Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13601

Komunitas Sepeda Batam Gelar Penghijauan di Dam Duriangkang

0
Peserta Let’s Go Green for Duriangkang menanam pohon di Dam Duriangkang, Minggu (26/2).
foto. BIFZA Cycling Community untuk Batam Pos

batampos.co.id – Dalam rangka memelihara ekosistem lingkungan hutan, Komunitas Sepeda Badan Pengusahaan (BP) Batam (BIFZA Cycling Community/BCC) dan komunitas sepeda se-Kota Batam mengadakan kegiatan lingkungan berupa penghijauan di daerah tangkapan air (catchment area) waduk Duriangkang.

Kegiatan yang dinamai “Let’s Go Green for Duriangkang” dengan tema One Tree for One Life dilaksanakan pada Minggu (26/2).

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah tangkapan air yang sudah gundul sehingga perlu dilakukan penghijauan demi ketahanan air di Pulau Batam yang harus terus dilestarikan dan dijaga,” kata Ketua Panitia Pelaksana Let’s Go Green for Duriangkang,

Juhardi.
Sebagaimana diketahui bahwa kondisi persediaan air baku pada saat ini sudah sangat memprihatinkan dengan debit air semakin berkurang.

“Kita menyadari bahwa hutan, khususnya Hutan Duriangkang, di mana di dalamnya terdapat sumber air yang kita butuhkan, berperan sebagai penyangga kehidupan dan sekaligus penyokong ketersediaan air, sumber energi dan jasa lingkungan lainnya termasuk penghasil oksigen, rekreasi dan konservasi keanekaragaman hayati,” kata Juhardi.

Mengingat semakin hari dampak pemanasan global di bumi tidak dapat diabaikan dan dibiarkan begitu saja. Bentuk kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan dengan menanam pohon.

Dengan penanaman pohon akan menghijaukan kembali kawasan hutan lindung yang berada di catchment area waduk. Sehingga diharapkan akan dapat menciptakan daerah tangkapan air lebih maksimal terutama saat musim hujan tiba.

Kegiatan yang dimotori oleh BIFZA Cycling Community dan Bike to Work (B2W) ini diikuti oleh lebih dari 500 orang antara lain berasal dari komunitas sepeda se-Batam dan kelompok pencinta alam.

Acara ini didukung oleh Badan Pengusahaan BP Batam, Polda Kepri, TNI dari KODIM 0316 Batam, Suzuki Club Motor (SCI), serta didukung oleh perusahaan-perusahaan seperti PT Panasonic Industrial Devices Batam, PT Esun Internasional Utama Indonesia, PT Panbill Utilitas Sentosa, Yayasan Citramas, dan PT ATB, Sanford Air Minum dan Pocari Sweat, serta kalangan perbankan, yaitu Bank Mandiri Cabang Batam, Bank BNI Cabang Batam, serta Ikatan Notaris Indonesia.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat Kota Batam untuk menumbuhkembangkan kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan sumber air di masa yang akan datang,” katanya. (ann)

DPRD Batam Dukung Penggusuran Ternak Babi di Duriangkang

0
Babi yang diternak warga di Dam Duriangkang yang diduga mencemari air Dam Duriangkang, Seibeduk, Minggu (22/1). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah kalangan legislatif Kota Batam meminta adanya relokasi untuk peternak babi di Dam Duriangkang. Mereka menilai penggusuran tanpa ada relokasi, bukanlah langkah yang tepat yang dilakukan BP Batam.

“Kita sepakat dikeluarkan dari Dam Duriangkang. Apalagi sudah mencemari air yang kita konsumsi. Tapi tak bijaksana juga kalau penertiban ini tanpa solusi,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Batam, Sallon Simatupang, kemarin.

Menurutnya, harus ada solusi bagi peternak untuk melanjutkan kegiatannya. Apakah itu di lahan yang belum digarap dengan sistem pinjam pakai, ataupun program tranmigrasi lokal (translok) yang diusulkan di RPJMD Wali Kota.

“Mereka juga punya keluarga dan anak. Kita dukung penertiban, tapi minimal diberi solusi lah,” kata politisi Nasdem tersebut.

