Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 13907

Tahun 2017, Saatnya Batam Panen Wisatawan

0
Wisatawan dan warga Batam berfoto dengan latar belakang Jembatan Barelang saat menikmati liburan. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam menetapkan tauhn 2017 Batam menjadi tahun Pariwisata. Pihaknya telah menyampaikan rancangan program strategis pariwisata Batam kepada Pemerintah Kota Batam, BP Batam, Dinas Pariwisata Kepri, Kementerian Pariwisata, Badam Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) dan seluruh asosiasi dunia usaha di Batam.

“Sektor pariwisata merupakan sektor unggulan di Batam, setelah industri manufaktur, galangan kapal atau shipyard dan offshore, perdagangan dan jasa IT,” ujar Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, Sabtu (31/12/2016).

Menurut Jadi, pemerintah daerah harus fokus dalam pengembangan sektor pariwisata yg selama ini belum dikembangkan dengan maksimal.

“Kita semua harus berbenah diri, mulai dari pengusaha khususnua yang bergerak sektor pariwisata. Selain pengembangan dan pembangunan sarana dan prasarana, juga pengembangan tempat-tempat rekreasi menjadi destinasi objek wisata,” ungkapnya.

Salah satu pilihan menarik adalah pengembangan Wisata olahraga harus dikembangkan. Batam memiliki gelangang olahraga Temenggung Abdul Jamal yang merupakan aset BP Batam. Stadion tersebut bisa menjadi  venue untuk acara-acara olahraga baik tingkat nasional maupun internasional.

“Bisa buat kompetisi bola antar klub, basket dan buluh tangkis antar negara Asia Tenggara termasuk event-event golf, balap sepeda diadakan di Batam,” katanya lagi.

Selain itu ditambah munculnya fasilitas hotel baru seperti Best Western Primier di Panbil menambah fasilitis penunjang kegiatan pariwisata berbasis MICE (meeting, incentive, converence and exhibition).

“Batam merukan salah satu dari enam belas kota MICE unggulan di Indonesia,” tambahnya.

Kadin Batam dalam waktu dekat akan mengumpulkan semua asosiasi pengusaha pariwisata dalam rapat koordinasi untuk pembentukan Badam Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam sesuai dengan UU No10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang kemudian akan diusulkan ke Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) ini bertugas membantu pemerintah untuk melakukan promosi dan menarik wisatawan asing dan nusantara ke Batam.

“Kita minta juga kepada BP Batam agar core business nya bisa beralih kepada sektor pariwisata, investor yang masuk ke Batam diusahakan di sektor pariwisata,” tutupnya.

Senada dengan Jadi, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Kepala Bagian (Kabag) Humas, Ardiwinata mengungkapkan tahun 2017 menjadi momentum yang tepat untuk menggalakkan dunia pariwisata di Batam.

“Pada 2016, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Batam mencapai 1,6 juta jiwa dan itu melebihi ekspektasi. Sehingga pada tahun 2017, Pemko Batam akan berupaya untuk bersinergi dengan stakeholder lainnya bangun pariwisata Batam” tambanhnya.

Menurut Ardi, keberhasilan Batam tersebut tidak lepas dari peran event-event yang digelar pada akhir tahun.”Banyak yang melakukan pemesanan baik hotel maupun resort untuk menghabiskan malam natal dan tahun baru di Batam. (leo)

Mengenal Bambang Tri Mulyono, Penulis Buku Jokowi Undercover yang Ditangkap Polri

0
Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover. Foto: facebook

batampos.co.id – Nama Bambang Tri Mulyono menjadi pembicaraan hangat beberapa hari terakhir. Namanya tiba-tiba mencuat ke permukaan setelah menerbitkan buku Jokowi Undercover. Banyak sisi negatif presiden ketujuh Indonesia itu diungkap di buku itu.

Tak hanya menulis buku, Bambang Tri juga aktif menyuarakan isi bukunya tersebut di media sosial. Terutama Facebook. Status-status yang ditulisnya terbilang berani dan menantang.

