batampos.co.id – Pemerintah Daerah salah satunya Pemko Batam diminta untuk mencermati grafik Covid-19.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat rapat bersama Forum Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Batam, Senin (3/5/2021).
Ia menjelaskan, kasus positif Covid-19 di Kota Batam harus terus ditekan agar bisa menurun dan kasus yang sembuh bisa terus ditingkatkan.
Rapat Forkompimda Kota Batam, Senin (3/5/2021). Dalam rapat tersebut Kota Batam diminta untuk meningkatkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id
“TNI dan Polri tadi juga diminta untuk meningkatkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro,” ujarnya.
Pemko Batam bersama Forkompinda kata dia, akan terus meningkatkan sinergitas dalam meningkatkan pengetatan protokol kesehatan.
Hal itu sebagaimana arahan pemerintah pusat dalam rapat koordinasi antara Kementerian terkait dengan gubernur, bupati dan wali kota di seluruh Indonesia.
“Pemda diminta untuk meningkatkan pengawasan terkait protokol kesehatan,” katanya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas terkait meningkatnya kasus positif yang terjadi di India. Karena itu Indonesia tidak boleh lengah dan jangan sampai momentum Lebaran membuat masyarakat mengabaikan protokol kesehatan.
Selain itu juga terkait penanangan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI), di mana Batam menjadi salah satu pintu masuk pulangnya PMI ke Tanah air.
Mulai dari sampai di pelabuhan hingga karantina harus ditingkatkan pengawasannya.
“PMI karantina lima hari harus benar-benar dijalankan,” katanya.(*/esa)
batampos.co.id – Jajaran Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap NA, 25,seorang perempuan pengirim sate ayam beracun yang mengakibatkan N, 10, anak pengemudi ojek online tewas di pedukuhan Salakan, Desa Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
“Setelah kita lakukan penyelidikan selama empat hari kemudian kita bisa mengerucut kepada salah satu calon tersangka, dan berhasil kita amankan pada Jumat (30/4),” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria, saat konferensi pers di Mapolres Bantul, DIY, Senin (3/5) dikutip dari Antara.
Menurut dia, tersangka NA merupakan pekerja swasta yang beralamat Majalengka, Jawa Barat. Tersangka diamankan petugas di rumah kos-nya wilayah Kelurahan Sitimulyo, Piyungan Bantul. Saat ini tersangka ditahan di Kepolisian Resor (Polres) Bantul, untuk diproses hukum lebih lanjut.
Dia mengatakan, dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku berangkat yang sempat bertukar kendaraan lagi dengan sepeda motor lainnya, kemudian barang bukti helm, dan sandal jepit warna hitam.
“Kemudian ada beberapa plastik kresek berisi enam tusuk sate dan lontong yang sudah bercampur saus kacang, yang tidak kita bawa, kemudian uang sebesar Rp30 ribu yang digunakan untuk bayar ojek online, dan sebuah handphone,” ungkap-nya.
Dia menjelaskan, kejadian tersebut berawal pada 25 April 2021 di Dusun Salakan, Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul, dimana dilaporkan ada seorang anak N,10, putra pengemudi ojol Pak Bandiman,47, keracunan makanan yang menyebabkan meninggal dunia.
Dia mengatakan, dari keterangan saksi yang didapatkan polisi, pada 25 April sekitar 15.30 WIB di sekitar Gayam Mandala Krida, Yogyakarta, ada seorang tukang ojek online didatangi perempuan tidak dikenal dan meminta bantuan mengirimkan dua dos makanan, satu berisi sate ayam, satu berisi snak.
“Ketika meminta dikirimkan ini yang bersangkutan mengatakan tidak punya aplikasi online, sehingga minta dengan cara offline ke alamat tertentu di daerah Kecamatan Kasihan, Bantul, dengan mengatakan bahwa makanan tersebut berasal dari Pak Hamid di Pakualaman,” tuturnya.
