Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 9233

Bupati Karimun dan Keluarga Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Sampel swab polymerase chain reaction (PCR) Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang dikirim ke BTKLPP Batam, beberapa hari lalu, sudah selesai diperiksa. Hasilnya, dikirimkan pada Minggu (2/5) dan menyatakan orang nomor satu di Karimun ini positif terpapar Covid-19.

”Memang benar (Bupati Karimun, red) positif Covid-19. Berdasarkan riwayat yang kita catat bahwa hal ini karena kontak erat keluarga. Yakni, diawali pada Selasa (20/4) salah satu anggota keluarga ada yang demam dan flu. Kemudian pada Sabtu (24/4) dilakukan rapid antigen seluruh anggota keluarga hasilnya negatif,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi kepada Harian Batam Pos.

Dikatakannya, kondisi satu orang keluarga Bupati Karimun yang mengalami demam dan flu membaik, tetapi belum sembuh. Namun, pada Selasa (27/4) mulai mengalami anosmia atau penciuman berkurang. Maka, untuk memastikan dilakukan pengambilan sampel swab PCR.

Pada Kamis (29/4) hasilnya dinyatakan positif Covid-19. Karena hasil positif ini akhirnya pada hari yang sama dilakukan pengambilan sampel swab PCR terhadap beberapa orang keluarga Bupati Karimun.

”Sampel swab PCR keluarga Bupati Karimun telah dikirimkan dan keesokan harinya, Jumat (30/4) kita dapat informasi dari BTKLPP Batam yang sifatnya belum untuk publikasi menyatakan bahwa keluarga Bupati Karimun yang lain juga positif. Sehingga, pada Jumat (30/4) Bupati Karimun dan keluarga yang belum diambil sampel swab PCR. Dan, siang ini (kemarin, red) hasil dari BTKLPP sudah dikirimkan kepada kita yang menyebutkan Bupati Karimun positif terpapar Covid-19,” jelasnya.

Selain Bupati Karimun, Aunur Rafiq, lanjut Rachmadi, ada 8 keluarga lain dalam satu rumah juga dinyatakan positif Covid-19. Untuk penanganan, Bupati Karimun dan keluarga yang positif dilakukan perawatan dan isolasi mandiri di rumah. Karena kondisi tempat tinggal memungkinkan.

Dengan kasus ini, diimbau kepada masyarakat yang merasa kontak erat dengan pasien konfirmasi atau positif untuk dapat segera melaporkan ke Puskesmas setempat. (*/jpg)

Terbaru, 708 Orang Dirawat Karena Covid-19 di Batam

0

batampos.co.id – Kasus Covid-19 di Kota Batam terus mengalami peningkatan. Hingga Minggu (2/4/2021) ada 708 orang yang dirawat karena Covid-19.

Pada hari yang sama juga terdapat 11 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Dengan adanya penambahan tersebut total jumlah masyarakat yang dirawat karena Covid-19 di Batam mencapai 7.323 orang.

Peta situasi terkini penyebaran Covid-19 di Kota Batam berdasarkan kecamatan.

Rinciannya, 6.454 orang sembuh, 161 meninggal dunia dan 708 dalam perawatan.

Pasien Covid-19 di Kota Batam didominasi oleh pria. Jumlah mencapai 3.872 orang dan wanita 3.451 orang.

Sementara dari jenis pekerjaan didominasi oleh karyawan swasta. Jumlahnya mencapai 4.132 orang.

Para pasien Covid-19 saat ini dirawat di 12 rumah sakit yang ada di Kota Batam.

Selain itu ada juga 137 orang yang menjalani isolasi mandiri.(*/esa)

Ada WNI Positif Covid-19, Masjid Besar Taipei Ditutup

0

batampos.co.id – Masjid Besar Taipei, Taiwan, ditutup untuk umum selama 1–16 Mei 2021 setelah ditemukan klaster baru Covid-19 yang bermula dari seorang warga negara Indonesia (WNI).

Pengumuman itu dirilis Yayasan Masjid Besar Taipei pada Sabtu (1/5) itu sebagai upaya untuk pengendalian wabah Covid-19. Dengan adanya penutupan tersebut, kegiatan salat Idul Fitri pada 15 Mei 2021 dipastikan ditiadakan.

