Senin, 29 Juni 2026
Beranda blog Halaman 14439

Ruang Inap Diresmikan, Puskesmas Diminta Utamakan Pelayanan ke Masyarakat

0
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Rizal. Foto: Immanuel Sebayang/ Batam Pos
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Rizal. Foto: Immanuel Sebayang/ Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Rizal didampingi Kepala Puskesmas dan Camat Sekupang meresmikan ruang inap Puskesmas Sekupang, Kamis (2/6). Ruangan lantai dua itu dilengkapi dengan ruangan bersalin dan ruangan gawat darurat.

“Lantai satu dua tempat tidur, satu ruangan bersalin, sedangkan lantai dua ada empat kamar dilengkapi dengan peralatan yang lengkap,” kata Chandra setelah peresmian.

Saat ini sebanyak 16 Puskesmas sudah memiliki ruang rawat inap. “Tinggal yang di Tibanbaru saja lagi, kita sudah ajukan semoga tahun depan sudah berdiri,” harapnya.

Pembangunan ruang inap Puskesmas Sekupang ini, lanjutnya masuk dalam anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015. “Jumlah pastinya saya lupa, tapi besar anggaran tiap puskesmas sekitar 600 hingga 800 juta,” jelasnya.

Dia berharap dengan adanya ruang inap ini bisa menangani pasien untuk memperoleh fasilitas. “Biasanya rumah sakit sering menumpuk pasiennya, nah sesuai dengan keinginan pimpinan setiap puskesmas harus dilengkapi ruang inap untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat banyak,” katanya.

Selain itu pria yang juga berprofesi sebagai dokter gigi ini, juga menyoroti pelayanan di puskesmas yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan. “Kemarin ada yang telpon katanya buka cuma setengah hari,”

Lanjutnya, tidak ada puskesmas yang buka setengah hari, itu hanya salah komunikasi saja,” kilahnya.

Dia berjanji akan menegur pegawai yang tidak ramah atau melayani pasien dengan setengah hati, apalagi saat ini semua puskesmas sudah beroperasi selama 24 jam. “Saya butuh masukan, jika ada yang tidak bagus akan segera diperbaiki,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Sekupang, Anna Hashina mengungkapkan dengan diresmikannya ruang inap ini bisa melayani pasien lebih baik lagi. Diakuinya saat ini masih kekurangan tenaga dokter maupun perawat. Saat ini Puskesmas Sekupang memiliki 56 tenaga termasuk yang honorer. Kita masih butuh tiga orang dokter, empat bidan, dan 5 perawat. Kita sudah ajukan,” jelas wanita berkacamata ini.

Camat Sekupang, Zurniati yang turut hadir dalam peresmian itu menilai ruang inap sudah memiliki standar yang bagus. Ia berpesan kepada petugas puskesmas untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Layani pasien jangan lupa senyum,” sebut Zurniati.

Semoga masyarakat yang berada di wilayah Sekupang dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik. “Ya, untuk pelayanan kita pasti senang dengan sudah beroperasinya ruang rawat inap ini,” tutupnya. (cr17)

Curah Hujan di Batam Diprediksi Tetap Tinggi Hingga Akhir Juni

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Philip Mustamu mengatakan, hingga akhir Juni 2016 diperkirakan wilayah Kepri khususnya Kota Batam masih mengalami curah hujan yang cukup tinggi. “Di Batam tidak memiliki musim, tapi bisa dikatakan saat ini lagi banyak hujan,” ujar Philip.

Biasanya, lanjut Philip, curah hujan tinggi di Batam berlangsung dalam bulan Mei saja. “Sekarang diawal Juni baru dimulai tingginya intesitas hujan tersebut,” sebutnya.

Ia menjelaskan, hal ini dikarenakan penguapan tinggi dan uap air yang dibawa angin sangat banyak, sehingga membentuk awan konvektif (media pembentuk hujan) yang terjadi berulang-ulang. “Semakin banyak terjadinya awan konvektif itu, maka semakin deras hujan yang turun,” terangnya.

