Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9657

Kondisi Ekonomi Diperkirakan Berubah Mulai Agustus

0

batampos.co.id – Masyarakat luas dan kalangan pengusaha harus beradaptasi dengan mobilitas yang terbatas selama pandemi Covid-19. Agar perekonomian tetap berjalan, semua pihak perlu mematuhi protokol kesehatan. Terutama di lingkungan kerja.

Kresnayana Yahya, pengamat ekonomi sekaligus pakar statistik ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), menyatakan, prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan mencapai 4,5–5,5 persen. Semua ramalan itu bertolak dari pemahaman yang menyebut kondisi saat ini adalah pandemi, bukan krisis finansial.

“Uang atau pendapatan yang siap dibelanjakan itu ada. Tapi, perilaku harus sesuai dengan prokes. Memang peredaran di sektor riil merosot,” kata Kresnayana Jumat (29/1). Dia mencatat, uang yang lari ke negara maju naik. Tapi, yang lari ke negara berkembang turun.

“Kami ingin ikut menggerakkan bisnis supaya bisa menyambut perubahan pemulihan ekonomi nasional. Agar terbiasa tetap bekerja dengan protokol yang ketat,” jelasnya.

Dia berharap, tekanan pada dunia usaha bisa teratasi tahun ini. Khususnya, lewat kebijakan dan stimulus pemerintah. Dia mengatakan, vaksinasi akan bisa menekan penularan. Itu bakal berdampak baik pada bisnis.

“Harapannya, vaksinasi ini bisa lebih cepat. Sekarang masih ratusan ribu sehari. Harapannya bisa 400–500 ribu per hari. Maka, dalam 8–10 bulan sebanyak 70–80 persen masyarakat sudah tervaksinasi,” ungkapnya.

Ketua Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur Eddy Widjanarko mengatakan, vaksinasi membuat situasi membaik. Dia optimistis ekonomi bisa tumbuh lebih cepat.

“Mulai Agustus, September, sampai Oktober suasana ekonomi perkiraan kami akan berubah total. Semangat pengusaha, keinginan belanja akan timbul besar,” tandasnya.(jpg)

Air Minum Dalam Kemasan Galon Isi Ulang Berbahaya? Ini Penjelasan BPOM

0

batampos.co.id – Badan Pengawan Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan kalau kandungan Bisfenol A (BPA) pada air minum dalam kemasan (AMDK) galon masih dalam batas aman. Sehingga air minum dalam kemasan galon guna berulang, yang beredar di masyarakat aman untuk dikonsumsi.

Hal ini menjawab informasi tak benar atau keraguan masyarakat akan bahaya BPA pada AMDK untuk kesehatan. Dalam keterangan resmi BPOM, Minggu (31/1), dikatakan kalau berdasarkan hasil pengawasan menunjukkan migrasi BPA di bawah 0.01 bpj (10 mikrogram/kg) masih dalam batas aman untuk kemasan galon AMDK yang terbuat dari Polikarbonat (PC). Pengawasan ini dilakukan selama lima tahun terakhir.

“Untuk memastikan paparan BPA pada tingkat aman, Badan POM telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Peraturan ini mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg) dari kemasan PC,” tulis BPOM.

Beberapa waktu lalu, Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Ema Setyawati, sempat mengakui, memang masih ada informasi yang mengatakan bahwa BPA dalam kemasan makanan dan minuman berbahaya bagi kesehatan. Tapi, ia menegaskan, hasil pengawasan yang dilakukan BPOM hingga saat ini, kadar BPA dalam kemasan masih sangat jauh di bawah batas maksimal yang diizinkan.

Kajian Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) pun telah menetapkan batas aman paparan BPA oleh konsumen adalah 4 mikrogram/kg berat badan/hari. Dan dinyatakan belum ditemukan adanya risiko bahaya kesehatan terkait BPA. Termasuk jika paparan BPA terlalu rendah, tidak menimbulkan bahaya kesehatan.