Dikatakan Sallon, yang menjadi pertanyaan saat ini, kenapa harus berulang kali dilakukan penertiban. Artinya, pengawasan secara berkelanjutan tidak dilakukan BP Batam. Sehingga menyebabkan masalah ini terjadi terus menerus.

“Artinya, biar dam kita terjaga kebersihannya, BP Batam harus mengawasi secara kontinu. Jangan sampai ada lagi yang beternak disana,” tuturnya.

Udin P Sialoho, anggota Komisi IV mengaku sangat setuju bila penertiban dilakukan secepatnya. Selain menjaga kebersihan air dam Duriangkang, keberadaan peternak ini juga meresahkan masyarakat Batam saat ini.

“Bukan hanya saudara muslim saja, masyarakat non muslim pun tak ingin airnya tercemar,” kata Udin.

Menurut Udin, Batam memiliki banyak pulau yang tak berpenghuni. Ia menyarankan agar para peternak dan petani ini dikumpulkan kemudian direlokasi. Diberi pembinaan sehingga mereka bisa menjadi petani dan peternak yang modern.

“Jadi bukan lagi tradisional. Kita kan banyak pulau yang nganggur,” sambungnya.

Pemko Batam, kata Udin, harus tanggap dengan melihat situasi ekonomi saat ini.

“Seperti translok contohnya. Jadi mereka dibina, jangan hanya bisa dibinasakan saja,” sebut Udin.

imbul Sibuea, salah seorang peternak babi di Dam Duriangkang menolak ditertibkan jika tak ada relokasi dari BP Batam.

“Kita sadar salah. Tapi kalau tak ada solusi mau makan apa anak istri kami nantinya,” kata dia.

Suranto Sihombing, peternak lain mengaku, penggusuran yang dilakukan BP Batam ini bukan kali pertama. Diakuinya, para peternak mau saja meninggalkan area ini, asalkan BP Batam mau  menyediakan daerah relokasi yang lebih legal.

“Kalau cuma disuruh pindah, jelas kami tak mau,” ucapnya. (rng)

Ghost Photography Community, Gemar Motret Hantu

0
Mereka para pemburu hantu. Foto: dokumen Ghost Photography Community

batampos.co.id – Model cantik kerap jadi sasaran jepretan fotografer. Bagi sekelompok fotografer di Depok genre seperti itu sudak membosankan. Mereka berganti obyek foto, berburu foto makhluk halus. Hi…………….

Tentu saja bukan hanya kamera yang dibutuhkan. Setiap anggota kelompok juga mesti memiliki nyali.

”Kami mencoba seni (memotret, Red) baru,” kata Mickey Oxcygentri, pendiri Ghost Photography Community (GPC), di kampus Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) kemarin (25/2).

Komunitas fotografer pemburu objek tidak kasatmata itu berdiri sejak tiga tahun lalu.

Saat ini ada 200 anggota yang eksis hunting foto hantu. Mereka tersebar di Depok, Bekasi, Tangerang, dan Bogor.

”Sebenarnya banyak yang masuk, tapi langsung keluar karena mentalnya tidak kuat,” ujar Mickey.

Wajar saja banyak anggota GPC yang mundur. Sebab, kebanyakan kegiatan utama komunitas yang bermarkas di Depok, Jawa Barat, itu dilakukan di tempat-tempat angker dengan penerangan minim. Misalnya bangunan lawas yang tidak berpenghuni.

Aktivitas berburu makhluk astral pun lebih sering dilakukan malam.

”Takut itu sebenarnya hanya sugesti,” ujar dosen jurnalistik dan fotografi itu.

Hingga saat ini, sudah puluhan bahkan ratusan gambar sosok makhluk halus hasil jepretan anggota GPC.

Beberapa foto menunjukkan secara jelas sosok yang identik dengan penampakan hantu atau jin.

Foto-foto itu sebelumnya melalui tahap analisis dan diskusi yang melibatkan para anggota GPC.

”Kalau tidak dianalisis, nanti dikira hanya bayangan,” tutur suami Anty Cahyani tersebut.