Selain itu, awan konvektif juga berpengaruh dalam durasi hujan yang turun. “Sekarang ini, durasi hujan turun bisa mencapai 5 hingga 7 jam dari hujan ringan hingga lebat,” sebutnya lagi.

Dengan keadaan cuaca yang demikian, Philip menganjurkan untuk masyarakat Batam bisa lebih waspada menghindari hal-hal buruk yang bisa terjadi. “Kontak listrik, kesehatan, menjadi perhatian utama saat keadaan hujan seperti ini, karena kedua hal itu sangat rentan dengan hujan,” pungkasnya. (cr15)

Rintihan Hati Orangtua Kembar Siam Rahma-Rahmi: Tolonglah Kami!

0
Tim medis Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam bercengkrama dengan si-kembar siam Rahma-Rahmi. Foto: cecep mulyana/batampos
Tim medis Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam bercengkrama dengan si-kembar siam Rahma-Rahmi. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Tak banyak yang dapat dilakukan Junaidi Bakri Ratulolly, ayah kandung bayi kembar siam Rahma Fairuz Maknunia-Rahmi Fahira Nahlanisa.

Baca Juga: Biaya Operasi Pemisahan Rahma-Rahmi Butuh Rp 1 Miliar, Baru Terkumpul Rp 63 Juta, Yuk Bantu!

Pria yang kini tengah menganggur itu mengaku tak mungkin mampu menanggung biaya operasi anaknya yang diperkirakan mencapai Rp 1,1 miliar. Dia hanya bisa pasrah sambil berharap derma dari para donatur.

“Uluran tangan para dermawan sangat kami harapkan. Semoga keduanya (Rahma-Rahmi) sehat, kami mohon doa pada masyarakat Kepri, khususnya Batam,” kata Junaidi saat ditemui di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) kemarin (2/6).

Jangankan untuk membiayai operasi pemisahan putrinya. Untuk kebutuhan sehari-hari saja semua serba pas-pas an. Beruntung istrinya, Warmin Bahruddin, saat ini masih bekerja di salah satu perusahaan garmen di Batamcenter.

Tak bekerja bukan keinginannya. Sebab dia mengaku sudah berupaya mencari pekerjaan. Tak terhitung lagi berapa lamaran kerja yang sudah dikirimkan ke perusahaan. Namun tak satupun yang diterima.

“Sekarang kadang ngojek juga,” ungkapnya.

Saat berbincang dengan Batam Pos, mata Junaidi berkaca-kaca. Apalagi saat ditanya soal keadaan anaknya, bulir-bulir bening air matanya nyaris tumpah.

“Sedih pastinya melihat anak dengan kondisi ini. Mereka masih kecil tapi yang dihadapinya cukup berat,” ucapnya sedikit terbata-bata.

Baca Juga: Operasi Pemisahan Rahma-Rahmi Dipimpin Dokter dari RSUD Dr Soetomo

Seperti diketahui, Tim Operasi Rahma-Rahmi sengaja membuka rekening donasi untuk menggalang bantuan melalui rekening BRI 0331-01-006402-53-8 atas nama Kembar Siam Kepulauan Riau. Namun hingga Rabu (1/6) lalu baru terkumpul dana Rp 63 juta. Padahal biaya operasi pemisahan Rahma-Rahmi diperkirakan mencapai Rp 1,1 miliar.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para dermawan yang sudah membantu. Semoga niat baik mereka dibalas oleh Allah,” ucapnya. (cr13)

Harris Resort Waterfront Charity, Berbagi Keceriaan Bersama Anak-anak Pulau Akar

0
Tim Harris Resort Waterfront memandu anak-anak Pulau Akar untuk melakukan permainan menarik di Pulau Akar jembatan dua Barelang, Kamis (2/6). Foto: Ist
Tim Harris Resort Waterfront memandu anak-anak Pulau Akar untuk melakukan permainan menarik di Pulau Akar jembatan dua Barelang, Kamis (2/6). Foto: Ist

batampos.co.id – Jelang hari ulang tahun Harris Resort Waterfront, Marina, yang jatuh di tanggal (1/8) mendatang, berbagai kegiatan mulai digelar pihak Harris Resort Waterfront, salah satunya kegiatan sosial dengan mengunjungi Pulau Akar di jembatan dua Barelang, Kamis (2/6).

