Rabu, 10 Juni 2026
Beranda blog Halaman 1577

Kimham: Calon Pengurus PKPU Harus Independen, Tidak Boleh Satu Tim dengan Pengacara Dahlan Iskan

0
Kimham Pentakosta

batampos – Persidangan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap PT Jawa Pos memasuki babak penting. Dalam proses yang digelar di Pengadilan Niaga Surabaya, Dahlan Iskan selaku pemohon mengajukan nama Aris Eko Prasetyo sebagai calon pengurus.

Namun, langkah tersebut langsung menuai keberatan dari pihak PT Jawa Pos. Aris diketahui merupakan rekan satu tim dari Boyamin Saiman, pengacara Dahlan, dalam sejumlah perkara hukum yang pernah ditangani bersama.

Pengacara PT Jawa Pos, Kimham Pentakosta dari MS&A Lawfirm, menegaskan bahwa pengurus PKPU seharusnya memiliki posisi independen. Ia merujuk pada aturan dalam Undang-Undang PKPU dan Kepailitan yang melarang adanya benturan kepentingan.

“Undang-Undang PKPU dan Kepailitan sudah mengatur kalau pengurus tidak boleh ada benturan kepentingan dengan pemohon maupun termohon,” ujar Kimham saat dikonfirmasi, Rabu (24/7).

BACA JUGA: Kuasa Hukum Jawa Pos Beberkan Bukti Kepemilikan PT DNP, Ini Penjelasan Lengkapnya

Dalam jawaban atas permohonan yang diajukan Dahlan, pihak Jawa Pos telah menyampaikan penolakan atas pencalonan Aris. Mereka juga melampirkan sejumlah bukti yang memperkuat adanya hubungan profesional antara Aris dan Boyamin.

“Kami meminta perlindungan hukum dari majelis hakim pemeriksa supaya permainan-permainan seperti ini bisa ditolak, terlebih lagi karena PT Jawa Pos ini adalah perusahaan yang tidak punya utang sama sekali kepada kreditor-kreditor yang diajukan,” tambah Kimham.

Sementara itu, Aris Eko Prasetyo tidak membantah bahwa pencalonannya sebagai pengurus PKPU ada kaitan dengan kedekatannya dengan Boyamin. Menurutnya, hal tersebut merupakan praktik yang umum dalam perkara PKPU.

“Semua pasti menunjuk pengurus yang dia kenal. Karena calon pengurus akan ditanya kesediaannya. Bagaimana bersedia kalau tidak saling kenal,” terang Aris saat dihubungi terpisah.

Terkait keterlibatannya dalam tim hukum bersama Boyamin, Aris menyebut hubungan itu hanya bersifat profesional. Ia menegaskan tidak memiliki konflik kepentingan, baik dengan pemohon maupun dengan pihak Jawa Pos.

“Yang tidak boleh itu adanya konflik kepentingan dengan debitur. Kalau saya profesional saja. Saya tidak ada konflik kepentingan dengan Dahlan maupun Jawa Pos,” ucapnya.

Di sisi lain, sidang kemarin juga menghadirkan agenda penyerahan bukti-bukti oleh Dahlan selaku pemohon. Pengacaranya, Utomo Kurniawan, menyebut telah mengajukan total 27 dokumen yang diklaim berkaitan dengan pembagian deviden.

BACA JUGA: Jawa Pos Bantah Punya Utang Dividen Rp 54,5 M ke Dahlan Iskan: Semua Sudah Sesuai RUPS

“Ada tiga tahun deviden yang kami permasalahkan. Yakni, tahun 2004, 2007, dan 2015. Totalnya Rp 54 miliar,” jelas Utomo.

Menanggapi hal itu, Kimham menilai bahwa bukti-bukti tersebut tidak mengindikasikan adanya utang. Menurutnya, tidak ada satu pun dokumen yang menunjukkan adanya perjanjian utang antara pihak-pihak terkait.

“Kami tidak menemukan satu pun bukti perjanjian utang, yang mana itu adalah bukti utama dalam permohonan PKPU,” ujar Kimham.