Informasi dari berbagai sumber di Taiwan menyebutkan bahwa kasus Covid-19 bermula dari seorang pilot pesawat China Airlines berkewarganegaraan Indonesia, yang hasil tes PCR-nya positif saat baru mendarat di Australia pada 21 April 2021. Pilot berusia 40 tahun itu tercatat mendatangi Masjid Besar Taipei pada 16 April.

Pusat Komando Kegawatdaruratan Taiwan (CECC) lalu melacak beberapa orang yang kontak dekat dengan pilot tersebut. Dari hasil pelacakan, ditemukan ada 65 mahasiswa dan dosen kebanyakan dari Indonesia, yang bertemu pilot tersebut di masjid itu.

Pihak salah satu perguruan tinggi di Taipei memerintahkan 65 orang tersebut menjalani isolasi mandiri di asrama kampus selama tujuh hari hingga 30 April. “Namun ada kebijakan lain yang membuat karantina kami diperpanjang dua hari hingga besok (2/5),” kata seorang mahasiswa Indonesia yang turut menjalani isolasi mandiri, Sabtu (1/5) malam, seperti dilansir dari Antara.

Masjid Besar Taipei menjadi tujuan utama bagi warga negara asing, termasuk dari Indonesia, yang hendak melakukan salat karena lokasinya di kawasan Taman Daan yang strategis dan mudah dijangkau dengan alat transportasi publik.

Sebelum pandemi, masjid berlantai dua tersebut selalu kelebihan daya tampung jamaah salat Jumat dan salat Idul Fitri maupun Idul Adha. Di sekitar Masjid Besar Taipei, terdapat beberapa restoran dan penjual makanan halal, termasuk masakan khas Indonesia. Di Taiwan sendiri terdapat sekitar 290 ribu pekerja migran dari Indonesia yang bekerja di sektor formal, informal, dan pelayaran. (*/antara)

Kemenhub Fasilitasi Pemulangan PMI Dari Kota Batam

0

batampos.co.id – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyiapkan mekanisme dan transportasi khusus untuk pemulangan PMI yang kembali ke tanah air melalui Batam.

Ia mengakui proses pemulangan PMI di masa pandemi ini lebih berat bila dibandingkan sebelumnya.

Hal ini karena jumlah PMI yang kembali ke tanah air lebih banyak, selain itu adanya pembatasan moda transportasi 6-17 Mei mendatang juga menjadi salah satu penyebab proses
pemulangan ini lebih berat.

”Yang jelas yang kembali ini lebih banyak orangnya. Jadi, memang butuh perlakuan khusus. Mulai dari proses pemulangan, pengecekan di pelabuhan, hingga saat pulang ke daerah asalnya,” kata dia usai meninjau Pelabuhan Feri Internasional Batam
Center, Sabtu (1/5/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Untuk menjamin kepulangan PMI ke daerah asalnya, pihaknya menyiapkan dua mekanisme.

Pertama, pemulangan menggunakan maskapai penerbangan; dan kedua, menggunakan angkutan kapal laut.

Kemenhub menyepakati konektivitas bagi PMI yang pulang ke daerah asal dalam periode larang mudik tersebut.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (kemeja biru pakai topi) saat berbincang dengan salah seorang PMI di Pelabuhan Batam Center, Kota Batam. Foto: Pemko Batam

”Bagi mereka yang memiliki kemampuan (menengah ke atas) bisa menggunakan pesawat udara yang tujuannya nanti kita sesuaikan,” ujarnya.

Kemudian bagi mereka yang hanya bisa menggunakan kapal laut, maka pihaknya akan menugaskan kapal bersubsidi.

Terkait jenis kapal dan kapasitasnya, Budi mengatakan akan mengumumkan hal tersebut beberapa hari ke depan.

”Untuk kapal kita punya, dan kita pastikan mereka nyaman dan aman sampai tempat tujuannya,” sebutnya.

Sementara itu, Danrem 033/ WP, Brigjen Jimmy Ramoz Manalu, mengatakan, kapal yang akan disiapkan dari Kemenhub untuk para PMI adalah kapal dari Pelni.

