Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 956

BP Batam Lakukan Transformasi Tata Kelola, Upaya Nyata Wujudkan Ekonomi Tangguh dan Berdaya Saing

0
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan pemaparan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (1/10). BP Batam menegaskan komitmen melakukan transformasi tata kelola dan pelayanan lahan untuk memperkuat daya saing KPBPB Batam. F. Dokumentasi BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan berbagai transformasi dalam beberapa bulan terakhir.

Langkah ini dilakukan dalam meningkatkan kualitas tata kelola, serta mempercepat terwujudnya KPBPB Batam sebagai kawasan ekonomi yang tangguh dan berdaya saing.

Hal ini dikemukakan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan agenda, Pembahasan Pengembangan Kawasan Batam, di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Amsakar menjelaskan, sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo dalam dua kali pertemuan dengan BP Batam, Presiden mengarahkan BP Batam untuk fokus pada langkah-langkah strategis yang harus segera diwujudkan.

Langkah ini, dimulai dengan penguatan melalui perubahan tata kelola kelembagaan, dengan ditetapkannya Peraturan Kepala BP Batam Nomor 2 Tahun 2025 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).

Perubahan tata kelola ini sangat penting, dan diharapkan BP Batam lebih adaptif dan responsif, mempercepat proses pengambilan keputusan, memperkuat fungsi pengawasan dan pengendalian, serta menyediakan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.

Dengan adanya perubahan tata kelola ini, BP Batam semakin memiliki landasan hukum yang kuat untuk melaksanakan transformasi organisasi.

“Sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan lebih terarah dan terukur,” ujar Amsakar.

Selanjutnya, BP Batam melakukan transformasi pelayanan lahan. Pelayanan lahan kini sudah lebih cepat, sederhana, dan transparan dengan menyempurnakan Land Management System (LMS). Proses perizinan dapat dilaksanakan sepenuhnya digital, dan informasi ketersediaan lahan disajikan secara terbuka.

Perubahan ini, merupakan komitmen BP Batam untuk menghadirkan tata kelola pertanahan yang modern, dan akuntabel.

“Sekaligus menjawab arahan Presiden dalam menyelesaikan persoalan lahan non produktif, agar dapat dimanfaatkan optimal bagi pembangunan dan pengembangan KPBPB Batam,” katanya.

Amsakar menambahkan, pelayanan lahan di BP Batam tidak hanya diwujudkan melalui digitalisasi, tetapi juga diperkuat dengan pemutakhiran regulasi.

BP Batam telah menerbitkan Peraturan Kepala (Perka) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Pertanahan, yang diselaraskan dengan perkembangan kondisi BP Batam dan tata kelola kawasan terkini.

Perka ini mengatur berbagai aspek penting, mulai dari perencanaan, pemanfaatan, hingga pengendalian pertanahan, dengan tujuan memberikan kepastian hukum yang lebih jelas, menyempurnakan mekanisme pelayanan, serta mendukung penerapan prinsip keberlanjutan, keterbukaan, dan akuntabilitas.

“Dengan pemutakhiran tersebut, BP Batam memastikan bahwa pelayanan lahan yang telah ditransformasi melalui LMS memiliki landasan hukum yang kuat, sehingga dapat memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha dan masyarakat di KPBPB Batam,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dan sekaligus pimpinan RDP, Andre Rosiade menyampaikan bahwa Komisi VI DPR RI mendukung penuh BP Batam dalam melakukan transformasi pelayanan lahan dan pemutakhiran legalitas lahan di Batam.

Disamping itu, Komisi VI DPR RI juga mendukung penuh penerapan sistem LMS BP Batam sebagai bentuk transformasi pelayanan lahan yang transparan, akuntabel dan berbasis sistem,

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BP Batam, dan memberikan kami optimisme. Bahwa BP Batam saat ini benar-benar bisa melakukan transformasi luar biasa dan Insya Allah akan mendapat hasil yang diharapkan,” ujarnya.

Turut hadir dalam RDP, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; seluruh jajaran Deputi; serta pejabat tingkat II dan III di lingkungan BP Batam. (*)

Artikel BP Batam Lakukan Transformasi Tata Kelola, Upaya Nyata Wujudkan Ekonomi Tangguh dan Berdaya Saing pertama kali tampil pada Metropolis.

