Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 13905

GIPI 2016-2021 Siapkan 100 Hari Kerja

0
Suasana rapat GIPI
Suasana rapat GIPI

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) bersiap tancap gas

Setelah dilantik Menteri Pariwisata Arief Yahya di Kantor Kementerian Pariwisata, Rabu (30/11) lalu, organisasi yang dipimpin Didien Djunaedy itu siap menjadi garda terdepan Pariwisata Indonesia dan mendukung program-program menuju 20 juta wisman di 2019.

”Pariwisata Indonesia akan berkembang dan berjalan dengan baik tergantung beberapa faktor, salah satunya adalah industri pariwisata yang menjadi penghubung antara wisatawan dengan destinasi pariwisata. Pelaku industri pariwisata memiliki peranan penting dalam pengembangan kepariwisataan dengan cakupan yang dimilikinya. Oleh karena itu, setelah dilantik ini, kami siap mendukung penuh Kemenpar,” ujar Didien pasca dilantik di Kantor Kemenpar.

Lebih lanjut Didien mengatakan, tanpa dukungan semua sektor, tidak mungkin pariwisata bisa berkembang. Industri pariwisata merupakan salah satu garda depan yang sangat vital dalam ekosistem kepariwisataan. Didien menambahkan pentingnya peran industri dan asosiasi pariwisata dalam mengembangkan pariwisata Indonesia. “Untuk membangun pariwisata sesuai dengan target nasional, diperlukan peran dan dukungan semua elemen. Perlu sinergi pentahelix, dan GIPI berperan penting,” ujarnya.

Apa saja yang akan dilakukan di 100 hari masa kerja GIPI? Pria asal Jawa Barat itu  menyatakan, pemasaran pariwisata, pengembangan destinasi, dan percepatan peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) akan dikejar dalam upaya majunya pariwisata Indonesia. Semuanya merupakan program kerja utama GIPI 2016-2021.

“Tiga program kerja itu telah disahkan oleh munas (musyawarah nasional). Kami akan melaksanakannya dengan konsisten, kreatif, dan penuh sikap inisiaif,” kata Didien Junaedy. Didien, secara aklamasi dipilih menjadi Ketua GIPI, dalam munas organisasi itu di Bandung, Jawa Barat pada 4 Juli 2016 lalu. GIPI merupakan wadah semua asosiasi dan organisasi yang bergerak di sektor pariwisata.

Munas I GIPI yang mengangkat tema “Penguatan Organisasi GIPI Dalam Kolaborasi Pentahelix Untuk Mencapai Target Kunjungan 20 Juta Wisman dan Pergerakan 275 Juta Wisnus Pada Tahun 2019.” ini dihadiri oleh 32 organisasi anggota dari jumlah keseluruhan anggotanya 35 organisasi industri pariwisata atau terkait dengan pariwisata sehingga berisi lengkap unsur-unsur Pentahelix, yakni; Academician (A), Business (B), Community (C), Government (G) dan Media (M).

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) didirikan pada 7 April 2011 mengacu pada Undang-undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. GIPI menjadi payung bagi seluruh organisasi pariwisata yang ada di Indonesia, selain itu GIPI juga menjadi wadah komunikasi dan konsultasi bagi para anggotanya dalam menyelenggarakan kegiatan kepariwisataan. Sebagai suatu wadah bagi para pelaku Industri Pariwisata, GIPI juga menjadi mitra kerja pemerintah.

Seperti diketahui pemerintah saat ini sedang fokus mengembangkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas atau disebut “10 Bali Baru”. 10 destinasi prioritas tersebut adalah, adalah Borobudur, Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Bromo-Tengger- Semeru (Jawa Timur), Kepulauan seribu (Jakarta), Toba (Sumatera Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Tanjung Lesung (Banten), Morotai (Maluku Utara), dan Tanjung Klayang (Belitung).

Didien Junaedy mengaku saat ini program kerja GIPI juga akan mengacu ke 10 destinasi prioritas tersebut. “Artinya program kerja kami yakni pemasaran pariwisata, pengembangan destinasi, danpercepatan peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM), semua diarahkan ke 10 destinasi prioritas tersebut. Itu program kerja 100 hari kami,” ujarnya.

