Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 9217

Terangi 11 Desa Terpencil di Kepri, PLN Kucurkan Rp 38 Miliar

0

batampos.co.id – PLN berhasil mengalirkan listrik untuk 11 desa terpencil yang berada di Kepulauan Riau (Kepri). Adanya aliran listrik ini diharapkan bisa mempermudah warga dalam beraktivitas serta mampu mendorong perekonomian desa.

Adapun desa berlistrik yang diresmikan kemarin tersebar di tiga kabupaten yaitu, Kabupaten Lingga terdapat 7 desa diantaranya Batu Belubang, Mensanak, Pulau Bukit, Kelombok, Penaah, Pekajang, dan Berhala. Kemudian Kabupaten Karimun terdapat dua Desa yaitu Desa Buluh Patah dan Desa Tebias serta 2 desa di Kabupaten Anambas yaitu Impol dan Keramut.

Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, Wiluyo Kusdwiharto, menjelaskan, biaya investasi yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur listrik di 11 desa tersebut mencapai Rp 38 miliar.

Dana itu dialokasikan untuk membangun 11 unit bangunan sentral pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dan mesin PLTD dengan total daya 1.370 KW, Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 10,71 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 33,81 kms, 11 gardu distribusi (trafo) dengan total daya 675 kilovolt Ampere (kVA) dan 4 Unit Tower 20 kilovolt (kV).

“Dengan dinyalakannya 11 desa berlistrik ini terdapat potensi sambungan pelanggan baru sebanyak 2.211 calon pelanggan, di mana saat ini sudah menyala dan tersambung sebanyak 584 pelanggan,” ujar Wiluyo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/6).

Wiluyu juga menyatakan, dengan teralirinya listrik di 11 desa tersebut, rasio elektrifikasi di Kepulauan Riau kian meningkat menjadi 99,76 persen dan rasio desa berlistrik sebesar 96,39 persen.

Karena dari jumlah total sebanyak 416 desa yang ada di Kepri, sudah dialiri listrik PLN sebanyak 401 desa, sehingga masih ada 15 desa yang belum dialiri listrik. Semoga kerja sama yang terjalin baik selama ini dapat terus ditingkatkan agar upaya mewujudkan Kepulauan Riau terang di tahun 2021.

“Rasio desa berlistrik 100 persen di Kepulauan Riau tahun Ini bisa dituntaskan” ujar Wiluyo.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Anshar Ahmad mengapresiasi PLN yang telah bekerja keras mengalirkan listrik ke 11 desa terpencil di Kepri. Dengan masuknya listrik desa diharapkan akan bisa cepat menumbuhkan perekonomian masyarakat desa.

“Tak hanya itu, para siswa anak-anak kita calon generasi penerus bisa lebih pintar lagi karena sudah bisa belajar di malam hari dengan lebih baik sehingga manfaat dari hadirnya listrik bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan di desa,” ungkapnya.

Kepala Desa Batu Belubang, Arwan Arun menyambut antusias masuknya listrik di desanya. Sebab, masyarakat selama ini menghabiskan biaya yang terbilang mahal untuk menikmati listrik .

“Sehari masyarakat membayar kurang lebih Rp 26 ribu. Kalau dihitung, kira-kira biaya untuk listrik saja bisa Rp 600-800 ribu per bulan dengan pemakaian hanya dua titik lampu, dan juga satu TV itu pun hanya sekitar 5 jam sehingga kami bayar listrik sama seperti orang di kota,” imbuh Arwan.

Setelah hadirnya listrik PLN, masyarakat bisa lebih berhemat. Kesejahteraan warga Desa Batu Belubang juga meningkat karena listrik dimanfaatkan untuk kegiatan produktif.

“Dengan listrik PLN, warga kami hanya menghabiskan Rp 100 ribu per bulan selama 14 jam dan bisa menggunakan kulkas untuk menyimpan ikan hasil tangkapan ini sangat meringankan dan membantu sekali,” tambah Arwan.(jpg)

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Diskon dan Denda Dihapus 3 Bulan

0

batamopos.co.id – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan memberlakukan relaksasi pajak kendaraan bermotor (PKB) di 2021 ini.