Misalnya seseorang dengan berat badan 60 kg masih dalam batas aman jika mengonsumsi BPA 240 mikrogram/hari. Sedangkan penelitian tentang paparan BPA pada 2017, menunjukkan kisaran paparan hanya sekitar 0,008-0,065 mikrogram/kg berat badan/hari

“Sehingga belum ada risiko bahaya kesehatan terkait paparan BPA. Beberapa penelitian internasional juga menunjukkan penggunaan kemasan PC termasuk galon AMDK secara berulang tidak meningkatkan migrasi BPA,” sambungnya.

Selain melakukan pengawasan produk di peredaran, Badan POM juga terus mengedukasi masyarakat terkait keamanan pangan. Termasuk kemasan pangan, melalui mobilisasi para kader keamanan pangan dan tokoh masyarakat.

Perlu diketahui, BPA atau Bisphenol A merupakan bahan kimia yang biasa digunakan dalam berbagai kemasan atau wadah plastik. Biasanya memang dipakai dalam membuat botol plastik agar tidak mudah rusak saat terjatuh atau membuat tampilan lebih jernih.(jpg)

Pasien Positif Covid-19 Bertambah 12.001 dalam Sehari

0

batampos.co.id – Kasus Covid-19 bertambah 12.001 dalam sehari pada Minggu (31/1). Kini, total sudah 1.078.314 orang terinfeksi Covid-19 di tanah air, berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19. DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan penyumbang kasus harian Covid-19 terbanyak di Indonesia.

Jumlah tes Covid-19 harian sebanyak 44.658 spesimen. Jumlah itu diuji dari 33.162 orang sehari. Angka positivity rate nasional secara total yakni sebesar 17,5 persen naik dibanding kemarin, Minggu (30/1) sebesar 17,4 persen.

Angka itu dihitung berdasarkan jumlah kasus positif dibagi jumlah total orang yang diperiksa dikali 100. Sedangkan positivity rate harian sebesar 27,6 persen.

Masih ada 73.652 orang berstatus suspek. Jumlah kasus aktif saat ini sebanyak 175.095 orang. Artinya masih ada 175.095 orang yang belum sembuh dari Covid-19 atau belum negatif.

Sebaran kasus positif harian tertinggi terjadi di DKI Jakarta sebanyak seperempat kasus harian atau 3.474 kasus. Jawa Barat 2.848 kasus. Jawa Tengah 1.115 kasus. Jawa Timur 856 kasus. Sulawesi Selatan 666 kasus.

Angka kematian bertambah 270 jiwa dalam sehari. Paling banyak kasus kematian terjadi di Jawa Barat sebanyak 62 jiwa. Kini total sudah 29.998 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19.

Pasien sembuh bertambah 10.719 orang dalam sehari. Paling banyak pasien sembuh terdapat di provinsi DKI Jakarta sebanyak 3.355 orang. Total sudah 873.221 orang sembuh dari Covid-19. Sudah 510 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 1 provinsi di bawah 10 kasus dalam sehari. Dan tak ada satupun provinsi dengan nol kasus Covid-19 harian. (*/jpg)

Jangan Beri Nasi kepada Kucing Ya, Simak Alasannya!

0

batampos.co.id – Bagi manusia, karbohidrat seperti nasi adalah salah satu sumber energi utama yang menjadikan makanan ini tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Terutama bagi orang Indonesia.

Namun hal yang sama tidak berlaku untuk kucing. Oleh karena itu, dokter hewan menegaskan pentingnya menghentikan kebiasaan memberi nasi kepada kucing.

Menurut dokter hewan Radhiyan Fadiar Sahistya, kucing tidak mampu mencerna karbohidrat menjadi sumber energi secara baik, sebab energi utama kucing berasal dari protein. Saat kadar protein berkurang, kucing menggunakan lemak sebagai sumber energi.

’’Lantas apa akibatnya jika kucing mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat? Karena kucing tidak dapat mencerna karbohidrat dengan baik, maka efeknya adalah gula darah meningkat secara drastis,’’ kata Radhiyan dalam webinar Pentingnya Gizi Pada Anjing dan Kucing di Masa Pandemi yang tayang di YouTube, dikutip Minggu (31/1), dari Antara.

