batampos.co.is – Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum, mengingatkan pelaku usaha terutama Rumah Makan untuk mematuhi protokol kesehatan.
Hal ini disampaikannya saat meresmikan Rumah Makan Onang Kanduang Cafe dan Resort di Food Street Mega Legenda 2 Batam Center, Sabtu (24/10/2020) kemarin.
Syamsul Bahrum mengatkaan, RM Onang Kanduang bisa menjadi pilihan masyarakat dalam mencicipi masakan Padang di Kota Batam.
Ia menilai dengan dibukanya RM Onang Kanduang, secara tidak langsung mengindikasikan bahwa minat pelaku UMKM masih sangat tinggi di masa pandemi Covid-19.
“Dengan adanya para pelaku UMKM baru ini, diharapkan bisa membantu menumbuhkan perekonomian dan membuka lapangan kerja baru bagi para pencari kerja di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.
Ia mengimbau kepada para pelaku UMKM agar tetap mematuhi dan menjalani protokol kesehatan dengan baik.
Syamsul berharap para pelaku UMKM lainnya ikut tumbuh dalam menciptakan usaha baru dan lapangan kerja baru. Dengan begitu ekonomi-ekonomi baru dapat tumbuh.
Di samping itu dapat mengurangi tingkat pengangguran di Kota Batam.
“Selamat atas dibukanya usaha RM Onang Kanduang, semoga sukses. Semoga sajian makanan yang disuguhkan di rumah makan Onang Kanduang ini tetap melekat di lidah. Apalagi tempatnya strategis dengan menu unggulan kepala ikan kakap,” tuturnya.
Owner RM Onang Kanduang, Yuhendri, mengaku optimis rumah makannya menjadi tempat favorit warga Kota Batam menyantap masakan.
Ia juga berjanji akan tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah.
“Ini merupakan langkah berani kami membuka rumah makan di masa pandemi. Padahal di masa ini kita lihat banyak rumah makan yang tutup,” akunya.
Yuhendri menyampaikan terima kasih kepada Pemko Batam yang terus memperhatikan UMKM dan siap mendukung program pemerintah untuk ikut andil membangun ekonomi khususnya di Kota Batam.(*/esa)
batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai melakukan pengiriman subsidi kuota gratis bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen. Jumlah penerima bantuan di bulan Oktober mencapai 35,7 juta orang atau naik 7,2 juta dari sebelumnya.
Selain bertambahnya jumlah penerima, Kemendikbud juga melakukan penambahan pada aplikasi serta laman website yang bisa di akses di kuota belajar. Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud Hasan Chabibie.
’’Berdasarkan masukan dari berbagai pihak, baik dari pemerhati pendidikan, warga satuan pendidikan, maupun masyarakat umum, maka Kemendikbud menambah daftar aplikasi dan situs yang dapat diakses menggunakan kuota belajar,” jelas dia melalui keterangan tertulis, Minggu (25/10).
Untuk situs serta aplikasi yang dapat dipergunakan secara gratis bertambah hingga 2.690 situs website dan aplikasi, terdiri dari 61 aplikasi pembelajaran, 5 aplikasi konferensi video, dan 2.624 laman kampus dan sekolah. Jauh bertambah dari sebelumnya yang hanya 19 aplikasi belajar, 5 aplikasi video conference dan 400 lebih website.
