Rabu, 11 Maret 2026
Beranda blog Halaman 13861

Sopandi Tewas Dengan Baut Tertancap di Kepala

0

tkw-meninggal-ilustrasi-_110911115445-785

batampos.co.id – Sopandi karyawan PT Jaya Asiatic Shipyard tewas secara mengenaskan dengan baut tertancap di kepalanya, Kamis (9/6) dini hari. Warga perumahan Barelang, Tanjunguncang itu dikabarkan terjatuh di salah satu lantai kapal yang sedang dikerjakan di dalam perusahaan galangan kapal tempat kerjanya.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, namun nyawanya tak tertolong.

Informasi yang disampaikan pihak medis di RSUD, korban diantar ke rumah sakit sekitar pukul 04.00 WIB dan sudah meninggal dunia. Korban meninggal diduga karena tancapan baut di kepalanya tembus hingga ke bagian dalam otak. “Panjangnya sekitar lima centi meter,” kata salah satu petugas di kamar jenazah RSUD Embung Fatimah.

Sementara itu informasi dari lokasi kejadian, korban mengalami kecelakaan kerja saat perusahaanya melakukan uji coba salah satu kapal yang dikerjakan dalam perusahaan itu. “Sudah tak ada kerjaan lagi, cuman lagi uji coba kapal saja. Dia (korban) ini tukang bersih kapal. Entah kenapa saat kapal kembali berlabuh di dalam PT itu, korban ini terpeleset dan terjatuh. Kepalanya bocor ada baut tertancap di kepala,” ujar sumber kepolisian di Batuaji.

Diduga saat mengikuti uji coba kapal itu, korban tidak menggunakan pengaman kepala sehingga saat terjatuh kepalanya terbentur ke salah satu baut yang ada di dalam kapal tersebut.”Terpeleset dia dan sepertinya jatuh ke belakang sehingga terbentur kepalanya,” kata sumber itu lagi.

Kapolsek Batuaji Kompol Andy Rahmansyah membenarkan kejadian itu saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kematian korban. “Masih kami selidiki, cuman informasi sementara yang kami dapat, korban ini terpeleset dan jatuh ke belakang bukan jatuh dari ketinggian. TKPnya memang dalam kapal yang sedang uji coba,” kata Andy.

Jenazah korban terlebih dahulu divisum sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihak perusahaanpun sudah dipanggil untuk memberikan keterangan terkait kejadian itu.

Darmin Hasibuan, perwakilan pihak perusahaan PT Jaya Asiatic Shipyard yang membenarkan adanya kejadian itu. Namun Darwin membatah jika kematian korban karena kecelakaan kerja. “Sakit dia bukan kecelakaan kerja. Itu saja,”ujar Darmin singkat seraya masuk ke dalam mobilnya di Mapolsek Batuaji. (eja)

Tiket Mudik Ludes Di Booking

0

112643_652135_Citilink_Utama

batampos.co.id – Walau lebaran masih 3 minggu lagi. Tapi tiket pesawat sudah mulai habis, hal ini dialami oleh duo maskapai low cost carrier (LCC) yakni Lion dan Citilink. Tiket-tiket yang mulai habis terjual itu, merupakan rute-rute mudik favorit seperti Jakarta, Padang, Medan, Pekanbaru, Semarang, dan Surabaya.

“Sudah habis, hanya tinggal tiket kelas ekonomi tarif atas,” kata Distrik Manager Lion Air Batam, M Zaini Bire pada Batam Pos, kemarin.

Ia mengatakan untuk pemasanan yang sudah mulai penuh yakni Medan, Jogja dan Semarang. “Sudah full seatnya. Semarang yang paling banyak,” ucapnya.