Pihaknya dalam waktu ke depan akan menyiapkan jadwal
kepulangan PMI ke daerah asal masing-masing.

”Untuk hari pelaksanaannya akan ditentukan Menhub. Kalau kami di lapangan jalan saja, dan memastikan proses dari kedatangan hingga pemulangan nanti berjalan lancar,” ujarnya.

Ia mengakui kepulangan PMI lewat Kepri masih dibatasi, mengingat kemampuan tempat karantina yang juga terbatas.

Karena diperkirakan PMI yang masih tinggal di Malaysia dan Singapura mencapai ribuan orang.

”Kalau tidak dibatasi, dalam sehari bisa lima kapal, tempat karantina tidak muat. Jadi, diatur agar tidak ada penumpukan di tempat karantina,” tutupnya.

Menhub sempat mengunjungi Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Sabtu (1/5/2021) siang.

Dalam kunjungan ini, Budi ingin memastikan arus penumpang di pelabuhan yang kerap dilalui PMI.

Kegiatan Budi ini turut didampingi Kapolda Kepri, Gubernur Provinsi Kepri, Danrem 033/WP, Wali Kota Batam, pejabat utama Polda Kepri, dan Kapolresta Barelang.

Dala kesempatan itu, Budi mengatakan, Tim Kelompok Kerja (Pokja) Penanganan Covid-19 di wilayah Kepri sudah menjalankan tugasnya dengan baik.

Terlihat dari kerja sama antar instansi yang terjalin.

”Dalam hal ini juga kita semua sudah sepakat akan menyediakan fasilitas bagi mereka yang memiliki kemampuan akan menggunakan pesawat dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan dan disesuaikan,” ujarnya.

Kemudian untuk masyarakat yang akan mudik, lanjut Budi, pihaknya memberikan kemudahan. Salah satunya menggunakan kapal bersubsidi.(jpg)

Pembatasan Kegiatan Masyarakat Diberlakukan, Aktivitas Maksimal Pukul 10 Malam

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerbitkan surat edaran terkait pembatasan kegiatan masyakarat selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Surat edaran tersebut mencakup beberapa poin antara lain penerapan protokol kesehatan di tempat ibadah hingga pembatasan aktivitas masyarakat di tempat dan fasilitas umum pada malam hari.

Sesuai surat edaran bernomor 457/SET-STC19/V/2021 itu pembatasan dilakukan dalam rangka pengendalian dan penghentian penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri, sehubungan dengan terjadinya peningkatan intensitas konfirmasi beberapa waktu terakhir.

Adapun poin-poin dalam surat edaran tertanggal 2 Mei 2012 sebagai berikut;

1. Memastikan penyelenggaraan ibadah selama bulan Ramadan 1442 H/2021 M di masjid/musalla dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Meliputi, pelaksanaan desinfeksi secara berkala pada ruangan masjid/musalla; penyediaan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS) dengan air mengalir dan/atau handsanitizer; Penggunaan masker secara benar;

Peniadaan kontak fisik antar jemaah, seperti bersalaman, berpelukan dan lain-lain; pengaturan jaga jarak/physical distancing minimal satu meter antar perorangan; pembatasan keterisian kapasitas masjid/musalla maksimal 50 persen; menghimbau jemaah untuk membawa perlengkapan ibadah masingmasing; serta membatasi durasi pelaksanaan rangkaian ibadah berjamaah di masjid/musalla.

2. Menghimbau masyarakat untuk melaksanakan kegiatan sahur dan buka puasa selama bulan Ramadhan 1442 Hijriyah/Tahun 2021 bersama keluarga inti di rumah masing-masing;

3. Melakukan pembatasan aktivitas masyarakat di tempat dan fasilitas umum pada malam hari, maksimal sampai dengan pukul 22.00 WIB;

4. Meniadakan pelaksanaan takbir keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri/1 Syawal 1442 Hijriyah;

5. Meniadakan penyelenggaran open house dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah khususnya bagi pejabat dan aparatur pemerintahan/ASN, serta menghimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan kunjungan silaturahmi tatap muka;

6. Meningkatkan upaya pengawasan, pendisiplinan masyarakat dan penegakan protokol kesehatan di fasilitas peribadatan serta tempat dan fasilitas umum lainnya, yang dilakukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota bersama unsur TNI-Polri. (*/uma)

BPJS Kesehatan Rekonsiliasi dengan KPPN dan Pemerintah Daerah

0

batampos.co.id – Dalam rangka meningkatkan koordinasi dengan Kantor Pelayanan dan Perbendaharaan Negara (KPPN) serta pemerintah daerah di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan Rekonsiliasi Data Penerimaan Fihak Ketiga pada Kamis (30/4/2021) di Nagoya.