Bentuknya seperti apa, Didien mencontohkan seperti mengarahkan ke asosiasi member GIPI, PHRI dan ASITA agar turut aktif mengembangkan dan menjual 10 destinasi prioritas tersebut, baik itu pembangunan hotel maupun penjualan paket-paket tour ke 10 destinasi tersebut. “Kami juga akan menggelar famtrip ke sejumlah destinasi tersebut, yang diikuti semua unsur pentahelix member kami, dengan ouput yang berbeda-beda. Seperti jurnalis akan menulis tentang destinasi tersebut, biro perjalanan akan membuat paket tour, dan pihak perhotelan akan menawarkan ke investor,” jelas Didien.

Ke depan, tantangan pariwisata tak ringan. Presiden Joko Widodo sudah mencanangkan target kenaikan dua kali lipat kunjungan wisatawan hingga 2019. Pariwisata juga diminta memberikan kontribusi pada produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar 8 persen, dengan devisa sebesar Rp 280 triliun, serta membuka 13 juta lapangan kerja. “Ctrategi dan taktik yang diambil Menpar Arief Yahya itu luar biasa, dan saya yakin jika bisa dijalankan dengan serius, pasti bisa terlampaui,” ungkap dia.

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ditargetkan mampu menembus 20 juta orang, sementara pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) 275 juta orang. Indonesia diharapkan bisa membidik indeks daya saing pariwisata Indonesia untuk berada di ranking 30 dunia. “Kami yakin Indonesia mampu, dan Kemenpar betul-betul bisa menjadi core ecomony bangsa Indonesia,” kata Didien.

Dalam perjalananannya, capaian pariwisata pada 2015 sudah membaik. Jumlah kunjungan wisman menembus angka 10 juta orang dan jumlah wisnus 255 juta orang. Kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional sebesar 4 persen, dengan devisa yang dihasilkan sekitar Rp 155 triliun, dan 11,3 juta lapangan kerja baru. Angka indeks daya saing juga naik 20 poin, menjadi ranking 50 dari 141 negara. ***

Mabes Polri Kirim Ahli DNA ke Batam, Identifikasi Potongan Tubuh 13 Anggota Polri

0
Sejumlah anggota Brimob Polda Kepri mengevakuasi Jenazah Korban dan barang barang milik korban pesawat M28 Skytruck yang jatuh di Kabupaten Lingga, saat tiba di Pelabuhan Punggur , Minggu (4/12/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Sejumlah anggota Brimob Polda Kepri mengevakuasi Jenazah Korban dan barang barang milik korban pesawat M28 Skytruck yang jatuh di Kabupaten Lingga, saat tiba di Pelabuhan Punggur , Minggu (4/12/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.oc.id – Tim SAR gabungan pencarian korban jatuhnya Pesawat Skytruck M-28‎ hingga hari kedua, Minggu (4/12/2016), telah berhasil mengangkat empat kantong jenazah berisi potongan-potongan tubuh kru dan penumpang pesawat milik Polri yang jatuh di perairan Lingga, Sabtu (3/12/2016).

 

Empat kantong potongan tubuh para anggota Polri yang menjadi kru dan penumpang pesawat itu kini telah berada di ruang Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara, Nongsa, Batam.

Kabid Dokes DVI Polda Kepri, AKBP Djarot menegaskan identifikasi pemilik potongan tubuh itu membutuhkan waktu paling cepat dua minggu. Bisa jadi lebih cepat dari perkiraan karena Mabes Polri juga mengirimkan bantuan tim Ahli DNA.

“Ahli forensik Mabes Polri juga turun membantu mengidentifikasi jenazah korban tersebut,”ujar Djarot.

Sementara itu, Direktur Disaster Victim Identification (DVI) Polri Kombes Anton Castilani mengatakan, pihaknya sudah mengumpulkan ‎13 data antemortem korban yang diminta dari para keluarga masing-masing. Mulai data dari pakaian, akseroris, barang bawaan, tanda lahir, bekas luka, cacat tubuh, serta sampel DNA sudah diambil dari pihak keluarga korban.

Semua data itu diperlukan untuk menentukan pemilik potongan tubuh yang berhasil dievakuasi dari laut lokasi jatuhnya pesawat tersebut.

‎”Tim Antemortem Mabes Polri sudah berhasil mengumpulkan semua data antemortem dan DNA pembanding dari keluarga korban di Jakarta dan sekitar‎nya,” kata Anton saat dikonfirmasi, Senin (5/12/2016).

