Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13583

Tahun Ini Pelabuhan Penagi Dikembangkan

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, tahun 2017 ini pelabuhan bongkar muat di Penagi dikembangkan. Pemerintah Provinsi sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 5,5 miliar.

Pengembangan pelabuhan bongkar muat ini kata Iskandar, berupa penambahan panjang pelabuhan. Diperkirakan akan menyambung hingga pelabuhan penumpang di Pelantar Penagi.

“Pemerintah Provinsi Kepri sudah menganggarkan sebesar Rp 5,5 miliar untuk pengembangan pelabuhan bongkar muat Penagi. Kendala pelabuhan sudah bisa teratasi,” kata Iskandar, Kamis (2/3).

Dikatakan Iskandar, pengembangan pelabuhan Penagi akan dilaksanakan multiyear. Karena selain menambah panjang pelabuhan, masih banyak sarana dan fasilitas yang perlu dibangun untuk kelancaran.

Pemerintah Daerah sambungnya, tahun depan mengusulkan pembangunan gudang penumpukan barang. Agar mempermudah pendistribusian dan memperlancar bongkar muat barang dari kapal ke pelabuhan. Selain itu di pelabuhan juga dibutuhkan pembangunan cran

“Memang selama ini pengusaha keluhkan bongkar muat barang butuh waktu lama. Karena pelabuhannya sempit. Jadi ngantre sampai seminggu,” ujar Iskandar.

Pemerintah Daerah kata Iskandar, juga akan merevitalisasi pelabuhan di pelantar Penagi. Fungsinya untuk dijadikan pelabuhan penumpang. Karena satu sisi sudah terkoneksi dengan pelabuhan bongkar muat barang.

“Pemerintah daerah juga berharap, kapal perintis kembali merapat di pelabuhan Penagi setelah pelabuhan Penagi dikembangkan. Dan tentu pengerukan untuk perlebar alur Penagi juga penting, meski biaya tidak sedikit,” ujar Iskandar.

Seperti diketahui, pengembangan pelabuhan Penagi di Natuna merupakan hasil kunjungan Gubernur Kepri Nurdin Basirun ke Natuna tahun lalu. Kunjungan tersebut, Nurdin meninjau kondisi dan berjanji mengembangkan pelabuhan Penagi yang sangat sempit.(arn)

Terbiasa Smartphone, Remaja Merasa Ribet Gunakan Nokia 3310

0

batampos.co.id – Kebo nyusu gudel. Sebuah pepatah tua Jawa. Yang artinya Kerbau menyusu kepada anak kerbau. Maknanya orang tua belajar kepada anak muda. Itulah yang terjadi pada dunia digital saat ini. Anak-anak dan remaja lebih jadi mengoperasikan gawai termutakhir.

Namun, ada masanya gudel (anak kerbau) belajar kepad kebo. Seperti video diatas. Seorang remaja sudah terbiasa dengan smartphone dengan layar sentuh. Ia gagal mengoperasikan Nokia 3310 yang notabene bukan smartphone.

Sampai di Bintan Tim Jawa Pos Langsung Uji Coba Rute

0

 

Tim Jawa Pos uji coba rute Tour de Bintan di Lagoi. Foto: Jhon/batampos.

batampos.co.id – Tim Jawa Pos ikut memeriahkan jalannya event Tour de Bintan, yang diselenggarakan selama tiga hari ini, mulai Jumat (3/3), hingga Minggu (5/3). Mereka mengikutsertakan empat klub sepeda terbaiknya yang berasal dari pulau Jawa. Diantaranya, Surabaya Road Bike Comunity (SRBC), Free Bike Indonesia, Ratjoen Cycling Club (RCC) dan Kelapa Gading Bikers (KGB).

“Kami siap mengikuti event berkelas dunia ini. Sebanyak 20 atlet kami akan bertanding bersama atlet dari 52 negara lain,” ujar Joe Boemihardjo, peserta dari SRBC, di Lagoi, Kamis (2/3).

20 atlet yang diturunkan diantaranya, lima atlet yang tergabung dalam klub SRBC, dua atlet tergabung dalam klub RCC, tiga atlet tergabung dalam klub Free Bike Indonesia, serta 10 atlet tergabung dalam klub KGB.