Asisten Deputi Bidang Perencanaan, Iuran, dan Keuangan Kedeputian Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, dan Jambi BPJS Kesehatan, Rizki Alfi Syahril, mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk membangun kemitraan dan komunikasi yang baik antara KPPN dan pemerintah daerah dengan BPJS Kesehatan terkait pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Rizki mengatakan bahwa dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan validitas dan akurasi data peserta dan iuran peserta segmen PPU Penyelenggara Negara dan pemerintah daerah.

“Akibat pandemi, sudah kurang lebih 2 tahun ini kita tidak menyelenggarakan kegiatan, tapi dengan protokol kesehatan yang ketat, Alhamdulillah kegiatan ini dapat diselenggarakan, walaupun ada beberapa peserta yang hadir secara daring,” katanya.

BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan Rekonsiliasi Data Penerimaan Fihak Ketiga pada Kamis (30/4/2021) di Nagoya. Foto: BPJS Kesehatan

Pada kesempatan tersebut Rizki mengatakan tidak ada masalah yang esensial terkait penganggaran dan penyetoran wajib.

Namun kata dia, masih ada pemerintah daerah yang tidak menganggarkan dan melakukan pemotongan iuran sesuai ketentuan terbaru.

“Hal yang lain yang juga perlu menjadi perhatian adalah terkait waktu penyetoran iuran wajib maksimal tanggal 10 setiap bulan serta penyerahan data untuk keperluan rekonsiliasi ini,” kata Rizki.

Diakhir sambutannya, Rizki mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini telah menjalin koordinasi dan kerjasama yang baik demi terwujudkan program JKN-KIS yang berkualitas di setiap daerah.

Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau, Syaipulloh, narasumber pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa iuran jaminan kesehatan merupakan salah satu dari dana Perhitungan Fihak Ketiga (PFK) yang dikelola oleh Direktorat Pengelolaan Kas Negara (PKN) yang berada dibawah Dirjen Perbendaharaan.

Dalam rangka meningkatkan validitas atas kebenaran data peneriman tersebut, menurut Syaipulloh BPJS Kesehatan dapat melakukan pemutakhiran setiap triwulan dengan KPPN dan Pemda.

“Pihak ketiga dapat melakukan pemutakhiran data dengan KPPN dan Pemda yang kemudian hasilnya dituangkan dalam berita acara,” kata Syaipulloh.

Menurutnya hal ini perlu diperhatikan agar tidak ada kekeliruan terkait setoran iuran jaminan kesehatan, sehingga akan menimalisir adanya pengembalian atas kesalahan atau kelebihan penyetoran dana FPK pegawai oleh satuan kerja.(*)

Presiden Jokowi Ingatkan Seluruh Pihak Tak Sepelekan Covid-19

0

batampos.co.id – Larangan berkerumun dan mudik masih saja diabaikan sebagian orang. Hingga Minggu (2/5), gelombang mudik masih saja terjadi. Pusat-pusat perbelanjaan pun dipenuhi pengunjung yang mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

Pantauan Jawa Pos di Pasar Tanah Abang, Jakarta, kemarin, ribuan pengunjung tampak berdesak-desakan di beberapa toko. Sebagian tidak mengenakan masker. Pasar yang dikenal sebagai pusat grosir tekstil terbesar di Asia Tenggara itu terlihat padat. Saking ramainya, prokes di sana tidak berjalan.

