batampos.co.id – Maskapai penerbangan Lion Air memberikan penjelasan terkait penerbangan JT-684 pada Rabu (13/1) rute Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) tujuan Pontianak melalui Bandar Udara Internasional Supadio di Kubu Raya, Kalimantan Barat (PNK) telah dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pesawat tersebut dipersiapkan secara baik. Pesawat yang dioperasikan Boeing 737-800NG registrasi PK-LOR sudah menjalani pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) dan dinyatakan laik (airworthy for flight).
“Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh awak pesawat, 132 penumpang dewasa, tiga anak-anak, dan dua balita. Pesawat lepas landas pukul 12.40 WIB dan diperkirakan tiba pada 13.30 WIB,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (14/1).
Danang memaparkan, saat mendekati Bandar Udara Internasional Supadio, pilot mendapat informasi dari petugas pengatur lalu lintas udara mengenai perubahan kondisi cuaca yang kurang baik (bad weather).
Untuk mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan dikarenakan jarak pandang pendek yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pendaratan, pilot memutuskan melakukan pengalihan pendaratan (divert) di Bandar Udara Internasioal Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH).
Lion Air penerbangan JT-684 mendarat pukul 15.15 WIB. Setelah mendapatkan informasi bahwa jarak pandang di Bandar Udara Internasional Supadio sudah memenuhi kualifikasi lepas landas dan mendarat, maka Lion Air mempersiapkan kembali penerbangan ke Pontianak menggunakan nomor JT-684D.
Danang menyebut pesawat JT-684D mengudara dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim pukul 16.18 WIB dan sudah mendarat di Bandar Udara Internasional Supadio pada 17.53 WIB.
“Lion Air meminimalisir dampak yang timbul, agar penerbangan Lion Air lainnya tidak terganggu,” tutupnya.(jpg)
batampos.co.id – Para penerima vaksin Covid-19 dianjurkan menunggu selama 30 menit usai divaksin seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo, pejabat negara, pemuka agama dan sejumlah selebritas saat menjalani vaksinasi Covid-19 perdana pada Rabu (13/1).
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hal ini untuk memantau dan memastikan tidak ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).
”Sebagian besar (KIPI) terjadi dalam rentang waktu 30 menit,” ujar dia seperti dilansir dari Antara, Kamis.
Hal senada diungkapkan dokter spesialis penyakit dalam konsultasi alergi imunologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Iris Rengganis. Dia mengungkapkan, prosedur ini berlaku untuk setiap vaksin, bukan saja vaksin Covid-19.
KIPI bisa terjadi dengan menimbulkan beragam gejala yakni sifatnya lokal semisal nyeri bekas suntikan, bengkak di lokasi suntikan dan kemerahan pada pada bekas suntikan, atau sistemik seperti demam dan sakit kepala.
Orang juga bisa mengalami reaksi alergi dan ini tidak bisa diduga. Namun, para petugas kesehatan umumnya sudah menyiapkan zat penawar yang disebut Anafilaktik Kit.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengungkapkan, kasus alergi usai divaksin Covid-19 jarang terjadi. Menurut CDC, ada sekitar 11,1 kasus reaksi alergi parah per 1 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19.
Walau begitu, kenyataan ini tak seharusnya membuat orang takut divaksin Covid-19 karena tetap merupakan proposisi nilai yang baik.
”Sebelum divaksinasi harus ada edukasi mengenai efek simpang vaksin, dan penjelasan jika terjadi efek simpang setelah di observasi 30 menit. Semua ini harus dijelaskan, dan sudah disiapkan penanganannya bila terjadi,” tutur Iris.
Di sisi lain, Nadia merekomendasikan orang yang mengalami KIPI segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono yang mendapatkan usai divaksin pada Kamis (14/1) mengungkapkan tidak merasa sakit, pegal atau demam. Kendati begitu, dia tetap diobservasi usai divaksin.
Dalam kesempatan berbeda, Wakil Presiden Program Farmasi dan Layanan Diagnostik di ZOOM+Care, Thad Mick mengatakan, efek simpang vaksin Covid-19 lainnya bisa juga nyeri otot dan nyeri sendi pada 1-2 hari setelah orang menerima vaksin, tetapi mungkin berpotensi muncul di kemudian hari.
