Kapolres Tanjungpinang dan Walikota Tanjungpinang bersama instansi lainnya menggelar apel kesiapan penanganan bencana alam di Mapolres Tanjungpinang. f. Humas Polres Tanjungpinang
batampos.co.id– Polres Tanjungpinang dan Pemko Tanjungpinang bersama instansi terkait lainnya sudah siap mengantisipasi serta menangani jika terjadi bencana alam di Tanjungpinang. Hal ini terlihat saat digelarnya Apel Gabungan Kesiapan Penanganan Bencana di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (12/11).
Berdasarkan data yang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Tanjungpinang selama dua tahun terakhir, tercatat setidaknya terjadi 596 bencana alam.
Hingga 31 Oktober 2021, tercatat 359 kejadian bencana alam di Tanjungpinang. “Data ini menunjukan peningkatan yang signifikan atas kejadian bencana alam di Tanjungpinang,” jelas Walikota Tanjungpinang, Rahma, Jumat (12/11).
Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando menambahkan, berdasarkan surat dari badan nasional penanggulangan bencana nomor b-290/bnpb/dii/bp.03.02/11/2021 tanggal 08 November 2021, perlu peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman bencana alam seperti banjir dan gerakan tanah (longsor).
Kapolres menjelaskan, apel kesiapsiagaan merupakan salah satu rangka antisipasi dampak La Nina di wilayah masing-masing. Sehingga setiap daerah memiliki rencana kontijensi (situasi yang diperkirakan akan segera terjadi) saat menuju kedaruratan. “Rencana kontinjensi ini perlu dilatih dan disimulasikan, agar meningkatkan kesiapsiagaan kita,” tegas Fernando. (*)
Dr. Vanesa, Manager Klinik L Viors Batam. F. Klinik L Viors
batampos.co.id – Perawatan kecantikan terus mengalami perkembangan pesat seiring dengan kebutuhan dan kian tingginya mobilitas masyarakat, selain juga perkembangan gaya hidup modern.
Saat ini, banyak masyarakat yang melakukan suntik botox untuk menghaluskan keriput bahkan menyingkirkannya sama sekali, sehingga wajah tampak lebih kencang dan awet muda.
”Di zaman sekarang, siapa yang tidak ingin wajah tampak seperti umur 20-an tahun, padahal umur sebenarnya sudah di 40-an,” celetuk Dr. Vanesa, Manajer Klinik L Viors Batam, yang bertempat di Ruko Mitra Junction Blok A no 1-2.
Penuaan itu, lanjutnya, adalah hal yang pasti terjadi dan tidak dapat dihindari. Penuaan bisa terjadi akibat paparan sinar UV, faktor usia, kebiasaan merokok, pengulangan ekspresi wajah.
”Semua orang pasti ingin tampak awet muda, bebas dari kerutan wajah. Botox bisa jadi salah satu jawabannya. Botox bisa membantu untuk menghilangkan kerutan di wajah. Prosedurnya juga cepat, hanya butuh waktu sekitar 10 menit, dan hasilnya bisa tahan hingga 6 bulan,” tambah dokter yang lulus dengan predikat cumlaude ini.
Botox adalah prosedur anti-penuaan yang paling populer saat ini. Prosedur minimal invasif dengan menyuntikkan botulinum toxin dengan dosis tertentu, dapat menyingkirkan kerutan tanpa menyebabkan efek samping yang buruk.
Prosedurnya sangat cepat, hanya butuh waktu 5-10 menit saja. Hasilnya pun mulai tampak pada hari ke-5 setelah suntik. Risiko dari suntik botox pun juga sangat minim. Botox hanya disuntikkan ke dalam otot wajah, sehingga tidak akan menyebar ke bagian tubuh lainnya.
”Selain sebagai agen anti penuaan, botox juga mempunyai manfaat untuk kesehatan. Hyperhidrosis pada ketiak, kondisi dimana pasien memiliki keringat berlebih di ketiak, dapat diatasi dengan botox juga. Untuk kaum perempuan yang kurang percaya diri karena memiliki otot betis yang besar, dapat diatasi dengan botox untuk membuat tampilan betis menjadi lebih kecil,” sambung Vanesa.