Kabid Dokes DVI Polda Kepri, AKBP Djarot, membenarkan kalau data antemortem termasuk sampel DNA dari keluarga korban yang akan dicocokkan dengan data dan DNA potongan tubuh 13 anggota Polri itu telah ia terima.

“Korban kan dari luar Batam semua, jadi teman-teman dari Mabes Polri membantu mengumpulkan semua itu (data antemorten),” ujarnya.

Dengan terkumpulnya data antemortem ini, Anton maupun Djarot berharap, pihaknya bisa segera mengidentifikasi potongan tubuh yang ditemukan untuk masing-masing 13 anggota Polri korban jatuhnya Pesawat Skytruck.

Dia mengakui bahwa proses identifikasi akan lewati tahapan yang panjang. Sebab, untuk menguji keakuratan identifikasi hanya tersedia opsi tes DNA.

“Melihat kondisi jenazah yang ditemukan, proses identifikasi akan sangat bergantung pada pemeriksaan DNA‎,” tandas Anton.

Sebelumnya, Pesawat Skytruck M-28 yang mengangkut 13 anggota Polri terjatuh di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (3/12) lalu.

‎Keesokan harinya, tim pencarian gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, dan Polri berhasil mengevakuasi sejumlah potongan tubuh diduga korban Pesawat Skytruck. Potongan-potongan tubuh ini dimasukkan ke dalam empat kantong mayat yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Batam. (cr12/jpnn/nur)

Tiga Korban Pesawat Nahas Polri yang Ditemukan Tidak Utuh Lagi

0

batampos.co.id – Pesawat milik Polri Skytruck M28 yang jatuh di perairan Kepulauan Riau Sabtu (3/12) lalu diperkirakan jatuh menghunjam laut dengan sangat keras.

Pesawat pun tidak sempat melaporkan adanya masalah sebelum kehilangan kontak.

Tiga jenazah korban yang ditemukan Minggu (4/12) kemarin, dalam kondisi tidak utuh. Tiga jenazah korban ditemukan personel Badan SAR Nasional (Basarnas) yang didukung tim gabungan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI F.H.B. Soelistyo menyatakan bahwa jenazah itu ditemukan sekitar pukul 02.15 WIB.

”Tiga kantong jenazah itu saat ini berada di RS Bhayangkara Batam,” kata Soelistyo dalam konferensi pers kemarin.

Soelistyo menjelaskan, jenazah ditemukan di wilayah pencarian yang diduga titik jatuhnya pesawat dengan nomor registrasi P4201 itu. Titik tersebut berhasil ditemukan pada Sabtu (3/12) pukul 17.55 WIB, setelah tim berhasil mendeteksi adanya tanda gelembung bahan bakar pesawat di koordinat 00 17 .321 N – 104 50.518 E.

Titik tersebut semakin mempermudah proses pencarian korban. Pada pencarian hari kedua, tim langsung menerjunkan kekuatan laut dan udara. Sebanyak 15 kapal yang terdiri atas 5 kapal Basarnas, 4 kapal TNI-AL, 1 kapal KPLP, 4 kapal polo air, dan 1 bea cukai. Di antara 5 kapal Basarnas tersebut, ada 1 kapal sonar.

Kapal sonar itu memiliki keistimewaan tersendiri. Yakni, bisa mencari suatu objek yang berada di dalam atau dasar laut. Peralatan itu diharapkan bisa mempercepat pencarian sebelum operasi pokok berakhir empat hari ke depan.

Sedangkan untuk kekuatan udara, Basarnas menyiagakan satu heli miliknya.

Tim gabungan bekerja dalam area seluas 200 nm square dari titik jatuh.  ”Ada lima penyelam yang stand by. Mereka akan diturunkan untuk mengonfirmasi saat objek kapal ditemukan. Nanti menyusul ada enam penyelam lainnya. Gantian,” tutur pria kelahiran Jogjakarta, 57 tahun lalu itu.