Status-statusnya tidak hanya ditujukan kepada Joko Widodo (Jokowi), tapi juga instansi lain seperti Polri. Bambang Tri juga menegaskan siap menghadapi segala risiko. Termasuk dipenjara dan diseret ke meja hijau.

Dalam sebuah video yang diunggah 23 Desember 2016, Bambang Tri menyebut langkahnya itu sebagai aksi bela negara.

”Saya tidak rela lembaga kepresidenan dilecehkan seseorang yang memalsukan daftar riwayat hidupnya,” kata Bambang Tri dalam video berdurasi 1 menit 29 detik tersebut.

Siapa sebenarnya Bambang Tri? Pekan lalu Jawa Pos (grup batampos.co.id) sempat mendatangi tempat tinggalnya di Dusun Jambangan, Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Blora, Jawa Tengah. Dua kali ke sana. Sayang, Bambang Tri tidak ada di kediamannya. Para tetangga menyebutnya sedang ke luar kota.

”Orangnya ke Purwokerto. Liburan ke kampung istrinya,” ujar salah seorang tetangganya. ”Mungkin orangnya mau memanfaatkan liburan sekolah ini. Sebab, perginya bersama istri dan dua anaknya,” tambah tetangga Bambang Tri lainnya.

Jawa Pos sempat berusaha mengontaknya. Tapi, telepon dan pesan singkat yang dikirim ke nomor handphone tidak berbalas. Radar Bojonegoro (Jawa Pos Group) melakukan hal serupa. Hasilnya sama, tidak direspons.

Nomor handphone itu didapat dari statusnya di Facebook. Bambang Tri memang sempat mengunggah nomor teleponnya ke media sosial. Alasannya, sebagai bentuk jaga-jaga kalau ada apa-apa dengan dirinya.

Saat Jawa Pos bertandang ke tempat tinggalnya, didapatkan fakta bahwa Bambang Tri ternyata berasal dari keluarga cukup terpandang. Dia merupakan adik Bambang Sadono, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan ketua Badan Pengkajian MPR.

Bambang Sadono juga tercatat sebagai mantan wakil ketua DPRD Jawa Tengah dan politikus Partai Golkar. ”Bambang Sadono kan tinggal di Jakarta. Jadi, rumah yang ini ditempati Bambang Tri,” terang seorang tetangga Bambang Tri.

Bangunan tempat tinggal Bambang Sadono yang dihuni Bambang Tri itu berdiri di atas tanah yang cukup luas. Di bagian depan ada pendapa. Sedangkan tempat tinggalnya berada di belakang pendapa. Lokasinya memanjang. Dari timur ke barat.

”Di pendapa ini sering diadakan pertemuan. Juga pengajian,” ungkap lelaki yang mengantar Jawa Pos ke tempat tinggal Bambang Tri.

Pernyataan itu dibenarkan para tetangga. Di bagian depan rumah tertera papan nama sebuah organisasi keagamaan. ”Hampir semua orang Blora kenal rumah Pak DPR (Bambang Sadono, Red) ini,” ucapnya.

Meski mengenal Bambang Sadono sebagai anggota dewan, para tetangga tidak terlalu tahu aktivitas Bambang Tri. Mereka hanya mengetahui bahwa di rumah tersebut sering diadakan pertemuan.

”Yang kami tahu kegiatannya itu mencari berita,” ujar para tetangga.

Mereka pun tak pernah tahu Bambang Tri menerbitkan buku. Termasuk buku Jokowi Undercover. Bisa dimaklumi. Sebab, tempat tinggal Bambang Tri tergolong pedesaan. Orang-orang lebih banyak beraktivitas di sawah dan ladang.

Identitas Bambang Tri sedikit terang ketika Jawa Pos menyambangi Perpustakaan PATABA. Perpustakaan itu berdiri di rumah masa kecil sastrawan Pramoedya Ananta Toer yang dikelola Soesilo Toer, yang letaknya memang tidak terlalu jauh dari rumah Bambang Tri. Soesilo menyebut Bambang Tri sebagai sufirizik. Apa itu? ”Ngakunya sufi, tapi masih suka mencari rezeki,” kelakar adik kandung Pramoedya tersebut.

