Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9849

IPAL Bengkong Sadai Segera Rampung

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus  menggesa penyelesaian proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Bengkong Sadai.

Hingga Oktober kemarin, proyek senilai 43 juta dolar Amerika ini
sudah rampung 90 persen.

“Pipa utama dan sekunder sudah terpasang 104 kilometer
dari target 114 kilometer,” kata Manajer Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, Rabu (11/11/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Bangunan Waste Water Treatment Plant (WWTP) dan lima stasiun pompa sudah hampir rampung.

“Kemudian, sambungan rumah sudah dikerjakan bagian depan rumah, saat ini sudah dipasang sekitar 8.000-an sambungan rumah,” ungkapnya.

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berpusat di Bengkong Sadai yang dikerjakan BP Batam bersama perusahaan asal Korea Selatan, Hansol. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Sementara pipa koneksi langsung ke septic tank permukiman, masih dalam tahap proses awal pemasangan.

“Kami masih menunggu IPAL dan stasiun pompa selesai 100 persen baru dipasang. Rencananya awal Desember nanti mulai dikerjakan,” imbuhnya.

Dengan ruang lingkup pembangunan, IPAL di Batam memiliki kapasitas menampung air 20 ribu meter kubik/hari atau setara dengan 230 liter/detik yang akan menghasilkan kompos 18 meter kubik/hari.

“Serta menghasilkan recyling air bersih,” jelasnya.

Tidak hanya itu, kata dia, IPAL nantinya dapat menghasilkan pupuk yang siap pakai.

“Sehingga dapat digunakan untuk menghijaukan Kota Batam,” tuturnya.(jpg)

Krisis, Industri Sulit Terima Kerja Lulusan Baru

0

batampos.co.id – Di masa pandemi seperti sekarang ini, terjadi krisis perekonomian di hampir semua negara. Bahkan, Indonesia sendiri pada kuartal ketiga resmi resesi di angka -3,49 persen.

Mengenai hal ini, Sosiolog dan Pengajar Vokasi Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati pun mengungkapkan dari kajiannya, para pelaku industri saat ini lebih memilih untuk menggunakan tenaga profesional, ketimbang lulusan baru.

“Industri lagi kacau balau, jadi apa yang terjadi dalam konteks SDM, kami melakukan banyak PHK, kami memilih untuk menggerakkan mesin kami, kita lebih memilih mantan profesional daripada freshgraduate,” jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Panja Peta Jalan Pendidikan secara virtual bersama Komisi X DPR, Rabu (11/11).

Alasannya adalah perilaku lulusan generasi saat ini yang dirasa tidak siap untuk masuk ke dunia kerja, terutama dalam urusan soft skill-nya. Maka dari itu, lebih baik memilih orang yang telah berpengalaman untuk mendukung kinerja perusahaan.

Baca juga: Xiaomi Bakal Rekrut 5.000 Orang Engineer di Tengah Pandemi Covid-19

“Ini terkait dengan masalah efisiensi dan efektivitas, karena di era krisis seperti sekarang, industri mengharapkan ada superman dan superwoman, orang yang bisa melakukan multitasking dan comply dengan tuntutan industri,” ujarnya.
Maka dari itu, hal ini merupakan pekerjaan rumah bagi seluruh pihak di bidang pendidikan untuk bisa meningkatkan kualitas daripada para lulusan di masa mendatang, agar lebih siap di dunia kerja.

“Ini menjadi catatan serius, bagaimana industri kita bisa tertolong jika SDM institusi pendidikan tidak bisa menjawab itu. Maka dari itu, kita harus belajar dari negara yg sukses, seperti Finlandia dan Jepang, walaupun mereka itu pasti juga ada celahnya,” tutupnya.(jpg)

Terkini, Kecamatan Bulang Masuk Zona Kuning Covid-19

0

batampos.co.id – Kecamatan Bulang yang awalnya berstatus zona hijau, kini menjadi zona kuning.

Hal ini dikarenakan ada 3 warga di Kecamatan Bulang dinyatakan positif Covid-19.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, diketahui dari tiga orang tersebut dua di antaranya masih dalam perawatan dan satu dinyatakan sembuh.

Pada Rabu (11/11/2020), jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam bertambah 30 orang. Dengan rincian 8 orang bergejala dan 22 orang tanpa gejala.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total jumlah pasien Covid-19 di Batam sebanyak 3.260 orang.

