Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1391

Wuling Dorong Perkembangan Mobilitas Indonesia Secara Lokal Lewat Teknologi dan Produk Baru

0

batampos– Saat sesi media exclusive day GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, pihak prinsipal Wuling yakni SGMW (SAIC-GM-Wuling) turut memberikan paparan mengenai arah perkembangan Wuling di Indonesia untuk kedepannya.

Hal tersebut dilakukan atas beragam pencapaian Wuling yang positif di Tanah Air dan untuk menunjukkan keseriusan prinsipal dalam menempatkan Indonesia sebagai posisi penting dalam strategi Wuling secara global.

“Di Indonesia, kami telah menghadirkan lebih dari 160.000 kendaraan, dan kami bangga telah menjadi merek otomotif Tiongkok No.1 di negara ini. Kami datang dengan misi tidak hanya untuk menjual mobil, kami datang dengan sebuah misi yakni membangun brand yang memahami kebutuhan lokal, memproduksi di Indonesia, serta mentransformasi mobilitas di Indonesia melalui inovasi yang mudah diakses dan dapat diandalkan,” papar Vincent Wong selaku Executive Vice President SGMW Headquarters.

BACA JUGA: Wuling Gebrak IIMS 2025 dengan New Air ev, New Cloud EV, dan Mobil Konsep Light of ASEAN

Secara global, SGMW telah menjual lebih dari 30 juta kendaraan dan menempatkan diri di posisi tiga besar produsen kendaraan listrik dunia dengan lebih dari 3 juta pengguna EV. Kini SGMW memiliki jaringan ekspor yang mencakup lebih dari 100 negara dengan total pengiriman lebih dari 1,2 juta unit.

Seiring dengan tren otomotif global yang beralih menuju mobilitas berkelanjutan, Wuling menjadi salah satu perusahaan pertama yang melakukan transisi menuju elektrifikasi dan menjadi yang pertama memproduksi kendaraan listrik secara lokal di Indonesia.

Lini produk EV Wuling yang dikenal dengan nama ‘ABC Stories’ telah menjadi keluarga mobil listrik yang populer di kalangan konsumen Indonesia.

Wuling Air ev merupakan kendaraan listrik pertama yang diproduksi secara lokal di Indonesia dengan desain yang ringkas, stylish, dan terjangkau. Selanjutnya, Wuling BinguoEV hadir dengan desain modern dan pintar yang menjadikan kendaraan ini
tidak hanya fungsional tetapi juga mampu memberikan ikatan emosional bagi penggunanya.

Lalu, Wuling Cloud EV menawarkan solusi mobilitas listrik yang praktis untuk keluarga maupun bisnis. Melalui ketiga lini produk EV ini, Wuling berhasil membangun
kepercayaan publik terhadap mereknya, membuktikan bahwa kendaraan listrik bukan hanya masa depan, tetapi juga masa kini.

“Saya dengan bangga mengumumkan bahwa SGMW kini memasuki babak baru yang penuh keberanian. Ini bukan sekadar tentang produk baru, melainkan perubahan cara pandang kami terhadap mobilitas: lebih pintar, lebih berpusat pada manusia,
dan lebih terhubung secara global. Dan sekarang, saya bangga dapat membagikan bahwa kami akan memperkenalkan teknologi dan produk terbaru langsung di Indonesia, dengan produksi lokal yang akan dimulai tahun ini,” tambah Vincent Wong.

Untuk mewujudkan visi tersebut, SGMW telah membentuk salah satu tim R&D terkuat di industri, bekerja sama dengan lebih dari 50 mitra terkemuka dan lebih dari 5.000 insinyur. Selain itu, SGMW memegang lebih dari 1.500 paten teknologi canggih yang mendukung 22 model kendaraan dalam portofolio globalnya.

“Dan kami akan terus berinvestasi pada sumber daya manusia, mitra, dan komunitas agar Indonesia bisa semakin hebat. Transformasi bukanlah perjalanan yang lurus. Ada tantangan yang telah kami hadapi dan akan terus ada di masa depan. Namun
keyakinan kami tetap teguh. Kami percaya bahwa masa depan mobilitas adalah milik mereka yang berani membentuknya bersama,” tutup Vincent Wong.

