Minggu, 22 Februari 2026
Beranda blog Halaman 13886

Ratusan Sepeda Hangus Terbakar

0
Kondisi toko sepeda yang terbakar di Batu Besar. Foto: Posmetro Batam/grup batampos.co.id
Kondisi toko sepeda yang terbakar di Batu Besar. Foto: Posmetro Batam/grup batampos.co.id

batampos.co.id – Kebakaran hebat terjadi di sebuah toko sepeda di Batu Besar, Rabu (6/4/2016) pagi. Ratusan sepeda yang ada dalam toko ludes terbakar.

Tak hanya sepeda, bangunan di sampingnya yang dijadikan tempat cucian mobil juga hangus terbakar. Bahkan api bersumber dari cucian mobil tersebut lalu merembet ke toko sepeda itu.

“Sekitar jam 08.30 WIB, saya merasakan kaki kepanasan, saya langsung terbangun dari lari keluar,” ujar Mus, adik pengelola cucian mobil kepada wartawan di lokais kejadian.

Mus mengatakan, sumber api bisa jadi dari sampah yang dibakar Marcelina, kakaknya. Sang kakak sempat membakar sampah sebelum beranjak ke pasar untuk belanja kebutuhan dapur.

“Tapi apinya sudah disiram sebelum pergi,” katanya.

Bisa jadi ada mata api yang tersisa lalu tertiup angin hingga menyala kembali. “Kalau disengaja tidak mungkin,” tegasnya.

Pemilik toko sepeda, Farah, saat tiba di tokonya mengaku kesulitan memadamkan api. Pasalnya, saat ia tiba, api sudah membesar.

“Pemadam kebakaran memang datang, tapi semua sudah hangus,” ujar Farah, lesu.

farah memperkirakan kerugian yang ia derita mendekati angka Rp 100 juta. Pasalnya, belum lama ini mereka baru belanja sepeda baru dan spare part. (bpcoid)

Karyawan BP Batam yang Demo, Dengar Nih Penegasan Ketua DK Darmin Nasution

0
Pimpinan BP Batam saat dilantik Ketua DK Darmin Nasution, Selasa (5/4/2016) malam. Foto: istimewa
Pimpinan BP Batam saat dilantik Ketua DK Darmin Nasution, Selasa (5/4/2016) malam. Foto: istimewa

batampos.co.id – Demo menolak pelantikan pejabat Badan Pengelola Batam (BP Batam) yang baru hanya dilakukan sekitar 100-an dari 2.700 karyawan BP Batam. Demo ini belum bisa dikatakan mencerminkan aspirasi seluruh karyawan BP Batam.

Pantauan batampos.co.id, pejabat setingkat deputi yang hadir saat demo juga hanya satu. Hanya mantan Deputi IV BP Batam Nur Syafriadi yang notabene bukan pegawai negeri sipil.

Sementara mantan Kepala BP Batam Mustofa Widjaja, mantan Wakil Kepala BP Jon Arizal, serta mantan deputi lainnya tidak hadir dalam demo tersebut.

Jika menyimak apa yang dikatakan Ketua DK Batam, Darmin Nasution usai sosialisasi Pengembangan Pulau Batam di Swiss belhotel Batam bulan lalu, para karyawan BP Batam sebenarnya tidak perlu khawatir. Pasalnya, keberadaan BP Batam saat ini justeru diperkuat.

Terbukti, mulai dari kepala BP Batam hingga para deputi yang baru dilantik Darmin, Selasa (5/4/2016) malam, semua dari kalangan profesional yang punya jam terbang skala nasional hingga internasional dalam hal investasi, manajerial, hingga penegakan hukum.

Seperti janjinya, Darmin juga tidak menambah atau mengurangi jumlah deputi. Bahkan, jajaran para deputi hingga saat ini belum ada bergeser, sehingga proses pelayanan masih tetap berjalan.

Darmin beberapa kali menegaskan bahwa tujuan utama perombakan unsur pimpinan BP Batam ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang ingin melihat Batam berkembang lebih maju lagi.

“Diakui atau tidak, Batam kalah dari kasawan FTZ di beberapa negara yang awalnya belajar dari Batam,” tegas Darmin, saat itu.