Setelah terjadi kesepakatan, makanan di antar ke tempat tujuan, namun karena yang ada di rumah tujuan tersebut merasa tidak memesan makanan, maka ditolak untuk diterima, dan oleh tukang ojol karena makanan ditolak dibawa pulang ke rumahnya.
“Sampai di rumahnya makanan sebagian dimakan oleh istri-nya dan ada yang dimakan anaknya yang besar dan kecil, namun yang dimakan anak kecil ini menyebabkan meninggal dunia si anak,” ucap dia.(antara)
batampos.co.id – Pemerintah menggaungkan tema “Bergerak Bersama, Wujudkan Merdeka Belajar” di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2021 ini. Seruan ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk tangan berkontribusi nyata di sektor pendidikan.
Seruan ini memiliki makna mendalam bagi PT Adhya Tirta Batam (ATB). Mengingat perusahaan ini memberikan perhatian khusus di sektor pendidikan. ATB melalui program Corporate Social Responcibilities (CSR) Peduli Pendidikan, telah memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan.
“ATB sadar bahwa pendidikan merupakan salah satu pondasi dalam kemajuan suatu bangsa. Pendidikan harus didukung oleh semua elemen bangsa. Karena itulah kami selalu memberikan perhatian serius di sektor pendidikan,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.
Pendidikan yang berkualitas jadi sebuah keniscayaan untuk membangun bangsa yang maju, guna menyongsong masa depan dengan percaya diri. Lewat pendidikan berkualitas, visi Indonesia Maju dapat diraih.
Program Beasiswa STB adalah salah satu bentuk kepedulian ATB terhadap dunia pendidikan. Foto:ATB untuk batampos.co.id
Merdeka Belajar adalah terobosan untuk mentransformasi pendidikan Indonesia menuju terciptanya sumber daya manusia (SDM) unggul melalui kebijakan yang menguatkan peran seluruh insan pendidikan.
Visi tersebut telah ada dalam benak ATB sejak tahun 2010 silam. Karena itu, untuk memberikan kontribusi nyata dalam mencapai tujuan itu, ATB mendesain program-program CSR peduli pendidikan dengan cermat dan teliti.
Salah satu implementasinya diwujudkan dalam program CSR Beasiswa yang rutin dilakukan 2 tahun sekali, dan CSR Cerdas Cermat ATB yang dilaksanakan bersamaan dengan hari Sumpah Pemuda setiap bulan Oktober.
Setiap gelaran cerdas cermat ATB ini diikuti oleh sedikitnya 72 sekolah unggulan yang ada di Batam. Mereka sudah melakukan persiapan 6 sampai 7 bulan sebelum kegiatan diselenggarakan. Karena program ini dianggap memberikan nilai tambah bagi sekolah.
“Program cerdas cermat ini selalu dinantikan oleh sekolah-sekolah yang ada di Batam. Inilah bentuk tanggungjawab sosial ATB untuk membuat masyarakat Batam lebih teredukasi,” ujar Maria.
Selain itu, program Beasiswa ATB juga disebut-sebut memberikan manfaat besar untuk mendukung kelanjutan pendidikan siswa dan mahasiswa berprestasi. Hingga tahun 2020 silam, ATB telah menyalurkan beasiswa kepada sedikitnya 448 peserta didik.
Alumni program D4 Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Batam, Agin Septhi, mengatakan, program beasiswa ATB tidak hanya membantu dirinya untuk meringankan pembiayaan kuliah, namun juga mendorongnya untuk terus berprestasi.
“Sebagai perusahaan yang konsen di bidang pendidikan, dan berkontribusi untuk mencerdaskan putra-putri daerah, ATB menumbuhkan semangat belajar di Batam utnuk terus berprestasi,” ujarnya.
Hal serupa juga dikatakan oleh Dimas Ilham Munada dari MAN Insan Cendekia Kota Batam. Menrutunya, program beasiswa ATB tidak bisa didapat sembarangan. Ada seleksi ketat yang harus dilewati oleh peserta. Hal ini membuat peserta meningkatkan daya saing melalui prestasi akademis.