Sopir CR-V Jadi Tersangka Penyelundup Ratusan iPhone

0
Ihpone yang berhasil diamankan petugas dari pelaku penyelundupan. f.yashinta

batampos– Penyidik Bea Cukai (BC) Batam menetapkan sopir atau penyelundup 797 iPhone bekas di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur sebagai tersangka. Tersangka merupakan warga Tanjung Pinang, berinisial RS, 36 tahun.

“Saat ini kasus tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Kita mengamankan sopir dan menetapkan tersangka, karena ada pidananya,” ujar Kepala BC Batam, Zacky Firmansyah di Batu Ampar, Rabu (1/10).

Penegahan ponsel bekas ini dilakukan petugas BC Batam pada Sabtu (27/9) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Barang ilegal tersebut disembunyikan RS dalam koper dan tas, serta diangkut menggunakan mobil Honda CR-V BP 1291 AE ke kapal KMP Barau.

BACA JUGA: 797 Unit iPhone yang Dibawa Mobil CR-V Gagal Diselundupkan Lewat Kapal Roro

“Ponsel ini dibawa dari Batam ke Tanjung Pinang dengan tujuan akhir ke Sintete (pelabuhan), Kalimantan Barat,” kata Zacky.

Kepada petugas, RS mengaku ditugaskan oleh rekannya berinisial AR yang berada di Kalimantan Barat. Tersangka diupah Rp 24 juta untuk mengantarkan seluruh iPhone ilegal tersebut.

“AR ini yang memerintahkan dan upah akan diberikan saat sampai ke lokasi tujuan,” kata Zacky.

Dari pemeriksaan petugas, 797 ponsel bekas tersebut berjenin iPhone 11, 12 dan 13. Seluruh ponsel ini bernilai Rp 3,2 miliar dan penyelundupan berpotensi menimbulkan kerugian negara mencapai Rp 1 miliar.

“Tindak lanjutnya, kita juga sudah melakukan pemanggilan terhadap AR ini,” ungkap Zacky.

Dengan masih adanya kssus penyelundupan ponsel ini, Zacky mengimbau mssyarakat untuk berhati-hati membeli ponsel. Ia meminta masyarakat terlebih dahulu memastikan registrasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) ponsel.

“Jangan tergiur dengan barang murah. Karena ponsel legal itu terdaftar di Bea Cukai dan Kemenperin,” kata Zacky.

Diketahui, IMEI Kemenperin untuk perangkat yang dijual resmi di dalam negeri, sedangkan IMEI Bea Cukai untuk perangkat impor yang dibawa penumpang atau kiriman.

Registrasi IMEI Kemenperin dilakukan oleh pelaku usaha di Indonesia, sementara registrasi IMEI Bea Cukai dilakukan oleh penumpang atau penerima kiriman saat tiba di Indonesia.

“Tersangka ini melanggar Pasal 102 huruf f UU No. 17 tahun 2006 tentang kepabeanan yang belum diselesaikan. Dengan ancaman hukuman 1 tahun dan paling lama 10 tahun penjara. Serta denda Rp 50 juta hingga Rp 5 miliar,” tutup Zacky. (*)

Reporter: Yofi

Artikel Sopir CR-V Jadi Tersangka Penyelundup Ratusan iPhone pertama kali tampil pada Metropolis.

Polda Kepri Tahan 7 Tersangka, BPK Nilai Kerugian Negara di Proyek Revitalisasi Dermaga Batuampar Capai Rp30 Miliar

0
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Saprudin didampingi Dirkrimus, dan PJU Polda Kepri memberikan keterangan pengungkapan kasus tindak pidana korupsi Proyek Revitalisasi kolam Dermaga utara Pelabuhan Batu Ampar saat rilis di Mapolda Kepri, Rabu (1/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Pancang setengah jadi, kontainer menumpuk tak beraturan, hingga laporan hasil kerja yang tak sesuai dengan kenyataan. Begitulah modus operandi dugaan korupsi dalam proyek revitalisasi kolam Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri akhirnya menetapkan tujuh tersangka dari proyek bernilai Rp75 miliar ini.