Semua atlet itu akan mengikuti empat kelas bergengsi, yakni Grand Fondo Classic dengan jarak tempuh 140 Km, Grand Fondo Challenge dengan jarak tempuh 82 Km, dengan Grand Fondo Discovery dengan jarak tempuh 55 Km, serta Grand Fondo Century dengan jarak tempuh 107 Km.

“Kami yakin akan menoreh prestasi di ajang ini, karena di hari pertama mendarat di Bintan, kami langsung uji coba semua rute,” imbuhnya. (cr20)

Kecelakaan Maut di Lintas Barat, Merenggut Nyawa Aryudha

0

 

Mobil Honda Brio BP 1370 TP dan Lori BP 9296 UT yang mengalami Kecelakaan di Lintas Barat Kabupaten Bintan, Kamis (2/3).F.Choky/Batam Pos

batampos.co.id – Kecelakaan maut terjadi antara lori Daihatsu Delta BP 9296 UT yang dikemudikan Rahman, 34, dengan mobil Honda Brio BP 1370 TP milik Aryudha Yelasandi di jalan Lintas Barat Km 18, Kecamatan Toapaya, Kamis (2/3). Akibatnya Aryudha meninggal dunia karena mengalami sejumlah luka serius setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri di Tanjungpinang.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, ini berlangsung sangat cepat, dan sontak mengejutkan warga dan pengendara yang melintasi jalan tersebut.

“Saya terkejut. Tiba-tiba mobil putih itu (Honda Brio, red) langsung banting setir ke kanan, dengan laju sangat cepat dari arah Tanjunguban. Padahal lori pengangkut semen yang datang dari Tanjungpinang, lajunya normal. Tabrakan pun tak terhindarkan,” ungkap Yogi, 23, saksi yang melihat langsung kejadian tersebut dari belakang lori, dilokasi kejadian Km 18, Toapaya, Kamis (2/3).

Yogi menuturkan setelah terjadinya kecelakaan, dua penumpang yang juga ada di dalam lori tersebut, yakni, Sularmi, 34, dan Susan, 7, sempat mengalami kesulitan untuk bisa keluar dari dalam mobil, karena kondisi kaca dalam posisi tertutup.

“Beruntung ada warga yang cepat bantu evakuasi korban di lori itu, kasihan ada anak kecil didalamnya. Tapi mereka bertiga gak begitu parah, hanya pengemudi mobil Brio itu yang paling parah. Tak sadarkan diri, wajah dan mulutnya penuh dengan darah,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Krisna Ramadhani menuturkan sebelum terjadi tabrakan maut tersebut, mobil lori Daihatsu Delta itu datang dari arah Tanjungpinang, menuju ke arah Tanjunguban.

Sampainya di Km 17 Jalan Lintas Barat, pas di tikungan tiba-tiba dari arah Tanjunguban, datang mobil Honda Brio dengan kecepatan tinggi sudah berjalan di bahu kiri jalan, dan tiba-tiba pengemudi mobil Honda Brio tersebut langsung membanting stir ke kanan. Lalu melaju mengejar ke arah mobil lori Daihatsu Delta, sehingga terjadi tabrakan.

Warga setempat dan pengemudi yang melintas di jalan tersebut langsung memberikan pertolongan dan melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

“Akibat tabrakan tersebut, nyawa Aryudha tak tertolong, meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya.

Krisna menambahkan pengemudi lori dan juga dua penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan. Saat ini kedua mobil yang rusak parah akibat kecelakaan tersebut sudah diamankan di Pos Polantas di Gesek, Toapaya. (cr20)

BCC Ikut Ramaikan Orchard Park Bike in The City

0

batampos.co.id – Komunitas sepeda Badan Pengusahaan (BP) Batam, Bifza Cycling Community (BCC) siap meramaikan Orchard Park Bike in The City yang digelar 11 Maret ini. Yang belum gabung bisa menghubungi 0812 7000 903

Salah satu pengurus BCC, Juhardi mengatakan komunitas sepeda yang berdiri di Batam sejak tahun 2009 itu siap terlibat di gowes profesional dengan jarak tempuh sekitar 24 kilometer itu.