Tentang Wuling Motors
Wuling Motors resmi berdiri di Indonesia pada Juli 2017. Komitmen jangka panjang Wuling ditunjukkan dengan peresmian pabrik dan Supplier Park seluas 60 hektar di Cikarang, Jawa Barat. Produk pertama dari

Wuling Motors, seri Confero yang diluncurkan pada Agustus 2017, telah mendapat tiga penghargaan di kancah otomotif Indonesia. Kemudian, seri Cortez yang didebut pada 2018 telah mendapat pembaharuan menjadi seri New Cortez.

Lini produk dengan kenyamanan berkelas ini dianugerahi berbagai penghargaan di segmen medium MPV. Selanjutnya, Wuling menghadirkan SUV pertamanya yakni Almaz, pada Februari 2019 dan melengkapinya dengan Wuling Indonesian Command (WIND) pada Juli 2019.

Tahun 2021, Wuling meniagakan Almaz RS yang didukung dengan Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan Wuling Remote Control App yang dapat diakses melalui MyWuling+. Penghargaan yang diberikan kepada SUV ini pun beragam, meliputi tujuh penghargaan untuk Almaz, termasuk Car of The Year versi Gridoto Award 2019
dan lima penghargaan termasuk Car of The Year Otomotif Award 2021 untuk Almaz RS. Wuling turut mendukung pemerintah Indonesia dalam rangka percepatan elektrifikasi kendaraan di Tanah Air melalui Air ev, kendaraan listrik pertama Wuling di Indonesia.

Mobil bebas emisi ini diterima dengan hangat oleh masyarakat Indonesia, terbukti menjadi kendaraan listrik terlaris di tahun 2022 sejak diluncurkan pada Agustus 2022
dan langsung meraih delapan penghargaan dari berbagai pihak, termasuk gelar Rookie of the Year dalam ajang OTOMOTIF Award 2023. Selanjutnya, Wuling memperkenalkan kendaraan hybrid pertamanya di Tanah Air yaitu Almaz Hybrid, yang memadukan performa berkendara yang menyenangkan dan efisiensi.

Tidak ketinggalan, Wuling terus melebarkan sayapnya dengan menawarkan segmen Low Commercial Vehicle (LCV) setelah sebelumnya menghadirkan Formo dan Formo S, lalu di tahun 2023 Wuling mendebut Formo Max. Kemudian, Wuling memasuki segmen baru lainnya yaitu compact SUV dengan Alvez yang diperkenalkan pada Februari 2023. Pada Mei 2024, Cloud EV resmi diluncurkan sebagai kendaraan listrik ketiga Wuling di Indonesia. Wuling Motors terus berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan yang dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. (*)

Artikel Wuling Dorong Perkembangan Mobilitas Indonesia Secara Lokal Lewat Teknologi dan Produk Baru pertama kali tampil pada Lifestyle.

Penyidikan Kasus BC Batam Meningkat 85 Persen

0
Kepala BC Batam Zaky Firmansyah.

batampos – Bea Cukai (BC) Batam sampai pertengahan tahun ini mencatat melakukan 12 penyidikan kasus. Penyidikan ini terdiri dari penindakan berupa penyelundupan ponsel, narkotika, dan barang ilegal lainnya.

Kepala BC Batam, Zaky Firmansyah mengatakan angka penyidikan tahun ini meningkat sebesar 85 persen dibandingkan sementer I tahun lalu

“Semester 1 tahun laku itu ada 7 penyidikan. Jadi, untuk tahun ini meningkat 85 persen,” ujarnya.

Zaky menjelaskan kenaikan jumlah penindakan ini merupakan hasil dari penerapan strategi pengawasan efektif  dengan mengedepankan sinergi antar lini, peningkatan kapasitas SDM, dan pemanfaatan teknologi seperti radar untuk mendeteksi setiap upaya pelanggaran.

“Untuk semakin memperkuat langkah pengawasan, Bea Cukai Batam telah membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Penyelundupan yang bertugas mempercepat penanganan pelanggaran dan memperkuat koordinasi lintas sektor,” katanya

Selain penyidikan, kata Zaky, pihaknya menerbitkan 143 Nota Hasil Intelijen (NHI) pada Semester I 2025. Angka ini meningkat 150 persen dibandingkan Semester I 2024 yang berjumlah 57 NHI.

Kemudian junlah Surat Bukti Penindakan (SBP) juga meningkat tajam mencapai 861 SBP, naik 220 persen dari 269 SBP pada periode yang sama tahun lalu. Angka ini telah mencakup 92 persen dari total SBP sepanjang 2024.