Kegiatan ini merupakan charity dari Harris Resort Waterfront kepada anak-anak Pulau Akar, dengan mengangkat tema ‘Sharing happiness with children’.

Ketua pelaksana event tersebut, Tika mengatakan, memilih Pulau Akar sebagai tempat tujuan acara mengingat anak-anak yang berada di pulau pun dirasa perlu untuk mendapatkan hiburan dengan permainan nan menarik, agar mereka juga bisa tahu dan bisa mengenal Harris Resort Waterfront lebih dekat.

“Dengan kebersamaan ini, keberadaan kita diharapkan bisa memberikan sedikit kecerian di wajah polos mereka, dan bisa berkesan bahwa kakak-kakak dan abang-abang dari Harris Resort Waterfront pernah mengunjungi mereka,” ujar Tika.

Tidak hanya sekedar mengunjungi dan bermain sejumlah permainan, anak-anak Pulau Akar turut dihibur dengan aksi Harris Move atau welcome dance khas Harris Hotel yang dilakukan oleh keseluruhan karyawan Harris Resort Waterfront yang datang ke lokasi acara saat itu.

General Manager Harris Resort Waterfront, Romain Huet menuturkan, melihat semangat anak-anak mengikuti gerakan Harris Move juga dalam bermain game, tidak salah rasanya untuk memilih Pulau Akar sebagai tempat tujuan. “Tema yang diangkat sangat sesuai dengan kegiatan kita karena semuanya happy,” ungkapnya.

Sebagai cinderamata, sebanyak 70an anak-anak Pulau Akar mendapatkan perlengkapan alat-alat tulis yang bisa digunakan untuk belajar. Selain itu, beberapa hadiah menarik sebagai pemenang game juga tidak ketinggalan untuk dibagikan.

“Kedepannya, kita akan mengundang anak-anak Pulau Akar untuk datang langsung ke Harris Resort Waterfront, agar juga bisa menikmati fasilitas hotel yang tersedia,” tutup Romain. (cr15)

Kucing Anda Ingin Menang di Batam Pos Fun Cat Show 2016, Ini Syaratnya

0

kucingbatampos.co.id – Batam Pos Fun Cat Show 2016 dan Bazzar Pet shop kian dekat. Ajang yang akan digelar di Grand Ballroom Radisson Golf and Convention Centre, Sukajadi Batam, Minggu (5/6/2016) nanti bakal semarak dengan penampilan aneka jenis kucing baik lokal/domestik dan ras.

Seperti diketahui, dalam ajang ini nanti akan digelar tiga lomba di antaranya fashion show /foto kucing, lomba lari dan lomba makan. Terkait hal ini, Drh Fery Firdaus, Chairman Jury di acara tersebut memberikan tips bagaimana kucing anda bisa menjadi juara.

“Syarat utamanya harus sudah di vaksin, bebas kutu dan jamur,” ujar pemilik De Chruse Pet Centre, saat di temui di kliniknya, ruko Puri Loka Blok E no 3 Seipanas, Batam, sore kemarin.

Khusus lomba fashion show, yg dinilai tak hanya kostum tetapi juga ekspresi si kucing dan pemiliknya harus serasi sehingga bisa mendapat gambar yang bagus saat difoto oleh fotographer,, Intinya eksplore dan ekspresi antara kucing dan pemiliknya. “Kucingnya harus bisa senyum juga,” terangnya.

Untuk lomba makan dan lari, si kucing harus dlm kondisi sehat/ fit.  Boleh menggunakan suplmen kucing, berikan  makanan yang bernutrisi bagus, dan jangan lupa menjaga kebersihan kucing nya,” sarannya.