Relaksasi itu berupa pemotongan pokok pajak kendaraan bermotor 50 persen, penghapusan denda keterlambatan, dan membebaskan biaya bea balik nama (BBNKB) II.

”Ya, mulai Juli kita lakukan pemutihan PKB. Insya Allah,” kata Reni Yusneli, kepala BP2RD Provinsi Kepri, Rabu (16/6).

Ia menyebutkan, relaksasi pajak kendaraan bermotor diberikan hanya tiga bulan, terhitung 1 Juli hingga 30 September 2021.

”Benar, relaksasi berupa pajak kendaraan bermotor diberikan pemutihan sebesar 50 persen dari pokok. Bea Balik Nama untuk mobil seken (BBNKB) II digratiskan, denda keterlambatan dibebaskan 100 persen,” sebut Reni.

Untuk pembelian mobil baru atau BBNKB 1, tetap bayar pajak biasa. Tapi kalau jual beli mobil seken (BBNKB II), itu yang diberi relaksasi pajak. Kebijakan pemutihan pajak kendaraan ini, lanjut Reni, berlaku untuk semua kendaraan bermotor.
Kebijakan ini sengaja diambil guna memberikan keringanan masyarakat untuk membayar pajak kendaraan di tengah pandemi virus corona saat ini.

BP2RD berharap melalui cara tersebut, pendapatan pajak dapat berjalan maksimal. Hal ini dikarenakan di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini penarikan pajak di Provinsi Kepri sedikit terhambat.

”Untuk informasi lebih lanjut bisa menanyakan langsung ke UPT setempat,” terangnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, juga sudah memastikan akan memberikan relaksasi pajak kendaraan bermotor di Kepri. Bukan hanya pokok pajak yang diputihkan 50 persen, tapi penghapusan denda keterlambatan, hingga pembebasan biaya bea balik nama untuk kendaraan bekas. (*/jpg)

Kini Kegiatan di Rumah Ibadah Dibatasi, Pesta Pernikahan Dilarang

0

batampos.co.id – Penyebaran Covid-19 dalam satu bulan terakhir kembali meningkat tajam di berbagai daerah yang dibarengi dengan munculnya varian baru. Guna meminimalisir hal ini, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan surat edaran sebagai pedoman masyarakat dalam kegiatan di rumah ibadah.

Melalui Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah itu, Menag berharap umat beragama tetap bisa menjalankan aktivitas ibadah sekaligus terjaga keselamatan jiwanya dengan cara menyesuaikan kondisi terkini di wilayahnya.

“Saya telah menerbitkan surat edaran, sebagai panduan upaya pencegahan, pengendalian, dan pemutusan mata-rantai penyebaran Covid-19 di rumah ibadah,” ujar Menag Yaqut, Kamis (17/6).

Ia menjelaskan, untuk kegiatan keagamaan di daerah zona merah sementara ditiadakan sampai wilayah tersebut dinyatakan aman dari Covid-19. Penetapan perubahan wilayah zona dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing.

“Kegiatan sosial keagamaan dan kemasyarakatan, seperti pengajian umum, pertemuan, pesta pernikahan, dan sejenisnya di ruang serbaguna di lingkungan rumah ibadah juga dihentikan sementara di daerah zona merah dan oranye sampai dengan kondisi memungkinkan,” terang Menag.

Kegiatan peribadatan di rumah ibadah di daerah yang dinyatakan aman dari penyebaran Covid-19, hanya boleh dilakukan oleh warga lingkungan setempat dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Teknis pelaksanaannya, disesuaikan dengan SE 1/2020 tentang Pelaksanaan Protokol Penanganan Covid-19 pada Rumah Ibadah.

Kepada jajarannya di tingkat pusat, Menag juga minta untuk melakukan pemantauan pelaksanaan surat edaran ini secara berjenjang. Demikian juga para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan, Penyuluh Agama, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Keagamaan dan pengurus rumah ibadat juga diinstruksikan melakukan pemantauan.

“Lakukan koordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan Satuan Tugas Covid-19 setempat,” tegasnya.(jpg)

Menko Airlangga Melihat Potensi Dagang dan Investasi yang Besar

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ist)

batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia Jaroslav Doleček di Jakarta dalam rangka Courtesy Call. Sebelumnya Dubes Jaroslav Doleček telah menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo pada tanggal 4 Februari 2021.