Hal senada juga dikatakan oleh Menteri Perdagangan Thomas Lembong. Thomas bahkan membandingkan dengan Filipina yang memiliki lebih dari 300 kawasan ekonomi khusus (KEK) yang kini jauh lebih maju dari Batam.

“Ekspor non migas mereka jauh lebih tinggi dari Indonesia. Mereka berhasil mengelola dengan baik 300-an kawasan ekonomi khusus mereka,” ujar Thomas.

Pada saat pelantikan, Selasa (5/4/2016) malam di Kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Darmin kembali menegaskan bahwa pihaknya ingin membuat sejarah dengan mempercepat kemajuan perekonomian Batam.

“Ini bukan saja tugas yang penting tapi juga banyak orang yang menginginkan ini berhasil. Kita ingin ada kawasan yang kita semua bisa merasa bangga. Dan kebanggaan itu menjadi dasar bagi masyarakat Indonesia, menjadi suatu bukti bahwa kita bisa melakukan sesuatu yang penting,” tegas Darmin.

Pimpinan BP Batam yang baru dilantik tadi malam yakni Hatanto Reksodipoetro (kepala BP Batam), Agus Tjahajana Wirakusumah (wakil kepala BP Batam).

 Selain itu ada pula lima deputi merangkap anggota:
  1. Sigit Priadi Pramudito (deputi bidang administrasi dan umum),
  2. Junino Jahja (deputi bidang perencanaan dan pengembangan),
  3. Eko Santoso Budianto (deputi bidang pengusahaan sarana usaha),
  4. Purba Robert M. Sianipar (deputi bidang pengusahaan sarana lainnya),
  5. Gusmardi Bustami (deputi bidang pelayanan umum). (nur)

Baca Juga:
> Tugas Pertama Pimpinan Baru BP Batam: Memperlancar Audit
> Pimpinan Baru BP Batam Resmi Dilantik, Ketua DK Minta Hatanto Cs Langsung Bekerja
> Hatanto, Mantan Dubes Norwegia Pimpin BP Batam
> Mantan Dubes dan KASAL Calon Kuat Kepala BP Batam
> Penetapan Pimpinan Baru BP Batam Ditunda
> Hari Ini BP Batam Punya Pimpinan Baru
> Soerya: Kalau Ditugaskan (di BP Batam), Ya Terima, Itu Pengabdian
> Siap-Siap Pindah ke Zona KEK, 5 Tahun Lagi FTZ Batam Dihapus
> 1.084 Perusahaan di Batam Berada di Area Pemukiman
> Ini Gambaran Properti di Zona KEK Batam
> Batam Jadi KEK, WNA Boleh Milik Properti
> Salah Satu Calon Pimpinan BP Batam Berpangkat Jenderal
> FTZ Beralih ke KEK, Kapolri: Jangan Sebar Isu yang Membuat Investor Takut
> Ini Model Kawasan Ekonomi Khusus Batam
> UWTO Bakal Dihapus, Menteri ATR/BPN: Tak Boleh Ada Dua Pungutan
> HPL Diambil Alih DK Batam, Lahan Mangkrak Disita
> Badan Pengusahaan Batam Berubah Jadi Badan Pengelola Batam
> Ini Kriteria Pimpinan BP Batam yang Diminta Jokowi
> Personel BP Batam Bakal Tak Ada dari Kepri
> Negara Lain Belajar dari Batam, Sukses, Eh, Batam Malah Tertinggal
> Audit BP Batam Harus Menyeluruh, Jika Tidak KPK Masuk
> Ketua DK Pastikan Pimpinan BP Batam Orang-Orang Profesional
> Ketahuilah, Indonesia Tertinggal dari Vietnam
> Mendagri Janjikan Perubahan ke KEK untuk Kesejahteraan Masyarakat Batam

Masa Depan Simpang Jam, dari Gambarnya Cantik

0
Gambaran jalan yanag Simpang Jam
Gambaran jalan layang Simpang Jam

batampos.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Kemenpupera) terus menggesa pembangunan dua jembatan layang atau flyover di Batam, yakni di Simpangjam dan Simpangkabil. Flyover Simpangjam diharapkan selesai pada Desember 2017, sedangkan proyek flyover Simpangkabil akan dilelang pada bulan Agustus tahun ini.