Sementara untuk daftar website dan website kampus bisa diakses di laman https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id. “Daftar ini masih akan terus bertambah seiring dengan masukan dari masyarakat,” tutur Hasan. (*)
Untuk aplikasi pembelajaran, berikut tambahan yang dilakukan Kemendikbud
-Aplikasi dan website Admission Edulogy
-Aplikasi dan website AKSI Bahasa Kemendikbud
-Aplikasi dan website Aminin
-Aplikasi dan website AyoBlajar
-Aplikasi dan website Bahaso
-Aplikasi dan website Bank Soal Kemendikbud
-Aplikasi dan website Rumah Belajar Kemendikbud
-Aplikasi dan website Rumah Belajar Edu Game Kemendikbud
-Aplikasi dan website Bersama Hadapi Korona Kemendikbud
-Aplikasi dan website Birru
-Aplikasi dan website Buku Sekolah Elektronik Kemendikbud
-Aplikasi dan website Buku Kemendikbud
-Aplikasi dan website Cakap
-Aplikasi dan website Cambridge English
-Aplikasi dan website Google Classroom
-Aplikasi dan website Duolingo
-Aplikasi dan website Edmodo
-Aplikasi dan website Microsoft Educator Center
-Aplikasi dan website Eduka System
-Aplikasi dan website Edulogy
-Aplikasi dan website E-Learning Guru Daring Milenial
-Aplikasi dan website Ganeca Digital E-Library
-Aplikasi dan website guru.edulogy.id
-Aplikasi dan website Guru Belajar Kemendikbud
-Aplikasi dan website Guru Berbagi Kemendikbyd
-Aplikasi dan website Icando
-Aplikasi dan website Indihome Study
-Aplikasi dan website infomedia,co.id
-Aplikasi dan website institusi.edulogy.id
-Aplikasi dan website kahoot.com
-Aplikasi dan website kahoot.it
-Aplikasi dan website Rumah Belajar Kelas Maya Kemendikbud
-Aplikasi dan website Kelas Pintar
-Aplikasi dan website Kipin
-Aplikasi dan website lms.seamolec.org
-Aplikasi dan website MejaKita
-Aplikasi dan website Melajah
-Aplikasi dan website new.guru.edulogy.id
-Aplikasi dan website Pahamify
-Aplikasi dan website Peta Budaya Kemendikbud
-Aplikasi dan website Pijar Mahir
-Aplikasi dan website Pijar Sekolah
-Aplikasi dan website Quizizz
-Aplikasi dan website Ruangguru
-Aplikasi dan website Rumahbelajar
-Aplikasi dan website sekolah.edulogy.id
-Aplikasi dan website sekolah.mu
-Aplikasi dan website setara.kemdikbud.go.id
-Aplikasi dan website SimpaTIK Kemendikbud
-Aplikasi dan website siswa.edulogy.id
-Aplikasi dan website Skill Academy Ruangguru
-Aplikasi dan website Suara Edukasi Kemendikbud
-Aplikasi dan website Sumber Belajar Kemendikbud
-Aplikasi dan website Udemy
-Aplikasi dan website ujian.siswa.edulogy.id
-Aplikasi dan website unison.id
-Aplikasi dan website Laboratorium Maya Kemendikbud
-Aplikasi dan website WhatsApp
-Aplikasi dan website IndonesiaX
-Aplikasi dan website WeKiddo
-Aplikasi dan website Zenius
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam berhasil menurunkan tarif kontainer dari Batam ke Singapura sebesar 40 persen.
BP Batam meminta pengusaha tidak segan-segan melapor ke BP Batam jika masih dikenakan tarif tinggi oleh penyedia jasa angkutan kontainer.
”Kami memang menjanjikan, akhir September lalu bisa teratasi. Alhamdulillah, sebelum September lalu sudah selesai,” kata Deputi IV BP Batam Anggota Bidang Pengusahaan, Shahril Japarin seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos, Minggu (25/10/2020).
Shahril mengungkapkan, sebelum penurunan 40 persen, pihaknya menelusuri siapa pengusaha yang mengeluhkan
biaya logistik tinggi, terutama dari Batam menuju Singapura.
Tim BP Batam menemukan di sejumlah kawasan industri. Dari penelusuran yang dilakukan BP Batam, tingginya biaya tarif kontainer disebabkan berbagai macam faktor.
Faktor pertama, cara pengelolaan manajemen logistik yang kurang baik.
