batampos.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri melakukan pemeriksaan tambahan kepada tiga orang tersangka dugaan kasus korupsi dana Bansos Pemko Batam tahun anggaran 2011-2012, Kamis (15/9). Mereka dari pihak penyalur insentif guru Taman Pendidikan Quran.
Ketiga tersangka yang diperiksa yakni Junaidi, yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Bappeda Pemko Batam. Kemudian, Jamiat, Ketua Badan Musyawarah Guru (BMG)TPQ Kota Batam. Selanjutnya ada Abdul Samad, mantan Kasubbag Kesra Pemko Batam.
Asisten tindak pidana khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, N Rahmat, mengatakan pemeriksaan kembali terhadap para tersangka tersebut dilakukan pihaknya guna melengkapi berkas berita acara pemeriksaan.
“Iya untuk melengkapi berkas saja. Sama yang dari PS Batam juga sebelumnya sudah kami lakukan pemeriksaan tambahan,” ujar Rahmat.
Dikatakan Rahmat, nantinya setelah berkas berita acara pemeriksaan (BAP) lengkap, para tersangka akan di limpahkan ke Jaksa Penuntutan untuk diteliti kembali sebelum akhirnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor untuk disidangkan.
“Yang saat ini kami sedang bekerja. Jika selesai secepatnya akan kami limpahkan ke Pengadilan untuk disidangkan,” kata Rahmat.
Terpisah, kuasa hukum tiga tersangka penyalur insentif guru TPQ dari kasus Bansos Batam, Syam Daeng Rani, membenarkan kliennya diperiksa kembali oleh tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Kepri.
“Iya klien kami hanya menjelaskan harta kekayaan yang diminta kepada penyidik. Biasalah hanya pemeriksaan tambahan saja,” ucap Daeng singkat.(ias/bpos)
Personil Lantamal IV Tanjungpinang memeriksa barang muatan kapal KM Sinar Baru yang Diamankan karena membawa sembako Ilegal. Foto: Dispen Lantamal IV untuk Batam Pos.
batampos.co.id – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang, kembali menggagalkan upaya penyelundupan sembako ilegal yang di muat oleh kapal KM Sinar Baru, pada Rabu (14/9), sekitar pukul 22.40 WIB, di perairan Tanjung Koko, Pulau Galang.
KM Sinar Baru GT 15 berlayar dari Pelabuhan Hasim jembatan Enam dengan tujuan Dabo Singkep. Kapal tersebut diketahui milik pengusaha berinisial MS, yang dinahkodai E dengan ABK sebanyak empat orang.
Dari hasil pemeriksaan kapal tersebut bermuatan minuman beralkohol produksi Singapura sebanyak 2.300 kaleng, minuman beralkohol produksi Malaysia sebanyak 1.400 kaleng, Susu kental produksi Malaysia, tabung gas LPG 12 Kg sebanyak 100 tabung, beras 120 karung, rokok tanpa cukai sebanyak 11 bal, makanan ringan berbagai merek produksi Malaysia sebanyak 30 dus, menggoreng isi 4,8 liter sebanyak 700 jerigen. Dari pengakuan nahkoda, barang muatan adalah milik AY.
“KM Sinar Baru yang kami tangkap kemarin malam tersebut merupakan target operasi dari tim WFQR Lantamal IV, dan diduga ada sindikat penyelundupan sembako dari luar negeri yang menggunakan kapal dengan GT besar kemudian dipindahkan ke kapal-kapal dengan GT lebih kecil di tengah laut untuk selanjutnya akan didistribusikan melalui pelabuhan tikus yang ada di wilayah Kepri,” ujar Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI S Irawan.
Dikatakan Irawan, modus yang digunakan mereka adalah dengan memodifikasi kapal-kapal penangkap ikan untuk mengangkut sembako ilegal. Selain itu untuk mengelabui petugas, mereka mengemas minuman beralkohol dengan kardus makan ringan. Namun dengan kejelian tim WFQR di lapangan dapat mengungkap dan menangkap pelaku berikut barang bukti tindak kejahatan tersebut.
“Kami akan terus mendalami dan mengembangkan hasil operasi ini, tim WFQR Lantamal IV tidak akan pernah berhenti memburu para pelaku kejahatan di perairan Kepri baik yang terlibat tindak kejahatan illegal fishing, perompakan, penyelundupan TKI, penyelundupan sembako, peredaran narkoba dan berbagai tindak kejahatan lainnya,” tegas Danlantamal IV.