Pertemuan ini membahas mengenai rencana kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Republik Ceko Y.M. Richard Brabec ke Indonesia pada tanggal 20 – 26 Juni 2021 nanti. Selain itu, Menko Airlangga dan Dubes Doleček juga berdiskusi tentang kerjasama perdagangan, investasi, pariwisata, dan komoditas kelapa sawit.

Pada tahun 2021, Ceko menempati peringkat ke-81 sebagai negara di dunia yang menjadi tujuan ekspor Indonesia. Sementara Indonesia menduduki peringkat ke-38 sebagai negara tujuan ekspor Ceko pada tahun yang sama.

Ekspor utama Indonesia ke Ceko diantaranya mainan anak seperti sepeda roda tiga, mainan beroda, dan miniatur model. Selain itu juga peralatan seperti motor listrik, generator, pompa udara, kompresor, monitor, proyektor, dan televisi. Sementara impor utama Indonesia dari Ceko diantaranya telepon, handset dan peralatan komunikasi lainnya, turbin uap dan suku cadangnya, alat sentrifugal seperti pengering pakaian dan peralatan listrik.

Nilai investasi Ceko di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 755 ribu Dolar AS dalam 27 proyek, dan di tahun 2019 sebesar 1,06 juta Dolar AS dalam 17 proyek. Sementara di periode triwulan pertama tahun 2021 mencapai 295 ribu Dolar AS dalam 5 proyek.

Sementara di sektor pariwisata, jumlah kunjungan wisatawan Ceko ke Indonesia dari tahun 2014 sampai dengan 2019 mengalami kenaikan rata-rata 18% per tahunnya.

Dalam waktu yang penuh tantangan karena pandemi Covid-19 ini, Menko Airlangga menyampaikan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Ceko dibidang ekonomi. “Hubungan bilateral ekonomi Indonesia – Ceko menunjukkan tren yang stabil. Ceko merupakan partner utama diantara negara-negara grup Visegrád. Saya percaya ada potensi yang besar dalam peluang dagang dan investasi,” ujar Airlangga.

Sementara terkait dengan kelapa sawit, komoditas yang berkontribusi terhadap 3,5% terhadap GDP dan mampu menyerap sebanyak 16,2 juta pekerja, Menko Airlangga menyampaikan permintaan agar Pemerintah Republik Ceko turut mempromosikan penguatan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

“Saya berharap hubungan bilateral Indonesia dan Ceko di bidang kerjasama ekonomi dapat ditingkatkan agar dapat saling menguntungkan rakyat kedua negara,” kata Airlangga menutup pertemuan itu. (*)

Mulai 1 Juli, Wajib Putar Lagu Indonesia Raya

0

batampos.co.id – Seluruh instansi pemerintah mulai 1 Juli 2021 diimbau untuk melaksanakan apel setiap Senin pagi. Begitu juga untuk memperdengarkan lagu Indonesia Raya setiap Selasa dan Kamis pada pukul 10.00 waktu setempat.

Tak lupa juga setiap hari Rabu dan Jumat pada jam 10.00 waktu setempat membacakan naskah Pancasila. Hal ini tertulis dalam surat imbauan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo. Menuurutnya, kegiatan ini dilakukan untuk memelihara dan memperkuat rasa kebangsaan dan cinta tanah air.

“Ini sebagai pengabdian terhadap negara dan rakyat Indonesia serta ketaatan terhadap ideologi Pancasila dan UUD 1945 bagi ASN di lingkungan instansi pemerintah,” ujar Menteri Tjahjo, Rabu (16/6).

Kegiatan apel dilaksanakan secara langsung dan daring setiap Senin pagi, diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai yang bekerja di kantor maupun di rumah. Apel dilaksanakan dengan memperhatikan jumlah peserta, jarak aman, dan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Sementara kegiatan memperdengarkan lagu Indonesia Raya dan pembacaan naskah Pancasila diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai yang bekerja di kantor. Pada saat kegiatan ini berlangsung, seluruhnya harus berdiri tegak dengan sikap sempurna di ruang kerja masing-masing sesuai dengan ketentuan UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

“Kegiatan ini dilakukan dengan tidak mengganggu jalannya pemerintahan ataupun mengurangi kualitas dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat,” tulis surat himbauan tersebut.