“Program ini memotivasi belajar dan meningkatkan prestasi serta mengembangkan minat membaca,” imbuhnya. (*)
batampos.co.id – WNI yang mudik dari luar negeri mendapat pantauan ketat. Terutama yang berasal dari negara-negara dengan kasus Covid-19 tinggi. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan, pemerintah telah memiliki SOP ketat soal kedatangan orang ke Indonesia, termasuk pekerja migran Indonesia (PMI).
”PMI harus menjalani PCR test dahulu,” ungkapnya kemarin. Setelah itu mereka tak serta-merta dipulangkan.
Para PMI itu wajib menjalani masa karantina hingga waktu yang ditentukan. Apabila dipastikan terbebas dari Covid-19, baru mereka bisa dikeluarkan atau kembali ke masyarakat.
Pemerintah telah menyediakan sejumlah selter khusus. ”Setelah tiba di bandara, mereka ditangani satgas Covid-19. Kemudian, setelah dilakukan PCR, satgas akan berkoordinasi dengan BP2MI (Badan Pelindungan PMI, Red),” papar politikus PKB tersebut. Menaker juga telah berkoordinasi dengan perwakilan pemerintah di luar negeri untuk mengimbau agar PMI tak mudik terlebih dahulu.
Pintu masuk negara pun diperketat. Di Bandara Soekarno-Hatta, Satgas Udara Penanganan Covid-19 bersama PT Angkasa Pura/AP II (Persero) dan stakeholder terkait menetapkan prosedur baru kedatangan internasional. Ada sembilan checkpoint yang harus dilalui mereka yang dari luar negeri.
Director of Operation & Service AP II Muhamad Wasid menerangkan, prosedur baru ini dapat dijalankan dengan baik oleh seluruh penumpang pesawat yang baru tiba dari luar negeri. Dia menambahkan, prosedur baru itu diharapkan dapat mendukung kelancaran proses karantina bagi penumpang pesawat di lokasi yang telah ditentukan. Mereka akan dikarantina di Wisma Atlet Pademangan atau hotel yang ditunjuk.
Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi menyatakan, AP II siap mendukung fasilitas untuk menjalankan prosedur ini. ”Fasilitas lokasi dan sebagainya kami siapkan di gedung terminal,” ujarnya.
Penumpang dari luar negeri harus memenuhi prokes seperti menunjukkan surat hasil tes Covid-19 dan menjalani karantina sesuai dengan ketentuan. Mulai 25 April pelaku perjalanan dari India dilarang masuk ke Indonesia. WNI yang pernah tinggal atau mengunjungi India dalam 14 hari diperbolehkan masuk ke Indonesia dengan prokes ketat dan bersedia dikarantina 14 hari. (jpg)
batampos.co.id – Jajaran Polsek Lubukbaja menangkap Triyadi, tersangka pencuri mobil. Pria 29 tahun ini nekat membawa mobil Mazda warna silver BP 1030 I yang diparkir di Kompleks Ruko Penuin Centre, Lubukbaja, Kamis (29/4) pagi.
Kapolsek Lubukbaja, AKP Satria Nanda, mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan korban, Antoni. Kemudian, pihaknya berhasil mengamankan pelaku dalam waktu 6 jam di Kaveling Nato, Sagulung.
”Dari laporan pelaku kami lakukan penyelidikan. Dan didapatkan identitas pelaku dari rekaman CCTv,” ujar Satria, Jumat (30/4) siang.
Satria menjelaskan, pelaku mencuri kendaraan tersebut saat berjalan kaki di kawasan itu sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, pelaku melihat kaca mobil yang terbuka, dan pintu yang tak terkunci.
”Korban ketika itu baru saja pulang dan langsung tidur karena kelelahan. Korban baru menyadari mobilnya hilang saat hendak pergi,” kata Satria.