“Sebenarnya pembangunan flyover ini merupakan opsi mengatasi dan mengantisipasi kemacetan yang kerap terjadi di dua persimpangan itu,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam, Yumasnur, Selasa (5/4).

Persoalan kemacetan di Batam memang membutuhkan solusi yang cepat karena semakin lama tingkat kemacetan semakin tinggi. Setiap jam sibuk pada pagi maupun sore hari, puncak kemacetan terjadi di dua simpang ini.

“Jadi salah satu cara untuk mengatasinya adalah meningkatkan kapasitas jalan dengan bangun flyover atau memperlebar ruas jalan,” jelasnya.

Nantinya proyek flyover di Simpangjam dan Simpangkabil akan mengakomodir arus lalulintas dari Bandara Hang Nadim menuju Nagoya dan sebaliknya. Sedangkan jalur bawah akan dilalui pengguna jalan dengan rute Batuaji dan Sekupang menuju Batam Center.

Selain dua flyover itu, tahun ini Dinas PU Kota Batam akan memperlebar ruas jalan mulai dari kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Batamcentre sampai ke Bundaran Tuah Madani di Simpang Regata, Batamcenter. Rencananya, jalur kiri dan kanan akan ditambah dari dua lajur menjadi tiga lajur.

“Bulan ini, proyeknya akan dilelang. Nilai proyeknya sekitar Rp 15 miliar. Dinas PU Kota Batam akan buka habis row jalan di wilayah tersebut,” katanya lagi.

Dinas PU juga akan melanjutkan proyek pelebaran jalan Nagoya dimulai dari depan i-Hotel sampai simpang Telkom. Proyek ini juga akan dilelang sehingga perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut dipastikan akan berbeda.

“Selain itu, pelebaran jalan juga untuk perbaikan estetika kota. Kami juga akan bangun pedestrian supaya kunjungan wisata meningkat,” ungkap Yumasnur. (leo)

Pak Walikota Batam, Pipa Gas Rentan Bocor, Bila Kios Liar dan Rumah Liar Ada di Atasnya

0
Pemasangan pipa gas semacam ini tidak boleh diganggu adanya bangunan di atasnya. foto: dalil harahap / batampos
Pemasangan pipa gas semacam ini tidak boleh diganggu adanya bangunan di atasnya.
foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id– Perusahaan Gas Negara (PGN) telah membenam pipa gas diberbagai tempat di Batam. Jalur-jalur yang dilewati oleh pipa gas ini, perlu perhatian khusus. Sebab bila ada bangunan berdiri di atas jalur pipa, maka bisa mengakibatkan kebocoran pipa. Tak hanya menyebabkan kerugian negara saja, tapi bisa menelan korban nantinya.

Beberapa jalur pipa gas milik PGN ini, ternyata diatasnya sudah berdiri rumah liar (ruli) dan kios liar (kili).

“Padahal dulu saat kami akan melakukan pemasangan dan membenamnya, sudah dilakukan pemetaan terlebuh dahulu. Dan itu tempat-tempat bukan merupakan tempat pemukiman penduduk,” kata Head Area Sales PGN Batam, Saiful Hadi.

Ia mengungkapkan setelah pemasanan pipa gas tersebut, pihaknya tak membiarkan begitu saja. PGN memasang rambu-rambu di setiap jalur yang dilewati pipa gas. Rambu-rambu tersebut menyebutkan, bahwa tak dibolehkan mendirikan bangunan.

“Tapi walau sudah ada rambunya, tetap saja ada yang mendirikan bangunan diatas pipa gas,” ungkapnya.

Bahaya apa yang akan didapat bila ada bangunan di atas jalur pipa gas ? Ia mengungkapkan bahwa bila ada kebocoran, dan ada aktivitas seperti bakar sampah.

“Maka akan terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ujarnya.

Selain itu kata Saiful, nantinya masyarakat dengan serampangan membuat sumur bor. Atau menggali lubang, yang akan menyebabkan terjadinya kebocoran pipa. “Hal-hal inilah yang tak kami inginkan,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bila terjadi kebocoran pipa gas. Dan ada bangunan diatas pipa tersebutt, maka pihak PGN akan kesulitan melakukan penanganan.

