Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9816

Bertambah, Segini Jumlah Pasien Covid-19 di Batam Sekarang

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam bertambah 12 orang pada Rabu (4/11/2020).

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, diketahui dari jumlah tersebut 4 orang bergejala, 3 orang tanpa gejala dan 5 orang kontak erat dengan pasien Covid-19 sebelumnya.

Pada hari yang sama ada 32 warga Kota Batam yang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total jumlah pasien COvid-19 di Batam mencapai 2.991 orang.

Dengan rincian 1.478 orang wanita dan 1.513 pria. Dari jumlah tersebut diketahui 2.331 orang diyatakan sembuh yang terdiri dari 1.208 wanita dan 1.123 pria.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Rabu (4/11/2020).

 

Sementara pasien yang masih dalam perawatan sebanyak 587 orang dan yang meninggal dunia 73 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya, menyatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Shingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah,” jelasnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)

PDAM Belajar Jurus Jitu Sistem Pelayanan Adaptif Dari ATB

0

batampos.co.id –Adaptasi yang cepat jadi kunci penting bagi perusahaan yang beroritentasi pada pelayanan pelanggan. Apalagi di tengah perubahan yang sangat cepat, perusahaan yang lambat beradaptasi akan semakin ketinggalan.

PT Adhya Tirta Batam (ATB) yang telah dikenal sebagai perusahaan pelayanan publik yang mampu memberikan pelayanan pelanggan prima dalam kondisi apapun akan membagikan jurus kunci tersebut melalui program Zoom Bersama ATB (ZoomBA).

Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus akan menjadi narasumber dalam ZoomBA episode 9 dengan thema “Adaptasi: Inovasi Perubahan, Pelanggan Nyaman” digelar Kamis 5 November 2020 mulai pukul 14.00-16.00 WIB.

“Hanya perusahaan yang mampu beradaptasi terhadap perubahan dinamis tersebut yang akan bertahan. Dibutuhkan inovasi tanpa henti untuk mewujudkan kepuasan pelanggan,” ucap Head of Corporate Secretary, Maria Jacobus.

Maria akan membagikan kiat penting yang harus diperhatikan dalam membangun manajemen yang adaptif. Selama ini, ATB sebagai telah menerapkan manajemen yang adaptif dalam menjalankan pelayanan pelanggan.

Maria menambahkan, memberikan pelayanan pelanggan melalui Inovasi tidak harus selalu melahirkan hal yang benar-benar baru, tetapi bisa dengan replikasi atau memodifikasi inovasi yang telah ada.

Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus (kanan) akan menjadi narasumber dalam ZoomBA episode 9 dengan thema “Adaptasi: Inovasi Perubahan, Pelanggan Nyaman” digelar Kamis 5 November 2020 mulai pukul 14.00-16.00 WIB. Foto: ATB untuk batampos.co.id

“Kreatifitas memang harus selalu dibangun dalam perusahaan, walaupun dimulai dalam ruang lingkup yang kecil,” tambah Maria.

Banyak manfaat dengan mengikuti Webinar bersama ATB, peserta dapat mempelajari teknik memberikan aksi yang cepat untuk menerapkan adaptasi inovasi perubahan pelanggan nyaman. Peserta dapat mempelajari ide-ide membangun kreatifitas di lingkungan perusahaan.

“Melalui ZoomBA yang akan dilaksanakan esok. Anda dapat melatih karyawan dan orang-orang dalam perusahaan untuk semakin trampil dan kreatifitas,” paparnya

Webinar ZoomBA setiap episode selalu diikuti antusias oleh peserta. Bahkan setiap sesi ZoomBA digelar hampir seluruh daerah di Indonesia mengikuti sesi ZoomBA. Begitu juga sejumlah daerah sudah bersedia mengikuti ZoomBA Episode 9.

“Program ZoomBA ATB sudah dinanti-nanti oleh peserta yang sebagain besar dari PDAM, swasta maupun dari pihak akademisi. Termasuk dari PDAM Tirta Kahuripan Bogor, Badung Bali, Lampung, Sragen dan Malang yang telah menyatakan kesediaan untuk ikut ZoomBA,” lanjut Maria.

Jangan sampai terlewatkan kesempatan untuk belajar dari narasumber terbaik, Customer Service Experts, Maria Jacobus dalam Webinar ZoomBA episode 9.