”Karena melalui pihak ketiga, bukan dari tangan shipper itu langsung. Ada kapal, forwarder, agen dan lain-lain. Mata rantainya terlalu panjang, makanya biaya tinggi. Ini yang kami
pangkas, sehingga user langsung dengan pelaksana (shipper)
sehingga biaya logistik bisa turun,” paparnya.
Seorang pekerja sedang memindahkan kontainer di Pelabuhan Batuampar, beberapa waktu lalu. Badan Pengusahaan (BP) Batam berhasil menurunkan tarif kontainer dari Batam ke Singapura sebesar 40 persen. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
BP Batam sudah berhubungan langsung dengan pihak shipper untuk mengangkut langsung barang-barang produksi Batam ke luar negeri.
Kapal pun sudah disediakan, sehingga tarif bisa turun sebesar 40 persen.
”Bagi pihak yang merasa tarif masih tinggi, silakan datang ke
Badan usaha Pelabuhan (BuP) BP Batam,” ungkapnya.
Faktor kedua yang membuat tarif logistik mahal, Batam tidak memiliki fasilitas depo kontainer berstandar internasional.
”Kontainer yang kosong dari Batam harus disimpan di Singapura. Sebabnya karena di sini perbaikan dan penyimpanan tidak memenuhi standar internasional menurut Singapura,” jelasnya.
Untuk itu, BP tengah mempersiapkan tender untuk pemilihan partner untuk membangun depo kontainer berstandar internasional.
”Kami yakin biaya akan semakin turun lagi kalau fasilitas ini ada,” ucapnya.
Selanjutnya, faktor ketiga yang membuat tarif logistik mahal, yakni biaya bahan bakar minyak (BBM).
”Biaya tinggi karena BBM. Biaya BBM itu menyita 40 persen dari biaya operasional kapal secara keseluruhan,” terangnya.
Ia menyarankan kepada pemerintah pusat segera membuka kran impor BBM khusus buat Batam.
”Tidak sampai 10 kilometer dari Batam sudah masuk perairan internasional, dimana harga BBM jauh lebih murah dari Singapura. Kalau bisa dibawa ke Batam langsung, maka pelabuhan dan bandara akan semakin ramai,”
tuturnya.
Sementara itu , Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, mengatakan, Kantor Pelabuhan BP Batam pernah mengundang perusahaan shipper dan perusahaan pemakai jasa untuk membicarakan dan mencari letak persoalan mahalnya tarif pengangkutan kontainer dari Batam ke luar negeri.
”Kemungkinan memang ada perusahaan yang membayar lebih mahal dibandingkan tarif normal karena harus membayar biaya ekstra untuk jasa penghubung atau pihak ketiga. Jadi, tidak langsung ke pihak shipper yang membawa kontainer langsung ke luar negeri,” ungkapnya.
Terbukti, ketika ditanya kepada para calon investor dari negara lain, masih mahalnya ongkos kontainer dari Batam ke luar negeri
masih menjadi faktor yang membuat mereka berat merealisasikan investasinya di Batam.
”Maka persoalan ini sebaiknya cepat diperbaiki dengan segera memperluas dan memodernisasi Pelabuhan Batu Ampar dan bongkar muat lainnya di Batam. Supaya semua berstandar internasional dan tarif lebih kompetitif,” paparnya.(jpg)
batampos.co.id – Kasus baru Covid-19 bertambah 3.772 dalam sehari. Totalnya, kini sudah 389.712 orang terinfeksi Covid-19. Meski masih menjadi penyumbang kasus yang tertinggi, namun DKI Jakarta saat ini lebih landai dalam menyumbang angka 771 kasus baru.
Angka ini yang terendah untuk DKI Jakarta setelah sebelumnya selalu berada di atas seribu kasus. Dan sepekan belakangan kasus memang melandai di angka 900 kasus sehari.
Selain DKI Jakarta, kasus tertinggi juga terjadi di Sumatera Barat 359 kasus. Jawa Barat 356 kasus. Jawa Tengah 356 kasus. Dan Riau 290 kasus.