Atas kondisi tersebut, Pemprov DKI Jakarta berkoordinasi dengan Perumda Pasar Jaya. Tujuannya, setiap pengelola pasar lebih mengetatkan prokes. Dengan begitu, pasar tidak menjadi lokasi transmisi Covid-19. Sekda DKI Marullah Matali mengungkapkan, dirinya telah meminta BP BUMD DKI Jakarta untuk menginstruksi Perumda Pasar Jaya agar mengawasi prokes. Sebab, meskipun kegiatan pasar dibuka agar roda perekonomian berjalan, prokes tetap harus dipatuhi.

”Segala potensi terjadinya lonjakan kasus akan terus kami antisipasi. Termasuk kegiatan di setiap pasar menjelang Idul Fitri. Mulai hari ini hingga seterusnya, kami akan menempatkan satgas Covid-19 untuk mengatur pengunjung dan menertibkan pelanggar prokes. Intinya, setiap pengunjung dilarang memasuki area pasar jika tidak mengenakan masker,” jelas Marullah kemarin.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin juga mengingatkan akan masih berbahayanya Covid-19. Dia meminta seluruh pihak tak menyepelekan Covid-19. ”Yang sudah divaksin atau belum, yang berasal dari zona merah, oranye, kuning, atau hijau, harus tetap disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Kasus Covid-19 di Indonesia memang sudah melandai. Jokowi menyatakan, itu dampak PPKM mikro dan vaksinasi Covid-19. Terlihat, jumlah kasus aktif berkisar 100 ribu. ”Tapi, jangan dulu optimisime berlebihan. Jangan merasa situasi terkendali. Jangan merasa sudah aman,” tuturnya.

Untuk makin menekan kasus aktif, pemerintah mengaku tak bisa bekerja sendiri. Itu bergantung kedisiplinan seluruh pihak. ”Saya minta gubernur, bupati, dan wali kota mengingatkan warganya untuk mematuhi protokol kesehatan dan melarang mudik,” tegasnya.

Salah satu antisipasi utama untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus dan mengatasi penularan varian baru adalah pembatasan mobilitas. ”Kita melihat bahwa mobilitas yang tinggi akan menyebabkan lonjakan kasus. Sementara mobilitas yang rendah akan menekan laju penularan,” kata Juru Bicara Kemenkes terkait Covid-19 Siti Nadia Tarmizi.

Seharusnya peningkatan kasus yang terjadi di berbagai negara menjadi kewaspadaan bersama. Kasus di India sudah hampir mencapai angka 18 juta dengan 200 ribu sampai 300 ribu konfirmasi kasus positif. Di Jepang sudah mencapai 1.000 kasus infeksi baru. Ada juga Singapura yang terdapat 16 kasus komunitas.

”Perlu kembali kami tekankan bahwa negara-negara ini sudah melakukan kewaspadaan,” ujarnya.

Daerah sudah menyiapkan posko Covid-19. Selain itu, bhabinkamtibmas diimbau membantu menegakkan prokes. Meski demikian, masih diperlukan peran masyarakat agar menerapkan prokes. Vaksinasi juga perlu digenjot. Terutama bagi lansia. Mereka rawan karena kondisinya. Selain itu berpotensi tertular dari mereka yang mudik.

”Kami kerja sama dengan swasta, datang ke panti-panti hingga meminta pemerintah desa untuk membuat jadwal vaksin,” ucapnya. Perlu juga langkah kooperatif untuk keluarga lansia agar mendorong vaksinasi.

Di tengah program vaksinasi Covid-19, banyak yang mempertanyakan efektivitasnya. Seperti diketahui, vaksin tersebut untuk merangsang pembentukan antibodi atau imunitas dalam tubuh. Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengumumkan, inovasi alat kesehatan untuk melakukan deteksi antibodi kuantitatif. Selain itu, ada inovasi rapid diagnostic test (RDT) antigen.

”Inovasi deteksi antibodi kuantitatif memiliki fungsi untuk mengukur kadar antibodi yang terbentuk setelah seseorang menjalani vaksinasi Covid-19,” katanya.

Menurut Hammam, inovasi teknologi deteksi antibodi itu sangat penting. Supaya bisa mengetahui apakah seseorang memiliki ”bala tentara” dalam badannya yang cukup untuk menangkal infeksi Covid-19. Hammam menjelaskan, di tengah pandemi Covid-19 yang belum selesai di Indonesia, vaksinasi menjadi kebutuhan masyarakat.