“Penerbitan NHI ini bahkan telah melampaui capaian tahunan 2024 sebesar 103 persen,” ungkapnya.

Zaky mengaku akan terus meningkatkan pengawasan dan perbaikan untuk ke depannya. Seperti perbaikan penjaluran, penegakan hukum cukai yang lebih masif, serta meingkatkan kolaborasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya.

“Ini juga dilakukan selurub Satker Bea Cukai di seluruh Indonesia. Sehingga gerak dan langkahnya sama,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Penyidikan Kasus BC Batam Meningkat 85 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemerintahan Presiden Donald Trump Umumkan Isi Kesepakatan Perdagangan Indonesia-AS, Seluruh Sektor Termasuk Data Pribadi Digital

0
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (istimewa)

batampos – Pemerintahan Presiden Donald J. Trump secara resmi mengumumkan kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Indonesia yang disebut sebagai ‘Perjanjian Perdagangan Timbal Balik’. Gedung Putih menyebut perjanjian ini akan memberikan akses penuh bagi seluruh sektor produk Amerika Serikat untuk memasuki pasar Indonesia, yang sebelumnya dinilai sangat protektif dan sulit ditembus.

“Dalam kesepakatan ini, Indonesia akan memberlakukan tarif timbal balik sebesar 19 persen kepada Amerika Serikat. Ketentuan utama dari Perjanjian Perdagangan Timbal Balik AS-Indonesia,” tulis Gedung Putih dalam pernyataan resminya yang dirilis pada Selasa (22/7) waktu setempat.

Kesepakatan ini menetapkan bahwa Indonesia akan menghapus hambatan tarif atas lebih dari 99 persen produk AS dari seluruh sektor, mulai dari pertanian, otomotif, hingga teknologi tinggi.

“Akan menciptakan peluang akses pasar yang berarti secara komersial bagi seluruh jenis ekspor AS, serta mendukung lapangan kerja berkualitas tinggi di Amerika,” urainya.

Selain hambatan tarif, Indonesia juga menyetujui untuk menghapus berbagai hambatan non-tarif terhadap ekspor industri AS, termasuk pengakuan atas standar keselamatan dan emisi kendaraan bermotor AS, sertifikasi FDA untuk produk kesehatan, serta penghapusan kewajiban inspeksi pra-pengiriman atas barang impor AS.

Gedung Putih menekankan bahwa kesepakatan ini juga mencakup sektor pertanian yang selama ini menjadi perhatian khusus AS. “Indonesia akan menangani dan mencegah hambatan terhadap produk pertanian AS di pasar Indonesia,” paparnya.

Dalam bidang digital, perjanjian ini mengikat komitmen Indonesia untuk menghapus bea masuk atas produk digital tidak berwujud serta menjamin kelancaran aliran data lintas batas, termasuk pengakuan atas sistem perlindungan data pribadi di AS.

“Memberikan kepastian atas kemampuan untuk memindahkan data pribadi dari wilayah Indonesia ke AS dengan mengakui AS sebagai negara atau yurisdiksi yang memberikan perlindungan data yang memadai di bawah hukum Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gedung Putih menyampaikan bahwa kerja sama ini akan memperkuat ketahanan rantai pasok, menanggulangi kelebihan kapasitas global baja, serta memastikan Indonesia mencabut pembatasan ekspor industri strategis, termasuk mineral penting yang dibutuhkan untuk sektor energi dan pertahanan.

Tidak hanya aspek perdagangan, perjanjian ini juga menyentuh isu ketenagakerjaan. Kesepakatan ini juga mencatat sejumlah kontrak komersial bernilai tinggi antara perusahaan AS dan Indonesia di sektor energi, pertanian, dan penerbangan.

“Presiden Trump terus mendorong kepentingan ekonomi dan keamanan nasional rakyat Amerika dengan cara menghapus hambatan tarif dan non-tarif serta memperluas akses pasar bagi eksportir Amerika,” tulis Gedung Putih.

“Pengumuman hari ini menunjukkan bahwa Amerika bisa melindungi produksi domestik dan memperkuat basis industri pertahanannya sambil mendapatkan akses pasar yang luas dari mitra dagangnya,” imbuhnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Pemerintahan Presiden Donald Trump Umumkan Isi Kesepakatan Perdagangan Indonesia-AS, Seluruh Sektor Termasuk Data Pribadi Digital pertama kali tampil pada News.