Dari pengakuan Triyadi kepada polisi, ia membawa mobil tersebut hanya berniat untuk meminjam. Namun, saat melintas di kawasan Sagulung, bensin mobil tersebut habis, bahkan ia mencuri kotak amal di kawasan tersebut.
”Pelaku ini sempat mencuri kotak amal untuk membeli bensin. Tetapi uangnya tidak cukup, sehingga mobil itu tidak menyala lagi,” tutup Satria.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman kurungan penjara hingga 5 tahun. (*/jpg)
batampos.co.id – Sampel swab polymerase chain reaction (PCR) Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang dikirim ke BTKLPP Batam, beberapa hari lalu, sudah selesai diperiksa. Hasilnya, dikirimkan pada Minggu (2/5) dan menyatakan orang nomor satu di Karimun ini positif terpapar Covid-19.
”Memang benar (Bupati Karimun, red) positif Covid-19. Berdasarkan riwayat yang kita catat bahwa hal ini karena kontak erat keluarga. Yakni, diawali pada Selasa (20/4) salah satu anggota keluarga ada yang demam dan flu. Kemudian pada Sabtu (24/4) dilakukan rapid antigen seluruh anggota keluarga hasilnya negatif,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi kepada Harian Batam Pos.
Dikatakannya, kondisi satu orang keluarga Bupati Karimun yang mengalami demam dan flu membaik, tetapi belum sembuh. Namun, pada Selasa (27/4) mulai mengalami anosmia atau penciuman berkurang. Maka, untuk memastikan dilakukan pengambilan sampel swab PCR.
Pada Kamis (29/4) hasilnya dinyatakan positif Covid-19. Karena hasil positif ini akhirnya pada hari yang sama dilakukan pengambilan sampel swab PCR terhadap beberapa orang keluarga Bupati Karimun.
”Sampel swab PCR keluarga Bupati Karimun telah dikirimkan dan keesokan harinya, Jumat (30/4) kita dapat informasi dari BTKLPP Batam yang sifatnya belum untuk publikasi menyatakan bahwa keluarga Bupati Karimun yang lain juga positif. Sehingga, pada Jumat (30/4) Bupati Karimun dan keluarga yang belum diambil sampel swab PCR. Dan, siang ini (kemarin, red) hasil dari BTKLPP sudah dikirimkan kepada kita yang menyebutkan Bupati Karimun positif terpapar Covid-19,” jelasnya.
Selain Bupati Karimun, Aunur Rafiq, lanjut Rachmadi, ada 8 keluarga lain dalam satu rumah juga dinyatakan positif Covid-19. Untuk penanganan, Bupati Karimun dan keluarga yang positif dilakukan perawatan dan isolasi mandiri di rumah. Karena kondisi tempat tinggal memungkinkan.
Dengan kasus ini, diimbau kepada masyarakat yang merasa kontak erat dengan pasien konfirmasi atau positif untuk dapat segera melaporkan ke Puskesmas setempat. (*/jpg)
batampos.co.id – Masjid Besar Taipei, Taiwan, ditutup untuk umum selama 1–16 Mei 2021 setelah ditemukan klaster baru Covid-19 yang bermula dari seorang warga negara Indonesia (WNI).
Pengumuman itu dirilis Yayasan Masjid Besar Taipei pada Sabtu (1/5) itu sebagai upaya untuk pengendalian wabah Covid-19. Dengan adanya penutupan tersebut, kegiatan salat Idul Fitri pada 15 Mei 2021 dipastikan ditiadakan.
Informasi dari berbagai sumber di Taiwan menyebutkan bahwa kasus Covid-19 bermula dari seorang pilot pesawat China Airlines berkewarganegaraan Indonesia, yang hasil tes PCR-nya positif saat baru mendarat di Australia pada 21 April 2021. Pilot berusia 40 tahun itu tercatat mendatangi Masjid Besar Taipei pada 16 April.
