangun Bendungan Sei Gong, tapi itu bukan solusi satu–satunya,” ujar Alias Wello.

FGD ini juga diharapkan Alias Wello sebagai respon dari keinginan Bapak Presiden Republik Indonesia Jokowi, agar kekurangan air baku di Batam dan sekitarnya dapat segera diatasi.

Dari informasi yang diterima Batam Pos acara FGD tersebut akan dibuka oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN & RB), Dr. H. Asman Abnur, SE, M.Si didampingi Gubernur Kepri, Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si. Selain itu, acara FGD tersebut, juga akan dihadiri sejumlah anggota DPR dan DPD RI Dapil Kepri dan Riau. (wsa)