Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9189

Sekolah Didorong untuk Bisa Segera Belajar Tatap Muka

0

batampos.co.id – Pandemi Covid 19 sudah berlangsung lebih dari 1 tahun dan telah mengubah pola belajar siswa dari tatap muka menjadi daring atau jarak jauh. Hal ini pun memunculkan kekhawatiran akan tertinggalnya siswa mengikuti materi pelajaran.

Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Sri Wahyuningsih mengatakan, salah satu faktor yang signifikan adalah fakta bahwa tidak semua sekolah atau orang tua memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung siswa belajar dari rumah.

Untuk itu, Kemendikbudristek mendorong sekolah untuk segera melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di wilayah yang masuk dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 sampai 3.

“Pembelajaran tatap muka terbatas harus segera dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya learning loss, namun tentu harus memperhatikan kondisi lingkungan sesuai instruksi dari Presiden,” ungkap dia dikutip, Minggu (29/8).

Saat ini pun pihaknya berkolaborasi dengan dinas pendidikan daerah dalam mendorong kesiapan sekolah melakukan PTM terbatas. Terutama, untuk meredam kekhawatiran orang tua karena anak-anaknya belum divaksinasi.

“Sekolah harus berkolaborasi dengan dinas pendidikan setempat, menyiapkan daftar periksa, dan psikologis semua pihak, terutama orang tua yang mengkhawatirkan anak-anaknya untuk kembali belajar di sekolah,” imbuhnya.

Di sisi lain, dirinya juga mengingatkan bahwa orang tua tetap menjadi penentu utama bagi siswa dalam pelaksanaan PTM. Untuk itu, sekolah diharapkan dapat menyosialisasikan mekanisme dan penerapan disiplin protokol kesehatan yang harus dijalankan oleh peserta didik saat berada di sekolah.

“Yang perlu ditekankan adalah komunikasi kepada semua pihak agar kita disiplin melakukan protokol kesehatan dan bisa menjalankan PTM Terbatas dengan matang,” tandasnya.(jpg)

Guru Non-PNS Bakal Terima Insentif Rp 300 Ribu Bulan Depan

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) tengah memroses pencairan insentif bagi guru madrasah bukan pegawai negeri sipil (PNS)A. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memperkirakan insentif ini akan mulai cair pada September 2021.

“Petunjuk teknis pencairan insentif guru madrasah bukan PNS sedang dalam tahap finalisasi. Saya minta Ditjen Pendidikan Islam untuk bisa segera melakukan proses pencairan. Targetnya September sudah mulai cair,” kata dia, Minggu (29/8).

“Kami alokasikan insentif untuk sekitar 300 ribu guru madrasah bukan PNS dengan anggaran mencapai Rp 647 miliar,” sambungnya.

Insentif ini akan diberikan kepada guru bukan PNS pada Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Insentif ini bertujuan memotivasi guru bukan PNS untuk lebih berkinerja dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani menambahkan, insentif akan diberikan kepada guru yang memenuhi kriteria. Total kuota yang ada, telah dibagi secara proporsional berdasarkan jumlah guru setiap provinsi.

“Sebelumnya, anggaran insentif guru ada di daerah. Untuk 2021, pencairan insentif dilakukan secara terpusat, melalui anggaran Ditjen Pendidikan Islam,” ujarnya.

“Tunjangan Insentif bagi guru bukan PNS pada RA/Madrasah disalurkan kepada guru yang berhak menerimanya secara langsung ke rekening guru yang bersangkutan,” lanjutnya. (jpg)

Prabowo Bersaksi, Jokowi Bertindak untuk Rakyat

0

batampos.co.id – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan pemerintah telah bekerja dengan baik dalam penanganan pandemi Covid-19 di tanah air. Bahkan sejak menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) dirinya menyaksikan bahwa keputusan Presiden Jokowi selalu bertindak mengedepankan rakyat Indonesia.

Hal ini disampaikan Prabowo Subianto saat para ketua umum partai politik koalisi bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden.