Kata Juhardi, BCC Batam merupakan komunitas sepeda yang anggotanya merupakan karyawan BP Batam, tapi selain karyawan, ada juga anggota komunitas yang berasal dari luar.

“Ada juga teman-teman dari luar BP Batam yang ikut bergabung, seperti dari STIKes dan lainnya. Jika ada teman yang ingin mendekat dengan kita bergabung di BCC silakan saja,” jelas pegawai di BP Batam itu.

Kegiatan rutin yang selama ini dilakukan BCC, kata Juhardi, yakni setiap minggu melakukan gowes. Untuk di Batam hampir semua lokasi sudah dijelajahi, seperti Batuampar, Sekupang, Batuaji, Nagoya dan Nongsa.

Selain kegiatan gowes, setiap tahun komunitas BCC juga melaksanakan kegiatan sosial, diantaranya menyumbang di panti asuhan dan mengadakan penghijauan dengan melakukan penanaman pohon.

“Kegiatan terakhir yang kita lakukan pada 26 Februari kemarin dengan melakukan penghijauan di daerah tangkapan air (catchment area) waduk Duriangkang,” jelasnya.

Selain itu, Maret ini, komunitas yang diketuai Sjapar Oemar ini akan touring ke Jogjakarta. “Kami akan gowes ke Jogja bersama dengan komunitas sepeda Posindo,” terangnya.

Sebelumnya BCC juga pernah melakukan touring di sejumlah daerah di Indonesia, di antaranya Tour de Batusangkar, Bukit Tinggi, Bromo Jawa Timur, Bali, dan Samosir Medan.

(bpg/ann)

Penjual Jeruk Nekad Sembunyikan Sabu di Dubur

0
Suranta saat menjalani sidang.

batampos.co.id – Suranta sejatinya ialah penjual jeruk. Ia memutuskan menjadi kurir narkotika jenis sabu demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

Mungkin ia memang tidak berbakat.

Aksi pertamanya sebagai kurir langsung gagal hingga menjadikannya terdakwa di Pengadilan Negeri Batam, Kepri.

Diketahui, terdakwa menjadi kurir sabu yang menyimpan barang bukti dalam anus. Perbuatan itu ia lakoni atas permintaan rekannya Inal (DPO) di Malaysia, yang dulunya sama-sama penjual buah di Tiban.

Terdakwa dijanjikan mendapat upah Rp 6 juta untuk membawa sabu dari Malaysia ke Batam. Sebagai ongkos, terdakwa menerima biaya Rp 2 juta dari Dedi (DPO).

Terdakwa kemudian berangkat ke Malaysia menemui Inal (15/10) 2016 lalu. Dua paket sabu yang dibalut dalam kondom sudah disiapkan, dan dimasukkan ke anus terdakwa.

Di hari yang sama terdakwa kembali ke Batam melalui ferry yang berlabuh di pelabuhan Harbour Bay, Batuampar. Tapi karena kesakitan, terdakwa berjalan tertatih-tatih yang menimbulkan kecurigaan petugas Bea dan Cukai.

Terdakwa diperiksa, dan terlihat benda mencurigakan yang diketahui adalah sabu dengan total berat 106 gram.

Jaksa Arie Prasetyo membacakan tuntutan terdakwa dihadapan majelis hakim yang dipimpin Syahrial, di ruang sidang III Pengadilan Negeri Batam, Kamis (2/3).

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (2) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” kata Arie.

Sesuai pasal tersebut, terdakwa dituntut 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan. Terdakwa yang didampingi penasehat hukum (PH) Elisuwita, langsung menyampaikan pembelaannya.

“Mohon ringankan hukuman saya yang mulia, karena saya tulang punggung keluarga. saya menyesal,” ucap terdakwa.