Fery tak lupa mengingatkan, agar peserta jangan sampai melupakan empat syarat yang wanib dipenuhi. Pertama, wajib membawa kandang ukuran 60 x 70 cm untuk display kucing. Kedua, membawa litter box beserta pasir untuk si kucing bila buang kotoran. Ketiga, Membawa tempat serta makan dan minumnya, dan terakhir membawa kantong plastik untuk menjaga kebersihan dari kotoran hewan comel tersebut.

“Di event ini nantinya akan tampak bagaimana kucing yang terawat dngan baik ., sehat dan tetntu saja dengan kasih sayang yg tulus..,” jelasnya.

Selanjutnya Fery mengingatkan acara ini bukan untuk ajang jual beli kucing. Yang dijual hanya aksesori dan makanan kucing saja, ada bazaar petshop. Bagi pengunjung yang ingin berfoto dan memegang kucing peserta, Fery mempersilakan. “Tapi harus seizin pemiliknya, agar kucing tdk terlalu stres,” pesannya.

Fery juga mengimbau agar semua pecinta kucing ikut meramaikan acara ini. Batam Pos Fun Cat Show 2016 dan Bazar petahop ini, menurutnya bisa menjadi ajang silaturahmi bagi pecinta kucing di Batam. Momen ini jarang terjadi.

Tak heran hingga saat ini respon masyarakat pecinta kucing sangat bagus bahkan mereka cukup antusias untuk bisa mengikuti ajang ini.

“Di sini nantinya kita akan saling kenalan, berbagi koneksi dan ilmu tentang kucing. Pokonya fun-fun aja, kita tak memfokuskan pada kualitas anatomi si kucing,” jelasnya.

Menurut Fery, saat ini di Batam populasi kucing sangat banyak. Dari kartu berobat yang terdaftar di kliniknya saja sudah mencapai 4.500 orang, dengan asumsi satu orang bisa memiliki lima kucing atau tiga anjing.

Pecinta kucing ini tak terbatas pada hewan ras, seperti persia , tapi juga kucing domestik. Banyak juga di antara nya yang dipelihara itu  kucing terlantar yang diselamatkan/rescue oleh komunitas pecinta kucing.

“Memelihara kucing jangan sekadar suka, tapi juga harus komitmen seumur hidup, karena kucing adalah mahluk hidup. Karena itu perlu rasa sayang, perawatan dan perhatian seumur hidupnya,” jelasnya.

Saat ditanya mana yang lebih baik perawatan kucing ras atau lokal, Feri menjelaskan yang lokal lebih baik krn Kucing lokal berbulu pendek, jadi perawatannya lebih nyaman utk perawatan bulunya. Beda dengan kucing luar yg  berbulu panjang, harus memerlukan perawatan extra. (Ref)

Funtasy Island Dilistriki PLN Batam

0
Pantai pasir putih di Funtasy Island. Foto: funtasyisland.com
Pantai pasir putih di Funtasy Island. Foto: funtasyisland.com

batampos.co.id – Pengembangan gugusan Pulau Manis menjadi kawasan pariwisata (Eco-Themepark) bernama Funtasy Island membawa berkah bagi PT Pelayanan Listrik negara (PLN) Batam. Kebutuhan listrik Funtasy Island dilayani oleh PLN Batam.

“Ya, listriknya dikelola oleh PLN Batam. Mengenai harga per kilo watt hour (kWh) tak bisa kami sebut. Yang penting harganya itu business to business,” kata Sekretaris PLN Batam, Agus Subekti, Kamis (3/6/2016).

Baca Juga: Tak Ada Pelanggaran, Funtasy Island Tetap Beroperasi

Agus mengatakan nilai investasinya lumayan besar karena terpisah jarak yang cukup jauh. Di Pulau Manis, PLN Batam membangun gardu induk listrik yang menggunakan tenaga gas.

“Sumber tenaganya adalah Compressed Natural Gas (CNG) dan dibawa oleh kapal dari Panaran,” tambah Agus.

Untuk proyeksi pengembangannya, Agus mengungkapkan PLN Batam tidak akan membangun jalur transmisi bawah laut karena pastinya akan memakan biaya yang sangat besar.”Nanti megawatt-nya besar, namun serapan disana kecil,” imbuhnya.

