Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 13816

Perkara Oknum Polisi Pembawa Sabu Sudah Tahap Dua

0
Sabu-sabu. Foto: ilustrasi

batampos.co.id – Perkara narkoba yang menjerat oknum polisi SB sudah pada tahap dua pelimpahan berkas ke Kejaksaan Negeri Lingga.

Penyerahan berkas tersebut setelah melalui proses panjang yang dilalui Satuan Narkoba Polres Lingga, salah satunya telah memenangkan praperadialan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

“Ya sudah kami limpahkan berkas tahap dua ke Kejaksaan,” kata Kasat Narkoba Polres Lingga AKP Andi Sutrisno ketika ditemui di Mapolres Lingga.

Sebelumnya, Satnarkoba Polres Lingga menangkap SB setiba di Pelabuhan Jago, Sabtu (12/11/2016) sekitar pukul 14.25 WIB yang diduga membawa barang terlarang jenis Sabu sebanyak 5,12 gram.

Namun pada proses penangkapan tersebut, SB sempat membuang sabu ke laut. Selanjutnya, Satnarkoba mengambil barang bukti tersebut dengan terjun ke laut.

Karena kejadian tersebut, SB melakukan gugatan praperadilan. Namun Pengadilan Negeri Tanjungpinang memutuskan perkara dengan menerima esepsi termohon yakni Satnarkoba Polres Lingga.

“Ya praperadilan pemohon di tolak pengadilan, sehingga kasus ini lanjut dan telah meningkat menjadi tahap dua,” ujar Andi.

Andi menambahkan, ancaman hukuman yang diberikan kepada SB di atas lima tahun karena sesuai dengan UU narkotika yang dikenakan yakni pasal 112 ayat 2. Dalam ayat tersebut mengatur terkait hukuman kepemilikan narkoba golongan I dengan jumlah barang di atas 5 gram.

Andi menambahkan, SB sudah lama menjadi target Satnarkoba Polres Lingga. Pasalnya, SB diduga sering membawa barang haram tersebut dari Batam masuk ke Kabupaten Lingga. Hingga saat ini, oknum berpangkat Briptu tersebut masih mendekam dalam tahanan. (wsa)

Pemilik Kapal Pengangkut Amonium Nitrat Dibawa ke Karimun

0
Amonium nitrat. Foto: istimewa

batampos.co.id – Tim Bareskrim Mabes Polri menyerahkan dua orang pemilik kapal yang digunakan untuk menyelundup Amonium Nitrat atau bahan baku peledak berkekuatan tinggi ke Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun untuk diproses lebih lanjut, Kamis (5/1/2017).

Penyerahan dua tersangka berinisial Ys dan Ts ini, dipimpin  Kanit Tipidsus Bareskrim Mabes Polri, AKBP Binson Simorangkir. Sebelum diserahkan, keduanya sempat dititipkan selama satu hari di sel Mapolresta Barelang.

Binson mengatakan keduanya ditangkap setelah buron selama empat bulan, atau tepatnya ditangkap Agustus 2016. Adapun upaya penyelundupan ini dilakukan oleh kedua pelaku pada bulan April 2016 lalu dari Malaysia hendak menuju ke Sulawesi Selatan.

Keduanya diserahkan ke Tanjungbalai Karimun lantaran saksi dan bukti-bukti penyelundupan berada di sana. Selain membawa tersangka, rombongan dari Bareskrim juga membawa beberapa barang bukti.

“Setelah ditangkap, mereka kita proses dan periksa di Bareskrim. Mereka kita jerat dengan undang-undang darurat,” katanya.

Lebih lanjut Binson mengatakan, kedua pelaku dibekuk dari dua tempat yang berbeda. “Satu di Tanjungpinang dan satunya lagi di Sulawesi,” tuturnya.

Sementara itu, saat dijumpai di Mapolresta Barelang, tersangka Ys mengaku bahwa Amonium Nitrat itu tidak digunakan sebagai bahan baku peledak, melainkan untuk bahan baku pupuk tanaman.

