Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9747

Warga Batam, Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

0

batampos.co.id – Masyarakat Batam diminta waspada terhadap
angin kencang dan ge lombang tinggi. Stasiun Meteorologi Hang Nadim mencatat sepanjang Senin (18/1/2021) angin berhembus
dengan kecepatan kurang lebih 20 knot atau sekitar 37 kilometer
per jam.

Angin ini dapat menyebabkan gelombang tinggi di laut, tapi di darat juga bisa mengakibatkan pohon tumbang.

”Tetap selalu waspada terhadap angin kencang dan gelombang
tinggi,” kata Fauzan Lathif, Forecaster Stasiun Meteorologi Hang Nadim seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Angin kencang ini, kata Fauzan, akibat perbedaan tekanan udara. Dia menyebutkan, di utara Batam tekanan udaranya cukup tinggi, sedangkan di selatan rendah.

Sehingga menyebabkan angin bertiup dari utara ke selatan.

”Kondisi ini berlangsung hingga tiga hari ke depan,” sebutnya.

Ia mengatakan, sejauh ini kondisi perairan di Batam,
Tanjungpinang, dan Bintan masih aman. Tapi warga di perairan Lingga diminta berhati-hati akan gelombang tinggi.

”Paling tinggi itu di Anambas dan Natuna,” ungkapnya.

Ilustrasi

Potensi hujan di Batam diperkirakan akan terus turun hingga akhir bulan. Namun, dapat meningkat apabila ada siklon berada dekat Kepulauan Riau.

Hari ini, Selasa (18/1), diperkirakan cuaca berawan, tapi memiliki potensi hujan yang kurang. Hal ini diakibatkan divergensi massa udara pada lapisan atas.

Prakiraan kelembaban udara yang cenderung rendah, serta angin yang bertiup cukup kencang, sehingga menjadikan pertumbuhan awan-awan hujan kurang signifikan.

Sementara itu, Kasat Polair Polresta Barelang, AKP Syaiful Badawi, mengimbau masyarakat Batam untuk menunda aktivitas di laut.

Sebab, saat ini angin kencang dan dinilai dapat membahayakan nyawa pelaut.

”Perhatikan cuaca. Untuk kondisi sekarang, angin kencang, gelombang tinggi, sebaiknya tunda dulu melaut,” ujar Badawi, kemarin siang.

Badawi menjelaskan, dalam kondisi ini, pihaknya sudah melakukan imbauan di sejumlah pelabuhan yang digunakan para pemancing.

Ia meminta untuk selalu menggunakan pelampung atau life jacket.

Khusus kapal, lanjut Badawi, ia meminta nakhoda untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait.

”Intinya selalu waspada. Hal ini untuk melindungi keselamatan saat terjadinya laka laut,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mumin Maulana. Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap cuaca perairan yang tidak menentu.

”Imbauan ini dikhususkan untuk masyarakat yang memanfaatkan angkutan penyeberangan dan yang melakukan usaha di lautan,” ujarnya.

Mumin menjelaskan, cuaca tidak menentu tersebut akan berlangsung sepanjang bulan Januari.

Dimana cuaca diperkirakan angin kencang, hujan lebat, hingga gelombang laut yang tinggi.

”Peran semua pihak kepada masyarakat untuk ikut andil, karena keselamatan itu tanggung jawab semua warga negara. Karena kalau bicara soal keselamatan jiwa itu sudah masalah kamanusiaan,” tutupnya.(jpg)

Di Batam 137.248 Peserta BPJS Kesehatan Mandiri Tak Aktif

0

batampos.co.id – Total jumlah Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam yang aktif per Januari 2021 adalah 263.731 orang.

Sedangkan untuk peserta yang tidak aktif, tercatat 137.248 orang. Untuk peserta mandiri aktif, sebanyak 73,42 persen
(193.641) berada di kelas 3 yakni dengan iuran bulanan
Rp 35 ribu, kemudian kelas 2 yakni 16,6 persen (43,940)
dengan iuran per bulan Rp 100 ribu, dan kelas 1 hanya 9,92 persen (26.150) dengan iuran per bulan Rp 150 ribu.