Maka, untuk proyeksi kedepan, kemungkinan besar sistem kelistrikan terpadu akan dipasang disana seperti yang dilakukan di resort Lagoi, Bintan.

Pulau Manis yang berada di kecamatan Belakangpadang kini menjadi salah satu destinasi wisata di Kepri. Berbagai fasilitas akan dibangun di pulau ini, di antaranya restoran bawah laut.

Peta baru jalur masuk ke Funtasy Island dari Singapura yang sebelumnya warna toska semua, kini sudah diubah jadi warna merah. Sumber: funtasyisland.com
Peta baru jalur masuk ke Funtasy Island dari Singapura yang sebelumnya warna toska semua, kini sudah diubah jadi warna merah. Sumber: funtasyisland.com

PT Batam Island Marina saat ini gencar melakukan pembangunan di Pulau Manis. Selain villa dan pusat perbelanjaan dan hiburan, perusahaan juga akan membangun restoran bawah laut.

Restoran ini akan menjadi proyek unggulan karena wisatawan dapat menikmati panorama bawah laut. Tidak hanya itu, PT Batam Island Marina juga akan membangun gedung khusus  tempat resepsi pernikahan tepat di tengah-tengah pulau. (ref/leo)

Baca Juga: Funtasy Island Kebanggaan Indonesia

Pemko Batam Bagikan 1700 Paket Sembako Murah Jelang Ramadan

0
Warga Lubukbaja saat mengantre membeli paket sembako pada bazar murah yang digelar Pemko Batam di belakang DC Mall, Senin (23/5) lalu. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Warga Lubukbaja saat mengantre membeli paket sembako pada bazar murah yang digelar Pemko Batam di belakang DC Mall, Senin (23/5) lalu. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Menjelang datangnya Ramadan 1437 H Pemerintah Kota Batam, melalui Kecamatan Sagulung membagikan 1700 paket sembako murah kepada masyarakat, untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Dalam pembagian sembako murah tersebut, Pemko Batam menyediakan 5 kg beras, 3 liter minyak goreng, dan 2 kg gula pasir yang dimasukkan dalam satu paket. Dalam satu paket masyarakat hanya mengeluarkan uang sebesar Rp 50 ribu.

Sekretaris Camat (Sekcam) Sagulung, Reza Khadapy saat ditemui pada acara pembagian sembako murah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kali pertama dilakukan pada tahun ini, tahap pertama dibagikan hanya di tiga kelurahan, yakni Tembesi, Seilangkai dan Seipelungut.

“Untuk tiga kelurahan lagi yakni Seilekop, Saguba dan Seibinti akan dibagi pada tahap kedua sebelum lebaran, kurang lebih dengan jumlah yang sama,” ujar Reza.

Reza mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan Pemko Batam untuk meringankan masyarakat yang mana harga kebutuhan pokok di pasar saat ini sudah mengalami kenaikan. “Dengan adanya ini, setidaknya dapat membantu mereka,” imbuhnya.

Pembagian sembako murah ini dibagi melalui data disejumlah kelurahan yang ada disetiap kecamatan, sudah survei yang telah dilakukan terlebih dahulu. Yang mendapatkan memang benar-benar masyarakat yang tergolong dalam kategori tidak mampu. “Yang dapat raskin tidak boleh dapat sembako murah, sudah ada jatahnya masing-masing,” kata Reza.

Melalui program ini diharapkan mampu membantu masyarakat dan tepat sasaran, kedepan angka penerimaan bantuan sembako murah juga bisa berkurang. “Kalau berkurang berarti kesejahteraan masyarakat sudah meningkat,” tuturnya.

Nurhayati warga Tanjunggundap Sagulung mengaku senang dan bisa terbantu dengan adanya program Pemko Batam seperti memberikan sembako murah.

“Sudah dua kali saya dapat, tahun lalu juga,” ujar Nurhayati.