Amonium Nitrat yang memiliki rumus kimia NH4NO3 itu memang merupakan bahan baku utama pembuatan pupuk urea untuk menyuburkan tanaman. Unsur paling besar adalah nitrogen.

Semua pabrik pupuk baik skala industri atau rumah tangga menggunakan amonium nitrat.

Namun, amonium nitrat ini bisa juga dimanfaatkan sebagai salah satu bahan untuk membuat bahan peledak.

“Kapal itu memang punya kami (ia dan Ts). Kapal itu untuk mengangkut bahan untuk pupuk,” ujar Ys.

Dari informasi yang dihimpun Batam Pos, Amonium Nitrat itu dibawa dengan menggunakan kapal KM Harapan Kita. Kapal tersebut ditangkap oleh Kapal Patroli BC-2005 Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai (Kanwil DJBC) Khusus Kepri di Perairan Tanjungberakit, Sabtu 16 April 2016 lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

Dalam penangkapan itu, Kanwil DJBC Khusus Kepri mengamankan satu orang nahkoda kapal dan enam anak buah kapal tersebut. (cr1)

Pasar Imlek Tanjungpinang Mulai Didatangi Warga

0
Beragam ornamen imlek mulai ramai dijual di Pasar Imlek Kota Tanjungpinang. Foto: aya/batampos

batampos.co.id – Imlek masih lama, tapi suasananya sudah terasa di Tanjungpinang. Terutama di seputaran Jalan Merdeka dan Jalan Gambir.

Setiap petang, banyak warga yang berjualan dengan menggelar lapak bernuansa merah cerah. Apalagi kalau bukan Pasar Imlek.

Sudah menjadi tradisi di Tanjungpinang, setiap jelang perayaan Imlek akan ada Pasar Imlek yang digelar di seputaran Tanjungpinang Kota.

Rupanya Pasar Imlek ini memancing minat warga untuk berbelanja. Seperti yang diakui Martini, sejak dua hari lalu anaknya merengek diajak main ke Pasar Imlek.

“Sekarang ini mumpung masih off, makanya bisa ajak anak jalan. Dia tadi beli mainan dan jajan saja,” kata ibu satu anak ini saat ditemui di Jalan Merdeka, Kamis (5/1/2016).

Di Pasar Imlek, tentu serba-serbi Imlek adalah jualan utama yang hampir menghias semua lapak. Semisal baju cheongsam, keperluan sembahyang, sampai hiasan rumah bertemakan Imlek. Tapi bukan itu saja, ada juga yang berjualan aksesoris ponsel, makanan ringan, sampai mainan anak.

Semakin malam suasananya semakin meriah. Lampion sudah dipasang dalam jumlah yang cukup banyak. Sehingga sepintas, Tanjungpinang bak menjelma jadi China Town.

“Ada banyak juga kemarin bule yang main dan foto-foto di sini,” kata A Bun, pedagang makanan ringan di Pasar Imlek.

Biasanya, puncak keramaian pengunjung pasar Imlek terjadi saat mendekati puncak perayaan Imlek. Dan ketika hari itu tiba, biasanya komunitas warga Tionghoa menggelar panggung hiburan yang menampilkan bermacam kesenian khas Tionghoa. (aya)

Adi Prihantara Jadi Plt Sekda Bintan

0
Raja Muhammad Akib Rachim yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Sekda Kabupaten Bintan, kini kembali jabatan lama sebagai Inspektur di Inspektorat Kabupaten Bintan. Ia digantikan Asisten III Bidang Administrasi Umum, AdI Prihantara. Foto: harry/batampos

batampos.co.id – Posisi Pelaksana tugas (Plt) Sekda Bintan yang diduduki Raja Muhammad Akib Rachim sejak 14 September 2016 lalu berhasil kini dijabat oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, AdI Prihantara.