Angka kasus sembuh harian bertambah 4.545 orang dalam sehari. Paling banyak pasien sembuh berada di DKI Jakarta sebanya 1.229 orang. Kini sudah 313.764 orang sembuh dari Covid-19.
Angka kematian harian bertambah 94 jiwa. DKI Jakarta juga mencatat angka kematian harian paling banyak yakni 18 jiwa. Kini sudah 13.299 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19.
Sudah 501 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 6 provinsi di bawah 10 kasus harian. Dan hanya 2 provinsi dengan nol kasus. (jpg)
batampos.co.id – Sebagai garda terdepan, para dokter dan tenaga kesehatan lainnya sudah berjuang selama pandemi Covid-19. Bahkan banyak yang kehilangan nyawa. Namun, masih saja ada segelintir orang yang menyepelekan Covid-19.
Tim Advokasi dan Hubungan Eksternal dari Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Eka Mulyana, SpOT(K), MKes, SH, MHKes, mengatakan, lebih dari satu semester masa pandemi ini, angka kematian tenaga medis dan kesehatan semakin bertambah. Bahkan mengkhawatirkan.
Namun sayangnya, sebagian masyarakat masih saja tidak patuh pada protokol kesehatan untuk memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. Sebagian masyarakat juga berpikir para tenaga medis atau rumah sakit melakukan konspirasi sehingga tak percaya adanya Covid-19.
Padahal, tidak ada negara, rumah sakit atau klinik yang dapat menjaga keamanan pasiennya kecuali jika petugas kesehatannya tetap aman dan terlindungi dari resiko terpapar Covid-19. Terlebih, hilangnya pekerja medis dan kesehatan ahli tidak dapat tergantikan dalam waktu singkat.
Tapi, itu bukanlah satu-satunya masalah yang dihadapi para tenaga medis. Sebab, para tenaga medis juga mengalami pelecehan verbal.
“Ada peningkatan yang membuat prihatin adanya laporan pelecehan verbal, diskriminasi, dan kekerasan fisik pada petugas medis dan kesehatan selama masa pandemi ini,” jelasnya.
Untuk itu, tak hanya dari sisi APD saja, tapi perlindungan dan keamanan para tenaga medis dan kesehatan adalah mutlak diperlukan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Diperlukan adanya kerja sama pusat dan daerah.
Hal senada diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) Harif Fadhillah S.Kp.,SH.,M.Kep, MH. Menurut Harif, pandemi ini telah menempatkan tingkat stres psikologis yang luar biasa pada petugas kesehatan yang terpapar dengan pengaturan permintaan tinggi selama berjam-jam. Lalu perawat juga hidup dalam ketakutan terus-menerus terhadap paparan penyakit, saat terpisah dari keluarga dan menghadapi stigmatisasi sosial.
“Hal ini menjadi sorotan bagaimana bangsa kita telah melindungi atau tidak melindungi profesi perawat kita,” jelas Harif.
Sejauh ini, dari Maret hingga Oktober ini, terdapat total 253 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19. Mereka terdiri dari 141 dokter, 9 dokter gigi, dan 103 perawat. Para dokter yang wafat tersebut terdiri dari 75 dokter umum (5 guru besar), dan 64 dokter spesialis (5 guru besar), serta 2 residen yang berasal dari 18 IDI Wilayah (provinsi) dan 66 IDI Cabang (Kota/Kabupaten).
Berdasarkan data propinsi, Jawa Timur 35 dokter, Sumatra Utara 23 dokter, DKI Jakarta 20 dokter, Jawa Barat 11 dokter, Jawa Tengah 10 dokter, Sulawesi Selatan 6 dokter, Bali 5 dokter, Sumatra Selatan 4 dokter, Kalimantan Selatan 4 dokter, DI Aceh 4 dokter, Riau 4 dokter, Kalimantan Timur 3 dokter, Banten 3 dokter, Kepulauan Riau 2 dokter, DI Yogyakarta 2 dokter, Nusa Tenggara Barat 2 dokter, Sulawesi Utara 2 dokter, dan Papua Barat 1 dokter.(jpg)
batampos.co.id – Pada akhir pekan di pengujung Oktober, Nomadic Community Fiesta (NCF) akan kembali ditaja. Kali ini giliran Taman Rusa di Sekupang jadi tempat hajatan komunitas nomaden di 2nd weekend ini.