Adapun, himbauan tersebut ditujukan untuk Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretariat Kabinet, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala Lembaga, Gubernur, Wali Kota dan Bupati.(jpg)

Penguatan Ekspor-Impor Melanjutkan Tren Pemulihan Ekonomi

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

batampos.co.id – Pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut seiring dengan tren penguatan ekspor dan impor. Ekspor Indonesia pada Mei 2021 mencapai USD 16,60 M atau menguat signifikan sebesar 58,76% (yoy). Sejalan dengan nilai ekspor, performa impor Indonesia pada Mei 2021 juga meningkat sebesar 68,68% (yoy) atau mencatatkan nilai sebesar USD 14,23 M.

“Neraca perdagangan terus melanjutkan surplus hingga bulan ini yakni sebesar USD 2,36 M. Capaian ini membuat neraca perdagangan mengalami surplus selama 13 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa (15/6).

Komoditas nonmigas menjadi kontributor utama dalam peningkatan performa ekspor bulan ini dengan pertumbuhan sebesar 58,30% (yoy). Lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) menjadi penyumbang terbesar pada ekspor nonmigas dengan porsi sebesar 15,9%.

Sementara itu, ekspor migas mengalami pertumbuhan sebesar 66,99% (yoy). Penyumbang terbesar ekspor migas berasal dari komoditas gas dengan porsi sebesar 53,8%.

Lebih lanjut, ekspor Indonesia pada Mei 2021 yang tumbuh sebesar 58,76% (yoy) melebihi performa ekspor negara-negara Asia lainnya, seperti Korea Selatan (45,6% yoy), Taiwan (38,65 yoy), Vietnam (36,6% yoy), dan China (27,6% yoy).

Peningkatan ekspor ini sejalan dengan meningkatnya harga beberapa komoditas andalan Indonesia. Tercatat, harga Crude Palm Oil (CPO) dan batubara masing-masing meningkat sebesar 101,74% (YoY) dan 103,9% (YoY).

Selain itu, pemulihan ekonomi di negara-negara mitra dagang utama Indonesia seperti Amerika Serikat dan Cina yang telah tumbuh positif di TW-1 2021 turut mendukung peningkatan permintaan atas ekspor Indonesia. Lebih lanjut, aktivitas manufaktur AS dan Cina yang semakin ekspansif di bulan Mei 2021 ikut mendongkrak kinerja ekspor Indonesia di bulan yang sama.

Sementara itu, selain permintaan global yang telah pulih, pertumbuhan permintaan domestik yang kembali kuat juga mendorong produksi ke level yang lebih tinggi. Tercatat, Purchasing Managers’ Index (PMI) mampu mencapai level 55,3 pada bulan Mei atau mencatatkan rekor tertinggi selama 10 tahun sejarah survei.

Selain itu, penyerapan jumlah tenaga kerja juga sudah mulai tumbuh positif untuk memenuhi kebutuhan kapasitas operasional yang meningkat. Perluasan tenaga kerja ini sekaligus mendorong perbaikan penyerapan tenaga kerja domestik yang sempat menurun akibat Pandemi Covid-19.

“Pulihnya permintaan global dan domestik yang diiringi dengan peningkatan aktivitas manufaktur mendorong peningkatan impor bahan baku dan barang modal,” tutur Airlangga.

Impor bahan baku/penolong meningkat sebesar 79,11% (yoy). Peningkatan tersebut berpengaruh signfikan terhadap total impor karena memiliki porsi terbesar dibandingkan dengan impor golongan lain yakni sebesar 76,9% terhadap total impor. Di saat yang sama, impor barang modal juga tumbuh positif sebesar 35,28% (yoy) dengan porsi sebesar 13,2% terhadap total impor.

“Berbagai perkembangan positif ini akan mendukung Indonesia dalam menjawab tantangan-tantangan global dan domestik sehingga ketahanan sektor eksternal dapat tetap terjaga dengan baik di tahun 2021,” pungkas Menko Airlangga. (*)

Rekor Lagi, Kasus Covid-19 Nyaris 10 Ribu Orang Sehari

0

batampos.co.id – Kasus baru Covid-19 harian pada Rabu (16/6) menyentuh rekor tertinggi usai libur Lebaran, bertambah 9.944 dalam sehari. Rekor ini lebih tinggu dari tiga hari sebelumnya pada Minggu (13/6) dengan jumlah 9.868 orang dalam sehari. Jumlah ini rekor tertinggi dalam 3 pekan pasca libur Lebaran. Kini total sudah 1.937.652 orang terinfeksi Covid-19.