Terdapat jenis perawatan lain yang dapat memberikan tampilan awet muda, seperti skin booster, filler, dan benang. Tentunya harus dikonsultasikan dulu dengan dokter yang berkompeten dan dengan menggunakan produk yang tepat. (*)
Warga Binaan saat mengelar doa bersama lintas agama dengan menerapkan protokol kesehatan
batampos.co.id– Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II A Batam di Sagulung gelar doa bersama lintas agama, Jumat (12/11) pagi. Doa bersama ini dalam rangka ungkapan rasa syukur atas berkah dan kesehatan yang diberikan sepanjang tahun ini.
Pelaksanan doa dilakukan secara bergantian sesuai dengan agama yang dianuti masing-masing warga Binaan. Usai doa bersama, warga binaan juga mengikuti senam sehat yang dipimpin oleh tiga orang instruktur senam wanita dari luar.
Pantauan di lapangan, sekitar 200 warga binaan yang merupakan perwakilan dari tiap kamar tahanan yang ada tampak tekun dan khusuk memanjat doa di halaman olahraga Rutan Batam. Usai memanjatkan doa mereka juga tampak semangat dan ceria mengikuti senam sehat bersama.
Karutan Batam Yan Patmos menjelaskan, doa bersama ini juga untuk memohon belas kasihan kepada yang mahakuasa agar segera mengakhiri wabah pandemi Covid-19. “Intinya ke situ. Ucapan syukur atas segalah berkah dan anugerah diterima dan juga mohon agar kita semua sehat-sehat selalu kedepannya dan wabah Covid-19 ini segara berakhir,” ujar Yan.
Seperti diketahui, sepanjang tahun ini Rutan Batam telah menerima banyak bantuan dari luar seperti; pembangunan rumah ibadah Vihara, gedung sidang online dari Pemko Batam dan juga bantuan mobil ambulance dan Transpas sebagai kendaraan operasional di Rutan Batam. Dukungan dan bantuan ini sangat berarti bagi petugas dan warga binaan di sana sehingga sudah sepantasnya mereka memanjat syukur kepada yang mahakuasa atas segalah berkah dan anugerah tersebut.
“Rencana jangka pendek dan menengah umumnya sudah terwujud. Bantuan sudah cukup banyak. Kita patut bersyukur. Ini tinggal rencana jangka panjang yakni pembangunan rumah dinas pegawai. Sudah kita usulkan dan sedang dalam pertimbangan. Semoga rencana jangka panjang ini segera terkabulkan,” ujar Yan.
Kepala Pengamanan Rutan Batam Ismail menambahkan, untuk ketertiban bersama dan juga menjaga aturan protokol kesehatan, pelaksanaan doa bersama dan senam sehat ini dibatasi hanya 200 san warga binaan saja sebagai perwakilan dari setiap kamar tahanan yang ada. Jumlah warga binaan Rutan Batam pada Jumat kemarin sebanyak 953 orang. (*)
batampos.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri merespon aksi demo yang dilakukan nasabah AJB Bumiputera 1912, Rabu (10/11) lalu di depan kantor OJK Kepri di Batam Centre.
Kepala OJK Kepri, Rony Ukurta Barus mengatakan, saat ini OJK fokus dalam proses penyehatan AJB Bumiputera.
“Kami fokus kesana, dengan melakukan pengawasan intensif serta mendorong agar dengan segera membentuk badan perwakilan anggota (BPA) yang saat ini masih kosong,” ujar Rony, Kamis (11/11).
Ilustrasi logo OJK.
OJK Kepri juga berharap para pemegang polis yang sekaligus pemilik AJB Bumiputera, dapat ikut serta melakukan monitoring, mengawal dan memilih pada wakilnya yang akan duduk sebagai BPA baru AJB Bumiputera.
“Harapannya, BPA baru ini dapat mewakili kepentingan para pemegang polis,” imbuhnya.