Lebih lanjut, jika efek ini disebut mirip dengan gejala Covid-19, ini karena pada dasarnya memang demikian. Dokter anak di California, Richard Pan seperti dikutip dari Shape menuturkan, vaksin merangsang sistem kekebalan untuk melawan virus.
Vaksin Covid-19 diberikan dua dosis dalam rentang 14 hari. Iris menjelaskan, setelah vaksinasi, antibodi baru terbentuk 14 hari setelah diberikan vaksin Covid-19 yang kedua.
Selama rentang waktu ini, seseorang yang sudah divaksin masih mungkin tertular infeksi dan jatuh sakit karena belum cukup waktu untuk vaksin memberikan perlindungan. Dia menyarankan para penerima vaksin tetap menjaga protokol kesehatan yakni memakai makser, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M). (*/jpg)
batampos.co.id – Pemerintah akan mengaktifkan kembali proses belajar di sekolah segera berlangsung di tahun 2021. Hal ini pun masih menghadirkan pro dan kontra bagi sebagian orang tua. Meski paham betul akan pentingnya pendidikan, sebagian orang tua masih merasa khawatir jika anak-anak perlu kembali sekolah saat pandemi.
Ya, beberapa negara juga telah memulai kembali aktivitas di sekolah, tentunya dengan aturan baru bagi murid, guru, maupun orang tua. Begitu pula di Indonesia, pemerintah mengaku telah mempersiapkan rincian aturan yang perlu diterapkan masing-masing sekolah saat di buka kembali.
Persiapan tersebut tentu perlu turut dilakukan para orang tua dan calon siswa. Pasalnya, seluruh pihak perlu kembali beradaptasi dengan kondisi baru. Jadi, apa saja yang perlu dipersiapkan saat akan kembali sekolah? Silakan simak penjelasan lengkapnya berikut.
1. Memastikan seluruh anggota keluarga sehat
Kesehatan saat ini menjadi hal utama yang perlu diperhatikan siapa saja. Jangankan beraktivitas ke sekolah, sebelum memutuskan keluar rumah pun Anda perlu yakin betul dalam kondisi prima. Hal tersebut tentu demi kepentingan bersama di masa pandemi.
Untuk mempersiapkan kondisi kesehatan, Anda bisa memberikan asupan bergizi serta vitamin dalam keseharian anak-anak. Ya, dalam kondisi ini daya tahan tubuh menjadi proteksi pertama untuk mengurangi risiko penularan.
2. Mengedukasi anak mengenai bahaya Covid-19
Sejak awal pandemi, sebagian orang tua pasti telah mengedukasi anak-anak mengenai bahaya Covid-19. Jika belum, pastikan Anda menyampaikannya ke anak-anak. Sebaiknya penyampaian pun disesuaikan dengan usia anak, sehingga si kecil pun akan paham betul dengan kondisi yang akan dihadapi. Pemahaman akan pandemi ini juga sebagai upaya agar si kecil tidak kaget dengan kondisi yang baru.
3. Memastikan agar selalu patuh protokol kesehatan
Bagi institusi pendidikan, menerapkan aturan new normal sudah menjadi kewajiban. Beberapa di antaranya adalah menerapkan physical distancing, menutup area bermain, kantin, hingga meniadakan kegiatan ekstrakulikuler.
Kondisi tersebut pun perlu dipahami anak agar dapat dipatuhi dengan efektif. Selain itu, si kecil juga perlu memahami protokol kesehatan bagi dirinya sendiri. Mulai dari menggunakan alat pelindung diri, menjaga jarak, hingga tidak melakukan kegiatan berkumpul adalah beberapa protokol kesehatan yang perlu dipahami.
Untuk para orang tua, tindakan pencegahan juga bisa dilakukan dengan membawakan anak bekal. Dengan begitu, si kecil tidak perlu jajan yang bisa meningkatkan risiko penularan.
