Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13562

Yudi Saputra Ditangkap di Bandara Hang Nadim

0
Ilustrasi ailinstock

batampos.co.id – Yudi Saputra, gagal terbang ke Surabaya. Ia ditangkap di Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (3/5) sore.

Dia diamankan petugas Bea dan Cukai Batam saat hendak membawa 50 unit ponsel berbagai merek menuju Surabaya.

“Dia kami tangkap saat berada di ruang tunggu Bandara, sebelum naik ke pesawat,” ujar Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam, R Evy Suhartantyo kepada Batam Pos, Rabu.

Dijelaskan Evy, penangkapan ini bermula dari adanya kecurigaan anggotanya yang melihat gerak gerik pelaku yang mencurigakan. Karena merasa curiga, kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap Yudi.

“Dari pemeriksaan itu, ditemukan handphone itu dan dia langsung kita amankan,” ucapnya.

Sementara itu, dari pengakuan Yudi, dia diperintahkan bosnya untuk mengantarkan ponsel itu menuju Surabaya. Dia juga mengaku, selama ini telah empat kali membawa ponsel ke luar Kota Batam.

“Ini yang keempat kalinya saya bawa hape. Saya kerja di konter hape juga,” katanya.

Dilanjutkannya, agar ponsel itu bisa sampai ke ruang tunggu penumpang, Yudi mengaku bahwa tas berisi ponsel itu dibawa oleh seorang oknum yang bekerja di Bandara Hang Nadim Batam.

“Saya berangkatnya melalui pintu G7. Sebelum masuk ke ruang tunggu, kami sudah janjian untuk bertemu di pintu G5,” katanya.

Evy menambahkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pimpinan oknum yang bekerja di Bandara Hang Nadim tersebut.

“Dari pengakuan yang kita tangkap ini memang ada. Saya juga sudah tau siapa orangnya,” ucapnya. (cr1)

Asap Pesawat Bentuk Lafadz ALLAH

0
Inilah saat enam pesawat TNI AU melakukan atraksi di acara JIAS, Minggu (30/5). Dari foto, tampak jelas kepulan asap yang dikeluarkan pesawat membentuk lafadz Allah. (Twitter)

batampos.co.id – Coba cermati foto diatas. Lihat dari kanan ke kiri bentuk asap yang ditimbulkan manuver pesawat TNI AU.

Pascagelaran Jogja International Air Show (JIAS) pekan lalu, dunia maya dihebohkan dengan beredarnya foto salah satu atraksi pesawat TNI Angkatan Udara. Dalam foto, kepulan asap yang dikeluarkan pesawat membentuk lafadz Allah.

Sontak hal ini lantas membikin heboh netizens. Mereka bertanya-tanya apakah itu hoax, atau benar-benar nyata.

Melalui akun Twitter resminya, @_TNIAU, mereka mengkonfirmasi bahwa foto tersebut benar alias tidak direkayasa. Foto diambil saat acara JIAS 2017 yang berlangsung di Pantai Depok, Bantul, Jogjakarta, Minggu (30/4).

“Ini foto asli, kebetulan angle dan momentnya tepat, diambil saat gebyar dirgantara dalam rangka HUT TNI AU,” cuitnya ketika menjawab pertanyaan netizens dengan akun @DelloGolazo, Rabu (3/5).

Pihak TNI AU menambahkan, bentuk lafadz Allah yang terlihat ketika atraksi sama sekali tidak di-setting ataupun direncanakan. Mereka justru memuji orang yang mengabadikan momen langka tersebut.

“Kebetulan saja momen dan sudut pengambilan fotonya pas,” tambahnya.

Sebagai informasi, enam pesawat yang berada dalam foto adalah Tim Jupiter Aerobatic. Mereka ber-home base di Lanud Adisucipto, Jogjakarta.(mam/JPG)

Menu Tak Cocok, Mempelai Pria Batalkan Pernikahan

0
Ilustrasi perceraian. Foto: pixabay

Seorang pria secara sepihak tiba-tiba membatalkan pernikahannya. Gara-garanya sepele…

Mempelai pria kecewa ketika keluarga mempelai perempuan tidak menyediakan hidangan daging saat resepsi.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu lalu di kampung Kulhedi, Uttar Pradesh, India, ketika rombongan pengantin pria kecewa setelah menemukan hanya menu sayuran disajikan kepada mereka.

Keluarga perempuan tidak dapat menyediakan hidangan daging akibat krisis kekurangan pasokan daging di Uttar Pradesh setelah pemerintah melarang rumah penyembelihan.