Kabid SDM dan Humas BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Racmadi, menjelaskan, sekitar 35 persen peserta mandiri cabang Batam berstatus tidak aktif.

Jumlah peserta tidak aktif meningkat selama masa pandemi Covid-19.

”Cukup banyak peserta mandiri tidak aktif. Beberapa di antaranya itu yang dulunya dari perusahaan, kemudian kena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan lanjut ja di peserta mandiri,” kata Irfan seperti yang diberitakan Harian Batam Pos, Senin (18/1/2021).

Pegawai BPJS Kesehatan Cabang Kota Batam saat melayani masyarakat yang ingin menjadi peserta JKN-KIS. BPJS Kesehatan Cbaang Batam mencatat ada 137.248 peserta mandiri yang sudah tak aktif. Foto: Messa Haris/batampso.co.id

Dikatakannya, BPJS Kesehatan sudah memberi kelonggaran pembayaran tunggakan iuran dengan program relaksasi. Program tersebut berakhir pada 25 Desember 2020 lalu, dengan masa cicilan hingga 31 Desember 2021.

”Yang tidak bayar akan langsung tidak aktif. Kami sudah memberi keringanan di tahun kemarin dengan program relaksasi,” imbuh Irfan.

Menurut Irfan, pada tahun ini, program relaksasi itu sudah berakhir.

Artinya, peserta yang menunggak iuran wajib membayar langsung seluruh tungga kan dengan maksimal pembayaran 24 kali iuran, agar bisa aktif kembali.

Sedangkan jika terdaftar dalam relaksasi cicilan pembayaran, bisa hingga akhir Desember tahun ini.

”Untuk bisa aktif, peserta nonaktif wajib membayar lunas semua tunggakan maksimal 24 kali pembayaran,” terang Irfan.

Meski begitu, ia berharap program itu akan kembali ada. Sebab, dengan program relaksasi, banyak peserta nonaktif sebelumnya, kembali aktif.

”Pendaftaran sangat banyak, program relaksasi sepertinya sangat diminati. Mudah-mudahan jadi pertimbangan pusat membuka lagi program ini,” harap Irfan.(jpg)

Disnaker Batam Buka Pelatihan untuk Pencari Kerja

0

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam kembali menggelar pelatihan untuk pencari kerja (pencaker) dan peningkatan keahlian bagi tenaga kerja, awal tahun ini.

Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan, anggaran pelatihan ini bersumber dari Dana Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) tahun 2020 lalu.

Menurutnya, pelatihan untuk pencaker ini difokuskan untuk pengembangan diri agar bisa membuka usaha sendiri.

”Ada pelatihan untuk barista (orang yang meracik minuman), menjahit, make up, salon, dan lainnya. Ada juga untuk mereka yang tertarik untuk belajar las, atau pelatihan lainnya yang dibutuhkan sektor industri di Batam,” jelasnya, Senin (18/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ilustrasi para pencaker. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Pandemi Covid-19, kata dia, membuat banyak orang kehilangan pekerjaan. Untuk itu, ada lebih dari 20 bidang pelatihan pencari kerja yang dibuka.

Pelatihan dasar ini diharapkan bisa menjadi modal awal bagi pencari kerja dalam memulai usaha, karena mencari pekerjaan masih sulit saat ini.

Menurut Rudi, pelatihan bagi pencaker akan mulai dibuka akhir bulan ini. Pelamar nanti bisa mengecek dan memenuhi  persyaratan yang diminta panitia.

”Kami berharap dengan ikut pelatihan, akan banyak wirausahawan yang muncul. Meskipun hanya skill (keahlian) awal, setidaknya ini bisa jadi modal bagi mereka,” imbuhnya.

Selain pelatihan bagi pencaker, Disnaker juga menggelar pelatihan untuk peningkatan keahlian bagi tenaga kerja. Ada 31 bidang pelatihan yang disediakan untuk sertifikasi keahlian ini.