Mirisnya, dari nilai Rp 75 miliar yang dianggarkan untuk revitalisasi Pelabuhan Batuampar, sekitar Rp 63 miliar sudah dibayarkan. Dalam proses penyidikan, ahli BPK menilai kerugiaan negara Rp 30 miliar lebih.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, menyebut proyek yang dibiayai dari anggaran Badan Layanan Umum (BLU) BP Batam tahun 2021–2023 itu diduga dimanipulasi sejak awal. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan laporan fiktif, mark-up volume pekerjaan, hingga praktik pemberian fee yang tidak sah.

BACA JUGA: Kasus Korupsi Dermaga Utara Batu Ampar Masuki Tahap Baru, Penetapan Tersangka Dekat

“Total kerugian negara mencapai Rp30.065.457.054. Padahal nilai kontrak proyek ini mencapai Rp75 miliar lebih,” kata Asep di Mapolda Kepri, Rabu (1/10).

Menurutnya, penyelidikan dimulai sejak 2024 setelah adanya pengaduan masyarakat. Penyelidikan berlanjut menjadi penyidikan pada awal 2025, dengan memeriksa 146 saksi termasuk auditor BPK RI. Hasilnya, tujuh nama resmi ditetapkan sebagai tersangka.

“Awal 2025 kami mulai penyidikan. Dalam kasus ini kami sudah memeriksa 146 saksi dari berbagai pihak,” ujarnya.

Direktur Reskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silverster M. Marusaha, menjelaskan kontrak proyek berlangsung 390 hari, sejak 11 Oktober 2021 hingga 14 November 2022. Namun kontrak diputus pada 10 Mei 2023, saat pekerjaan belum rampung. Anehnya, pembayaran sudah dilakukan hingga termin kelima dengan nilai Rp63,6 miliar.

“Dalam pelaksanaannya, ada mark-up anggaran, maladministrasi, dan laporan fiktif terkait volume pekerjaan serta pasangan batu kolam. Untuk anggaran yang telah dicairkan Rp 63 miliar lebih ,” ujar Silverster.

Karena itu, dalam proses penyidikan Subdit 3 Tipikor Ditkrimsus Polda Kepri menetapkan tujuh orang tersangka.

Para tersangka diantaranya, AM selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di BP Batam; IMA kuasa konsorsium penyedia; IMS Komisaris PT Indonesia Timur Raya; ASA Direktur Utama PT Marinda Utama Karya Subur; AHA Direktur Utama PT Duri Rejang Berseri; IRS Direktur PT Teralis Erojaya (konsultan perencana); serta NFU dari tim pelaksana penyedia.

“Ada 7 orang yang kami tetapkan sebagai tersangka dengan peran berbeda,” tegas Silvester.

Menurut Silverster, IMA membuat laporan fiktif terkait volume pengerjaan. IMS diduga mengendalikan aliran dana proyek untuk kepentingan pribadi. ASA dan AHA hanya menerima fee sekitar Rp1 miliar lebih tanpa melaksanakan pekerjaan.

“PPK diduga lalai mengawasi dan tidak mengambil langkah korektif, termasuk tidak membuat adendum saat ada pergantian alat. Konsultan proyek bahkan menyerahkan data teknis rahasia kepada peserta lelang dengan imbalan Rp500 juta,” jelasnya.

Dalam aliran dana proyek, AM juga diketahui menerima Rp1 miliar dari IMS. Dari penggeledahan, penyidik menyita dokumen kontrak, laporan bulanan, dokumen pencairan, tiga komputer, emas seberat 68,89 gram, logam mulia 85 gram, uang tunai Rp212,7 juta, serta 1.350 dolar AS.

“Hasil dari korupsi digunakan untuk kebutuhan pribadi masing-masing tersangka,” jelas Silverster.

Para tersangka ditangkap di tiga lokasi berbeda, empat orang di Jakarta, dua di Bali, dan satu di Batam. Mereka kini ditahan di Rutan Polda Kepri.