Polisi Tangkap Satu Lagi Pelaku Pengeroyokan Driver Online, Satu Pelaku Masih Buron

0
Kapolsek Nongsa, Kompol Dr Arsyad Riyandi.

batampos – Penyidikan kasus pengeroyokan dan penikaman sopir taksi online di kawasan Kavling Senjulung, Punggur, Kecamatan Nongsa, terus bergulir. Setelah lebih dulu mengamankan satu tersangka, Polsek Nongsa kembali menangkap satu pelaku lainnya, Selasa (22/7) malam.

Kapolsek Nongsa, Kompol Dr Arsyad Riyandi, mengatakan pihaknya kembali menangkap satu orang tersangka. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 170 kuhp tentang pengeroyokan.

“Satu lagi pelaku sudah kami amankan malam tadi. Jadi total sudah dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,” ujar Arsyad, Rabu (23/7).

Sementara itu, satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Pihaknya telah mengantongi identitasnya dan mengimbau agar yang bersangkutan segera menyerahkan diri.

“Menurut korban, pelaku 3 orang. Sudah kami amankan 2 orang dan satunya lagi masih dalam pengejaran,” terangnya.

Dijelaskannya, insiden bermula dari keributan kecil akibat kemacetan jalan yang sedang digunakan untuk hajatan. Namun situasi cepat memanas setelah salah satu pelaku merasa mobilnya terhalang dan menuduh korban sebagai penyebab.

“Untuk upaya damai sampai sekarang belum ada. Buktinya kami mengamankan pelaku lainnya,” tegas Arsyad.

Disinggung kondisi korban, menurut Arsyad sudah mulai membaik dan masih menjalani perawatan akibat tusukan yang ada di punggung.

Diketahui, Sabtu (19/7) lalu Sibotolungun, seorang pengendara mobil menjadi korban pengeroyokan. Akibat pengeroyokan korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh serta tusukan di punggung. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polisi Tangkap Satu Lagi Pelaku Pengeroyokan Driver Online, Satu Pelaku Masih Buron pertama kali tampil pada Metropolis.

Kabut Asap Riau Belum Berdampak ke Batam, DLH Sebut Kualitas Udara Masih Terkategori Sedang

0
Kabut asap  di kawasan perairan Pelabuhan Batam Center, beberapa waktu lalu. Kabut asap  Riau belum berdampak di Kota Batam. F Cecep mulyana/Batam Pos

batampos – Meski kabut asap tipis terlihat di sejumlah titik di Kota Batam sejak pagi hingga sore hari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan bahwa kondisi tersebut belum dipengaruhi oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Kualitas udara di Batam pada Rabu (23/7) masih tercatat dalam kategori sedang berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).

Kepala Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup DLH Kota Batam, IP, mengatakan nilai ISPU yang tercatat dari stasiun pemantauan udara di Gedung Labling DLH Sagulung mencapai angka 59 dengan parameter kritis PM2.5 pada pukul 15.00 WIB.

“Ya, kualitas sedang hingga siang ini. Dan untuk kebakaran hutan di Riau, kita belum terganggu,” ujar IP.

Ia menegaskan bahwa kondisi kualitas udara di Batam lebih banyak dipengaruhi oleh arah dan kecepatan angin lokal yang membawa polusi dari aktivitas warga, seperti pembakaran sampah, bukan dari asap kiriman.

“Angin sangat mempengaruhi. Kalau dari Riau sejauh ini belum ada dampak langsung ke kita,” ucapnya.

IP juga menjelaskan bahwa Kota Batam memiliki dua stasiun pemantau kualitas udara. Satu milik DLH Batam yang berada di Sagulung dan satu lagi milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang berada di kawasan Nagoya. Kedua stasiun ini secara rutin memantau kondisi udara sebagai langkah deteksi dini potensi pencemaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak pencemaran udara, meskipun saat ini belum dalam level berbahaya. Ia menyoroti potensi meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan penderita penyakit paru-paru, jantung, serta asma.

“ISPA ini sangat rentan dengan kondisi udara. Terutama lagi bagi kelompok sensitif seperti anak-anak dan mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung, asma dan paru-paru,” jelas Didi.