Peralihan posisi Plt Sekda Bintan ke tangan Asisten III itu bedasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) dari Bupati Bintan, Apri Sujadi dengan nomor surat 015/SP/2017 tertanggal 4 Januari 2017.

Sedangkan Raja Muhammad Akib Rachim sendiri dipulangkan kembali ke jabatan awalnya sebagai Inspektur di Inspektorat Kabupaten Bintan.

“Secara lazimnya kedudukan Plt Sekda itu harus dijabat oleh asisten bukan dari kepala dinas (kadis), kepala badan (kaban) maupun lainnya. Sebab posisinya hanya satu tingkat dibawah asisten,” ujar Plt Sekda Bintan yang baru, Adi Prihantara ketika dikonfirmasi, Kamis (5/1/2016).

Dikatakannya, ada tiga asisten yang berhak dipromosikan untuk merangkap jabatan dengan menduduki posisi Plt Sekda Bintan. Yaitu Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan serta Asisten III Bidang Administrasi Umum.

Dari ketiga pejabat itu, kata dia, Bupati Bintan mengamanahkan posisi Plt Sekda Bintan berada ditangan Asisten III. Jadi mulai surat itu diterbitkan, kedudukan Plt Sekda Bintan telah resmi digenggaman Adi.

Maka melalui tongkat komando itulah ia akan menjalankan tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) sebagaimana mestinya.

Tupoksi yang akan dijalankannya dengan melaksanakan seluruh program sesuai Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) dan Rencana Strategi Sekretariat Daerah (RSSD) yang telah dirancang dan ditetapkan selama setahun dari Januari-Desember 2017.

Sedangkan langkah-langkah untuk menjalankan itu semua dengan mempercepat dan menyiapkan seluruh kebutuhan yang diperlukan agar tidak terjadi hambatan dalam pelaksanaannya.

“Seluruh program yang adakan sudah direncanakan setahun sebelumnya. Jadi tugas  kami hanya menjalankan saja. Seperti rapat pembentukan tim dalam menjalankan program hingga penyelesaiannya,” bebernya.

Sementara itu, Mantan Plt Sekda Bintan, Raja Muhammad Akib Rachim membenarkan bahwa ia tidak lagi menjabat sebagai Plt Sekda Bintan. Jabatan itu sudah resmi berada digenggaman Adi Prihantara yang juga menjabat sebagai Asisiten III Bidang Administrasi Umum. Sedangkan dirinya akan fokus melaksanakan tugas sebagai Inspektur Inspektorat Kabupaten Bintan.

“Masa jabatan saya sebagai Plt Sekda Bintan sudah usai. Karena Pak Bupati (Apri Sujadi) sudah menerbitkan SPT baru kepada Adi Prihantara. Maka beliaulah yang menduduki Plt Sekda Bintan mulaib saat ini,” akunya.

Besar harapan Akib agar Adi Prihantara bisa menjalankan tugas-tugas maupun pekerjaan yang belum selesai dari 2016-2017 mendatang. Kemudian juga mampu mempertahankan segala prestasi yang pernah diraih Kabupaten Bintan selama ini.

“Selamat bertugas kepada Pak Adi Prihantara. Semoga bisa mendukung daerah ini menuju Bintan Gemilang,” ungkapnya. (ary)

Ratusan Pejabat Eselon III dan IV di Bintan Dimutasi Pekan Depan

0
Teks Foto. Bupati Bintan, Apri Sujadi memimpin pengambilan sumpah jabatan untuk pejabat eselon II yang baru dalam Kabinet Kerja Jilid II Bintan Gemilang di Aula Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kecamatan Teluk Bintan, Kamis (5/1/2017). Rencananya pekan depan giliran eselon III dan IV yang akan dilantik.
F. Harry/batampos

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wakilnya, Dalmasri Syam akan melakukan mutasi besar-besaran terhadap ratusan pejabat eselon III dan IV yang ada di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Bintan. Rencananya mutasi itu dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, pada pekan kedua Januari 2017 mendatang.