Soesilo mengungkapkan, beberapa waktu lalu Bambang Tri sempat mampir ke PATABA. Kepada Soesilo, Bambang Tri menyampaikan sebuah permintaan. ”Dia meminta saya menjadi saksi meringankan kalau disidang,” ujarnya.

Pria 79 tahun itu sempat tersinggung. Sebab, dia tidak mengerti apa yang dikerjakan Bambang Tri, tahu-tahu diminta menjadi saksi. Saat disinggung soal buku Jokowi Undercover, Soesilo juga tidak mengerti sama sekali. Selain belum pernah membacanya, tahu sampul bukunya saja tidak. Soesilo menduga Bambang Tri memiliki afiliasi politik yang berbeda dengan Jokowi.

Dugaan tersebut didasarkan pada arah pembicaraan Bambang Tri saat bertamu ke PATABA. Soesilo tidak memungkiri bahwa Bambang Tri beberapa kali datang ke PATABA. Bahkan, dia pernah datang dengan anaknya.

”Bukunya itu hanya cari sensasi. Saya juga sempat bilang ke dia, kalau dia minta saya jadi saksi, artinya dia itu punya salah. Kalau tidak salah, ngapain harus membawa saksi,” ujar Soesilo.

Salah satu status Bambang Tri di Facebooknya.

Kepolisian Blora sudah cukup lama mengamati Bambang Tri. Polisi mengidentifikasi dia sebagai pria yang vokal. Karena itu, polisi tidak terlalu heran begitu mendapat kabar bahwa Bambang Tri membuat buku cukup berani.

”Yang bersangkutan kini sudah diamankan Bareskrim Mabes Polri. Dia dijemput dari rumahnya kemarin (Jumat, 30/12, Red),” kata Kapolres Blora AKBP Surisman.

Sebelum dibawa ke Jakarta, Bambang Tri disebut menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tunjungan, Blora.

”Setelah itu langsung dibawa ke Jakarta oleh tim Bareskrim. Penanganan kasusnya memang dilakukan langsung oleh Bareskrim,” terang alumnus Akpol 1997 itu.

Bambang Sadono, kakak Bambang Tri mengaku tidak tahu apa motif adiknya menulis buku Jokowi Undercover. Apalagi dia juga belum membaca buku tersebut. Tapi, pekerjaan Bambang Tri memang penulis buku.

”Dia itu penulis buku. Saya pernah lihat bukunya yang lain,” ujarnya. (MIFTAHUL FAHAMSYAH/JPG)

Tahun Baru, Pembunuhan di Klub Malam Terjadi

0
sumber: cnn.com

batampos.co.id – Minggu (1/1/2017) sekira pukul 01:15 dini hari waktu Istambul, Turki, pria bersenjata menembak mati seorang polisi yang berjaga di gerbang klub malam Reina.

Demikian keterangan Gubernur Istanbul, Vasip Sahin, seperti dilansir CNN.com

“Pria itu masuk ke klub lalu menembaki orang tak berdosa yang tenagh merayakan pergantian tahun,” imbuh Sahin. “Dia benar-benar berdarah dingin.”

Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu mengatakan total korban tewas sudah mencapai 39 orang. Sebanyak 16 orang di antaranya warga asing. Sejauh ini, 21 orang berhasil diketahui identitasnya. 69 korban selamat saat ini sedang dirawat di rumah sakit.

Peristiwa teror itu dimulai ketika dua orang melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah orang-orang yang sedang merayakan malam pergantian tahun di klub malam Reina di Istanbul, Turki, pada Minggu dini hari, 1 Januari 2017.

Pelaku yang berpakaian Sinterklas masuk ke dalam klub yang berada di Distrik Ortakoy di Istanbul dan menembak secara acak kepada pengunjung yang berjumlah sekitar 500-600 tersebut.