“Kita sudah berada di jalan yang benar. Jadi, kepemimpinan Pak Jokowi efektif Pak. Saya mengakui itu dan saya hormat sama Bapak. Dan saya lihat, saya saksi dalam kabinet, kepemimpinan, keputusan-keputusan Bapak cocok untuk rakyat kita,” ujar Prabowo, Sabtu (23/8).

“Tim kita saya kira bagus, tim kita di kabinet cukup kompak dan kerjanya baik. Jadi, mohon Bapak jangan ragu-ragu, we are the right track,” tambahnya.

Meskipun ada kekurangan dalam penanganan Covid-19 di tanah air, namun Mantan Danjen Kopassus ini percaya pemerintah mampu mengatasi itu semua. “Karena itu masalah Covid-19 kita cukup optimistis. Bahwa ada kekurangan, keterlabatan vaksin itu saya kira yang dihadapi banyak negara,” katanya.

Selain itu, Prabowo juga mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang memutuskan tidak melakukan lockdown. Pasalnya menurutnya, jika lockdown diterapkan, maka ekonomi akan terdampak serius.

Sehingga Prabowo mengaku optimistis ekonomi di dalam negeri akan kembali pulih seiring angka penularan Covid-19 yang berangsur-angsur berkurang.

“Negara lain yang lockdown keras malah mengalami kesulitan (ekonomi). Jadi, kita boleh bangga prestasi kita baik. Saya bangga bagian dari pemerintahan ini, dan kita enggak usah ragu-ragu,” pungkasnya.(jpg)

Menko Airlangga Tekankan Penurunan BOR dan Akselerasi Vaksinasi

0
Menko Ekonomi Airlangga Hartarto menyerahkan bantuan dalam kunjungannya ke Provinsi Sulawesi Tengah pada Jumat (27/8). (istimewa)

batampos.co.id – Penerapan PPKM di Sulawesi sudah mulai membuahkan hasil, di mana selama bulan Agustus ini kasus aktif sudah mulai turun rata-rata sebesar -8,77 persen. Dari 6 Provinsi di wilayah Sulawesi, 5 Provinsi sudah turun cukup signifikan, hanya Provinsi Sulawesi Tengah yang masih naik angkanya.

Namun demikian pada Minggu ke-3 dan 4 Agustus ini sudah mulai melandai dan menurun trennya, dengan rata-rata kasus aktif 9.032 kasus pada Minggu ke-4, turun dari minggu sebelumnya sebesar rata-rata 10.054 kasus.

Untuk memastikan pelaksanaan penanganan Covid-19 di lapangan, Menko Airlangga mengadakan peninjauan ke lapangan dan melakukan dialog secara langsung dengan semua pihak terkait, salah satunya dengan mengadakan Rapat Koordinasi bersama seluruh Kepala Daerah (Gubernur/ Bupati/ Walikota) beserta Forkompimda se Provinsi Sulawesi Tengah.

Tujuannya, mendengarkan langsung dari para Kepala Daerah beserta seluruh jajarannya tentang berbagai permasalahan di lapangan. Peninjauan ke Sulawesi Tengah ini merupakan rangkaian dari kunjungan kerja lapangan ke daerah-daerah di luar Jawa Bali dengan level asesmen 4 dan yang menerapkan PPKM Level 4, setelah minggu sebelumnya melakukan peninjauan ke Lampung dan Kalimantan Selatan.

Menko Airlangga selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) melakukan peninjauan ke lapangan dengan melihat Kampung Tangguh Kelurahan Talise Valangguni Kecamatan Mantikulore, Kota Palu sebagai desa percontohan dalam menerapkan Pro-Kes, meninjau fasilitas Isolasi Terpusat (IsoTer) di Gedung BPSDM Provinsi Sulteng dan mengecek langsung pelaksanaan vaksinasi di Halaman Kantor Gubernur yang diselenggarakan DinKes Provinsi Sulteng.