4. Hindari kecemasan berlebihan
Hal ini tak kalah penting untuk dilakukan, yaitu menghindari rasa cemas berlebihan. Pasalnya, rasa cemas bisa menurunkan kondisi daya tahan tubuh yang bisa memicu penularan.
Untuk itu, cobalah untuk lebih percaya pada anak dan sekolah. Jika setiap poin di atas telah dilakukan dengan baik, anda cukup memastikan dan waspada pada seluruh protokol kesehatan. Dengan begitu, anak pun tak akan ikut cemas dan mampu kembali beradaptasi di sekolah.
5. Memilih institusi pendidikan terpercaya
Salah satu upaya lain yang bisa Anda lakukan adalah memilih institusi pendidikan terpercaya. Tentunya, protokol kesehatan dan kebersihan kini menjadi hal penting yang perlu diperhatikan saat memilih sekolah.(jpg)
batampos.co.id – Chef di Provinsi Kepri ditantang untuk memperkenalkan kuliner tradisional melayu ke kancah internasional.
Tantangan ini disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Marlin Agustina Rudi.
“Banyak kuliner tradisional kita yang belum terangkat. Ini butuh sentuhan para Chef dan ini sekaligus menjadi tantangan yang besar agar kuliner tradisional Kepri bisa go internasional,” ujar Marlin saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) Kepri di Hotel Zia, Batam, Kamis (14/1/2021).
Marlin mengajak semua pihak termasuk PCPI Kepri bekerja sama dalam mengembangkan kuliner khas daerah ini.
Kata dia, sudah menjadi keharusan bagi para Chef tempatan dapat berbangga dan mau mengenalkan kuliner asli daerahnya.
“Karena kita berada di Tanah Melayu, mari sama-sama kita angkat derajat kuliner tradisinonal kita,” ujarnya.
Marlin mengaku, di sektor kuliner ini bisa menjadi potensi besar. Bahkan, di masa pandemi ini, sektor ini tetap eksis.
Pihaknyapun akan terus berupaya mengembangkan kuliner sabagai kekuatan ekonomi ke depannya.
Marlin mengaku selama mengemban amanat sebagai TP PKK, pihaknya sudah melatih para ibu-ibu untuk memanfaatkan potensi di bidang kuliner.
“Alhamdulillah, dengan pelatihan yang kita lakukan, sudah banyak ibu-ibu yang punya keterampilan memasak sudah mulai membuka usaha sendiri,” ujarnya.
Ketua TP-PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi (baju coklat) berfoto bersama para pengurus DPD PCPI Kepri periode 2021-2026. Foto: Pemko batam untuk batampos.co.id
Dalam kesempatan itu, Marlin berpesan agar para Chef juga memiliki tekad sama membina dan memberikan pelatihan bagi masyarakat agar terus mengembangkan kemampuan di bidang kuliner.
Ia juga menyampaikan, bagi Chef yang sudah bekerja di restoran dan hotel agar dapat menonjolkan satu kuliner khas Melayu.
“Karena di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus bangga dan mau menyajikan kuliner asli daerah kita,” ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwianata, mengaku sangat mendukung tekad yang disampaikan Ketua TP-PKK Kota Batam.
Ia mengaku, kuliner tradisional Melayu khususnya dari Batam, banyak yang sudah tak dikenal lagi.
Karena itu, upaya yang dilakukan Ketua TP-PKK sejalan dengan Disbudpar yang kembali menggaungkan kuliner khas Batam.
“Kita punya lendot, punya putu piring, jungkong, dan banyak lagi. Semua ini menjadi buruan bagi para wisatawan karena para pelancong kalau ke daerah lain pasti akan mencari dan mencicipi masakan khas daerah tujuan,” ujarnya.
Ardi mengatakan, jika kuliner tradisional mampu tampil menarik dan enak, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Batam.
Pasalnya, banyak wisatawan berwisata kuliner namun masih minim lokasi maupun menu tradisional yang disajikan.
“Inilah saatnya kita sama-sama bertekad mengangkat derajat kuliner khas kita,” ujarnya.
Ketua Umum PCPI Pusat, Chef Bambang Nurianto, menyampaikan, keberadaan PCPI untuk menjadi organisasi terdepat yang profesional dalam melestarikan dan mengembangkan sumber daya Kuliner Indonesia serta mampu berkiprah ke dunia Internasional.
