Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9656

Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lebih Banyak dari India

0

batampos.co.id – Indonesia belakangan mulai dibandingkan dengan negara India dalam pengendalian pandemi Covid-19. Sebab, selain jumlah tes di India yang jauh lebih masif hingga 197 juta tes, kasus aktif atau pasien yang sakit di India juga lebih rendah dari Indonesia padahal penduduk India 1,3 miliar. Pasien Covid-19 yang masih sakit di Indonesia yakni 175 ribu orang sedangkan India hanya 169 ribu orang.

Menanggapi hal ini Ahli Spesialis Penyakit Dalam yang juga Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban menjelaskan, India walaupun penduduknya di atas 1 miliar namun jumlah populasi yang terinfeksi juga mencapai 10 juta lebih. Sedangkan Indonesia mencatat kasus 1 juta orang.

“Indonesia kasusnya 1 juta orang dengan penduduk 270 juta. Itu lebih dari sepersepuluhnya India,” kata Prof Zubairi kepada JawaPos.com, Senin (1/2).

“Artinya jika dihitung-hitung sebaran di India lebih cepat dari yang terjadi di Indonesia,” lanjutnya.

Meski begitu, Prof Zubairi mengakui memang benar kasus aktif rawat inap di India lebih sedikit dari Indonesia. Dan ini menjadi catatan yang harus diperbaiki bagi sistem dan manajemen penanganan pandemi di Indonesia.

“Kasus aktif kita lebih banyak dari India. Itu mengesalkan kita, membuat kita sedih. Artinya di kita yang lebih berat, lebih banyak,” tukasnya.

Lalu mengapa hal itu bisa terjadi? Menurut Prof Zubairi itu terjadi karena kapasitas RS sudah melebihi ketersediaan yang ada. Sehingga semakin banyak pasien kasus berat tak mendapat penanganan yang cepat.

“Itu karena pasien terlambat ke RS. Lah wong sakit beneran, harus antre menunggu diperiksa, antre nunggu dulu. Bayangin masuk IGD antre, rawat inap antre juga. Bisa dibayangkan sehingga kasus lebih berat,” paparnya.

“Kalau penyakit semakin berat kan masuk rawat inap, masuk ICU,” tambah Prof Zubairi.

Itulah mengapa, lanjutnya, kasus aktif di Indonesia lebih tinggi daripada di India. Maka dia mendesak kapasitas RS harus ditambah. Tak hanya RS namun juga segala fasilitas lainnya baik nakes, obat, hingga ventilator dan lainnya.

“Sekali lagi jumlah kasus total India di atas 10 juta. Namun kasus aktif, India lebih sedikit. Itu jadi PR buat kita. Bagaimana bisa mencegah kasus-kasus datang terlambat. Harus menambah RS rujukan tentunya dengan nakes, ICU, ventilator, reagensia, hingga obat-obatan,” tegasnya.(jpg)

Presiden Jokowi Resmikan Bank Syariah Terbesar

0

batampos.co.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan bank syariah terbesar di Indonesia, yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). Jokowi menilai, sudah seharusnya Indonesia menjadi salah satu negara yang terdepan dalam hal perkembangan ekonomi syariah.

“Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi perkembangan ekonomi syariah Indonesia. Sudah lama kita dikenal sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, status ini sudah menjadi salah satu identitas global Indonesia dan menjadi salah satu kebanggaan kita,” ujarnya secara virtual, Senin (1/2).

Jokowi mengatakan, dirinya menaruh harapan besar agar bank syariah Indonesia ini memberikan kontribusi besar dalam pengembangan ekonomi syariah yang menyejahterakan umat dan mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

“Sebagai bagian dari upaya pengembangan ekonomi syariah Indonesia saya menyambut baik peluncuran bank syariah Indonesia Tbk pada hari ini,” tuturnya.

Jokowi menyampaikan beberapa pesan, yang pertama, Bank syariah Indonesia harus benar-benar menjadi bank syariah yang universal. Artinya harus terbuka, inklusif, dan menyambut baik siapa pun yang ingin menjadi nasabah, agar menjangkau lebih banyak masyarakat di tanah air.