Selama dua hari yakni 31 Oktober – 1 November akan banyak kegiatan dan dihadiri berbagai komunitas di Batam. Empat komunitas sudah dipastikan hadir yaitu jurnalis, blogger, photografer serta komunitas sepeda onthel.
“Acaranya dibagi dalam dua sesi, Sabtu, 31 Oktober, diplot untuk para jurnalis dan bloggers ngumpul. Minggunya 1 November, giliran 50 lebih fotografer dari berbagai klub, unjuk gigi. Sepeda onthel? Mereka akan tebar pesona di kedua sesi,” jelas Edi Sutrisno, Direktur Eksekutif Batam Tourism and Promotion Board, Minggu (25/10)
Hajatan komunitas nomaden di 2nd weekend kali ini, lanjutnya, format berbeda. Tak melulu jadi ajang kongkow, tapi bakal disemati Bincang Santai yang menghadirkan Plh Ketua BP Batam, Pjs Wali Kota Batam serta narasumber penting lainnya seperti Kadisbudpar Batam Ardiwinata, GM Batam View Beach Resort Anddy Fong, GM Palm Spring Golf and Country Club Steven Japari.
“Juga GM Sekupang International Ferry Terminal Jumarly, Chairman Batam Tourism Promotion Board Rahman Usman serta Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan/GM Hunian, Gedung, Agribisnis, dan Taman BP Batam,” katanya.
Taman Rusa Sekupang. (ist)
Bincang santai ini formatnya santai. Temanya tidak jauh dari Travel Corridors Arrangement (TCA) yang akan berlaku mulai 26 Oktober ini. Biar suasana makin hidup, penyelenggara menyiapkan “Nongsa Ensemble” sebagai bandul atraksi, sebuah klub musik asal kampung tua Nongsa yang paling tunak mengusung lagu-lagu Melayu.
“Kebayang, kan, sembari menghirup udara segar di bawah pepohonan rindang Taman Rusa, telinga kita disusupi alunan musik mendayu-dayu,” ujar dia
Tak hanya itu, media gathering ini akan dilanjutkan dengan fun game serta doorprize. Sementara pada Minggu, 50 fotografer akan meramaikan Taman Rusa sejak pagi. Itinerary-nya diawali dengan Photo Hunting with Talents ke sudut-sudut ikonis Taman Rusa seperti Stonehenge, Jogging Track, View Point dan terakhir di kandang rusa.
“Usai rehat acara dipungkasi ddengan Bengkel Fotografi yang bakal jadi momen rembug, sharing, dan tukar pikiran antarfotografer Batam,” ungap Edi.
Fakta Taman Rusa
Bersemayam di area Sekupang, persisnya di depan Guest House BP Batam, Taman Rusa awalnya hanyalah sebuah jogging track yang biasa digunakan para pegawai BP Batam. Menolak jadi tempat yang itu-itu saja, ia pun bermetamorfosa: memboyong 37 rusa dari Istana Bogor lalu sejak itu bersalin nama jadi Taman Rusa, sampai sekarang.
Rupa-rupa amenitas pun mulai ditancapkan di sana-sini, sypaua pengunjung betah dan punya opsi lebih, seperti playing ground, kolam ikan serta gazebo. Lainnya berwujud selfie spot dan bangku-bangku taman yang dionggokkan di beberapa titik. Belakangan, tersedia pula aktifitas interaktif: bird and rabbit feeding.