Sidang kembali dilanjutkan dengan agenda putusan, pekan depan. (nji)

Ditangkap BNN, BKD Copot Jabatan Kasubbag TU DPRD Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – “Kami sudah menerima laporan hasil tes urine yang bersangkutan positif narkoba. Dia langsung dicopot dari jabatannya, dengan sendirinya, semua tunjangan termasuk tunjangan jabatan hilang,” kata Kepala Badan Kepegawaian Diklat dan Sumber Daya Manusia Pemko Batam, M Sahir, Kamis (2/3).

Apa yang dibicarakan Sahir tak lain ialah Kasubbag Tata Usaha Setwan DPRD Kota Batam, Fauzi yang tertangkap tangan membawa sabu-sabu juga positif mengkonsumi narkoba.

Saat ini BKD Pemko Bata, masih menunggu keputusan hukum untuk Fauzi. Untuk sementara ia masih berhak menerima gaji sebagai PNS.

“Sekarang kan sedang proses dulu, kita lihat nanti hasilnya seperti apa,” ucapnya.

Terkait kasus ini, Sahir mengaku prihatin. Untuk itu dia berharap kasus seperti ini tidak lagi terulang dan meminta pegawai di lingkungan Pemko Batam bisa mengambil pelajaran dari kejadian tersebut.

“Sangat prihatin, ini mungkin pengaruh teman bergaul dan lingkungan,” ucap Sahir, mengira.

Dia mengatakan, seharusnya pegawai menjadi teladan bagi masyarakat umum. Namun sayang harapan tersebut tercoreng oleh ulah oknum pegawai tertentu.

“Rasanya gimana ya, pegawaikan contoh atau teladan. Ini justru dari kolega kami (pegawai) pula yang kena,” tutupnya.

Untuk diketahui, BNN Provinsi Kepri Sabtu (11/2) lalu sekitar pukul 00.15 WIB menangkap Fauzi. Saat diamankan, petugas menemukan sabu seberat 0.06 gram. Ketika tes urine, MF positif mengkonsumsi narkoba.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi beberapa hari setelah Fauzi diamankan menegaskan PNS yang berurusan dengan narkoba harus legawa menanggung segala kosekuensi hukum yang berlaku.

“Tidak mau (taati aturan), ya diproses. Kalau ada surat dari BNN ditahan kami akan berhentikan sementara, setelah itu kalau sudah putus (putusan bersalah) ya berhenti (dari PNS),” tegasnya. (cr13)

Raja Salman Pecahkan 3 Rekor MURI

0
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saud (AFP PHOTO)

batampos.co.id – Berkunjung ke Indonesia Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud memcahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Belum pernah ada yang seperti ini.  Beliau (Raja Salman, red) layak diberikan penghargaan,” ujar Ketua Umum MURI Jaya Suprana dalam Kamis (2/3).

Menurut Jaya, rekor pertama yang terpecahkan adalah jumlah rombongan Raja Salman yang fenomenal, yaitu sekitar 1.500 orang. “Rombongan Raja Salman ini merupakan kunjungan kenegaraan terbesar. Negara lain belum pernah ada yang seperti ini,” ucap Jaya.

Rekor kedua, Raja Salman tercatat sebagai kepala negara tertua yang datang berkunjung ke tanah air dengan usia 81 tahun.

Rekor ketiga, jumlah investasi Arab Saudi yang dibawa Raja Salman menjadi yang terbesar dalam sejarah ekonomi Indonesia karena mencapai angka Rp 333 triliun.

“The biggest. Jadi ada tiga rekor,” sebut Jaya.

Lantas kapan penghargaan itu akan diberikan kepada Raja Salman?

“Jadwal beliau sudah sangat padat. Mungkin nanti lewat duta besar Arab Saudi di Indonesia dan duta besar Indonesia yang ada di Arab Saudi,” terang dia.

Rencana pemberian penghargaan itu langsung direspons  Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Mantan Dirut Telkom itu menyebut rekor itu kurang.

Masih ada rekor Kepala Negara dan Raja Terlama Berlibur ke Bali, 5 hari dan asyik menikmati Pulau Dewata.

“Ini sangat baik, karena menyambung hubungan baik, setelah 47 tahun kedua pemimpin negara tidak lagi bertemu, sejak Raja berkunjung ke Jakarta tahun 1970,” ungkap Menpar Arief Yahya.(cr2/JPG).