Dia mengatakan program seperti ini bisa berkelanjutan untuk tahun yang akan datang. “Warga sangat terbantu sekali,” ungkapnya. (cr14)

Remaja Penikam Ibu Temannya Harus Jalani Tes Psikologi

0
Korban penikaman. Foto: bet/posmtero/rpg
Korban penikaman. Foto: bet/posmtero/rpg

batampos.co.id – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau, meminta polisi untuk melakukan tes psikologi terhadap MT (14). Remaja ini pelaku penikaman terhadap YSR (47) yang terjadi pada Rabu (1/6)

Ketua KPPAD Kepri Muhammad Faizalm mengatakan dari hasil tes psikologi bisa menjadi pertimbangan bagi penyidik untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. ”Dari semalam (Rabu, red) kami sudah melakukan pendampingan terhadap pelaku di Mapolsek Bukit Bestari,” ujar Faizal, Kamis (2/6).

Dikatakan Faizal, saat ini pihaknya belum melakukan diversi kepada pelaku. Pihaknya masih melihat pasal yang dijeratkan kepada pelaku untuk menentukan apakah bisa diversi atau tidak. Selain itu pihaknya juga masih melakukan koordinasi kepada penyidik kepolisian dan juga akan menggali latar belakang atas prilaku yang mengakibatkan seorang ibu rumah tangga mengalami luka.

”Anak dibawah umur tersebut juga memiliki hak-hak untuk dilakukan diversi dan pendampingan lainnya. Sebab, anak-anak yang menjadi pelaku tindak pidana sesungguhnya mereka adalah korban dari kurangnya hak asuh yang diberikan oleh orangtua terhadap anaknya. Kami akan terus pantau kasus ini, dan akan melakukan koordinasi kepada pihak terkait. Assesmen harus dilaksanakan, karena mereka korban hak asuh,” kata Faizal.

Seperti diketahui, MT (14), pelajar kelas satu SMP nekat menikam ibu temannya saat tengah tertidur. Hal tersebut dilakukannya karena dendam tidak boleh bergaul dengan temannya SL yang merupakan anak korban, pada Rabu (1/6) dini hari.

Aksi nekat yang dilakukan MT itu berlangsung begitu cepat di kediaman korban YSR (47) di Tanjung Unggat, Tanjungpinang. Beruntung korban selamat karena memberikan perlawanan hingga membuat pelaku kabur.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat sehari sebelumnya pelaku diberitahu anak korban, SL (teman pelaku) bahwa SL dilarang ibunya berteman dengan pelaku. Mendengar larangan tersebut, pelaku pun dendam terhadap korban dan selanjutnya pada malam harinya pelaku mendatangi rumah korban dan masuk kedalam rumah korban dengan cara merusak pintu dapur.

Setibanya didalam dapur pelaku kemudian mengambil pisau yang ada di dapur rumah korban. Setelah itu, pelaku masuk ke kamar korban yang tidak dikunci pintunya. Pelaku menusukkan pisau ke tubuh korban berulang kali, sehingga korban terbangun dan memberikan perlawanan dengan cara menendang pelaku. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk pada rusuk kiri dan enam luka tusuk pada lengan tangan kirinya.

Hingga saat ini pelaku masih diamankan guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya sebilah pisau dapur yang telah patah dari tangkainya dan sebilah pisau yang telah bengkok. Atas perbuatan itu, pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan. Korban saat ini masih mendapatkan perawatan di RSUD kota Tanjungpinang.(ias/bpos)

Orangtua Bayi Kembar Siam Rahma dan Rahmi Nantikan Uluran Tangan Para Dermawan

0
Pengurus Preti Batam dan Penasehat Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Batam, Datok Amat Tantoso melihat sekaligus memberikan bantuan kepada bayi kembar siam Rahma-Rahmi dan orangtua bayi tersebut di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, Sabtu (28/5) lalu. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id
Pengurus Preti Batam dan Penasehat Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Batam, Datok Amat Tantoso melihat sekaligus memberikan bantuan kepada bayi kembar siam Rahma-Rahmi dan orangtua bayi tersebut di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, Sabtu (28/5) lalu. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Tak banyak yang dapat dilakukan Junaidi Bakri Ratulolly, ayah kandung bayi kembar siam Rahma Fairuz Maknunia-Rahmi Fahira Nahlanisa.

