Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 13981

Ratusan Kendaraan R2 Dan R4 Padati Pelabuhan ASDP Telaga Punggur Batam

0
Ratusan warga Batam mengantri masuk kapal roll on roll off (roro) Telagapunggur tujuan ke Tanjunguban dan Bintan, Kamis (7/7). Warga Batam ini memanfaatkan hari lebaran idul fitri membawa kendaraannya menggunakan kapal roro tujuan Tanjunguban dan Bintan. F. Dalil Harahap/Batam Pos
Ratusan warga Batam mengantri masuk kapal roll on roll off (roro) Telagapunggur tujuan ke Tanjunguban dan Bintan, Kamis (7/7). Warga Batam ini memanfaatkan hari lebaran idul fitri membawa kendaraannya menggunakan kapal roro tujuan Tanjunguban dan Bintan. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Memasuki lebaran kedua Idul fitri 1437 Hijriah, Kamis (7/7). Ratusan Kendaraan roda dua dan empat  memadati Pelabuhan PT ASDP Telaga Punggur, dengan menunggu kedatangan kapal roll on roll off (roro)  berjam-jam di area pelabuhan.

“Sudah dari jam 9 pagi tadi nunggu disini. Mau berangkat sama keluarga ke tempat saudara di Tanjungpinang,” ujar salah satu penumpang Kapal roro, Effendy Abdullah kepada Batam Pos.

Effendy mengatakan kepadatan kendaraan yang terjadi di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur ini merupakan hal yang wajar, mengingat jumlah penumpang tentunya meningkat dari hari biasa, karena perayaan hari lebaran.

“Setiap tahun memasuki lebaran memang ramai disini. Malahan masih mending tahun ini dibandingkan tahun lalu jumlah kepadatannya lebih besar,” katanya.

Ia menuturkan, seharusnya ada alternatif lain yang bisa menjadi jalan pintas, agar tidak menimbulkan kepadatan kendaraan di Pelabuhan ini, seperti mempersiapkan proyek jembatan Batam-Bintan (Babin) yang bisa menjadi alternatif lain, sehingga tidak akan menimbulkan kepadatan kendaraan.

“Bagusnya lagi kalau proyek jembatan babin bisa secepatnya dibuat dan dioperasikan,  pastinya akan sangat membantu sekali,  dan tentunya akan cepat sampai ketujuan. Tidak nunggu-nunggu lagi seperti ini,” terangnya.

Sementara itu, General Manager Pelabuhan PT ASDP Telaga Punggur, Endin mengatakan kepadatan kendaraan yang terjadi tidak berkaitan dengan mudik, karena semua kendaraan yang berangkat bertujuan untuk silaturahmi dan berlibur ke tempat sanak saudara.

“Kepadatan kendaraan ini bukan rangkaian dari arus mudik, karena kalau arus mudik puncaknya H-1 kemarin,” ujarnya.

Ia menuturkan pihaknya, saat ini sudah melakukan antisipasi terhadap kepadatan kendaraan yang terjadi dengan menambah 1 armada kapal roll on roll off (roro), serta memberlakukan jadwal paket setiap 1 jam bongkar muat kapal, sehingga kepadatan kendaraan dapat teratasi.

“Kita pastikan jam 8 malam nanti, semua kendaraan sudah berangkat, karena setiap 1 jam, bahkan 45 menit, kapal akan langsung datang mengangkut penumpang dan kendaraan mobil dan motor,” jelasnya. (cr20)

Warga Batam Padati Pemakaman Taman Langgeng

0
Pedagang bunga musiman menjajakan bunganya kepada peziarah di pintu masuk Pemakaman Umum Taman Langgeng, Seipanas, Batamcentre, Kamis (7/7). Pedagang bunga musiman ini menjual bunagnya Rp 10.000 dengan dua kantong kecil bunga ditambah satu botol air. Di hari kedua lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah peziarah masih banyak memadati pemakaman umum ini. F. Dalil Harahap/Batam Pos
Pedagang bunga musiman menjajakan bunganya kepada peziarah di pintu masuk Pemakaman Umum Taman Langgeng, Seipanas, Batamcentre, Kamis (7/7). Pedagang bunga musiman ini menjual bunagnya Rp 10.000 dengan dua kantong kecil bunga ditambah satu botol air. Di hari kedua lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah peziarah masih banyak memadati pemakaman umum ini. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Memasuki Hari kedua lebaran Idul fitri 1437 Hijria, Kamis (7/7),  sejumlah warga Batam memadati pemakaman taman langgeng Seipanas, untuk berziarah kubur ke makam kerabat dan keluarganya. Kegiatan ini merupakan tradisi rutin yang sering dilakukan umat muslim setiap tahunnya menjelang bulan puasa dan lebaran.