“Kami tak bisa menyimpulkan mereka melarikan diri. Namun menurut keterangan para tersangka, mereka ada urusan lain. Yang pasti kami menjemput mereka ada di berbagai daerah,” tegasnya.

Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 2, Pasal 3, dan Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP.

Kasus ini menambah panjang daftar proyek besar yang gagal memberi manfaat bagi masyarakat. Alih-alih menjadi penggerak logistik Batam, Dermaga Utara Batu Ampar justru meninggalkan jejak korupsi bernilai miliaran rupiah.

Proyek revitalisasi Dermaga Utara Batu Ampar sejatinya juga digadang-gadang untuk memperkuat logistik nasional, khususnya di kawasan perbatasan. Namun, praktik manipulasi justru membuat proyek ini mangkrak dan menimbulkan kerugian negara puluhan miliar. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Tahan 7 Tersangka, BPK Nilai Kerugian Negara di Proyek Revitalisasi Dermaga Batuampar Capai Rp30 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Piala Askab PSSI Anambas 2025 Dimulai, Bupati: Jaga Sportivitas

0
Bupati Anambas, Aneng (baju merah) didampingi Wakil, Raja Bayu saat menyerahkan Piala Bergilir ke Ketua PSSI Anambas, Sahtiar. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Turnamen Sepakbola Piala Askab PSSI Tahun 2025 tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas resmi dimulai di Lapangan Sulaiman Abdullah, Kecamatan Siantan, Rabu (1/10/2025).

Sebanyak 47 tim dari desa dan kelurahan ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini. Mereka akan berkompetisi memperebutkan piala bergilir Askab PSSI Anambas.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, hadir langsung membuka turnamen. Ia menegaskan bahwa sepak bola harus dijalani dengan sportivitas, bukan emosi.

“Kalah menang itu biasa. Jangan sampai ada yang main kasar atau bikin keributan. Kalau ada yang anarkis, langsung tindak tegas saja. Masukkan sel, proses hukum juga,” tegas Aneng disambut tepuk tangan penonton.

Aneng menyebut turnamen ini seharusnya menjadi ajang silaturahmi antar desa dan kelurahan. Ia berharap masyarakat mendukung tim kesayangan dengan cara yang positif.

Sementara itu, Ketua PSSI Anambas, Sahtiar, menegaskan panitia menyiapkan aturan tegas untuk menjaga jalannya turnamen. PSSI tidak segan memberikan sanksi berat bagi pemain yang berbuat kasar.

“Kami tidak mau lagi ada insiden perkelahian, pemukulan terhadap wasit, pemain, atau penonton. Kalau sampai terjadi lagi, hukumannya lebih berat dari tahun sebelumnya,” ujar Sahtiar.

Menurutnya, koordinasi dengan aparat keamanan sudah dilakukan sejak awal demi mencegah keributan. Selain itu, ia juga mengingatkan para wasit agar berlaku adil, sebab keputusan wasit kerap memicu emosi di lapangan.

Sahtiar berharap turnamen Piala Askab PSSI Anambas bisa jadi tontonan yang menghibur sekaligus sarana menjaring bibit pesepakbola berbakat.

“Semoga turnamen ini berjalan aman, lancar, dan penuh kegembiraan. Jadikan sepak bola sebagai ajang persaudaraan, bukan permusuhan,” tutupnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Piala Askab PSSI Anambas 2025 Dimulai, Bupati: Jaga Sportivitas pertama kali tampil pada Olahraga.

Terbongkar Gegara Guru Curiga, Pria di Anambas Ditangkap usai Cabuli Siswi SMP

0
Cabul Anambas
Pelaku pencabulan, RA (kanan) saat diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Anambas. F. Rudy Luis untuk Batam Pos.

batampos – Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Anambas. Seorang pria berinisial RA (23) berhasil diamankan polisi setelah diduga melakukan aksi pencabulan dan persetubuhan berulang kali terhadap kekasihnya, seorang siswi SMP berinisial MS (14).

​Pengungkapan kasus ini berawal dari kejelian seorang guru di salah satu SMP di Pulau Siantan, Anambas. Guru tersebut menaruh curiga terhadap tingkah laku MS.