Bagi anggota GPC, hantu bukan makhluk menakutkan. Sosok tidak kasatmata itu justru dianggap sebagai objek foto menarik.

GPC beranggapan bahwa makhluk gaib merupakan sosok yang sejatinya hidup berdampingan dengan manusia.

Namun, wujud visual mereka berada di bawah tingkatan sinar inframerah.

Hantu merupakan radiasi spektrum elektromagnetik di tingkat terendah dari bagian inframerah.

Kenapa makhluk halus tidak terlihat mata manusia? Menurut GPC, indra penglihatan manusia hanya dapat melihat gelombang di antara warna merah sampai ungu.

Gelombang di bawah warna merah (infrared) biasanya sudah tidak bisa dijangkau mata manusia.

Begitu pula gelombang di atas ungu (ultraviolet), indra penglihatan manusia pada umumnya juga tidak mungkin mampu melihatnya.

Teori ilmiah tentang hantu itu digunakan oleh para anggota GPC sebagai acuan untuk memotret objek tidak kasatmata.

Hanya, tidak selalu aktivitas hunting hantu membuahkan hasil gambar menarik.

Sebab, terkadang saat mereka berburu, sosok makhluk halus bisa terlihat jelas oleh mata, tapi tidak terekam lensa kamera.

”Untuk meng-capture hantu butuh energi (fotografer, Red),” ungkapnya.

Hunting hantu biasanya dilakukan sekali dalam seminggu. Umumnya, anggota sudah memiliki kepekaan sensor indra ketika berburu hantu.

Tidak ada satu pun anggota yang menggunakan pendeteksi makhluk gaib, kemenyan, atau peranti lain untuk mengundang dan mendeteksi jin.

”Biasanya (untuk anggota baru, Red) 2–3 kali hunting sudah bisa peka,” imbuhnya.

Lantas, untuk apa hasil jepretan sosok hantu itu? Mickey mengatakan, foto-foto hantu pernah dipamerkan pada 2014 di sebuah kawasan pusat perbelanjaan di Jakarta.

Selain itu, hasil riset mereka digunakan untuk kebutuhan penyusunan jurnal ilmiah tentang makhluk astral.

”Ke depan, kami ingin kembali bikin pameran (foto hantu, Red),” paparnya. (tyo/mia/c11/agm)

11 Hal Menarik Raja Salman

0
Salman bin Abdulaziz Al Saud. (foto: bloomberg)

batampos.co.id – Banyak hal yang menarik dari sosok Raja Arab Saudi,  Salman bin Abdulaziz Al-Saud yang rencananya akan mengunjungi Indonesia pada 1 Maret 2017 nanti.

Ada 11 sisi lain Salman yang jarang diketahui seperti dilansir Muslim World Jurnal.

1. Salman Seorang Penghapal Al Quran

Salman sudah menghapal Al Quran sejak usianya 10 tahun. Salman juga membaca Al Quran seperti Qari dengan bacaan sempurna. Dia dikenal sering memimpin doa pada kesempatan tertentu hingga upacara pemakaman. Hal ini membuat rakyatnya sayang padanya.

2  Mengutuk Aksi 11/9 Namun Juga Mencegah Reaksi Berlebihan

Beberapa badan amal yang telah mendanai ekstremisme telah dikaitkan dengan tindak terorisme. Selama kebingungan ini, Raja Salman yang kala itu menjabat sebagai Gubernur Riyadh meminta setiap perburuan anti-Islam untuk dihentikan serta mengutuk semua ekstrimis.

3. Salman Sosok yang Tegas dan Tak Tebang Pilih

Ketika Pangeran melakukan pembunuhan, Raja Salman mengatakan tidak ada perlakuan khusus untuk Pangeran. Ketika seorang Pangeran membunuh rakyatnya, maka dia harus diperlakukan sesuai dengan hukum negara itu. Raja Salman mengumumkan bahwa tidak ada perlakuan khusus kepada Pangeran dan semua sama di mata hukum.