Pihak perempuan mencoba membahas dan menjelaskan kepada calon pengantin pria tapi mereka tetap tidak ingin melanjutkan pernikahan itu.

Seperti yang dilansir NDTV pada 28 April 2017, pernikahan itu akhirnya berhasil diselamatkan penghulu. Sang penghulu bertanya kepada undangan apakah mereka ada yang bersedia menikahi mempelai wanita. Ternyata ada satu tamu yang bersedia dan melamar pengantin perempuan tersebut.

Wanita itu menerima lamarannya dan mereka dinikahkan setelah disepakati keluarga. Pernikahan pasangan tersebut juga mendapat izin dewan kepala desa di daerah itu.

Menindaklanjuti perintah penutupan rumah penyembelihan ilegal di Uttar Pradesh, harga daging kerbau, kambing, dan ayam meningkat hampir dua kali lipat. Uttar Pradesh juga melarang penyembelihan dan penjualan daging sapi.

Banyak rumah penyembelihan terpaksa ditutup sejak Yogi Adityanath dari Partai BJP dipilih sebagai Ketua Menteri Uttar Pradesh yang baru pada 11 Maret lalu. (Dailymail/ari/jpgroup)

Sasar PAD Rp 145 Miliar, Pemprov Terapkan Pajak Berganda

0

batampos.co.id – Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepri, bertekad untuk menerapkan sistem pajak berganda (progresif) bagi kendraan bermotor di wilayah Provinsi Kepri. Dari sektor Pajak kendaraan Bermotor (PKB) ini diharapkan bisa menyuntik Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 145 miliar.

“Rencana pemberlakukan pajak progresif kendraan bermotor memang usulan Pemprov Kepri. Memang ada aturannya, nilai minimal 2 persen. Sedangkan angka maksimalnya adalah 10 persen,” ujar Anggota Pansus Revisi Perda Retrebusi dan Pajak Daerah, Rudy Chua menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (2/5) di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang.

Legislator daerah pemilihan, Tanjungpinang tersebut menjelaskan pajak progresif adalah tarif pemungutan pajak dengan persentase yang naik dengan semakin besarnya jumlah yang digunakan sebagai dasar pengenaan pajak, dan kenaikan persentase untuk setiap jumlah tertentu setiap kali naik.

“Khusus di Kepri yang menjadi sasaran adalah kendraan bermotor roda dua dan empat. Roda dua ketentuannya adalah diatas 250 cc,” papar Rudy.

Masih kata Rudy, yang menjadi paramater adalah nama dan alamat. Menurut Rudy, apabila kebijakan ini diterapkan tanpa adanya juklak dan juknis yang jelas, khawatir menimbulkan reaksi dari masyarakat. Dicontohkannya, ada masyarakat yang suka gonta ganti mobil, tanpa ada balik nama. Sehingga tercatat bisa memiliki mobil lebih dari satu.

“Makanya sebelum diterapkan, perlu dilakukan uji publik dan sosialiasi. Sehingga tidak terjadi kesalapahaman masyarakat,” tegas Rudy.

Disebutkan Rudy, ada beberapa poin yang menjadi catatannya. Pertama adalah menyangkut peningkatan penambahan pendapatan. Kedua regulasi pengaturan kendraan, sehingga tidak terjadi kemacetan di jalan. Apalagi sekarang ini mobil bukan lagi termasuk dalam golongan barang mewah.

“Yang ketiga adalah menyangkut tertib administrasi kendaraan. Sehinggamasyarakat yang menjual kendraanya harus langsung melakukan balik nama,” kata dia.

Ditambahkan Rudy, ada ketidakadilan dalam kebijakan ini. Karena hanya menyasar orang pribadi. Padahal banyak perusahaan yang memiliki kendraan lebih dari satu. “Pemprov berdalih, sesuai UU ditentukan pajak progresif hanya untuk orang pribadi,” tutup Rudy.(jpg)

Dukung UNBK, Pemkab Siapkan 100 Komputer

0
Bupati Bintan Apri Sujadi, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, menyalami siswa SMPN 1 Bintan, saat meninjau langsung pelaksanaan hari pertama UNBK, di SMAN 1, Bintan, Selasa (2/5). F. Kominfo Bintan.

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi mengakui pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Bintan, masih terkendala hal yang bersifat teknis. Yakni kurangnya ketersediaan sarana komputer yang belum dirasa cukup disetiap sekolah.

Untuk itu kata Apri, Pemkab Bintan segera melakukan upaya dengan merencanakan penyediaan minimal 100 unit komputer dibeberapa SLTP di Kabupaten Bintan, yang akan diajukan dalam Anggaran Perubahan tahun 2017.