ZoomBA dibidang pelayanan pelanggan yang digelar ATB sangat tepat diikuti oleh keryawan yang bernaung di bagian Public Relation, Corporate Communication Officer, Customer Service Representatives, Sales Professionals, Customer Service Supervisors and Managers, Marketing Professionals, Frontline Workers atau siapapun anda yang memiliki kontak dengan pelanggan, wajib mengikuti webinar ZoomBA ini.(*)

Pemko Batam Bentuk Tim Khusus untuk Mengawasi Kelangkaan Premium dan Petralite

0

batampos.co.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan pertalite yang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Batam, mendapatkan perhatian khusus dari Pejabat Semnetara (pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum.

Ia meminta Pertamina bertanggung jawab penuh atas kelangkaan terhdapa dua jenis BBM tersebut.

“Pertamina harus bertanggungjawab penuh termasuk PT Migas yang mensuplaikan minyak dan gas,” ujarnya Rabu (4/11/2020).

Syamsul menjelaskan, saat ini ekonomi Kota Batam sudah membaik. Salah satu indikatornya adalah terjadinya peningkatan mobilitas transportasi.

“Maka pemerintah pusat seharusnya mengantisipasi, bahwa ini sudah akhir tahun. Ketika mobilitas transportasi umum, pribadi dan komersil dan lain-lainl itu meningkat. Jadi kewajiban pemerintah sebagai public service obligation atau (PSO), yaitu harus menyediakan,” tuturnya.

Antrean kendaraan roda empat saat hendak mengisi bahan bakar di salah satu SPBU di Kota Batam. dalam beberapa hari terakhir BBM jenis premium dan pertalite langka di sejumlah SPBU. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Ia menuturkan, jangan sampai terjadi kenaikan harga yang sifatnya tidak langsung. Karena harga yang ditentukan pemerintah itu tidak naik.

Karena langka dipasaran kata dia, akan ada penjualan BBM yang tidak pada tempatnya.

“Kalau Premium dan Petralite ditiadakan maka yang rugi pemerintah Kepri juga. Karena penerimaan pajak bermotor di kepri sekarang Rp 287 miliar itu bersumber dari pajak bahan bakar bermotor,” ujarnya.

Syamsul juga akan menindaklanjuti dan membuat satuan Intelijen untuk mengawasi pendistribusian BBM di SPBU.

“Pertama saya akan lihat keterjangkauan harga, kedua kelancaran distribusi dan ketersediaan. Yang saya tangkap minyaknya ada tapi ditribusinya belum lancar. Sebenarnya dari Pertaminapun tidak mengabaikan ini, bisa saja ini sesuatu yang tidak bisa diprediksi,” jelasnya.(nto)

Pjs Wali Kota Batam Dorong Gerakan Sosial Pemuda

0

batampos.co.id – Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam Syamsul Bahrum menerima silaturahmi pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Batam dan BEM STIT Muhammadiyah Batam, Rabu (4/11/2020).

Silaturahmi ini juga seiring rencana Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Baitul Arqam PDPM Batam periode 2020-2024.

Syamsul menyebutkan pada prinsipnya ia mendukung segala bentuk kegiatan yang memberi manfaat bagi Batam.

Termasuk, gerakan-gerakan sosial yang akan dibangun oleh PDPM Kota Batam. Menurut dia, seyogya generasi muda ikut andil dalam gerakan sosial.

“Dengan berbagai macam cara kita bisa memberikan sumbangsih yang baik bagi kota ini. Termasuk Pemuda Muhammadiyah melalui kegiatannya,” imbuh dia.

Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam Syamsul Bahrum menerima silaturahmi pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Batam dan BEM STIT Muhammadiyah Batam, Rabu (4/11/2020). Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Ketua PDPM Kota Batam, Mahayuddin, menyampaikan, Rakerda PDPM Batam kali ini mengusung tema ‘Peran Pemuda Membangun Batam’.

Kegiatan diawali dengan seminar ini, rencananya akan digelar 14-15 November 2020, mendatang.

“Kegiatan rencananya akan digelar di Asrama Haji Batam,” kata dia.

Ia menambahkan, pasca dilantik awal September lalu, PDPM Batam telah melakukan berbagai kegiatan sosial seperti mengisi Peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan menyalurkan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan, gotong royong membersihkan tempat ibadah dan lokasi korban bencana.

“Dalam waktu dekat ini, kami ingin berbagi nasi kotak untuk saudara-saudara kita pencaker dan bagi yang membutuhkan,” ujar Mahayuddin.(*/esa)

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Mulai Pekan Ketiga Desember

0

batampos.co.id – Vaksinasi Covid-19 kemungkinan akan dimulai pada minggu ketiga Desember 2020 atau mundur dari rencana awal yang disebut-sebut akan dimulai pada bulan ini.