“Setiap tahun disini ramai. Paling ramai biasanya hari pertama dan hari kedua setelah lebaran,” ujar penjual kembang, Peter Simamora, kepada Batam Pos, di pemakaman taman langgeng Sei Panas.

Ia mengatakan  kebanyakan yang berziarah itu datangnya dari pagi sampai siang hari, dan  yang datang biasanya satu keluarga berjumlah tiga, lima, bahkan sampai tujuh orang.

“Ada yang jalan kaki ke kuburan, ada juga yang bawa motor dan mobil,” kata pria berusia 17 tahun ini.

Lanjut Peter menjelaskan tradisi ziarah kubur ini menjadi kebudayaan  masyarakat Indonesia yang dilakukan rutin setiap tahunnya, dengan mengunjungi keluarga yang sudah meninggal, lalu membersihkan kuburan dan mendoakannya dengan membaca doa.

Selain itu, tradisi ziarah ini sendiri  mendapatkan berkah bagi penjual kembang dan petugas parkir yang panen rezeki untuk bisa merayakan Idul Fitri, lantaran ramai dan banyak orang yang datang, lalu memarkirkan kendaraannya baik roda empat maupun roda dua.

“Jumlah pengunjung meningkat dari biasanya, dan bertambah dua kali lipat dibandingkan hari-hari di bulan lainnya. Jadi ramai yang beli,” sebut pria yang tinggal di Tiban Koperasi ini.

Di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Langgeng, Sei Panas, terlihat beberapa penjaja bunga makam berjejer menjajakan jualannya kepada setiap pengendara yang masuk ke area pemakaman. (cr20)

Batuaji Juara Pawai Takbir 2016

0
Pawai takbiran yang diikuti oleh sejumlah kecamatan se-kota Batam menyambut Idul Fitri 1437 H, Batamcenter, Batam, Selasa (5/7).  Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Pawai takbiran yang diikuti oleh sejumlah kecamatan se-kota Batam menyambut Idul Fitri 1437 H, Batam Center, Batam, Selasa (5/7).
Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Selasa (5/7) Pemko Batam menyelenggarakan pawai takbir Idul Fitri dengan rute, Nagoya ke dataran Engku Putri, Batam Center. Pawai ini dilengkapi dengan lomba.

Pemenangnya diumumkan oleh Walikota Batam, Rudi SE selepas salat ied. Pemenangnya ialah:

  • Juara I Kecamatan Batuaji,
  • Juara II Kecamatan Nongsa,
  • Juara III Kecamatan Bengkong
  • Juara IV kecamatan Seibeduk. (eja)

7 Ribu Jamaah Salat Ied di Engku Putri, Batam

0
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, umat Muslim di Indonesia akhirnya merayakan hari raya Idul Fitri 1473 H yang jatuh pada Rabu (6/7).

Di Batam perayaan Idul Fitri dimulai dengan pawai malam takbir pada malam sebelumnya dan pelaksanaan shalat Ied yang berpusat di dataran Engku Putri, Batam Center. Shalat Ied dimulai tepat pukul 07.00 WIB dan dihadiri sekitar 7.000 umat Muslim.

Pelaksanaan shalat Ied dengan pengawalan ketat aparat gabungan Polisi, TNI dan Satuan polisi pamong pelajar (Satpol PP) itu berlangsung aman dan tertib.

Pantauan di lapangan, sekitar 6.000  umat muslim mengikuti shalat Ied dalam kawasan dataran Engku Putri dan 1.000 an lainnya terpaksa menggelar sajadah di badan jalan depan Masjid Raya.

“Ya memang daya tampung lapangan dalam cuman bisa 6.000 an orang, jadi yang seribuan orang lainnya di luar,” kata humas Pemko Batam Ardi Winata yang juga panitia pelaksana Shalat Ied bersama tersebut.