Ia bahkan menyatakan bahwa seluruh deviden milik Dahlan telah dibayarkan oleh PT Jawa Pos. Pada sidang lanjutan yang dijadwalkan berlangsung Senin (28/7), pihaknya akan menunjukkan bukti-bukti pembayaran tersebut.

“Pada sidang Senin (28/7) nanti, kami akan buktikan kalau Dahlan Iskan sudah menerima semua deviden dari Jawa Pos,” tegas Kimham. (*)

Artikel Kimham: Calon Pengurus PKPU Harus Independen, Tidak Boleh Satu Tim dengan Pengacara Dahlan Iskan pertama kali tampil pada News.

Koperasi Merah Putih Anambas Belum Jalan, Kades: Modal Nol, Izin Macet

0
Kades Piasan, Zainal Arifin.
Kades Piasan, Zainal Arifin. F. dok. pribadi untuk Batam Pos

batampos – Gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong ekonomi kerakyatan lewat pembentukan Koperasi Merah Putih mulai dijalankan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Namun, di balik semangat program tersebut, muncul berbagai kendala yang dikeluhkan oleh para kepala desa, mulai dari ketiadaan modal hingga urusan legalitas usaha.

Kepala Desa Piasan, Kecamatan Siantan Utara, Zainal Arifin, mengaku desanya langsung bergerak cepat membentuk kepengurusan koperasi setelah menerima instruksi. Tapi persoalan langsung muncul saat diminta mengurus akta notaris.

“Awalnya kami bingung karena tak ada anggaran. Biaya akta notaris saja Rp580 ribu. Akhirnya kami pakai dana desa dulu, katanya akan diganti. Tapi sampai sekarang juga belum jelas statusnya,” ungkap Zainal saat dihubungi, Jumat (25/7).

Zainal menyebut, meski akta notaris akhirnya bisa diselesaikan, masalah tak berhenti di situ. Pengurusan izin usaha dan NPWP koperasi pun belum rampung. Di sisi lain, modal awal untuk memulai usaha sama sekali tidak tersedia.

“Kalau koperasi mau jalan, kami perlu modal. Kami mau buka usaha sembako. Tapi kami khawatir harus pinjam ke bank, karena kalau sampai ratusan juta atau miliaran, kami tentu tak berani. Apalagi sampai sekarang bantuan modal dari pemerintah belum ada,” jelasnya.

Menurut Zainal, kondisi serupa juga dialami desa-desa lain di Anambas. Ia berharap pemerintah pusat benar-benar hadir membantu desa tertinggal, bukan hanya fokus ke daerah perkotaan.

“Kalau memang ingin ekonomi rakyat bangkit, bantu kami di daerah 3T ini. Jangan cuma dijadikan simbol saja,” tegasnya.

Program Koperasi Merah Putih diyakini punya potensi besar untuk membangun ekonomi rakyat. Namun tanpa dukungan konkret seperti modal dan pendampingan, harapan itu bisa sulit terwujud, terutama di wilayah-wilayah kepulauan seperti Anambas. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Koperasi Merah Putih Anambas Belum Jalan, Kades: Modal Nol, Izin Macet pertama kali tampil pada Kepri.

Koperasi Merah Putih di Anambas Terkendala Izin Usaha dan Modal

0
Kabid Koperasi Anambas
Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Anambas, Isma Susanti. F. Noven Simanjuntak untuk Batam Pos.

batampos – Sebanyak 42 unit Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kepulauan Anambas yang telah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin (21/7), hingga kini belum menjalankan kegiatan usahanya secara maksimal.

Seluruh koperasi tersebut masih menghadapi kendala administrasi, terutama terkait izin usaha dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Anambas, Isma Susanti, membenarkan bahwa koperasi-koperasi yang telah dibentuk belum memulai operasionalnya.

“Legalitas dasarnya memang sudah ada dari Kemenkumham, tapi izin usaha dan NPWP masih dalam proses pengurusan,” ujar Isma, Jumat (25/7).