“Jadi, jangan berpikir bank syariah Indonesia ini hanya untuk umat muslim saja. Yang non muslim pun juga harus diterima dan disambut baik jadi nasabah bank syariah Indonesia. Semua yang ingin bertransaksi atau berinvestasi secara Syariah harus disambut sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, bank syariah Indonesia harus dapat memaksimalkan penggunaan teknologi digital. “Digitalisasi ini wajib agar bisa menjangkau mereka yang selama ini belum terjangkau oleh layanan perbankan,” imbuhnya.

Lalu, bank syariah Indonesia harus menarik minat generasi muda milenial untuk menjadi nasabah Karena jumlah generasi muda milenial Indonesia saat ini mencapai 25,87 persen dari total 270 juta penduduk Indonesia. ini sebuha jumlah yang sangat besar.

Terakhir, produk dan layanan keuangan syariah dari BSI ini harus kompetitif, harus memenuhi kebutuhan berbagai segmen konsumen. Mulai dari UMKM, Korporasi, sampai ritel.

“Mampu memfasilitasi nasabah agar cepat naik kelas dan menjadi tulang punggung ekonomi negara kita Indonesia,” pungkasnya.(jpg)

Ternyata Mayoritas Subsidi Elpiji Justru Dinikmati Orang Kaya

0

batampos.co.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin melihat hingga saat ini masih terjadi salah sasaran penyaluran subsidi gas cair elpiji atau liquified petroleum gas (LPG). Menurutnya, sebagian besar subsidi elpiji justru dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu.

Ma’ruf menyebutkan, 65 persen subsidi LPG dinikmati orang mampu. Sedangkan sisanya baru dinikmati masyarakat miskin dan rentan miskin.

“Tentu ini ironis, karena alokasi subsidi LPG jumlahnya sangat besar dan cenderung meningkat,” kata Wapres Ma’ruf dalam orasi ilmiahnya pada Dies Natalis V dan Lustrum I Universitas Pertamina Tahun 2020 secara daring, Senin (1/2).

Pemerintah telah meningkatkan anggaran subsidi LPG hingga mencapai Rp 54 triliun dan menyediakan 7,5 metrik ton LPG untuk masyarakat. “Tetapi, masih terdapat lebih dari 12,51 juta rumah tangga miskin dan rentan di Indonesia yang memasak menggunakan kayu bakar,” ujarnya dikutip dari Antara.

Guna meminimalkan ketidaktepatan penyaluran subsidi tersebut, Ma’ruf meminta jajaran kementerian terkait untuk menetapkan kebijakan yang memihak pada masyarakat rentan dan miskin. Dia juga meminta kementerian terkait untuk mengkaji kebijakan subsidi energi agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat serta mampu mendorong penghematan anggaran.

“Selaku Ketua Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), saya telah meminta agar kebijakan energi juga harus berpihak kepada masyarakat miskin dan rentan untuk mendorong keadilan terhadap akses energi dan pada akhirnya mendorong ketahanan energi nasional,” pungkasnya. (jpg)

Bupati Anambas Gagal Divaksinasi, Akhirnya Sekda Disuntik Vaksin Pertama

0

batampos. co.id – Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, meresmikan secara langsung pencanangan vaksinasi Covid-19 di UPT Rumah Sakit Umum Daerah Tarempa. Penyuntikan vaksin Sinovac perdana ini diberikan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkofimda) pada Senin (1/2/2021).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan, PPKb, Kabupaten Kepulauan Anambas, Baban Subhan mengatakan ada sebanyak sepuluh orang Forkofimda di daerah ini diberikan penyuntikan vaksinasi merk Sinovac.

Tim medis memberikan vaksin Sinovac kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, tahap pertama di RSUD Tarempa, Senin (1/2/2021) ( Foto: Untuk batampos.co.id)

“Dari sepuluh orang Forkofimda yang akan divaksinasi itu, hanya tujuh orang yang memenuhi syarat kesehatan yang dapat menerima penyuntikan vaksinasi Covid 19 ini, sebab selebihnya ada yang mengalami hipertensi serta penyakit bawaan lainnya,” sebutnya kepada batampos.co.id, Senin (1/2/2021).