Hal ini diutarakan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

’Kami akan melakukan vaksinasi di minggu ketiga Desember,” kata Luhut dalam paparan pada acara The 7th Singapore Dialogue on Sustainable World Resources (SDSWR) secara virtual, Rabu (4/11), seperti dilansir dari Antara.

Luhut mengatakan, saat ini tengah dilakukan uji klinis fase ketiga di Bandung, Jawa Barat, yang dikembangkan Sinovac dan Bio Farma.

Untuk bisa melakukan vaksinasi, pemerintah Indonesia juga akan menggunakan persetujuan penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/ EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

’’Saya rasa (vaksinasi akan dilakukan pada) sekitar 9 juta orang di wilayah spesifik yang kami percaya berkontribusi besar pada tingginya kasus Covid-19. Di Jakarta, misalnya, ada sejumlah area yang kami percaya berkontribusi besar pada kasus Covid-19 dan berikan mereka suntikan,” katanya yang juga Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu.

Luhut menambahkan, dalam jangka pendek, pemerintah menargetkan bisa membuat wilayah Bali menjadi zona hijau pada awal tahun 2021 mendatang menyusul vaksinasi pada minggu ketiga Desember itu. ’’Kami ingin lihat Bali jadi zona hijau, itu target kami, Bali jadi zona hijau harapannya pada awal tahun depan karena kita akan mulai vaksinasi mulai minggu ketiga Desember,’’ katanya.

Sebelumnya, Luhut mengatakan rencana vaksinasi Covid-19 yang tadinya akan dimulai sekitar minggu kedua November bisa saja molor. vMenurut dia, kemungkinan mundurnya jadwal vaksinasi bukan karena tidak adanya pasokan vaksin, melainkan karena dibutuhkan waktu bagi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk bisa mengeluarkan emergency use authorization.(jpg)

Jamaah Indonesia Mulai Laksanakan Ibadah Umrah Hari Ini

0

batampos.co.id – Ratusan jamaah asal Indonesia mulai melaksanakan ibadah umrah hari ini, Rabu (4/11/2020).

Mereka adalah Jamaah yang berangkat pada 1 November dan sudah menjalani proses karantina di Makkah.

’’Jamaah asal Indonesia yang tiba 1 November hari ini melaksanakan ibadah umrah. Pelaksanaan umrah dimulai pukul 16.00 Waktu Arab Saudi (WAS),’’ terang Plt Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Oman Fathurahman di Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Kata dia, para jamaah telah menjalankan proses karantina selama tiga hari sebagaimana diatur oleh Pemerintah Arab Saudi.

Dia menyatakan, ada 224 jemaah umrah asal Indonesia yang beribadah umrah hari ini. Selain itu, ada juga 38 jemaah asal Pakistan.

Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali, menuturkan, jamaah Indonesia hari ini akan mulai mengambil miqat umrah dari Tan’im. Mereka akan dibawa dengan 13 bus dengan kapasitas per bus maksimal 19 orang.

Meski berangkat dari sejumlah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Indonesia, akan tetapi mereka yang akan berumrah hari ini berada dalam satu payung Muassasah Retaj & Ewagate.

’’Dari Tan’im, jemaah akan diantar dengan bus menuju Masjidil Haram untuk beribadah umrah,’’ imbuh dia.

Seperti diketahui, Pemerintah Saudi telah mengizinkan pemberangkatan jamaah dari luar negaranya sejak Minggu, 1 November.

Hari itu, 224 jemaah asal Indonesia mendarat di Saudi pada pukul 18.16 WAS. Sebelum mereka, tiba terlebih dahulu di Saudi, 38 jemaah umrah asal Pakistan.(jpg)

Lauching QRIS di Pasar, Sekda: Sistem Pembayaran Non Tunai Memang Dibutuhkan di Tengah Pandemi Covid-19

0

batampos.co.id – Bank Indonesia bersama Pemko Batam melaunching dan mensosialisasikan penggunaan Quick Response code Indonesia standar (QRIS) yang merupakan sistem pembayaran non tunai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, mengapresiasi terhadap komitmen implementasi penggunaan QRIS.

Khususnya untuk pembayaran retribusi pasar dan transaksi pedagang di pasar Hang Tuah, Batu Besar, Nongsa.

“Sebelumnya Trans Batam sudah juga sudah menerapkan QRIS. Hari ini pasar Hang Tuah,” kata Jefridin di pasar Hang Tuah, Rabu (4/11/2020).