Pusat Komando Kegawatdaruratan Taiwan (CECC) lalu melacak beberapa orang yang kontak dekat dengan pilot tersebut. Dari hasil pelacakan, ditemukan ada 65 mahasiswa dan dosen kebanyakan dari Indonesia, yang bertemu pilot tersebut di masjid itu.
Pihak salah satu perguruan tinggi di Taipei memerintahkan 65 orang tersebut menjalani isolasi mandiri di asrama kampus selama tujuh hari hingga 30 April. “Namun ada kebijakan lain yang membuat karantina kami diperpanjang dua hari hingga besok (2/5),” kata seorang mahasiswa Indonesia yang turut menjalani isolasi mandiri, Sabtu (1/5) malam, seperti dilansir dari Antara.
Masjid Besar Taipei menjadi tujuan utama bagi warga negara asing, termasuk dari Indonesia, yang hendak melakukan salat karena lokasinya di kawasan Taman Daan yang strategis dan mudah dijangkau dengan alat transportasi publik.
Sebelum pandemi, masjid berlantai dua tersebut selalu kelebihan daya tampung jamaah salat Jumat dan salat Idul Fitri maupun Idul Adha. Di sekitar Masjid Besar Taipei, terdapat beberapa restoran dan penjual makanan halal, termasuk masakan khas Indonesia. Di Taiwan sendiri terdapat sekitar 290 ribu pekerja migran dari Indonesia yang bekerja di sektor formal, informal, dan pelayaran. (*/antara)
batampos.co.id – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyiapkan mekanisme dan transportasi khusus untuk pemulangan PMI yang kembali ke tanah air melalui Batam.
Ia mengakui proses pemulangan PMI di masa pandemi ini lebih berat bila dibandingkan sebelumnya.
Hal ini karena jumlah PMI yang kembali ke tanah air lebih banyak, selain itu adanya pembatasan moda transportasi 6-17 Mei mendatang juga menjadi salah satu penyebab proses
pemulangan ini lebih berat.
”Yang jelas yang kembali ini lebih banyak orangnya. Jadi, memang butuh perlakuan khusus. Mulai dari proses pemulangan, pengecekan di pelabuhan, hingga saat pulang ke daerah asalnya,” kata dia usai meninjau Pelabuhan Feri Internasional Batam
Center, Sabtu (1/5/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.
Untuk menjamin kepulangan PMI ke daerah asalnya, pihaknya menyiapkan dua mekanisme.
Pertama, pemulangan menggunakan maskapai penerbangan; dan kedua, menggunakan angkutan kapal laut.
Kemenhub menyepakati konektivitas bagi PMI yang pulang ke daerah asal dalam periode larang mudik tersebut.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (kemeja biru pakai topi) saat berbincang dengan salah seorang PMI di Pelabuhan Batam Center, Kota Batam. Foto: Pemko Batam
”Bagi mereka yang memiliki kemampuan (menengah ke atas) bisa menggunakan pesawat udara yang tujuannya nanti kita sesuaikan,” ujarnya.
Kemudian bagi mereka yang hanya bisa menggunakan kapal laut, maka pihaknya akan menugaskan kapal bersubsidi.
Terkait jenis kapal dan kapasitasnya, Budi mengatakan akan mengumumkan hal tersebut beberapa hari ke depan.
”Untuk kapal kita punya, dan kita pastikan mereka nyaman dan aman sampai tempat tujuannya,” sebutnya.
Sementara itu, Danrem 033/ WP, Brigjen Jimmy Ramoz Manalu, mengatakan, kapal yang akan disiapkan dari Kemenhub untuk para PMI adalah kapal dari Pelni.
Pihaknya dalam waktu ke depan akan menyiapkan jadwal
kepulangan PMI ke daerah asal masing-masing.
”Untuk hari pelaksanaannya akan ditentukan Menhub. Kalau kami di lapangan jalan saja, dan memastikan proses dari kedatangan hingga pemulangan nanti berjalan lancar,” ujarnya.