“Rencananya pekan depan akan dilakukan mutasi sekaligus pelantikan pejabat-pejabat eselon III dan IV. Jumlah pastinya kita tak tahu tapi kisaran ratusan oranglah,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Sekda Bintan, Adi Prihantara ketika dikonfirmasi, Kamis (5/1/2017).

Mutasi yang dilakukan dalam Jilid IV Kabinet Bintan Gemilang ini, kata dia, bertujuan untuk menyelaraskan, menyerasikan dan menyesuaikan bidang-bidang atau keahlian yang dimiliki pejabat-pejabat sesuai dengan formasi-formasi dalam Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Baru Periode 2016-2021. Sebab mayoritas pejabat-pejabat yang mengabdi di seluruh SKPD saat ini tidak sesuai antara keahlian yang dimiliki dengan penempatannya.

“Mutasi ini sekaligus penempatan pejabat-pejabat sesuai formasi dalam SOTK Baru,” sebutnya.

Pejabat eselon III dan IV yang dimutasi itu, lanjutnya, akan ditempatkan di 28 SOTK baru. Diantaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), Dinas Pariwisata (Dispar), Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker), Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Disbudpora), Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), Dinas Perhubungan (Diahub), Dinas Pertanian (Distan), Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Berikutnya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMPP), Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), dan Dinas Ketahanan Pangan Daerah (DKPD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Jadi semuanya akan dilantik baik yang di sekretariat, dinas, badan maupun lainnya. Tapi khusus eselon III dan IV bukan untuk tenaga honorer ya. Karena ceritanya akan lain nanti,” ungkap pria yang juga menjabat Asisiten III Bidang Administrasi Umum itu. (ary)

Bengkel Speedboat Terbakar, Satu Luka

0
Kapolsek Binut, Kompol Jaswir sedang melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran, Kawasan Pasar Baru, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Binut, Kamis (5/1/2016). Foto: Humas Polsek Binut

batampos.co.id – Bengkel Speedboat milik Witono alias Haite ludes terbakar di Kawasan Pasar Baru, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara (Binut), Kamis (5/1/2016) sekitar pukul 13.15 WIB. Diduga kebakaran itu terjadi akibat percikan api yang timbul dari mesin grenda menyambar bensin yang ada di dalam tanki speedboat.

“Beruntung bisa segera dipadamkan sehingga kobaran api gak sempat menjalar. Tapi insiden itu menelan satu korban jiwa,” ujar Kapolsek Binut, Kompol Jaswir.

Diceritakannya, saat kejadian ada tiga pekerja bengkel di antaranya Muhamad, Darma, dan Akang sedang yang memperbaiki satu unit speedboat. Saat itu Muhamad sedang menggerenda besi atau plat untuk meratakannya namun percikan api dari mesin grenda itu menyulut bensin dalam tanki speedboat sehingga timbulah kobaran api tersebut.

Melihat kobaran api kian membesar, lanjutnya, ketiganya berusaha memadamkan dengan air seadanya. Dikarenakan kapasitas bensin di dalam tanki banyak, api itu menyembur hingga mengenai Muhamad. Kemudian kedua rekannya langsung melarikan korban ke luar lokasi kejadian.

“Kita langsung hubungi petugas pemadaman kebakaran (damkar). Kemudian melarikan korban ke RSUD Tanjunguban,” jelasnya.

Berselang beberapa menit kemudian tepatnya pukul 14.00 WIB petugas dan satu unit Mobil Damkar tiba di lokasi kejadian. Mereka dengan sigapnya memadamkan seluruh kobaran api yang meludeskan speed boat dan bengkelnya.

“15 menit kemudian api berhasil dipadamkan. Ditaksir kerugian yang dialami Haite mencapai Rp 600 juta lebih,” sebutnya.

Sementara itu, Humas RSUD Tanjunguban, Rianti membenarkan adanya pasien luka bakar yang dirawat di rumah sakit. Pasien itu merupakan korban dari kebakaran bengkel speedboat di Tanjunguban.