Stasiun televisi CNN Turki melaporkan bahwa saat kejadian pukul 01:15 waktu setempat beberapa orang menceburkan diri ke Selat Bosphorus untuk menyelamatkan diri dan kemudian diselamatkan oleh polisi. Hingga saat ini polisi masih terus berupaya menangkap pelaku yang berhasil melarikan diri.

Reina adalah salah satu klub malam terkenal Istanbul yang populer di kalangan warga lokal mau pun turis.

Kementerian Luar Negeri Indonesia menyakinkan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam aksi teror tersebut. (cnn/rapler)

Penulis Buku Jokowi Undercover Ditangkap Bareskrim Mabes Polri

0
Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover. Foto: facebook

batampos.co.id – Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover ditangkap Bareskrim Mabes Polri, Jumat (30/12/2016) lalu dan kini telah diterbangkan ke Jakarta untuk proses lebih lanjut.

Sebelumnya Bambang Tri sempat dilaporkan atas pencemaran nama baik oleh Michael Bimo karena di dalam bukunya Bambang Tri menyebut Presiden Joko Widodo bersama dengan Michael Bimo sama-sama bergaris keturunan Partai Komunis Indonesia.

Lina Novita selaku kuasa hukum dari Michael Bimo membenarkan penangkapan ini.

“Iya sudah ditangkap, dan dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat,” kata dia saat dikonfirmasi JawaPos.com (grup batampos.co.id), Sabtu (31/12/2016).

Menurut dia, Bambang Tri telah menjalani pemeriksaan oleh polisi sejak Kamis (29/12/2016) siang, Bambang dibawa ke Polsek Tunjungan. Pemeriksaan ketika itu berlangsung hingga malam hari.

Lalu di hari Jumat (30/12/2016), BambangTri yang juga mantan jurnalis ini kembali diperiksa oleh polisi. “Siang itu juga tim Bareskrim membawa dia ke Polda Jawa Tengah, lalu malamnya terbang ke Jakarta,” terangnya.

Dia berharap dengan tertangkapnya Bambang Tri ini bisa mempercepat proses hukum dan Bambang segera diadili.

Selain itu, hal ini kata dia bisa menjadi pembelajaran bagi orang lain agar tidak bisa sembarangan dalam menulis buku.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto saat dikonformasi membenarkan penangkapan itu. “Benar Bambang Tri sudah dibawa tadi malam (Jumat, 30/12),” kata Agus.

Lina mengatakan, buku Jokowi Undercover itu tebalnya sekitar 400 lembar. Isinya kebanyakan mengupas kehidupan Jokowi. Nah, di salah satu bagian buku itu, ibu Jokowi dikaitkan dengan komunis. Dan dikaitkan juga seibu dengan Michael. Sehingga ibu Jokowi dan ibu Michael adalah sama-sama komunis.

“Dikaitkan dengan komunis, PKI, faktanya, orangtua Michael ini seorang pegawai negeri sipil kemudian, kakeknya dimakamkan di makam pahlawan,” ucap Lina, Senin (26/12/2016).

Lalu kata dia, di bagian buku juga memuat gambar di mana ibu Michael dikaitkan dengan Jokowi dan Michael. “Gambar buku itu ada tulisan, ‘berdasarkan genetik hidung, ini mirip dengan PKI’, dan seolah data itu benar,” beber dia.

Sebelumnya, Lina Novita menerangkan adapun pasal yang disangkakan adalah Pasal 310 dan Pasal 311 tentang pencemaran nama baik. Laporan dilakukan pada 24 Desember 2016, dengan nomor laporan teregister: LP/1272/XII/2016, Bareskrim, 24 Desember 2016.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto menerangkan, banyak alasan dari Polri menangkap Bambang Tri.

Meski diketahui, dia telah dilaporkan oleh Michael Bimo atas tuduhan pencemaran nama baik di salah satu bagian bukunya setebal 400 halaman itu.