“Susah jadinya, kami harus hancurin dulu bangunannya. Jadi lambat penanganan, kalau terjadi kebocoran,” ungkapnya.

Walau banyak rumah dan kios liar berdiri di jalur pipa gas, tapi pihak PGN tak bisa berbuat banyak. “Kami tak punya hak atau wewenang menertibkan itu. Sebab itu adalah tanah milik negara,” imbuhnya.

“Pipa gas ini adalah objek vital negara. Harusnya mendapat perhatian lebih, pengamanan lebih ketat,” lanjutnya.

Ia berharap masyarakat menumbuhkan kesadaran, agar tak mendirikan bangunan di atas jalur pipa gas. Sebab hal ini membahayakan masyarakat sendiri.

“Kalau ada, lebih baik untuk pindah,” pungkasnya. (ska)

Marganas Nainggolan Terpilih sebagai Ketua SPS Kepri Periode 2016 – 2020

0
Marganas Nainggolan (kanan) saat memberi sambutan usai terpilih sebagai Ketua SPS. foto: ratna / batampos
Marganas Nainggolan (kanan) saat memberi sambutan usai terpilih sebagai Ketua SPS.
foto: ratna / batampos

batampos.co.id – Marganas Nainggolan kembali terpilih sebagai Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Kepri periode 2016 – 2020.

Empat tahun sebelumnya ia pun memegang kendali SPS Kepri.

Marganas terpilih melalui sidang musyawarah dalam sidang Musyawarah III di Hotel Harmoni One, Batam Center, Selasa (6/4).

“Saya yakin meski saya terpilih kembali sebagai ketua, kelak yang akan bekerja ialah kawan-kawan yang lebih muda,” ujar Marganas sesaat setelah putuskan sebagai Ketua SPS.

Musyawarah ini dihadiri oleh Ketua harian SPS, Ahmad Djauhar.

Pada kesempatan itu Djauhar mengingatkan agar perusahaan media massa lebih kreatif mengemas berita.

“Persaingan pers tak lagi sesama perusahaan pers tetapi, kini, pun dengan media sosial,’ ingatnya.

Meski bukan media massa, media sosial berdampak sangat dahsyat. Orang bisa saja terpengaruh informasi yang disebar melalui media sosial.

Adalah tugas media massa untuk memberi berita lengkap dan berimbang tentang sebuah isu. (ptt)

Tak Ada Kepastian, Penyewa Kios Liar Pilih Bertahan

0
Puluhan kios liar di sepanjang jalan Pasir Putih, Batamcenter, Kamis (24/3). Foto: .Rezza Herdiyanto/ Untuk Batam Pos
Puluhan kios liar di sepanjang jalan Pasir Putih, Batamcenter, Kamis (24/3). Foto: .Rezza Herdiyanto/ Untuk Batam Pos

batampos.co.id – Minggu lalu, Pemko Batam melalui Satpol PP Batam menegaskan akan melakukan penertiban kios liar Pasir Putih.

Kenyataan di lapangan hingga kini, kios-kios di wilayah tersebut masih kokoh berdiri. Bahkan aktivitas jual beli masih terjadi padahal SP I hingga SP Bongkar telah dilayangkan.

“Senin, Selasa atau Rabu, penggusuran udah pasti,” ucap Hendri saat dikonfirmasi, Rabu (23/3) lalu.

Sementara itu penyewa kios bersikukuh bertahan lantaran hingga kini belum ada informasi dari pengelola kios. Disamping itu, tidak pastinya penertiban menjadi alasan lain penyewa kios tersebut bertahan.