“PCPI berkomitmen menjadi profesional untuk bersinergi dengan Pemerintah dalam melaksanakan program-programnya, dalam memperkaya dan mempertahankan khazanah kuliner nusantara bersama para ahli dan pelaku kuliner Indonesia untuk diperdayakan mengagkat warisan budaya kuliner dan mampu berkiprah di dunia,” katanya.
Ia meminta semua pengurus dan anggota dapat berkoordinasi dengan pemerintah, instansi terkait di provinsi maupun di kabupaten dan kota.
Ia juga memotivasi anggota PCPI percaya diri dengan kuliner lokal. Untuk itu, kuliner lokal perlu dikembangkan lebih baik lagi.
“Saya yakin, kuliner Indonesia lebih baik dibanding kuliner dari luar,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Pembina DPD PCPI Kepri, Diana Martina, menyampaikan keberadaan PCPI di Kepri sudah menjalankan amanatnya.
Bahkan, selama dua bulan belakangan ini ada beberapa event yang dilaksanakan seperti merangkul pelaku UMKM dalam memberikan cara mengukir buah-buahan, kemudian cooking show untuk disabilitas hingga membangun usaha sendiri.
“Kita harapkan kegiatan-kegiatan ini tetap terlaksana di 2021 hingga seterusnya,” ujarnya.
Di kesempatan itu, dilakukan penyerahan hasil musda kepada Ketua Umum PCPI Pusat sekaligus melantik pengurus DPD PCPI Kepri. Dalam musda tersebut, Chef Sapuri terpilih sebagai Ketua PCPI Kepri periode 2021-2026.(*/esa)
batampos.co.id – Tokoh musisi Nazril Irham atau Ariel Noah turut mengikuti proses vaksinasi perdana yang untuk wilayah Kota Bandung di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/1).
Pelantun lagu Separuh Aku itu mengaku bersedia memenuhi ajakan pemerintah untuk mengikuti vaksinasi karena ingin membuktikan tidak ada keraguan seperti hoaks terkait vaksin yang beredar.
”Dengan ikut serta divaksin tindakan lebih nyata, silakan dilihat. Dan berita-berita hoaks beredar itu gak terbukti efek sampingnya,” kata Ariel seperti dilansir dari Antara usai mengikuti penyuntikan vaksin.
Ariel Noah usai mengikuti vaksinasi Covid-19. (Humas Pemkot Bandung/Antara)
Seusai disuntik, dia mengaku tidak merasakan gejala maupun efek samping apa pun. Dia pun menyebut sebelum disuntik telah diberi penjelasan terlebih dahulu oleh para tenaga kesehatan terkait vaksin tersebut.
”Apa yang dimasukkan ke badan saya. Semua penjelasan sangat logis. Ya sudah mari kita lakukan,” ujar Ariel.
Selain Ariel, tokoh musisi lain yang juga turut mengikuti vaksinasi di Bandung yakni Risa Saraswati. Mereka turut divaksinasi bersama Sekretaris Daerah Kota Bandung, Kapolrestabes Bandung, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, serta sejumlah pejabat daerah yang lain.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, sejumlah orang yang mengikuti penyuntikan vaksinasi perdana itu merupakan contoh dalam menyebarkan semangat dan keyakinan masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.
Kota Bandung, kata Yana, telah menerima 25 ribu dosis vaksin pada tahap pertama. Dengan vaksin tersebut, dia berharap kekebalan masyarakat akan Covid-19 dapat timbul dengan baik.
”Vaksin ini adalah salah satu perjuangan dan ikhtiar kita dalam mengentaskan pandemi Covid-19. Ini sudah aman dan halal,” ujar Yana.(jpg)
batampos.co.id – Sepanjang tahun 2020, Gojek super app terdepan di Asia Tenggara telah menghadirkan beragam inovasi dan inisiatif berbasis J3K (jaga kebersihan, kesehatan, dan keamanan) untuk membantu konsumen beradaptasi selama pandemi.