4. Raja Salman Tawaf dengan Sederhana

Banyak pemimpin dunia meminta pengamanan ekstra saat menunaikan ibadah Haji, namun Raja Salman justru beribadah bersama jamaah lainnya. Salman sering terlihat menepuk bahu sesama muslim saat tawaf, dan menjadikan sosoknya rendah hati.

5. Dua Bulan Gaji Gratis untuk Warga

Banyak negara memberlakukan pajak yang berat bagi rakyatnya, tetapi Saudi justru mengumumkan dua bulan gaji bonus gratis untuk semua pegawai, pensiunan, mahasiswa, dan masyarakat lainnya.

6. Salman Punya Akun Twitter

Akun Twitter Salman langsung diikuti 200 ribu pengikut sesaat dia membuatnya. Saat berkicau pertama kali, Salman mendoakan kaum muslim.

7. Taat Ibadah

Saat menerima kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Raja Salman langsung berpamitan untuk salat ketika mendengarkan suara adzan. Obama pun membiarkannya berdiri di karpet merah untuk shalat Ashar berjamaah. Media sosial khususnya para kaum muslim ramai berkomentar soal hal itu bahwa raja dari segala raja di alam semesta ini tetap Allah.

8. Memberantas Korupsi Saat Jabat Gubernur

Saat menjabat sebagai Gubernur Riyadh, Salman mendapat banyak penghargaan karena bisa memberantas korupsi. Salman memiliki rekam jejak yang bersih.

9. Dia Sosok yang Adil

Salman meminta siapa saja yang telah melakukan pelanggaran untuk mengaku dan akan diberi pengampunan. Sebab Salman menganggap rakyatnya adalah anak-anaknya sendiri dan cucu.

10. Amal, Penelitian dan Agama

Selain mendukung Yayasan Syaikh Bin Baz, Salman adalah Kepala Dewan Pengawas dari Pusat Penelitian Disabilitas Madinah. Upaya amal ini dipuji oleh PBB.

11. Salman Mengampuni Semua Tahanan Publik

Dalam pengumuman yang mengejutkan, Salman mengeluarkan pengampunan bagi siapa saja yang memiliki denda di bawah setengah juta Riyal. (cr1/JPG)

Polda Kepri Lanjutkan Arahan KPK

0

batampos.co.id – Polda Kepri akan melanjutkan arahan dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk menyelesaikan kasus dugaan korupsi BPN Kota Batam senilai Rp 1,5 miliar. Penyidik juga kembali melengkapi berkas-berkas yang diminta pihak kejaksaan.

“Prosesnya lagi jalan, ini lagi di Jakarta. Nanti disampaikan lagi,” kata Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol, Budi Suryanto kepada Batam Pos, Jumat (24/2).

Ia mengatakan para penyidik saat ini masih terus bekerja, untuk menyelesaikan berkas kasus tersebut. “Sabar,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol, Erlangga mengatakan penyidik tipidkor Ditreskrimsus fokus menyelesaikan kasus ini. “Secepatnya (melengkapi berkas,red), lalu penyerahan tersangka serta barang bukti,” tuturnya.

Beberapa kelengkapan yang perlu dipenuhi yakni berupa meminta keterangan dari saksi ahli lainnya. Sebab hal itu sesuai dengan arahan KPK saat gelar bersama dengan Polda Kepri dan Kejaksaan pada Kamis (23/2) lalu.

Sebelumnya diberitakan kasus korupsi BPHTB di BPN kota Batam ini, diduga hanya dilakukan satu orang saja yakni Kasi Pertanahan Bambang Supriyadi. Polda Kepri menduga ada unsur kesengajaan, sehingga Bambang tak memasukan uang hasil BPHTB PT Karimun Pinang Jaya ke rekening Dispenda Batam.

Dari informasi didapat, uang sebanyak itu baru dikirimkan oleh Bambang setelah dirinya ditetapkan tersangka oleh Polda Kepri. Pada akhir tahun lalu, uang itu dimasukan ke rekening milik Dispenda. Walau begitu pihak kepolisian tetap melanjutkan kasus ini.