Peningkatan keahlian ini bertujuan untuk menaikkan level atau jabatan tenaga kerja, dan otomatis akan berpengaruh pada peningkatan pendapatan.(jpg)

Berharap Masyarakat dan Tenaga Kerja Bisa Segera Divaksinasi

0

batampos.co.id – Program vaksinasi Covid-19 kepada tenaga kesehatan sedang berlangsung. Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI) menyambut baik program vaksinasi tersebut dan berharap setelah garda terdepan usai, ada perluasan akses terhadap vaksin. Tujuannya, supaya masyarakat umum termasuk pelaku bisnis serta tenaga kerja bisa segera divaksinasi Covid-19.

Ketua Umum ABADI Mira Sonia berharap agar akses vaksin dibuka untuk segmentasi masyarakat lainnya usai yang penting diselesaikan. Bahkan, Mira menyebut ABADI siap melaksanakan vaksinasi Coivd-19 secara mandiri.

“Vaksinasi Covid-19 adalah faktor yang sangat penting dalam pemulihan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. Kami ingin mendukung program nasional tersebut, termasuk dalam pelaksanaan secara mandiri”, ujar Mira Sonia.

Sebagai asosiasi alih daya nasional yang menaungi perusahaan pengelola serta tenaga kerja alih daya, ABADI sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Para pengelola dan pekerja alih daya terjebak dalam dilema. Meski protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, masih ada kemungkinan terkena Covid-19.

Dalam keadaan yang sangat tidak ideal saat ini, dan tingkat keterisian fasilitas kesehatan sudah sangat tinggi, mengkhawatirkan semua orang yang ingin tetap bekerja dan menjalankan roda bisnis di Tanah Air. Itulah kenapa, vaksinasi memberikan harapan bahwa orang yang telah divaksin akan mendapatkan peningkatan imunitas tubuh meski setelahnya tetap harus patuh protokol kesehatan.

Sehingga kalau pun tetap terkena Covid-19 dan dibutuhkan perawatan medis, prosesnya dapat dilakukan secara ringan dan cepat. Mira Sonia berharap vaksinasi Covid-19 dapat segera dilaksanakan dalam jumlah yang signifikan.

“Kami optimis pemerintah dapat mendatangkan vaksin dan mendistribusikannya seefisien mungkin. ABADI juga tetap berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam proses rekrutmen dan penyerapan tenaga kerja secara luas sebagai partisipasi dalam mengurangi dampak pandemi Covid-19”, katanya.(jpg)

Belajar Tatap Muka di Batam Ditunda, Alasannya…

0

batampos.co.id – Pemko Batam akhirnya menunda rencana pembukaan belajar tatap muka di sekolah untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, belajar tatap
muka ditunda hingga kondisi aman dari penyebaran Covid-19.

Itu karena, banyak orangtua yang mengkhawatirkan pembukaan
sekolah di tengah kasus yang masih bertambah.

”Kita hold (tahan) dulu lah. Saya tidak mau ambil risiko. Karena sesuai dengan edaran menteri juga untuk membatasi kegiatan usai libur Natal dan Tahun Baru,” kata Rudi, Senin (18/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Rudi menyebutkan, saat ini pemerintah daerah bersama tenaga medis masih fokus untuk program vaksinasi Covid-19.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meninjau sistem belajar tatap muka di salah satu sekolah di Kecamatan Belakang Padang. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Tahap awal memang untuk tenaga medis, nanti dilanjutkan untuk sektor pendidikan. Untuk penerima vaksin, juga sudah ada kriterianya.

Nantinya Dinas Kesehatan yang akan langsung menjalankan.

”Kita selesaikan dulu vaksinasi ini. Kalau kondisi sudah aman, nanti baru kita rapatkan kembali soal pembukaan sekolah di mainland (wilayah perkotaan) ini,” ujarnya.

Pihaknya harus melihat perkembangan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan ke depan.

Menurutnya, rencana belajar tatap muka ini bisa dirapatkan kembali Maret mendatang. Karena, sesuai dengan target  pemerintah pusat, vaksinasi masih akan dilanjutkan Maret nanti.