Untuk beberapa waktu, sempat dihelat live music tiap akhir pekan, termasuk iven fashion show. Ketika pandemi Covid-19 merebak, seperti juga destinasi lain di Batam, pengunjung Taman Rusa tereduksi. Namun kini, perlahan bangkit: NFC adalah bukti, Taman Rusa tak sudi menyerah! (*/uma)
batampos.co.id – Pjs Gubernur Bahtiar Baharuddin mengajak seluruh komponen masyarakat untuk membudayakan penggunaan masker. Masker menjadi salah satu alat perang melawan covid19 selain handsanitizer atau razin mencuci tangan.
“Mari budayakan penggunaannya. Pakai dengan benar dan dapatkan manfaat pecegahan meluasnya virus ini. Pemerintah pusat pun melalui Kemendagri sesuai arahan Predsiden RI mengintruksikan Gerakan Bagi-Bagi Masker,” kata Bahtiar Saat Silaturahmi Secara virtual bersama Forum Corporate Social Responsibility (FCSR) Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Sabtu (24/10) malam.
Bahtiar tak ingin wabah ini semakin membuat kondisi menjadi memprihatinkan. Apalagi kalau melihat kapasitas pemerintah untuk membiayai kesehatan sudah semakin melemah.
Semuanya harus saling membantu mencegah dan memutuskan mata rantai sebarannya. Pencegahan itu, kata Bahtiar membutuhkan alat-alat perang; minimal punya masker, hand sinitaizer, sabun yang bisa membuat hancur lemak Covid-19.
“Mau tidak mau setiap manusia harus menjadi alat pertahanan atau alat-alat perlawanan terhadap Covid-19. Karena Covid-19 tidak mengenal jabatan, profesi, kaya miskin semuanya punya potensi terkena Covid-19,” tambah Bahtiar.
Pjs Gubernur Bahtiar saat Silaturahmi Secara virtual bersama Forum Corporate Social Responsibility (FCSR) Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Sabtu (24/10) malam. (ist)
Upaya membudayakan penggunaan masker, pada 10 November nanti, kata Bahtiar Pemerintah Provinsi mengajak semua stakeholder untuk menjadi pahlawan di Kepri dengan Gerakan Bagi Masker. Bahtiar ingin dorongan penggunaan masker terus dilakukan. Jangan cepat jenuh menggunakannya.
Komunikasi itu, kata Bahtiar harus terus dibangun dan disosialisasikan. Karena dia sangat ingin gerakan itu berlangsung di semua lapisan masyarakat.
Bahtiar juga menjelaskan, pada 10 November nanti memang ada narasi tunggal bersama-sama secara serentak di seluruh Kepulauan Riau sampai dilevel Kepala Desa untuk diinstruksikan dan beserta seluruh ibu-ibu PKK dengan membagikan masker.
“Jadi kita maknai Hari Pahlawan di Kepulauan Riau pada tanggal 10 November 2020 dengan menjadi pahlawan kemanusiaan, dengan membagi masker ke masyarakat,” jelasnya.
Forum CSR ini, kata Bahtiar, adalah kekuatan yang dimiliki oleh negara yang namanya kekuatan swasta, oleh karena itu untuk mendorong semua jaringan agar bisa menggerakkan pembagian masker. Dengan Menteri Dalam Negeri akan meluncurkan gerakan ini secara serentak di Batam.
“Supaya tampak bahwa gerakan membudaya pakai masker itu adalah gerakan bersama. Semua warga masyarakat punya tanggung jawab yang sama menjadi pahlawan kemanusian untuk menolong manusia lainnya dan semoga kita bisa membagi 10 juta masker sesuai dengan jadwalnya,” tutupnya.