Sedangkan untuk Bupati Kepulauan Anambas, kata Baban Subhan, sementara ditunda divaksinasi dikarenakan mengalami tensi tinggi saat dilakukan proses pemeriksaan kesehatan sebelum dilakukam penyuntikan vaksin Sinovac. Kemudian Sekretaris Daerah (Sekda) KKA, Sahtiar, menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, mengatakan kemungkinan beberapa hari kedepan dirinya akan dicek tensi kembali. “Apabila sudah normal dan memenuhi syarat untuk divaksinasi, saya bersedia untuk divaksin,” ucapnya kepada media.

Abdul Haris, mengajak masyarakat jangan ragu dengan penyuntikan vaksin Sinovac ini, hal itu untuk mencegah dan memutuskan rantai Covid -19. Sebab ini adalah salah satu upaya untuk memperkuat daya tahan tubuh. “Mudah-mudahan dengan vaksin ini masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas tetap terjaga dan terlindungi oleh penyebaran Covid-19.” (fai)

Kudeta Militer di Myanmar, WNI Diimbau Tenang

0

batampos.co.id – Warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Myanmar diminta untuk tenang, menyusul kudeta militer dan penahanan terhadap pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyii dan para pemerintah sipil pada Senin (1/2) dini hari.

“KBRI telah memberikan imbauan kepada masyarakat dan menghubungi simpul-simpul komunitas masyarakat Indonesia agar tetap tenang dan menghubungi hotline (nomor telepon—red) KBRI jika menghadapi masalah,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha melalui pesan singkat, dikutip dari Antara.

Yangon, Myanmar. (foto:jokka2traveller)

Berdasarkan data Kemlu, jumlah WNI di Myanmar sekitar 500 orang. Mayoritas WNI bekerja di sektor migas, pabrik, industri garmen, dan sebagai anak buah kapal (ABK). “Kondisi mereka saat ini dalam keadaan baik dan aman,” kata Judha.

Salah satu WNI di kota Yangon, yang dihubungi batampos.co.id, Tri Aksa menyebutkan mereka dalam kondisi baik dan aman. Namun ia tetap waspada dan menyiapkan persediaan makanan. “Tadi nukar uang dan siapkan ransum,” katanya kepada batampos.co.id.

Militer Myanmar menangkap pemimpin Aung San Suu Kyi, Presiden Win Myint, dan sejumlah pemimpin politik lain dari partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dalam penyerbuan pada Senin fajar.

Otoritas militer, dikutip dari Reuters, mengumumkan bahwa kekuasaan pemerintah telah dialihkan kepada pimpinan pasukan bersenjata, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, seiring dengan penahanan para tokoh politik yang masih dilakukan. Suu Kyi dan pemimpin lainnya ditahan sebagai respons atas dugaan kecurangan pemilu tahun lalu.

Dalam menanggapi insiden politik di Myanmar, Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam dan “menggarisbawahi bahwa perselisihan-perselisihan terkait hasil pemilihan umum kiranya dapat diselesaikan dengan mekanisme hukum yang tersedia”.

Indonesia meminta pihak-pihak yang terlibat untuk menahan diri serta menyerukan pendekatan dialog untuk mencari jalan keluar dari berbagai tantangan dan permasalahan yang ada sehingga situasi tidak semakin buruk.(antara)

Kini Semua RS Boleh Layani Pasien Covid-19

0

batampos.co.id – Tingkat hunian bed di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 makin kritis. Karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengizinkan seluruh rumah sakit (RS) membuka pelayanan untuk pasien Covid-19.

Hal itu disampaikan Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Prof Kadir. Dia menegaskan, RS yang diizinkan membuka layanan untuk pasien Covid-19 itu termasuk RS swasta. ”Asalkan mereka mengikuti SOP kita, tata laksana, juga mempunyai fasilitas,” kata Kadir.

Kemenkes mencatat, hingga kini ada 1.600 RS yang telah melaksanakan layanan Covid-19. Kadir juga meminta RS menambah ketersediaan tempat tidur khusus pasien Covid-19. Penambahannya bisa 30 sampai 40 persen. ”Penambahan tempat tidur ini tentunya tidak bersifat permanen, cuman dilakukan dalam waktu yang sangat kritis,” ungkapnya.

Dengan penambahan jumlah tempat tidur, otomatis jumlah SDM kesehatan juga harus ditambah. Pemerintah telah memberikan kelonggaran terkait surat tanda registrasi (STR). Dengan demikian, perawat yang tidak memiliki STR dapat membantu perawatan pasien Covid-19.