​”Sudah diamankan pelaku, ini berkat kejelian dari guru yang peduli dengan anak didiknya,” ujar Kasat Reskrim Polres Anambas, Iptu Alfajri, kepada batampos, Rabu (1/10). Pelaku sendiri diamankan pada Selasa (30/9) kemarin.

Menurut keterangan Iptu Alfajri, aksi pencabulan yang dilakukan RA terhadap korban MS sudah berlangsung sering, dimulai sejak awal Agustus lalu.

​Modus yang digunakan RA awalnya adalah meminta korban untuk melakukan video call sex (VCS) dan memperlihatkan area pribadinya.

​Puncak aksi pelaku terjadi pada 30 Agustus lalu. Saat itu, korban MS mendatangi rumah RA di Pulau Siantan untuk menjenguk pelaku yang mengaku sedang tidak enak badan.

​”Dari situ aksi persetubuhan juga berlangsung. Tidak sekali, dua kali dia beraksi. Terakhir pada 21 September lalu di salah satu warung yang ada di Tarempa,” jelas Alfajri.

​Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus ini, termasuk ponsel, pakaian korban, dan dokumen pendukung lainnya.

RA dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

​Ancaman hukuman untuk pelaku tindak pidana ini adalah hukuman penjara maksimal 15 tahun. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Terbongkar Gegara Guru Curiga, Pria di Anambas Ditangkap usai Cabuli Siswi SMP pertama kali tampil pada Kepri.

Sidak Dapur SPPG, Bupati Bintan Temukan Lalat dan Soroti Kebersihan Makanan MBG

0
Sidak SPPG Bintan
Kondisi Dapur SPPG Bintan Utara di Tanjunguban Selatan pada Rabu (1/10)). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Inspeksi mendadak Bupati Bintan, Roby Kurniawan, ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintan Utara pada Rabu (1/10), meninggalkan catatan penting. Dalam tinjauan ke dapur yang berlokasi di Kelurahan Tanjunguban Selatan itu, Roby menemukan keberadaan lalat.

“Iya ada beberapa lalat, tapi pihak dapur segera melengkapi alat-alat dan penutup sehingga ke depannya dapat diminimalisir,” ujar Roby.

Selain soal lalat, Roby juga menyoroti pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Menurut dia, meskipun IPAL sudah berjalan cukup baik, perlu penutupan rapat agar tidak menimbulkan potensi masalah lingkungan.

Kritik itu disampaikan di tengah apresiasi Roby terhadap dapur SPPG yang telah beroperasi tiga hari. Ia menilai penyajian makanan bergizi gratis (MBG) untuk anak-anak sekolah sudah berjalan baik dan mendapat respon positif. Meski demikian, Roby menekankan aspek higienitas tidak boleh diabaikan.

“Kita akan mengawasi menu makanan yang disajikan agar sesuai standar badan gizi nasional,” katanya.

Ketua SPPG Bintan Utara, Ego Aditya Maolana, mengakui adanya temuan lalat. Ia mengatakan pihaknya akan menambah alat pengusir serangga (insect killer) di dapur. Saat ini tersedia empat unit, dan akan ditambah empat unit lagi di titik rawan.

“Kita akan menambahkan insect killer di titik-titik yang sering dikunjungi lalat,” ujar Ego.

Ego menambahkan, pihaknya juga akan memperketat kedisiplinan internal. Setiap divisi di dapur diwajibkan mengelola sampah lebih cepat agar tidak menimbulkan masalah kebersihan.

“Kami arahkan pekerja untuk langsung membersihkan sampah segera setelah selesai bekerja,” ujarnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Sidak Dapur SPPG, Bupati Bintan Temukan Lalat dan Soroti Kebersihan Makanan MBG pertama kali tampil pada Kepri.

Bupati Anambas Serahkan 17 Piagam ke Pendamping Desa, Kawal Program Presiden

0
Pendamping desa
Bupati Anambas, Aneng menyerahkan piagam penghargaan kepada pendamping desa yang telah berdedikasi penuh mengawal operasional desa. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Bupati Anambas, Aneng, menyerahkan 17 piagam penghargaan kepada para Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di bawah naungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Penghargaan tersebut diberikan kepada Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Pendamping Desa (PD) yang selama 2024 telah mendampingi desa-desa di Anambas dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat.