Pemeriksaan berpengaruh pada angka positivity harian. Angka positivity rate yaitu jumlah positif kumulatif dibagi jumlah orang yang dites lalu dikali 100.

Angka positivity rate juga naik menjadi 23,64 persen, naik drastis dari 3 hari lalu yakni 20,41 persen. Padahal standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah harus di bawah 5 persen. Artinya Indonesia sudah hampir 5 kali melebihi standar WHO. Kasus aktif juga naik yakni 3.519 kasus. Jumlah pasien dengan status suspek sebanyak 110.660 orang.

Ada 92.682 spesimen yang diperiksa. Dan ada 42.072 orang yang diperiksa dalam sehari dengan metode TCM, PCR, dan antigen. Sebaran positif harian tertinggi terjadi di Jawa Barat 2.599 kasus. DKI Jakarta 2.376 kasus. Jawa Tengah 1.251 kasus. Jawa Timur 702 kasus. Jogjakarta 534 kasus.

Pasien sembuh harian bertambah 6.229 orang. Paling banyak kasus sembuh terjadi di Jawa Barat sebanyak 1.511 orang. Dan total angka kesembuhan saat ini sebanyak 1.763.870 orang.

Kasus kematian harian bertambah 196 jiwa. Paling banyak kasus kematian harian terjadi di Jawa Timur sebanyak 46 jiwa. Total kini sudah 53.476 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19. Sudah 510 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 6 provinsi di bawah 10 kasus harian. Dan ada hanya 1 provinsi dengan nol kasus. (*/jpg)

Terbaru, 11 Ribuan Warga Batam Terkonfirmasi Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Sebelas ribuan warga Kota Batam terkonfirmasi Covid-19 dan rata-rata diketahui bergejala.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, diketahui hingga Selasa (15/6/2021) total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sudah mencapai 11.102 orang.

Pada hari tersebut terdapat penambahan pasien Covid-19 sebanyak 130 orang. Dari jumlah tersebut 84 orang diketahui bergejala, 41 tanpa gejala, dua terkonfirmasi perjalanan impor dan tiga orang kontak erat dengan pasien Covid-19 sebelumnya.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Selasa 15/6/2021).

Di hari yang sama juga terdapat 111 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Dengan penambahan tersebut saat ini total jumlah warga Batam yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 9.737 orang.

Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia kembali bertambah menjadia 231 orang dan yang masih dalam eprawatanaa 1.134 orang.(*/esa)

Wuhan Normal, 11 Ribu Wisudawan Hadir Tanpa Masker

0

batampos.co.id – Banner merah berukuran besar terpampang di lapangan milik Central China Normal University di Wuhan, Hubei, Tiongkok, Minggu (13/6). Itu bukan banner biasa. Melainkan sambutan untuk sekitar 11 ribu wisudawan yang lulus.
Sebanyak 2.200 di antaranya sejatinya lulus tahun lalu. Tapi, kala itu mereka tidak bisa ikut wisuda karena pembatasan ketat terkait pandemi.

”Menyambut kedatangan wisudawan 2020. Kami harap Anda semua memiliki masa depan yang luar biasa,” bunyi tulisan di banner tersebut.

Desember 2019 Wuhan menjadi pemberitaan sebagai tempat kali pertama munculnya virus SARS-CoV-2. Ia menyebar tak terkendali meski Wuhan sudah dikuntara. Virus itu menjadi pandemi hingga saat ini. Berdasar data Worldometer, setidaknya pada Selasa (15/6) sudah 177.094.021 orang tertular dan 3.829.160 lainnya meninggal dunia.

Pandemi belum terkendali. Vaksinasi pun belum merata. Di beberapa kota, bahkan negara, pembatasan ketat masih berlaku. Tapi, di Wuhan situasinya kini sudah kembali normal. Pemerintah Wuhan melonggarkan kebijakan mulai April tahun lalu. Sekolah dibuka bertahap. Wisuda pun dilakukan terbatas. Wuhan University bahkan melakukan sebagian besar upacara secara online Juni tahun lalu.