Memasuki 2021, Gojek semakin mantap menghadirkan berbagai inovasi pada layanan transportasi online-nya agar tetap menjadi andalan masyarakat.
Raditya Wibowo, Chief Transport Officer Gojek Group, memaparkan, pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inovasi baru untuk mendukung produktivitas.
Sekaligus mengurangi kecemasan masyarakat yang masih harus hidup berdampingan dengan pandemi.
“Proses adaptasi terhadap situasi pandemi yang telah kami lakukan secara responsif dan komprehensif selama hampir satu tahun ini juga akan kami lanjutkan di tahun 2021,” ujarnya, Kamis (14/1/2021) melalui pernyataan tertulisnya.
Di awal tahun 2021 lanjutnya, Gojek akan memperkenalkan inovasi terbaru berupa fitur untuk menjadwalkan pesanan layanan transportasi dan fitur lain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna seperti kebutuhan bisnis atau yang lainnya.
Kata dia, ragam inovasi teknologi dalam bentuk fitur dan layanan baru tersebut akan mendukung masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah agar dapat bepergian dengan lebih cepat, aman, dan nyaman.
Sementara itu, ragam inovasi lainnya, baik dalam bentuk teknologi maupun non-teknologi, yang telah Gojek sediakan di 2020 dan akan terus dikembangkan di tahun 2021 di antaranya:
GoCorp: Solusi Layanan Perjalanan Bisnis yang Aman dan Nyaman dengan Biaya yang Rasional
Pertegas Komitmen Ramah Lingkungan melalui GoGreener
Hadirkan Fitur GoTransit yang Lebih Canggih untuk Perjalanan lebih Efisien
Perkuat Inovasi J3K, termasuk Perkokoh Zona NyAman J3K sebagai Standar Baru Titik Penjemputan Transportasi Online
Ragam fitur dan inovasi terbaru lainnya
Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia, Harya S. Dillon, mengapresiasi keseriusan Gojek dalam beradaptasi selama pandemi sejak 2020, yang akan terus diperkuat di tahun 2021.
“Gojek telah berhasil hadir sebagai pilihan utama moda transportasi selama masa pandemi dan adaptasi kebiasaan baru. Inisiatif J3K Gojek mampu memenuhi kebutuhan masyarakat agar tetap aman dan nyaman saat bepergian,” ujarnya.
Selain itu, GoTransit kata dia, diharapkan mampu menjawab tantangan terkait simpul-simpul transportasi publik yang seringkali sulit untuk dijangkau masyarakat.
Serta menjadi alternatif moda transportasi yang mengutamakan faktor keamanan, kesehatan, dan kenyamanan selama pandemi.
“Saya berharap inovasi-inovasi seperti yang Gojek lakukan ini juga bisa diterapkan oleh pelaku industri transportasi lainnya,” tuturnya.(*)
batampos.co.id – Kasus baru Covid-19 masih terus memecahkan rekor hampir setiap hari. Kali ini, Kamis (14/1), kasus Covid-19 pun bertambah 11.557 kasus. Setelah sebelumnya pada Rabu (13/1), jumlah kasus Covid-19 juga memecahkan rekor di angka 11.278 kasus.
Sehingga, totalnya, sudah 869.600 orang terinfeksi Covid-19 sejak Maret 2020. Sedangkan, positivity rate mencapai 16 persen, lebih tinggi dari sepekan terakhir yang hanya kisaran 15 persen.
Data itu terdeteksi dari jumlah testing harian sebanyak 70.376 spesimen. Jumlah orang yang dites dalam sehari mencapai 46.097 orang.
Sebaran kasus harian paling tinggi masih dijuarai oleh DKI Jakarta sebanyak 3.165 kasus.Lalu Jawa Barat 2.201 kasus, Jawa Tengah 1.497 kasus, Jawa Timur 981 kasus, dan Sulawesi Selatan 640 kasus.
Sementara itu, angka kematian harian bertambah 295 jiwa. Paling banyak kasus kematian terjadi di Jawa Tengah sebanyak 88 jiwa. Total sudah 25.246 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19.