“Tim medis sedang menanganinya dengan intensif. Sebab luka bakar yang dialami korban capai 30 persen,” ungkapnya. (ary)

Lantik Pejabat Eselon II dan III, Ini Pesan Bupati Karimun

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq melantik pejabat Eselon II dan III, Rabu (4/1/2017) lalu. Foto: Humas Pemkab Karimun

batampos.co.id – Bupati Karimun H Aunur Rafiq secara serentak melantik pejabat eselon II (pejabat tinggi pratama), dan III (pejabat eselon administrator) serta eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, Rabu (4/1/2017) lalu.

Pelantikan yang mengambil tempat gedung serba guna Nilam Sari kantor Bupati ini dihadiri Wakil Bupati H Anwar Hasyim, Sekretaris Daerah HM Firmansyah, serta Wakil Ketua DPRD Karimun Azmi dan tamu undangan FKPD.

“Saya harap saudara-saudara setelah dilantik langsung bekerja di masing-masing tempat. Dan tingkatkan profesional kerja, terutama dalam pemberian pelayanan publik kepada masyarakat,” pesan Bupati.

Pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Karimun, mulai dari kepala dinas dan badan, camat hingga pembantu kepala dinas menggunakan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru. Pelantikan tersebut, dilaksanakan secara serentak dengan dua gelombang pagi hari untuk kepala dinas dan badan serta camat-camat. Pada siang harinya, pejabat eselon IV setingkat kepala bidang dan kasi.

“Pejabat yang baru dilantik sudah menggunakan anggaran sesuai SOTK baru. Tentunya sesuai dengan skor variabel urusan pemerintahan (tipelogi), masing-masing SKPD nantinya,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bagian Hubungan Masyarkat (Kabag Humas) Eko Riswanto mengatakan, dirinya siap memberikan informasi kepada masyarakat tentang pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun. Diharapkan bisa bekerjasama dengan awak media cetak, elektronik, online.

“Mohon kerjasamanya rekan-rekan media. Supaya bisa dilihat masyarakat, sejauh mana Pemerintah Kabupaten Karimun memberikan kontribusinya terhadap daerah,” singkatnya. (tri)

Nama-nama Pejabat yang Dilantik:
Eselon II
1.   M  Tang Asisten I (Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat)
2.   Hj Sensissiana Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan)
3.   Hurnaeni Asisten III (Adminitrasi Umum)
4.   H Alwi Hasan (Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan)
5.   Anwar Ujang (Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah Hukum dan Politik)
6.   H Usman Ahmad (Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM)
7.   Zefridin (Sekretaris DPRD Karimun)
8.   Dedi Hardiman (Inspektur Daerah)
9.   H Djunaidi (Kaban Perencanaan Penelitian dan Pengembangan)
10.  H Kamarulazi (Kaban Pendapatan Daerah)
11.  H Abdullah (Kaban Pengelola Keuangan dan Aset Daerah)
12.  H MS Sudarmadi (Kaban Kepegawaian dan Pengembangan SDM)
13.  H Indra Gunawan (Kaban Kesatuan Bangsa dan Politik)
14.  Bakri Hasyim (Kadis Pendidikan)
15.  Rachmadi (Kadis Kesehatan)
16.  Muhammad Zulfan (Kadis PU dan Penataan Ruang)
17.  Rosmawati (Kadis Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Kebersihan).
18.  H Panji Sasmita (Kadis Sosial)
19.  H Faizal (Kadis Pengendelian Penduduk, KB PPPA)
20.  Eryadi (Kadis Lingkungan Hidup)
21.  H M Tahar (Kadisduk dan Capil)
22.  H Suwedi (Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa)
23.  H Fajar Harison Abidin (Kadis Perhubungan)
24.  H Sularno (Kadis Penanaman Modal dan Terpadu Satu Pintu)
25.  H Yusrial Mahyudin (Kadis Kepemudaan dan Olahraga)
26.  H Suryaminsyah (Kadispersenibud)
27.  H Muhammad Isnainie (Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah)
28.  H Rupindi Alamsjah (Kadis Perikanan)
29.  Muhammad Affan (Kadis Pangan dan Pertanian)
30.  Muhammad Yosli (Kadis Perdagangan, Koperasi, UKM dan Energi Sumber Daya Mineral)
31.  Hazmi Yulinasyah (Kadisnaker dan Perindustrian)