Tapi, tahun ini kondisinya berbeda. Upacara kelulusan itu digelar besar-besaran. Seluruh wisudawan duduk tanpa menjaga jarak dan tak menggunakan masker. Mereka memakai toga warna biru dan hitam serta topi wisuda.

Wisuda tersebut digelar di tengah kontroversi asal muasal virus SARS-CoV-2. Itu disebabkan isu kebocoran laboratorium penelitian virus di Wuhan kembali menguat.

Sky News Australia mengunggah video bahwa ada kelelawar hidup di Wuhan Institute of Virology. Padahal, penyidik WHO Peter Daszak tahun lalu bersikukuh bahwa tidak ada kelelawar di lab tersebut. Dia menjadi bagian dari tim WHO yang datang ke Wuhan dan menampik teori kebocoran virus dari lab.(jpg)

2021, Arus Penumpang di Bandara Hang Nadim Diprediksi Melandai

0

batampos.co.id – Arus penumpang yang lalu lalang di Bandara Hang Nadim diperkirakan akan tetap melandai hingga akhir 2021.

Jumlah penumpang yang berangkat maupun datang, diperkirakan tidak akan naik secara signifikan.

Namun, kondisi itu diperkirakan akan berubah pada 2023 mendatang. Direktur BUBU Hang Nadim, Amran, mengatakan, peningkatan ini disebabkan masih rendahnya animo masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar daerah.

”Jika ada momen liburan atau perayaan hari besar, peningkatan hanya naik sedikit saja. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Amran, Selasa (15/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos..

Ia mengatakan, International Air Transport Association (IATA) sudah memprediksi industri penerbangan di Indonesia baru akan benar-benar bergerak pada 2023.

Kondisi ini tidak hanya di Indonesia, tapi negara-negara yang berada di kawasan Asia Pasifik.

”Dua tahun ke depan, kondisinya masih sama lah. Belum akan bisa (meningkat) seperti 2017 lalu,” tuturnya.

Maskapai penerbangan Batik Air melaju di landasan Bandara Internasional Hang Nadim. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Jumlah penumpang yang berangkat dan datang di Hang Nadim hanya berkisar 6 ribuan
orang. Tapi, jika dibandingkan dengan masa peniadaan perjalanan beberapa waktu lalu, jumlah itu sudah sangat banyak.

”Masa peniadaan itu, satu hari cuma satu dan dua pesawat berangkat. Bahkan ada satu
hari tidak ada pesawat yang datang atau pergi,” tuturnya.

Ia mengaku, untuk kembali ke titik 2017, membutuhkan waktu cukup lama. Karena saat itu, ada sekitar 140 penerbangan dan penumpang rerata 12 ribu, baik berangkat maupun datang.

”Harapan kami semua, semoga bisa membaik kondisi ini. Sehingga semua pihak bisa beraktivitas seperti dulu lagi,” ungkapnya.

Amran mengatakan, peningkatan jumlah penumpang bisa terjadi juga, apabila pandemi sudah berakhir. Atau setidaknya, kondisi industri manufaktur dan pariwisata kembali membaik.

Kondisi ini tentunya akan direspons masyarakat dengan kembali melakukan perjalanan ke
luar daerah.

Tourism (pariwisata) menggeliat lagi, bisnis penerbangan akan kembali bangkit,” tuturnya.

Ia berharap, vakasinasi dapat berjalan lancar. Sehingga, herd immunity dapat terbentuk di Indonesia.

Sehingga, kondisi kembali normal seperti dulu lagi. GM Bandara Hang Nadim, Benny Syahroni, mengaku, penurunan jumlah penumpang diikuti tren berkurangnya jumlah penyewa gerai di Bandara Hang Nadim.

Benny mengaku, beberapa penyewa belum kembali beroperasi disebabkan jumlah penumpang yang masih rendah.

”Walaupun begitu, saat ada tenant yang pergi, tapi masih ada juga yang masuk. Harapan
kami, kondisi segera membaik, sehingga dapat meningkatkan perekonomian di berbagai
sektor,” ucapnya.(jpg)