Didi juga mengimbau masyarakat untuk menjalankan protokol 6M + 1S sebagai upaya pencegahan. Protokol ini meliputi memeriksa kualitas udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menutup ventilasi, menggunakan penjernih udara, menjauhi sumber polusi, memakai masker, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gangguan pernapasan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kabut Asap Riau Belum Berdampak ke Batam, DLH Sebut Kualitas Udara Masih Terkategori Sedang pertama kali tampil pada Metropolis.

Letda Bisyarah Salsabila, Kowad Pertama yang jadi Lulusan Terbaik Akmil

0

 

Letda CAJ Bisyarah Salsabila saat diwawancari oleh awak media bersama lulusan terbaik Akmil 2025 lainnya. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

batampos – Ada yang berbeda di antara lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) 2025. Satu di antara 3 peraih penghargaan tersebut adalah seorang perempuan bernama Letda CAJ Bisyarah Salsabila. Dia berhasil mencatat sejarah sebagai Kowad pertama yang meraih anindya wiratama (setara adhi makayasa).

Salsabila merupakan lulusan Akmil yang berasal dari Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Dia lulus dari Akmil dengan kecabangan Korps Ajudan Jenderal (CAJ). Kepada awak media, Salsabila menyatakan bahwa dirinya memang berusaha keras untuk menjadi lulusan terbaik.

”Menurut saya ini merupakan suatu kebanggaan untuk saya. Karena sebelumnya memang keluarga saya belum ada yang menjadi tentara seperti saya. Dan ini merupakan kehormatan bagi saya, telah diberi penghargaan langsung oleh Bapak KSAD dan gubernur Akademi Militer,” ungkap dia.

Selama menjalani studi di Akmil, yang paling berat bagi perempuan kelahiran 2003 itu adalah melawan rasa malas. Dia mengakui bahwa menempuh studi di Akmil bukan perkara mudah. Ada berbagai kegiatan dengan jadwal yang padat. Sehingga perlu manajemen waktu yang baik.

”Tetapi, masih kami bisa atasi dengan adanya manajemen waktu dan kami sudah menyiapkan setiap malam biasanya ada waktu untuk belajar malam tersendiri,” ucap Salsabila.

Meski ayahnya seorang karyawan swasta dan ibunya adalah ibu rumah tangga, Salsabila memiliki semangat yang kuat untuk menjadi tentara. Hasilnya, dia berhasil masuk Akmil dan lulus sebagai peraih adhi makayasa. Lebih dari itu, dia menjadi Kowad pertama yang meraih penghargaan tersebut.

”Memang ini sudah pilihan saya. Karena saya sudah mempersiapkan mulai dari akademik dan jasmaninya dan juga mendapat dukungan dari orang tua saya,” ujarnya.

Selain Salsabila, peraih adhi makayasa Akmil lainnya adalah Letda ARH Alim Bimo Pratowo dan Letda Infanteri Muhammad Afrizal Muchlis. Mereka sudah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto dan diterima oleh KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama ratusan lulusan Akmil 2025 lainnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Letda Bisyarah Salsabila, Kowad Pertama yang jadi Lulusan Terbaik Akmil pertama kali tampil pada News.

Tiga Napi Lapas Tanjungpinang Tertangkap Konsumsi Sabu, Satu Paket Dilempar dari Luar

0
Lapas Narkotika Tanjungpinang
Lapas Umum Kelas IIA Tanjungpinang yang terletak di Kecamatan Gunung Kijang, Bintan. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Tiga narapidana (napi) di Lapas Umum Kelas IIA Tanjungpinang kedapatan mengonsumsi narkoba jenis sabu di dalam penjara. Ketiganya kini telah diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian.

Kepala Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Untung Cahyo Sidharto, mengatakan kejadian itu terungkap saat petugas melakukan razia kamar hunian napi pada Sabtu (19/7) lalu.

Dalam razia tersebut, ditemukan dua paket plastik bening di bawah tempat tidur salah satu napi. “Dari dua paket tersebut, satu berisi diduga sabu, sedangkan satu lainnya kosong,” ujar Untung, Rabu (23/7).

Setelah dilakukan pemeriksaan, seorang napi berinisial Hr (44) mengaku sebagai pemilik sabu tersebut. Hr menyampaikan bahwa sabu itu ia dapatkan dari seseorang di luar lapas yang melemparnya ke dalam area lapas.