“Saya mengapresiasi kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur terkait menjaga keseimbangan rem dan gas yang dilakukan juga melalui kerja sama dengan perbankan dan pihak swasta. Selain itu kami juga mengapresiasi Kampung Tangguh yang menjadi percontohan Pro-Kes dan berhasil menihilkan kasus Covid-19 di lingkungannya,” tutur Menko Airlangga dalam kunjungannya ke Provinsi Sulawesi Tengah pada Jumat (27/8).

Provinsi Sulawesi Tengah saat ini tengah menerapkan PPKM Level 4 pada 7 dari 13 Kabupaten/ Kota di wilayahnya. Melibatkan seluruh Kepala Daerah dan Forkompimda, Menko Airlangga mendiskusikan berbagai tantangan di lapangan dan juga langkah-langkah percepatan penanganan pandemi, serta memastikan segala upaya yang tengah dijalankan dalam penerapan PPKM Level 4 di Sulawesi Tengah dapat berjalan optimal.

“Sulawesi Tengah sudah punya formula untuk pengendalian Covid-19, jika formula tersebut direplikasi ke semua posko, saya yakin level asesmen akan segera turun. Dengan kunjungan ini, kami menargetkan pada PPKM ke depan Sulawesi Tengah dapat turun ke Level 3. Upaya yang harus dilakukan tinggal sedikit lagi, karena angka mobilitas sudah turun dan tingkat kasus aktif sudah turun ke tingkat 2, hanya saja tingkat BOR di Sulawesi Tengah yang masih tinggi. Tinggal menambah jumlah konversi tempat tidur dan memanfaatkan IsoTer,” ujar Menko Airlangga.

Vaksinasi Covid-19 dan peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan Pro-Kes harus dilaksanakan secara bersama. Percepatan vaksinasi terus didorong agar bisa mencapai target, sebagaimana arahan Presiden Jokowi bahwa vaksinasi harus terus dipercepat hingga lebih dari 2 juta suntikan per hari. Dalam Rakor tersebut disampaikan beberapa permasalahan terkait ketersediaan dan suplai vaksin, sebagaimana disampaikan Wakil Walikota Palu, Bupati Sigi dan Bupati Donggala.

Perkembangan Kasus Covid-19 di Sulawesi Tengah

Provinsi Sulawesi Tengah berada pada Level Asesmen TK-4, dengan total kasus kumulatif sampai dengan 25 Agustus 2021 sebanyak 40.617 kasus, total sembuh 31.527 kasus, tingkat kesembuhan 77,62%, dan tingkat kematian 3,13%. BOR di Provinsi Sulawesi Tengah tingkat keterisiannya 51%. Kabupaten Poso memiliki BOR paling tinggi (70%), disusul dengan Kota Palu (62%). Sebanyak 10 Kabupaten/Kota BOR < 50%. Sementara itu, mobilitas masyarakat sudah menunjukkan penurunan sebesar -6,59%.

Capaian Testing yang tertinggi di Kabupaten Parigi Moutong (65,6%), dan Kabupaten Donggala (23,0%). Sedangkan yang lain masih di bawah 20,0%. Kemudian, capaian Tracing yang tertinggi di Kabupaten Banggai Laut (85,71%), Toli-Toli (30,86%), Kota Palu (20,00%), dan Kabupaten Morowali (2,44%).

Capaian vaksinasi di Sulawesi Tengah sebesar 17,48% dan masih jauh berada di bawah rata-rata nasional yang sebesar 28,53%. Terkait dengan capaian vaksinasi dosis pertama, hanya Kota Palu dan Morowali yang capaiannya sudah di atas nasional. Masih terdapat 7 Kabupaten/Kota yang capaian vaksinasinya masih di bawah 10%, sehingga perlu segera dilakukan upaya percepatan vaksinasi.

Turut hadir secara langsung dalam Rapat Koordinasi yakni Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Forkompimda (Kapolda, Danrem, Kajati), Wakil Walikota Palu, Bupati Sigi dan Bupati Donggala. Sedangkan Kepala Daerah dan Forkompimda yang lain ikut hadir secara virtual. (*/)

Calonkan Diri Sebagai Ketua DPD, Husnizar: Partai Demokrat Rumah Politik Saya

0

batampos.co.id – Husnizaar Hood menjadi salah satu kader yang mendaftarkan diri sebagai Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Provinsi Kepri.