Bagaimana tidak, pria yang kini tengah menganggur itu tak akan mungkin menanggung biaya operasi yang diperkirakan tembus angka Rp 1,1 miliar. Junaidi sangat berharap bantuan para dermawan untuk buah hati pertamanya itu.

“Uluran tangan kami harapkan. Semoga keduanya (Rahma-Rahmi) sehat, kami mohon doa pada masyarakat Kepri khususnya Batam,” kata Junaidi saat ditemui di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) kemarin (6/3).

Bahkan kini, kebutuhan sehari-hari bergantung pada gaji sang istri, Warmin Bahruddin, yang kini bekerja di pabrik garmen di salah satu kawasan industri di Batamcenter.

Tak bekerja bukan keinginannya, usaha demi usaha dilakukannya tak terhitung sudah berapa lamaran dia tujukan, namun usahanya nihil. Sebelum menganggur dirinya memang menjadi buruh bangunan, namun proyek itu kini telah usai.

“Sekarang kadang ngojek juga, tapi untuk kenalan saja,” ungkapnya.

Semenjak Rahma-Rahmi lahir, terhitung baru tiga kali dia mengantar penumpang. Sebenarnya dia ingin bergabung di pangkalan ojek, tapi keinginan itu kandas, menjadi anggota pangkalan ojek juga perlu uang, hal itulah yang menyurutkan niat pria asal Adonara, Nusa Tenggara Timur ini bergabung di pangkalan ojek.

Saat berbincang dengan koran Batam Pos (grup batampos.co.id), mata Junaidi berkaca-kaca, apalagi ditanya soal keadaan anaknya, bulir bening begitu jelas terlihat. Namun pertahanan pria itu begitu kuat, bulir itu tak sampai menetes.

“Sedih pastinya melihat anak dengan kondisi ini. Mereka masih kecil tapi yang dihadapinya cukup berat,” ucapnya sedikit terbata-bata.

Kondisi menganggur, itu juga yang membuat dia hingga kini belum punya tempat tinggal sendiri, semua serba sewa, dari menyewa kontrakan di Perumahan Mediterania Batamcenter, numpang di rumah di bilangan Bengkong dan kini dia menempati salah satu kamar di Rusun Fanindo, Batuaji.

“Sekarang tinggal di rusun itu di lantai dua, Blok C1 Nomor 6. Sewa Rp 225 ribu sebulan,”

Kepada para dermawan yang telah membantu tak lupa Junaidi menyampaikan terima kasih. “Saya ucapkan terima kasih. Semoga niat baik mereka dibalas oleh Allah SWT,” ucapnya. (cr13)

Baca juga:

Bayi Kembar Siam Lengket Lahir di Batam, Butuh Bantuan Biaya Operasi Pemisahan

Bayi Kembar Dempet Perut Ini Harus Dioperasi, Mereka Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

Mei, Operasi Kembar Siam Rahma – Rahmi Dilakukan di Batam Dibantu Dokter Surabaya

Operasi Pemisahan Rahma dan Rahmi Menunggu Berat Ideal

Operasi Pemisahan Rahma-Rahmi Dipimpin Dokter dari RSUD Dr Soetomo

Rahma-Rahmi Butuh Biaya Besar, Yuk Bantu!

Fasilitas Mendukung, RSAB Siap Gelar Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

Pengusaha Kepri Amat Tantoso Ajak Warga Bantu Biaya Operasi Kembar Siam Rahma-Rahmi

Pengusaha Valas dan Perempuan Tionghoa Bantu Kembar Siam Rahma-Rahmi

Biaya Operasi Pemisahan Rahma-Rahmi Butuh Rp 1 Miliar, Baru Terkumpul Rp 63 Juta, Yuk Bantu!