Berlebihan memberikan nasi dapat mengakibatkan kasus diabetes kepada kucing, terutama kucing yang sudah menginjak usia dewasa.

Nutrisi

Sama seperti manusia, memberikan makanan dengan nutrisi seimbang kepada hewan peliharaan juga penting agar “anak-anak bulu” bisa tumbuh dengan baik. Semua harus dalam porsi yang pas. Bila berlebihan, anjing atau kucing bisa mengalami gangguan ginjal, khususnya yang berusia di atas tujuh tahun.

Dia menjelaskan, itulah mengapa makanan-makanan hewan peliharaan dari pabrik dipisahkan berdasarkan kategri usia, yakni makanan untuk anak kucing atau anjing juga untuk hewan yang sudah dewasa.

Anak kucing atau anak anjing sebetulnya masih mendapat asupan nutrisi dari air susu induk. Organ pencernaan mereka belum berkembang sempurna sehingga butuh nutrisi berbentuk cairan.

Ketika sudah menginjak usia satu hingga dua bulan, mereka bisa belajar makan selain air susu. Berikan makanan yang ukurannnya kecil dan lembut agar anak anjing atau kucing tidak kesulitan memakannya. Setelah berusia dua hingga tiga bulan, Anda bisa mulai memberikan makanan dengan tekstur yang lebih padat.

Kadar protein dalam makanan khusus kucing atau anjing dewasa lebih rendah untuk menunjang fungsi ginjal yang menurun. Kucing dan anjing juga butuh asupan serat. Bila kurang serat, mereka bisa mengalami diare, tapi bila berlebihan juga bakal mengakibatkan sembelit. Vitamin juga dibutuhkan dalam porsi yang pas. Kekurangan vitamin mengakibatkan hilang nafsu makan, sementara kelebihan vitamin bisa berujung kepada masalah kesehatan.

Lemak, sumber energi kedua baik untuk anjing dan kucing, lebih banyak diberikan pada formulasi pakan yang ditujukan untuk anjing atau kucing yang sedang bunting serta menyusui, atau hewan yang sedang sakit. Sebab, lemak bisa meningkatkan selera makan dan menyediakan 2,5 kali energi lebih besar dibandingkan protein dan karbohidrat dengan berat yang sama. ’’Namun pemberian lemak secara berlebihan tidak baik karena bisa memicu gangguan kesehatan,’’ kata dia.

Ada dua jenis makanan dari pabrik yang ditujukan untuk anjing dan kucing, yakni makanan kering dan makanan basah. Dia menjelaskan, makanan basah punya kandungan air yang lebih tinggi tapi dari segi nutrisi kandungan dalam makanan kering lebih tinggi.

Jika Anda memilih untuk memberi makanan hewan peliharaan yang diproduksi pabrik, berikan sesuai dengan kebutuhan. Jangan berikan makanan anjing kepada kucing.

Radhiyan menuturkan, formulasi pakan untuk kucing dan anjing berbeda jadi berikanlah makanan sesuai dengan jenisnya. Bagi pemilik kucing yang memilih untuk memberikan makanan anjing karena harga biasanya lebih murah, ada dampak negatif yang nantinya bisa terjadi, yakni masalah kesehatan mata dan jantung pada kucing.

Air bersih

Jangan lupa untuk selalu menyediakan air bersih untuk hewan peliharaan, sebab 90 persen kadar air dalam tubuh anjing dan kucing didapatkan dari makanan dan minuman yang dimakan. Jangan biarkan hewan peliharaan meminum air dari sumber yang kotor, seperti kolam ikan atau air di kamar mandi yang bisa menyebabkan diare hingga cacingan akibat air yang tidak higienis.

Ada pemilik “anak bulu” yang memilih untuk membuat makanan sendiri bagi peliharaan mereka. Jika ingin memberikan ikan kepada kucing, panaskan dulu agar matang dengan cara dikukus atau direbus. Selain itu, berikan pakan yang berbeda secara bergantian karena setiap bahan baku punya nilai nutrisi berbeda.