Sementara itu, vaksinasi Covid-19 sudah berjalan tiga pekan sejak penyuntikan pertama pada 13 Januari lalu. Pemerintah menargetkan vaksinasi selesai dalam satu tahun. Herd immunity akan terbentuk setidaknya setelah 70 persen penduduk Indonesia divaksin.

Juru bicara program vaksinasi dari Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmidzi, Minggu (31/1) menyatakan bahwa vaksinasi merupakan cara memberikan kekebalan kepada tubuh seseorang. Dengan diberi vaksin, antibodi terhadap Covid-19 pada seseorang tumbuh.

”Pada kasus penyintas Covid-19, kekebalan dibentuk secara alamiah setelah terinfeksi,” ujarnya pada diskusi Peta Jalan Pelaksanaan Vaksin Covid-19 Menuju Kekebalan Komunal yang diselenggarakan ZiCare.

Vaksin tidak serta-merta memberikan kekebalan atau dapat segera menekan kasus. Sebab, pembentukan kekebalan tubuh memerlukan waktu. Kekebalan yang diharapkan adalah kekebalan komunal. Caranya adalah dengan memvaksin setidaknya 70 persen penduduk. ”Karena belum terbentuk kekebalan, virus masih bisa menular,” kata Nadia.

Selama tiga pekan vaksinasi, ada beberapa orang yang tidak bisa divaksin. Tenaga kesehatan itu telah mendapatkan undangan. Namun, setelah datang ke tempat vaksinasi dan dilihat kondisinya, banyak yang mengalami hipertensi. Masalah itulah yang mengakibatkan adanya penundaan pemberian vaksin.

Dia menjelaskan, pemerintah kemungkinan mendapatkan puluhan juta vaksin Covid-19 dari AstraZeneca melalui skema kerja sama multilateral GAVI Covax Facility. Fasilitas tersebut merupakan kerja sama pengembangan vaksin antara World Health Organization (WHO) dan Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI).

Sesuai dengan surat dari GAVI tertanggal 29 Januari, aliansi tersebut telah memberikan konfirmasi mengenai indikasi alokasi tahap awal sebesar 13,7 juta hingga 23,1 juta dosis vaksin AstraZeneca untuk Indonesia.

”Vaksin AstraZeneca adalah salah satu vaksin yang dapat digunakan untuk usia 60 tahun ke atas yang kita ketahui kelompok ini memiliki angka kematian tertinggi,’’ kata Nadia pada kesempatan lain. Berbeda halnya dengan vaksin Covid-19 dari Sinovac yang belum diizinkan untuk diberikan kepada warga berusia 60 tahun ke atas.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, Indonesia beruntung masuk dalam 40 negara yang mulai menjalankan program vaksinasi Covid-19. Sebab, produksi vaksin Covid-19 di dunia sangat terbatas.

Padahal, kebutuhannya sangat tinggi. ’’(Dunia, Red) butuh 11 miliar (dosis) vaksin. Sementara produksi 6,2 miliar (dosis) setiap tahunnya,’’ katanya.

Dia juga menerangkan soal target vaksinasi 70 persen penduduk Indonesia. Menurut Menkes, cara menghitungnya bukan 70 persen dari total penduduk yang mencapai 270 juta jiwa. Tetapi, diambil penduduk di atas usia 18 tahun. Kemudian, dikeluarkan lagi ibu hamil serta penduduk yang memiliki penyakit bawaan tertentu atau komorbid. Akhirnya, ditetapkan sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia 181 juta jiwa. Dari jumlah itu, kebutuhan vaksin sebanyak 426 juta dosis, termasuk untuk cadangan.

’’Banyak orang menyangka vaksin untuk kekebalan diri sendiri, padahal bukan,’’ katanya. Vaksinasi Covid-19 diperlukan untuk mewujudkan kekebalan komunal. Diharapkan 70 persen penduduk Indonesia yang layak divaksin itu memiliki kekebalan. Dengan demikian, laju penularan Covid-19 bisa ditekan. Dengan catatan, kekebalan tersebut sudah muncul dan efektif.(jpg)

Tournamen PUBG Mobile 2021 di Anambas Sukses

0

batampos.co.id – Cabang Olahraga (Cabor) E-sport (ESI) Kabupaten Kepulauan Anambas bekerjasama dengan Komunitas Plankton melaksanakan Even Tournamen PUBG Mobile pertama yang diselenggarakan pada 19 Januari 2021 lalu secara Online berlangsung sukses.