”Kita rampungkan dulu lah soal vaksin ini. Kalau semua sudah divaksin, masyarakat jadi terlindungi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Hendri Arulan, mengatakan, pembukaan sekolah memang belum bisa digelar.

Hal ini karena ada surat edaran terbaru terkait pembatasan kegiatan, termasuk sekolah.

Mainland daring dulu. Memang kita sudah edarkan surat pernyataan untuk orangtua terkait belajar tatap muka. Namun banyak yang belum mengembalikan. Jadi, kita menarik kesimpulan, lebih aman belajar dari rumah dulu,” bebernya.

Untuk rencana ke depan, ia mengatakan, masih menunggu, dan belum ada pertemuan kembali dengan guru untuk membahas ini.

Kendati demikian, ia mengaku sekolah sudah mulai menyediakan dan memenuhi sarana dan prasarana protokol kesehatan jelang
pembukaan sekolah ini.

”Nanti kita atur lagi pertemuan untuk bahas ini,” tutupnya.(jpg)

Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Kembali Diperpanjang

0

batampos.co.id – Proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1) kembali di perpanjang selama tiga hari. Perpanjangan ini setelah melalui pertimbangan dengan pihak Basarnas, Kemenhub, KNKT, DVI, dan berbagai pihak terkait.

“Dalam kesempatan ini, saya mengumumkan bahwa pelaksanaan operasi SAR kita perpanjang tiga hari lagi,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/1).

Bagus menyampaikan, pertimbangan perpanjangan proses evakuasi salah satunya karena tim DVI Polri baru berhasil mengidentifikasi 29 korban. Karena kecelakaan tersebut menewaskan 62 korban, sesuai manifest pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

“Sampai saat ini secara resmi dari DVI baru merilis 29 yang diidentifikasi. Tentunya tim SAR gabungan berusaha sekuat mungkin melaksanakan evakuasi korban. Semakin banyak jumlah kantong yang kita temukan, akan semakin bermanfaat bagi DVI dalam membantu proses identifikasi,” ungkap Bagus.

Bagus tak memungkiri, belum ditemukannya black box cockpit voice recorder (CVR) juga jadi alasan melanjutkan proses evakuasi, meski memang black box flight data recorder (FDR) telah ditemukan. Hal ini guna mengetahui penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

“Kemudian terkait CVR penting, FDR juga penting. Namun dalam konteks ini saya mau fokuskan kepada evakuasi korban dan bersamaan dengan itu melaksanakan evakuasi bagian CVR yang belum ketemu namanya Crash Survivable Memory Unit (CSMU) itu adalah bagian yang merekam data percakapan atau suara di kokpit. Itu yang belum kita temukan,” ujar Bagus.

Oleh karena itu, Bagus menekankan perpanjangan tiga hari ke depan akan fokus pada pencarian korban dan isi dari CVR yang belum ditemukan. “Tentunya kita akan lebih memfokuskan, mungkin shift, atau kita fokus ke area-area tertentu. Kekuatan tetap sama dari Basarnas, TNI, Polri, potensi-potensi SAR lainnya KPLP dan lain-lain,” tandas Bagus.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 14.40 WIB. Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang.(jpg)

Syarat Seseorang Bisa Divaksin Covid-19

0

batampos.co.id – Proses vaksinasi Covid-19 kini dilanjutkan pada tenaga kesehatan. Penerima vaksin harus memenuhi beberapa persyaratan. Jika tidak memenuhi syarat, seseorang tak akan mendapatkan vaksinasi.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menegaskan, mereka yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dari Sinovac harus memenuhi kondisi kesehatan yang telah ditetapkan.

“Bagi mereka yang tidak memenuhi syarat itu, maka tidak bisa mendapatkan suntikan atau ditunda,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (18/1).

Selain itu, lanjutnya, setelah mendapat suntikan penerima vaksin diminta tidak langsung meninggalkan lokasi penyuntikan selama 30 menit. Hal ini dilakukan untuk melihat reaksi yang mungkin muncul setelah penerima vaksin disuntik.