Misalnya, dalam satu pekan berikan kucing pakan dari ikan, sisanya berikan makanan dari bahan baku unggas. Jangan lupa untuk memberikan multivitamin tambahan. Sementara serat bisa didapat dengan menggunakan agar-agar. Lalu, bagaimana bila peliharaan mendadak tidak punya nafsu makan?

Pemilik hewan bisa mengecek kesehatan piaraannya. Anjing atau kucing yang mengandalkan indra penciuman bisa tidak berselera makan bila terkena flu yang membuat produksi ingus berlebihan dan mereka sulit membaui makanan.

Bulu kucing rontok?

Pemilik mungkin khawatir bila bulu kucing mendadak banyak yang rontok, terutama ketika ada perubahan seperti mengganti jenis pakan.

Sama seperti rambut manusia yang rontok, kucing juga mengalami kerontokan bulu, kata dokter hewan Novi Wulandari. ’’Bulu rontok tidak selalu karena pergantian makanan, tapi itu hal yang normal,’’ kata Novi dalam webinar Peduli Kucing Sekitar Kita.

Bulu-bulu kucing dapat rontok bila pemiliknya memberikan makanan yang lebih berkualitas. Kerontokan adalah salah satu efek detoksifikasi karena kucing mendapat asupan makanan yang lebih baik. Proses itu bisa memakan waktu hingga dua pekan.

Namun, makanan yang tidak sehat serta kondisi tidak fit dan penyakit yang tidak terdeteksi juga bisa menjadi penyebab bulu kucing rontok. Bila penyebabnya tidak kunjung diketahui, periksakan si anak bulu ke dokter hewan untuk mendapatkan solusinya.

Selain mengganti makanan, bulu kucing dapat rontok ketika si anak bulu sedang birahi, hamil, juga melahirkan. Bulu kucing rontok bisa juga disebabkan oleh infeksi atau parasit yang membuat kulit kucing gatal. Garukan yang berlebihan bisa membuat bulunya rontok sehingga bagian tersebut jadi botak. (*)

 

Sriwijaya Air Gratiskan Rapid Test Antigen

0

batampos.co.id – Maskapai Sriwijaya Air menggratiskan rapid test Antigen di sejumlah penerbangan untuk menggairahkan kembali minat masyarakat terbang dengan pesawat terbang. Sekaligus, memberikan kemudahan bagi penumpang.

“Kami melihat langsung kondisi pandemi saat ini sudah semakin mengkhawatirkan, akan tetapi pergerakan penumpang dengan menggunakan pesawat terbang untuk berbagai keperluan masih tak terhindarkan,” kata Direktur Niaga Sriwijaya Air Group Henoch Rudi Iwanudin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (31/1), dikutip dari Antara.

Program rapid test Antigen gratis tersebut ada pada beberapa rute penerbangan Sriwijaya Air dan NAM Air antara lain Jakarta-Pangkal Pinang-Jakarta, Jakarta-Tanjung Pandan-Jakarta, Pangkal Pinang-Tanjung Pandan-Pangkal Pinang, Pangkal Pinang-Palembang-Pangkal Pinang, dan Pontianak-Putussibau, sertaPontianak-Jakarta.

“Lokasi pelaksanaan rapid test Antigen gratis ini tersedia di Kantor Sriwijaya Air Group Cabang Melawai, Sriwijaya Air Tower di Cengkareng, Rumah Sakit Kalbu Intan Medika di Pangkal Pinang, Belitung Medical Center di Tanjung Pandan, Klinik dr Jane Ariesta di Palembang, Rumah Sakit Bhayangkara TK III Anton Soedjarwo di Pontianak, dan Lab Klinik Prima di Ketapang,” terang Henoch.

Periode rapid test Antigen gratis, lanjut dia, berlaku dari sekarang sampai 8 Februari 2021, sementara periode terbangnya adalah sejak hari ini sampai 10 Februari 2021.

Sriwijaya Air Group juga melakukan berbagai langkah pencegahan COVID-19 antara lain dengan disinfeksi kabin pesawat, membersihkan tiap detail tempat duduk, memasang High-efficiency Particulate Air (HEPA) filter di setiap armada, dan membagikan peralatan perlindungan COVID-19.(jpg)

Buku Kopi Benny Edisi 2 Segera Rilis, Lebih Menarik dan Inspiratif

0

batampos.co.id – Buku Kopi Benny kolom pikiran (kopi) Benny edisi 2 akan segera rilis dalam waktu dekat.