Husnizar mengatakan, PD merupakan rumah politik baginya. Hal itu dibuktikan selama 15 tahun tetap setia bersama partai berlambang mercy tersebut.

“Loyalitas tanpa batas. Partai Demokrat rumah politik saya. Saya sudah 15 tahun bersama Demokrat,” ujarnya saat ditanyai batampos.co.id, Sabtu (28/8/2021).

Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri, Husnizar Hood, menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon Ketua DPD PD Demokrat Provinsi Kepri. Foto: Istimewa

Ia menjelaskan, tujuannya mendaftarkan diri adalah untuk mencapai karir politiknya bersama DPD PD Provinsi Kepri.

“Bagi saya menjadi Ketua DPD adalah karir politik saya setelah sekarang sebagai sekretaris DPD,” katanya.

Namun, Husnizar belum mau berbicara banyak terkait apa-apa saja yang akan dilakukannya dan siapa-siapa saja pengurus inti yang akan bekerja dengannya jika terpilih menjadi ketua DPD PD.

“Tahap sekarng mensukseskan Musda, belum berpikir yang lain,” tegasnya.

Husnizar mengatakan, selama berkarir di PD, dirinya pernah dua kali menjabat sebagai Ketua DPC PD Kota Tanjung Pinang dan jabatan terakhirnya saat ini adalah Sekretaris DPD PD Provinsi Kepri.

Seperti diketahui Musda DPD PD Provinsi Kepri akan dilaksanakan pada 4 September 2021 mendatang.

Ada tiga calon yang sudah memenuhi syarat untuk maju sebagai Ketua DPD Demokrat Provinsi Kepri, yakni Isdianto, Husnizar Hood dan Asnah.

Diketahui Isdianto didukung oleh Lingga dan Batam. Kemudian Husnizar Hood didukung oleh DPC Bintan dan Tanjung Pinang serta Asnah didukung oleh Anambas dan Natuna.(esa)

Angka Kematian Covid-19 Turun Separuh

0

batampos.co.id – Angka kematian Covid-19 turun separuh dari biasanya lebih seribu jiwa sehari yakni 599 jiwa. Angka kematian yang terendah sejak libur pasca Lebaran.

Kini total sudah 4.056.354 orang terinfeksi Covid-19 di tanah air. Sementara angka kematian sudah 130.718 jiwa meninggal dunia karena Covid-19. Ini adalah kasus kematian terendah di tengah ganasnya varian Delta selama ini.

Kematian harian terbanyak terjadi di Jawa Timur 161 jiwa. Jawa Tengah 47 jiwa. Bali 45 jiwa. Kasus Covid-19 terbanyak harian disumbang Jawa Timur 1.409 kasus. Jawa Barat 1.349 kasus. Jawa Tengah 1.069 kasus. Sumatra Utara 1.056 kasus. Sementara, Kasus aktif turun 7.271 sehari. Jumlah pasien aktif kini sebanyak 236.317 orang.

Tercatat ada 107.521 orang yang diperiksa dengan metode TCM, PCR, dan antigen. Angka positivity rate mencapai 11,74 persen.

Pasien sembuh harian bertambah 19.290 orang. Paling banyak kasus kesembuhan di Jawa Barat yakni 2.562 orang. Dan total angka kesembuhan saat ini sebanyak 3.689.256 orang.

Sudah 510 kabupaten kota terdampak Covid-19. Hanya ada 1 provinsi di bawah 10 kasus. Dan tak ada satupun provinsi dengan nol kasus.(jpg)

Bersama ScooBI gelar Training Safety Riding

0

batampos.co.id – Komunitas atau Club Motor menjadi suatu bagi pecinta sepeda motor untuk menyalurkan Hobi dan Kecintaannya terhadap Sepeda Motor.