Selain itu pada hari yang sama 134 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh. Sehingga saat ini total jumlah pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 2.608 orang.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam berdasarkan kecamatan.

Sementara yang meninggal dunia 86 orang dan dalam perawatan 566 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan
dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker,” jelasnya.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)

Begini Perbedaan Pendidikan Indonesia dengan Negara Maju

0

batampos.co.id – Sosiolog dan Pengajar Vokasi Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menyampaikan perbedaan antara pendidikan di Indonesia dan negara maju seperti Jepang dan Finlandia. Salah satunya adalah kesadaran orang tua akan bakat anak.

Ia pun mengatakan, di kedua negara itu, ada orang tua yang sampai meminta anaknya untuk tidak dinaikkan kelas, bukan karena bodoh tapi untuk memperdalam ilmu akademis yang merupakan minat sang anak. Sebab, di luar negeri pendidikan akademis dan vokasi sama-sama bergengsi, hanya beda minat antaranak saja.

’’Di sana itu orang tua karena ada kesadaran bakat dan minat karena hasil interaksi guru yang cukup kuat, ada juga yang bilang tolong anak saya ini dinaikkan kelas saja walaupun dia ngga terlalu bagus di matematika dan sebagainya, karena nanti dia juga mau menjadi ahli make up pas kuliah, ya udah oke kata gurunya,’’ ungkap dia di Rapat Dengar Pendapat Umum Panja Peta Jalan Pendidikan secara virtual bersama Komisi X DPR RI, Rabu (11/11).

Berbeda dengan Indonesia yang akan malu jika tidak naik kelas. Jadi sistem pendidikan di luar negeri betul-betul student center atau berpusat pada keahlian anak demi peningkatan SDM itu sendiri.

’’Anak ini maunya apa dan bisanya apa, karena kalau dia sudah menjadi orang yang memang sesuai bakat dan minatnya, pasti dia akan bekerja dan sungguh-sungguh pada pekerjaannya yang akan mempengaruhi ekonomi negara,’’ tambahnya.

Devie pun mengkritisi sistem pendidikan Indonesia yang berorintasi pada prepare kids for test, bukan prepare kids for life. Untuk itu, yang pertama harus dilakukan adalah fokus pada satu program, tidak membuat peta jalan pendidikan namun implementasinya berantakan. ’’Cukup pilih satu dan implementasikan,’’ tegas dia.

Kemudian, ia menyarankan agar tidak ada perubahan program setiap kali berganti menteri. Oleh sebab itu, DPR perlu mengambil dan memastikan program yang berfokus pada pembangunan SDM Indonesia.

’’Siapapun menterinya punya waktu lima tahun, di tahun pertama fokus aja di pendidikan PAUD dan SD, baik itu guru dan infrastrukturnya, seluruh indonesia setahun itu fokus di SD aja. Tahun kedua SMP, ketiga SMA dan seterusnya,’’ jelas dia.

Dia menyatakan, kalau kita efisien memilih program dan konsisten mengerjakannya dalam satu waktu, dan fokus, dia percaya ini bisa dilakukan. Sebagai catatan, di Finlandia itu siapapun menterinya itu tidak berganti programnya, yang mengikat adalah parlemen yang memastikan bahwa apa yang sudah diputuskan itu akan terus dilakukan dan yang terjadi sekarang mereka menjadi negara sangat maju. (*/jpg)

Layanan Responsif Call Centre ATB Berakhir 14 November 2020

0

Layani pelanggan – Petugas Call Centre ATB saat melayani pelanggan dengan responsif beberapa waktu lalu.

batampos.co.id – Pusat pelayanan pelanggan PT Adhya Tirta Batam (ATB) akan segera berhenti beroperasi. Hal ini seiring akan berakhirnya konsesi ATB pada 14 November 2020 mendatang. Secara otomatis seluruh layanan ATB tak terkecuali layanan Call Centre akan ikut berakhir.

“Sesuai batas waktu berakhirnya konsesi, maka segala bentuk pelayanan pelanggan juga akan berakhir pada 14 November 2020. Termasuk layanan Call Centre ATB yang selama ini responsif menerima keluhan pelanggan,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Rabu (11/11/2020)

Jelang hari-hari terakhir memberikan pelayanan, ATB memusatkan seluruh pelayanan ke kantor Sukajadi. Namun untuk pelayanan tatap muka dengan pelanggan (layanan Customer Service) akan berakhir lebih awal.