Kopi Benny edisi 2 akan memuat lebih banyak pengalaman Presiden Direktur PT Adhya Tirta Batam (ATB), Ir. Benny Andrianto Antonius dalam mengelola perusahaan air bersih nomor satu di Indonesia itu.

Kopi Benny edisi 2 pastinya akan lebih menarik, karena memuat lebih banyak pengalaman-pengalaman Benny dalam menyelesaikan tantangan pengelolaan air bersih di Batam.

Berbagai kiat sukses membawa ATB hingga sampai ke puncak puncak kesuksessan akan dibuka di buku tersebut.

Buku ini masih akan tetap disajikan dengan bahasa yang lebih sederhana, dilengkapi dengan ilustrasi ringan sehingga mudah dipahami oleh pembaca.

Setiap tulisan demi tulisan dalam buku Kopi Benny adalah pengalaman membawa ATB keluar dari masalah pelik yang harus dihadapi.

PDAM Kabupaten Bogor borong buku Kopi Benny jilid 1 untuk dibagikan ke sejumlah karyawan. Foto: ATB untuk batampos.co.id

“Buku Kopi Benny edisi pertama telah menjadi buruan karena mampu memberikan inspirasi bagi mereka yang memimpikan kemajuan dalam bisnisnya. Buku edisi dua ini, akan memberikan lebih banyak pengalaman kepada pembaca di Indonesia,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.

Hadirnya buku Kopi Benny mendapat respon positif dari sejumlah kalangan, termasuk dari Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jarot Widyoko. Secara khusus Jarot menuliskan apresiasinya di dalam buku Kopi Benny edisi kedua tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi Penulis yang telah meluangkan waktu untuk dapat berbagi tentang manajemen pengelolaan air, sehingga dengan terbitnya buku ini akan mampu membantu tingkatkan pelayanan air di Indonesia,” Jarot Widyoko.

Jarot memuji setiap pencapaian yang telah diraih Benny selama ini. Bahkan dia menyebutkan, salah satu teknologi yang ditemukan oleh Benny, yakni SPARTA Smart Solution, dapat menjadi solusi untuk mencapai target RPJMN pelayanan air di Indonesia dapat sesuai target 100% pada tahun 2030.

Apresiasi hadirnya buku Kopi Benny juga datang dari Amry Dharma, Praktisi Air Minum, Anggota BPPSPAM Kementerian PUPR di medio 2005-2013.

Setelah membaca cangkir demi cangkir, impresi pertamanya adalah tulisan ini sangat renyah dan berbobot. Yang sangat menarik adalah, setiap cangkir “Kopi Benny” menyuguhkan kata-kata kunci untuk keberhasilan manajemen di sebuah entitas perusahaan.

Nilai tambah tulisan Kopi Benny, juga terdapat pada suguhan bukti nyata capaian ATB yang luar biasa dan mendapat pengakuan dalam dan luar negeri.

“Buku ini sangat layak untuk menjadi rujukan bacaan para Direksi dan Manager perusahaan, tidak hanya sebatas perusahaan operator air minum. Karena setiap cangkir “Kopi Benny” dapat memberikan semangat dan optimisme dalam melakukan change of management,” pesan Amry Dharma.

Dengan akan dirilisnya buku Kopi Benny jilid 2, para pembaca diharapkan mampu mengambil inti sari dari buku ini, dan lebih penting mampu menerapkan dalam pelayanan air di daerah masing-masing.(*)

Tim LPJK Kepri Soroti Proyek di Anambas

0

batampos.co.id – Tim penilai tenaga ahli Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyoroti proyek pembangunan pembuatan Lapangan Bola tahap I yang berada di Dusun Rekam, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dalam pembangunan itu menggunakan anggaran senilai Rp 798 juta yang bersumber dari APBD tahun 2013. Pada saat itu oleh satuan kerja Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga di daerah ini.