Shalat Ied di lingkungan kantor Pemko Batam itu dimpimpin oleh imam H. Muslim Ahmad selaku imam Masjid Raya Batam dan H Luqman Rifa’I selaku khatib.

Dalam ceramahnya Luqman mengingatkan bahwa seluruh umat Muslim di Batam agar mampu memperbaiki dari agar lebih baik kedepannya demi mewujudkan kemajuan dan kemakmuran Batam serta kedamaian dan ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kita sudah menjalani puasa. Mental dan emosi kita sudah dilatih selama puasa dan kedepannya harus lebih baik lagi. Jaga emosi dan lakukan yang terbaik sesuai yang diajarkan Nabi kita Muhammad SAW,” ujar Luqman.

Sementara itu Muhammad Rudi, SE dalam arahannya menegaskan, momen Ramadan ini, semua elemen masyarakat di kota Batam harus bersatu padu untuk tetap menciptakan suasana Batam yang kondusif.

“Intinya kita semua harus kompak, seperti menjalani shalat Ied hari ini.  Shalat Ied bersama bukti bahwa masyarakat Batam sangat kompak,” ujar Rudi.

Hadir juga dalam pelaksanaan shalat Ied tersebut, wakil wali kota Batam Amsakar Achmad berserta jajaran SKPD di Pemko Batam serta mantan wali kota Batam Ahmad Dahlan. (eja)

Berkah Lebaran, Enam Napi di Batam Hirup Udara Bebas

0
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Sebanyak enam orang narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) kelas II A Batam di Tembesi bebas pada hari raya Idul Fitri 1473 H, Rabu (6/7).

Mereka yang bebas di hari raya itu merupakan bagian dari ratusan napi muslim yang berhak mendapatkan remisi Lebaran tahun ini.

Enam Napi itu bebas itu terdiri dari dua napi Lapas dan empat napi di Rutan. Mereka bebas usai menjalani shalat Ied bersama dengan narapidana dan tahanan lainnya baik di Rutan maupun Lapas.

Untuk Lapas sendiri total napi yang mendapat remisi Lebaran sebanyak 419 orang, yang terdiri dari remisi khusus (RK) I sebanyak 360 orang, RK II (langsung bebas) sebanyak dua orang dan RK I PP 28 (untuk kasus-kasus tertentu seperti narkotika, korupsi, illegal logging dan lainnya) sebanyak 57 orang.

“Dari 419 orang itu 22 orang diantaranya napi wanita,” kata kalapas kelas II Batam, Marlik Subiyanto.

Dua napi yang dapat RK II dan langsung bebas itu adalah Zulakrnaen dan Doni. Keduanya tersandung kasus narkoba dan sudah menjalani masa hukuman mereka.

“Masa hukuman mereka sudah mau berakhir dan ditambah remisi hari raya ini mereka langsung bebas hari ini,” kata Marlik.

Remisi untuk warga binaan lapas itu disampaikan langsung oleh Kalapas dengan membacahkan surat keputusan dari kementrian hukum dan HAM RI.

Sementara itu di Rutan, total ada 105 napi yang mendapat remisi dengan perincian RK I sebanyak 101 orang dan RK II sebanyak empat orang.

“Empat orang yang langsung bebas ini adalah napi kasus 303 (pencurian),” ujar karutan Batam David Gultom.

Empat orang yang langsung bebas itu adalah; Alvi Syahrin Rusdianto, Hardi Sembiring, Andeska Pranata dan Herman Pasaribu.

“Mereka sudah keluar pagi tadi setelah shalat Ied,”kata David.

Napi yang berhak mendapatkan remisi baik yang di Rutan maupun di Lapas, adalah mereka yang telah memenuhi persyaratan remisi seperti sudah menjalani sepertiga hukuman pidana, berkelakuan baik dan lain sebagainya.

“Kalau lapas sudah menjalani sepertiga masa pidananya, tapi kalau rutan minimal sudah menjalani enam bulan penjara. Itu syarat utamanya,” kata Gultom.