Berita selengkapnya dipublikasikan di Harian Batam Pos edisi Senin, 5 Desember 2016. (mia/idr/c10/ang/jpnn)

 

Satpol PP Berulah Lagi

0
Warga saat bermain bulutangkis di alun-alun Engku Putri, Batamcentre, Sabtu (3/12). Warga memanfaatkan jasa penyewa raket untuk bermain bulutangkis yang ada di dataran Engku Putri itu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Warga saat bermain bulutangkis di alun-alun Engku Putri, Batamcentre, Sabtu (3/12). Warga memanfaatkan jasa penyewa raket untuk bermain bulutangkis yang ada di dataran Engku Putri itu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam yang bertugas di Dataran Engku Putri kembali berulah. Setelah sebelumnya sempat meminta sejumlah uang kepada penyedia jasa raket beberapa waktu lalu. Kali ini mereka kembali bertindak tidak meyenangkan dengan mengusir salah seorang penyedia jasa sewa raket, Sabtu (3/11).

Kejadian bermula saat Poppy menggelar raket yang biasa dia sewakan kepada pengunjung di alun-alun. Dua oknum Satpol PP itu Susilo dan Apriadi, mereka mendatanginya dan meminta untuk meninggalkan lapangan Engku Putri.

“Mereka datang, dan mengusir saya,” kata dia.

Poppy yang tidak terima dengan perbuatan tersebut, berbalik menanyakan alasan oknum Satpol PP meminta dia melarang sewa raket yang biasa digelarnya.

Dia menambahkan, oknum Satpol PP terlihat semakin kesal, saat dirinya enggan meninggalkan Engku Putri dan berusaha untuk mencari nama identitas oknum satpol PP tersebut.

“Mereka tidak senang karena saya terus mencoba mencari nama mereka pada seragam yang dikenakan. Salah satu dari mereka malah sempat melayangkan tangan akan menampar saya,” bebernya.

Sementara itu, Komandan Batalyon (Danton) Satpol PP, Raja Ismail yang mendengar peristiwa tersebut meminta maaf atas perlakuan yang diterima oleh korban.

“Saya minta maaf atas perbuatan anak buah saya. Terlepas dari benar atau tidak akan saya tanyakan nanti,” kata dia.

Dia juga akan mengundang penyewa jasa raket tersebut untuk datang ke kantor untuk mencari solusi terbaik.

“Nanti akan kita undang, biar tidak ada lagi permasalahan serupa,” tukasnya.

Salah seorang saksi mata yang juga menyediakan jasa penyewaaan raket, Muhammad Alwi, mengatakan seharusnya Satpol PP adalah pengayom masyarakat.

“Kami sudah lama sewakan raket di sini, tapi tidak pernah ada larangan tertulis dari Pemko atau aparat lain, ” jelasnya.

Sementara itu, Nisa salah satu pengunjung di Engku Puteri merasa senang dengan adanya penyedia jasa raket di sana, katanya, selain ada tempat bermain basket, sepatu roda, futsal, voli, dan juga track jogging, dengan adanya penyedia jasa raket di tempat itu sarana olahraga di alun-alun Engku Puteri menjadi bertambah.

“Yah sangat bagus, apalagi alun-alun ini dibuat pemerintah salah satunya sebagai tempat sarana berolahraga, dengan adanya penyedia jasa raket di sini dengan demikian sarana olahraga di sini menjadi bertambah. Karena tidak semua orang kan yang datang ke sini untuk bermain basket, sepatu roda, futsal, voli, ataupun jogging. Kan ada juga yang ingin bermain bulutangkis, apalagi kalau sudah hari Minggu alun-alun ini dipenuhi dengan yang bermain bulutangkis, jadi tampak semarak alun-alun ini,” kata Nisa.

Sebelumnya, Kepala Inspektorat Kota Batam Eriman pernah mengatakan belum ada aturan yang menjelaskan tentang kegiatan di Engku Putri. Apalagi masyarakat yang memanfaatkan situasi disana untuk mendapatkan rezeki.

“Kalau berjualan makanan sudah ada aturan, namun untuk sewa menyewa ini belum ada. Apalagi itu ruang untuk publik,” sebut Eriman.