Satreskrim Polres Kepulauan Anambas, bersama tim ahli LPJK Provinsi Kepri saat melakukan penelitian proyek fisik dan penyelidikan pembangunan pembuatan lapangan bola Rekam tahap I di Anambas (Foto : Istimewa untuk batampos.co.id)

Tujuan kunjungan tim penilai tenaga ahli LPJK Provinsi Kepri kali ini di Kabupaten Kepulauan Anambas dalam rangka memenuhi permintaan dan koordinasi pihak Polres Kepulauan Anambas untuk penelitian proyek fisik yang tengah ditangani Polres wilayah ini.

“Iya, tim LPJK Provinsi Kepri hadir dalam pemeriksaan proyek fisik pembuatan lapangan bola Rekam tahap I itu,” ucap Kasat Reskrim Polres Anambas, AKP Julius M Silaen, kepada batampos.co.id, Jumat (29/01/2021).

Dalam pembangunan itu pihaknya memberikan perhatian serius sebab indikasi tindakan dugaan korupsi anggaran pembangunan itu diduga berpotensi merugikan keuangan negara.

Berdasarkan pantauan wartawan batampos.co.id, setelah pembuatan lapangan bola tersebut, hingga kini belum bisa digunakan.

“Iya bang, pembuatan lapangan bola di Rekam ini belum bisa dimanfaatkan. Bahkan tidak sesuai harapan masyarakat. Lapangan bola yang dibangun itu kini sudah menjadi semak belukar,” ucap salah seorang warga setempat yang tidak mau ditulis namanya. (fai)

12 Juta Dosis Vaksin Siap Digunakan Selama Februari

0

batampos.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memaparkan bahwa 12 juta dosis vaksin Covid-19 produksi Sinovac bersama Bio Farma siap diedarkan Februari ini. Sementara itu, jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang sudah divaksin sampai Jumat (29/1) mencapai 490 orang.

”Sampai akhir bulan (Januari, Red) ini, sudah bisa ke 500 ribu nakes. Target 1,5 juta orang di akhir Februari,’’ katanya dalam seminar virtual bertajuk ”Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit” kemarin (30/1).

Budi menyatakan, pada tahap awal sasaran vaksinasi Covid-19 adalah para nakes. Sebab, mereka adalah kelompok yang rentan tertular. Berikutnya, pada awal Maret dimulai vaksinasi untuk tenaga layanan publik. Termasuk di antaranya para personel TNI dan Polri.

Dia menjelaskan, vaksinasi untuk para tenaga layanan publik diperkirakan selesai dalam tempo satu sampai sebulan setengah. Selanjutnya, vaksinasi untuk masyarakat dimulai pada akhir April.

Budi menegaskan, Presiden Joko Widodo menginstruksikan supaya vaksinasi Covid-19 untuk 181 juta penduduk dapat rampung dalam tempo setahun. Menurut dia, proses vaksinasi harus dilaksanakan dalam waktu yang cepat.

Sebab, sampai saat ini tidak diketahui berapa lama umur vaksin tersebut di dalam tubuh manusia. ”Karena uji klinis tahap tiganya belum selesai 100 persen,’’ tuturnya.

Apakah vaksin Covid-19 dari Sinovac ini usia efektifnya sama dengan meningitis yang mencapai dua tahun atau seperti vaksin influenza yang hanya setahun, itu belum bisa dipastikan. Namun, Budi menyatakan bahwa pemerintah mengambil angka moderat bahwa vaksin Covid-19 dari Sinovac itu umur efektifnya satu tahun.(jpg)

Bareskrim Beraksi di Batam, Sita 8,2 Kg Sabu dan 21 Ribu Butir Ekstasi Asal Malaysia

0

batampos.co.id – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyita 8,2 kilogram (kg) narkotika jenis sabu-sabu, 21 ribu butir ekstasi dan 220 pil “happy five” dalam pengungkapan kasus penyelundupan narkotika jaringan Malaysia-Indonesia di Batam.