Menurutnya, tahap awal vaksinasi ini merupakan langkah tepat dan layak diapresiasi. Namun, dengan adanya vaksin ini jangan membuat lengah.

“Perlu diingat, perlu waktu untuk tubuh kita membentuk antibodi (kekebalan) sehingga siapa pun yang sudah vaksinasi tidak boleh meninggalkan protokol kesehatan (3M) sampai pandemi dinyatakan berakhir. Tetap pakai masker yang benar, jaga jarak hindari kerumunan, dan rajin cuci tangan,” tegasnya.

Dalam Petunjuk Teknis Kemenkes RI terkait syarat penerima vaksin COVID-19, berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi:

1. Tidak memiliki penyakit yang terdapat dalam format skrining

Penyakit tersebut adalah, pernah menderita Covid-19; mengalami gejala ISPA seperti batuk/pilek/sesak napas dalam 7 hari terakhir; sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah; jantung (gagal jantung/penyakit jantung koroner); Autoimun Sistemik (SLE/Lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya); penyakit ginjal kronis/sedang menjalani hemodialysis/dialysis peritoneal/transplantasi ginjal/sindroma nefrotik dengan kortikosteroid); Reumatik Autoimun/Rhematoid Arthritis; penyakit saluran pencernaan kronis; penyakit Hipertiroid/hipotiroid karena autoimun; dan penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais/defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi.

2. Tidak sedang hamil atau menyusui

3. Tidak ada anggota keluarga serumah yang kontak erat/suspek/konfirmasi/sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19.

4. Apabila berdasarkan pengukuran suhu tubuh calon penerima vaksin sedang demam (≥ 37,5 0C), vaksinasi ditunda sampai pasien sembuh dan terbukti bukan menderita Covid-19 dan dilakukan skrining ulang pada saat kunjungan berikutnya.

5. Apabila berdasarkan pengukuran tekanan darah didapatkan hasil di atas atau sama dengan 140/90 maka vaksinasi tidak diberikan.

6. Penderita Diabetes Melitus (DM) tipe 2 terkontrol dan HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5 persen dapat diberikan vaksinasi.

7. Untuk penderita HIV, bila angka CD4 <200 atau tidak diketahui maka vaksinasi tidak diberikan.

8. Jika memiliki penyakit paru (asma, PPOK, TBC), vaksinasi ditunda sampai kondisi pasien terkontrol baik.

9. Untuk Pasien TBC dalam pengobatan dapat diberikan vaksinasi, minimal setelah dua minggu mendapat Obat Anti Tuberkulosis.

“Untuk penyakit lain yang tidak disebutkan dalam format skrining ini dapat berkonsultasi kepada dokter ahli yang merawat. Disarankan saat mendatangi tempat layanan vaksinasi dapat membawa surat keterangan atau catatan medis dari dokter yang menangani selama ini,” tegas dr. Siti Nadia.(jpg)

Tips Menata Kamar Tidur yang Mudah

0

batampos.co.id – Menata furniture kamar tidur bukanlah perkara mudah, karena harus melibatkan seni tapi tetap fungsional. Bahkan penataan sendiri merupakan bagian penting dari desain interior itu sendiri, yang menentukan hasil akhir dari sebuah ruangan.

Untuk melakukannya memang lebih mudah menggunakan jasa profesional, tapi ternyata melakukannya sendiri juga memungkinkan dengan kemauan dan tentunya pengetahuan dasar.

Mungkin terdengar sulit ya, tapi jangan khawatir karena disini ada beberapa petunjuk yang dapat kamu ikuti untuk mendapatkan kamar tidur impian.

Tips Menata Kamar Tidur yang Mudah

Dengan mengikuti langkah di bawah ini kamu bisa mendapatkan ruangan impian tanpa bantuan profesional.

Membuat Sketsa

Sebelum membeli furniture pastikan untuk membuat gambaran sederhana seperti sketsa yang nantinya akan memudahkan dalam pengaturan furniture ke depannya.