Bupati Aneng menyebut piagam ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dorongan moral agar pendamping desa tetap bersemangat. Menurutnya, peran mereka nyata terasa di tengah masyarakat.

“Piagam penghargaan ini adalah wujud apresiasi pemerintah daerah kepada PLD dan PD yang sudah mengabdi di Anambas. Harapannya, semangat mereka tidak surut dan terus mendorong kemajuan desa,” kata Aneng, Rabu (1/10).

Aneng juga menekankan agar pendamping desa mengawal program prioritas Presiden Prabowo, seperti Koperasi Merah Putih dan ketahanan pangan. Ia mengingatkan agar pendamping tidak hanya hadir, tetapi menjadi pengontrol penuh jalannya program.

“Pastikan Koperasi Merah Putih berjalan, pastikan ketahanan pangan sampai ke rakyat. Desa yang kuat akan membuat Indonesia berdiri kokoh,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan pendamping desa, Ropi Kahardi, mengaku bangga mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Menurutnya, piagam ini menjadi penyemangat bagi seluruh pendamping desa di Anambas.

“Kami tidak akan mundur selangkah pun. Selama masyarakat desa membutuhkan, kami siap berdiri menjaga jalannya pemerintahan desa agar tetap berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Ropi juga menegaskan komitmen untuk menyukseskan program Presiden Prabowo. “Kami siap hadir di garda terdepan demi memastikan Koperasi Merah Putih dan ketahanan pangan hadir nyata di desa. Bagi kami, desa maju berarti rakyat sejahtera,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Bupati Anambas Serahkan 17 Piagam ke Pendamping Desa, Kawal Program Presiden pertama kali tampil pada Kepri.

Dunia Rayakan Hari Kopi Sedunia 1 Oktober, Sudahkah Anda Ngopi Hari Ini?

0
Ilustrasi bijih kopi
Ilustrasi kopi. F. Freepik.

batampos – Setiap tanggal 1 Oktober, dunia merayakan Hari Kopi Sedunia (International Coffee Day). Momen ini menjadi bentuk penghormatan terhadap kopi sebagai minuman global sekaligus pengingat pentingnya kesejahteraan petani kopi dan praktik produksi berkelanjutan.

Hari Kopi Sedunia mulai diperingati secara resmi pada 1 Oktober 2015, bertepatan dengan Expo 2015 di Milan, Italia. Penetapan tanggal ini merupakan hasil kesepakatan negara anggota International Coffee Council (ICO) pada Maret 2014.

Di Indonesia, kopi bukan sekadar minuman. Sejak masa kolonial Belanda, kopi telah menjadi komoditas penting hingga menjelma sebagai salah satu ikon budaya Nusantara. Pada 1711, kopi Jawa mulai diekspor ke Eropa melalui VOC, dan sejak itu budidayanya menyebar ke berbagai wilayah.

Kini, kopi Nusantara dikenal luas di dunia, mulai dari Kopi Gayo di Aceh, Kopi Toraja di Sulawesi, Kopi Mandailing di Sumatera Utara, hingga Kopi Kintamani di Bali. Bahkan, kopi luwak dari Indonesia disebut sebagai salah satu kopi termahal di dunia.

Hari Kopi Sedunia bukan hanya soal menikmati secangkir kopi, tetapi juga momentum untuk menghargai perjalanan panjang biji kopi dari perkebunan hingga ke meja kita. Kopi telah menjadi warisan budaya, identitas ekonomi, dan gaya hidup masyarakat Indonesia.

Jadi, sudahkah Anda ngopi hari ini? (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Dunia Rayakan Hari Kopi Sedunia 1 Oktober, Sudahkah Anda Ngopi Hari Ini? pertama kali tampil pada News.