Sebagai informasi, AJB Bumiputera merupakan perusahaan asuransi berbentuk usaha bersama. Sesuai anggaran dasar AJB Bumiputera, pemegang polis selain unit link dan syariah, merupakan pemilik AJB,
Sebagai usaha bersama, berdasarkan anggaran dasar, penyelesaian permasalahan AJB Bumiputera dapat diselesaikan dengan mengadakan sidang luar biasa BPA.
BPA merupakan lembaga tertinggi di AJB Bumiputera yang berwenang mengambil keputusan strategis dan mewakili para anggota. Namun, sejak 26 Oktober 2020 hingga saat ini terdapat kekosongan BPA.
“Pengawasan terhadap AJB Bumiputera merupakan kewenangan OJK Pusat, namun demikian OJK Kepri dalam hal ini menerima pengaduan dari pemegang polis, dan akan segera diteruskan ke pusat agar bisa ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan,” ungkapnya.
Selain itu, pada 16 Maret 2021 dan 23 April 2021, OJK Kepri telah menghadiri undangan rapat dengar pendapat dari DPRD Kota Batam yang juga dihadiri pemegang polis, guna menjelaskan tindakan pengawasan yang telah dilakukan OJK. OJK sendiri menghadirkan Perwakilan dari OJK Pusat secara virtual selaku Pengawas AJB Bumiputera.
Sebelumnya, puluhan nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 yang ada di Batam, Kepulauan Riau, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Rabu (10/11). Aksi unjuk rasa ini dilakukan para nasabah yang mengalami gagal bayar.
Pada aksi damai ini, para nasabah mendesak hak-hak mereka segera dibayarkan.
Yorinda, selaku koordinator aksi menjelaskan, unjuk rasa ini dilakukan untuk meminta pencairan kelebihan dana jaminan AJB Bumiputera 1912 yang ada di OJK.
“Tuntutan kami datang kesini hanya untuk meminta OJK menyetujui pencairan dana cadangan untuk membayar klaim asuransi kami,” ucapnya.
OJK Kepri diketahui memegang kelebihan dana yang setiap tahun disetor oleh AJB Bumiputera 1912.
“Ada kelebihan dana yang disetor oleh AJB Bumiputera ke OJK setiap tahun. Kami hanya meminta agar dana cadangan itu dapat dicairkan, untuk melunasi klaim dari nasabah di Batam dan Kepri,” katanya.
Yorinda menjelaskan, ada sekitar Rp 70 miliar dana klaim yang dituntut oleh korban gagal bayar dari AJB Bumiputera yang berjumlah 4 ribu nasabah.
“Kalau di Batam ada sekitar Rp 4,5 miliar dana yang kami tuntut ke AJB Bumiputera agar segera dibayar. Itu masih yang kami data saja,” jelasnya.
Permasalahan AJB Bumiputera ini sudah berlangsung sejak 4 tahun lalu. Ia mengatakan, nasabah hingga saat ini tidak menerima pencairan dana sesuai dengan pengajuan klaim. Nasabah menyayangkan tidak adanya keterbukaan pihak OJK dan Pemerintah terhadap nasabah mengenai masalah ini. Nasabah menuntut adanya keterbukaan informasi mengenai penyelesaian klaim ini.
“Sudah dari tahun 2016/2017 kami ajukan klaim. Sampai sekarang tidak ada dana dari pihak AJB Bumiputera,” katanya. (*)
Tiga tersangka pengedar sabu, diamankan di Mapolres Tanjungpinang. f. Yusnadi Nazar
batampos.co.id– Polisi narkotika Tanjungpinang menangkap komplotan pengedar sabu di tiga kawasan berbeda di Tanjungpinang pada awal November 2021. Saat penangkapan, polisi menyita barang bukti dua paket sabu dan timbangan digital.
Penangkapan komplotan pengedar tersebut berawal dari informasi masyarakat. Awalnya polisi menangkap pelaku inisial S yang tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Ir Sutami Tanjungpinang, Sabtu (30/10). Saat penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu dari tangan pelaku. “Pelaku mengaku sabu itu meiliknya,” kata Kepala Seksi Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Suprihadi Hantono, Jumat (12/11).