Sedangkan, jumlah angka kesembuhan harian sebanyak 7.741 orang. Paling banyak pasiem sembuh terdapat di DKI Jakarta sebanyak 2.075 orang. Kini total sudah 711.205 orang sembuh dari Covid-19.
Sudah 510 kabupaten kota terdampak Covid-19. Hanya ada 1 provinsi di bawah 10 kasus. Dan tak ada satupun provinsi dengan nol kasus harian.(jpg)
batampos.co.id – Harga cabai rawit hijau dan merah (cabai setan), kembali meroket di pasaran Batam. Tak tanggung-tanggung, harga cabai rawit merah tembus Rp 120 ribu per kilogram (kg). Tingginya harga cabai rawit terpantau di Pasar Toss 3000 Jodoh, Rabu (13/1).
Harga cabai rawit hijau dijual mulai Rp 80-90 ribu per kg, cabai rawit merah Rp 95-100 ribu per kg. Begitu juga dengan cabai merah keriring terpantau Rp 55-65 ribu per kg. ”Cabai naik lagi, terutama cabai rawit. Kalau cabai merah keriting masih sama,” terang Ima, salah satu warga yang berbelanja di pasar tersebut, kemarin.
Sedangkan di Pasar Botania 1 dan Pasar Mustafa, Batam Center, harga cabai rawit hijau Rp 90-95 ribu per kg, cabai merah keriting Rp 70 ribu per kg dan cabai setan Rp 110-120 ribu per kg.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, tak membantah adanya kenaikan harga cabai rawit. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab tingginya harga cabai.
Di antaranya, ongkos angkut kapal di musim angin utara naik Rp 2 juta sekali angkut, kemudian gelombang tinggi karena musim angin utara. ”Ada juga cabai yang disimpan di bagian bawah busuk,” kata Gustian.
Dikatakan Gustian, cabai yang dijual saat ini berasal dari Aceh dan Jambi. Hal itu dikarenakan kualitas cabai tersebut lebih bagus dan tahan dibanding cabai dari Jawa.
”Di Jawa saat ini musim penghujan, jadi cabai yang mau dipanen itu sudah jatuh duluan. Kondisi ini menyebabkan cabai cepat busuk, makanya tak diambil,” imbuh Gustian.
Diyakini Gustian, tingginya harga cabai hanya bersifat sementara. Hal itu lantaran kondisi pengiriman yang memang agak terganggu selama musim angin utara. ”Saat stok baru datang, yakinlah harga akan lebih murah. Jadi tingginya cabai ini hanya sementara, ” janji Gustian.(*/jpg)
batampos.co.id – PT Bio Farma (Persero) sudah mendistribusikan vaksin Covid-19 dari Sinovac ke-34 provinsi di Indonesia. Program vaksinasi sudah dimulai pada Rabu (13/1). Jumlah vaksin yang sudah didistribusikan berjumlah 1.060.440 dosis.
Karena itu, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) M. Imdadun Rahmat meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu lagi ragu atau bimbang untuk melakukan vaksinasi Covid-19. hal itu agar penyebaran virus Korona dapat terkendali dan demi kemaslahatan bersama.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri telah mengeluarkan fatwa kehalalan vaksin virus corona (Covid-19) produksi Sinovac Life Sience Co.Ltd. China dan PT Bio Farma Persero. Hal tersebut tertulis dalam Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2021. Penerbitan fatwa tersebut telah mempertimbangkan proses hasil audit LPPOM MUI.
“Mengenai kehalalan, otoritas yang dipercaya oleh publik itu adalah organisasi-organisasi islam kredibel, MUI adalah saah satu organisasi Islam yang kredibel yang selama ini memang menjalankan peran dan fungsi pengecekan juga pembinaan dan kontrol terkait dengan produk halal,” ujar Imdadun kepada wartawan, Kamis (14/1).
Imdadun yang juga Direktur Said Aqil Siroj (SAS) Institute itu juga mengatakan, Vaksin tersebut dipercaya aman dan halal, dengan dikeluarkannya izin penggunaan dalam kondisi darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Mengenai soal keamanan vaksin, BPOM itu adalah lembaga yang juga kredibel, yang memiliki kewenangan yang dijamin oleh Undang-Undang dan cara kerjanya juga di atur oleh Undang-Undang dan lembaga ini juga di kontrol oleh publik,” ungkapnya.