“Kurangnya ketersediaan fasilitas komputer ini betul-betul akan menjadi fokus utama kami. Melalui dinas terkait nantinya akan menambah 100 unit komputer lagi. Sehingga kedepan proses ujian dan pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” jelas Apri saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMAN 1 Bintan, Selasa (2/5).

Apri mengatakan Ujian Nasional ini merupakan proses akhir dalam sebuah pembelajaran, namun bedanya kali ini hanya sistem ujiannya berbasis komputer.

Menurutnya kesiapan siswa yang akan mengikuti ujian secara mental dirasa sudah cukup, sebab pihak sekolah juga telah melaksanakan beberapa kali latihan ujian, seperti Tryout agar para siswa tidak kebingungan saat mengikuti UNBK.

“Saya melihat semua siswa sudah cukup percaya diri untuk menghadapi ujian ini. Tapi itu semua tak terlepas dari pelatihan yang sudah diberikan oleh tim pengajar sebelum memulai UN ini. Mudah-mudahan bisa meraih hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Tak lupa politisi partai Demokrat ini mengimbau peserta yang mengikuti UNBK agar jangan merasa tertekan dan terbebani dalam mengerjakan soal ujian, karena dapat menimbulkan efek gugup yang dapat memberikan dampak buruk terhadap nilai ujian.

“Pemkab Bintan akan terus berupaya melakukan pembenahan-pembenahan yang masih dirasa perlu untuk dilakukan. Terutama dalam bidang pendidikan. Sebab pendidikan dan kesehatan menjadi program prioritas kami dalam meningkatkan sumber daya manusia yang gemilang,” imbuhnya. (cr20)

Perencanaan Pembangunan dan Penggunaan Anggaran Tak Berjalan Rill

0
Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wakilnya, Dalmasri mendengarkan pembacaan laporan catatan strategis dann rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Bintan TA 2016 dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Bintan, Selasa (2/5).F.Harry/batampos.

batampos.co.id – Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bintan Akhir Tahun Anggaran (TA) 2016 DPRD Bintan menilai perencanaan pembangunan yang dilakukan Pemkab Bintan sepanjang 2016 tidak berjalan lancar. Bahkan program pembangunan yang dilakukan melalui belanja langsung APBD Bintan itu jumlahnya kurang rill.

“Kami minta melalui APBD 2017 ini jumlah belanja langsung untuk pelaksanaan pembangunan dilakukan secara rill di lapangan. Kemudian pengerjaannya harus digesa, jadi bekerjalah dengan keras dan cerdas,” ujar Sekretaris Pansus Pembahasan LKPJ Bupati Bintan Akhir TA 2016, Hesti Gustrian dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Bintan, Selasa (2/5).

Dalam catatan strategis dan rekomendasi DPRD Bintan, kata Hesti jumlah APBD 2016 dialokasikan sebesar Rp 1 triliun dan terealisasi sekitar Rp 916,86 miliar. Diantaranya belanja tidak langsung yang dialokasikan Rp 490,87 miliar terealisasi 448,70 miliar dan belanja langsung yang ditargetkan Rp 509,19 miliar terealisasi Rp 468,16 miliar.

Dari total realisasi penggunaan anggaran itu, lanjut Hesti komposisi belanja langsung lebih besar dibandingkan belanja tidak langsung. Kondisi ini mencerminkan program pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Bintan berpihak kepada masyarakat.

Tetapi sangat disayangkannya, masih Hesti realisasi fisik dan kuangan APBD Bintan 2016 terdapat sisa anggaran Rp 40,940 miliar lebih. Padahal sisa dana itu masih bisa digunakan untuk kegiatan pembangunan yang langsung menyentuh kepada masyarakat. Apalagi dengan kondisi daerah yang mengalami devisit seperti ini.

“Kami menyayangkan realisasi perencanaan pembangunan dan keuangannya tak berjalan rill. Karena sisa anggarannya sampai sebesar itu. Kalau benar-benar dilaksanakan pastinya dana itu bisa digunakan untuk lainnya, khususnya kepada masyarakat,” bebernya.

Kemudian, sambung Hesti statis Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)dengan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yang diperoleh 2016 hanya sebesar 5,30 persen. Perolehan itu mengalami perlambatan atau penurunan sekitar 1,18 persen dari total yang didapatkan 2015 lalu sebesar 6,48 persen.