Polisi menjerat Bambang dengan pasal 1 dan 3 UU 20 2001 tentang perubahan uu 31 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Dengan hukuman penjara selama 20 tahun. (ska)

Bapak Bunuh Anak Kandung

0

batampos.co.id – Sukarni, bunuh Wawan, anak kandungnya.

Warga Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi curiga melihat kondisi jenazah Wawan yang penuh luka sayatan di wajah dan lebar di dada dan leher.

Warga yang saat itu di lokasi langsung melapor ke polisi.

Ketika datang polisi langsung meminta keterangan Sukarni dan setelah diperiksa, akhirnya dia mengaku kalau baru saja membunuh anak kandungnya.

Sukarni mengaku sering diancam akan dibunuh oleh korban.

Seusai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa kasur, senjata tajam sejenis pisau dan baju korban.

Sementara itu menurut keterangan warga, Wawan memang sering mengamuk kepada bapaknya kala menginginkan sesuatu.

Maklum, Wawan memiliki gangguan jiwa sejak kecil. Keluarganya juga jarang bergaul dengan warga sekitar. (mud/jpnn)

Melongok Persiapan DPR RI Sambut Raja Salman

0
Gladi resik kunjungan Raja Salman ke Gedung DPR (JUNEKA/JAWA POS)

batampos.co.id – DPR RI pun ikut sibuk menyambut Raja Salman.

Protokol DPR, Kementerian Luar Negari, hingga petugas protokoler Saudi menyiapkan simulasi penyambutan mulai pintu masuk hingga dalam ruang sidang paripurna, Sabtu (25/2) siang hingga sore.

Ada sejumlah petugas yang berperan sebagai raja, ketua dan wakil DPR, ketua MPR, ketua DPD, serta rombongan Raja Salman seperti pangeran, menteri, dan duta besar Saudi.

Kursi yang nanti digunakan Raja Salman juga khusus. Yakni kursi kayu berlapis busa setinggi 55 cm.

Sekitar pukul 16.00, tim dari Kerajaan Arab Saudi tiba di gedung DPR. Mereka melihat lagi persiapan dan geladi bersih. Mereka juga mengecek tangga dan tempat duduk untuk raja. Tim tersebut mengecek hanya sekitar 30 menit.

“Mereka (tim protokol Kerajaan Arab Saudi, Red) sudah tiga kali ini kemari untuk mengecek,” ujar Deputi Persidangan Sekretariat DPR Damayanti di sela-sela kegiatan tersebut.

Dia menuturkan, kunjungan Raja Salman ke DPR itu hampir pasti Kamis siang (2/3). DPR pun sudah mengundang tamu-tamu lain seperti duta besar dari negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), duta besar dari negara ASEAN, serta pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

“Persiapannya ini sudah dua pekan lalu,” jelas dia.

Selain itu persiapan lain juga dilakukan untuk menyambut Raja Salman. Berdasarkan pantauan Jawa Pos, toilet di DPR pun diganti dengan yang baru. Yakni dengan merek Kohler setinggi 54 centimeter. Lokasinya di lantai dasar dan ruang paripurna. Selain itu, mereka juga menyediakan air mineral khusus untuk sang raja. (byu/lum/jun/wan/idr/c11/agm)

Perempuan Tajir Butuh Kasih Sayang ….. dan Itu Mereka Dapatkan dengan …

0

Seorang male host membuka pintu taksi calon kliennya malam itu di distrik Kabukicho, Tokyo Jepang. Ada 800 klub untuk melayani perempuan-perempuan kesepian di Jepang. (AFP PHOTO / BEHROUZ MEHRI)

batampos.co.id – Deretan panjang perempuan karir berkantong tebal ada di Jepang.

Karena kesibukan, mereka tidak punya waktu bersosialisasi. Jangankan berpacaran, sekadar ngerumpi sambil minum kopi bareng teman saja tidak sempat.

Padahal, beban kerja yang tinggi membuat mereka butuh seseorang untuk melampiaskan emosi.

”Saya sedang ingin merasa berbunga-bunga,” kata Aki Nitta.

Maka, malam itu dia melangkahkan kaki ke Kabukicho, distrik lampu merah Kota Shinjuku, Prefektur Tokyo.