Sayangnya, selama ini masyarakat belum bisa mengetahui apakah antibodinya sudah terbentuk setelah divaksin. Jangan sampai orang yang sudah divaksin merasa kebal terhadap Covid-19 dan melupakan kewajiban menjalankan prokes.

”Padahal, kita belum tahu apakah antibodi sudah terbentuk apa belum di tubuh kita,” jelasnya. Untuk itu, Hammam mengatakan, inovasi deteksi antibodi cukup penting. Cara kerja untuk mengukur pembentukan antibodi tersebut tidak butuh lama.

Hammam menjelaskan, BPPT akan terus melanjutkan kegiatan inovasi untuk penanganan Covid-19. ”Kami fokus pada pelacakan, pengujian, dan pengobatan,” katanya.

Dengan adanya test kit deteksi antibodi kuantitatif itu, Hammam berharap program vaksinasi bisa berjalan lancar. Test kit juga diharapkan dapat melihat kemampuan herd immunity sejak dini pada masyarakat seusai pemberian vaksin. ”Kami akan segera luncurkan test kit antibodi ini,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya mendorong kesuksesan program vaksinasi. Dengan program vaksinasi yang masif dan terukur, diharapkan segera terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. Hammam juga mengatakan, herd immunity pun harus dimonitor dari waktu ke waktu.(jpg)

Ramai-Ramai Mudik Lebih Awal

0

batampos.co.id – Begitu pemerintah mengumumkan larangan mudik mulai 6 Mei, para pemudik langsung siap-siap pulang kampung lebih awal. Di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (2/5), misalnya. Puluhan penumpang memadati area tunggu. Antrean panjang bahkan terlihat di area pemeriksaan kesehatan.

Rata-rata penumpang bertiket Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Meski begitu, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menyatakan, belum ada kenaikan penumpang yang signifikan hingga kemarin. Jumlah KA yang dioperasikan pun sama seperti minggu-minggu sebelumnya. ”Hari ini 20 KA di Senen, 17 dari Gambir. Kemarin juga sama.”

Soal operasional pada tanggal pelarangan mudik, Eva bakal menaati aturan pemerintah. Meski nanti tetap ada sejumlah KA yang beroperasi. Kalaupun ada yang diberangkatkan, dia memastikan KA itu tidak akan digunakan untuk mudik, tetapi hanya untuk kebutuhan khusus. Kelengkapan berkas akan betul-betul dicek oleh petugas. ”Nanti dilihat pola operasinya seperti apa. Ini masih dibahas bersama.”

Di sisi lain, Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, terlihat cukup ramai ketimbang hari sebelumnya. Jumlah penumpang meningkat pada 29 April 2021, yaitu 1.382 orang, jika dibandingkan dengan hari sebelumnya yang hanya 943 orang. Terminal Pulogebang pun sudah menyiapkan layanan GeNose untuk penumpang. Namun, layanan itu hanya bersifat acak atau sampling.

Pemantauan di Daerah

Di Tuban, pemantauan difokuskan di jalan alternatif dan jalur tikus di perbatasan Jatim-Jateng. Kabagops Polres Tuban Kompol Budi Santoso menyatakan, pasukannya mulai diturunkan Minggu (25/4) untuk melakukan penyekatan di Kecamatan Jatirogo dan Bancar. Dua kecamatan itu menjadi fokus karena berbatasan dengan Jateng.

”Petugas berjaga sejak 22 April. Tapi, akan diawasi ekstraketat mulai 6 Mei atau saat puncak arus mudik,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Sebelum 6 Mei, penyekatan hanya menghentikan kendaraan umum dan pribadi. Seluruh penumpang akan diperiksa suhu tubuhnya dan didata. Penumpang dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius diminta putar balik.

Budi menegaskan, penyekatan total berlaku mulai 6 Mei. Mantan Kapolsek Babat, Lamongan, tersebut melanjutkan, setiap jaga diturunkan satu tim yang beranggota 30 personel polres, 10 personel Kodim 0811 Tuban, 4 personel dinas perhubungan (dishub), dan 3 personel dinas kesehatan (dinkes). Tiap tim ditugaskan bergantian 8 jam sehari atau tiga tim yang berjaga bergantian tiap hari.