Eselon III
1.  Arpan (Camat Karimun)
2.  Irwan Dinovri (Camat Meral)
3.  Herisa Anugerah (Camat Tebing)
4.   Saipol (Camat Kundur)
5.   Muhd Fidias (Camat Moro)
6.   Helmi (Camat Buru)
7.   Ery Noval Jadinata (Camat Kundur Utara)
8.   Anji Trisno (Camat Kundur Barat)
9.   Agung Jati Kusuma (Camat Durai)
10. Monalisa (Camat Meral Barat)
11. Muhd Faridhasyahdu (Camat Ungar)
12. Didi Irawan (Camat Belat)

13. Eko Riswanto (Kabag Humas)
14. Usman (Kabag Administrasi Pembangunan Setda)
15. Basori (Kabag Umum Setda)
16. Dwiyandri Kurniawan (Kabag Protokol dan Rumah Tangga)
17. Dedi Sahori (Kabag Perlengkapan)
18. Muhd Yunus (Kabag Kesra dan Kemasyarakatan)
19. Chaironi (Kabag Pemerintahan Umum) 20. Mitrayati (Kabag Organisasi dan Korpi)
21. Netty Widaty (Kabag Keuangan Sekretariat DPRD)
22. Herwansyah (Kabag Persidangan dan Produk Hukum DPRD)
23. Ramli (Sekretaris Bandan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah)
24. Herdan Firdaus (Sekretaris Disdik)
25. drg Soerjadi (Sekretaris Dinkes)
26. Umar (Sekretaris Dinas PU dan Penataan Ruang)
27. Ramli (Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Kebersihan)
28. Syahruddin (Sekretaris Dinsos)
29. Raja Jemishak (Sekretaris Disduk dan Capil)
30. Afrian (Sekretaris Dishub)
31. Sukari (Sekretaris Dispora)
32. H Zamri (Sekretaris Disparsenibud)
33. Hasan Hidayat (Sekretaris Perpustakaan dan Kearsipan)

Rp 720 Juta dari Karimun untuk Bangun Masjid di Aceh

0
Bupati dan Wakil Bupati melepas rombongan yang berangkat ke Aceh melalui jalur laut dan darat. Foto: TRI HARYONO/BATAMPOS

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq melepas 17 relawan peduli Pidie Jaya Aceh di halaman rumah dinas Bupati, Rabu (4/1/2016).

“Selamat sampai tujuan. Hati-hati di perjalanan, maklum melintasi tiga provinsi, Riau, Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darussalam (NAD),” pesannya.

Bantuan dalam bentuk uang tunai mencapai Rp 720 juta yang nantinya akan mendanai pembangunan masjid di Kabupaten Pidie. Hal ini sesuai permintaan masyarakat di sana, mengingat kerusakan fisik surau maupun masjid cukup banyak. Sehingga, sangat diperlukan bangunan masjid untuk beribadah.

“Kita sudah siapkan prasasti, sebagai tanda bantuan dari masyarakat dan Pemkab Karimun,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim yang juga ketua tim Forum Peduli Bencana Gempa Bumi Pidie Jaya Aceh-Kabupaten Karimun melaporkan bahwa rombongan yang berangkat ke Aceh terdiri dari dua rombongan, yaitu rombongan pertama melalui laut dan darat, yang membawa pakaian layak pakai seperti mukena, sarung dan pakaian dengan menggunakan mobil tiga unit dan satu unit truk.