“Pelaku tidak memiliki dokumen pendukung sama sekali terkait tuduhan pemalsuan data Bapak Jokowi saat pengajuan sebagai capres di KPU Pusat,” beber dia, Sabtu (31/12/2016).

Kemudian, tuduhan dan sangkaan yang dimuat di buku dan di media sosial adalah sangkaan pribadi dari pelaku.

Rikwanto juga menerangkan, analisa fotometrik yang diungkapkan pelaku tidak didasari keahlian apapun, namun hanya persepsi dan perkiraan pribadi dari tersangka.

“Motif tersangka sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan untuk membuat buku yang menarik perhatian masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut mantan Kapolres Klaten ini menerangkan, pelaku telah menyebarkan kebencian pada keturunan PKI yang tidak tahu menahu tentang peristiwa G 30 S PKI Madiun 1948 dan 1965.

“Pelaku juga menyebarkan kebencian kepada masyarakat yang bekerja di dunia pers terkait statement BTM pada halaman 105 yang menyatakan bahwa Jkw-Jk adalah pemimpin yang muncul dari dan dengan keberhasilan media massa melakukan kebohongan kepada rakyat,” sambung dia.

Terakhir kata Rikwanto, pelaku menyebut bahwa Desa Giriroto, Boyolali adalah basis PKI terkuat di Indonesia. Padahal nyatanya, pada tahun 1966 PKI telah dibubarkan.

Kepada pelaku disangkakan Pasal 16 UU nomor 40 tahun 2008 tentang diskriminasi ras dan etnis dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

Sebagai tindak lanjut, pelaku kini harus mendekam di jeruji besi Polda Metro Jaya. Lalu penyidik bakal meminta keterangan saksi ahli ITE, ahli bahasa, sejarah, sosiologi dan ahli pidana.

“Barang bukti yang kami amankan adalah komputer, telepon genggam tersangka, flashdisk, buku Jokowi Undercover, dokumen data Jokowi saat mendaftar di KPU Pusat dan pemeriksaan Labfor Bareskrim,” tukas dia.

Sementara itu, Bambang Tri sendiri belum meberikan keterangan terkait penangkapan dirinya. Dia hanya menjawab melalui akun facebooknya.

“Saya sehat walafiat berkat doa anda semua. Saya akan hadapi dan hormati Michael Bimo di pengadilan,” ucap dia. (elf/JPG)

November, Ekspor Kepri Turun 14,57 Persen

0
Ilustrasi ekspor. Foto: istimewa

batampos.co.id – Perkembangan nilai ekspor di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada November lalu mengalami penurunan sebesar 14,57 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, Panusunan Siregar menjelaskan, penurunan nilai ekspor bulan kesebelas ini disebabkan turunnya nilai ekspor komoditi non migas sebesar 20,26 persen.

“Sementara ekspor migas malah mengalami kenaikan. Ekspor migas pada November 2016 mencapai 221,88 juta USD atau naik 8,6 persen dibanding Oktober 2016. Sedangkan Ekspor non-migas November 2016 mencapai 662,80 juta USD atau turun 20,26 persen dibanding bulan sebelumnya,” sebut Panusunan, kemarin.

Ada pun nilai ekspor ini merupakan sumbangan dari pintu masuk

  • Pelabuhan Batu Ampar sebesar 264,11 juta Dollar AS
  • Pelabuhan Sekupang 161,45 juta Dollar AS
  • Pelabuhan Tarempa 150,60 juta Dollar AS
  • Pelabuhan Belakang Padang sebesar 71,55 juta Dollar AS.

Ada pun Singapura masih menjadi negara tujuan utama aktivitas ekspor Provinsi Kepri. Pada November 2016 kemarin, tercatat nilai total ekspor ke Singapura mencapai 431,06 juta Dollar AS.

Ekspor ke Singapura ini mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya sebesar 12,86 persen.

Sementara negara kedua tujuan utama ekspor Kepri bukan negara jiran lainnya yang berdekatan.