Selain memberikan remisi, momen perayaan Idul Fitri kali ini, pihak Lapas dan Rutan juga memberikan kesempatan kepada warga binaan pada umumnya untuk bertemu dengan anggota keluarga di dalam rutan ataupun lapas. Untuk lapas acara silaturhami tatap muka bersama keluarga akan dibuka selama empat hari kedepan, sementara di rutan hanya dua hari mulai hari raya Idul Fitri dan sehari berikutnya.

“Mereka akan diperbolehkan berjumpa dengan keluarganya di dalam rutan tapi tetap melalui pengawasan dan pemeriksaan yang ketat,” ujar David Gultom.

Pantauan di Rutan dan Lapas, Rabu (6/7), ratusan pengunjung sudah memadati lokasi rutan dan lapas sejak pukul 07.00 WIB.

Petugas cukup kewalahan untuk melayani pembesuk tanahan ataupun napi di hari raya Idul Fitri itu. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas dan Rutan, petugas memberlakukan sistem antre kepada pembesuk dengan pengawasan yang ekstra ketat.

“Semua petugas (sipir) diterjunkan selama pembesuk diperbolehkan jumpa dengan kelaurganya di dalam Lapas,” tutur Marlik. (eja)

0

lebaran

Pasca Bom Solo, Polda Kepri Tingkatkan Kewaspadaan

0
Kapolda Kepri, Brigjen Pol Drs. Sam Budigusdian bersama rombongan melakukan sidak ke Bandara Internasional Hang Nadim menjelang H-1 lebaran, Nongsa, Batam, Selasa (5/7). Kepala Bandara, Suwarso(kiri) mendampingi iringan rombongan sidak dari Polda Kepri. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Kapolda Kepri, Brigjen Pol Drs. Sam Budigusdian (pegang tongkat) bersama rombongan melakukan sidak ke Bandara Internasional Hang Nadim menjelang H-1 lebaran, Nongsa, Batam, Selasa (5/7). Kepala Bandara, Suwarso(kiri) mendampingi iringan rombongan sidak dari Polda Kepri. Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Aparat Kepolisian di Kepri pun meningkatkan keamanan.

Kabag Humas Polda Kepri, AKBP Hartono, mengatakan saat ini tingkat kewaspadaan di Kepri lebih ditingkatkan lagi, akibat terjadinya insiden bom bunuh diri yang terjadi di Solo, dengan memperketat keamanan di seluruh area vital yang ada di Kepri, seperti bandara, pelabuhan , dan tempat perberbelanjaan.

“Keamanan akan semakin diperketat dengan menambah personil kepolisian, bekerjasama dengan TNI  dan instansi lainnya, yang akan ditempatkan di setiap pos di seluruh wilayah kota Batam, dan Kepri, demi menjaga kelancaran mudik lebaran tahun ini,” ujarnya kepada Batam Pos, saat melakukan sidak ke Bandara Hang Nadim, Selasa(5/7).

Ia juga memastikan sesuai dengan arahan Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budi Gusdian, bahwa saat ini Kepri, terkhususnya Batam dalam keadaan kondusif dan aman. Selain itu, Hartono juga menghimbau kepada masyarakat dan instansi lainnya untuk sama- sama membantu kepolisian dalam menjaga keamanan.

“Kalau ada masyarakat melihat kecurigaan terhadap siapa saja, bisa langsung melaporkan ke pihak berwajib,” tutupnya. (cr20)

Bandara Hang Nadim Perketat Keamanan

0
Puncak arus mudik di Bandara Internasional Hang Nadim Batam berkisar lebih dari 10 ribu penumpang pada H-1 lebaran, Nongsa, Batam, Selasa (5/7). Pihak bandara melakukan pengamanan yang berlapis bekerjasama dengan TNI dan Polri diseluruh sudut bandara untuk mengantisipasi ancaman yang datang dari oknum tidak bertanggung jawab. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Puncak arus mudik di Bandara Internasional Hang Nadim Batam berkisar lebih dari 10 ribu penumpang pada H-1 lebaran, Nongsa, Batam, Selasa (5/7). Pihak bandara melakukan pengamanan yang berlapis bekerjasama dengan TNI dan Polri diseluruh sudut bandara untuk mengantisipasi ancaman yang datang dari oknum tidak bertanggung jawab. Foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Keamanan dan penjagaan dilokasi Bandara Hang Nadim semakin diperketat dengan menambah personil polisi , TNI AD, TNI AU, dan TNI AL.