Selain bermuatan sembako ilegal, KM Sinar Baru, jelas Danlantamal, juga tidak dilengkapi dengan Surat Perintah Berlayar (SPB), daftar ABK serta daftar manifest barang yang di muat juga tidak ada. Ditambahkannya, setelah dilakukan pendataan terhadap muatan kapal dengan di saksikan oleh kru kapal dan demi keamanan. Barang muatan kapal tersebut di pindahkan dari kapal ke gudang Mako Lantamal IV Tanjungpinang.
“Guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut, KM Sinar Baru beserta seluruh ABK dibawah pengawalan tim WFQR Lantamal IV dibawa dan diamankan di dermaga Yos Sudarso Mako Lantamal IV,”pungkas Irawan.(ias/bpos)
batampos.co.id – Muhammad Rudi, Wali Kota Batam, mulai memutar roda organisasi di lingkungan pemko Batam.
Kamis (15/9/2016) sore, Wali Kota melantik Jefridin, kepala Dispenda menjadi Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Batam.
“Jadi staff ahli dulu. Sekdanya nanti,” kata Rudi, di kantor Pemko.
Selain Jefridin, ada tiga pejabat eselon II lainnya, yang ikut dirotasi. Mereka adalah, Rudi Syakiakirti yang dulu menjabat Staf Ahli Bidang Perdagangan dan Tata Niaga Sekertariat Daerah Kota Batam, menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemko Batam.
Kemudian, jabatan Zarefriadi yang dulunya Kadisnaker, kini dipindah menjadi Staf Ahli Bidang Perdagangan dan Tata Niaga Sekertariat Daerah Kota Batam. Selanjutnya, ada Asril yang dulu Kadistako, kini menjadi Sekertaris Dewan Perwakilan Kota Batam.
“Tidak hanya berhenti di sini. Nanti, setelah Perda SOTK selesai, akan kita lanjut lagi,” katanya.
Sementara pejabat eselon III dan IV yang dirotasi antara lain:
Abidun Pasaribu yang dulu menjabat Camat Sagulung, dipindah menjadi Kabag Perekonomian Sekertariat Daerah Kota Batam.
Suhar, pindah dari Kabid Prasarana Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum, menjadi Sekertaris Dinas Tata Kota, Batam.
Muhammad Aidil Sahalo, pindah dari Kabid Perencanaan Sosial dan Budaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Batam, menjadi sekertaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Batam.
Ade Sofiyan, pindah dari Kabag Protokol Setdako Batam, menjadi Kabag Organisasi dan Tata Laksana Sekertariat Daerah.
Reza Khadafi, pindah dari sekretaris Kecamatan Sagulung Kota Batam menjadi Camat Sagulung Kota Batam
Nurzalie, pindah dari Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekertariat Daerah, menjadi Sekertaris Satpol PP.
Yudi Admajianto, pindah dari Kepala Bidang kebersihan dan pertamanan dinas kebersihan dan pertamanan kota Batam menjadi sekcam Batam Kota.
Azril Apriansyah, Kepala Bidang Perencanaan dan Sarana Pembangunan Baperda Kota Batam menjadi Kabid Perencanaan Sosial dan Budaya Baperda Kota Batam.
Dahlina Nopilawati, Kasubid Tata Ruang, Tata Guna Tanah dan Lingkungan Hidup Baperda Kota Batam menjadi Kepala Bidang Perencanaan dan Sarana Pembangunan Baperda Kota Batam.
Chitra Widya, Sekcam Batam Kota menjadi Kabid Sumber Daya Aparatur Satpol PP.
M. Firdaus Ramadhan Batubara, Lurah Sadai Kecamatan Bengkong menjadi Kabid Kebersihan DKP Kota Batam.
Riama Manurung, Staff Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Batam, menjadi Sekertaris Korpri Kota Batam.
Dwiki Septiawan, Lurah Taman Baloi Kecamatan Batam Kota menjadi Kasi Retribusi DKP Kota Batam.
Faisal Novrieco, Lurah Tanjung Buntung Kecamatan Bengkong menjadi Kasi Lebersihan Jalan dan Lingkungan DKP Kota Batam.
Firdaus dari Sekertaris Lurah Sadai Kecamatan Bengkong, menjadi Lurah Sadai Kecamatan Bengkong.