Sementara itu, Plt Kasatpol PP Kota Batam, Nurzali belum bisa dihubungi saat dan dimintai keterangan terkait ulah bawahannya tersebut. (cr17/cr18/she)

Baca juga:

DPRD Batam: Satpol PP Harusnya Melindungi, Bukan Menarik Pungli

Amsakar Curigai Pungli di Engku Putri Sudah Lama

Amsakar: Oknum Satpol PP Pelaku Pungli Harus Ditindak Tegas

Oknum Satpol PP Batam Palak Penyewa Raket di Engku Putri, Minta Setoran Rp 150 Ribu

Pelayanan Lahan di BP Batam belum Aktif

0
Sejumlah masyarakat mendatangi kantor PTSP di gedung Sumatera Expo untuk mengurus dokumen penting terkait lahan, investasi dan bongkar muat barang, Batamcenter, Senin (21/11/2016). Foto:Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Sejumlah masyarakat mendatangi kantor PTSP di gedung Sumatera Expo untuk mengurus dokumen penting terkait lahan, investasi dan bongkar muat barang, Batamcenter, Senin (21/11/2016). Foto:Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Setelah terbitnya surat penundaan pelayanan perizinan lahan dari Ketua Tim Teknis Dewan Kawasan kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam, belum ada tanda-tanda pelayanan akan berjalan lagi.

“Masyarakat tidak mendapat kepastian hukum karena belum tahu sampai kapan penundaan ini dilakukan,” ujar praktisi hukum Batam, Markus, Sabtu (4/12/2016).

Pelayanan perizinan lahan sangat strategis karena pengembang properti menggantungkan hidupnya dari perizinan tersebut.

“Transaksi properti menjadi tidak berjalan, dan itu banyak merugikan pengembang,” ujarnya.

Selasa (29/11/2016), tim teknis DK telah merampungkan usulan tarif baru layanan BP Batam termasuk tarif layanan lahan atau yang biasa dikenal dengan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO). Gagasan terbaru dari revisi tarif ini adalah menerapkan tarif single untuk kelompok peruntukan.

Usulan tarif tersebut telah diserahkan kepada Ketua DK sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. Selanjutnya akan dirapatkan dengan anggota DK lainnya.

Namun, sayangnya hingga saat ini belum ada rapat kelanjutan untuk membahas usulan revisi tarif ini sehingga penundaan pelayanan perizinan lahan akan berlangsung semakin lama.

Anggota tim teknis DK, Taba Iskandar menjelaskan bahwa rapat pembahasan usulan tarif ini belum ada dilaksanakan. “Hingga saat ini, kami belum ada melakukan rapat,” jelasnya. (leo)

Tim SAR Temukan 1 Korban Casa Sky Truck Polri

0

batampos.co.id – Tim pencari korban jatuhnya pesawat Casa Sky Truck berhasil menemukan satu jenazah pada pukul 17.55 wib Sabtu (3/12), demikian dikabarkan oleh Kabid Humas Polda Kepri, AKBP S Erlangga.

Minggu (4/12) pagi ini jenazah korban akan dibawa ke Batam untuk identifikasi  oleh  team DVI Polda Kepri.

Nelayang di lokasi jatuhnya pesawat menemukan tas milik korban berisi pakaian, Kartu Tanda Anggota, foto dan topi personel.

Tim SAR gabungan ( Basarnas, Pol Air, TNI AL dan BC, RCC Singapura, KPLP ) mengerahkan 16 unit kapal, 2 unit heli, 1 unit pesawat udara dan 151 personel.

Casa milik Polri itu membawa jumlah penumpang, sesuai manifes sebanyak 16 personel. Tiga diantaranya ialah Brigadir Sandoko, Brigadir Endri L dan Bripda Angga sudah turun di Pangkal Pinang – Bangka, sehingga yang hilang sebanyak 13 personel. (egi)

Kisah Casa P 4201, sebelum Hilang Kontak

0

batampos.co.id – Pesawat M 28 Sky Truck P 4201 dari Pangkal Pinang, tujuan Batam hilang kontak saat berada di perairan Senayang pada Sabtu (3/12) pukul 11.00. Pesawat tersebut dipekirakan jatuh dititik koordinat sesuai data GPS pruno JP32 0″17,246N utara selatan 104″50,261E barat timur
antara pulau mensanak dengan pulau sebangka atau pulau gentar Perairan Lingga.

Menurut Kabid Humas Polda Kepri AKBP Erlangga kedatangan pesawar tersebut, membawa empat orang kru heli Direktorat Polisi Udara Mabes Polri yang di BKO ke Polda Kepri.

“Setiap sebulannya, kru heli BKO Mabes Polri di Polda Kepri selalu melakukan pergantian kru,” katanya saat dihubungi Batam Pos, Sabtu (3/12).