Ia mengakui kepulangan PMI lewat Kepri masih dibatasi, mengingat kemampuan tempat karantina yang juga terbatas.
Karena diperkirakan PMI yang masih tinggal di Malaysia dan Singapura mencapai ribuan orang.
”Kalau tidak dibatasi, dalam sehari bisa lima kapal, tempat karantina tidak muat. Jadi, diatur agar tidak ada penumpukan di tempat karantina,” tutupnya.
Menhub sempat mengunjungi Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Sabtu (1/5/2021) siang.
Dalam kunjungan ini, Budi ingin memastikan arus penumpang di pelabuhan yang kerap dilalui PMI.
Kegiatan Budi ini turut didampingi Kapolda Kepri, Gubernur Provinsi Kepri, Danrem 033/WP, Wali Kota Batam, pejabat utama Polda Kepri, dan Kapolresta Barelang.
Dala kesempatan itu, Budi mengatakan, Tim Kelompok Kerja (Pokja) Penanganan Covid-19 di wilayah Kepri sudah menjalankan tugasnya dengan baik.
Terlihat dari kerja sama antar instansi yang terjalin.
”Dalam hal ini juga kita semua sudah sepakat akan menyediakan fasilitas bagi mereka yang memiliki kemampuan akan menggunakan pesawat dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan dan disesuaikan,” ujarnya.
Kemudian untuk masyarakat yang akan mudik, lanjut Budi, pihaknya memberikan kemudahan. Salah satunya menggunakan kapal bersubsidi.(jpg)
batampos.co.id – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerbitkan surat edaran terkait pembatasan kegiatan masyakarat selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Surat edaran tersebut mencakup beberapa poin antara lain penerapan protokol kesehatan di tempat ibadah hingga pembatasan aktivitas masyarakat di tempat dan fasilitas umum pada malam hari.
Sesuai surat edaran bernomor 457/SET-STC19/V/2021 itu pembatasan dilakukan dalam rangka pengendalian dan penghentian penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri, sehubungan dengan terjadinya peningkatan intensitas konfirmasi beberapa waktu terakhir.
Adapun poin-poin dalam surat edaran tertanggal 2 Mei 2012 sebagai berikut;
1. Memastikan penyelenggaraan ibadah selama bulan Ramadan 1442 H/2021 M di masjid/musalla dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Meliputi, pelaksanaan desinfeksi secara berkala pada ruangan masjid/musalla; penyediaan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS) dengan air mengalir dan/atau handsanitizer; Penggunaan masker secara benar;
Peniadaan kontak fisik antar jemaah, seperti bersalaman, berpelukan dan lain-lain; pengaturan jaga jarak/physical distancing minimal satu meter antar perorangan; pembatasan keterisian kapasitas masjid/musalla maksimal 50 persen; menghimbau jemaah untuk membawa perlengkapan ibadah masingmasing; serta membatasi durasi pelaksanaan rangkaian ibadah berjamaah di masjid/musalla.
2. Menghimbau masyarakat untuk melaksanakan kegiatan sahur dan buka puasa selama bulan Ramadhan 1442 Hijriyah/Tahun 2021 bersama keluarga inti di rumah masing-masing;
3. Melakukan pembatasan aktivitas masyarakat di tempat dan fasilitas umum pada malam hari, maksimal sampai dengan pukul 22.00 WIB;
4. Meniadakan pelaksanaan takbir keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri/1 Syawal 1442 Hijriyah;
5. Meniadakan penyelenggaran open house dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah khususnya bagi pejabat dan aparatur pemerintahan/ASN, serta menghimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan kunjungan silaturahmi tatap muka;
6. Meningkatkan upaya pengawasan, pendisiplinan masyarakat dan penegakan protokol kesehatan di fasilitas peribadatan serta tempat dan fasilitas umum lainnya, yang dilakukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota bersama unsur TNI-Polri. (*/uma)