“Hr mengaku sabu itu hanya untuk dikonsumsinya pribadi, bukan untuk dijual,” tambah Kalapas.

Dari pemeriksaan lanjutan, diketahui Hr tidak mengonsumsi sabu tersebut sendirian. Ia menggunakannya bersama dua napi lainnya, yakni A dan E.

“Mereka sudah menggunakan satu dari dua paket yang kami amankan saat razia,” jelas Untung.

Ketiga napi yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba itu kini telah dipindahkan ke sel khusus sebagai langkah pengamanan awal. Mereka juga telah diserahkan ke pihak kepolisian, bersama barang bukti, untuk proses hukum lebih lanjut. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Tiga Napi Lapas Tanjungpinang Tertangkap Konsumsi Sabu, Satu Paket Dilempar dari Luar pertama kali tampil pada Kepri.

Antisipasi Bullying dan Tertib Berlalu Lintas, Sat Binmas Polresta Barelang Sambangi Sekolah

0
Personel Sat Binmas Polresta Barelang memberikan penyuluhan kepada para siswa SMA Negeri 20 Kota Batam, Rabu (23/7). F.Yanti untuk Batam Pos

batampos – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Barelang menyambangi SMA Negeri 20 Kota Batam, Rabu (23/7). Kedatangan polisi ini, untuk melakukan penyuluhan atau pembekalan terhadap siswa/siswi tahun ajaran baru 2025/2026.

Kasat Binmas Polresta Barelang, Kompol Yulianti Asril mengatakan dalam kegiatan ini, pihaknya menyoroti dua isu utama yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, yakni perundungan atau bullying dan ketertiban dalam berlalu lintas.

“Kedua isu ini dinilai sangat penting untuk ditanamkan sejak dini guna membentuk karakter pelajar yang disiplin, beretika, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan bullying dapat berdampak buruk terhadap psikologis siswa yang menjadi korban, bahkan menurunkan semangat belajar. Oleh karena itu, pihaknya mendorong seluruh siswa untuk menciptakan budaya saling menghargai dan membantu sesama di lingkungan sekolah.

“Jangan melakukan bullying dengan sesama pelajar. Siswa harus saling menghargai,” katanya.

Selain itu, kata Yanti, para siswa juga dibekali pemahaman tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Menurut dia, salah satu faktor terbesar penyebab meningkatnya angka kecelakaan di kalangan remaja adalah kurangnya kesadaran terhadap aturan lalu lintas.

“Para siswa diimbau untuk menjadi pelopor keselamatan dalam berkendara, meskipun belum semua memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM),” ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, Yanti berharap para siswa/siswi baru tidak hanya cerdas secara akademis, namun juga memiliki kesadaran hukum serta kepedulian sosial yang tinggi.

Sat Binmas Polresta Barelang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan, guna mendukung terciptanya generasi muda yang berkualitas dan taat hukum,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Antisipasi Bullying dan Tertib Berlalu Lintas, Sat Binmas Polresta Barelang Sambangi Sekolah pertama kali tampil pada Metropolis.

Terungkap! Cemburu Jadi Motif Arya Bunuh Mardiana dengan 34 Tikaman

0
Pembunuhan Karimun
Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa menunjukkan tersangka pembunuhan sadis dan barang bukti tindak pidana. F. Sandi Pramosinto/Batam Pos.

batampos – Penyebab Arya Soma alias Arya (21), warga Karimun membunuh Mardiana alias Ana (19) akhirnya terungkap. Rasa cemburu jadi pemicu utama aksi keji yang dilakukan suami siri korban tersebut.

Arya dan Mardiana diketahui sudah menikah secara siri dan dikaruniai seorang anak. Namun, sejak Mei 2025, keduanya tidak lagi tinggal serumah. Meski demikian, keduanya masih berkomunikasi.

Pada suatu kesempatan, Arya mengajak Mardiana jalan-jalan. Permintaan itu disetujui korban, meski ia memberi tahu tidak bisa lama karena sudah memiliki janji dengan pacar barunya.

Keterangan ini yang membuat Arya terbakar cemburu. Dari rumah, ia sudah membawa pisau dapur. Setibanya di lahan kosong dekat SMAN 1 Karimun, Arya menghabisi Mardiana dengan 34 kali tikaman.

Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa, mengatakan pelaku merasa tersinggung dan marah karena sering dibanding-bandingkan dengan pacar baru korban.