“ATB masih memberikan bentuk tanggung jawab hingga berakhirnya konsesi. Pelayanan customer service akan berakhir lebih awal yakni hari Jumat, 13 November 2020,” jelas Maria.

Berakhirnya konsesi ATB mengelola air bersih dengan BP Batam, secara otomatis seluruh pelayanan yang diberikan ATB selama ini ke pelanggan akan ikut berakhir.

“Tidak hanya dari sisi pelayanan pelanggan, operasional di lapangan juga akan ikut berakhir dan secara resmi bukan bagian dari kewajiban ATB lagi,” tutur Maria.

Bagi pelanggan yang masih membutuhkan pelayanan dari ATB, dihimbau untuk bisa datang ke kantor utama ATB di Sukajadi sebelum batas waktu konsesi berakhir.

“Pelanggan yang masih memerlukan pelayanan dari ATB bisa berkunjung ke kantor pusat ATB sebelum berakhir. ATB masih akan tetap memberikan pelayanan dengan baik,” ujar Maria.

Sementara untuk layanan Call Centre ATB, masih memberikan pelayanan hingga 14 November 2020. Pelanggan masih tetap bisa mengakses layanan telpon di 0778-467111 atau berinteraksi secara online dengan petugas Call Centre ATB.

“Layanan Call Centre masih bisa diakses hingga hari terakhir, pelanggan bisa memanfaatkan layanan yang tersedia baik untuk pengaduan, ataupun untuk mengetahui jumlah tagihan air, petugas kami akan tetap melayani pelanggan,” jelas Maria

Pada sisa waktu yang tersedia ATB tetap berkomitmen dan menunjukan kinerja terbaiknya. Meski akan berakhir, ATB bahkan terus berusaha memberikan pelayanan air bersih yang terbaik bagi pelanggan.

“Meski akan berakhir ATB tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaiknya. Ada bentuk tanggung jawab dari kami yang harus diselesaikan hingga konsesi benar-benar berakhir,” tutup Maria. (*)

 

Sehari Bertambah 3.770 Kasus Covid-19

0

batampos.co.id – Kasus Covid-19 nasional harian bertambah 3.770 orang. Untuk kali pertama, Jawa Barat menyalip peringkat pertambahan kasus harian Covid-19 terbanyak. Jawa Barat mengalahkan DKI Jakarta sebagai provinsi dengan kasus Covid-19 harian terbanyak pada Rabu (11/11).

Jawa Barat menyumbang 668 kasus. Lalu DKI Jakarta berada di nomor dua provinsi kasus harian terbanyak yaitu 587 kasus. Kalimantan Timur 345 kasus. Sumatera Barat 254 kasus. Jawa Timur 168 kasus.

Kini total orang terinfeksi Covid-19 di Indonesia selama 8 bulan sebanyak 448.118 jiwa. Jumlah spesimen harian yang diperiksa yakni sebanyak 39.341 spesimen.

Sementara itu, pasien sembuh harian bertambah 3.241 orang dalam sehari. Paling banyak pasien sembuh bertambah dari DKI Jakarta sebanyak 962 orang. Kini total sudah 378.982 orang sembuh dari Covid-19.

Sedangkan, pasien meninggal harian bertambah 75 jiwa. Paling banyak pasien meninggal harian terjadi di provinsi Jawa Timur sebanyak 18 jiwa. Kini total sudah 14.836 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19.

Hingga saat ini, sebanyak 503 kabupaten kota terdampak Covid-19. Hanya 3 provinsi di bawah 10 kasus harian. Dan hanya 2 provinsi dengan nol kasus.(jpg)

Belasan Jamaah Umrah Indonesia Terkonfirmasi Positif di Arab Saudi

0

batampos.co.id – Direktur Bin Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) Arfi Hatim menyampaikan bahwa terdapat 13 jamaah umrah yang positif. Adapun mereka diketahui positif setelah tiba di Arab Saudi.

Saat ini Indonesia telah mengirimkan para jamaah dalam 3 kloter pemberangkatan. Pertama pada 1 November dengan 224 jamaah, lalu 3 November 89 jamaah, dan 8 November 46 jamaah.