“Ke Australia. Nilai totalnya mencapai 70,94 juta Dollar AS atau naik sebesar 884,22 persen dari total ekspor Oktober 2016,” kata Panusunan.

Ada pun negara tujuan ekspor terbesar lainnya yaitu

  • Amerika Serikat – 38,78 juta Dollar AS
  • Fed Russia – 23,94 juta dollar AS
  • Tiongkok – 48,02 juta dollar AS
  • India – 16,02 juta dollar AS
  • Malaysia – 37,30 juta dollar AS
  • Perancis – 22,87 juta. dollar AS

“Kontribusi 10 negara tujuan ekspor terbesar mencapai 84,54 persen pada total ekspor Kepulauan Riau hingga pertengahan triwulan keempat ini,” pungkasnya. (aya)

Buron Terakhir Perampok Sadis di Pulomas, Ridwan Sitorus Dibekuk di Medan

0
Ridwan Sitorus alias Marihot Sitorus alias Ius Pane, pelaku pembunuhan sadis di Pulomas akhirnya berhasil diringkus di Medan. Foto: fajar.co.id/jpg

batampos.co.id – Sempat beredarkabar kalau salah satu buronan paling dicari pascaperampokan, penyekapan, dan pembunuhan di rumah pengusaha Dodi Triono, Pulomas, Jakarta Timur,  Ridwan Sitorus alias Marihot Sitorus alias Iyus Pane dibekuk sebelum pergantian tahun. Foto-fotonya pun sempat beredar di jejaring sosial.

Namun ternyata, Iyus berhasil ditangkap tim gabungan Polda Metro Jaya, Polrestro Jaktim dan Polresta Depok di pool bus antarlintas Sumatera (ALS) di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara, Minggu (1/1/2017) sekitar pukul 7.45 WIB.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, tersangka ditangkap oleh tim gabungan.

“Siang ini tersangka diberangkatkan dari Medan menuju Jakarta,” kata Boy, Minggu (1/1/2017).

Benar saja, siang tadi Iyus telah tiba di Polda Metro Jaya untuk menjalani rangkaian pemeriksaan.

Iyus merupakan tersangka yang tergabung dalam komplotan sadis yang dipimpin Ramlan Butarbutar. Peran Yus Pane dalam aksi bejat itu cukup sentral.

Dari CCTV rumah korban, terlihat Iyus Pane menganiaya Diona Arika Andra Putri, anak Dodi.

“Dia menyeret almarhumah Diona yang berumur 16 tahun dari kamarnya itu. Selain diseret juga dipukul pakai pistol,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Iriawan beberapa waktu lalu. (jpnn)

Kasus Curat Dominasi Kejahatan di Meranti, Selama 2016

0
ilustrasi

batampos.co.id  – Kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) merupakan rekor tertinggi laporan kasus yang ditangani jajaran Polres Kepulauan Meranti hingga ke Polsek-polsek selama 2016.

Hal itu terungkap dalam kegiatan press release akhir tahun 2016 oleh Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah, didampingi Wakapolres, Kompol Wawan, di ruang data Mapolres Kepulauan Meranti, Sabtu (31/12).

Berdasarkan data yang telah dipaparkan, setidaknya terdapat sebanyak 51 kasus Curat yang telah telah terjadi di daerah ini.

Di urutan kedua kasus narkotika sebanyak 46 kasus yang ditangani Satuan Reserse Narkotika. Kemudian ada 14 kasus Tindak Pidana Penganiayaan, 12 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), 11 kasus Karhutla serta 10 kasus ilegal logging.

Jajaran Polres Kepulauan Meranti juga mencatat sejumlah kasus tindak pidana umum lainnya, seperti Curanmor 7 kasus, Penggelapan 7 kasus, Curas 6 kasus, Penipuan 6 kasus, Penggelapan 5 kasus serta kasus-kasus lainnya tercatat dibawah 5 kasus.