Apakah tidak ada extra flight, sehingga dapat mengakomodasi masyarakat yang belum memiliki tiket ? Ia mengatakan saat ini masih belum ada. “Belum ada,” ucapnya singkat

Ia mengatakan untuk tiket pesawat saat ini, tarifnya cenderung murah. Dimana untuk ke Jakarta harga tiket dikisaran Rp 430 ribu hingga Rp 512 ribu. Sementara itu ke Padang harga tiket pada kisaran Rp 350 ribu. Namun menjelang lebaran, harga tiket akan menerapkan tarif batas atas. Sehingga sedikit lebih mahal dibandingkan dengan, harga tiket saat ini.

Sementara itu maskapai Citilink mengklaim bahwa tiket mudik sudah terjual hingga 70 persen. “Dan itu ke semua rute mudik favorit, seperti Padang, Medan, Jakarta,” kata Manajer Distrik Citilink Indonesia Batam, R Hendra JS, kemarin.

Untuk harga tiket saat ini, Hendra mengatakan pihaknya masih menerapkan tarif normal. Tapi pada H-7, harga tiket Citilink sudah melonjak naik. “Kalau sekarang masih kisaran Rp 500-600 ribu ke Jakarta. Namun pada H-7 itu pada kisaran Rp 1.2 hingga 1.5 juta ke Jakarta,” tuturnya. (ska)

BNNP Kepri Musnahkan 4,4 KG Sabu

0
Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri (BNNP) melakukan pemusnahan narkoba jenis sabu, kamis (9/6). BNNP Memusnahkan 4, 4 Kg sabu hasil dari tangkapan dan limpahan, dengan sembilan tersangka. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepri (BNNP) melakukan pemusnahan narkoba jenis sabu, kamis (9/6). BNNP Memusnahkan 4, 4 Kg sabu hasil dari tangkapan dan limpahan, dengan sembilan tersangka. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau memusnahkan 4.407 gram sabu dari total barang bukti 4.820 gram sabu di Kantor BNNP Kepri, Kamis (9/6). Sisanya, 413 gram, disisihkan untuk uji laboratorium dan persidangan.

“Pemusnahan barang bukti sebesar itu berarti telah menyelamatkan sebanyak 24.145 orang. Karena pemakaian satu gram bisa menyelamatkan lima orang,” kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kepri, Bubung Pramiadi.

Barang bukti tersebut hasil lima operasi penangkapan sepanjang bulan April-Mei lalu. Kelimanya berlangsung di Batam. Operasi pertama berlangsung, Jumat (1/4) lalu. BNNP Kepri menangkap S, 44, di tepi jalan Kampung Tua Tanjunguma. Darinya diamankan 94 gram sabu.

Operasi kedua terjadi Rabu (4/5). BNNP Kepri mengamankan MR, 23, di tepi jalan Top 100 Tembesi. Ia membawa dua paket sabu dengan total 151 gram.

Enam hari kemudian, Selasa (10/5), BNNP Kepri berhasil mengamankan HJ, 43, dan K, 32. Mereka memegang dua paket sabu dengan jumlah total 104 gram. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ternyata mereka terlibat dalam peredaran gelap narkotika.

Keesokan harinya, BNNP Kepri menangkap empat orang lagi yang satu jaringan dengan HJ dan K. Keempatnya adalah J, 30; MY 33; Y, 40; MA, 37. Mereka ditangkap di Kampung Tanjung, Kelurahan Tanjungsari, Belakangpadang.

“Mereka itu tekong pancung, anak-anak pulau Belakangpadang itu. Nah, mereka dimanfaatkan orang Malaysia untuk mengantar sabu masuk ke Batam,” tutur Bubung.

Sabu itu kemudian harus diberikan ke orang Malaysia juga yang sudah menunggu di Batam. Namun, ternyata, tidak semua barang itu diantar ke orang Malaysia tersebut. Mereka menyimpannya sebagian.

Nah, setelah dilakukan penyelidikan lanjutan, tertangkaplah F di Kampung Bugis Batugajah RT 03/RW 01 Kelurahan Sekanak Raya, Belakangpadang. Pria berusia 45 tahun itu menjadi bandar. Darinya, BNNP Kepri menyita 4.225 gram sabu.