Ridwan Nur Salatsa, Kasubag Tata Usaha Pimpinan Bagian Umum Setdako Batam menjadi Lurah Bengkong Laut Kecamatan Bengkong
Wendhy Septian Pratama Lurah Bengkong Laut Kecamatan Bengkong menjadi Kasubag Tata Usaha Pimpinan Bagian Umum Setdako Batam.
Jeakiel Alexander Banik dari Kasi Kebersihan Jalan dan Lingkungan DKP Kota Batam, menjadi Kasi Pengawasan dan Pengendalian DKP Kota Batam.
Hendri Sihombing dari Kasi Retribusi DKP Kota Batam menjadi Kasi Data dan Informasi DKP.
Jon Arif dari Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sungai Binti menjadi Lurah Taman Baloi Kecamatan Batam Kota.
Ranto Parulian Saragi pindah dari Kasubbag Perencanaan dan Evaluasi Kecamatan Bengkong, menjadi Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Bengkong. (iik/pm)
batampos.co.id – Allium Batam Hotel berumur dua tahun! September ini akan menjadi bulan yang penuh perayaan untuk Allium Batam Hotel karena hotel ini merayakan ulang tahunnya yang jatuh pada 25 September.
Untuk merayakannya, Allium Batam Hotel mengadakan serangkaian acara dan promosi yang bisa dinikmati oleh semua pengunjung.
Allium Batam Hotel menawarkan diskon khusus sebanyak 20% untuk semua makanan “Chef Recommendation” yang terdiri dari 6 menu yang menjadi menu special andalan Allium selama bulan September.
Diantara menu-menu tersebut, makanan specialnya adalah Dragon Fruit Salad, Au Beouf Pizza, Allium 2 Seasons Pizza, Pindang Iga Asam Pedas, Authentic Sop Buntut, dan Salmon Asam Pedas.
Di menu andalan Allium Batam Hotel ini, Anda dapat menemukan cita rasa makanan Barat, Indonesia, dan Asia yang tersaji. Setiap makanan yang dimasak, diproses dengan setulus hati oleh para ahli kuliner Allium sehingga rasa akan benar-benar meresap dan tentunya tidak akan gagal untuk memuaskan keinginan Anda.
Anda dapat memesan pizza biasa dan pizza hitam, yang memiliki perbedaan dasar adonan. Pizza hitam dibuat berdasarkan adonan yang berwarna hitam sehingga di hasil akhirnya, dasar dan pinggiran pizza berwarna hitam.
Tak perlu khawatir karena rasa dari pizza hitam ini tak kalah lezat dengan pizza biasa. Semua tamu dapat menikmati hidangan mewah ini dengan diskon yang sangat spesial sampai dengan 31 September 2016.
Sebagai bagian dari perayaan, Allium juga mengadakan donor darah yang akan diselenggarakan di akhir September. Dengan harapan, Allium Batam Hotel bisa membantu orang yang membutuhkan.
Selain donor darah, sehubungan dengan Hari Raya Haji, Allium Batam Hotel juga menyumbangkan pakaian dan makanan untuk panti asuhan.
Allium Batam Hotel paham bahwa hotel tidak akan sukses tanpa kerja keras dari stafnya, maka dari itu, untuk staf dan manajemen, Allium Batam Hotel menyelenggarakan “Staff Party” yang sifatnya tahunan yang akan diselenggarakan pada 29 September 2016.
Jika Anda ingin memesan kursi Anda bersama rekan, keluarga, maupun kolega anda di Paris Lyon Café untuk bisa menikmati promo kami, hubungi Allium Batam Hotel di +62 778 452 888 atau Anda juga dapat menghubungi melalui e-mail di [email protected] untuk info lebih lanjut dan pemesanan.
Kunjungi juga halaman Facebook Allium Batam Hotel di www.facebook.com/alliumhotelbatam, follow twitter Allium Batam Hotel di @alliumbatam dan ikuti Instagram kami di @alliumbatamhotel untuk berita terbaru dan update dari Allium Batam Hotel.(fenny/adv)
Jutaan umat Islam dari berbagai negara melaksanakan rangkaian ibadah haji di Masjidil Haram, Mekkah. Foto: istimewah
batampos.co.id – Sekretaris Asrama Haji Batam, Syahbudi menyebutkan, seluruh jamaah haji secara nasional maupun embarkasi Batam, sudah melaksanakan wukuf dan sekarang posisinya berada di Mina.
“Kemarin, 11 zulhijah, jamaah kita sudah mulai melontaran Jumrah kedua,” kata Syahbudi, kemarin.