Banyak orang yang seringkali membuat kesalahan karena menganggap mengerti dan berpikir segalanya dapat diatur sendirian tanpa pertimbangan.

Namun ada baiknya untuk membuat sketsa terlebih dahulu, agar nantinya tidak perlu memindahkan secara berulang-ulang.

Cara ini awalnya memang sedikit repot, tapi, akan mengurangi banyak kesalahan. Selain itu ini juga dapat mengurangi goresan akibat furniture yang berpindah-pindah.

Selain cobalah untuk mengukur barang-barang berukuran besar, apakah akan muat diletakan pada ruangan, atau hanya akan memberikan kesan sesak. Perhatikan secara mendetail agar mendapatkan hasil terbaik

Menggunakan furnitur secukupnya

Kata cukup rasanya berbeda-beda bagi setiap orang, tapi izinkan kami menjabarkannya sedikit. Secara umum orang-orang akan memiliki 2 bantal dan 2 guling untuk diletakan pada kasur.

Namun tentunya hal ini kembali lagi pada ukuran kasur, misalnya spring bed berukuran single maka disarankan untuk memilih dua bantal dengan satu guling.

Perlengkapan tidur yang berlebihan dapat mengurangi kenyamanan saat beristirahat di atas alas tidur ini.

Cobalah untuk menyingkirkan beberapa perabotan yang tidak perlu. Cara ini juga dapat membuat ruangan terlihat lapang, terutama pada kapasitas terbatas.

Utamakan fungsi

Pedoman dasar yang harus diketahui selanjutnya adalah mengutamakan fungsi dari perabotan yang dipilih.

Untuk dapat mengambil langkah yang tepat, pastikan untuk mengukur ruangan terlebih dahulu mulai dari luas hingga tingginya.

Pengukuran ini sangat diperlukan agar dapat membeli furniture yang tepat, misalnya saja lemari pakaian, atau rak susun.

Pastikan untuk memberikan jarak dengan ruang gerak penghuninya, sehingga tidak mengganggu saat beraktivitas.

Terlebih lagi jika kamu berencana untuk meletakan tv, maka rencanakan dengan matang apakah perangkat elektronik itu akan menghalangi ruang gerak atau tidak.

Cobalah untuk menggunakan meja rias dan rak yang lebih tinggi untuk mendapatkan penyimpanan yang menghemat ruang.

Memilih Jenis Kasur yang Tepat

Dalam hal ini salah satu hal yang harus diperhatikan adalah bukan saja tempat tidur yang nyaman digunakan untuk menopang tubuh.

Tapi alangkah baiknya untuk memastikan ukuran yang sesuai dengan kapasitas ruangan.

Pasalnya ukuran yang terlalu besar atau terlalu kecil akan membuat istirahat menjadi terganggu, terlebih lagi jika penggunanya memiliki ukuran tubuh yang tinggi.

Sehingga pastikan untuk membeli yang tepat, dan perhatikan juga lapisan busa atau kasur busa yang digunakan seperti memory foam.

Untuk mendapatkan semua yang terbaik, dan dapat digunakan untuk waktu yang lama percayakan semua pada Informa Online yang menyediakan furniture terbaik untuk hunian.

Penggunanya dapat berbelanja melalui platform online dengan mudah dan aman, karena kami memberikan kenyamanan serta memiliki metode pembayaran yang aman. Rasakan semua pengalaman ini dengan berbelanja di Informa Online.

Presiden Sampaikan 3 Hal Penting Ini Saat ke Kalimantan Selatan

0

batampos.co.id – Presiden RI Joko Widodo meninjau lokasi terdampak banjir di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (18/1/2021).

Presiden menyampaikan, kedatangan ke lokasi terdampak tersebut bertujuan untuk memastikan keadaan di lapangan.

Baik mengenai kerusakan infrastruktur maupun proses evakuasi dan suplai logistik bagi para korban banjir.