“Khusus untuk kasus tiga terakhir (jaringan Belakangpadang, red). Mereka dikenakan pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” tuturnya.

Sementara kasus pertama dan kedua, S dan MR akan dikenai pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (ceu)

Jangan Lewatkan, Ini Syarat Mendaftar Sekolah

0
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Bidang Program Dinas Pendidikan Kota Batam, Maryulis mengatakan persyaratan bagi yang ingin mendaftar antara lain

  • mengisi formulir pendaftaran,
  • menyerahkan fotocopy rapor semester ganjil kelas VII, VIII, dan IX serta
  • menunjukkan rapor asli dan SKHUN yang telah dilegalisir,
  • nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA minimal 3,4 atau 80.00, (85 untuk SMK serta mengikuti tes tertulis) dan
  • bagi pelajar luar Kota Batam minimal 90.00 serta menunjukkan rapor asli, selain itu juga harus melampirkan surat pindah rayon dari Dinas Pendidikan  Kota Batam.

Seleksi penerimaan calon peserta didik baru dilakukan berdasarkan perbandingan 70 persen nilai ujian nasional dan 30 persen nilai rata-rata rapor. Meskipun begitu lanjutnya, penerimaan peserta didik baru tetap mengutamakan peserta didik yang berasal dari satuan pendidikan Kota Batam.

“Tetap kami utamakan yang dari Batam sendiri,” kata dia, Kamis (9/6).

Sementara bagi yang ingin hendak masuk Sekolah Dasar (SD)

  • harus mengisi formulir pendaftaran,
  • menyerahkan fotocopi Akta Kelahiran dan yang asli,
  • menyerahkan KK asli dan fotocopi,
  • usia wajib 7-12 (SDN), s
  • edangkan untuk swasta minimal 6 tahun per satu Juli nanti, serta
  • melampirkan surat keterangan imunisasi dari masing-masing Puskesmas. (cr17)

Siap-siap Pendaftaran Sekolah Dimulai Sekejap Lagi

0
ilustrasi memilih sekolah, SMA atau SMK?
ilustrasi memilih sekolah, SMA atau SMK?

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Kota Batam telah mengeluarkan jadwal resmi pendaftaran siswa baru tahun 2016/2017. Sesuai dengan jadwal tersebut ada lima sekolah unggul yang akan melakukan penerimaan pada 13 hingga 15 Juni nanti.

Kelima sekolah tersebut diantaranya,

  • SMAN1,
  • SMAN3,
  • SMKN1,
  • SMPN3 dan
  • SMPN6.

Sedangkan untuk yang reguler sudah bisa mendaftar 20 hingga 22 Juni 2016.

Untuk daya tampung, tambahnya disesuaikan dengan jumlah siswa yang lulus tahun 2015/2016. Saat ini tidak ada masalah dengan daya tampung seiring bertambahnya pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan sekolah swasta di Batam. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Batam jumlah lulusan TK yang akan melanjutkan ke tingkat SD sebanyak 20.377, SD yang lulus sebanyak 19.261, dan SMP sebanyak 14.394 siswa.

“Asal tidak semua masuk sekolah negeri, semua peserta didik akan bisa tertampung,” tutupnya.(cr17)

BP Batam memulai Safari Ramadan

0

safaribatampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam melaksanakan serangkaian kegiatan safari Ramadan. Kegiatan tersebut dilakukan dengan menggelar acara buka bersama dan santunan kepada anak yatim.

Mengawali rangkaian, safari BP Batam dilaksanakan di Masjid Nurul Anwar, Sei Temiang pada Kamis (8/6).