Kabag Umum Bandara Hang Nadim, Suwarso, mengatakan sebelumnya pihak bandara sudah mempersiapkan keamanan di seluruh area bandara demi melancarkan arus mudik lebaran tahun ini, Namun karena adanya insiden bom bunuh diri di Solo, tentunya tingkat kewaspadaan dan keamanan lebih ditingkatkan lagi dengan bekerjasama dengan TNI dan Kepolisian  untuk menambah personil di setiap area bandara diantaranya, 24 personil TNI AU, 20 personil kepolisian resort Barelang, 5 personil TNI AD, dan 5 personil TNI AL.

“Kita betul-betul memfokuskan tingkat keamanan di area bandara, mulai dari pintu masuk bandara sampai pintu untuk check-in, dan kedatangan, semuanya dijaga ketat oleh kepolisian dan tentara,” terangnya.

Lanjut Suwarso menjelaskan  diperketatnya tingkat keamanan di Bandara Hang Nadim merupakan arahan langsung dari  telegram Panglima TNI Jendral Gatot Numantyo, dan Menteri Perhubungan, Ignansius Jonan untuk lebih memperketat kemanan dan penjagaan di tempat vital seperti Bandara dan Pelabuhan di seluruh wilayah Indonesia. (cr20)

Hidayatullah Batam Ciptakan Generasi Qurani

0
Para wisudawati
Para wisudawati

batampos.co.id – Pondok Pesantren Hidayatullah Batam mewisuda Tahfidzul Qur’an angkatan ke 2 di Masjid Ar Riyadh Hidayatullah Kampus 2 Tanjung Uncang, Sabtu (2/6/). Rasa haru dan bangga terlihat di wajah para wisudawati. Sebanyak 82 peserta terdiri dari TK, SD, SMP, SMA dan Mahasantri berhasil diwisuda.

“Dari sisi capaian pun Daurah tahfidz tahun ini mengalami kemajuan yang cukup pesat dengan berhasilnya salah satu peserta menghafal 30 juz Alquran,” ujar Ustazah Sumayyah selaku penanggungjawab Daurah Tahfidz yang juga alumni STIS Hidayatullah Balikpapan.

Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Batam, KH Jamaluddin Nur dalam sambutannya saat menutup Daurah Alquran mengatakan bahwa tidak mudah menghafal Alquran kecuali dengan pertolongan dan karunia dari Allah.

“Tahun ini kita sudah punya pondok khusus tahfidz dan akan dimulai tahun ini. Kemudian bagi yang sudah hafal harus bisa menghafal, menjaga dan merawat hafalan yg telah diraih,” kata Jamaludin.

Lebih lanjut Jamaludin Nur mengatakan, bahwa dauroh ini adalah upaya untuk menciptakan generasi-generasi yang qurani, generasi yang selalu berpedoman pada Alquran dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Ini merupakan cita-cita besar, melalui daurah ini nantinya akan lahir generasi-genarasi yang qurani, yaitu generasi yang dekat dengan Alquran dalam kehidupannya sehari-hari. Tentu, cita-cita dan impian yang mulia ini harus ditopang dengan langkah yang nyata. Kita buktikan bahwa orang beriman itu mudah menghafalkan Alquran. Setelah itu jangan lupa untuk ditadabburi dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata jamal.

Daurah yang dilaksanakan 26 hari sejak tanggal 1 Ramadan hingga 27 Ramadan kali ini, merupakan daurah yang capaiannya cukup tinggi.

“Beberapa capaian Tahfidz angkatan ke 2 tahun ini ada yang 10-30 Juz 12 orang, 5-10 Juz 18 orang, 1-5 Juz 33 orang, dan TK yang berhasil menghafal surat-surat pendek dan An naba’-Al Infithar.

Adapun penghargaan terbaik diberikan kepada Sania yang berhasil menghafal 30 Juz (Mahasantri) Foas 12 Juz (SMA) dan Aida Laila Fitria binti Jamaluddin Nur 9 Juz (SD).