Selain kasus tindak pidana umum dan narkotika, Kapolres juga merinci penanganan pelanggaran dan kecelakaan lalulintas. Pada tahun 2016 ini terdapat 16 kasus kecelakaan lalulintas dengan korban meninggal dunia 1 orang, dimana kerugian materil tercatat berjumlah 13 juta rupiah.

“Nilai kerugian materil hanya 13 juta rupiah, karena umumnya korban lakalantas adalah pengguna kendaraan sepedamotor,” ungkapnya.

Disamping itu, Polres Kepulauan Meranti juga telah menggelar sidang terhadap 46 kasus internal personel polri. 44 kasus diantaranya masuk dalam Sidang Disiplin dan 2 kasus masuk dalam Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Selama tahun 2016, kasus tindak pidana umum dan narkotika berdasarkan laporan yang masuk tercatat sebanyak 205 kasus. Dari jumlah itu telah diselesaikan sebanyak 141 kasus, sehingga jika dipersentasekan mencapai 68,7 persen.

“Persentase penyelesaian kasus tahun 2016 ini meningkat dibandingkan tahun 2015 lalu yang hanya berkisar 43 persen,” ungkap Kapolres.

Turut hadir pada kegiatan press release itu, Kasat Reskrim, AKP Rusyandi Zuhri Siregar, Kasat Resnarkoba, AKP Ali Azar, Kasat Lantas, AKP Yohanes Basri Regama, Kasi Propam, Ipda Ricki dan Paur Humas, Iptu Djonni Rekmanora. (amn)

PSK Asal Tiongkok Juga Mulai Ramai di Indonesia, 76 Terjaring di Kelab Malam

0
PSK China atau Tiongko yang terjaring razia di sejumlah kelab malam. Foto: istimewa

batampos.co.id – Diakuai atau tidak, fakta demi fakta terus terungkap kalau pekerja Tiongkok makin banyak masuk ke Indonesia. Bahkan, tak hanya menjadi buruh kasar, pekerja seks komersial (PSK) asal Tiongkok juga mulai ramaikan klab malam di tanah air.

Buktinya, Ditjen Imigrasi Kemenkumham menjaring 76 PSK berpaspor Republik Rakyat Tiongkok di tiga kelab malam di DKI Jakarta.

Operasi penangkapan dilakukan dua hari sebelum perayaan malam Tahun Baru 2017.

Direktur Penindakan dan Pengawasan ‎Ditjen Imigrasi, Yurod Saleh mengatakan, 76 warga Tiongkok ini, dipastikan imigran ilegal.

“Sebanyak 76 perempuan RRT usia sekitar 18-50 tahun melakukan kegiatan sebagai terapis pijat serta PSK yang tarifnya mulai dari Rp 2,8 juta sampai Rp 5 juta,” kata Yurod di kantor Ditjen Imigrasi, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (1/1/2017).

Perwira Polri berpangkat Brigjen ini menyampaikan bahwa operasi ini dilakukan selama dua kali sebelum tahun baru.

Ini untuk menekan kegiatan warga negara asing ilegal di tempat hiburan malam.

“Diamankan barang bukti paspor RRT, kuitansi bukti pembayaran, uang sebanyak Rp 15 juta, ponsel, tas, pakaian dalam, alat kontrasepsi (kondom), pelumas, dan lain-lain,” sebut dia. (mg4/jpnn)

Dalam Waktu Dua Jam, Pasukan Kuning Bersihkan Coastal Area

0
Pasukan kuning saat pagi hari menyapu jalan Coastal Area paska menyambut pergantian tahun 2016 ke 2017
foto: TRI HARYONO/BATAMPOS

batampos.co.id – Malam pergantian tahun, di Coastal Area cukup meriah namun menyisakan tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang jalan tersebut. Namun, dengan kesigapan pasukan kuning pada pagi harinya lokasi Coastal Area bersih tidak ada sampah lagi seperti tidak terjadi apa-apa.

“Alhamdulillah, pasukan kuning kita sudah bekerja sejak pagi hari. Khusus untuk pergantian tahun, kita tambah jam kerjanya yang biasanya satu kali ini, kita lakukan dua kali untuk antisipasi sampah yang ada di Coastal Area,” kata Kepala Badan Kebersihan dan Pertamanan Karimun Rosmawati, kemarin (1/1).