Dari situ, untuk yang gelombang pertama diketahui ada 8 jamaah yang positif, lalu gelombang dua ada 5 terkonfirmasi positif. Sedangkan gelombang tiga masih belum diketahui.

“Betul ada jamaah kita yang terkonfirmasi positif pada melakukan swab test di Mekkah, itu gelombang pertama pada 1 November dari 2 swab, ada 8 jamaah yang positif, gelombang kedua ada 5 orang yang positif, ketiga sampai saat ini tidak ada, keseluruhan ada 13 orang yang positif,” ungkapnya dalam siaran YouTube BNPB Indonesia, Rabu (11/11).

Dia memastikan, itu merupakan tanggung jawab dari pemerintah Arab Saudi. Sebab, mereka dikonfirmasi terinfeksi virus ketika di sana. Untuk saat ini, mereka pun tengah menjalankan proses isolasi.

“Sudah dilakukan proses isolasi dan sambil menunggu waktu nanti akan dilakukan swab test pas pulang juga, ini sudah ditangani, perhatian terhadap konsumsi itu sudah menjadi perhatian dari pihak Kementerian Kesehatan Saudi,” ucapnya.

Untuk itu, dia sangat mengharapkan kepatuhan para calon jamaah haji untuk menerapkan protokol kesehatan di sana dengan ketat. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi kasus positif dari jamaah Indonesia.

“Inilah kemudian yang menjadi titik-titik yang perlu kita harus itu bahwa kita berharap jamaah yang berangkat ke sana itu sehat dan pulangnya juga sehat,” pungkasnya.(jpg)

Perkuat Kegiatan UMKM, PGN Adakan Pelatihan UMKM di Desa Binaan Panaran Kepulauan Riau

0

batampos.co.id – Dalam rangka membantu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) melaksanakan program pembinaan dan pelatihan UMKM untuk Kelompok Perempuan Kreatif Mandiri (KPKM) di Desa Binaan Panaran, Kelurahan Tembesi.

Area ini berlokasi di dekat Offstake Station (station gas) Ring 1 Panaran, Kota Batam, Kepulauan Riau.

PGN bekerja sama dengan CECT Trisakti, sebagai pendamping pelatihan. Center for Entrepreneurship, Change and Third Sector (CECT) Trisakti merupakan pusat studi dibawah Universitas Trisakti dan berfungsi sebagai konsultan CSR di Jakarta.

Dalam pelatihan ini, mencakup pelatihan pembuatan ezo enzim dan eco print, pembuatan makanan ringan yang bisa diperjualbelikan.

Serta bantuan perizinan dan peralatan usaha. Pelatihan memerlukan pendamping, karena masyarakat belum siap untuk berjalan sendiri.

Maka adanya pendamping berfungsi untuk penguatan dan manajemen kelompok (tata kelola), keuangan, bagi hasil, resolusi konflik, dan pengembangan bisnis.

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) melaksanakan program pembinaan dan pelatihan UMKM untuk Kelompok Perempuan Kreatif Mandiri (KPKM) di Desa Binaan Panaran, Kelurahan Tembesi. Foto: PGN untuk batampos.co.id

“Dari kegiatan ini ditargetkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menciptakan dan memperkuat kegiatan UMKM atau ekonomi kreatif, serta menciptakan lapangan usaha baru untuk masyarakat. Mengingat pengembangan Desa Binaan Panaran berbasis pariwisata. Di sisi lain, juga untuk persiapan PROPER 2021,” jelas Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama, (10/11/2020).

Rachmat menambahkan, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi perusahaan yakni menciptakan hubungan baik antara PGN dengan masyarakat.

Selain itu, dapat menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Program pelatihan UMKM maupun Desa Binaan Panaran termasuk salah satu program CSR PGN unggulan tahun 2020 dalam rangka pengentasan kemiskinan. Tahun ini, PGN telah merealisasikan anggaran di bidang tersebut sekitar Rp1,2 Miliar,” jelas Rachmat.

Rachmat menjelaskan, upaya pemberdayaan masyarakat melalui UMKM merupakan salah satu program yang keberlanjutan.

Di mana dalam penerapannya sesuai dengan 7 Core Subject of ISO 26000 dan poin-poin pada SGD’s (Sustainable Development Goals).

PGN berkomitmen untuk membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan diwujudkan pada program yang terintegrasi.

Maka sebagai badan usaha yang ikut berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah, PGN berkewajiban untuk melaksanakan tanggung jawab sosial sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai tujuan SDG’s.