Besar harapan Hesti kenyataan pahit seperti ini tidak boleh lagi terjadi di APBD 2017. Jadi DPRD menyarankan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bintan untuk meningkatkan pengawasan, dan pengendalian kinerja bawahannya. Kemudian juga meningkatkan pelaksanaan penggunaan dan penyerapan anggaran yang sudah ditetapkan.

“Kami instruksikan kepada OPD Bintan kedepankan penyelenggaraan pemerintah yang bersih, transparan, dan akuntable. Sehingga anggaran yang disediakan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan catatan dewan yang berisikan tanggapan LKPJ 2016 akan menjadi suatu koreksi bagi Pemkab Bintan kedepannya. Namun dirinya tidak terima jika perencanaan pembangunan dan penggunaan anggaran tidak berjalan rill.

“Saya pikir semuanya rill kok. Jadi saya liat tadi, catatan yang dibacakan oleh dewan dengan poin diawal tidak sejalan. Kalau tak rill, tak mungkinlah peningkatan kinerja kita meningkat,” cetus Apri.

Hanya saja, kata Apri ada anggaran sebesar Rp 40,940 miliar yang tidak terealisasi penggunaannya. Namun itu bukan dikarenakan faktor kelalaian tetapi terpaksa dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Penyebabnya, lanjut Apri terkait masalah aset lahan dan lainnya. Dengan begitu pemerintah tidak bisa melaksanakan pembangunannya melainkan harus dimasukan kedalam silva.

“Kami gak mau memaksakan pembangunan fisik jika kenyataannya aset itu tak bisa kita miliki,” pungkasnya. (ary)

Apri : BUMdes Harus Jadi Sentra Lokomotif

0
Apri Sujadi. F.batampos.

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi menginginkan agar Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) menjadi sentra lokomotif untuk mengembangkan perekonomian di setiap desa.

Seperti unit usaha pasar yang dikelola secara bersama melalui BUMdes Bersama di Kecamatan Tambelan yang diberi nama BUMdes Kandil Bahar.

“Hendaknya BUMDes ini bisa mendorong sektor ekonomi kreatif masyarakat dalam usaha peningkatan sektor ekonomi secara bersama-sama,” ungkap

Apri, saat meresmikan Pasar Desa belum lama ini di Kecamatan Tambelan. Apri juga mengharapkan, agar pasar yang dibangun dan dikelola kedepannya dapat menjadi sumber komoditi bagi kemajuan masyarakat desa dan juga daerah Tambelan.

“Ini merupakan sebuah upaya dari pemerintah daerah untuk mendorong  sektor ekonomi kreatif masyarakat. Saya menginginkan agar BUMdes disetiap desa hendaknya bisa dioptimalkan menjadi sentra lokomotif dalam merangsang pelaku ekonomi. Sebab pasar merupakan tempat titik awal tumbuh dan berkembangnya sektor ekonomi,” jelas politisi partai Demokrat ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bintan, Ronny Kartika mengatakan terkait pengoperasian dan pengembangan BUMdes Bersama Kandil Bahar, untuk tahap pertama akan disertakan modalnya berkisar Rp 30 juta sampai Rp 50 juta dari setiap desa.

“BUMdes Bersama Kandil Bahar ini di bentuk dari pengelolaan 7 desa yaitu Desa Batu Lepuk, Desa Kampung Melayu, Desa Kampung Hilir, Desa Kukup, Desa Pulau Mentebung, Desa Pulau Pinang, serta Desa Pulau Pengikik. Kami harapkan kedepannya ini akan mampu menjadi sentra perekonomian di Kecamatan Tambelan,” katanya saat ditemui di Kantor PMD Kabupaten Bintan, Bandar Sri Bentan, Selasa (2/5).

Sementara itu, Kabid Pengembangan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bintan, Zamir Ambiya A Razak menambahkan bahwa target Pemkab Bintan, melalui Dinas PMD akan terus mendorong setiap desa, agar memiliki dan mengembangkan sumber potensi desa yang ada.

“Kami sedang mengkaji dan melihat potensi setiap desa di Kabupaten Bintan. Ada 4 jenis klasifikasi BUMdes yang bisa kita arahkan dalam pengembangan dan kemajuan setiap sektor ekonomi desa. Dan itu akan kita sesuaikan dengan potensi di setiap desa,” imbuhnya. (cr20)

Warga Segeram Minta Pemekaran Desa

0
Kondisi Kampung Segeram di Natuna yang masih minim sarana dan prasana. F.Aulia/ Batampos.

batampos.co.id – Keterpurukan ekonomi masyarakat Dusun Segeram Kecamatan
Bunguran Barat Natuna hingga saat ini belum membaik.
Selain itu akses transportasi dan sarana prasarana masih minim.