Menurutnya, penyelesaian izin ini bergantung pada inisiatif masing-masing pengurus koperasi di tingkat desa. Pihaknya hanya dapat memberikan pendampingan dan dorongan agar proses administrasi bisa segera diselesaikan.

“Itu semua tergantung koperasi desanya. Kami dari dinas terus mengingatkan agar segera dilengkapi,” katanya.

Selain izin, persoalan modal juga menjadi hambatan utama. Bantuan permodalan dari pemerintah baru bisa dicairkan apabila koperasi telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang berlaku.

“Kalau izin lengkap, baru bisa diusulkan bantuannya. Itu sesuai regulasi,” jelas Isma.

Rata-rata koperasi Merah Putih ini dirancang untuk bergerak di sektor usaha kebutuhan pokok seperti sembako dan usaha cold storage atau penyimpanan ikan beku. Bidang ini dinilai strategis untuk menopang ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.

Isma berharap, seluruh koperasi tersebut dapat segera aktif dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian desa.

“Koperasi Merah Putih ini pondasi penting untuk menggerakkan ekonomi rakyat, terutama di daerah pesisir,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Koperasi Merah Putih di Anambas Terkendala Izin Usaha dan Modal pertama kali tampil pada Kepri.

Bea Cukai Sergap Kapal Pengangkut 266 Koli Barang Tanpa Dokumen

0
Kapal pengangkut paket ilegal Batam
Penampakan kapal pengangkut paket tanpa dokumen yang disergap aparat Bea Cukai Batam. F. Bea Cukai untuk Batam Pos.

batampos – Bea Cukai Batam kembali melakukan penindakan terhadap praktik pengangkutan barang kiriman ilegal tanpa dokumen kepabeanan di wilayah perairan Batu Besar, Batam pada Senin malam (21/7) sekira pukul 22.00 WIB.

Kapal patroli BC 1403, bersama BC 15028 dan BC 15041, bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai keberangkatan kapal Nasya yang diduga berlayar tanpa kelengkapan dokumen resmi.

“Objek terpantau menuju Tanjung Uban, dan tim segera melakukan pengejaran. Kapal berhasil dihentikan di perairan Batu Besar,” ujar Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, Jumat (25/7).

Kapal Nasya dinakhodai oleh pria berinisial S (38) dengan satu anak buah kapal (ABK) berinisial S (48). Mereka berlayar dari Batu Besar, Nongsa menuju Mentigi, Tanjung Uban, tanpa dokumen kepabeanan.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebanyak 266 koli barang kiriman tanpa dilengkapi dokumen sah. Saat ini, nilai barang masih dalam proses penghitungan oleh pihak Bea Cukai.

“Atas temuan tersebut, kapal kami segel dan dibawa ke Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih mendalami jenis barang, jalur distribusi, dan potensi pelanggaran lainnya,” jelas Zaky. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Bea Cukai Sergap Kapal Pengangkut 266 Koli Barang Tanpa Dokumen pertama kali tampil pada Metropolis.

Kurir Narkoba Sembunyikan Sabu dalam Dubur, Diringkus di Hang Nadim

0
Kurir Narkoba Batam
OT, kurir narkoba yang menyembunyikan sabu dalam dubur saat ditangkap di Bandara Hang Nadim, Batam. F. Bea Cukai untuk Batam Pos.

batampos – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat hampir 190 gram digagalkan petugas Bea dan Cukai Batam di Bandara Internasional Hang Nadim, Selasa (22/7/2025). Barang haram itu disembunyikan di dalam tubuh seorang penumpang berinisial OT.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Zaky Firmansyah, mengatakan penindakan bermula dari profiling penumpang rute Batam – Surabaya – Lombok. OT menunjukkan gerak-gerik mencurigakan saat pemeriksaan X-Ray, mulai dari cara berjalan hingga ekspresi gugup.

“Pemeriksaan awal mengungkap lilitan lakban pada bagian dalam pakaian, yang menguatkan kecurigaan petugas,” ujar Zaky, Jumat (25/7).