Ke depan pihaknya mendorong agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) juga menerapkan hal yang sama di pasar-pasar lainnya.

Sebab kata dia, dengan penggunaan QRIS dapat mempermudah sistem pembayaran.

Sekda Kota Batam, Jefridin bersama Kepala KPw BI Kepri, Musni Hardi Kasuma Atmaja saat melaunching QRIS di Pasar Hang Tuah, Batu Besar. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Sistem pembayaran non tunai memang dibutuhkan di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini,” kata Jefridin.

Pada kesempatan itu pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat dan juga pedagang di pasar untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Caranya tentu menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak.

“Cara terbaik yang bisa kita lakukan saat ini adalah dengan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Kepala KPw BI Kepri, Musni Hardi Kasuma Atmaja, mengatakan, pihaknya akan terus mendorong penggunaan QRIS di Kota Batam.

Pihaknya saat ini telah merencanakan penggunaan QRIS di beberapa pasar yang ada di Batam.

Sesuai mandat Kemendagri bahwa Pemda memang diminta untuk menggunakan seluruh sistem pembayaran dengan non tunai.

Karena itu hal ini tentunya sejalan dengan perintah pemerintah pusat tersebut.

“Hari ini Pasar Hang Tuah, ke depan kita harapkan bisa diikuti pasar lainnya,” kata Musni.

Gerakan 5 Juta Masker di Kepri Dimulai 10 November

0

batampos.co.id – Gerakan 5 juta masker se-Kepri akan dimulai pada 10 November 2020 mendatang, tepat pada peringatan Hari Pahlawan.

Di Batam sendiri saat ini sudah terkumpul 1.050.000 masker. Atau lebih dari yag ditargetkan yaitu 1 juta masker.

Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, mengatakan, gerakan 5 juta masker ini nantinya akan dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan masyarakat makin sadar terhadap protokol kesehatan dalam melawan Covid-19.

“Meski sudah melebihi target, kita terus mengumpulkan bantuan yang ada,” ujar Syamsul usai menerima secara simbolis bantuan 50 ribu masker dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Rabu (4/11/2020).

Ia mengatakan, semua elemen masyarakat banyak yang ikut andil dalam gerakan tersebut.

Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, menerima 50 ribu masker yang diberikan oleh Kadin Batam. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Bahkan, kata dia, semua punya peran masing-masing sebagai upaya melawan Covid-19 di Batam.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga Covid-19 ini segera berlalu. Saya optimistis setiap penyakit pasti ada obatnya,” ujarnya.

Selain itu, Syamsul juga menyampaikan, hingga saat ini vaksinasi masih dalam pembahasan.

Namun, ia belum mengungkapkan kepastian kapan vaksin tersebut ada di Batam. Untuk itu, selama menunggu kapan vaksin ada, ia menekankan masyarakat memperketat protokol kesehatan.

“Terus pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” kata dia.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, menyampaikan kesiapan untuk terus membantu pemerintah dalam menangani Covid-19.

Bahkan, rencana untuk memenuhi target yang akan dikumpulkan, pihaknya mengajak asosiasi lain untuk ikut berpartisipasi mengumpulkan masker.

“Misi kita menjaga kesehatan dengan tetap menjaga ekonomi,” kata dia.(*/esa)

Kakak Beradik Bawa Sabu Satu Karung

0

batampos.co.id – Kakak beradik berinisial AY, 40, dan MS, 39, selaku pemilik tiga paket besar narkotika jenis sabu ditangkap di kawasan Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Ronaldo Maradona, mengatakan, keduanya tertangkap usai anggota Unit 2 Satresnarkoba mendapatkan informasi adanya transaksi pengiriman barang haram tersebut. Polisi kemudian langsung melakukan pengejaran dan menangkap keduanya.

Saat ditangkap keduanya membawa satu karung besar narkoba menggunakan sepeda motor. Mereka kemudian berhenti di depan sebuah ruko di Tanjung Api-Api Talaga Kalapa, Banyuasin.

Dilansir dari JawaPos.com, ketika hendak ditangkap, kedua pelaku berusaha melarikan diri. Namun upaya tersebut gagal lantaran anggota sudah mengepung lokasi tersebut.

“Dari penangkapan kedua pelaku, anggota menemukan serbuk putih yang diduga narkotika jenis sabu di dalam karung yang dibawa pelaku,” kata Ronaldo dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2020).