Kemudian, rombongan kedua melalui jalur udara sebanyak 18 orang yang langsung menuju Kabupaten Pidie pada hari Sabtu (7/1/2017) mendatang.

Sedangkan, bantuan dalam bentuk tunai langsung dibawa dan diserahkan kepada pemerintah setempat untuk dibangun masjid.

“Saya ucapkan terimakasih kasih kepada para penggalang dana. Nanti, saya langsung menyerahkan bantuan uang tunai dan barang,” pungkas Anwar. (tri)

Anambas Kekurangan Pegawai, BKD: Tunggu Evaluasi Kemendagri

0
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulaun Anambas Linda Maryati. foto:net

batampos.co.id – Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Linda Maryati belum bisa memastikan apakah tahun ini akan ada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau tidak. Namun pihaknya akan mengusahakan agar ada penerimaan CPNS untuk Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Pastinya itu kita belum tahu, tapi kita akan usahakan untuk mengejar ke pemerintah pusat,” ungkap Linda kepada wartawan Selasa (4/1/2016).

Dikatakan Linda, dengan adanya perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru akan ada evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri. Sehingga kementerian meminta data pegawai yang baru dari seluruh pemerintah daerah.

“Informasi yang kita dapat demikian, jika evaluasi kementerian selesai maka akan ketahuan apakah perlu adanya penerimaan CPNS lagi atau tidak. Jika memang perlu ada penerimaan, maka akhir tahun tetap dilaksanakan penerimaan,” ungkapnya lagi.

Menurutnya penerimaan CPNS sangat diperlukan mengingat jumlah pegawai di Anambas saat ini sudah berkurang. Untuk Pegawai Negeri Sipil sendiri sudah berkurang sekitar 400 orang. Beberapa tahun lalu, lanjutnya, jumlah pegawai Anambas berjumlah 1.854 orang.

“Sekarang tinggal 1.465 orang. Oleh karena itu untuk menjalankan roda pemerintahan, harus ditambah dengan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang jumlahnya lebih dari 2.000 orang,” jelasnya.

Pengurangan jumlah pegawai ini bukan hanya disebabkan karena pegawai banyak yang pindah, tapi ada penyebab lainnya yakni adanya perubahan status kepegawaian, yang awalnya pegawai pemerintah daerah kini diambil alih menjadi pegawai provinsi.

“Pegawai yang pindah pada tahun 2015 dan 2016 ada sekitar 221, ditambah pegawai yang diambil alih oleh provinsi mulai dari tenaga Pendidikan Sekolah Menengah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Polisi Kehutanan dan sebagainya kurang lebih ada 168 orang,” bebernya. (sya)

Rp 15 Miliar untuk Gedung Mapolres Anambas

0
Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian. Foto: Cecep Mulyana/Batampos

batampos.co.id – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) telah menganggarkan dana sebanyak Rp 15,56 miliar untuk membangun gedung Mapolres Anambas. Pembangunannya akan dimulai tahun ini.

“Januari ini akan kami mulai lelang, anggarannya menggunakan dana dari APBN,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga, Rabu (4/1/2017).

Erlangga mengatakan Gedung Mapolres Kepulauan Anambas akan dibangun di wilayah Pasir Putih Tarempa, Timur Pulau Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Walau gedung Polres Anambas baru direncanakan dibangun tahun ini, Polres ini sudah aktif dengan menyewa gedung swasta.

“Pembangunan disegerakan, supaya cepat berkantor di gedung sendiri,” katanya.

Anggaran tersebut juga digunakan untuk melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk operasional.

Sebelumnya diberitakan pada 16 Desember 2016, Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian melantik AKBP Junoto sebagai Kapolres Anambas yang pertama.

Sam menyebutkan Polres Anambas yang dibentuk bukan Polres persiapan. Namun Polres defenitif. Polres Anambas dibangun berdasarkan instruksi langsung dari Kapolri. Polres Anambas ini diresmikan oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Didi Haryono pada 23 Desember lalu. (ska)