Kepada polisi pelaku S mengaku mendapatkan sabu tersebut dari salah seorang ibu rumah tangga. Berbekal informasi tersebut, polisi kemudian menangkap perempuan inisial YRS di rumah kontrakan Jalan Nila Tanjungpinang. Saat penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu 2,6 gram dan timbangan digital. “Sabu di simpan di kamar mandi,” jelas Suprihadi.
Polisi, lanjut Suprihadi, melakukan pengembangan. Kepada polisi, YRS mengaku mendapatkan sabu dari pelaku lainnya yakni laki laki inisial A. Polisi lalu menangkap A di kediamannya di Tanjungpinang. “Tidak ditemukan barang bukti dari tangan pelaku,” terangnya.
Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terkait penangkapan tiga pelaku. Pihaknya masih memburu pemasok atau bandar sabu yang diduga berada di Batam. “Masih kami kejar. Masuk DPO (Daftar Pencarian Orang),” jelasnya.
Perbuatan tiga pelaku dapat dijerat Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun penjara. “Tiga tersangka ditahan guna kepentingan penyelidikan,” tegas Kasat Narkoba. (*)
batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, mengungkapkan kekhawatiran atas realisasi Dana Alokasi Umum (DAU) 2021 dan 2022.
Tahun ini, belum diketahui secara pasti realisasi DAU, sementara untuk DAU 2022, jumlahnya menurun dari target. Hal ini diakibatkan adanya pemotongan oleh pemerintah pusat sebesar Rp 300 miliar.
”APBD saat ini mestinya sudah 75 persen realisasi pada November. Tapi saya tidak hafal sudah berapa realisasinya. Termasuk jumlah dana transfer. DAK (dana alokasi khusus) aman, karena sudah jelas. Yang belum pasti itu, DAU,” kata Jefridin saat dijumpai di Kantor DPRD Batam, Kamis (11/11/2021).
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, DAU Batam sesuai APBD Perubahan, sekitar Rp 680 miliar.
Namun, Pemko mengalokasikan anggaran sekitar Rp 117 miliar untuk penanganan Covid-19 di Batam.
Termasuk, untuk insentif tenaga kesehatan, yang dialokasikan dari DAU. APBD murni 2021, Pemko Batam mengalokasikan dana transfer sebesar Rp 1.036.911.979.000.
Anggaran total dana transfer yang awalnya ditargetkan diterima Batam, terdiri dari dana perimbangan dan dana insentif daerah. Untuk dana perimbangan yakni dana transfer umum sebesar Rp 1.012.893.618.000.
Dana Bagi Hasil sebesar Rp 130.543.540.000 dan Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 646.918.482.000. Kemudian, dana transfer khusus Rp 235.431.596.000.
Untuk dana transfer khusus, ada Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp 125.707.695.000.
Selanjutnya, DAK nonfisik Rp 109.723.901.000, kemudian untuk Dana Insentif Daerah, Batam menerima Rp 24.018.361.000.
Sementara untuk APBD 2022, awalnya total anggaran sebesar Rp 3,4 triliun. Namun, hal itu harus dirasionalisasi kembali karena pemerintah pusat telah mengesahkan APBN 2022, yang mengatur DAK dan DAU tahun 2022 untuk Kota Batam, dipotong sekitar Rp 300 miliar.
Sehingga menjadi sekitar Rp 800 miliar dari target awal, sebelumnya sebesar Rp 1,2 triliun.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan dan Kanit Tipikor 3 Satreskrim Polresta Barelang, Iptu Jaya Tarigan menunjukkan barang bukti kasus korupsi di PT Pegadaian yang dilakukan RD di Mapolresta Barelang, Selasa (9/11/2021). Foto: Humas Polresta Barelang untuk Batam Pos
batampos.co.id – RD, pengelola agunan PT Pegadaian Cabang Mega Legenda, Batam Kota, dinyatakan buron selama setahun. Pria 35 tahun ini diketahui mencuri emas nasabah pada Oktober 2020 dan melarikan diri ke Padang serta Aceh.