PGN memfokuskan dana untuk mendukung pelaksanaan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya bantuan pengentasan kemiskinan.

“PGN melibatkan berbagai pihak yakni masyarakat, unsur pemerintah daerah, akademisi dan lembaga swadaya masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi berbagai kegiatan agar program sesuai dengan kebutuhan para penerima manfaat,” ujar Rachmat.

PGN juga akan terus berupaya memperbaiki pengelolaan dan penyaluran dana program PKBL, agar lebih banyak lagi masyarakat yang menerima manfaatnya, serta tujuan pembangunan yakni adanya peningkatan dan pemerataan kesejahteraan pembangunan dapat segera terwujud.

“PGN bermimpi membangun desa-desa di sekitar wilayah operasi menjadi desa yang maju dan mandiri secara ekonomi, sehingga mampu menunjang pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tutup Rachmat.(*)

Bertambah, 9 Kecamatan di Batam Zona Merah

0

batampos.co.id – Sembilan kecamatan mainland di Kota Batam berada di zona merah, setelah kasus baru Covid-19 terus bertambah. Kondisi ini bisa membuat perekonomian Batam bertambah lesu jika kasus terus bertambah.

Berdasarkan data Covid-19 dari Guguas Tugas Percepatan Penangan Covid-19, Senin (9/11). bertambah kasus baru 40 orang, sehingga total sudah 3.198 warga Batam positif Covid. Rinciannya, 2.465 sembuh, dalam perawatan 647 orang,dan meninggal 86 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi menerangkan, dari 12 kecamatan Kota Batam, sembilan wilayah memasuki zona tidak aman. Karena, banyaknya jumlah kasus Covid-19 terkonfirmasi. Sebelumnya, hanya delapan mainland yang berwarna merah.

”Batuampar sudah berada di zona merah lagi. Kemarin, warnanya masih merah muda. Jadi ada sembilan kecamatan mainland yang berada di zona tidak aman,” jelas Didi, Selasa (10/11).

Ia melanjutkan, jika masyarakat masih abai dan tidak taat dengan penerapan protokol kesehatan, maka jumlah kasus akan terus meroket. Karena, penularan Covid-19 belum berakhir dan vaksin masih menunggu selesai uji coba.

”Jadi, kami ingatkan dan imbau jaga abaikan protokol kesehatan. Jadilah pelopor untuk diri sendiri, keluarga, dan orang-orang sekitar,” ulas Didi.

Di sisi lain, pasien yang sembuh juga meningkat menjadi 2.465 orang. Ini juga menunjukan tingkat kesembuhan sudah semakin membaik. Sejumlah rumah sakit berkontribusi dalam menanggani pasien Covid-19. Pasien yang paling banyak dirawat berada di RSKI Covid-19 Galang ada sekitar 445 orang dengan kategori orang tanpa gejala (OTG).

”Di Bapelkes 39 orang dirawat, 31 orang melalukan isolasi mandiri. Sisanya dirawat di sejumlah rumah sakit plat merah dan swasta,” papar Didi.

Sementara, kasus terkonfirmasi Covid-19 berdasarkan pekerjaan. Klaster karyawan swasta mencapai angka 1.702 orang. Klaster ini penyumbang terbanyak sejak pandemi melanda Kota Batam. Jumlah ini jauh dari klaster lainnya.

Terpisah, Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi imbauan pemerintah yakni 3M. Agar risiko penularan Covid-19 bisa ditekan dan cepat berakhir jika warga taat dan tidak abai.

”Jangan lupa gunakan masker, cuci tangan. Ingat jangan abaikan protokol kesehatan. Karena, risiko penularan bisa saja terjadi,” pesan Syamsul.

Ia juga mendorong semua elemen untuk membentuk tim kecil guna mengawasi kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. ”Sosialisasi sudah kita lakukan, termasuk juga kepada juru parkir di lingkungan pasar,” kata dia, Selasa (10/11).

Menurutnya, andil dan kesadaran kolektif akan memaksimalkan ikhtiar mencegah penyebaran covid-19. Untuk itu, ia kerap menyampaikan pelaksanaan protokol kesehatan merupakan hal yang penting sembari vaksin belum ada.

”Mari bersama-sama tekan penyebaran virus ini,” ajaknya.