“Untuk tahun ini, BKDI BP Batam akan melaksanakan 9 kegiatan safari di tempat yang berbeda, perdana kita lakukan di Masjid Nurul Anwar, Sei temiang, hari ketiga Ramadan” kata Nur Hidayat selaku Wakil Ketua Panitia

Nur Hidayat dalam sambutannya menyampaikan kegiatan safari merupakan sarana menjalin silaturahmi diantara umat muslim dalam menunaikan ibadah puasa.  Nantinya setiap kunjungan safari, BKDI BP Batam akan dilakukannya pemberian/ penyerahan bantuan pembangunan masjid, santunan kepada anak-anak yatim dan tausyiah agama.

Dalam lawatan tersebut rombongan disambut baik oleh warga dan jamaah masjid. Abdul Muip selaku Ketua masjid Nurul Anwar mengapresiasi  atas kunjungan tersebut. Menurutnya kegiatan itu dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan beragama. Ia mencontohkan pembangunan masjid sedang dalam tahap pengerjaan untuk itu dengan adanya kegiatan dan bantuan yang diberikan akan sangat membantu bagi pembangunan masjid terbut.

“Rasa terimakasih kami haturkan atas kunjungan Bapak/Ibu kemari semoga bantuan yang diberikan baik kepada anak yatim dan masjid dapat menjadi amal jariyah bagi Bapak/Ibu dan senantiasa diberikan kemudahan dalam mengerjakan tugas,” ucapnya.

Adapun rangkaian safari selanjutnya di Masjid Al-Mishbah, Komplek Ditpam, Masjid Al Furqon, Kartini, Sekupang, Balairungsari BP Batam, Masjid Baitud Dakwah, Bida Asri 1, Masjid Al Huda, Komplek Rajawali, Masjid At Tawabin, Komplek Otorita Mukakuning, Masjid As-Syifa, RSOB BP Batam, dan Mushola Kanpel BP Batam.

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh pejabat tingkat II,III,IV dan sejumlah karyawan/ti BP Batam. (rilis)

Polisi Janji Berangus Pelaku Kejahatan Jalanan

0
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Sat Reskrim Polresta Barelang mencatat 4 kasus tindak pidana kejahatan jalanan di berbagai tempat di seluruh Kota Batam selama Ramadan.

Adapun 3 dari 4 kejahatan jalanan yang terjadi diantaranya, satu laporan polisi di TKP Sei Beduk, satu laporan polisi di TKP Anggrek Sari Batamkota, dan satu laporan Polisi di TKP Nongsa. Sementara 1 kejahatan lainnya belum ada laporan polisinya.

“Totalnya ada 4. Akan tetapi yang ada laporan polisinya cuma 3. Yang satu lagi yang terjadi di Batu Batam belum ada laporannya,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian, Rabu (8/6).

Lebih lanjut Memo mengungkapkan, saat ini pihaknya belum menerima laporan korban karena saat ini korban jambret yang terjadi di Batu Batam masih dalam proses penyembuhan.

“Korban yang di Batu Batam terluka parah, karena terjatuh saat terjadi tarik menarik tas dengan pelaku,” lanjut Memo.

Sementara itu, dari 4 kasus yang terjadi, 2 kasus diantaranya berhasil diungkap dengan menangkap pelakunya.

“Yang berhasil diungkap saat ini yang TKP di Nongsa sama di Seibeduk. Sedangkan dua kasus lainnya masih menjadi hutang buat kami. Dan kami berjanji akan segera menangkap pelakunya,” katanya.

Sementara itu, dari dua kasus kejahatan jalanan yang berhasil diungkap polisi, para pelaku semuanya ditembak. Hal ini sesuai dengan janji Memo sebelumnya bahwa para pelaku tidak pidana kejahatan jalanan akan di tembak.

“Pelaku kejahatan jalanan akan langsung kita tembak, kita akan memberangus pelaku kejahatan itu,” tegas Memo kembali. (egi)

Kriminalitas Jalanan Meningkat, Polisi Tingkatkan Patroli

0
Polisi saat melakukan patroli di kawasan Batamcentre. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Polisi saat melakukan patroli di kawasan Batamcentre. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Pelaku kriminal jalanan seperti jambret, begal dan kelompok geng motor menjadi perhatian serius pihak kepolisian saat ini. Polisi bertekad akan memaksimalkan pengawasan di jalan raya agar masyarakat dapat menjalankan aktifitas dengan tenang.