Pelontaran ini, kata Budi, akrabnya, dilakukan bersama-sama ketua Kelompok terbang (kloter).
“Tadi kami dapat informasi dari ketua kloter I embarkasi Batam bahwa jamaah sudah mulai siap-siap untuk melakukan pelontaran. Yang mana BTH I atau kloter I, insaallah akan ngambil nafar awal,” tuturnya.
Usai pelontaran, kloter I akan kembali ke Mekah dan siap-siap pulang ke tanah air. Pada tanggal 17 September, jamaah kloter I ini akan diberangkatkan dari Mekah menuju Jedah dan langsung ke Batam.
“Dan insyallah Minggu (18/9), kloter I ini akan tiba di Bandara Hangnadim sekitar pukul pukul 08.05 WIB.” tuturnya.
Selanjutnya pada sorenya, kloter II, kata Budi, direncanakan tiba di Batam sekitar pukul 18.35 WIB. Total ada 339 jamaah asal Pekanbaru, Riau dan Kepulauan Riau di kloter I dan II ini. (rng/koran)
batampos.co.id – Realisasi investasi di Batam pada medio Agustus mengalami peningkatan dibanding tahun lalu walaupun jumlah proyeknya menurun.
Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat ada 28 proyek masuk senilai 127,3 juta Dollar Amerika.
“Jauh meningkat dibanding tahun lalu yang sebesar 84,2 juta Dollar Amerika dari 29 proyek,” ungkap Direktur Publikasi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono, kemarin (14/9).
Namun, belum ada investasi yang masuk lewat program unggulan baru BP Batam yakni Izin Investasi 3 Jam (I23J) dan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK) yang diluncurkan penghujung Agustus kemarin.
Dengan kata lain tidak ada investasi dengan nilai lebih dari Rp 50 miliar yang masuk ke Batam.
Namun Andi menjelaskan kegiatan promosi akan terus digalakkan apalagi setelah grand launching yang rencananya akan diadakan pada 29 Oktober nanti sempena dengan hari jadi BP Batam dan peluncuran sistem online alokasi lahan.
“Ya semuanya butuh proses. Di Jakarta saja yang menjadi pionir I23J dan KILK selama dua bulan dengan syarat minimal Rp 100 miliar belum menerima investasi satupun,” ujarnya.
Sebagai gambaran, program I23J memberikan kemudahan kepada calon investor yang ingin memperoleh 8 izin dan KILK memudahkan investor untuk bangun usahanya di kawasan industri setelah mendapat 8 izin tersebut.
8 izin tersebut antara lain Izin Investasi, Akta Perusahaan dan Pengesahan, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA), Angka Pengenal Importir Produsen (API-P) dan Nomor Induk Kepabeanan (NIK).
“Syarat untuk bisa memanfaatkan layanan perizinan ini adalah investasi minimal Rp 50 miliar atau menyerap tenaga kerja minimal 300 orang,” jelasnya.(leo)
batampos.co.id – Dari luas lahan yang dimiliki para petani di wilayah Tembesi saat ini 400 hektar, mampu menghasilkan panen unggulan, yakni singkong. Dalam satu hari para petani bisa mendapatkan hasil penen sebanyak 3-4 ton.
Di luas lahan 400 hektar tersebut, digarap sebanyak 11 aggota kelompok tani yang ada di wilayah Tembesi, selain hasil unggulan ubi (singkong, red) setiap hari panen mencampai 3-4 ton, petani juga menghasilkan penen unggulan lainnya, ya itu jagung. Dalam satu kali panen (65-70 hari, red) bisa mencapai 200-500 kilogram.
“Kalau sayur-mayur per hari hanya 6 ton saja,” ujar Ketua Gabungan Kelompok Tani Tembesi, Soroso, Rabu (14/9).
Untuk pemasaran hasil panen mereka langsung didatangi tekulak. “Kadang kita juga antar ke pasar Tradisional SP Plaza, pasar Fanindo, pasar Avria dan pasar Forumnas Sagulung,” ungkapnya.
Untuk harga jual dari para petani, seperti harga jual singkong dijual Rp 2.500 per kilogram, sementara harga jagung Rp 3.500 per biji, dan untuk harga sayur-mayur Rp 5 ribu per kilogram.
“Kacang panjang sering nggak stabil harganya bisa Rp 18 ribu. Sekarang Rp 12 ribu karena yang panen kacang sedikit,” ucap Soroso.