Investor Taiwan Suntik Investasi Rp7,9 Triliun ke Kawasan Industri Tanjungpinang

0
Investor Taiwan
BP Tanjungpinang teken MoU dengan investor asal Taiwan, Rabu (1/10). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Investor asal Taiwan, Huanguo Construction and Development Co., Ltd, menandatangani nota kesepahaman (MoU) investasi dengan Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang, Rabu (1/10). Nilai investasi yang disepakati mencapai 500 juta USD atau sekitar Rp7,9 triliun.

Kepala BP Kawasan Tanjungpinang, Cokky Wijaya, mengatakan investasi besar ini difokuskan pada pengembangan kawasan industri di Tanjungpinang.

Sektor yang akan digarap mencakup industri pengolahan, transfer teknologi, hingga pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (solar panel).

“Investor akan melalui beberapa tahapan terlebih dahulu, dan tahun depan sudah direncanakan dimulai ground breaking. Semoga prosesnya berjalan lancar,” ujar Cokky.

Ia menegaskan, dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kota sangat dibutuhkan agar kelembagaan dan fasilitas kawasan bisa segera diperkuat.

“Lahan kita semakin terbatas, jadi momentum ini sangat penting. Hari ini saja kejutan, ke depan mungkin akan ada kejutan baru lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Barenlitbang Pemprov Kepri, Aries Fhariandi, menyampaikan apresiasi atas terwujudnya penandatanganan kerja sama tersebut.

“Kami dari Dewan Kawasan dan Pemerintah Provinsi Kepri sangat mendukung langkah ini. Kehadiran investor Taiwan diharapkan menjadi angin segar bagi perekonomian daerah,” ucap Aries.

Menurutnya, investasi senilai Rp7,9 triliun ini akan memberikan multiplayer effect positif ke berbagai sektor, mulai dari tenaga kerja hingga arus wisata bisnis.

“Ini bukti bahwa Tanjungpinang juga bisa menjadi destinasi investasi selain Batam. Semoga ke depan ada lebih banyak investor yang menyusul,” pungkasnya.

Reporter: M. Ismail. 

Artikel Investor Taiwan Suntik Investasi Rp7,9 Triliun ke Kawasan Industri Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

5 Minuman Probiotik Sehat untuk Pencernaan, dari Yogurt hingga Kombucha

0
Ilustrasi minuman probiotik
Ilustrasi minuman kombucha. F. Freepik

batampos – Probiotik adalah mikroba hidup yang bila dikonsumsi dalam jumlah cukup bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Salah satunya dapat ditemui dalam minuman.

Namun, efek probiotik sangat bergantung pada strain spesifik, dosis, dan kualitas produk. Tidak semua probiotik memiliki manfaat yang sama.

Berikut lima minuman probiotik yang aman dan menyehatkan, dikutip dari Verywell Health:

1. Minuman yogurt
Susu fermentasi dengan bakteri asam laktat yang membantu melancarkan pencernaan sekaligus menjaga kesehatan tulang karena kaya kalsium. Minuman ini mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium bifidum, dan Lactobacillus casei.

2. Kefir
Minuman fermentasi susu yang dibuat dengan menambahkan kultur bakteri dan ragi. Kultur tersebut mengonsumsi gula alami dalam susu sehingga memicu fermentasi. Rasanya asam segar dengan tekstur mirip yogurt.

3. Kombucha
Teh fermentasi dengan kultur bakteri dan ragi (SCOBY). Rasanya segar, sedikit asam, dan berkarbonasi alami.

4. Jus probiotik
Jus buah atau sayur yang diperkaya dengan strain probiotik seperti Lactobacillus rhamnosus, Lactobacillus acidophilus, dan Lactobacillus plantarum.

5. Buttermilk
Cairan sisa dari proses pembuatan mentega yang tetap mengandung kultur probiotik hidup.

Minuman probiotik sebaiknya dikonsumsi rutin, tetapi tidak berlebihan. Konsumen perlu memperhatikan kandungan gula tambahan, terutama pada produk kemasan.

Bagi yang intoleran laktosa, pilihan minuman probiotik non-susu seperti kombucha atau kefir air bisa menjadi alternatif. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel 5 Minuman Probiotik Sehat untuk Pencernaan, dari Yogurt hingga Kombucha pertama kali tampil pada Lifestyle.