Menurutnya, masyarakat harus berpikir secara jernih dalam melihat program vaksinasi ini, supaya tidak termakan hoax atau berita bohong yang beredar mengenai vaksin. Bahwa vaksin Covid 19 ini penting, aman dan halal bagi masyakarat.
“Kalau BPOM dan MUI tidak dipercaya lalu mau percaya kepada siapa, jadi ini memang problem tidak ada pada BPOM maupun MUI tapi problem ini ada pada ketidakjernihan atau saya kira ada masalah ini terkait dengan psikologi dari kelompok-kelompok yang masih mempertanyakan ini,” katanya.
Vaksin Covid 19 sudah disuntikan pertama kepada Presiden Joko Widodo, kemudian Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Idham Aziz, serta aparatur negara lainnya.
Selain itu, perwakilan ormas-ormas seperti PBNU, Muhammadiyah, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya juga turut divaksin.
“PBNU juga mengutus utusannya untuk divaksin dan menyatakan kehalalan serta keamanan dari vaksin ini, Muhammadiyah juga melakukan hal yang sama, tokoh-tokoh dari agama lain semua mengirimkan utusannya untuk divaksin, menyatakan dan memberikan contoh kepada publik bahwa vaksin ini perlu penting halal dan aman, nah kurang apa lagi,” tegasnya.
Sebagai informasi, Dilansir dari laman resmi MUI, fatwa ini mengikat pada tiga vaksin Covid-19 yakni yang diproduksi Sinovac Life Science Co Ltd China dan PT Bio Farma (Persero) yaitu CoronaVac, Vaksin Covid-19, dan Vac2Bio.
Pada fatwa poin pertama, MUI menyatakan, vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Science Co Ltd China dan PT Biofarma (Persero) hukumnya suci dan halal.
Sementara itu, fatwa poin kedua, vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Scicence Co Ltd China dan PT Bio Farma (Persero) boleh digunakan untuk umat Islam sepanjang terjamin ke amananannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten.
Poin terakhir, fatwa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Adapun fatwa ini juga akan diperbaiki dan disempurnakan apabila dikemudian hari terdapat kesalahan.(jpg)
batampos.co.id – Kasus Covid-19 di Kota Batam masih terus terjadi dan saat ini ada 15 rumah sakit yang menangani pasien tersebut.
Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id diketahui pasien Covid-19 paling banyak di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang yaitu 304 orang.
Tidak hanya di RSKI Galang RS Awal Bros juga banyak menangani pasien Covid-19. Jumlah mencapai 90 orang.
Berikut daftar 5 rumah sakit yang banyak menangani pasien Covid-19 di Batam:
1. RSKI Galang 304 pasien
2. RS Awal Bros 90 pasien
3. RSBP Batam 36 pasien
4. RS Elisabeth Batam Kota 24 pasien
5. RS Elisabeth Lubuk Baja 23 orang.
Seperti diketahui, jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah 35 orang pada Rabu (13/1/2021).
Dari jumlah tersebut 19 di antaranya terkonfirmasi bergejala dan 16 orang tanpa gejala.
Dilansir dari website lawancorona.go.id, saat ini total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam berjumlah 5.293 orang.
Pada hari yang sama juga terdapat 31 orang yang dinyatakan sembuh. Sehingga total warga Batam yang sembuh dari Covid-29 sebanyak 4.584 orang.
Jumlah pasien Covid-11 di Kota Batam hingga Rabu (13/1/2021).
Sedangkan yang masih dalam perawatan 572 orang. Sementara yang meninggal dunia 137 orang.
Tingkat kasus aktif Covid-19 di Kota Batam berada dikisaran 10,8 persen. Sedangkan tingkat kesembuh mencapai 86,6 persen dan kematian 2,6 persen.
Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.
Hal itu lanjutnya sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan
masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.
Ssehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan
dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.
“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama, masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah. Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja,” tuturnya.
Kata dia, jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)