Baik bertukar informasi tentang sepeda motor, referensi modifikasi, touring, ngumpul bareng atau istilahnya Kopdar (Kopi Darat), sampai turut berkontribusi dalamkegiatan sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Sehingga Komunitas motor cukup populer dikalangan penghobi dan pecinta sepeda motor di Indonesia termasuk di wilayah Kepri.

Salah satu Komunitas Motor yang tergabung dalam One Heart Community Kepri yang dinaungi oleh PT. Capella Dinamik Nusantara wilayah Kepri yaitu Komunitas atau Club Motor ScooBI (Scoopy Batam Island) bekerja sama dengan Tim Safety Riding Honda Kepri (PT. Capella Dinamik Nusantara) menggelar Training Safety Riding bagi para member atau anggota komunitasnya terkhusus untuk member baru yang belum pernah sama sekali mendapatkan pelatihan Safety Riding sebelumnya.

 

“Gak hanya seru-seruan bareng tapi kita juga memikirkan keselamatan berkendara alias Safety Ridingnya seluruh member,” ucap Reno Saputra selaku Penasehat dari Club Motor ScooBI.

“Karena sebagai Club atau Komunitas Motor kita wajib memiliki bekal skill dan tertib terhadap aturan berkendara serta berlalu lintas, itu yang membedakan antara Club Motor dan Geng Motor yang meresahkan pengguna jalan lain,” tambah Aurafi sebagai ketua dari Club Motor ScooBI.

Training sesi Teori telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Agustus 2021 lalu secara Online/Virtual berhubung situasi masih dalam keadaan pandemi dan sambil menunggu situasi membaik Training akan dilanjutkan pada sesi praktek (Skill Safety Riding).

Training berlangsung sangat interaktif para member ScooBI sangat antusias dan kritis membahas materi yang di Sharing oleh Instruktur Safety Riding.

“Ternyata bawa motor itu gak sembarangan, mulai dari cara duduk atau postur berkendara, berboncengan, ngerem, menikung semua ada tekniknya yang tepat seperti apa,” Tutur Lilik Putri selaku Founder dari Club ScooBI.

“Dan tentunya selain Teknik Berkendara kita juga harus punya Awareness akan keselematan berkendara serta pakai perlengkapan berkendara sesuai standar dan aturan, pakai Helm dan Jaket ketika berkendara, Selalu #Cari_Aman saat naik motor,” tutup Christofer Valentino sebagai Instruktur Safety Riding dalam Training tersebut.

Bagi Komunitas atau Club Motor lain yang juga ingin mendapatkan Training serupa Capella Honda memiliki program pelatihan Safety Riding sebagai bentuk kepedulian Honda bagi masyarakat dan pengguna sepeda sepeda motor di Indonesia khususnya di wilayah Kepri.

Tidak perlu ragu dan sungkan untuk mengunjungi atau menghubungi Dealer Honda terdekat ataupun juga dapat menghubungi langsung Tim Safety Riding Honda Kepri di 0887 6880 079 (sdr.Christofer Valentino). Utamakan Keselamatan Berkendara anda dan selalu #Cari_Aman saat naik motor.(*/nto)

Daftar Nama-nama Pejabat BP Batam yang Baru Saja Dilantik

0

batampos.co.id – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, melantik 297 pejabat tingkat II, III, IV dan Manajemen di lingkungan BP Batam, Jumat (27/8/2021) di pelataran parkir kantor BP Batam.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Nomor 153, 154 dan Nomor 155 Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Struktural Tingkat II, III, IV di Lingkungan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pelantikan hari ini merupakan implementasi dari PP Nomor 41 tahun 2021.