Tampak hadir bersama Pjs Gubernur, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah, Plh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mariani Ekowati, Kadis Perhubungan Junaidi, Kadis Sosial Doli Boniara, Plt Kabiro humprohub Zulkifli dan Plt Kabiro Perekonomian.(*)
batampos.co.id – Kuota internet gratis untuk gelombang September telah disalurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ke 28,5 juta nomor telepon selular (ponsel) dari para siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. Untuk periode Oktober, Kemendikbud pun memperbanyak penyalurannya sebanyak 7,2 juta paket kuota internet. Jadi total penerima bantuan kuota gratis Oktober sebesar 35,7 juta.
Adapun, kuota gratis Kemendikbud dibagi dari dua bagian, yaitu kuota umum dan kuota belajar. Kuota umum adalah data yang bisa digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi, sedangkan kuota belajar ditujukan hanya untuk mengakses laman atau aplikasi pembelajaran yang terpilih.
’’Bantuan yang dikirimkan hari ini dan esok hari merupakan bantuan kuota data tahap 1 di bulan Oktober, sedangkan bantuan kuota data tahap 2 akan dikirimkan pada 28 – 30 Oktober 2020,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Hasan Chabibie dalam keterangan resminya, Minggu (25/10).
Terkait dengan rincian penerima subsidi internet, Hasan mengungkapkan bahwa ada 946 ribu untuk jenjang PAUD, 5,3 juta di jenjang SD dan di tingkat SMA sebanyak 1,6 juta. Lalu, untuk tingkat SMK sebanyak 1,3 juta, SLB 35 ribu dan 27 ribu untuk kesetaraan. Selain itu guru berjumlah 957 ribu, mahasiswa 915 ribu dan dosen 65 ribu.
Untuk jenjang pendidikan tinggi, Kemendikbud melakukan mekanisme yang berbeda, yakni perguruan tinggi diminta untuk membuat SPTJM (surat pernyataan tanggung jawab mutlak) di setiap bulannya. Hingga saat ini baru terdapat 912 ribu mahasiswa dan 65 ribu dosen yang akan menerima bantuan tahap 1 bulan ini. Sehingga total 977 ribu penerima bantuan di jenjang dikti.
Selain itu, Kemendikbud juga menambahkan daftar aplikasi dan situs yang bisa diakses dengan gratis hingga mencapai 2.690 aplikasi dan situs, yang terdiri atas 61 aplikasi pembelajaran, 5 aplikasi konferensi video, dan 2.624 laman kampus dan sekolah. Ini bertambah jika melihat pada september lalu yang hanya 19 aplikasi pembelajaran, 5 konferensi video serta 400 laman kampus dan sekolah.
’’Berdasarkan masukan dari berbagai pihak, baik dari pemerhati pendidikan, warga satuan pendidikan, maupun masyarakat umum, maka Kemendikbud menambah daftar aplikasi dan situs yang dapat diakses menggunakan kuota belajar,” tutur dia.
Namun kata dia, tentunya daftar tersebut tidak hanya berhenti di situ saja. Melainkan akan terus ditambahkan seiring dengan waktu. “Daftar ini masih akan terus bertambah seiring dengan masukan dari masyarakat,” tutup Hasan.
Sebagai informasi, untuk paket kuota internet untuk peserta didik PAUD sebesar 20 GB per bulan, dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan, dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB.
Sementara itu, paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Kemudian, kuota internet untuk mahasiswa dan dosen sebesar 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar. (*/jpc/jpg)
batampos.co.id – Demi upah Rp 7 Juta, Obed Ade Saputra nekat menelan 122 gram sabu dalam kapsul yang dibungkus plastik bening. Aksi nekatnya itu adalah upaya menyelundupkan narkoba. Akibatnya, kini ia menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam dan terancam pidana 20 tahun penjara.
Dalam surat dakwaan yang dibacakan Samuel Pangaribuan, Obed tertangkap saat akan berangkat ke Jakarta melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Saat itu, petugas mencurigai gerak-gerik Obed yang tampak gelisah. Apalagi saat melewati x-ray, Obed terlihat lebih cemas.