Warga Segeram, Ismail menyatakan, ketertinggalan dalam ekonomi
masyarakat Segeram disebabkan statusnya administrasi dibawah
Kelurahan. Sementara Kelurahan Sedanau dinilai kurang mendapat
perhatian.

“Kami kurang mendapat perhatian, sarana penunjang ekonomi pun tidak
ada di Segeram ini,” tutur Ismail kemarin.

Muhtar Hadi seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, keterpurukan
ekonomi warga Segeram sudah terjadi sejak lama, berpuluh tahun silam
kondisinya tetap tidak terdapat perubahan.

Bahkan warga disini sambungnya, pernah meminta dirubahnya status
administrasi dari Dusun menjadi Desa dan alternatifnya bergabung di
Desa Kelarik. Karena dibawah administrasi Kelurahan Sedanau, kurang
mendapat perhatian.

“Kami sudah mengusulkan perubahan status administrasi kampung kami.
Tapi Kelurahan Sedanau enggan melepas wilayahnya (Segeram,red)
bergabung ke Desa Kelarik,” ungkapnya.

Dengan keterbatasan saat ini masyarakat masih terus bertahan. Namun
warga berharap Pemerintah Daerah memberikan perhatian serius agar
kampung tidak terus tertinggal. Dan warga tidak menerus berkurang
karena tidak mampu bertahan dengan segala keterbatasan.(arn)

SMPN di Kundur Tidak Laksanakan UNBK

0

batampos.co.id – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama SMP, Selasa (2/5) kemarin berlangsung aman dan lancar.

Hanya saja dari sejumlah SMP negeri di Kundur, ada satu sekolah yang belum menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Alasannya karena sekolah belum memiliki jumlah komputer yang memadai untuk melaksanakan UNBK.

Seperti disampaikan Kepala SMPN 02 Anwar, sekolah yang dipimpinnya belum dapat menyelenggarakan UNBK lantaran jumlah komputer terbatas, dan belum adanya server. Sehingga sekolah belum mampu melaksanakan UNBK.

“Sekolah hanya memiliki 20 unit komputer. Sementara jumlah siswa yang ujian tahun ini sebanyak 185 orang, hingga belum mencukupi untuk menyelenggarakan UNBK. Kalau masalah jaringan internet sudah ada, karena sebelumnya SMPN 02 tempat dilaksanakanya Ujian Kompetensi Guru (UKG),” terang Anwar seraya menambahkan, seorang siswa tidak ikut UN karena mengundurkan diri. (ims)

Satlantas Bagi-bagi Helm Gratis

0
Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku Fajrian Kenedy memasangkan helm kepada salah seorang peserta aksi buruh dalam rangka safety riding. F.Sandi/batampos.

batampos.co.id – Satlantas Polres Karimun bagi-bagi helm gratis kepada para pengemudi sepeda motor yang mengikuti konvoi peringatan Hari Buruh sedunia, Senin (1/5). Ini dilakukan untuk safety riding atau keselamatan dalam berlalu lintas harus menjadi prioritas nomor satu.

”Salah satu tugas dari Satlantas adalah menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu-lintas bagi pengguna jalan umum. Untuk itu, bertepatan dengan konvoi yang dilakukan para buruh pada peringatan May Day, kita sudah mempunyai program, menyiapkan helm dari kantor sebanyak 20 unit. Helm tersebut dibagi-bagikan dan langsung dipakaikan kepada peserta,” ujar Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku Fajrian kenedy kepada Batam Pos, Selasa (2/5).

Pemberian helm gratis ini, kata Kenedy, merupakan salah satu bentuk kepedulian Satlantas terhadap para pengemudi sepeda motor. Tujuannya, meski mengikuti konvoi dan mendapatklan pengawalan langsung dari aparat kepolisian, helm tetap harus dipakai. Sehingga, kepala sebagai salah satu organ vital dapat terlindungi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena, siapa saja orangnya tidak ingin mengalami kejadian yang buruk menimpanya selama berkendaraan.

”Menggunakan helm juga tidak hanya asal diletakkan di atas kepala. tapi, menggunakan helm itu harius dengan baik dengan benar. Yakni, dipakai dan dikunci klik. Selain itu, yang terpenting pada saat kegiatan konvoi yang dilaksanakan oleh ratusan buruh pada saat May Day berjalan dengan lancar. Tidak ada kecelakaan lalu lintas yang terjadi. termasuk juga Kemacetan lalu lintas juga tidak terjadi,” ungkapnya. (san)