Ia mendorong, pihak pasar juga memiliki tim kecil yang dapat memantau pelaksanaan protokol tersebut. Sehingga di masing-masing sentra bisnis upaya pencegahan dapat dilakukan dengan maksimal.

”Saya mendorong pasar-pasar membentuk mini satgas Covid-19 di sentra bisnis mereka,” imbuhnya.

Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin mengatakan, penuntasan Covid-19 masih terus diupayakan, salah satunya dengan membagikan masker, dan penerapan protokol kesehatan di setiap kegiatan. (*/jpg)

Di Batam Tito Minta Pemda Perbesar Anggaran Kesehatan

0

batampos.co.id – Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian meminta agar pemerintah daerah, mengalokasikan anggaran lebih besar dalam program 3T dengan pengujian PCR Test (testing), menelusuri suspek (tracing) dan penambahan fasilitas kesehatan (treatment). Sehingga, program di APBD bukan lebih besar untuk bansos.

Imbauan itu disampaikan Tito saat memberikan arahan kepada Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar dan Bupati/Wali Kota se-Kepri, termasuk Pjs Wako Batam, Syamsul Bahrum, Selasa (10/11) di Batam. Dijanjikan, RAPBD 2021 nanti, akan diperhatikan alokasi anggaran untuk mendukung 3T.

“Nanti kita lihat postur anggarannya. Jangan lebih banyak bansos. Kemarin jangan-jangan karena mau Pilkada. Sementara kesehatan kurang,” kata Tito.

Diingatkan, kebutuhan untuk testing, dengan melakukan swab test untuk warga. Untuk test seperti PCR swab. Direkomendasikan untuk testing, bukan dengan rapid test. Kemudian, pelaksanaannya juga harus digelar secara aktif.

“Testing jangan pasif, tapi harus aktif. Harus agresif untuk melakukan testing. Jadi jangan zero karena tidak dilakukan testing,” kata Tito.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyerahkan buku panduan penanganan Covid-19 kepada Sekdaprov Kepri, TS Arif Fadillah di sela peluncurkan Gerakan 5 Juta Masker di Hotel Radisson Batam, Selasa (10/11). Mendagri juga menyerahkan buku panduan ini kepada kepada Pjs Bupati dan Wali Kota se-Kepri. (foto:humaspemprov)

Diingatkan, semakin cepat ketahuan warga yang positif Covid-19, maka akan semakin baik. Sehingga untuk mendukung itu, harus diperbesar anggaran untuk 3T. “Sehingga penanganannya juga bisa lebih cepat. Makin cepat ketahuan (positif), makin baik. Sehingga penularan tidak semakin luas,” imbuh dia.

Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah mengatakan struktur anggaran APBD Kepri sudah memperhatikan hal-hal yang dipesankan Mendagri. Selain sebagai Ketua Harian Satgas Penangangan dan Penanggulangan Covid-19 Kepri, Arif juga sebagai Ketua TPAD Kepri.

Arif pun menegaskan agar OPD terkait untuk memperhatikan pesan-pesan struktur anggaran yang disampaikan Mendagri Tito. Demikian juga untuk daerah kabupaten kota di Kepri.

Pada kesempatan itu, Tito mengapresiasi Sumatera Barat (Sumbar) yang cukup gencar melakukan testing dengan memberikan bonus. Semakin banyak Pemda kabupaten/kota menggelar testing, akan mendapat insetif.

“Tracing ini juga perlu diberikan bonus. Jadi siapa yang kontak dengan yang positif, diberikan bonus jika dia mengaku dan ditest,” bebernya.

Karena itu, diminta agar Kepri memperkuat anggaran kesehatan. Kemudian, diminta agar ada stimulus keuangan. “Karena di Kepri ini masih lemah stimulus keuangan. Jika tidak ada anggaran, minta dari pusat,” himbau Tito.

Kemudian, diminta agar ada intervensi kebijakan publik, sehingga tidak ada kerumunan. Diminta agar dibuat Perda protokol kesehatan. Jika hanya Perwako, dinilai tidak kuat.

“Di Perda bisa dibuat pidana (kurungan), kerja sosial, denda. Di Sumbar kurungan 3 hari. Baru empat Pemda yang pakai Perda sekarang. Kalau pakai Perka (Perwako) hanya sampai tipiring. Jadi harus ada Perda biar kuat,” imbuhnya mengakhiri.(*/uma)