Karena kecurigaan itu, petugas kemudian memeriksanya, namun tak ditemukan apa-apa. Namun, petugas tak tinggal diam dan menginterogasi Obed dalam ruangan. Saat itulah, Obed mengakui tengah membawa sabu di dalam perut.
“Terdakwa kemudian dibawa ke rumah sakit, dan mengeluarkan kapsul di dalam perut terdakwa dengan obat pencahar,” terang Samuel dalam sidang yang berlangsung online di depan majelis hakkm Pengadilan Negeri Batam.
Saat diuji coba, ternyata serbuk kristal yang ada di dalam kapsul benar narkotika jenis sabu. Perbuatan terdakwa pun terancam hukuman pidana 20 tahun penjara. “Perbuatan terdakwa melanggar pasal 112 ayat 2 UU no 32 tahun 2009, tentang menyimpan, membawa dan menguasai narkotika golongan 1,” tegas Samuel.
Dakwaan jaksa, serta keterangan saksi penangkap yang hadir dalam sidang online itu dibenarkan Obed. Pada majelis hakim yang diketuai Adiswarna, ia mengakui perbuatannya karena butuh uang untuk kebutuhan hidup.
“Iya yang mulia, saya menyesal. Sudah tiga kali menjadi kurir sabu. Modusnya sama, di dalam perut,” kata Obed dari tahanan Rutan Batam.
Menurut dia, upah yang diharapkan sekali jalan Rp 7 juta. Agar tak diketahui, sabu itu dibawa dengan cara ditelan. “Nanti untuk mengeluarkannya pake obat pencahar,” ungkap pria yang telah memiliki 2 anak ini.
Usai mendengar keterangan terdakwa, sidang pun ditunda hingga minggu depan, dengan agenda tuntutan dari jaksa. (*/jpg)
batampos.co.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan jelang libur panjang pekan depan. Diprediksi, puncaknya terjadi pada Rabu (28/10) atau sehari sebelum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Namun, tidak menutup kemungkinan kepadatan kendaraan mulai terlihat pada Selasa (27/10). Kendaraan diprediksi menuju arah Jawa Tengah melalui jalur tol trans-Jawa. Juga ke arah Pelabuhan Merak, Banten.
Kabagops Korlantas Polri Kombes Rudi Antariksawan menyatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Jasa Marga dan dinas perhubungan. Salah satu upaya rekayasa lalu lintas yang dilakukan adalah contraflow. ”Puncaknya sudah kami perkirakan hari Selasa,” ujarnya dalam keterangan pers di situs resmi korlantas.
Pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. ”Nanti di rest area (ada) pembatasan kapasitas 50 persen,” tuturnya.
Secara terpisah, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan sudah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder dan operator perhubungan dalam rangka libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November. Tidak hanya soal kelancaran arus kendaraan, penerapan protokol kesehatan juga harus menjadi perhatian. ”Kami tak ingin ketika libur panjang akan terjadi lonjakan kasus besar-besaran,” ucap Budi.
Dia berpesan agar operator dan stakeholder berhati-hati dan memelototi berjalannya protokol kesehatan. Jika tidak, bakal ada sanksi. Rencana itu akan diteruskan hingga daerah. Kemenhub akan mengumpulkan seluruh kepala dinas perhubungan untuk memberikan instruksi. Sekaligus mendengarkan apa yang menjadi kendala di lapangan.
Budi meminta semua yang terlibat fokus pada penumpukan orang. Biasanya, itu terjadi pada awal dan akhir libur. ”Nanti diprediksi ada kenaikan pergerakan sekitar 10 hingga 20 persen,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, berdasar pengalaman dua libur panjang yang lalu, yakni libur Idul Fitri dan kemerdekaan RI, pertambahan kasus positif biasanya membutuhkan waktu 10 hingga 14 hari. Itu sama dengan perkiraan waktu inkubasi virus SARS-CoV-2. Pihaknya mengingatkan agar protokol kesehatan benar-benar dipatuhi.(jpg)