Setelah membaca beberapa plang nama, dia kemudian masuk ke salah satu kelab malam paling populer di sana. Segera saja, dia memilih tiga pria ganteng dan membeli sebotol sampanye. Dalam hitungan menit, Nitta dan tiga male host Kabukicho itu sudah akrab.

Bagi pebisnis sukses seperti Nitta, kehadiran male host atau geisha (di awal kemunculannya, geisha adalah pria) adalah solusi.

”Pria-pria Jepang bukan tipe penyayang yang suka mengekspresikan perasaan mereka. Tapi, para host ini beda. Mereka selalu memperlakukan perempuan layaknya putri. Jadi, saya tidak peduli berapa biaya yang harus saya keluarkan asal mereka memanjakan saya,” katanya.

Dalam satu bulan, perempuan 27 tahun asal Kota Nagoya, Prefektur Aichi, itu menghabiskan uang USD 10.000 atau sekitar Rp 133,7 juta untuk ”membeli” perasaan berbunga-bunga. Ya. Tugas utama para male host itu bukanlah memberikan layanan seks. Mereka dibayar untuk memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi perempuan-perempuan sukses yang kesepian itu.

Menurut Sho Takami, salah seorang pemilik kelab malam di Kabukicho, para pelanggan di kelabnya selalu orang-orang yang haus perhatian. Karena itu, pria yang dahulu juga berprofesi geisha tersebut mengajarkan kepada seluruh host di kelabnya untuk mudah memuji. Juga, tidak pelit mengumbar kata mesra. Dengan memberikan kepuasan batin, Takami yakin, para host akan mendapatkan kepuasan lahir berupa uang.

”Saya tidak membeli pria. Saya membeli waktu. Waktu adalah hal terpenting dalam hidup saya sekarang ini,” kata Nitta.

Seorang perempuan berdansa dengan male host di distrik merah Kabukicho di Tokyo, Jepang, Januari lalu. (AFP PHOTO / BEHROUZ MEHRI)

Bagi para perempuan kaya seperti Nitta, uang tidak pernah jadi masalah. Karena itu, mereka pun cenderung royal kepada para host. Terutama host favorit. Selain uang yang memang menjadi alat tukar transaksi emosinya dengan geisha, Nitta juga tidak jarang menghadiahkan barang mewah.

”Dulu, saat saya masih berusia 20 tahun, ada pelanggan yang membelikan saya Porsche,” kata Takami.

Kini pemilik kelab malam yang berusia 43 tahun itu sudah punya Rolls-Royce sendiri. Dia juga punya seorang sopir pribadi. Tahun depan dia membuka kelab malam khusus male host di Kota Las Vegas, Clark County, Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat (AS).

”Kami mulai bekerja setelah jam kantor berakhir. Mulai menemani pelanggan minum, bercanda dan mendengarkan curhat mereka, sampai naik ke ranjang sekitar pukul 21.00. Saat hari berganti, kami bertemu pelanggan lain,” kata Takami.

Aktivitas di ranjang, menurut dia, tidak melulu seks. Sering curhat berlanjut sampai pagi.

”Yang terpenting, dengan kehadiran kami, mereka percaya bahwa cinta itu ada,” tegasnya.

Kelab malam yang menghadirkan male host menjadi industri yang kian tumbuh subur di Jepang. Saat ini ada sekitar 800 kelab yang menyediakan jasa geisha di seantero Negeri Sakura itu. Sebanyak 260 di antaranya terletak di Kota Tokyo. Sebagian besar ada di Kabukicho. Jumlah itu pun dipastikan bakal terus merangkak naik. Apalagi, jumlah male host kian bertambah.

Belakangan, jumlah pelanggan kelab malam di jalanan sempit Kabukicho semakin banyak. Perempuan-perempuan yang gila kerja tapi kesepian itu datang dari berbagai kota di Jepang. Itu bukti bahwa demand masih tinggi.