Sementara itu, Ketua Kelopok Tani Karya Mulya Subur, Subur mengatakan di kelompoknya memiliki 15 jumlah anggota kelompok, satu orang anggotanya menggarap lahan sekitar 1.5 hektar.
“Kalau anggota kita 15, jadi total keseluruhan lahan digarap seluas 22.5 hektar,” kata Subur.
Dari 15 anggotanya, rata-rata semuanya bercocok tanaman ubi dan jagung serta beberapa sayuran-mayur seperti, kangkung, bayam, sawi, kacang pajang, timun dan lain-lainnya.
“Tanam jagung sekitar 65 hari panen, kalau ubi dari tanam hingga panen 10 bulan dan untuk sayur basah 20 hari,” ucap Subur. (cr14/koran bp)
Putri Asnari(kiri) dan Eka Fitriani(kanan) bersama group lainnya sedang asik mengikuti lomba menata sate kambing diatas piring plastik dalam rangka Qurban Party Khasanah yang diselengarakan oleh BNI Syariah Batam di Saung Sunda Sawargi, Batamcenter, Rabu (14/9). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
batampos.co.id – Keceriaan anak dhuafa mewarnai lomba menata dan makan sate dalam rangka kegiatan Qurban Party Hasanah dengan tajuk ‘Syukurku Nikmatku’ oleh BNI Syariah Cabang Batam di Saung Sunda Sawargi Batamkota, Rabu (14/9) pagi.
Tak ayal 50 anak dari yayasan Nurul Islam Batam, Yayasan Daarut Tauhid, Komunitas Tabungan Akhirat dan Rumah Zakat larut dalam kegembiraan.
Kegiatan ini juga turut dihadiri perwakilan Komunitas Tangan di Atas, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah, Yayasan Anak Sholeh Kepri, BMT Karya Anak Bangsa, PT. Khazanah Global, PT Dredolf Indonesia, PT Global Mukti Solusindo, Gaido Tour and Travel, SMP Al Azhar serta SMP Sekolah Alam Batam.
“Ketemu teman baru yang banyak sama main sama kakak BNI Syariah, senang jadinya. Nambah pengalaman juga,” ujar salah satu anak, Aynun Nur Choorul Nissa.
Kebahagiaan serupa juga disampaikan Vino Hernandes,8. “Senang, satenya enak,” kata Vino polos.
Sementara itu Branch Manager BNI Syariah Batam, Mukhni mengatakan Qurban Party Hasanah digelar dalam rangka memeriahkan Idul Adha dan menjalin silaturahmi antara nasabah dengan karyawan.
Tak hanya di Batam, Qurban Party Hasanah juga digelar serentak di 67 Kantor Cabang BNI Syariah seluruh Indonesia. Tahun 2015 lalu, melalui program ini BNI Syariah menyalurkan 152 ekor sapi dan 276 ekor kambing.
“Konsep pelaksanaanya menyampaikan kegembiraan di Hari Raya Idul Adha kepada anak dhuafa, masyarakat, serta nasabah BNI Syariah,” ucapnya.
Lanjut dia, selain acara lomba menata dan makan sate dengan anak dhuafa, kegiatan lain Qurban Party Hasanah yakni pemotongan dan penyerahan qurban bekerja sama dengan Masjid Darul Hikmah Baloi pada Senin (12/9) lalu.
“Kegiatan ini berhasil menyalurkan 600 paket daging qurban kepada keluarga dhuafa di wilayah sekitar BNI Syariah Kantor Cabang Batam yang beralamat di Jalan Raden Patah 67-71 Baloi, Lubuk Baja,” terangnya.
Menurutnya kegiatan ini merupakan salah satu bentuk syukur BNI Syariah indonesia atas kinerja yang baik. Diantaranya, periode akhir Juni 2016 ini BNI Syariah mencatat pertumbuhan aset sebesar 23,12 persen, dari Rp 20,85 Triliun di Juni 2015 menjadi Rp 25,68 Triliun pada akhir Juni 2016.
Pembiayaan tumbuh (year to year) 13,36 persen dari Rp 16,74 Triliun pada Juni 2015 menjadi Rp 19,98 Triliun pada akhir Juni 2016. Capaian lain yakni dana pihak ketiga tumbuh dari Rp 17,32 Triliun di Juni 2015 menjadi Rp 21,83 Triliun pada akhir Juni 2016 atau naik sebesar 26,05 persen. serta meraih laba bersih (EAT) per Juni 2016 mencapai Rp 145,65 Miliar atau naik sebesar 45,73 persen pada periode yang sama.