Jadi Penulis, Obama, Dapat Duit Miliaran

0
Michelle Obama dengan gaun yang mempesona (Pop Sugar)

batampos.co.id – Barack Obama dan istrinya, Michelle, menandatangani kesepakatan dengan Penguin Random House. Nilai kontraknya mencapai USD 60 juta atau sekitar Rp 801,7 miliar.

Masing-masing akan menulis satu buku untuk perusahaan yang bermarkas di New York City itu.

Belum diketahui jenis buku atau waktu terbitnya. Namun, sangat mungkin, mantan presiden ke-44 Amerika Serikat (AS) tersebut akan menuliskan momen-momennya saat memimpin Paman Sam. Sebab, Obama adalah presiden Afrika-Amerika pertama. Sementara itu, Michelle kemungkinan menulis tentang kisah hidupnya.

Detail kehidupan perempuan 53 tahun tersebut diyakini menjadi magnet bagi pembaca. Michelle adalah keturunan budak kulit hitam yang akhirnya menjadi ibu negara. Dia kini menjadi perempuan yang paling dihormati dan populer di Amerika. Bahkan, banyak pihak yang memintanya mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu mendatang.

”Kami sangat menantikan kerja sama dengan mantan presiden dan Nyonya Obama untuk membuat setiap buku mereka yang diterbitkan secara global menjadi momen yang bermakna dan tidak pernah terjadi sebelumnya,” ujar CEO Penguin Random House Markus Dohle pada Selasa (28/2).

Perusahaan akan mendonasikan satu juta buku atas nama keluarga Obama ke lembaga amal First Book.

Financial Times melaporkan, ada beberapa perusahanan yang tertarik untuk memiliki hak penerbitan buku Obama dan Michelle secara global.

Beberapa di antaranya adalah HarperCollins dan Simon & Schuster. Akhirnya, lelang kesepakatan tersebut melambung hingga USD 60 juta atau setara dengan Rp 801,7 miliar.

Jika angka itu benar, Obama telah mencetak rekor. Kesepakatan penerbitan buku memoar milik mantan presiden Bill Clinton yang berjudul My Life hanya mencapai USD 15 juta (Rp 200,4 miliar). Buku itu dirilis pada 2004.

Sementara itu, memoar berjudul Decision Points milik George W. Bush yang dicetak kali pertama pada 2010 hanya bernilai USD 10 juta (Rp 133,6 miliar).

Hillary Clinton juga menulis buku berjudul Hard Choises yang berkisah tentang masa jabatannya saat menjadi menteri luar negeri AS di bawah kepemimpinan Obama. Nilai kontrak bukunya hanya USD 14 juta (187 miliar).

Saat menjadi presiden, Obama memang kerap menyatakan bahwa dirinya memiliki kepekaan untuk menulis. Kemungkinan dia akan kembali menulis buku setelah tak menjadi orang nomor satu di AS sudah diprediksi sebelumnya. Dia telah menulis tiga buku. Yakni, Dreams of My Father, The Audacity of Hope, dan Of Thee I Sing: A Letter to My Daughters. Semua diterbitkan Penguin Random House. (Reuters/AFP/sha/c16/any)

Membaca di Boncengan Sepeda

0

Foto diatas viral melalu media sosial. Sebuah foto sosok siswi dibonceng bapaknya dengan sepeda angin sambil membaca buku.

Adalah Dewi Mulyani, siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Palangka Raya, siswi itu.

“Iya. Itu foto saya dengan bapak,” ucapnya.

Saban hari, dia dijemput oleh orang tuanya yang hanya seorang pemulung. Remaja 15 tahun yang tinggal di Jalan Kecipir itu memang gemar membaca buku. Pulang sekolah, sambil menunggu jemputan, waktunya dihabiskan untuk membaca buku di perpustakaan yang jaraknya sekitar 400 meter dari sekolahnya itu.

“Sepulang sekolah saya ke sini. Nanti bapak jemput,” kata Dewi.

(ram/fab/JPG)