Dan pergantian ini merupakan hal yang rutin selalu dilakukan Ditpoludara.

“Selalu,” ucapnya.

Mengenai kronologis keberangkatan pesawat tersebut. Erlangga menjelasakan secara singkat dimana pada pukul 09.25 pesawat take off dari Bandara Pangkal Pinang. Estimasi sampai di Batam sekitar pukul 10.58. Sekitar pukul 10.15 pesawat tersebut putus kontak dengan otoritas penerbangan.

Hingga pukul 11.00, pihak bandara tak mendapat kabar mengenai keberadaan pesawat tersebut. Hingga akhirnya pihak pengawasan lalulintas udara melaporkan hal tersebut. Selang berapa lama laporan diterima pihak kepolisian. Basarnas dan Ditpolair Polda Kepri menurunkan kapalnya untuk mencari pesawat yang kontak terakhirnya di sekitar Lingga.

“Hingga saat ini belum ada korban ditemukan,” ujar Erlangga.

Ia mengatakan pihak Ditpolair yang dibantu berbagai instansi lainnya, hanya menemukan barang-barang milik kru pesawat. Dan juga beberap kursi pesawat.

“Kami masih terus melakukan pencarian,” tuturnya.

Atas musibah ini, Polda Kepri membangun posko-posko. Erlangga menyebutkan posko di Pulau Senayang  dikoordinir oleh AKP Sopandi dan Iptu Idris. Posko Pelabuhan Sei Enam Kijang  dibawah araha AKP Sinurat. Lalu Posko Basarnas Tanjungpinang di komandoi AKBP Joko Bintoro. Posko Pelabuhan Punggur  dibawah arahanAKP Norman Wahyu.  Posko Bandara Hang Nadim Batam  dikoordinir oleh Iptu Betty.

Tak hanya itu, Polda Kepri juga telah bersiaga dengan segala kemungkinan yang terjadi. Dimana juga didirikan posko Ante Mortem atau DVI, untuk pengindetifikasian korban yang berada di Rs Bhayangkara Polda Kepri. Posko ini dibawah araha Dr Novita. (ska)

Kelistrikan, Objek Penting Perlu Diamankan

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) merasa kelistrikan adalah objek yang penting dan perlu dilindungi dari tindak terorisme. Selain itu standar operasional prosedural penanganan teroris di objek kelistrikan juga dirasa perlu oleh pihak BNPT.

“Kami ingin dengan sosialisasi ini, ada SOP penanganan teroris. Meskipun dengan peralatan yang minim. Jadi mampu mengatasi terorisme” kata Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius saat membuka  rapat Sosilisasi Standar Opersonal Prosedur Penanganan Aksi Terorisme pada Objek Vital Nasional Sektor Ketenagalistrikan, di Hotel Alium pada Rabu (30/11) lalu.

Suhardi mengatakan saat ini aktifitas masyarakat sangat bergantung pada listrik.  Jika kelistrikan diganggu atau diserang teroris, maka seluruh aktivitas masyarakat bisa teranggu.

“Bayangkan jika listrik diserang. Apalagi Batam kawasan industri, seluruh kegiatan akan terhenti,” ucapnya.

Ia berharap dengan adanya rapat SOP ini. Para pihak yang bersinggungan dengan bagian kelistrikan, dapat mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan tersebut.

Ia juga menyebutkan bahwa letak Batam sangat strategis yang berbatasan dengan sejumlah negara.

“Kini terotis tak hanya jadi ancaman di luar negeri saja, tapi juga Indonesia. Kondisi geogragis ini, dimanfaatkan oleh teroris,” tutur Suhardi.

Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pihak yang datang di rapat sosialisasi tersebut dapat saling bersinergi dengan instansi pengamanan seperti kepolisian maupun BNPT.

Ia menyebutkan juga sangat perlu membangun kepedulian semua pihak sangat penting agar sel-sel terorisme tidak tumbuh berkembang termasuk di Kepri.

“Bila ada gerakan tak lazim, laporkan saja,” tuturnya.

Ia meminta masyarakat tak hanya mengandalkan pihak keamanan.  Saat ini, Suhardi menilai terorisme terbanyak masuk dari sosial media sehingga perlu peran bersama untuk menanggulangginya.