”Saya tidak yakin menyewa host membuat mereka puas lahir batin. Tapi, jelas kami berhasil mengisi kekosongan hati mereka. Itulah yang membuat mereka kembali,” kata Hiro Kausaki, host kelab Shangrila. (AFP/southchinamorningpost/hep/c10/any)

Di Batam, Sekolah Berbasis Agama Diminati

0
foto: rezza herdiyanto / batampos

batampos.co.id – Di Batam, sekolah swasta sudah mulai membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan, “Ini boleh saja, mungkin salah satu strategi mereka dalam mendapatkan murid baru.”

Dia menyebutkan, beberapa sekolah swasta saat ini bahkan sudah dipenuhi siswa yang akan bersekolah, terutama sekolah yang berbasis agama.

“Trennya orang tua lebih memilih sekolah berbasis agama, ini diharapkan bisa membentuk karakter peserta didik,” ujarnya.

Di tempat lain, Kepala Sekolah SMP Al Azhar Sagulung, Asmaldi mengakui memang telah membuka pendaftaran untuk penerimaan peserta didik baru.

“Ya kami sudah buka, dan sambutannya Alhamdulillah sangat baik,” kata Asmaldi.

Saat ini banyak orang tua yang memilik menyekolahkan anaknya ke sekolah yang berbasis agama.

“Karena pembentukan karakternya lebih diutamakan,” ujarnya.

Setiap tahunnya, pihak sekolah memang membukan pendaftaran siswa lebih awal.

“Karena antusias cukup besar, jadi kami harus memetakan jumlah peserta,” ungkapnya. (cr17/iil/JPG)

Tiket Singapura-Batam, Johor-Batam Gratis

0
Turis Singapura foto welfie yang baru tiba di Pelabuhan Internasional Sekupang, Batam, beberapa waktu lalu. (DALIL HARAHAP/BATAM POS)

batampos.co.id – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Pebrialin mengatakan, untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata mancanegara ke Batam, Dinas Pariwisata akan mengalokasikan sedikitnya 50 ribu tiket weekdays (Senin-Jumat) gratis.

Tiket apa? Jom baca selanjutnya…

Batam sebagai pintu masuk pariwisata diharapkan bisa mendatangkan jumlah wisatawan terbanyak ke Kepri.

“Nah, setelah dari Batam mereka bisa melanjutkan perjalanan ke tempat wisata yang berada di Kepri,” kata Pebrialin.

Nah, tiket gratis ini berlaku weekdays tujuan Singapura-Batam, Johor-Batam pulang pergi bagi wisatawan asal Negeri Singa dan Malaysia.

Teknis pemberian tiket gratis ini melibatkan para agen travel yang mengajukan proposal.

“Masih kami tunggu, nanti akan langsung disampaikan ke Kemenpar untuk secepatnya diproses, semakin cepat semakin baik, karena tahun ini kami ditargetkan 1,7 juta wisatawan mancanegara,” ujar mantan Kepala Dinas PMPKUKM Kota Batam ini.

Dia menjelaskan, tiket gratis ini ditujukan bagi agen- agen travel yang biasa membawa tamu ke Batam. Dia mencontohkan, jika satu agen travel membawa 20 orang, dengan adanya promosi ini berarti dia berkemungkinan ada tambahan wisatawan.

“Ini sangat menarik, jadi awalnya bawa 20 orang, setelah adanya promo tiket gratis ini tentunya turis yang sudah ikut travel bisa mengajak saudara, temanya untuk ikut,” ujarnya.

Service promotion ini diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke Batam. Dia mengatakan pemerintah lebih banyak memfasilitasi keinginan dari pelaku wisata yang ingin mengadakan acara demi mendatangkan kunjungan yang lebih baik.

Pebrialin mengatakan salah satu destinasi wisata yang tengah dipromosikan adalah wisata bahari yang berada di Pulau abang dan beberapa pulau lainnya. Bersama dengan Asita pihaknya tengah gencar mempromosikan destinasi ini.

Ketua Asita Kepri, Andika Lim mengatakan saat ini pelaku wisata yang ada di Batam memang lebih mengembangkan wisata Bahari.

“Sekarang sudah ada kapal khusus yang siap menemani wisatawan diving ataupun snorkling di Pulau Abang,” kata Andika. (cr17/iil/JPG)