“Pelaku cemburu dan sakit hati karena korban sering membandingkan dirinya dengan pacar barunya, mulai dari soal kasih sayang hingga penghasilan,” ungkap Robby, Rabu (23/7).

Hasil visum dari RSUD Muhammad Sani menunjukkan ada 34 luka tusukan di tubuh korban. Sebanyak 10 tusukan ditemukan di punggung. Luka lain tersebar di wajah sebelah kanan, leher, tengkuk, hingga tulang hidung.

“Juga ditemukan luka iris di telinga kiri, wajah kiri, tangan kanan dan kiri, serta di kedua bahu,” tambah Robby.

Atas perbuatannya, Arya dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 338 KUHP, serta Pasal 44 Ayat 3 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Penangkapan pelaku dilakukan saat ia keluar dari persembunyiannya di Kampung Tengah, Desa Pongkar, Kecamatan Meral Barat. Ia ditangkap tanpa perlawanan pada Selasa (22/7) pukul 18.00 WIB oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Karimun yang dipimpin Ipda Kevin.

Saat ditanya penyebab pembunuhan, Arya mengaku sakit hati. “Dia sering bilang pacarnya lebih perhatian, lebih mampu. Saya sakit hati. Itu bukan sekali dua kali,” ujar Arya. (*)

Reporter: Sandi Pramosinto 

Artikel Terungkap! Cemburu Jadi Motif Arya Bunuh Mardiana dengan 34 Tikaman pertama kali tampil pada Kepri.

Seragam Gratis untuk Siswa Baru Mulai Dibagikan Pekan Kedua Agustus

0
Ilustrasi hari pertama masuk sekolah. F.Cecep Mulyana

batampos – Pemerintah Kota Batam akan mulai mendistribusikan bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru pada pekan kedua Agustus 2025. Program ini menyasar siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik di sekolah negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan bahwa saat ini proses produksi seragam masih berlangsung. Ia optimistis pendistribusian dapat dilakukan tepat waktu.

“Insyaallah sekarang lagi diproduksi. Semoga bisa on time. Insyaallah kita mulai bagikan di minggu kedua Agustus,” ujar Tri Wahyu, Rabu (23/7).

Bantuan seragam ini mencakup dua jenis, yakni seragam nasional dan seragam khas daerah berupa baju Melayu. Siswa kelas 1 SD akan menerima seragam merah putih, sementara siswa kelas 7 SMP akan mendapatkan seragam putih biru.

“Baju Melayu juga kita bagikan sebagai bentuk pelestarian budaya lokal. Semua siswa baru akan menerima, tanpa dibedakan antara sekolah negeri dan swasta,” tambahnya.

Dinas Pendidikan mencatat total seragam yang akan dibagikan mencapai 105.670 stel, terdiri dari kombinasi seragam nasional dan baju Melayu. Pendistribusian akan menyasar lebih dari 500 sekolah SD dan SMP, serta sejumlah lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD), dengan cakupan mendekati 1.000 satuan pendidikan di seluruh Kota Batam.

Tri menegaskan, program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Wali Kota Batam dalam menjamin akses pendidikan dasar yang merata, inklusif, dan berkualitas.

“Kita ingin seluruh anak mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan, termasuk dari sisi kelengkapan seragam. Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk memastikan semua anak bisa belajar dengan nyaman,” tegasnya.

Selain meringankan beban ekonomi orang tua, pemberian seragam ini juga diharapkan mampu menumbuhkan nilai kesetaraan, kedisiplinan, dan rasa kebersamaan di lingkungan sekolah.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad sebelumnya menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu upaya Pemko dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap generasi penerus Kota Batam. Kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang, tanpa terkendala oleh persoalan seragam,” ujar Amsakar.

Berikut rincian jumlah seragam yang akan dibagikan yakni SD Negeri: 26.430 stel (13.215 stel seragam nasional dan 13.215 stel baju Melayu), SD Swasta 26.238 stel (13.119 stel seragam nasional dan 13.119 stel baju Melayu, SMP Negeri: 29.078 stel (14.539 stel seragam nasional dan 14.539 stel baju Melayu) dan SMP Swasta: 23.924 stel (11.962 stel seragam nasional dan 11.962 stel baju Melayu). (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Seragam Gratis untuk Siswa Baru Mulai Dibagikan Pekan Kedua Agustus pertama kali tampil pada Metropolis.