Ronaldo menjelaskan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan kerja sama antara masyarakat, polisi dan aparat Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Berdasarkan informasi mereka, polisi bisa mengidentifikasi adanya upaya pengiriman sabu.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pengembangan pengiriman narkoba yang melibatkan kakak beradik ini,” pungkasnya.(jpg)

PGN Tambah Pelanggan Baru Sektor UMKM Komersial Dorong Ekonomi Daerah

0

batampos.co.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding gas berkomitmen menyalurkan gas bumi untuk mendorong geliat perekonomian di berbagai daerah. Memasuki Triwulan IV 2020 PGN menambah pelanggan baru, termasuk usaha kecil hingga menengah.

PGN melaksanakan Gas In atau penyaluran gas pertama kali pada pelanggan baru di Dumai, Batam, dan Palembang. Pelanggan baru ini, bergerak di sektor kuliner dan jasa penginapan (hotel).

Di Kota Dumai, PGN melaksanakan Gas In pada salah satu UMKM yang sudah berdiri selama 22 tahun yaitu Rumah Makan Fitria Sari.

Pengelola Rumah Makan Fitria Sari, Saddam Ramon, mengungkapkan, bahwa dalam sebulan diperkirakan biaya yang dikeluarkan menjadi sekitar Rp 8,5 juta, sehingga bisa didapatkan penghematan lebih dari 33 %.

Saddam mengatakan, pertimbangan memilih gas bumi karena harganya yang ekonomis. Lalu dari segi keamanan dan kepraktisan yang bisa digunakan, karena gas mengalir 24 jam tanpa khawatir.

“Rumah Makan Fitria Sari merupakan Pelanggan Komersial pertama PGN di Kota Dumai dan Provinsi Riau, diharapkan pelanggan UMKM Kota Dumai bisa bertambah dalam menggunakan gas PGN dan UMKM mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya karena menggunakan gas bisa menekan biaya produksi dan keuntungan lainnya,” ujar Sales Area Head Dumai, Arief Nurrachman.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding gas berkomitmen menyalurkan gas bumi untuk mendorong geliat perekonomian di berbagai daerah. Memasuki Triwulan IV 2020 PGN menambah pelanggan baru, termasuk usaha kecil hingga menengah. Foto: PGN untuk batampos.co.id

Arief mengungkapkan, Rumah Makan Fitria Sari berencana akan mengembangkan pelayanan kepada pelanggannya dengan memanfaatkan lokasi yang berada dilantai 2 sebagai lokasi VIP dan meeting room. Diharapkan dengan menggunakan Energi Baik gas bumi, PGN dapat lebih memuluskan rencana tersebut.

Selain itu, di area Batam terdapat dua pelanggan baru yakni Blue Fire dan Port House yang berlokasi di New Harbour Bay Reklamasi dan menjadi tempat favorit khususnya anak-anak muda.

“PGN baru menyelesaikan jaringan di kawasan itu dan alhamdulillah mampu menarik calon pelanggan. Efek safety dan efisien menjadi pertimbangan utama mereka untuk beralih menggunakan gas PGN. Estimasi penghematan yang bisa didapatkan sekitar dua sampai tiga juta per bulan,” ujar Sales Area Head Batam, Wendi Purwanto.

Selanjutnya, di wilayah Palembang terdapat penambahan pelanggan baru yakni RM Soponyono, Restoran Letkis’s, dan Hotel Classie.

Sales Area Head Palembang, Agus Muhammad Mirza, menjelaskan, untuk dua restoran tersebut tergolong sebagai Pelanggan Kecil 2 dengan estimasi pemakaian 50 – 1.000 m3/ bulan.

Sedangkan, Hotel Classie tergolong sebagai pelanggan Bronze 1 dengan estimasi pemakaian sekitar 1000 – 10.000 m3 per bulan.

Menurut Sekretaris Perusaaan PGN Rachmat Hutama, dengan penambahan pelanggan komersial, menunjukkan bahwa perekonomian sudah mulai bergeliat kembali di masa pandemic COVID-19.

Dengan performa gas yang mengalir 24 jam dan harganya yang lebih terjangkau, akan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya.

Maka PGN optimis untuk mengembangkan infrastruktur agar manfaat baik gas bumi dapat semakin dirasakan secara luas.

“PGN berkomitmen menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan kemampuan pelanggan di sektor usaha kecil maupun menengah di berbagai wilayah agar dapat mandiri dan berdaya saing. Dengan efisiensi biaya energi, akan dapat menunjang peningkatan produksi, pengembangan usaha, dan menyerap lebih banyak tenaga kerja. Dengan demikian, diharapkan mampu menunjang pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tutup Rachmat.(*)