“Belum ada info (dari pengelola) lagian katanya akan digusur minggu ini, tapi belum ada, mungkin masih aman,” kata penyewa kios liar yang enggan disebutkan namanya tersebut. (cr13)

Baca juga:

Pemko Batam Umbar Janji Lagi, Dua Hari Lagi Kios Liar Dibabat Habis

Umbar Janji, Pemko Batam Tak Serius Tertibkan Kios Liar

Minggu Ini, Kios Liar di Pasir Putih Akan Dibongkar

Senin Depan Tim Terpadu Tertibkan Kios Liar di Pasir Putih

Jumat Ini Satpol PP Batam Akan Bongkar Kios Liar

Pekan Ini Kios Liar di Pasir Putih Ditertibkan

Meski Segera Ditertibkan, Pembangunan Kios Liar Kian Menjamur

Jumat Ini Satpol PP Batam Akan Bongkar Kios Liar

DPRD Batam Minta Pemerintah Tidak Tebang Pilih Dalam Penertiban PKL

Berada di Kawasan Hijau, Tiga Rumah Liar Dibongkar Tim Terpadu

0
Tim terpadu membongkar rumah liar di kawasan hijau depan Komplek Ruko Barelang Center Raya, Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang. Foto: Ist
Tim terpadu membongkar rumah liar di kawasan hijau depan Komplek Ruko Barelang Center Raya, Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang. Foto: Ist

batampos.co.id – Tiga rumah liar (ruli) di kawasan hijau depan Komplek Ruko Barelang Center Raya, Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, dibongkar tim terpadu, Selasa (5/4).

Pembongkaran untuk menciptakan keindahan dan membuka ruang hijau sesuai dengan misi Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Pembongkaran sempat mendapat perlawanan dari penghuni ruli. Mereka menilai pembongkaran dilakukan mendadak dan tidak ada surat peringatan tertulis yang disampaikan kepada mereka.

”Diperingati hanya secara lisan saja, ketika kita tanya surat penertiban mereka juga tidak menujukkan pada kita” ujar Dahlan, penghuni salah satu ruli di kawasan tersebut.

Penertiban ruli di kawasan tersebut sudah dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Meski ada perlawanan petugas dapat menenangkan, sehingga eksekusi berjalan lancar.

Tim Koordinator Penertiban, Jondri menyebutkan pembongkaran ini telah dilakukan sesuai protab dan memiliki surat tugas pembongkaran dari tim terpadu. Lokasi tersebut termasuk kawasan hijau.

“Kita sudah beri waktu. Sebelum pembongkaran juga kita beri dua jam untuk mereka bongkar sendiri, namun tidak ada respon,” kata Jondri. (cr14)

Mei, Batam Dapat Tambahan 15 Bus dari Kemenhub

0
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Keinginan Dishub Batam untuk menambah armada di setiap koridor atau pembukaan trayek baru pelan-pelan akan bisa terwujud. Mei mendatang, Dishub Batam mendapatkan tambahan 15 unit busway yang dihibahkan Kementerian Perhubungan.

“Harapan kita, Mei mendatang sudah sampai di Batam. Ini masih dalam tahap penjemputan. Kita akan menambah armada di setiap trayek,” kata Madian, Selasa (5/3).

Bus itu berukuran besar berkapasitas 60-70 tempat duduk. Atau sama ukurannya dengan bus pariwisata berukuran besar. Ini akan menambah jumlah busway di Batam. Tahun ini jumlahnya akan mencapai 70 unit.

“Kita sempat mau mendapatkan 20 bus, tapi jadinya 15 unit. Katanya permintaan bus dari Jakarta sangat tinggi. Makanya dikurangi,” katanya.

Madian mengatakan jumlah angkutan Trans Batam yang ada saat ini jumlahnya 55 unit. Di mana beberapa di antaranya sudah butuh peremajaan. Ini berasal dari APBD 2014 dan 2015 sebanyak 10 unit, Hibah dari Kemenhub 10 unit, Bantuan BPJS Kesehatan 15 unit, dan yang sudah beroperasi selama ini 22 unit.

Kemungkinan besar, 15 bus besar dari Kemenhub itu akan beroperasi untuk melayani trayek yang dibuat baru seperti Tanjunguncang-Batam Center, Batam center-Nongsa dan trayek lainnya.

Werton Panggabean, anggota komisi III DPRD Kota Batam menyambut baik hibah yang diberikan oleh Kementerian perhubungan tersebut. Ia berharap Dishub Batam bisa mengutamakan pembukaan trayek baru yang padat penduduk.