Kasat Sabhara Polresta Barelang, Kompol Faisal Syahroni mengungkapkan kejahatan jalanan saat ini sering terjadi pada saat jam pergantian petugas patroli.

Untuk mensiasatinya, pihaknya telah mengerahkan 100 personilnya untuk melakukan patroli demi terciptanya suasana Kamtibmas terhadap masyarakat selama 24 jam penuh.

Adapun dari 100 personil yang dikerahkan dibagi menjadi tiga tim, tiga tim ini yang akan melakukan patroli dengan menggunakan sepeda motor maupun mobil selama 24 jam penuh. “Selain polsek-polsek yang akan melakukan patroli, kita juga membagi menjadi tiga tim untuk melakukan patroli,” ungkapnya, Rabu (8/6).

Penambahan anggota untuk melakukan patroli ini tak lepas dari angka kriminalitas di jalanan yang memungkinkan mengalami peningkatan selama Ramadan.

“Banyaknya orang yang masuk ke Batam tujuan mereka tak lain meraih kesuksesan. Tapi karena lapangan pekerjaan yang saat ini jumlahnya terbatas, tidak ada pilihan lain bagi mereka, selain mengambil jalan pintas dengan melakukan aksi kriminalitas di jalanan,” terangnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, karena kejahatan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja.

“Terkhususnya bagi kaum perempuan. Karena perempuan menjadi incaran utama para pelaku kejahatan,” katanya. (egi)

Karyawan PT Jaya Asiatic Shipyard Tewas dengan Baut Tertancap di Kepala

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Sopandi karyawan PT Jaya Asiatic Shipyard tewas secara mengenaskan dengan baut tertancap di kepalanya, Kamis (9/6) dini hari. Warga perumahan Barelang, Tanjunguncang itu dikabarkan terjatuh di salah satu lantai kapal yang sedang dikerjakan di dalam perusahaan galangan kapal tempat kerjanya.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, namun nyawanya tak tertolong. Informasi yang disampaikan pihak medis di RSUD, korban diantar ke rumah sakit sekira pukul 04.00 WIB dan sudah meninggal dunia. Korban meninggal diduga karena tancapan baut di kepalanya tembus hingga ke bagian dalam otak. “Panjangnya sekitar lima centimeter,” kata salah satu petugas di kamar jenazah RSUD Embung Fatimah.

Sementara itu informasi dari lokasi kejadian, korban mengalami kecelakaan kerja saat perusahaanya melakukan uji coba salah satu kapal yang dikerjakan dalam perusahaan itu. “Sudah tak ada kerjaan lagi, cuman lagi uji coba kapal saja. Dia (korban) ini tukang bersih kapal. Entah kenapa saat kapal kembali berlabuh di dalam PT itu, korban ini terpeleset dan terjatuh. Kepalanya bocor ada baut tertancap di kepala,” ujar sumber kepolisian di Batuaji.

Diduga saat mengikuti uji coba kapal itu, korban tidak menggunakan pengaman kepala sehingga saat terjatuh kepalanya terbentur ke salah satu baut yang ada di dalam kapal tersebut.”Terpeleset dia dan sepertinya jatuh ke belakang sehingga terbentur kepalanya,” kata sumber itu lagi.

Kapolsek Batuaji Kompol Andy Rahmansyah membenarkan kejadian itu saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kematian korban. “Masih kami selidiki, cuman informasi sementara yang kami dapat, korban ini terpeleset dan jatuh ke belakang bukan jatuh dari ketinggian. TKPnya memang dalam kapal yang sedang uji coba,” kata Andy.

Jenazah korban terlebih dahulu divisum sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihak perusahaan pun sudah dipanggil untuk memberikan keterangan terkait kejadian itu.