Kegiatan tersebut diikuti 23 tim dari beberapa Kecamatan yang berada di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dari 23 tim Squad PUBG Mobile dilakukan kualifikasi yang telah berlangsung selama satu minggu Full Map, dan dilanjutkan Grand Final sebanyak 16 tim yang juga sekaligus untuk merebutkan gelar juara PUBG Mobile E-sport Anambas dan Plankton 2021.

Ketua Komunitas Plankton, Serdi Zultrianendi, berharap agar nantinya kualitas sinyal di Anambas lebih baik lagi dan bisa mensupport player-player yang bermain game dan agar kedepannya Esport di Anambas ini berkembang dan tidak di pandang oleh masyarakat berdampak negative.

“Semoga harapan yang kami inginkan ini didengarkan oleh pihak yang tahu akan Esport ini terima kasih telah mensupport kami sebagai komunitas plankton yang telah mengadakan turnamen PUBG Mobile Legend bersama ESI dan terima kasih juga kepada para sponsor-sponsor yang telah mendukung kegiatan ini hingga lancar,” ujarnya.

Para peserta tournamen PUBG Mobile di Anambas. Foto; Istimewa untuk batampos.co.id

Ketua E-sport Anambas, M. Ramadhan, mengatakan, kedepan nantinya akan ada event-event yang lebih besar untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri yang insyaallah akan diselenggarakan di Kabupaten Natuna pada 2022 mendatang.

Bahkan lanjutnya bisa jadi event-event besar di tingkat Nasional bahkan internasional.

“Semoga para Gamer usia muda semakin semangat dengan adanya even awal yang diselenggarakan oleh Komunitas Plankton dan Pengcab E-sport Anambas, untuk bisa mengharumkan nama baik Kabupaten Kepulauan Anambas di kancah Nasional maupun internasional,” tutupnya

Adapun hadiah yang direbutkan berupa Piala dan uang tunai beserta sertifikat, yaitu juara 1 Rp 1.400.000, Juara 2 Rp 1.000.000, dan juara 3 Rp 500.000 ditambah Terminator Rp 200.000

Bukan hanya itu, dari 16 besar hingga ke 4 besar setiap player juga diberikan sertifikat perorangan yang telah berpatisipasi mengikuti turnamen PUBG Mobile dari Komunitas Plankton dan ESI Anambas yang telah di adakan selama 2 Minggu.(*)

Makan Ikan Kurangi Risiko Asma Pada Anak

0

batampos.co.id – Ikan merupakan sumber protein hewani yang baik untuk kesehatan. Sebuah studi baru-baru ini mengaitkan manfaat ikan untuk mengurangi risiko penyakit asma dan paru-paru anak.

Dilansir dari Science Times, Senin (1/2), peneliti dari Queen Mary University di London mempelajari data lebih dari 4.500 anak yang lahir pada 1990-an di Inggris Raya yang telah dipantau sejak lahir. Mereka menemukan bahwa orang yang biasa mengonsumsi setidaknya dua porsi ikan yang kaya omega-3 antara usia 11 dan 14 tahun, 50 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami penyakit pernapasan yang mengancam jiwa.

Menurut laporan, hanya sekitar 25 persen rumah tangga di Inggris, yang anak-anak berusia lima hingga 11 tahun mengonsumsi paling sedikit ikan. Para peneliti mengatakan bahwa sekitar satu dari 11 anak atau setara dengan 11 juta dirawat karena asma.

Menurut penulis senior Profesor Seif Shaheen, asma adalah kondisi paling kronis di masa kanak-kanak yang dapat dipengaruhi oleh pola makan yang buruk. Studi mereka mengukur pola makan anak-anak dan memantaunya selama bertahun-tahun untuk melihat siapa di antara mereka yang mengalami asma dan siapa yang tidak, sesuai laporan MailOnline.

Seafood dikenal kaya asam lemak omega-3 yang dikenal baik untuk jantung, meningkatkan mood, dan mengurangi risiko depresi. Varietas berminyak lainnya termasuk tuna segar, salmon dan makarel.