“Ini sangat bagus untuk Batam. Kita memang harus terus meningkatkan pelayanan angkutan massal ini. Ciptakan angkutan umum yang ramah, murah, nyaman dan aman untuk masyarakat,” katanya.

Menurut Werton, semakin banyak angkutan massal ini, maka akan mengurangi kemacetan. “Jika memang nyaman, maka akan banyak warga yang beralih ke angkuta massal,” katanya. (ian)

Subsidi Trans Batam Akan Dikurangi

0
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perhubungan tak perlu menurunkan tarif Trans batam. Karena harganya terbilang murah dibandingkan dengan angkutan lainnya. “Masih terjangkau,” kata anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Dandis Rajagukguk, Selasa (5/4).

Hanya saja di anggaran selanjutnya, DPRD akan mengurangi subsisdi operasional Trans Batam. Meminimalisir ketergantungan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).”Minimal, Trans Batam bisa membiayai operasionalnya sendiri,” harap Politikus PDI Perjuangan ini.

Kata Dandis, selama ini Dishub tak bisa menutupi operasional maupun perawatan Trans Batam. Biaya pengeluaran lebih besar ketimbang pendapatan. “Kita subsidi terus,” ungkapnya.

Dari lima koridor, hanya koridor Sekupang-Batamcentre saja yang sudah ramai. Sisanya masih sepi peminat. “Mungkin kurang sosialisasi,” katanya.

Melalui koridor yang baru dibuka, Batamcenter-Tanjungpiayu Dandis berharap menambah minat masyarakat menggunakan transportasi umum. “Ada pilihan lain. Apalagi murah, aman, serta nyaman,” katanya.

Kini hampir semua koridor menggunakan bus baru.”Kita meminta bus yang lama juga dirawat dan dipergunakan,” tutupnya.

Sebelumnya, Trans Batam tidak akan menyesuaikan tarif seiring dengan penurunan harga BBM. Alasannya, tarif Trans Batam masih disubsidi.

“Tidak ada penurunan tariflah. Lagian penurunan BBM kan tidak siginifikan,” kata Madian, kepala UPT Trans Batam.

Tetapi jika memang penurunan sangat signifikan, maka sudah sepantasnya tarif Trans Batam juga ikut diturunkan. Saat ini tarif Trans Batam hanya sekitar Rp 4 ribu jauh dekat. Dan untuk pelajar hanya Rp 2 ribu.

“Kita sudah mensubsidi banyak itu. Penurunan BBM hanya Rp 500 perak. Tak signifikan,” katanya. (hgt)

Baca juga:

Harga BBM Turun, Tarif Trans Batam Tetap

BBM Turun, Organda Batam Minta Tarif Angkutan Umum Turun di Bawah Tiga Persen

DPRD Batam Desak Pemerintah Segera Turunkan Tarif Angkutan Umum

Pemko Batam Siap Turunkan Tarif Transportasi Umum

Organda Batam Sepakat Turunkan Tarif Angkutan Umum

Harga BBM Turun Rp 500, Tarif Angkutan Masih Tetap

Pemko Batam Tunggu Surat Edaran Kementerian Perhubungan Terkait Tarif BBM

Pak Menteri, Pegawai BP Batam Tanya Nasib Mereka

0

demoob

batampos.co.id – Tsunami pergantian pimpinan BP Batam dimulai saat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan dibubarkan pad Januari 2016.

Pernyataan itu ia sebutkan saat pidato pelantikan Nuryanto sebagai Penjabat Gubernur Kepulauan Riau di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (30/12/2015).

Sejak itulah kegaduhan di Batam dimulai. Pada tingkat kementrian pun sempat terjadi diskursus tentang nasib BP Batam.

Hingga akhirnya Pemerintah benar-benar merombak segala sesuai terkait BP Batam Batam. Termasuk Kepala

Demo yang dilakukan pegawai hari ini ialah meminta kejelasan atau semacam sosialisasi tentang hal itu.

“Bagaimana nasib karyawan,” ujar pegawai yang demo.

“Kami ada di Batam dan telah berkarya untuk pembangunan Batam,” seru pendemo.

BP Batam sebelumnya bernama Otorita Batam, yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41/1973 tentang Daerah Industri Pulau Batam. BP Batam dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. (ptt)