Darmin Hasibuan, perwakilan pihak perusahaan PT Jaya Asiatic Shipyard yang membenarkan adanya kejadian itu. Namun Darwin membantah jika kematian korban karena kecelakaan kerja. “Sakit dia bukan kecelakaan kerja. Itu saja,” ujar Darmin singkat seraya masuk ke dalam mobilnya di Mapolsek Batuaji. (eja).

Musim Hujan, Dewan Minta Pemko Batam Evaluasi Titik Rawan Longsor

0
Jalan Bukit Kemuning yang rusak akibat longsor. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Jalan Bukit Kemuning yang rusak akibat longsor. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – DPRD Kota Batam, meminta Pemko Batam mengevaluasi kembali titik-titik rawan tanah longsor di Batam. Apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan, resiko tanah longsor dan banjir diprediksi semakin besar.

“Evaluasi titik rawan harus dilakukan. Karena cuaca tidak dapat diprediksi. Jangan sampai kecolongan seperti di Bukit Kemuning, setelah kejadian baru diketahui,” ujar Anggota Komisi III DPRD Batam Rohaizat, kemarin (8/6).

Begitu pun dengan daerah-daerah lain yang memiliki tingkat kerawanan tinggi juga harus diperhatikan. Seperti lokasi rawan longsor di Jalan Seraya Atas sekitar Rumah Makan Alamande, ruas jalan sudah retak.

“Kondisi ini yang kita minta kepada pemerintah untuk selalu dipantau,” sebut politikus PKS itu.

Jangan sampai kejadian 20 tahun lalu kembali terulang. Tanah lonsor besar di Seraya Atas, menghantam puluhan rumah warga yang berada tepat di bawahnya. Dalam kejadian itu, tak sedikit pula warga Batam menjadi korban.

“Kejadiannya terjadi disaat musim hujan juga. Ini yang selalu kita ingatkan pemerintah,” kata Rohaizat.

Kondisi yang sama terlihat di Bukit Tanjunguma. Jurang setinggi puluhan meter dengan medan terjal berpotensi longsor. Bahkan sejumlah ruas jalan di sana sudah ada yang longsor. Padahal di bawahnya juga ada rumah warga.

“Memang di sana masalahnya lahan yang masih sengketa. Namun begitu, inikan menyangkut kepentingan masyarakat, harus ada upaya dari pemerintah. Apakah itu dipasang pembatas batu miring atau gimananya,” sebut Rohaizat.

Sebelumnya, kata Rohaizat, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri sudah turun mensurvei. Dari hasilnya, lokasi ini kian membahayakan, dan direncanakan tahun ini akan dibangun jalan alternatif baru.

“Artinya kalau pun bukan jalan kota, Pemko dalam hal ini Dinas PU harus secepatnya berkoordinasi dengan pihak terkait. Agar bisa mencari solusi dan menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” pungkasnya.

Begitu pun dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batam mengingatkan agar masyarakat Batam tetap waspada. Sebab, musim hujan akan berdampak kepada bencana alam seperti longsor, banjir serta angin kencang.

BPDB juga memasang spanduk peringatan, khususnya pengguna jalan berhati-hati saat melintas di Jalan Seraya Atas. Pemasangan pancang dan spanduk itu merupakan antisipasi awal agar tak ada korban jika terjadi longsor.

“Makanya nanti akan ada pengkajian lagi. Termasuk bagaimana kondisi masyarakat yang berada di bawah tebing ini,” kata Kabid Pencegahan dan Kesiap-siagaan BPBD Batam, Zulkarnain, beberapa waktu lalu.

Terkait titik longsor, ia mengaku di Kota Batam ada sekitar 24 titik longsor yang menjadi pantauan BPBD Kota Batam. Selain kawasan Seraya, kawasan Muka Kuning dan Bengkong juga menjadi kawasan yang rawan akan longsor.

“Sementara untuk banjir ada 47 titik,” pungkasnya. (rng)