Terkait kerusakan infrastruktur, Presdien langsung memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, untuk segera melakukan perbaikan.

Terutama infrastruktur jembatan yang menjadi penghubung antarwilayah.

“Ada beberapa jembatan yang runtuh, seperti yang kita lihat di belakang ini, ini juga salah satu jembatan yang runtuh akibat banjir. Tadi saya sudah minta ke Menteri PUPR agar dalam 3-4 hari ini bisa diselesaikan, sehingga mobilitas distribusi barang tidak terganggu,” ujarnya dilansir dari setkab.go.id

Sementara untuk evakuasi, disampaikan Presiden berdasarkan hasil peninjauannya telah tertangani dengan baik.

Presiden RI Joko Widodo meninjau lokasi terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kalsel, Senin (18/01/2021) siang. Foto: Biro Pers Setpres/Lukas)

Terkait dengan suplai logistik untuk pengungsi, Presiden mengingatkan hal tersebut sangat penting untuk dipastikan kelancarannya. Karena hampir 20 ribu masyarakat berada di dalam pengungsian.

“Tiga hal tadi yang penting untuk kita lihat, sehingga kekurangan-kekurangan yang ada bisa dibantu dari Pemerintah Pusat selain juga dari logistik yang ada di pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota,” tuturnya.

Dalam pernyataannya, Presiden kembali menyampaikan dukacita kepada korban bencana banjir tersebut.

“Saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam atas korban yang meninggal di musibah banjir di Kalimantan Selatan ini, semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran dan keikhlasan,” ujarnya.

Banjir di Provinsi Kalimantan Selatan kali ini terjadi di hampir 10 kabupaten dan kota akibat luapan Sungai Barito karena curah hujan yang yang sangat tinggi selama hampir 10 hari berturut-turut.

Sungai tersebut dapat menampung 230 juta meter kubik, namun akibat curah hujan yang tinggi ini jumlah debit air yang masuk mencapai 2,1 miliar meter kubik sehingga tidak tertampung dan meluap di 10 kabupaten dan kota.

Dalam peninjauan ini Presiden didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, dan Bupati Banjar Khalilurrahman.(***)

Peneliti AS Sebut Covid-19 Tak Akan Musnah

0

batampos.co.id – Peneliti dari Emory University, Atlanya dan Tge Pennsylvania State University, University Park, AS menjelaskan kemungkinan besar Covid-19 tidak akan hilang di masa depan.

Sebaliknya, penyakit itu akan berubah menjadi penyakit musiman seperti flu atau influenza tahunan.

Dilansir dari Science Times, Senin (18/1/2021). para peneliti meninjau bagaimana virus corona lain di masa lalu untuk lebih memahami bagaimana virus corona jenis baru berperilaku di masa depan.

Dari 6 virus Korona yang diketahui, 4 di antaranya dapat menyebabkan flu biasa, sementara dua lainnya yang disebut SARS dan MERS, lebih mematikan seperti SARS-CoV-2.

Sementara SARS dan MERS sebagian besar tertahan dan tidak pernah benar-benar menyebar ke seluruh dunia seperti besarnya SARS-CoV-2.

Keempat virus corona telah menjadi endemi di banyak tempat di seluruh dunia karena mereka secara teratur melewati populasi dan menyebar dengan mudah.

Para peneliti menggunakan karakteristik 4 virus Korona endemi untuk membuat model yang akan mengetahui apa yang mungkin terjadi pada SARS-CoV-2 di tahun-tahun mendatang.

Studi mereka menunjukkan bahwa semakin banyak anak di bawah lima tahun yang terpapar virus Korona baru, mereka akan memiliki respons kekebalan yang lebih baik. Dan kasus yang lebih ringan akan mereka dapatkan, seperti laporan Popular Science.

Studi tersebut memprediksikan bahwa sekali lagi orang mendapatkan vaksinasi atau terpapar virus, SARS-CoV-2 pada akhirnya juga akan menjadi virus endemik.

Terutama akan menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun dalam bentuk penyakit yang relatif jinak.(jpg)