Lanjutnya, pasukan kuning yang terbagi beberapa titik tersebut. Tidak terjadi penambahan anggota, namun hanya ditambah jam operasionalnya yang biasanya bekerja setelah shalat subuh. Dan ditambah sekitar pukul 10.00 WIB, dengan jumlah anggota 20 orang untuk petugas sapu. Sedangkan, petugas angkut sampah ada beberapa persenil.

“Coastal Area, sebagai wajah Karimun. Apalagi awal tahun 2017, harus bersih. Dan pasukan kuning sangat mendukung sekali untuk penambahan operasional,” ucapnya.

Walaupun demikian, lanjut Ros lagi dirinya tetap berpesan agar kepada masyarakat Karimun tetap menjaga kebersihan. Terutama ditempat-tempat objek wisata seperti Coastal Area, pantai Pelawan, pantai Pongkar, Air terjun yang harus tetap membuang sampah pada tempatnya.

” Intinya, semua pihak harus peduli terhadap kebersihan. Anda bisa lihat sendiri, tempat buang sampah sudah disediakan oleh Pemkab Karimun maupun elemen masyarakat. Tinggal, kesadaran masyarakatlah yang harus membuang sampah pada tempatnya,” tegasnya.

Pantauan dilapangan sepanjang jalan Coastal Area dipagi hari sudah tidak terlihat sampah berserakan di tepi jalan. Begitu juga dibeberapa tempat objek wisata, walaupun sampah masih ada namun tidak begitu banyak dan biasanya petugas kebersihan yang melakukan pemungutan sampah disaat sore hari.(tri)

Pemko Batam Tutup Paksa Lima Warnet Bandel

0
Ilustrasi Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kecamatan Batuaji menutup-paksa lima warnet karena melanggar jam operasional yang diatur dalam peraturan walikota (perwako) Nomor 3 tahun 2015.

Mirisnya lagi dalam razia ini didapati kebanyakan pengunjung anak-anak yang masih sekolah.

Kecamatan Batuaji kembali merazia sejumlah warung internet (warnet) yang buka melebihi batas waktu yang telah di tentukan, di Kelurahan Tempayang, pukul 22.30 WIB, Jumat (30/12) malam.

“Ini sidak kedua kalinya yang kita lakukan. Tujuannya untuk menertibkan warnet yang masih membandel buka di luar jam operasional yang ditentukan,” ujarnya Fritkalter, Camat Batuaji, Sabtu (31/12).

Dia menjelaskan razia yang dilaksanakan adalah, karena banyaknya laporan warga yang melihat aktivitas di warnet yang ada di Batuaji yang buka sampai larut malam.

“Razia ini merupakan bentuk cepat tanggap yang dilakukan, karena sudah banyak keluhan dari masyarakat di sini,” sebutnya.

Lebih lanjut Fridkalter menjelaskan, sesuai dengan aturan jam buka warnet, seharusnya mulai dari pukul 08.00 WIB, sampai dengan pukul 21.00 WIB.

“Tetapi kenyataannya tadi malam kita temui pukul 22.30 WIB, warnet yang ada di Kelurahan Bukit Tempayan masih buka semua. Cuma satu yang tutup,” katanya lagi.

Dia menuturkan untuk warnet yang terkena razia diberikan teguran secara lisan agar mengikuti ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Razia ini akan terus berlanjut. Apabila nanti kita temukan lagi warnet yang melanggar aturan, akan kita berikan teguran secara tertulis,” tambahnya.

Fridkalter juga menghimbau kepada pengusaha warnet, agar memenuhi aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Kedepan kita akan terus melakukan razia rutin terhadap usaha warnet yang ada di Batuaji, kita juga nanti akan berkoordinasi dengan pihak Badan Penanaman Modal (BPM) dalam melaksanakan razia,” tutupnya. (cr20)