Setelah dibawa ke ruang pemeriksaan khusus, ditemukan tiga bungkus kristal putih yang disembunyikan di area dubur. Pengujian menggunakan narcotest reagent U menunjukkan hasil positif methamphetamine atau sabu. Total berat bruto mencapai 188,9 gram.

Dari hasil pemeriksaan, OT mengaku diperintahkan oleh seorang pria berinisial PI, yang dikenalnya di tempat hiburan malam di Tanjung Balai Karimun.

“Ia dijanjikan upah Rp5 juta per bungkus, sementara tiket dan penginapan dibiayai penuh oleh PI,” kata Zaky. OT menerima sabu dari pria lain berinisial SH, seorang residivis kasus narkotika, di sebuah hotel di Lubuk Baja.

Seluruh barang bukti dan tersangka telah diserahkan ke Polda Kepri untuk proses hukum lebih lanjut. Zaky menyebut keberhasilan penindakan ini menyelamatkan potensi kerugian negara dari biaya rehabilitasi sebesar Rp1,5 miliar. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Kurir Narkoba Sembunyikan Sabu dalam Dubur, Diringkus di Hang Nadim pertama kali tampil pada Metropolis.

Kesepian Membunuh dalam Diam, WHO Catat 1 Kematian Tiap Jam

0
Ilustrasi kesepian.
Ilustrasi kesepian. F. Freepik

batampos – Kesepian bukan sekadar perasaan kosong. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental secara serius, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Dilansir dari berbagai sumber, kesepian terbagi menjadi dua jenis. Studi dari Berlin Aging Study menjelaskan dua kategori kesepian yang umum dialami:

1. Social Loneliness: Kesepian akibat minimnya interaksi sosial, seperti tidak memiliki teman untuk beraktivitas bersama.

2. Emotional Loneliness:  Kesepian akibat tidak memiliki seseorang untuk berbagi cerita atau emosi secara mendalam.

Laporan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Juni 2025 mencatat bahwa kesepian menyebabkan lebih dari 871.000 kematian setiap tahun di seluruh dunia—setara dengan satu kematian setiap jam.

“Kesepian adalah rasa lapar sosial. Seperti tubuh butuh makan, jiwa pun butuh koneksi,” ujar Dr Vivek Murthy, Ketua Komisi WHO.

Lebih lanjut, kesepian juga meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, antara lain:

  • Risiko stroke naik 32%
  • Risiko penyakit jantung naik 29%
  • Penurunan kognitif dan demensia
  • Depresi dua kali lipat
  • Meningkatkan keinginan bunuh diri

WHO mencatat tingkat kesepian lebih tinggi terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah, yakni sebesar 24%, dibandingkan dengan 11% di negara-negara maju. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Kesepian Membunuh dalam Diam, WHO Catat 1 Kematian Tiap Jam pertama kali tampil pada Lifestyle.

BP3MI Kepri: Lima Warga Tanjungpinang Masih di Kamboja Saat Konflik Memanas

0
Darman Sagala, BP3MI Kepri
Ketua Tim Perlindungan BP3MI Kepri, Darman Sagala. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Situasi konflik yang tengah memanas antara Thailand dan Kamboja menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga pekerja migran asal Indonesia, termasuk dari Provinsi Kepulauan Riau.

Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri mencatat, terdapat lima warga asal Kota Tanjungpinang yang saat ini dilaporkan masih berada di Kamboja.

Laporan tersebut diterima dari pihak keluarga yang mengkhawatirkan keselamatan kerabatnya di tengah eskalasi konflik kawasan.

“Ada lima orang, ini laporan dari keluarga yang merasa anggota keluarganya bekerja di Kamboja,” kata Ketua Tim Perlindungan BP3MI Kepri, Darman Sagala, Jumat (25/7).

Darman menyebutkan, hingga kini BP3MI belum memiliki data pasti terkait jumlah warga Kepri yang berada di Kamboja. Sebab, negara tersebut bukan merupakan negara tujuan resmi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Kamboja bukan negara penempatan resmi. Mayoritas dari mereka diduga bekerja secara ilegal atau sembunyi-sembunyi,” jelasnya.