”Dilarang mudik dengan alasan apa pun karena masih pandemi,” tegasnya.

Mantan Kasatreskrim Polres Mojokerto itu mengatakan, penyekatan tidak sebatas meminta putar balik. Petugas dinkes juga melakukan rapid test untuk para pemudik secara acak. Yang kedapatan reaktif langsung ”dikandangkan” untuk isolasi mandiri di Stadion Bumi Wali Tuban selama 14 hari.

”Tidak ada toleransi. Pemudik yang reaktif langsung kami isolasi di stadion selama 14 hari dan boleh pulang setelah isolasi selesai,” terang mantan Kasatreskrim Polres Ngawi tersebut.

Sementara itu, jalur bagi para pemudik ke Jateng ditutup rapat. Bukan hanya jalan protokol, tapi juga jalur tikus. Pemprov Jateng bakal mendirikan pos penyekatan di jalan-jalan kecil di wilayah Jateng untuk menjaring warga yang nekat pulang kampung.

”Ini bentuk antisipasi atas perkembangan pergerakan arus kendaraan di perbatasan,” kata Plt Kepala Dishub Jateng Henggar Budi Anggoro kepada Jawa Pos Radar Semarang kemarin.

Dia menyebutkan, pos penyekatan di sejumlah jalur utama Jateng membuat warga yang nekat mudik memanfaatkan jalur tikus. Karena itu, pihaknya berkolaborasi dengan kepolisian dan TNI untuk menjaga jalur-jalur itu.(jpg)

Muncul Klaster Covid-19 ASN Pemkab Bintan

0

batampos.co.id – Kasus corona menerpa beberapa aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bintan. Klaster Covid-19 ini telah menyasar kantor pemerintahan di Bintan.

Bupati Bintan, Apri Sujadi menegaskan razia penegakkan protokol kesehatan (protkes) perlu dilakukan di lingkungan pemerintahan.

Hal ini untuk melihat sejauh mana ketaatan ASN Pemkab Bintan dalam menjalankan protokol kesehatan di kantor-kantor pemerintahan.

”Kita akan razia untuk melihat bagaimana protkes berjalan dan dijalankan ASN Bintan dengan sebaik-baiknya di kantor pemerintahan,” tegas Apri usai menyerahkan bantuan program secanting beras di Desa Busung dan Desa Kuala Sempang, Sabtu (1/5) sore.

Pemkab Bintan juga akan melakukan razia penegakkan protkes di tempat usaha seiring dengan tren naiknya jumlah kasus Covid-19 di beberapa kecamatan.

”Selain kantor pemerintahan, tempat usaha seperti warung kopi maupun kafe, tempat perbelanjaan, lalu rumah ibadah juga akan kita razia,” tegasnya.

Ditambahkan, razia penegakkan protkes di Bintan akan dilakukan siang dan malam hari. ”Covid-19 tidak mengenal waktu, bisa menular kapan saja. Karena itu, razia penegakan protkes perlu dilakukan siang dan malam hari,” pungkasnya. (*/jpg)

Tak Ada Lagi Zona Hijau di Kota Batam

0

batampos.co.id – Penyebaran Covid-19 semakin tidak terkendali bahkan saat ini tidak ada lagi zona hijau di Kota Batam.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, hingga Minggu (2/5/2021) seluruh kecamatan di kawasan mainland Kota Batam berstatus zona merah.

Sementara tiga kecamatan di hinterland Kota Batam berstatus zona kuning. Pada hari yang sama terdapat 39 warga Batam yang terkonfirmasi Covid-19.

Peta situasi terkini penyebaran Covid-19 di Kota Batam berdasarkan kecamatan.

Semuanya diketahui terkonfirmasi tanpa gejala. Selain itu 11 pasien Covid-19 juga dinyatakan sembuh pada Minggu (2/5/2021).

Sementara total pasien Covid-19 di Kota Batam sampai saat ini mencapai 7.323 orang. Dengan rincian 6.454 sembuh, 161 meninggal dunia dan 708 dalam perawatan.

Pasien Covid-19 di Kota Batam didominasi oleh karyawan swasta. Jumlah mencapai 4.132 orang.(*/esa)