”Kasus ini sudah setahun lebih, setelah dilaporkan oleh pimpinan cabang. Setelah itu,kami lakukan pengejaran,” ujar Kanit Tipikor 3 Satreskrim Polresta Barelang, Iptu Jaya Tarigan, kemarin.
Jaya menjelaskan, setelah RD ditangkap, pihaknya juga melakukan pencarian terhadap orang yang membantu atau lokasi penjualan emas nasabah tersebut.
”Pengakuannya dijual ke teman, dan sampai sekarang dicari belum ketemu,” katanya.
RD diketahui melakukan pencurian sebanyak 2 kali.
Dengan rincian:
– 200 gram emas berupa cincin dan kalung
-1 kg emas batangan
Total nilai emas yang dicurinya mencapai Rp 1,2 miliar.
”Setelah aksi pertama tidak diketahui, tersangka ini mengulanginya. Kemudian melarikan diri,” ungkapnya.
Sebelumnya, pengelola agunan PT Pegadaian Cabang Mega Legenda, Batam Kota, RD ditangkap polisi. Pria 35 tahun ini diamankan usai mencuri barang jaminan atau agunan nasabah berupa 1,2 kg emas dari brankas pegadaian.
Atas kejadian ini, pihak pegadaian sudah melakukan ganti rugi terhadap 20 nasabah pemilik agunan tersebut.
batampos.co.id – Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Lulik Febyantara, mengaku sudah mendapatkan informasi pengembalian berkas oleh kejaksaan atas perkara penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 107 kilogram (kg).
”Iya, baru pemberitahuan saja,” ujar Lulik, Kamis (11/11/2021).
Ilustrasi orang tua bermain dengan anak (Dipta Wahyu/JawaPos)
batampos.co.id – Selama pandemi, ruang bermain bagi anak jadi terbatas. Karena itu, orang tua harus kreatif menghadirkan ruang bermain bagi anak karena itu penting untuk kesehatan mental mereka.
Dalam webinar bersama IKEA Indonesia lewat kampanye Ayo Main (Let’s Play) ‘Bebas #Mainkan Sesukamu’, orang tua diingatkan bahwa bermain memiliki manfaat yang signifikan untuk kesehatan mental serta mempererat hubungan anak dengan orang tua. Anak-anak merupakan generasi penerus, yang harus tetap ceria dalam tumbuh kembangnya.
“Kami percaya bermain bukan hanya bermanfaat untuk anak, tetapi juga orang tua. Waktu bermain di rumah yang berkualitas akan mempererat hubungan mereka,” kata Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Dyah Fitrisally secara daring, dikutip dari Jawapos.com, Jumat (12/11).
Pandemi Covid-19 membawa dampak psikologis yang serius pada anak dan orang tua karena harus tinggal di rumah dalam waktu yang cukup lama. Psikolog Klinis dan Keluarga dan Co-Founder @goodenoughparents.id, Pritta Tyas Mangestuti mengatakan bermain adalah solusi yang tepat untuk dapat menjaga mood anak tetap baik. Orang tua memiliki peran penting untuk dapat mengeksplorasi ide bermain yang variatif untuk menghibur si Kecil.
“Saya percaya dengan aktivitas bermain yang tepat, hubungan orang tua dan anak juga dapat menjadi lebih erat,” katanya.
Media & Brand Manager Communication Save the Children Indonesia, Dewi Sri Sumanah juga percaya bermain dapat mengembalikan senyum anak-anak yang terdampak pandemi Covid-19. Dan tentunya termasuk anak-anak penyintas.
“Begitu juga bagi anak yang kehilangan orangtuanya dan anak-anak dengan disabilitas serta anak dari keluarga rentan,” kata Dewi. (*)
batampos.co.id – Tim Panser, julukan Jerman, meraih kemenangan telak saat menjamu Liechtenstein dalam ajang kualifikasi Piala Dunia, Jumat (12/11). Dalam laga itu Jerman mencukur habis Liechtensten sembilan gol tanpa balas.