Acara Penutupan dan Wisuda Tahfidzul Qur’an angkatan ke 2 tahun ini digelar secara sederhana yang dihadiri oleh puluhan orang tua dan beberapa pengurus Yayasan Hidayatullah Batam namun acara yang dimulai sejak pukul 08.00 sampai 10.30 berlangsung khidmat dan orangtua tidak melewatkan kesempatan untuk mengabadikan momen yang diberkahi tersebut. (iwa)

Lazis Muhammadiyah Hadir di Batam, Langsung Salurkan Zakat

0
Ketua PD Muhammadiyah Kota Batam, Emtizar Karyan (kanan) didampingi manajer regional Lazismu Batam, Widiono Agung (dua dari kanan) menyerahkan zakat kepada para mustahik di Masjid Prof DR Hamka, Batuaji, Selasa (5/7/2016). Foto:  Yusuf Hidayat/Batam Pos
Ketua PD Muhammadiyah Kota Batam, Emtizar Karyan (kanan) didampingi manajer regional Lazismu Batam, Widiono Agung (dua dari kanan) menyerahkan zakat kepada para mustahik di Masjid Prof DR Hamka, Batuaji, Selasa (5/7/2016). Foto: Yusuf Hidayat/Batam Pos

batampos.co.id – Lembaga Zakat, Infak dan Shadakah Muhammadiyah (Lazismu) Kota Batam resmi diluncurkan di Masjid Prof DR Hamka di Komplek Muhammadiyah ASEAN, Batuaji, Selasa (5/7).

Manajer Regional Lazismu Kota Batam, Widiono Agung mengatakan Lazismu dibentuk sebagai wadah zakat, infak dan sedekah yang dikelola secara profesional, akuntabel dan transparan sehingga tercapai tujuan, yaitu mengentaskan kemiskinan dan membantu orang miskin.

“Awalnya kami prihatin dengan pembangunan masjid (Masjid Prof DR Hamka) yang gak jadi-jadi,” ungkap Agung. Meskipun sudah lama dibangun, masjid tersebut belum berdinding.

“Harapannya dari zakat yang terkumpul bisa didistribusikan untuk pembangunan masjid,” lanjutnya.

Selain itu, Lazismu Batam juga bertujuan meningkatkan kemitraan internal yang nantinya busa berkontribusi untuk pendidikan dan pegawai yang berada di lingkungan Muhammadiyah Batam.

Secara nasional, kata Agung, Lazismu mempunyai target Rp 250 miliar di tahun 2016. “Untuk Batam belum bisa menentukan target karena ini baru soft launching,” ujar pria yang juga Ketua Pimda 156 Tapak Suci Batam ini.

Agung menyatakan bagi wajib zakat (muzakki) yang menyalurkan di Lazismu akan punya Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) yang nilainya bisa mengurangi nilai pokok Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). “Koordinasinya dengan Baznas,” katanya.

Untuk sementara, sampai kemarin, Lazismu Batam telah mengumpulkan infak sebesar Rp 42,6 juta, infak masjid Rp 6 juta, zakat maal Rp 9,750.000, dan zakat fitrah Rp 2, 591,500 ditambah beras 57,5 kilogram.
“Ini sebelum Lebaran wajib didistribusikan sekaligus soft launching Lazismu Batam,” ungkapnya.

Ketua PDM Kota Batam, Emtizar Karyan mengaku senang dengan dibentuknya Lazismu Batam. “Ini memberi semangat baru bagi kami. Besar harapan kami kepada Lazismu agar menjadi pioner, yakni sekelompok orang yang mengajak kepada kebaikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Baznas Kota Batam yang diwakili Mirwan Siregar menyatakan setiap lembaga zakat harus ada dewan syariahnya dan harus mau diaudit, sehingga pengelolaannya benar-benar akuntabel, transparan dan dipercaya.

“Jika ada penyimpangan bisa kena sanksi pidana 5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta,” kata Mirwan.

Mirwan juga mengimbau kepada pengelola Lazismu Batam agar kreatif dalam mengumpulkan zakat, “terutama petugas di bagian pengumpul zakat,” ucapnya.

Dalam soft launchinh tersebut ditandai dengan penyerahan zakat kepada tujuh mustahik dan pegawai di lingkungan Muhammadiyah, berupa beras dan uang tunai. (ryh)