Di sisi lain, Kantor Imigrasi Tanjungpinang juga belum menerima laporan resmi mengenai keberadaan warga Tanjungpinang di kawasan konflik Kamboja dan Thailand.

“Kita belum mendapatkan data jumlahnya. Sejauh ini memang masih belum ada laporan masuk,” ujar Humas Imigrasi Tanjungpinang, Ryawantri.

Situasi keamanan yang tidak stabil di kawasan perbatasan Kamboja dan Thailand menimbulkan kekhawatiran meningkatnya risiko keselamatan bagi WNI yang bekerja tanpa perlindungan resmi pemerintah. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel BP3MI Kepri: Lima Warga Tanjungpinang Masih di Kamboja Saat Konflik Memanas pertama kali tampil pada Kepri.

Manfaat Tersembunyi Film Horor: Bisa Turunkan Nafsu Makan dan Kalori

0
Nonton film horor
Ilustrasi nonton film horor. F. Freepik

batampos – Menurunkan berat badan tak melulu harus dilakukan dengan olahraga. Sebuah studi menunjukkan bahwa menonton film horor juga bisa membantu membakar kalori secara signifikan.

Dilansir dari berbagai sumber, studi yang dilakukan Universitas Westminster pada 2012 mengukur jumlah kalori yang terbakar saat seseorang menonton film horor.

Dalam penelitian itu, peneliti memantau asupan oksigen, detak jantung, serta keluarnya karbon dioksida dari para peserta yang menyaksikan 10 film horor populer asal luar negeri.

Hasilnya mengejutkan: film-film dengan adegan menegangkan dan jump scare ternyata bisa memicu pembakaran kalori yang cukup besar. Lonjakan adrenalin yang dipicu rasa takut membuat jantung berdetak lebih cepat dan meningkatkan pengeluaran energi, hampir setara dengan aktivitas ringan.

“Film horor membuat denyut nadi meningkat dan darah mengalir lebih cepat. Kondisi ini memicu adrenalin, meningkatkan stres, dan menurunkan nafsu makan,” jelas Richard McKenzie, pakar fisiologi dari Universitas Westminster.

Berikut 10 film horor yang paling banyak membakar kalori menurut studi tersebut:

1. The Shining (1980) – 184 kalori

2. Jaws (1975) – 161 kalori

3. The Exorcist (1973) – 158 kalori

4. Alien (1979) – 152 kalori

5. Saw (2004) – 133 kalori

6. A Nightmare on Elm Street (1984) – 118 kalori

7. Paranormal Activity (2007) – 111 kalori

8. The Texas Chainsaw Massacre (1974) – 107 kalori

9. The Blair Witch Project (1999) – 105 kalori

10. [Rec] (2007) – 101 kalori

Penelitian yang awalnya dilakukan atas permintaan perusahaan film Lovefilm ini menyimpulkan bahwa film horor bisa membakar kalori lebih banyak dibandingkan film drama romantis karena respons tubuh terhadap ketakutan yang intens.

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Manfaat Tersembunyi Film Horor: Bisa Turunkan Nafsu Makan dan Kalori pertama kali tampil pada Lifestyle.

2 Pelaku Curas di Jalan Gajah Mada Tiban Diringkus, Kendaraan Korban Berhasil Diamankan

0
Dua pelaku curas MR (18) dan FR (17) saat diringkus polisi.

batampos – Aksi nekat dua remaja meresahkan warga Sekupang, Batam. Bermodal ancaman kekerasan, keduanya menghadang dan merampas sepeda motor dari dua anak di Jalan Gajah Mada, Tiban, tepatnya di depan Perumahan Southlink, Sabtu malam (20/7). Pelaku bahkan sempat membawa korban berkeliling kota sebelum menurunkannya di kawasan Batam Center dan kabur dengan sepeda motor hasil rampasan.

Dua pelaku, masing-masing MR (18) dan FR (17), diketahui mengincar korban yang saat itu tengah mengendarai sepeda motor milik orang tuanya bersama seorang teman. Pelaku menghadang dan mengancam akan menusuk korban jika tidak menyerahkan motor. Karena takut, korban menyerahkan kendaraannya.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sekupang. Tim opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU M. Ridho bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pelaku pertama, MR, di kawasan Sagulung.