“Diharapkan dengan pelantikan pejabat struktural dan manajemen pada hari ini, BP Batam dapat segera melaksanakan amanat PP Nomor 41 tahun 2021, khususnya di bidang perizinan agar dapat segera berjalan,” katanya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah hari ini sejumlah 297 Pejabat Tingkat II s.d. IV dan pejabat managerial Badan Usaha yang dipromosikan. Pejabat tingkat II, III dan IV yang dipromosikan terdiri dari 19 orang tingkat II, 55 orang tingkat III, 117 orang tingkat IV.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melihat para pejabat eselon II yang baru saja dilantik. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Pejabat Managerial Badan Usaha yang dipromosikan terdiri dari 5 orang Direktur, 2 orang Wakil Direktur, 8 orang General Manager, 2 orang Kepala Satuan, 28 orang Manager, 61 orang Asisten Manager.

Ia berharap, dengan dilantiknya pejabat struktural dan manajemen yang secara otomatis mengemban amanat dan tugas baru, dapat melaksanakan tugas dengan profesional, penuh tanggung jawab, jujur, amanah, berdedikasi tinggi dan penuh loyalitas untuk kemajuan BP Batam.

“Saya harap Bapak/Ibu ke depan dapat mencari inovasi kegiatan dan menyelesaikan target-target pembangunan sesuai dengan unit kerja masing-masing. Selamat Bekerja!” kata Muhammad Rudi.

Adapun pejabat tingkat II yang dilantik, antara lain:
1. Imam Bachroni, dilantik sebagai Direktur Infrastruktur Kawasan.
2. Moch Badrus, dilantik sebagai Direktur Pengamanan Aset.
3. Purnomo Andiantono, dilantik sebagai Kepala Kantor Perwakilan BP Batam Jakarta.
4. Asep Lili Holillulloh, dilantik sebagai Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko.
5. Mochammad Nasrun, dilantik sebagai Kepala Biro Hukum dan Organisasi.
6. Konstantin Siboro, dilantik sebagai Kepala Satuan Pemeriksaan Intern.
7. Lilik Lujayanti, dilantik sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi.
8. Endry Abzan, dilantik sebagai Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan.
9. Ilham Eka Hartawan, dilantik sebagai Direktur Pengelolaan Pertanahan.
10. Siswanto, dilantik sebagai Kepala Biro Keuangan.
11. Sylvia Jeannete Malaihollo, dilantik sebagai Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi.
12. Harlas Buana, dilantik sebagai Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam.
13. Budi Susilo, dilantik sebagai Kepala Biro Umum.
14. Fesly Abadi Paranoan, dilantik sebagai Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis.
15. Mulyadi Iskandar, dilantik sebagai Direktur Evaluasi dan Pengendalian.
16. Arham S. Torik, dilantik sebagai Direktur Restrukturisasi.
17. Binsar Oktavidwin Tambunan, dilantik sebagai Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan.
18. Memet E. Rachmat, dilantik sebagai Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum.
19. Dendi Gustinandar, dilantik sebagai Direktur Badan Usaha Pelabuhan.
20. Amran, dilantik sebagai Direktur Badan Usaha Bandar Udara.
21. Afdhalun Hakim, dilantik sebagai Direktur Badan Usaha Rumah Sakit.
22. Denny Tondano, dilantik sebagai Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal.
23. Irfan Syakir WIdyasa, dilantik sebagai Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK.
24. Ariastuty Sirait, dilantik sebagai Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol.(*/esa)

Ini Keunggulan Alat Monitoring Terbaru yang Dipasang di 5 Waduk di Batam

0

batampos.co.id – Lima bendungan atau waduk di Batam dipasangi alat monitoring dengan teknologi terbaru yang bisa dimonitor secara digital tanpa harus cek manual ke lapangan.

Dengan alat ini kondisi bendungan bisa diketahui secara realtime dan bisa segera dilakukan perbaikan secara cepat jika ditemukan kerusakan sehingga pasokan air warga Batam tidak terganggu.

Pemasangan alat yang ditujukan untuk keamanan dan
peningkatan kualitas bendungan ini dikerjakan PT Intan
Sarana Teknik (IST) Jakarta dan dipasang di bendungan Seiharapan, Seiladi, Mukakuning, Duriangkang, dan Nongsa.

Project Manager PT Intan Sarana Teknik, Suprijanto, mengatakan, pihaknya dipercaya Balai Wilayah Sungai Sumatera IV di Batam untuk proyek pengerjaan remedial ini senilai Rp 69 miliar.