Ia mengungkapkan di Batam pada beberapa waktu lalu, gerombolan terorisme ditangkap. Gerombolan ini merencanakan akan melaksanakan aksi di Singapuura.

“Untung cepat diketahui,” tuturnya.

Dengan kegiatan sosalisasi ini, BNPT berharap akan tercipta sinergitas antara berbagai lembaga untuk penanganan terorisme khususnya pada objek vital sektor kelistrikan.

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian beserta sejumlah jajaran pejabat utama, Kabinda Kepri, Wakil Wali Kota Batam, perwakilan dari PLN. (ska)

Pasca Aksi 212, Kapolda Metro Jaya Pastikan Situasi Jakarta Aman

0
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan. (foto: jpnn)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan, memastikan situasi di Ibukota Jakarta setelah Aksi Super Damai 212 dalam keadaan kondusif.

Hal itu diungkapkan Iriawan di pos VVIP Monas, siang tadi. Kapolda datang ke pos tersebut menggunakan kendaraan tempur milik TNI. Dia turun lalu menyalami Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana.

Ketika berjabatan tangan, keduanya menyebut Jakarta Aman. Masyarakat juga terpantau tetap beraktivitas.

“Jakarta aman,” ujarnya, Jumat (2/12).

Setelah mengecek situasi Monas dan Istana dengan berjalan kaki, Kapolda bertolak menggunakan helikopter yang berada di dekat Istana.

Sebelumnya, mantan Kapolda Jawa Barat itu juga sempat mengecek situasi di sekitar komplek DPR/MPR RI.

“Melayani saudara kita yang ikut di Monas maupun di DPR ini. Kita antisipasi kalau ada massa yang ke sini,” tandasnya. (adk/jpnn)

Enam Jabatan Kepala Dinas di Pemko Batam Dilelang

0
Agussahiman, F.Rezza Herdiyanto untuk Batam Pos.
Agussahiman, F.Rezza Herdiyanto untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melelang enam jabatan kepala dinas di organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru. Proses pendaftaran telah dibuka seminggu yang lalu dan akan berakhir pada 6 Desember mendatang.

Enam jabatan kepala dinas yang dilelang yakni:

  1. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam,
  2. Kepemudaan dan Olahraga Kota Batam,
  3. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam,
  4. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Batam,
  5. Kepala Dinas Ketahanan Pangan,
  6. Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertamanan Kota Batam.

“Pansel telah membuka pendaftaran lelang untuk enam jabatan di OPD yang baru,” kata Kabag Humas Pemko Batam di kantor Walikota Batam, kemarin.

Dikatakan Ardi, pendaftaran pada lelang di enam jabatan ini telah dibuka pada 28 November lalu dan berakhir 6 Desember mendatang.  Syarat pendaftaran berstatus sebagai PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri atau Pemko Batam.

PNS juga diharuskan memiliki pangkat atau golongan serendah-rendahnya Pembina IV/a, pernah atau sedang menduduki jabatan Eselon II atau eselon III, usia maksimal 58 tahun, dan memiliki latar belakang pendidikan S-1.

“Seleksi ini terbuka untuk seluruh PNS yang memenuhi syarat. Maksimal II B dan minimal III A. PNS tersebut juga tidak pernah dijatuhi hukuman maksimal,” jelas Ardi.

Ketua tim pansel Agussahiman belum mengecek apakah sudah ada PNS yang mendaftar untuk lelang jabatan tersebut. Namun proses seleksi akan berlangsung pada akhir masa pendaftaran 6 November nanti.

“Tahapan seleksinya setelah seleksi administrasi, pengumuman hasil, dilakukan assessment, pengumuman hasil assessment, penulisan makalah, presentasi dan wawancara, pembahasan hasil,” sebut Agussahiman.

Sementara untuk di enam jabatan yang sempat dilelang belum  mendapat siapa yang menjabat, meski sudah ada tiga nama terbaik untuk masing-masing SKPD.

“Belum diputuskan oleh Walikota Batam. Kita pansel hanya sebagai proses pendaftaran hingga seleksi. Ketika dapat tiga nama terbaik, Walikota lah yang memilih,” pungkas Agussahiman.

Enam jabatan yang dilelang sebelumnya adalah Kepala Dinas Pendapatan, Kepala Dinas Tata Kota, Kepala Dinas KP2K, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Staf Ahli. (she)