Baca Juga: Polisi Pastikan Uang Rp 210 Juta yang Dilaporkan Hilang di KFC Tiban Tidak Pernah Ada

Dari hasil interogasi, MR mengaku beraksi bersama temannya, FR, yang kemudian juga berhasil diamankan tanpa perlawanan di lokasi berbeda.

“Dari hasil penyelidikan dan interogasi terhadap pelaku, diketahui bahwa keduanya memang sudah merencanakan aksi ini. Mereka sengaja memilih korban anak-anak yang dianggap mudah diintimidasi,” ujar IPTU Ridho, Jumat (25/7).

Selain meringkus dua pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna merah hitam yang dicuri, lengkap dengan dokumen kendaraan (STNK dan BPKB) yang telah dikonfirmasi milik korban.

Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, mengapresiasi kesigapan tim di lapangan dan mengingatkan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kriminal di wilayah hukumnya.

“Kami tegaskan, siapapun yang mencoba mengganggu ketertiban dan keamanan warga, akan kami tindak tegas. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kriminal,” ujarnya.

Baca Juga: BMKG Pastikan Tak Ada Titik Api di Kepri, Kualitas Udara Batam Masih Aman

Ia juga mengimbau masyarakat agar aktif menjaga lingkungan dan segera melapor jika melihat tindakan mencurigakan.

“Semakin cepat laporan kami terima, semakin cepat pula kami bisa bertindak. Jangan ragu untuk melaporkan kejadian sekecil apapun ke Polsek Sekupang,” tambahnya.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan di sel tahanan Polsek Sekupang dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses hukum akan terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel 2 Pelaku Curas di Jalan Gajah Mada Tiban Diringkus, Kendaraan Korban Berhasil Diamankan pertama kali tampil pada Metropolis.

Prabowo Beri Sinyal Ajak PDIP Gabung Pemerintahan, Ini Respons Puan

0
Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani di antara Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka saat peluncuran logo HUT ke-80 RI. (Istimewa)

batampos – Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani merespons pernyataan Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut hubungan PDIP dan Gerindra layaknya kakak beradik. Pernyataan Prabowo itu disebut-sebut sebagai isyarat mengajak PDIP untuk bergabung ke dalam pemerintahan.

Puan tak menampik, meski PDIP berada di luar pemerintahan sampai saat ini tetap menjaga hubungan baik.

“Iya, (PDIP-Gerindra) kakak adik,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/7).

Ketua DPR RI itu menyebut, hubungan antara kedua partai sudah terjalin erat sejak lama.

“Iya kan memang hubungannya baik, dari dulu kakak adik,” ucapnya.

Pernyataan itu merespons pidato Prabowo beberapa dalam acara peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (21/7). Di hadapan Puan yang turut hadir, Prabowo menyebut Presiden pertama RI Sukarno, sebagai bapaknya juga.

“Nyuwun sewu, Mbak Puan, Bung Karno bapak saya juga,” ucap Prabowo saat menyampaikan pidatonya.

Ia menyebut, semangat berdikari ala Bung Karno adalah milik seluruh bangsa Indonesia. Prabowo juga menyinggung pemikiran Marhaenisme dan pentingnya menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai pijakan dalam pembangunan.

Ia pun mengaku, meski PDIP dan Gerindra sempat berada pada kubu berseberangan saat Pilpres 2024, hubungan di antara kedua partai tetap berjalan harmonis.

“Sebenernya PDIP sama Gerindra kakak adik ini. Tapi bener, kita ini karena apa ya, demokrasi kita kan diajarkan oleh negara barat jadi nggak boleh koalisi satu itu, memang bener, harus ada yang di luar. Ngoreksi kita, gitu, ngoreksi. Tapi, ya… sedulur (saudara),” pungkasnya. (*)

Artikel Prabowo Beri Sinyal Ajak PDIP Gabung Pemerintahan, Ini Respons Puan pertama kali tampil pada News.