“Di tengah perlambatan ekonomi ini, BNI Syariah berusaha memberikan kinerja terbaiknya bagi perekonomian bangsa, dan tentunya hal ini tidak dapat dilakukan sendirian. Kebersamaan dari seluruh stakeholder untuk peduli pada masyarakat sekitar merupakan salah satu upaya hasanah yang ingin dibangun melalui kegiatan ini,” paparnya.
Kinerja BNI Syariah juga mendapat apresiasi dari beberapa lembaga dan media. Diantaranya, The Best Bank in Retail Banking Services Kategori Bank Syariah pada Indonesia Banking Award 2016 dari Tempo Media Group, The Most Efficient Bank Kategori Bank Syariah Aset Di Atas 10 Triliun pada Indonesia Banking Award 2016 oleh Tempo Media Group, The Most Reliable Bank Kategori Bank Syariah Aset Di Atas 10 Triliun pada Indonesia Banking Award 2016 oleh Tempo Media Group.
Tak hanya itu, penghargaan lain yakni Best Syariah 2016–Bank Syariah Terbaik 2016 Kategori Bank Syariah Aset Lebih Dari Rp 10 Triliun oleh Majalah Investor serta Infobank Awards 2016–Predikat Sangat Bagus Atas Kinerja Keuangan Tahun 2015 oleh Majalah Infobank.
“Insya Allah dengan senantiasa mengusung nilai-nilai Hasanah, BNI Syariah akan meningkatkan semangat kerja keras untuk memberikan yang terbaik sesuai kaidah dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (cr13/koran bp)
batampos.co.id – Kondisi jalanan di Batam terlihat belang pasca dilebarkan. Sebab, ruas jalan yang dilebarkan tidak langsung diaspal, melainkan disemen hingga adanya anggaran tahun 2018 nanti.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengakui pihaknya baru bisa menyemen sebagian ruas jalan yang telah dilebarkan. Pengaspalan baru dilakukan setelah seluruh jalan di Kota Batam diperbaiki dan dilebarkan.
“Kita semen dulu, aspal pasti kita lakukan. Tapi bukan sekarang. Kita akan lakukan secara bertahap, kalau kita lakukan sekarang nanti tidak sama tinggi” ujar Rudi usai meninjau perbaikan jalan di Nagoya, Jodoh hingga Batamcenter, kemarin pagi.
Ia mengatakan antara aspal dan semen tak bisa menyatu sehingga terlihat belang. Namun saat anggaran untuk pengaspalan keluar, ia akan langsung mengaspal seluruh jalan, termasuk aspal jalan lama.
“Anggarannya belum keluar. Nanti kita aspal bertahap dengan pelebaran jalan di 2015. Kemungkinan kita mulai aspal 2018 atau 2019 nanti. Kita buka semua baru diaspal,” terang Rudi.
Menurut dia, saat ini pihaknya tengah fokus menggesa pelebaran jalan di kawasan Nagoya, Jodoh hingga Batamcenter. Hingga kini pengerjaan masih 56 persen. Kontraktor harus mengejar waktu, lantaran akhir November harus selesai.
“Kontraktor menyanggupi, kalau tidak akhir November atau awal Desember harus selesai,” jelas Rudi.
Dikatakannya, saat ini pelebaran jalan di Simpang Kawi hingga Simpang Telkom masih dalam tahap pengerjaan baru miring.
Hal itu dilakukan karena posisi jalan berada diatas komplek ruko di kawasan Serayabawah. Sementara jalan dari Simpang BNI Batamcenter hingga Bundaran Madani sudah tahap semenisasi.
“Kalau sudah mengecor jalan itu tak memakan waktu lama. Kita gesa terus, agar selesai tepat waktu untuk proyek anggaran tahun ini,” harap Rudi.
Sementara tahun depan, Rudi sudah merencanakan pelebaran jalan dari bundaran Madani ke sepanjang Jalan Engkuputri. Yang kemudian dilanjutkan dari Simpang Telkom menuju Simpang BNI Batamcenter dan jalan di Tanahlongsor.
“Kita lanjutkan proyek ini, beberapa anggaran sudah ada penghematan. Termasuk pemangkasan honor untuk kegiatan PNS,” sebut Rudi. (she/koran bp)