Tak Ada Pelanggaran Apapun, Funtasy Island Tetap Beroperasi

0
Maket Villa di atas laut di Funtasy Island. Foto:funtasyisland.com
Maket Villa di atas laut di Funtasy Island. Foto:funtasyisland.com

batampos.co.id – Ribut-ribut tetang isu klaim Singapura atas Funtasy Island membuat Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar rapat khusus di Jakarta, Kamis (3/6/2016).

“Rapat dihadiri berbagai kementerian/lembaga terkait antara lain: Kemenko Polhukam, dari Kementerian Luar Negeri, Kemendagri, hingga TNI AL, semua hadir,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri usai rapat itu di Jakarta, Kamis (2/62016).

Baca Juga: Funtasy Island Kebanggaan Indonesia

Yusfa menegaskan, Funtasy Island yang berada di Pulau Manis, Belakangpadang, Batam tetap beroperasi seperti biasa. Terkait klaim Singapura atas kawasan ini, hal tersebut dinilai hanya isu saja.

Lebih lanjut Yusfa memaparkan, kawasan Funtasy Island yang dibangun di Pulau Manis beserta enam pulau kecil lainnya tersebut sudah memperoleh sertifikat lahan dari Badan Pertanahan Nasional pada tahun 1999.

“Pada tahun 2013, mulailah pihak pengembang Batam Island Marina, mengembangkan kawasan ini dengan membangun villa, condotel, dan pelabuhan internasional,” jelasnya.

Yusfa melanjutkan, dalam memasarkan propertinya itu, mereka menjalankan aturan sesuai ketentuan hukum di Indonesia. Misalnya, bagi orang asing diberikan hak pakai  untuk jangka waktu tertentu, tidak diperjual-belikan.

Dalam proses pemasaran ini, khususnya di Singapura, pihak pengelola bekerjasama dengan marketing di Negeri Singa itu.

“Yang perlu dipahami dari sisi wilayah dan segala macam, sebenarnya tak ada persoalan, karena jauh dari garis perbatasan terluar Indonesia, khususnya Batam,” ujar Yusfa.

Sekadar diketahui, pulau Batam sendiri memiliki empat batas pulau terluar, tiga pulau berada di Belakangpadang yaitu Pulau Nipah, Pulau Pelampong, Pulau Batu Berhenti, dan satu pulau berada di Nongsa, yaitu Pulau Putri.

Semua pulau batas terluar ini letaknya jauh dari Pulau Manis, tempat Funtasy Island dibangun.

Peta baru jalur masuk ke Funtasy Island dari Singapura yang sebelumnya warna toska semua, kini sudah diubah jadi warna merah. Sumber: funtasyisland.com
Peta baru jalur masuk ke Funtasy Island dari Singapura yang sebelumnya warna toska semua, kini sudah diubah jadi warna merah. Sumber: funtasyisland.com

Terkait ribut ribut soal isu klaim Singapura atas Funtasy Island, sudah dibantah oleh juru bicara Kementrian Luar Negeri Singapura.

“Mereka justru mengaku bingung atas kabar yang menyebar, mengingat selama ini Singapura tidak pernah mengklaim kawasan Funtasy Island tersebut masuk dalam wilayahnya,” jelas Yusfa.

Baca Juga: Funtasy Island Dilistriki PLN Batam

Yusfa selanjutnya menegaskan, dari sisi kekepariwisataan, Funtasy Island merupakan investasi dan kebanggan nasional. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Menteri Pariwisata Arif Yahya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, keberadaan kawasan pariwisata yang diyakini sebagai eco park terbesar di dunia ini, akan membuat nama Batam kian masyhur ke penjuru dunia dan dengan sendirinya akan membantu menigkatkan angka kunjungan wisatawan ke Batam.

Wisatawan asing pun akan lebih mudah berkunjung ke kawasan tersebut, karena Funtasty Island dilengkapi pelabuhan internasional. “Turis asing dari Singapura, Malaysia dan lainnya bisa langsung ke Pulau Manis,” tutur Yusfa.

Sedangkan bagi wisatawan domestik, bisa menuju pulau ini menggunakan akses dari pelabuhan Sekupang atau akses lain dari seluruh wilayah Kota Batam. (ref/bp)