Penelitian yang diterbitkan dalam European Respiratory Journal, menunjukkan bahwa makan lebih banyak ikan baik untuk anak-anak meskipun para peneliti tidak dapat mengatakan bahwa hal itu dapat mencegah asma dari awal.

Namun, sebuah penelitian di Swedia menegaskan bahwa makan ikan dapat meminimalisasi serangan asma pada orang yang sudah memiliki kondisi tersebut. Sedangkan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa anak-anak yang mengikuti diet mediterania yang diperkaya dengan ikan berlemak memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik.

Studi menunjukkan bahwa pola makan yang sehat bisa menjadi terapi untuk asma masa kanak-kanak. Selain itu, konsumsi ikan berminyak secara teratur meningkatkan kesehatan jantung untuk mencegah serangan jantung dan stroke.(jpg)

Suami Bakar Hidup-hidup Istrinya

0

batampos.co.id – Seorang pria berinisial N, 21, tega membakar istrinya sendiri. Peristiwa itu terjadi di Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Terkait kasus itu pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

”Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Kanitreskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu J. Panjaitan, Senin (1/2) dini hari.

Iptu Panjaitan mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga pada Minggu (31/1).

Petugas yang mendapat laporan langsung ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). ”Petugas langsung olah TKP. Masih diselidiki,” ujar Panjaitan.

Akibat peristiwa itu, korban yang diketahui berinisial R, 20, menderita luka bakar hampir 70 persen. Saat ini, lanjut Panjaitan, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

”Lukanya cukup serius. Saat ini masih mendapat perawatan medis. Belum bisa dimintai keterangan,” ucap Panjaitan.(jpg)

Pilkada Serentak 2024 Berpotensi Memunculkan Konflik

0

batampos.co.id – RUU Pemilu dan Pilkada kembali dinormalisasi. Ada pihak yang menginginkan Pilkada serentak dilakukan di 2024 berbarengan dengan Pilpres dan Pileg. Namun, ada partai yang menginginkan Pilkada serentak tetap dilakukan di 2022 dan 2023.

Menanggapi hal tersebut, pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani mengatakan bahwa akan muncul risiko konflik yang sangat besar jika Pilkada 2024 dibarengi dengan Pilpres dan Pileg.

“Sebaiknya konflik dikelola dengan mendistribusikannya menurut tempat dan waktu. Sehingga risiko bahaya dapat ditekan dan lebih manageable sesuai dengan kemampuan kita,” ujar Saiful kepada wartawan, Senin (1/2).

Saiful mengatakan, Pilkada serentak sebaiknya tidak dibarengi di 2024. Hal ini berkaca pada Pilpres dan Pileg 2019 lalu yang tidak terkelola dengan baik. Mekanismenya tentu akan jauh lebih rumit dan sulit jika pada 2024 nanti Pilkada juga diadakan.

“Pemilu 2019 adalah pelajaran mahal bagi kita. Kurang terkelola dengan baik. Banyak korban berjatuhan. Ini pelajaran penting. Jangan diulang,” katanya.

Lebih lanjut, Saiful mengatakan, uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatukan Pileg dan Pilpres lebih karena alasan politik praktis ketimbang pengelolaan demokrasi. Tidak didasarkan pada naskah akademik yang memadai.

“Kepentingan politik praktisnya adalah agar hasil pemilu legislatif tidak menentukan pilpres. Partai kecil bisa mengajukan calon tanpa syarat perolehan suara partai karena kedua pemilunya dilakukan serempak. Tujuan ini tak tercapai,” ungkapnya.

Diketahui, Rancangan Undang-Undang (RUU) Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas 2021 yang akan dibahas DPR. RUU tersebut menggabungkan UU Pemilu Nomor 7 tahun 2017 dan UU Pilkada Nomor 10 tahun 2016.

Naskah RUU Pemilu salah satunya mengatur pelaksanaan Pilkada pada 2022 dan 2023. DKI Jakarta menjadi salah satu daerah yang menggelar pemilihan kepala daerah di tahun 2022 tersebut.

Dalam UU Pilkada sebelumnya, Pilkada serentak di seluruh provinsi, kabupaten dan kota digelar pada 2024 bersamaan dengan pemilihan anggota DPR, DPRD, DPD dan Presiden.(jpg)

Play sound