“Penyidik pun berhasil menciduk lima tersangka saat menggagalkan penyelundupan barang haram yang dikendalikan oleh narapidana ini,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Minggu (31/1).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (tengah) bersama Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar (ketiga kanan) dan Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono (keempat kiri) saat konferensi pers pengungkapan narkoba asal Malaysia. (ANTARA/Polri)

Irjen Argo mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya peredaran narkoba di wilayah Batam, Kepulauan Riau.

Menindaklanjuti laporan itu, tim Dit Tipidnarkoba bersama Bea dan Cukai melakukan penyelidikan dan selanjutnya mengintai sebuah kendaraan mobil yang diduga membawa narkoba. “Kemudian kami dapat target, kami lakukan penangkapan sekitar Kamis 21 Januari 2021,” kata Argo.

Dari penangkapan itu, penyidik berhasil menangkap dua tersangka bernama Sefri Kasarua alias Sefri dan Muh. Nofrian Syah alias Nofri di Kampung Agas, Tanjung Uma, Batam. Dalam penangkapan tersebut, penyidik menemukan tas hitam berisi sabu-sabu, ekstasi dan happy five.

Berbekal keterangan Sefri dan Nofri, penyidik kemudian menangkap dua tersangka lainnya, yakni Hendra Yacub alias Ferdi dan H di kawasan Lubuk Baja Kota Batam. “Hendra mengakui bahwa dia yang menyuruh Sefri dan Nofri,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar menambahkan.

Selanjutnya penyidik menangkap tersangka kelima yakni RFH alias Rizky saat RFH hendak mengambil paket sabu lima kg. Dari keterangan Rizky, narkoba ini akan diedarkan di salah satu tempat hiburan malam di Kota Batam.

Krisno mengatakan bahwa peredaran narkoba ini dikendalikan oleh seorang penghuni Lapas Barelang Batam yang merupakan WN Malaysia. Narapidana tersebut memperoleh narkoba dari seseorang di Malaysia yang kini masih buron.

Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain itu juga dijerat dengan Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009. “Ancaman hukuman mati, seumur hidup atau paling singkat lima tahun,” kata Krisno. (*/antara)

GeNose Bakal Jadi Alat Screening Utama Covid-19, Ini Kelebihannya

0

batampos.co.id – GeNose disebut bakal menjadi alat screening utama guna mendeteksi awal seseorang terpapar Covid-19 atau tidak. Diungkapkan Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, dengan menjadikan GeNose sebagai alat screening utama, maka lokasi-lokasi ramai manusia bisa diminimalisasi dari penyebaran Covid-19.

“Saat ini GeNose sedang kita dorong untuk menjadi alat screening utama, jadi bukan alat diagnosis, tapi alat screening utama,” ujarnya dalam acara forum secara virtual, Sabtu (30/1).

Petugas dishub menghembuskan napas pada kantong napas untuk dites dengan GeNose C-19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (24/1). ( (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

Seperti diketahui, GeNose dikembangkan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), yang telah diujicobakan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Pada 5 Februari mendatang, GeNose akan disediakan di seluruh stasiun kereta api, dan bertahap disebarkan ke bandar udara (bandara). Selain GeNose, lanjutnya, pemerintah juga akan mendorong penggunaan produk rapid antigen buatan Universitas Padjajaran (Unpad) yang diberikan merek CePAD sebagai bagian dari alat screening Covid-19 di Tanah Air.

Menurutnya, kedua alat itu diyakini lebih mudah, murah, dan cepat dalam proses pendeteksiannya. “Tentunya screening baik GeNose maupun CePAD dari Unpad ini bisa menyediakan screening yang mudah, murah, cepat, tapi juga akurat,” katanya.

Sebagai informasi, UGM mengklaim hasil uji coba tes Corona di GeNose menunjukkan sensitivitas 92 persen. Dalam uji validasi yang dilakukan, ada sebanyak 615 sampel napas, dan 382 napas di antaranya disebutkan berpola positif Covid-19.

Namun efektivitas GeNose berisiko menurun karena adanya persyaratan yang harus dilakukan oleh pengguna, yakni tidak boleh merokok atau makan yang berbau menyengat sebelum melakukan tes.(jpg)

Play sound