Pengerjaan remedial instrumentasi waduk ini untuk memenuhi sertifikasi kelengkapan waduk dari Balai Teknik Bendungan di Jakarta.

Jadi data bendungan seluruh Indonesia bisa dipantau langsung di Balai Teknik Bendungan ini. Instrumen bendungan yang dipasang meliputi piezometer untuk mengetahui tekanan pori.

Informasi data soal tekanan pori bendungan dan kondisi bendungan bisa dimonitor secara langsung secara digital.

”Kita pakai yang sistem sudah matic,” ujarnya.

Kemudian sumur observasi untuk mengetahui rembesan di dalam tanah. Ada juga alat untuk memonitor rembesan di permukaan.

”Kita pasang juga inclinometer untuk mengetahui sudut kemiringan dan gerakan badan bendungan. Dipasang juga alat untuk pantau level air,” ujarnya.

Instrumen ini mulai dipasang April dan Mei Juni sudah connect. Untuk mengoperasikan peralatan terbaru ini, juga sudah digelar pelatihan untuk para operator di Hotel Vista.

Selain pemasangan alat monitoring, PT IST juga mengerjakan pengerukan endapan tanah di waduk Seiharapan, Sekupang dengan teknik terbaru. Dilakukan juga penguatan di badan bendungan.

Teknik pengerukan terbaru ini tak memerlukan tempat
pembuangan material besar, jadi lebih efisien dan efektif dibanding cara lama. Material yang dikeruk dimasukkan ke kantong geotube dan diletakkan dekat bendungan.

Dengan teknologi ini, tirisan air material hasil pengerukan masuk kembali ke waduk.(jpg)

Stok Darah di Palang Merah Indonesia Kota Batam Masih Minim

0

batampos.co.id – Di Tengah pandemi Covid-19, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam masih kesulitan untuk memenuhi
ketersediaan atau stok darah di Kota Batam.

Padahal, dalam sehari, rata-rata kebutuhan mencapai 70-80 kantong darah per hari.

Tidak hanya itu, ketersediaan plasma konvalesen untuk membantu pengobatan pasien Covid-19 juga masih minim.

Kepala Markas PMI Kota Batam, Asmin Patros, mengatakan, saat pandemi Covid-19 ini, kegiatan donor darah yang biasa dilaksanakan organisasi sosial, perusahaan maupun pemerintahan, sudah jarang dilaksanakan.

Sehingga, stok darah yang biasanya didapatkan dari kegiatan tersebut juga berkurang drastis.

”Sehingga stok darah kita itu selalu kekurangan,” ujar Asmin.

Pria yang juga anggota DPRD Kepri itu melanjutkan, untuk memenuhi kebutuhan darah di Kota Batam, PMI memberlakukan donor darah pengganti.

Yakni, dengan meminta darah dari keluarga pasien sendiri.

”Karena kalau stok tak ada atau terbatas, kami minta keluarganya juga ikut membantu,” lanjutnya.

Meskipun ada imbauan agar banyak warga berdiam di rumah, namun sejauh ini permintaan darah masih tetap tinggi.

Sementara, ketersediaan darah dibanding dengan permintaan tidak seimbang.

Sementara itu, untuk permintaan plasma konvalesen, tergantung dari permintaan dari rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19.

”Kami mengimbau ke masyarakat, untuk berkenan meluangkan waktu datang ke PMI untuk donor darahnya. Karena darah yang didonorkan itu sangat berarti untuk orang yang membutuhkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Batam, dr Novia M.Biomed, mengatakan, minimnya stok darah maupun plasma konvalesen sudah berlangsung cukup lama.

”Kalau untuk kebutuhan plasma konvalesen ini tergantung. Kadang ada, kadang tidak dan tidak setiap hari permintaannya,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak takut mendonorkan darahnya saat pandemi Covid-19 saat ini. Sebab, penularan Covid-19 tidak melalui darah.(jpg)